Updates from Virtual Chitchatting Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • Virtual Chitchatting 8:34 PM on 2013/07/16 Permalink  

    Struktur Organisasi di Kepolisian Indonesia: Mabes, Polda, Polres, Polsek 

    PERATURAN KEPALA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
    NOMOR 21 TAHUN 2010
    TENTANG
    SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA
    SATUAN ORGANISASI PADA TINGKAT MARKAS BESAR
    KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

    DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

    KEPALA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA,

    Menimbang:bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 54 ayat (7)

    Pasal 54 dari Perpres 52-2010
    (1)Wakapolri, Irwasum, Kabaintelkam, Kabaharkam, Kabareskrim, Kalemdikpol, Asops, Asrena, As SDM, Assarpras adalah Jabatan eselon IA.
    (2)Wairwasum, Wakabaintelkam, Wakabaharkam, Wakabareskrim, Kadivpropam, Kadivkum, Kadivhumas, Kadivhubinter, Kadiv TI Pol, Kakorlantas, Kakorbrimob, Kasespim, Ketua STIK, dan Gub Akpol adalah Jabatan eselon IB.
    (3)Sahli Kapolri adalah jabatan eselon IB dan dalam hal diisi oleh mantan pejabat yang sebelumnya menduduki jabatan eselon IA, maka pangkat dan eselonnya mengikuti kepangkatan dan eselonisasi sebelumnya.
    (4)Kapolda adalah jabatan eselon IIA setinggi-tingginya eselon IB.
    (5)Nama Jabatan, Kepangkatan, dan Eselon dalam Organisasi Polri secara lengkap tercantum dalam Lampiran Peraturan Presiden ini.

    (6)Penentuan kepangkatan dan eselon jabatan masing-masing Kapolda ditetapkan dengan Peraturan Kapolri berdasarkan atas pertimbangan beban tugas pada masing-masing daerah.
    (7)Struktur Jabatan dengan eselon yang lebih rendah dari yang dimaksud pada ayat (1), ayat (2), ayat (3) dan ayat (4) ditetapkan dengan Peraturan Kapolri setelah mendapat persetujuan menteri yang bertanggung jawab di bidang aparatur negara.

    Peraturan Presiden Nomor 52 Tahun 2010 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kepolisian Negara Republik Indonesia, perlu menetapkan Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Satuan Organisasi Pada Tingkat Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia;

    Mengingat:1.Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 2, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4168);
    2.Peraturan Presiden Nomor 52 Tahun 2010 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kepolisian Negara Republik Indonesia;

    MEMUTUSKAN:

    Menetapkan:PERATURAN KEPALA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TENTANG SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA SATUAN ORGANISASI PADA TINGKAT MARKAS BESAR KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA.

    BAB I
    KETENTUAN UMUMPasal 1Dalam Peraturan ini yang dimaksud dengan:
    1.Kepolisian Negara Republik Indonesia yang selanjutnya disingkat Polri adalah alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri.
    2.Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia yang selanjutnya disingkat Mabes Polri adalah kesatuan organisasi Polri pada tingkat pusat.
    3.Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia yang selanjutnya disingkat Kapolri adalah pimpinan Polri dan penanggung jawab penyelenggara fungsi kepolisian.
    4.Inspektorat Pengawasan Umum Polri yang selanjutnya disingkat Itwasum Polri adalah unsur pengawas dan pembantu pimpinan pada tingkat Mabes Polri yang berada di bawah Kapolri.
    5.Staf Operasi Polri yang selanjutnya disingkat Sops Polri adalah unsur pengawas dan pembantu pimpinan dalam bidang manajemen operasi kepolisian pada tingkat Mabes Polri yang berada di bawah Kapolri.

    6.Staf Perencanaan Umum dan Anggaran Polri yang selanjutnya disingkat Srena Polri adalah unsur pengawas dan pembantu pimpinan dalam bidang perencanaan umum dan anggaran pada tingkat Mabes Polri yang berada di bawah Kapolri.
    7.Staf Sumber Daya Manusia Polri yang selanjutnya disingkat SSDM Polri adalah unsur pengawas dan pembantu pimpinan dalam bidang manajemen sumber daya manusia pada tingkat Mabes Polri yang berada di bawah Kapolri.
    8.Staf Sarana dan Prasarana Polri yang selanjutnya disingkat Ssarpras Polri adalah unsur pengawas dan pembantu pimpinan dalam bidang manajemen sarana dan prasarana pada tingkat Mabes Polri yang berada di bawah Kapolri.
    9.Divisi Profesi dan Pengamanan Polri yang selanjutnya disingkat Divpropam Polri adalah unsur pengawas dan pembantu pimpinan dalam bidang pertanggungjawaban profesi dan pengamanan internal pada tingkat Mabes Polri yang berada di bawah Kapolri.
    10.Divisi Hukum Polri yang selanjutnya disingkat Divkum Polri adalah unsur pengawas dan pembantu pimpinan bidang hukum pada tingkat Mabes Polri yang berada di bawah Kapolri.
    11.Divisi Hubungan Masyarakat Polri yang selanjutnya disingkat Divhumas Polri adalah unsur pengawas dan pembantu pimpinan bidang hubungan masyarakat pada tingkat Mabes Polri yang berada di bawah Kapolri.
    12.Divisi Hubungan Internasional Polri yang selanjutnya disingkat Divhubinter Polri adalah unsur pengawas dan pembantu pimpinan bidang hubungan internasional pada tingkat Mabes Polri yang berada di bawah Kapolri.
    13.Divisi Teknologi Informasi Polri yang selanjutnya disingkat Div TI Polri adalah unsur pengawas dan pembantu pimpinan di bidang informatika yang meliputi teknologi informasi dan komunikasi elektronika pada tingkat Mabes Polri yang berada di bawah Kapolri.
    14.Staf Ahli Kapolri yang selanjutnya disingkat Sahli Kapolri adalah unsur pengawas dan pembantu pimpinan pada tingkat Mabes Polri yang berada di bawah Kapolri.
    15.Staf Pribadi Pimpinan Polri yang selanjutnya disingkat Spripim Polri adalah unsur pelayanan pada tingkat Mabes Polri yang berada di bawah Kapolri.
    16.Sekretariat Umum Polri yang selanjutnya disingkat Setum Polri adalah unsur pelayanan pada tingkat Mabes Polri yang berada di bawah Kapolri.
    17.Pelayanan Markas Polri yang selanjutnya disingkat Yanma Polri adalah unsur pelayanan pada tingkat Mabes Polri yang berada di bawah Kapolri.
    18.Badan Intelijen Keamanan Polri yang selanjutnya disingkat Baintelkam Polri adalah unsur pelaksana tugas pokok Polri bidang intelijen keamanan pada tingkat Mabes Polri yang berada di bawah Kapolri.
    19.Badan Pemelihara Keamanan Polri yang selanjutnya disingkat Baharkam Polri adalah unsur pelaksana tugas pokok Polri di bidang pembinaan dan pemeliharaan keamanan pada tingkat Mabes Polri yang berada di bawah Kapolri.
    20.Badan Reserse Kriminal Polri yang selanjutnya disingkat Bareskrim Polri adalah unsur pelaksana tugas pokok Polri bidang reserse kriminal pada tingkat Mabes Polri yang berada di bawah Kapolri.
    21.Korps Lalu Lintas Polri yang selanjutnya disingkat Korlantas Polri adalah unsur pelaksana tugas pokok Polri bidang keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas pada tingkat Mabes Polri yang berada di bawah Kapolri.
    22.Korps Brigade Mobil Polri yang selanjutnya disingkat Korbrimob Polri adalah unsur pelaksana tugas pokok Polri di bidang brigade mobil pada tingkat Mabes Polri yang berada di bawah Kapolri.
    23.Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri yang selanjutnya disingkat Densus 88 AT Polri adalah unsur pelaksana tugas pokok Polri di bidang penanggulangan kejahatan terorisme pada tingkat Mabes Polri yang berada di bawah Kapolri.
    24.Lembaga Pendidikan Polri yang selanjutnya disingkat Lemdikpol adalah unsur pendukung sebagai pelaksana pendidikan pembentukan dan pengembangan pada tingkat Mabes Polri yang berada di bawah Kapolri.
    25.Pusat Penelitian dan Pengembangan Polri yang selanjutnya disingkat Puslitbang Polri adalah unsur pendukung di bidang penelitian, pengkajian dan pengembangan pada tingkat Mabes Polri yang berada di bawah Kapolri.
    26.Pusat Keuangan Polri yang selanjutnya disingkat Puskeu Polri adalah unsur pendukung di bidang pembinaan keuangan pada tingkat Mabes Polri yang berada di bawah Kapolri.
    27.Pusat Kedokteran Kesehatan Polri yang selanjutnya disingkat Pusdokkes Polri adalah unsur pendukung di bidang kedokteran dan kesehatan pada tingkat Mabes Polri yang berada di bawah Kapolri.
    28.Pusat Sejarah Polri yang selanjutnya disingkat Pusjarah Polri adalah unsur pendukung di bidang sejarah, museum, dan perpustakaan Polri pada tingkat Mabes Polri yang berada di bawah Kapolri.

    Pasal 2Peraturan ini bertujuan untuk dijadikan pedoman dalam pelaksanaan tugas guna menyamakan pola pikir dan pola tindak dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi satuan organisasi Mabes Polri.

    Pasal 3Prinsip-prinsip peraturan ini:

    a.profesional, yaitu dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi satuan organisasi dilaksanakan sesuai dengan kemampuan dan kompetensi yang dimiliki;
    b.prosedural, yaitu dilaksanakan dengan mekanisme dan tata cara sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;

    c.akuntabel, yaitu dapat dipertanggungjawabkan;

    d.transparan, yaitu dilaksanakan secara terbuka sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan
    e.nesesitas, yaitu dalam penentuan jabatan struktural disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.

    Pasal 4Susunan organisasi Mabes Polri terdiri dari:
    a.unsur pimpinan;
    b.unsur pengawas dan pembantu pimpinan/pelayanan;
    c.unsur pelaksana tugas pokok; dan
    d.unsur pendukung.

    BAB II
    STRUKTUR ORGANISASI MABES POLRIBagian Kesatu
    Unsur Pimpinan

    Pasal 5

    (1)Unsur pimpinan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 huruf a, terdiri dari:
    a.Kapolri; dan
    b.Wakil Kapolri (Wakapolri).
    (2)Tugas dan fungsi unsur pimpinan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

    Bagian Kedua
    Unsur Pengawas dan Pembantu Pimpinan/PelayananParagraf 1
    Susunan

    Pasal 6Unsur pengawas dan pembantu pimpinan/pelayanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 huruf b, terdiri dari:

    a.Itwasum Polri, yang dipimpin oleh Inspektur Pengawasan Umum Polri disingkat Irwasum Polri;

    b Sops Polri, yang dipimpin oleh Asisten Kapolri Bidang Operasi disingkat Asops Kapolri;

    c.Srena Polri, yang dipimpin oleh Asisten Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran disingkat Asrena Kapolri;
    d.SSDM Polri, yang dipimpin oleh Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia disingkat As SDM Kapolri;
    e.Ssarpras Polri, yang dipimpin oleh Asisten Kapolri Bidang Sarana dan Prasarana disingkat Assarpras Kapolri;
    f.Divpropam Polri, yang dipimpin oleh Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri disingkat Kadivpropam Polri;
    g.Divkum Polri, yang dipimpin oleh Kepala Divisi Hukum Polri disingkat Kadivkum Polri;
    h.Divhumas Polri, yang dipimpin oleh Kepala Divisi Humas Polri disingkat Kadivhumas Polri;
    i.Divhubinter Polri, yang dipimpin oleh Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri disingkat Kadivhubinter Polri;
    j.Div TI Polri, yang dipimpin oleh Kepala Divisi Teknologi Informasi Polri disingkat Kadiv TI Polri;
    k.Sahli Kapolri, yang dikoordinasikan oleh Koordinator Staf Ahli Kapolri disingkat Koorsahli Kapolri;
    l.Spripim Polri, yang dikoordinasikan oleh Koordinator Staf Pribadi Pimpinan Polri disingkat Koorspripim Polri;
    m.Setum Polri, yang dipimpin oleh Kepala Sekretariat Umum Polri disingkat Kasetum Polri; dan
    n.Yanma Polri, yang dipimpin oleh Kepala Pelayanan Markas Polri disingkat Kayanma Polri.

    Paragraf 2
    Itwasum PolriPasal 7Susunan organisasi Itwasum Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf a sebagai berikut:
    a.Biro Perencanaan Administrasi (Rorenmin), terdiri dari:

    1.Bagian Pengaduan Masyarakat (Bagdumas), meliputi:

    a)Subbagian Tata Usaha Pengaduan (Subbagtuduan);
    b)Subbagian Monitoring (Subbagtoring); dan
    c)Urusan Administrasi (Urmin).
    2.Bagian Perencanaan, Sumber Daya, dan Pembinaan Fungsi (Bagrendafung), meliputi:
    a)Subbagian Perencanaan (Subbagren);
    b)Subbagian Sumber Daya (Subbagsumda);
    c)Subbagian Pembinaan Fungsi (Subbagbinfung); dan
    d)Urmin.
    3.Bagian Pengendalian Mutu (Bagdalmutu), meliputi:
    a)Subbagian Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (Subbagrik BPK);
    b)Subbagian Pemeriksaan Polri (Subbagrik Polri); dan
    c)Urmin.
    4.Bagian Analisis dan Evaluasi (Baganev), meliputi:
    a)Subbagian Informasi Pengawasan (Subbaginfowas);
    b)Subbagian Akuntabilitas (Subbagakuntas); dan
    c)Urmin.

    5.Urusan Tata Usaha (Urtu).

    b.Urusan Keuangan (Urkeu);
    c.Tata Usaha dan Urusan Dalam (Taud); dan

    d.Inspektorat Wilayah (Itwil), sejumlah 5 (lima) yang masing-masing dibantu oleh:
    1.Inspektorat Bidang (Itbid);
    2.Auditor; dan
    3.Urtu.

    Pasal 8Susunan Susunan organisasi dan tata kerja, struktur organisasi, dan daftar susunan personel Itwasum Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 tercantum dalam Lampiran “A” yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari peraturan ini.

    Paragraf 3
    Sops PolriPasal 9Susunan organisasi Sops Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf b sebagai berikut:

    a.Bagian Perencanaan dan Administrasi (Bagrenmin), terdiri dari:
    1.Subbagren;
    2.Subbagsumda; dan
    3.Taud.

    b.Biro Pengkajian dan Strategi (Rojianstra), terdiri dari:

    1.Bagian Pengkajian Sistem (Bagjiansis), meliputi:
    a)Subbagian Pengkajian Sistem Operasi (Subbagjiansisops);
    b)Subbagian Pengembangan Sistem Operasi (Subbagbangsisops); dan
    c)Urmin.
    2.Bagian Pengkajian Lingkungan (Bagjianling), meliputi:
    a)Subbagian Pengkajian dan Perencanaan Strategis (Subbag jianrenstra);
    b)Subbagian Pengkajian Lingkungan Strategis (Subbagjianlingstra); dan
    c)Urmin.
    3.Bagian Program dan Anggaran (Bagprogar), meliputi:
    a)Subbagian Penyusunan Program dan Anggaran (Subbag sunprogar);
    b)Subbagian Pengendalian Program dan Anggaran (Subbag dalprogar); dan
    c)Urmin.

    4.Urtu.

    c.Biro Pembinaan Operasi (Robinops), terdiri dari:

    1.Bagian Perencanaan Operasi (Bagrenops), meliputi:
    a)Subbagian Perencanaan Operasi Kewilayahan (Subbagrenopswil);
    b)Subbagian Perencanaan Operasi Terpusat (Subbagrenopspus); dan
    c)Urmin.
    2.Bagian Pembinaan Latihan Operasi (Bagbinlatops), meliputi:
    a)Subbagian Pelatihan Satuan Operasi (Subbaglatsatops);
    b)Subbagian Pelatihan Pra Operasi (Subbaglatpraops); dan
    c)Urmin.
    3.Bagian Dukungan Administrasi Operasi (Bagdukminops), meliputi:
    a)Subbagian Dukungan Administrasi Personel (Subbagdukminpers);
    b)Subbagian Dukungan Administrasi Materil (Subbagdukminmat); dan
    c)Urmin.

    4.Bagian Analisis dan Evaluasi (Baganev), meliputi:

    a)Subbagian Analisis dan Evaluasi Operasi Terpusat (Subbag anevopspus);

    b)Subbagian Analisis dan Evaluasi Operasi Kewilayahan (Subbag anevopswil); dan

    c)Urmin.

    5.Urtu.

    d.Biro Kerja Sama Kementerian Lembaga (Rokerma KL), terdiri dari:

    1.Bagian Kesepakatan Kerja Sama (Bagpakatkerma), meliputi:
    a)Subbagian Kementerian (Subbagkemen);
    b)Subbagian Kelembagaan (Subbagkelem); dan
    c)Urmin.
    2.Bagian Koordinasi Program (Bagkoorprog), meliputi:
    a)Subbagian Program Prioritas (Subbagprogtas);
    b)Subbagian Program Khusus (Subbagprogsus); dan
    c)Urmin.
    3.Bagian Monitoring dan Evaluasi (Bagmonev), meliputi:
    a)Subbagian Monitor (Subbagmon);
    b)Subbagian Analisis dan Evaluasi (Subbaganev); dan
    c)Urmin.

    4.Urtu.

    e.Biro Pengendalian Operasi (Rodalops), terdiri dari:

    1.Bagian Pengumpulan, Pengolahan dan Penyajian Data (Bagpullahjianta), meliputi:
    a)Subbagian Data dan Statistik (Subbagdastik);
    b)Subbagian Analisis dan Evaluasi (Subbaganev); dan
    c)Urmin.
    2.Bagian Fasilitas dan Pengendalian (Bagfasdal), meliputi:
    a)Subbagian Fasilitas Informasi (Subbagfasinfo);
    b)Subbagian Pengendalian Operasi (Subbagdalops); dan
    c)Urmin.
    3.Siaga Operasi (Siagaops), meliputi:
    a)Siagaops A;
    b)Siagaops B; dan
    c)Siagaops C.

    4.Urtu.

    Pasal 10Susunan organisasi dan tata kerja, struktur organisasi, dan daftar susunan personel Sops Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 tercantum dalam Lampiran “B” yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari peraturan ini.

    Paragraf 4
    Srena PolriPasal 11Susunan organisasi Srena Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf c sebagai berikut:

    a.Bagrenmin, terdiri dari:
    1.Subbagren;
    2.Subbagsumda; dan
    3.Taud.

    b.Urkeu;
    c.Biro Kebijakan dan Strategi (Rojakstra), terdiri dari:

    1.Bagian Kebijakan Umum (Bagjakum), meliputi:
    a)Subbagian Strategi Keamanan (Subbagstrakam);
    b)Subbagian Strategi Pengembangan (Subbagstrabang); dan
    c)Urmin.
    2.Bagian Kerja Sama (Bagkerma), meliputi:
    a)Subbagian Kerja Sama Dalam Negeri (Subbagkermadagri);
    b)Subbagian Kerja Sama Luar Negeri (Subbagkermalugri); dan
    c)Urmin.
    3.Bagian Pinjaman Luar Negeri dan Dalam Negeri (Bagpinludagri), meliputi:
    a)Subbagian Pinjaman Luar Negeri (Subbagpinlugri);
    b)Subbagian Pinjaman Dalam Negeri (Subbagpindagri); dan
    c)Urmin.
    4.Bagian Monitoring dan Evaluasi (Bagmonev), meliputi:
    a)Subbagian Monitoring dan Evaluasi Program dan Anggaran (Subbagmonevprogar);
    b)Subbagian Monitoring dan Evaluasi Strategis (Subbagmonevstra); dan
    c)Urmin.

    5.Urtu.

    d.Biro Kelembagaan dan Tata Laksana (Rolemtala), terdiri dari:

    1.Bagian Kelembagaan (Baglem), meliputi:
    a)Subbagian Kelembagaan Pusat (Subbaglempus);
    b)Subbagian Kelembagaan Wilayah (Subbaglemwil); dan
    c)Urmin.
    2.Bagian Tata Laksana (Bagtala), meliputi:
    a)Subbagian Pembinaan Sistem dan Metode (Subbagbinsismet);
    b)Subbagian Pembinaan Manajemen (Subbagbinjemen); dan
    c)Urmin.
    3.Bagian Monitor dan Evaluasi (Bagmonev), meliputi:
    a)Subbagian Monitor dan Evaluasi Kelembagaan (Subbag monevlem);
    b)Subbagian Monitor dan Evaluasi Tata Laksana (Subbag monevtala); dan
    c)Urmin.

    4.Urtu.

    e.Biro Manajemen Anggaran (Rojemengar), terdiri dari:

    1.Bagian Perencanaan Anggaran Tahunan (Bagrengarta), meliputi:
    a)Subbagian Anggaran I (Subbaggar I);
    b)Subbagian Anggaran II (Subbaggar II);
    c)Subbagian Anggaran III (Subbaggar III); dan
    d)Urmin.
    2.Bagian Perencanaan Anggaran Khusus (Bagrengarsus), meliputi:
    a)Subbagian Penerimaan Negara Bukan Pajak (Subbag PNBP);
    b)Subbagian Non Anggaran Pendapatan Belanja Negara (Subbag Non APBN); dan
    c)Urmin.
    3.Bagian Pelaksanaan Anggaran Revisi (Baglakgarrev), meliputi:
    a)Subbagian Revisi Anggaran (Subbagrevgar);
    b)Subbagian Pelaksanaan Anggaran Tertentu (Subbaglakgarter); dan
    c)Urmin.
    4.Bagian Laporan Penggunaan Anggaran (Baglapgungar), meliputi:
    a)Subbagian Laporan Anggaran Tahunan (Subbaglapgarta);
    b)Subbagian Laporan Anggaran Khusus (Subbaglapgarsus);
    c)Subbagian Laporan Anggaran Revisi (Subbaglapgarrev); dan
    d)Urmin.

    5.Urtu.

    f.Biro Reformasi Birokrasi Polri (Ro RBP), terdiri dari:

    1.Bagian Sistem Informasi dan Laporan (Bagsisinfolap), meliputi:
    a)Subbagian Sistem Informasi (Subbagsisinfo);
    b)Subbagian Sistem Laporan (Subbagsislap); dan
    c)Urmin.
    2.Bagian Pengkajian dan Analisis (Bagjianalis), meliputi:
    a)Subbagian Pengkajian (Subbagjian);
    b)Subbagian Analisis (Subbaganalis); dan
    c)Urmin.

    3.Urtu.

    Pasal 12Susunan Susunan organisasi dan tata kerja, struktur organisasi, dan daftar susunan personel Srena Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 tercantum dalam Lampiran “C” yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari peraturan ini.

    Paragraf 5
    SSDM PolriPasal 13Susunan organisasi SSDM Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf d sebagai berikut:

    a.Bagrenmin, terdiri dari:
    1.Subbagren;
    2.Subbagsumda; dan
    3.Taud.

    b.Urkeu;
    c.Biro Pengkajian dan Strategi (Rojianstra), terdiri dari:

    1.Bagian Perencanaan (Bagren), meliputi:
    a)Subbagian Perencanaan Anggaran (Subbagrengar);
    b)Subbagian Perencanaan Personel (Subbagrenpers);
    c)Subbagian Perencanaan Strategis (Subbagrenstra); dan
    d)Urmin.

    2.Bagian Pengkajian Sistem (Bagjiansis), meliputi:

    a)Subbagian Sistem Pengendalian Personel (Subbagsisdalpers);
    b)Subbagian Sistem Pembinaan Karier (Subbagsisbinkar);
    c)Subbagian Sistem Perawatan Personel dan Psikologi (Subbagsiswatperspsi); dan

    d)Urmin.

    3.Bagian Kebijakan Pendidikan dan Pelatihan (Bagjakdiklat), meliputi:

    a)Subbagian Kebijakan Program Pendidikan dan Pelatihan (Subbagjakprodiklat);

    b)Subbagian Kebijakan Kerja Sama Pendidikan dan Pelatihan (Subbagjakkermadiklat); dan

    c)Urmin.

    4.Bagian Analisis dan Evaluasi (Baganev), meliputi:

    a)Subbagian Analisis dan Evaluasi Pengendalian Program (Subbaganevdalpro);

    b)Subbagian Analisis dan Evaluasi Pengendalian dan Kemampuan Personel (Subbaganevdalpuanpers);

    c)Subbagian Analisis dan Evaluasi Pembinaan Karier (Subbag anevbinkar);

    d)Subbagian Analisis dan Evaluasi Perawatan Personel dan Psikologi (Subbaganevwatperspsi); dan

    e)Urmin.

    5.Urtu.

    d.Biro Pengendalian Personel (Rodalpers), terdiri dari:

    1.Bagian Penyediaan Personel (Bagdiapers), meliputi:

    a)Subbagian Penerimaan (Subbagrim);

    b)Subbagian Pengangkatan, Penempatan Dinas dan Kepegawaian (Subbagtandispeg); dan

    c)Urmin.

    2.Bagian Penerimaan Pendidikan PNS (Bagrimdik PNS), meliputi:

    a)Subbagian Penerimaan dan Penempatan PNS (Subbagrimtan PNS);

    b)Subbagian Penempatan Pendidikan dan Pelatihan PNS (Subbagtandiklat PNS); dan

    c)Urmin.

    3.Bagian Penyeleksian Pendidikan (Baglekdik), meliputi:

    a)Subbagian Penyeleksian Pendidikan Pengembangan Umum (Subbaglekdikbangum);

    b)Subbagian Penyeleksian Pendidikan Pengembangan Spesialisasi dan IPTEK (Subbaglekdikbangspes IPTEK);

    c)Subbagian Alih Golongan (Subbagagol); dan
    d)Urmin.

    4.Urtu.

    e.Biro Pembinaan Karier (Robinkar), terdiri dari:

    1.Bagian Mutasi Jabatan (Bagmutjab), meliputi:
    a)Subbagian Mutasi Jabatan Perwira Menengah dan Tinggi (Subbagmutjabpamenti);
    b)Subbagian Mutasi Jabatan Perwira Pertama (Subbagmutjabpama);
    c)Subbagian Mutasi Brigadir (Subbagmutbrig);
    d)Subbagian Mutasi Jabatan PNS (Subbagmutjab PNS); dan
    e)Urmin.
    2.Bagian Kepangkatan (Bagpangkat), meliputi:
    a)Subbagian Kepangkatan Perwira (Subbagkatpa);
    b)Subbagian Kepangkatan Brigadir (Subbagkatbrig);
    c)Subbagian Kepangkatan PNS (Subbagkat PNS); dan
    d)Urmin.
    3.Bagian Penugasan Khusus (Baggassus), meliputi:
    a)Subbagian Penugasan Khusus Dalam Negeri (Subbag gassusdagri);
    b)Subbagian Penugasan Khusus Luar Negeri (Subbaggassuslugri);
    c)Subbagian Penyeleksian Penugasan Khusus (Subbaglekgassus);
    d)Subbagian Pemberdayaan Polisi Wanita (Subbagdayapolwan); dan
    e)Urmin.
    4.Bagian Informasi Personel (Baginfopers), meliputi:
    a)Subbagian Sistem Informasi (Subbagsisinfo);
    b)Subbagian Pengolahan Data Elektronik (Subbaglahtalek);
    c)Subbagian Administrasi dan Dokumen (Subbagmindok); dan
    d)Urmin.
    5.Bagian Penilaian Kompetensi (Bagpenkompeten), terdiri dari:
    a)Subbagian Perencanaan Program (Subbagrenprog);
    b)Subbagian Kompetensi (Subbagkompeten);
    c)Subbagian Monitor dan Evaluasi (Subbagmonev); dan
    d)Urmin.

    6.Urtu.

    f.Biro Perawatan Personel (Rowatpers), terdiri dari:

    1.Bagian Pembinaan Religi (Bagbinreligi), meliputi:

    a)Subbagian Kerohanian Islam (Subbagrohis);
    b)Subbagian Kerohanian Protestan dan Katolik (Subbagrohprokat);

    c)Subbagian Kerohanian Hindu, Budha, dan Keyakinan Lain (Subbagrohhinbudkin); dan

    d)Urmin.

    2.Bagian Pembinaan Jasmani (Bagbinjas), meliputi:
    a)Subbagian Seleksi Kesamaptaan Jasmani (Subbaglektanjas);
    b)Subbagian Pemeliharaan dan Peningkatan Kesamaptaan (Subbagharkatan);
    c)Subbagian Beladiri (Subbagladir); dan
    d)Urmin.

    3.Bagian Pelayanan Hak (Bagyanhak), meliputi:

    a)Subbagian Administrasi Gaji Berkala dan Perjalanan Dinas Mutasi (Subbagjijaldis);
    b)Subbagian Perizinan dan Cuti, Tanda Kehormatan, dan Pemakaman (Subbagtihorkam);

    c)Subbagian Sosial, Perumahan, dan Asuransi Pendidikan (Subbagsosrumdik); dan
    d)Urmin.

    4.Bagian Pengakhiran Dinas (Bagkhirdin), meliputi:
    a)Subbagian Pensiunan dan Penyaluran Kerja (Subbagsiunlurja);
    b)Subbagian Pensiunan PNS (Subbagsiun PNS);
    c)Subbagian Pemberhentian dan Pengaktifan (Subbaghentif); dan
    d)Urmin.

    5.Urtu.

    g.Biro Psikologi (Ropsi), terdiri dari:

    1.Bagian Psikologi Kepolisian (Bagpsipol), meliputi:
    a)Subbagian Psikologi Keamanan (Subbagpsikam);
    b)Subbagian Psikiologi Kriminal (Subbagpsikrim);
    c)Subbagian Psikologi Pelayanan Masyarakat (Subbagpsiyanmas); dan
    d)Urmin.
    2.Bagian Psikologi Personel (Bagpsipers), meliputi:
    a)Subbagian Seleksi Psikologi (Subbaglekpsi);
    b)Subbagian Klasifikasi Psikologi (Subbagklaspsi);
    c)Subbagian Pengajaran Mental Psikologi (Subbagjartalpsi); dan
    d)Urmin.
    3.Bagian Laboratorium Psikologi (Baglabpsi), meliputi:
    a)Subbagian Pengembangan Materi Tes (Subbagbangmattes);
    b)Subbagian Arsip dan Data (Subbagarta);
    c)Subbagian Penelitian Psikologi (Subbaglitpsi); dan
    d)Urmin.

    4.Urtu.

    h.Urkeu.

    Pasal 14Susunan organisasi dan tata kerja, struktur organisasi, dan daftar susunan personel SSDM Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 tercantum dalam Lampiran “D” yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari peraturan ini.

    Paragraf 6
    Ssarpras PolriPasal 15Susunan organisasi Ssarpras Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf e sebagai berikut:

    a.Bagrenmin terdiri dari:
    1.Subbagren;
    2.Subbagsumda; dan
    3.Taud.

    b.Urkeu;
    c.Biro Pengkajian dan Strategi (Rojianstra), terdiri dari:

    1.Bagian Perencanaan Sarana Prasarana (Bagrensarpras), meliputi:
    a)Subbagian Perencanaan Anggaran (Subbagrengar);
    b)Subbagian Perencanaan Peralatan (Subbagrenpal);
    c)Subbagian Perencanaan Perbekalan Umum (Subbagrenbekum);
    d)Subbagian Perencanaan Fasilitas dan Konstruksi (Subbag renfaskon); dan
    e)Urmin.
    2.Bagian Pengkajian Sistem (Bagjiansis), meliputi:
    a)Subbagian Sistem dan Metode (Subbagsismet);
    b)Subbagian Standardisasi (Subbagstandar); dan
    c)Urmin.
    3.Bagian Kerja Sama Pengadaan Luar Negeri (Bagkermaadalugri), meliputi:
    a)Subbagian Perencanaan Pengadaan (Subbagrenada);
    b)Subbagian Pelaksanaan Pengadaan (Subbaglakada);
    c)Subbagian Pengendalian Pengadaan (Subbagdalada);
    d)Subbagian Distribusi dan Inventarisasi (Subbagdisiinvent); dan
    e)Urmin.
    4.Bagian Informasi Sarana Prasarana (Baginfosarpras), meliputi:
    a)Subbagian Informasi Perbekalan Umum (Subbaginfobekum);
    b)Subbagian Informasi Peralatan (Subbaginfopal);
    c)Subbagian Informasi Fasilitas dan Konstruksi (Subbaginfofaskon); dan
    d)Urmin.

    5.Urtu.

    d.Biro Perbekalan Umum (Robekum), terdiri dari:

    1.Bagian Pengadaan (Bagada), meliputi:
    a)Subbagian Pengujian Teknis (Subbagjinnis);
    b)Subbagian Pelaksanaan Pengadaan (Subbaglakada);
    c)Subbagian Pengendalian Pengadaan (Subbagdalada); dan
    d)Urmin.
    2.Bagian Distribusi (Bagdisi), meliputi:
    a)Subbagian Administrasi Pendistribusian (Subbagmindisi);
    b)Subbagian Pengendalian Pendistribusian (Subbagdaldisi);
    c)Subbagian Makanan dan Perminyakan (Subbagkanpermin); dan
    d)Urmin.
    3.Bagian Inventarisasi (Baginvent), meliputi:
    a)Subbagian Pengumpulan dan Pengolahan Data (Subbagpullahta);
    b)Subbagian Pengendalian Materiil (Subbagdalmat);
    c)Subbagian Penghapusan (Subbaghapus); dan
    d)Urmin.

    4.Urtu.

    e.Biro Peralatan (Ropal), terdiri dari:

    1.Bagian Pengadaan (Bagada), meliputi:
    a)Subbagian Pengujian Teknis (Subbagjinnis);
    b)Subbagian Pelaksanaan Pengadaan (Subbaglakada);
    c)Subbagian Pengendalian Pengadaan (Subbagdalada); dan
    d)Urmin.
    2.Bagian Distribusi (Bagdisi), meliputi:
    a)Subbagian Administrasi Pendistribusian (Subbagmindisi);
    b)Subbagian Perbengkelan Persenjataan dan Amunisi (Subbag bengsenmu);
    c)Subbagian Perbengkelan Peralatan dan Angkutan (Subbag bengpalang);
    d)Subbagian Pengendalian Distribusi (Subbagdaldisi); dan
    e)Urmin.
    3.Bagian Inventarisasi (Baginvent), meliputi:
    a)Subbagian Pengumpulan dan Pengolahan Data (Subbagpullahta);
    b)Subbagian Pengendalian Materiil (Subbagdalmat);
    c)Subbagian Penghapusan (Subbaghapus); dan
    d)Urmin.

    4.Urtu.

    f.Biro Fasilitas dan Konstruksi (Rofaskon), terdiri dari:

    1.Bagian Pengadaan (Bagada), meliputi:
    a)Subbagian Pengujian Teknis (Subbagjinnis);
    b)Subbagian Pelaksanaan Pengadaan (Subbaglakada);
    c)Subbagian Pengendalian Pengadaan (Subbagdalada); dan
    d)Urmin.
    2.Bagian Pengawasan Bangunan (Bagwasbang), meliputi:
    a)Subbagian Pengawasan dan Pengendalian (Subbagwasdal);
    b)Subbagian Analisis dan Evaluasi (Subbaganev); dan
    c)Urmin.
    3.Bagian Inventarisasi (Baginvent), meliputi:
    a)Subbagian Pengumpulan dan Pengolahan Data (Subbagpullahta);
    b)Subbagian Pengendalian Fasilitas (Subbagdalfas);
    c)Subbagian Penghapusan (Subbaghapus); dan
    d)Urmin.

    4.Urtu.

    g.Depo Materiil (Domat), terdiri dari:
    1.Subbagian Penerimaan dan Penyaluran (Subbagrimlur);
    2.Subbagian Ekspedisi (Subbagekspedisi); dan
    3.Urmin.

    Pasal 16Susunan organisasi dan tata kerja, struktur organisasi, dan daftar susunan personel Ssarpras Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 tercantum dalam Lampiran “E” yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari peraturan ini.

    Paragraf 7
    Divpropam PolriPasal 17Susunan organisasi Divpropam Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf f terdiri dari:

    a.Bagrenmin terdiri dari:
    1.Subbagren;
    2.Subbagsumda;
    3.Subbagbinfung; dan
    4.Urmin.
    b.Bagian Pelayanan dan Pengaduan (Bagyanduan), terdiri dari:
    1.Subbagian Penerimaan Laporan (Subbagtrimlap);
    2.Subbagian Monitoring dan Evaluasi (Subbagmonev); dan
    3.Urmin.
    c.Bagian Rehabilitasi Personel (Bagrehabpers), terdiri dari:
    1.Subbagian Registrasi, Penelitian dan Penetapan (Subbagreglittap);
    2.Subbagian Pembinaan Pemulihan Profesi (Subbagbinlihprof); dan
    3.Urmin.

    d.Urkeu;
    e.Taud;
    f.Biro Pengamanan Internal (Ropaminal), terdiri dari:

    1.Sekretariat Biro (Setro);

    2.Bagian Pembinaan Pengamanan (Bagbinpam), meliputi:
    a)Subbagian Pengamanan Personel dan Bahan Keterangan (Subbagpampersbaket);
    b)Subbagian Pengamanan Materiil (Subbagpammat);
    c)Subbagian Pengamanan Kegiatan (Subbagpamgiat); dan
    d)Urmin.
    3.Bagian Penelitian Personel (Baglitpers), meliputi:
    a)Subbagian Pembinaan Operasional (Subbagbinopsnal);
    b)Subbagian Pencatatan Personel (Subbagcatpers); dan
    c)Urmin.
    4.Bagian Produksi Dokumentasi (Bagprodok), meliputi:
    a)Subbagian Produksi, Analisis, dan Evaluasi (Subbagprodanev);
    b)Subbagian Dokumentasi (Subbagdok); dan
    c)Urmin.
    5.Detasemen (Den), meliputi:
    a)Den A;
    b)Den B; dan
    c)Den C.

    6.Urtu.

    g.Biro Provos (Roprovos), terdiri dari:

    1.Sekretariat Biro (Setro);

    2.Bagian Penegakan, Ketertiban dan Disiplin (Baggaktibplin), meliputi:
    a)Subbagian Pemeliharaan, Ketertiban dan Disiplin (Subbag hartibplin);
    b)Subbagian Penegakan Disiplin (Subbaggakplin); dan
    c)Urmin.
    3.Bagian Penegakan Hukum (Baggakkum), meliputi:
    a)Subbagian Persidangan, Hukuman dan Tahanan (Subbag sidkumtah);
    b)Subbagian Pemeriksaan Umum (Subbagrikum);
    c)Subbagian Pemeriksaan Khusus (Subbagriksus);
    d)Subbagian Pengawasan (Subbagwas); dan
    e)Urmin.
    4.Bagian Pengamanan dan Pengawalan (Bagpamwal), meliputi:
    a)Subbagian Pengamanan (Subbagpam);
    b)Subbagian Pengawalan (Subbagwal); dan
    c)Urmin.

    5.Urtu.

    h.Biro Pertanggungjawaban Profesi (Rowabprof), terdiri dari:

    1.Sekretariat Biro (Setro);

    2.Bagian Standardisasi (Bagstandar), meliputi:
    a)Subbagian Organisasi Manajemen (Subbagorjemen);
    b)Subbagian Sumber Daya (Subbagsumda);
    c)Subbagian Akreditasi (Subbagakreditasi); dan
    d)Urmin.
    3.Bagian Pembinaan Etika (Bagbinetika), meliputi:
    a)Subbagian Kode Etik (Subbagkodeetik);
    b)Subbagian Penerapan Etika (Subbagrapetika); dan
    c)Urmin.
    4.Bagian Penegakan Etika (Baggaketika), meliputi:
    a)Subbagian Audit (Subbagaudit);
    b)Subbagian Pemeriksaan (Subbagriksa); dan
    c)Urmin.

    5.Urtu.

    Pasal 18Susunan organisasi dan tata kerja, struktur organisasi, dan daftar susunan personel Divpropam Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17 tercantum dalam Lampiran “F” yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari peraturan ini.

    Paragraf 8
    Divkum PolriPasal 19Susunan organisasi Divkum Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf g sebagai berikut:

    a.Bagrenmin terdiri dari:
    1.Subbagren;
    2.Subbagsumda;
    3.Subbagbinfung; dan
    4.Taud.

    b.Urkeu;
    c.Biro Penyusunan dan Penyuluhan Hukum (Rosunluhkum), terdiri dari:

    1.Bagian Penyusunan Hukum (Bagsunkum), meliputi:
    a)Subbagian Penyusunan Undang-Undang (Subbagsun UU);
    b)Subbagian Penyusunan Peraturan Pemerintah (Subbagsun PP);
    c)Subbagian Penyusunan Peraturan Kapolri (Subbagsun Perkap); dan
    d)Urmin.
    2.Bagian Kerja Sama Antar Lembaga (Bagkermalem), meliputi:
    a)Subbagian Kerja Sama Antar Lembaga Negara (Subbag kermalemneg);
    b)Subbagian Kerja Sama Antar Lembaga Pemerintah (Subbag kermalempem);
    c)Subbagian Kerja Sama Antar Non Lembaga (Subbag kermanonlem); dan
    d)Urmin.
    3.Bagian Penyuluhan Hukum (Bagluhkum), meliputi:
    a)Subbagian Penyuluhan Hak Asasi Manusia (Subbagluh HAM);
    b)Subbagian Penyuluhan Hukum Internal (Subbagluhkumnal);
    c)Subbagian Penyuluhan Hukum Masyarakat (Subbagluhkummas); dan
    d)Urmin.

    4.Urtu.

    d.Biro Bantuan Hukum (Robankum), terdiri dari:

    1.Bagian Penerapan Hukum (Bagrapkum), meliputi:
    a)Subbagian Penerapan Pidana dan HAM (Subbagrappid HAM);
    b)Subbagian Penerapan Pidana Khusus dan Tertentu (Subbag rappidsuster);
    c)Subbagian Penerapan Disiplin dan Etika (Subbagrapplinetik);
    d)Urmin.
    2.Bagian Hak Asasi Manusia (Bag HAM), meliputi:
    a)Subbagian Hak Asasi Manusia Luar Negeri (Subbag HAM lugri);
    b)Subbagian Hak Asasi Manusia Dalam Negeri (Subbag HAM dagri); dan
    c)Urmin.

    3.Bagian Bantuan Penasehat Hukum (Bagbanhatkum), meliputi:

    a)Subbagian Bantuan dan Nasehat Hukum Disiplin dan Kode Etik (Subbagbanhatplinetik);
    b)Subbagian Bantuan dan Nasehat Hukum Pidana dan Hak Asasi Manusia (Subbagbanhatpid HAM);
    c)Subbagian Bantuan dan Nasehat Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (Subbagbanhatperdatun); dan

    d)Urmin.

    4.Urtu.

    Pasal 20Susunan organisasi dan tata kerja, struktur organisasi, dan daftar susunan personel Divkum Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 tercantum dalam Lampiran “G” yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari peraturan ini.

    Paragraf 9
    Divhumas PolriPasal 21Susunan organisasi Divhumas Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf h sebagai berikut:

    a.Bagrenmin terdiri dari:
    1.Subbagren;
    2.Subbagsumda;
    3.Subbagbinfung; dan
    4.Taud.

    b.Urkeu;
    c.Biro Penerangan Masyarakat (Ropenmas), terdiri dari:

    1.Bagian Kemitraan (Bagmitra), meliputi:
    a)Subbagian Kemitraan Dalam Negeri (Subbagmitradagri);
    b)Subbagian Kemitraan Luar Negeri (Subbagmitralugri); dan
    c)Urmin.
    2.Bagian Penerangan Umum (Bagpenum), meliputi:
    a)Subbagian Berita (Subbagberita);
    b)Subbagian Opini dan Analisis Evaluasi (Subbagopinev); dan
    c)Urmin.
    3.Bagian Penerangan Satuan (Bagpensat), meliputi:
    a)Subbagian Produksi Penerbitan (Subbagprobit);
    b)Subbagian Penerangan Internal (Subbagpenint); dan
    c)Urmin.

    4.Urtu.

    d.Biro Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi (Ro PID), terdiri dari:

    1.Bagian Produksi dan Dokumentasi (Bagprodok), meliputi:
    a)Subbagian Dokumentasi dan Peliputan (Subbagdokliput);
    b)Subbagian Bantuan Teknik (Subbagbantek); dan
    c)Urmin.

    2.Bagian Pelayanan Informasi dan Dokumentasi (Bagyaninfodok), meliputi:

    a)Subbagian Pengumpulan, Pengolahan, Informasi dan Dokumentasi (Subbagpullahinfodok);

    b)Subbagian Penyediaan Informasi dan Dokumentasi (Subbagsediainfodok); dan
    c)Urmin.

    3.Bagian Analisis dan Evaluasi (Baganev), meliputi:
    a)Subbagian Pelayanan Persengketaan (Subbagyansengketa);
    b)Subbagian Pelayanan dan Pengaduan (Subbagyanduan); dan
    c)Urmin.

    4.Urtu.

    Pasal 22Susunan organisasi dan tata kerja, struktur organisasi, dan daftar susunan personel Divhumas Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 tercantum dalam Lampiran “H” yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari peraturan ini.

    Paragraf 10
    Divhubinter PolriPasal 23Susunan organisasi Divhubinter Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf I sebagai berikut:

    a.Bagrenmin terdiri dari:
    1.Subbagren;
    2.Subbagsumda;
    3.Subbagbinfung; dan
    4.Urmin.
    b.Bagian Protokol (Bagprot), terdiri dari:
    1.Subbagian Pelayanan Perjalanan Dinas (Subbagyanjaldis);
    2.Subbagian Pelayanan Tamu Dinas (Subbagyantadis); dan
    3.Urmin.

    c.Urkeu;
    d.Taud;

    e.Sekretariat NCB Interpol Indonesia (Set NCB Interpol Indonesia), terdiri dari:
    1.Bagian Kejahatan Internasional (Bagjatinter), meliputi:
    a)Subbagian Kejahatan Umum (Subbagjatum);
    b)Subbagian Kejahatan Ekonomi Khusus (Subbagjateksus);
    c)Subbagian Produk Internasional (Subbagprodukinter);
    d)Subbagian Bantuan Hukum Internasional (Subbagbankuminter); dan
    e)Urmin.
    2.Bagian Komunikasi Internasional (Bagkominter), meliputi:
    a)Subbagian Teknologi dan Komunikasi (Subbagtekkom);
    b)Subbagian Informasi dan Data (Subbaginfodata);
    c)Subbagian Publikasi dan Dokumentasi (Subbagpubdok); dan
    d)Urmin.
    3.Bagian Konvensi Internasional (Bagkonvinter), meliputi:
    a)Subbagian Kawasan Amerika dan Eropa (Subbagamerop);
    b)Subbagian Kawasan Asia Pasifik dan Afrika (Subbagaspasaf);
    c)Subbagian Organisasi Internasional (Subbag OI);
    d)Subbagian Perjanjian Internasional (Subbag PI); dan
    e)Urmin.
    4.Bagian Liaison Officer dan Perbatasan (Baglotas), meliputi:
    a)Subbagian Liaison Officer (Subbag LO);
    b)Subbagian Perbatasan (Subbagbatas); dan
    c)Urmin.

    5.Urtu.

    f.Biro Misi Internasional (Romisinter), terdiri dari:

    1.Bagian Perdamaian dan Kemanusiaan (Bagdamkeman), meliputi:
    a)Subbagian Perencanaan dan Kegiatan (Subbagrengiat);
    b)Subbagian Pembekalan dan Latihan (Subbagbeklat);
    c)Subbagian Monitoring dan Evaluasi (Subbagmonev); dan
    d)Urmin.
    2.Bagian Pengembangan Kapasitas (Bagkembangtas), meliputi:
    a)Subbagian Pembangunan Kapasitas (Subbagbangtas);
    b)Subbagian Pendidikan dan Latihan (Subbagdiklat); dan
    c)Urmin.

    3.Urtu.

    g.Atase, Staf Teknis, SLO, dan LO Polri.

    Pasal 24Susunan organisasi dan tata kerja, struktur organisasi, dan daftar susunan personel Divhubinter Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 tercantum dalam Lampiran “I” yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari peraturan ini.

    Paragraf 11
    Div TI PolriPasal 25Susunan organisasi Div TI Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf j sebagai berikut:

    a.Bagrenmin terdiri dari:
    1.Subbagren;
    2.Subbagsumda;
    3.Subbagbinfung; dan
    4.Taud.

    b.Urkeu;
    c.Biro Teknologi Komunikasi (Rotekkom), terdiri dari:

    1.Bagian Pengkajian Sistem Komunikasi (Bagjiansiskom), meliputi:
    a)Subbagian Pengkajian dan Pengembangan (Subbagjianbang);
    b)Subbagian Sistem dan Metode (Subbagsismet); dan
    c)Urmin.
    2.Bagian Operasional Komunikasi (Bagopsnalkom), meliputi:
    a)Subbagian Bantuan Komunikasi (Subbagbankom);
    b)Subbagian Jaringan Komunikasi (Subbagjarkom); dan
    c)Urmin.
    3.Bagian Materiil Komunikasi (Bagmatkom), meliputi:
    a)Subbagian Materiil (Subbagmat);
    b)Subbagian Inventarisasi (Subbaginvent); dan
    c)Urmin.

    4.Urtu.

    d.Biro Teknologi Informasi (Rotekinfo), terdiri dari:

    1.Bagian Pengkajian Sistem (Bagjiansis), meliputi:
    a)Subbagian Pengkajian dan Pengembangan (Subbagjianbang);
    b)Subbagian Sistem dan Metode (Subbagsismet); dan
    c)Urmin.
    2.Bagian Situs Kepolisian (Bagsituspol), meliputi:
    a)Subbagian Internet (Subbaginternet);
    b)Subbagian Intranet (Subbagintranet); dan
    c)Urmin.
    3.Bagian Dukungan Teknis (Bagduknis), meliputi:
    a)Subbagian Keamanan Sistem (Subbagkamsis);
    b)Subbagian Sarana Prasarana (Subbagsarpras); dan
    c)Urmin.

    4.Urtu.

    e.Depo Pemeliharaan dan Perbaikan (Depoharkan), terdiri dari:

    1.Subbagian Gudang (Subbaggundang);
    2.Subbagian Pemeliharaan dan Perbaikan (Subbagharkan); dan
    3.Urmin.

    Pasal 26Susunan organisasi dan tata kerja, struktur organisasi, dan daftar susunan personel Div TI Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 25 tercantum dalam Lampiran “J” yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari peraturan ini.

    Paragraf 12
    Sahli KapolriPasal 27Susunan organisasi Sahli Kapolri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf k sebagai berikut:
    a.Sahli Manajemen (Sahlijemen);
    b.Sahli Sosial Politik (Sahlisospol);
    c.Sahli Sosial Ekonomi (Sahlisosek);
    d.Sahli Sosial Budaya (Sahlisosbud);
    e.Sahli Keamanan (Sahlikam); dan
    f.Taud.

    Pasal 28Susunan organisasi dan tata kerja, struktur organisasi, dan daftar susunan personel Sahli Kapolri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 tercantum dalam Lampiran “K” yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari peraturan ini.

    Paragraf 13
    Spripim PolriPasal 29Susunan organisasi Spripim Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf l sebagai berikut:
    a.Subbagian Perencanaan dan Administrasi (Subbagrenmin), terdiri dari:

    1.Urusan Perencanaan (Urren);
    2.Urusan Sumber Daya (Ursumda); dan
    3.Urtu.

    b.Urkeu;
    c.Sekretariat Pribadi Kapolri (Sekpri Kapolri), terdiri dari:

    1.Urusan Produksi (Urprod); dan
    2.Urusan Dokumentasi dan Literatur (Urdoklitur).
    d.Sekretariat Pribadi Wakapolri (Sekpri Wakapolri), dibantu oleh Urusan Administrasi (Urmin);

    e.Subbagian Penghubung dan Protokol (Subbagbungkol), terdiri dari:

    1.Urusan Penghubung (Urbung); dan
    2.Urusan Protokol (Urprot).

    f.Urusan Rumah Tangga (Urrumga).

    Pasal 30Susunan organisasi dan tata kerja, struktur organisasi, dan daftar susunan personel Spripim Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 tercantum dalam Lampiran “L” yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari peraturan ini.

    Paragraf 14
    SetumPasal 31Susunan organisasi Setum Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf m sebagai berikut:
    a.Subbagian Perencanaan dan Administrasi (Subbagrenmin), terdiri dari:

    1.Urren;
    2.Ursumda; dan
    3.Urtu.

    b.Urkeu;
    c.Subbagian Pembinaan Sekretariat (Subbagbinset);
    d.Subbagian Arsip (Subbagarsip);
    e.Subbagian Tata Naskah (Subbagtakah);
    f.Subbagian Umum (Subbagum); dan
    g.Kantor Pos (Kanpos).

    Pasal 32Susunan organisasi dan tata kerja, struktur organisasi, dan daftar susunan personel Setum Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 31 tercantum dalam Lampiran “M” yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari peraturan ini.

    Paragraf 15
    Yanma PolriPasal 33Susunan organisasi Yanma Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf n sebagai berikut:

    a.Subbagrenmin terdiri dari:
    1.Urren;
    2.Ursarpras;
    3.Urusan Personel (Urpers); dan
    4.Urtu.

    b.Urkeu;

    c.Subbagian Pelayanan Umum (Subbagyanum), terdiri dari:
    1.Urusan Pelayanan Fasilitas Protokol (Uryanfaskol);
    2.Urusan Pelayanan Komunikasi dan Distribusi (Uryankomdisi); dan
    3.Urmin;
    d.Subbagian Angkutan dan Perbengkelan (Subbagangbeng), terdiri dari:
    1.Urusan Angkutan (Urang);
    2.Urusan Perbengkelan (Urbeng); dan
    3.Urmin.
    e.Subbagian Pemeliharaan (Subbaghar), terdiri dari:
    1.Urusan Pemeliharaan Bangunan dan Lingkungan (Urharbangling);
    2.Urusan Pemeliharaan Instalasi (Urharinstalasi); dan
    3.Urmin.
    f.Subbagian Pengamanan Protokol (Subbagpamkol), terdiri dari:
    1.Kompi A, Kompi B, dan Kompi C (Kie A, B, dan C);
    2.Urusan Operasi (Urops); dan
    3.Urmin.
    g.Subbagian Musik (Subbagsik), terdiri dari:
    1.Unit Musik Polri (Unit Sik Pol);
    2.Unit Musik Umum (Unit Sik Um);
    3.Urops; dan
    4.Urmin.

    Pasal 34Susunan organisasi dan tata kerja, struktur organisasi, dan daftar susunan personel Yanma Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 33 tercantum dalam Lampiran “N” yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari peraturan ini.

    Bagian Ketiga
    Unsur Pelaksana Tugas PokokParagraf 1
    Susunan

    Pasal 35Unsur pelaksana tugas pokok sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 huruf c, terdiri dari:
    a.Baintelkam Polri;
    b.Baharkam Polri;
    c.Bareskrim Polri;
    d.Korlantas Polri;
    e.Korbrimob Polri; dan
    f.Densus 88 AT Polri.

    Paragraf 2
    Baintelkam PolriPasal 36Susunan organisasi Baintelkam Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 huruf a sebagai berikut:
    a.Biro Perencanaan dan Administrasi (Rorenmin), terdiri dari:

    1.Bagian Perencanaan (Bagren), meliputi:
    a)Subbagian Program dan Anggaran (Subbagprogar);
    b)Subbagian Pengendalian Anggaran (Subbagdalgar); dan
    c)Urmin.
    2.Bagian Sumber Daya (Bagsumda), meliputi:
    a)Subbagian Personel (Subbagpers);
    b)Subbagian Sarana dan Prasarana (Subbagsarpras); dan
    c)Urmin.
    3.Bagian Pembinaan Fungsi (Bagbinfung), meliputi:
    a)Subbagian Latihan Fungsi (Subbaglatfung);
    b)Subbagian Pembinaan Sistem dan Metode (Subbagbinsismet); dan
    c)Urmin.
    4.Bagian Operasional dan Pelatihan (Bagopsnallat), meliputi:
    a)Subbagian Pembinaan Operasional (Subbagbinopsnal);
    b)Subbagian Pelatihan dan Operasional (Subbaglatopsnal); dan
    c)Urmin.

    5.Urtu.

    b.Biro Analisis (Roanalis), terdiri dari:

    1.Bagian Deteksi (Bagdeteksi), meliputi:
    a)Kelompok Analisis Taktikal (Pokanalistaktikal); dan
    b)Urmin.
    2.Bagian Produk (Bagprod), meliputi:
    a)Subbagian Produk Periodik (Subbagprodik);
    b)Subbagian Produk Khusus (Subbagprodsus); dan
    c)Urmin.
    3.Bagian Dokumentasi dan Literatur (Bagdoklit), meliputi:
    a)Subbagian Dokumentasi (Subbagdok);
    b)Subbagian Literatur (Subbaglitur); dan
    c)Urmin.

    4.Urtu.

    c.Urkeu;
    d.Taud;

    e.Bidang Sandi (Bidsandi), terdiri dari:
    1.Subbidang Umum Persandian (Subbidumsan);
    2.Subbidang Operasional Persandian (Subbidopsnalsan);
    3.Subbidang Peralatan Persandian (Subbidpalsan); dan
    4.Urmin.
    f.Bidang Intelijen dan Teknologi (Bidinteltek), terdiri dari:
    1.Subbidang Informasi dan Teknologi (Subbid IT);
    2.Subbidang Bantuan Teknologi (Subbidbantek);
    3.Subbidang Alat Khusus Intelijen (Subbidalsus); dan
    4.Urmin.
    g.Bidang Pelayanan Masyarakat (Bidyanmas), terdiri dari:
    1.Subbidang Kegiatan Masyarakat (Subbidgiatmas);
    2.Subbidang Orang Asing (Subbidoras);
    3.Subbidang Senjata dan Bahan Peledak (Subbidsendak); dan
    4.Urmin.
    h.Bidang Kerja Sama (Bidkerma), terdiri dari:
    1.Subbidang Kerja Sama Dalam Negeri (Subbidkermadagri);
    2.Subbidang Kerja Sama Luar Negeri (Subbidkermalugri); dan
    3.Urmin.
    i.Direktorat Politik (Ditpolitik), terdiri dari:
    1.Subdirektorat I (Subdit I);
    2.Subdirektorat II (Subdit II);
    3.Subdirektorat III (Subdit III); dan
    4.Urtu.
    j.Direktorat Ekonomi (Ditekonomi), terdiri dari:
    1.Subdirektorat I (Subdit I);
    2.Subdirektorat II (Subdit II);
    3.Subdirektorat III (Subdit III); dan
    4.Urtu.
    k.Direktorat Sosial Budaya (Ditsosbud), terdiri dari:
    1.Subdirektorat I (Subdit I);
    2.Subdirektorat II (Subdit II);
    3.Subdirektorat III (Subdit III); dan
    4.Urtu.
    l.Direktorat Keamanan Negara (Ditkamneg), terdiri dari:
    1.Subdirektorat I (Subdit I);
    2.Subdirektorat II (Subdit II);
    3.Subdirektorat III (Subdit III); dan
    4.Urtu.

    Pasal 37Susunan organisasi dan tata kerja, struktur organisasi, dan daftar susunan personel Baintelkam Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 36 tercantum dalam Lampiran “O” yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari peraturan ini.

    Paragraf 3
    Baharkam PolriPasal 38Susunan organisasi Baharkam Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 huruf b sebagai berikut:
    a.Rorenmin terdiri dari:

    1.Bagren meliputi:
    a)Subbagprogar;
    b)Subbagdalgar; dan
    c)Urmin.
    2.Bagbinfung meliputi:
    a)Subbaglatfung;
    b)Subbagbinsismet; dan.
    c)Urmin.
    3.Bagsumda meliputi:
    a)Subbagpers;
    b)Subbagsarpras; dan
    c)Urmin.

    4.Urtu.

    b.Biro Pembinaan Operasional (Robinopsnal), terdiri dari:

    1.Bagian Pembinaan dan Latihan (Bagbinlat), meliputi:
    a)Subbagian Perencanan Operasional Latihan (Subbagrenopsnalat);
    b)Subbagian Latihan dan Operasional (Subbaglatopsnal); dan
    c)Urmin.
    2.Bagian Kerja Sama (Bagkerma), meliputi:
    a)Subbagian Kerja Sama Operasi (Subbagkermaops);
    b)Subbagian Kerja Sama Latihan (Subbagkermalat); dan
    c)Urmin.
    3.Bagian Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Bagtahti), meliputi:
    a)Subbagian Perawatan dan Tahanan (Subbagwattah);
    b)Subbagian Barang Bukti (Subbagbarbuk); dan
    c)Urmin.

    4.Urtu.

    c.Urkeu;
    d.Taud;
    e.Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas), terdiri dari:

    1.Subbagian Perencanaan dan Administrasi (Subbagrenmin), meliputi:
    a)Urren;
    b)Ursumda; dan
    c)Urbinfung.
    2.Subbagian Operasional (Subbagopsnal), meliputi:
    a)Urusan Operasional dan Pelatihan (Uropsnallat); dan
    b)Urusan Analisis dan Evaluasi (Uranev).

    3.Urkeu;
    4.Urtu;

    5.Subdirektorat Pembinaan Penertiban Masyarakat (Subditbintibmas), meliputi:
    a)Seksi Pembinaan Pemuda, Anak, dan Wanita (Sibinpenakta);
    b)Seksi Penertiban Sosial (Sitibsos);
    c)Seksi Koordinasi dan Rehabilitasi (Sikorrehab); dan
    d)Urmin.
    6.Sub Direktorat Pembinaan Keamanan Swakarsa (Subditbinkamsa), meliputi:
    a)Seksi Pembinaan Satuan Pengamanan (Sibinsatpam);
    b)Seksi Pengawasan Jasa Pengamanan (Siwasjaspam);
    c)Seksi Manajemen Pengamanan (Sijemenpam); dan
    d)Urmin.
    7.Sub Direktorat Pembinaan Perpolisian Masyarakat (Subditbinpolmas), meliputi:
    a)Seksi Pembinaan dan Kemampuan (Sibinpuan);
    b)Seksi Pembinaan Potensi Masyarakat (Sibinpotmas);
    c)Seksi Pembinaan Sistem Keamanan Lingkungan (Sibinsiskamling); dan
    d)Urmin.
    8.Sub Direktorat Pembinaan Polisi Khusus (Subditbinpolsus), meliputi:
    a)Seksi Pembinaan dan Pelatihan (Sibinlat);
    b)Seksi Koordinasi dan Pengawasan (Sikorwas);
    c)Seksi Analisis dan Evaluasi (Sianev); dan
    d)Urmin.

    f.Direktorat Samapta Bhayangkara (Ditsabhara), terdiri dari:

    1.Subbagrenmin meliputi:
    a)Urren;
    b)Ursumda; dan
    c)Urbinfung.
    2.Subbagopsnal meliputi:
    a)Uropsnallat; dan
    b)Uranev.

    3.Urkeu;
    4.Urtu;

    5.Sub Direktorat Tugas Umum (Subditgasum), meliputi:
    a)Seksi Penjagaan dan Pengaturan (Sigatur);
    b)Seksi Bantuan dan SAR (Siban SAR); dan
    c)Urmin.
    6.Sub Direktorat Pemeliharaan Ketertiban Umum (Subdithartibum), meliputi:
    a)Seksi Tindak Pidana Ringan (Sitipiring);
    b)Seksi Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (Si TPTKP);
    c)Seksi Pengamanan Tenaga Kerja Indonesia (Sipam TKI); dan
    d)Urmin.
    7.Sub Direktorat Pengendalian Masyarakat (Subditdalmas), meliputi:
    a)Seksi Negosiasi (Sinego);
    b)Seksi Pembinaan Pengendalian Massa (Sibindalmas); dan
    c)Urmin.
    8.Sub Direktorat Patroli dan Pengawalan (Subditpatwal), meliputi:
    a)Seksi Patroli (Sipatroli);
    b)Seksi Pengawalan (Siwal); dan
    c)Urmin.
    9.Detasemen Perintis (Denperintis), meliputi:
    a)Subden I;
    b)Subden II; dan
    c)Subden III.

    g.Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit), terdiri dari:

    1.Subbagrenmin meliputi:
    a)Urren;
    b)Ursumda; dan
    c)Urbinfung.
    2.Subbagopsnal meliputi:
    a)Uropsnallat; dan
    b)Uranev.

    3.Urkeu;
    4.Urtu;

    5.Sub Direktorat Pengamanan Kawasan Tertentu (Subditpamwaster), meliputi:
    a)Seksi Pengamanan Kawasan Industri (Sipamwasin);
    b)Seksi Pengamanan Kawasan Pertambangan (Sipamwastam);
    c)Seksi Pengamanan Kawasan Perhubungan (Sipamwasperhub);
    d)Seksi Pengamanan Kawasan Instalasi (Sipamwasinstal); dan
    e)Urmin.
    6.Sub Direktorat Pengamanan VVIP/VIP (Subditpam VVIP/VIP), meliputi:
    a)Seksi Pengamanan VVIP (Sipam VVIP);
    b)Seksi Pengamanan VIP (Sipam VIP); dan
    c)Urmin.
    7.Sub Direktorat Pengamanan Pariwisata (Subditpamwisata), meliputi:
    a)Seksi Pengamanan Objek Wisata (Sipamobwis); dan
    b)Seksi Pengamanan Wisatawan (Sipamwiswan); dan
    c)Urmin.
    8.Detasemen Pengamanan Operasional (Denpamopsnal), meliputi:
    a)Subden I;
    b)Subden II; dan
    c)Subden III.

    h.Direktorat Kepolisian Perairan (Ditpolair), terdiri dari:

    1.Subbagrenmin meliputi:
    a)Urren;
    b)Ursumda;
    c)Ursarpras; dan
    d)Urbinfung.
    2.Subbagopsnal meliputi:
    a)Uropsnallat; dan
    b)Uranev.

    3.Urkeu;
    4.Urtu;

    5.Sub Direktorat Operasional (Subditopsnal), meliputi:
    a)Seksi Perencanaan dan Pengendalian Operasi (Sirendalops);
    b)Seksi SAR (Si SAR);
    c)Seksi Teknologi Informasi (Si TI); dan
    d)Urmin.
    6.Sub Direktorat Penegakan Hukum (Subditgakkum), meliputi:
    a)Seksi Penyelidikan (Silidik);
    b)Seksi Penindakan (Sitindak); dan
    c)Urmin.
    7.Sub Direktorat Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan (Subditfasharkan), meliputi:
    a)Seksi Dok dan Perkapalan (Sidokpal);
    b)Seksi Pemeliharaan Mesin dan Listrik (Siharsinlis);
    c)Seksi Pengkajian dan Teknologi (Sijiantek); dan
    d)Urmin.
    8.Sub Direktorat Kerja Sama (Subditkerma), meliputi:
    a)Seksi Kerja Sama Dalam Negeri (Sikermadagri);
    b)Seksi Kerja Sama Luar Negeri (Sikermalugri); dan
    c)Urmin.
    9.Satuan Patroli Nusantara (Satrolnus), meliputi:
    a)Seksi Patroli dan Pengawalan Perairan (Sipatwalair);
    b)Seksi Pembinaan Masyarakat Perairan (Sibinmasair); dan
    c)Kapal.

    i.Direktorat Kepolisian Udara (Ditpoludara), terdiri dari:

    1.Subbagrenmin meliputi:
    a)Urren;
    b)Ursumda;
    c)Urbinfung; dan
    d)Urusan Kesehatan Penerbang (Urkesbang).
    2.Subbagopsnal meliputi:
    a)Uropsnallat;
    b)Urusan Telematika (Urtelematika);
    c)Urusan Keselamatan Penerbangan dan Kerja (Urselbangja); dan
    d)Uranev.

    3.Urkeu;
    4.Urtu;

    5.Sub Direktorat Transportasi Udara (Subdittransud), meliputi:
    a)Seksi Transportasi VIP (Sitrans VIP);
    b)Seksi Transportasi Personel dan Logistik (Sitransperslog);
    c)Seksi Perpolisian Masyarakat Dirgantara (Sipolmasdirga); dan
    d)Urmin.
    6.Sub Direktorat Operasi Udara (Subditopsud), meliputi:
    a)Seksi Operasi Khusus (Siopssus);
    b)Seksi SAR (Si SAR);
    c)Seksi Operasi Kewilayahan (Siopswil); dan
    d)Urmin.
    7.Sub Direktorat Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan (Subditfasharkan), meliputi:
    a)Seksi Fasilitas (Sifas);
    b)Seksi Pengkajian dan Teknologi (Sijiantek);
    c)Seksi Pemeliharaan dan Perbaikan (Siharkan); dan
    d)Urmin.
    8.Sub Direktorat Peningkatan Profesi (Subditkatprof), meliputi:
    a)Seksi Operasi Pengajaran dan Latihan (Siopsjarlat);
    b)Seksi Koordinator Siswa (Sikorsis);
    c)Seksi Tenaga Pendidik (Sigadik);
    d)Seksi Pendidikan Pelatihan Profesi (Sidiklatprof); dan
    e)Urmin.

    j.Direktorat Satwa (Ditsatwa), terdiri dari:

    1.Subbagrenmin meliputi:
    a)Urren;
    b)Ursumda; dan
    c)Urbinfung.
    2.Subbagopsnal meliputi:
    a)Uropsnallat; dan
    b)Uranev.

    3.Urkeu;
    4.Urtu;

    5.Sub Direktorat Pemeliharaan Veteriner (Subditharvet), meliputi:
    a)Seksi Pemeliharaan (Sihar);
    b)Seksi Veteriner (Sivet); dan
    c)Urmin.

    6.Sub Direktorat Pelacakan dan Penangkalan (Subditcakkal), meliputi:

    a)Detasemen Anjing (Denjing), terdiri dari:
    1)Subden Pelacakan Umum (Subdencakum);
    2)Subden Pelacakan Khusus (Subdencaksus); dan
    3)Subden Pengendalian Massa (Subdendalmas).
    b)Detasemen Kuda (Denda), terdiri dari:
    1)Sub Detasemen Patroli dan Pengawalan (Subdenpatwal);
    2)Sub Detasemen Pengendalian Massa (Subdendalmas); dan
    3)Sub Detasemen SAR (Subden SAR).

    c)Urmin.

    7.Sub Direktorat Pelatihan Satwa (Subditlat Satwa), meliputi:
    a)Seksi Operasi Pengajaran dan Latihan (Siopsjarlat);
    b)Seksi Siswa (Sisiswa);
    c)Seksi Tenaga Pendidik (Sigadik); dan
    d)Urmin.

    Pasal 39Susunan organisasi dan tata kerja, struktur organisasi, dan daftar susunan personel Baharkam Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 38 tercantum dalam Lampiran “P” yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari peraturan ini.

    Paragraf 4
    Bareskrim PolriPasal 40Susunan organisasi Bareskrim Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 huruf c sebagai berikut:
    a.Biro Perencanaan dan Administrasi (Rorenmin), terdiri dari:

    1.Bagren, meliputi:
    a)Subbagprogar;
    b)Subbagdalgar; dan
    c)Urmin.
    2.Bagbinfung, meliputi:
    a)Subbaglatfung;
    b)Subbagbinsismet; dan
    c)Urmin.
    3.Bagsumda, meliputi:
    a)Subbagpers; dan
    b)Subbagsarpras; dan
    c)Urmin.
    4.Bagian Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Bagtahti), meliputi:
    a)Subbagian Perawatan Tahanan (Subbagwattah);
    b)Subbagian Barang Bukti (Subbagbarbuk); dan
    c)Urmin.

    5.Urtu.

    b.Biro Pembinaan Operasiopsnal (Robinopsnal), terdiri dari:

    1.Bagian Perencanaan Operasional (Bagrenopsnal), meliputi:
    a)Subbagian Perencanaan Administrasi Operasi (Subbagrenminops);
    b)Subbagian Pelatihan Operasi (Subbaglatops); dan
    c)Urmin.
    2.Bagian Kerja Sama (Bagkerma), meliputi:
    a)Subbagian Luar Negeri (Subbaglugri);
    b)Subbagian Dalam Negeri (Subbagdagri); dan
    c)Urmin.
    3.Bagian Analisis dan Evaluasi (Baganev), meliputi:
    a)Subbagian Pengkajian Data (Subbagjianta);
    b)Subbagian Pengendalian Perkara (Subbagdalkara); dan
    c)Urmin.
    4.Bagian Reserse Mobil (Bagresmob), meliputi:
    a)Unit I;
    b)Unit II;
    c)Unit III; dan
    d)Urmin.
    5.Bagian Monitoring (Bagmon), meliputi:
    a)Subbagian Pengendalian Sistem Prosedur (Subbagdalsisdur);
    b)Subbagian Pengamanan Produk (Subbagpamduk), yang dibantu oleh Tim Monitor;
    c)Subbagian Pemeliharaan dan Pengembangan (Subbagharbang); dan
    d)Urmin.

    6.Urtu.

    c.Biro Pengawas Penyidikan (Rowassidik), terdiri dari:

    1.Bagian Administrasi Penyidikan (Bagmindik), meliputi:
    a)Subbagian Pengawasan Administrasi (Subbagwasmin);
    b)Subbagian Pengawasan Materi dan Berkas (Subbagwasmatkas); dan
    c)Urmin.
    2.Bagian Supervisi dan Pelaporan (Bagvisilap), meliputi:
    a)Subbagian Supervisi (Subbagvisi);
    b)Subbagian Pelaporan (Subbaglap); dan
    c)Urmin.

    3.Urtu.

    d.Biro Koordinasi dan Pengawasan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (Rokorwas PPNS), terdiri dari:
    1.Bagian Pengawasan Penyidikan (Bagwassidik), meliputi:
    a)Subbagian Penelitian Perkara (Subbaglitkara);
    b)Subbagian Administrasi Penyidikan (Subbagminsidik); dan
    c)Urmin.
    2.Bagian Bantuan Operasi (Bagbanops), meliputi:
    a)Subbagian Pembinaan Sistem (Subbagbinsis);
    b)Subbagian Bantuan Taktis (Subbagbantis); dan
    c)Urmin.
    3.Bagian Pembinaan PPNS (Bagbin PPNS), meliputi:
    a)Subbagian Pembinaan Kemampuan (Subbagbinpuan);
    b)Subbagian Pembinaan Pendidikan dan Latihan (Subbagbindiklat); dan
    c)Urmin.
    4.Bagian Administrasi Personel PPNS (Bagminpers PPNS), meliputi:
    a)Subbagian Administrasi (Subbagmin);
    b)Subbagian Personel (Subbagpers); dan
    c)Urmin.

    5.Urtu.

    e.Urkeu;
    f.Taud;
    g.Pusat Informasi Kriminal Nasional (Pus IKNAS), terdiri dari:

    1.Sekretariat (Set), meliputi:
    a)Subbagren;
    b)Subbagsumda;
    c)Subbagbinfung; dan
    d)Urtu.

    2.Urkeu;

    3.Bidang Pengembangan Sistem (Bidbangsis), meliputi:
    a)Subbidang Aplikasi (Subbidaplik);
    b)Subbidang Jaringan (Subbidjaring); dan
    c)Urmin.
    4.Bidang Pelayanan Informasi Kriminal (Bidyaninfokrim), meliputi:
    a)Subbidang Pengawasan Data dan Statistik (Subbidwasdastik);
    b)Subbidang Pelayanan Informasi (Subbidyaninfo); dan
    c)Urmin.
    5.Bidang Kerja Sama (Bidkerma), meliputi:
    a)Subbidang Antar Instansi, Kementerian, dan Komisi (Subbid tarinskemkom);
    b)Subbidang Antar Negara (Subbidtarneg); dan
    c)Urmin.
    6.Bidang Pusat Data dan Analisis Kejahatan Transnasional (Bid PDAKT), meliputi:
    a)Tim Analis; dan
    b)Urmin.
    h.Pusat Indonesian Automatic Finger Indentification System (Pus INAFIS), terdiri dari:
    1.Set meliputi:
    a)Subbagren;
    b)Subbagsumda;
    c)Subbagbinfung; dan
    d)Urtu.
    2.Bagian Sistem Informasi (Bagsisinfo), meliputi:
    a)Subbagian Informasi Sidik Jari (Subbaginfosiri);
    b)Subbagian Sistem Komunikasi (Subbagsiskom); dan
    c)Urmin.

    3.Urkeu;

    4.Bidang Daktiloskopi Umum (Biddaktium), meliputi:
    a)Subbidang Pemrosesan Sidik Jari (Subbidprosiri);
    b)Subbidang Pendokumentasian Sidik Jari (Subbiddoksiri); dan
    c)Urmin.
    5.Bidang Daktiloskopi Kriminal (Biddaktikrim), meliputi:
    a)Subbidang Pendokumentasian Identifikasi Kriminal (Subbid dokidentkrim);
    b)Subbidang Pemeriksaan Sidik Jari (Subbidriksasiri);
    c)Subbidang Pengolahan TKP (Subbidolah TKP); dan
    d)Urmin.
    6.Bidang Fotografi Kepolisian (Bidtopol), meliputi:
    a)Subbidang Audio Visual (Subbidavis);
    b)Subbidang Identifikasi Wajah (Subbiddenjah); dan
    c)Urmin.

    i.Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor), terdiri dari:

    1.Set meliputi:
    a)Subbagren;
    b)Subbagsumda;
    c)Subbagbinfung; dan
    d)Urtu.
    2.Bagian Manajemen Mutu (Bagjemenmut), meliputi:
    a)Subbagian Instalasi (Subbaginstal);
    b)Subbagian Pengembangan Metoda (Subbagbangmet);
    c)Subbagian Standar Mutu (Subbagstanmut); dan
    d)Urmin.

    3.Urkeu;

    4.Bidang Dokumen dan Uang Palsu Forensik (Biddokupalfor), meliputi:
    a)Subbidang Dokumen Palsu (Subbiddokpal);
    b)Subbidang Uang Palsu (Subbidupal);
    c)Subbidang Produksi Cetak (Subbidprodcet); dan
    d)Urmin.
    5.Bidang Balistik Metalurgi Forensik (Bidbalmetfor), meliputi:
    a)Subbidang Senjata Api (Subbidsenpi);
    b)Subbidang Bahan Peledak (Subbidhandak);
    c)Subbidang Metalurgi Analisis (Subbidmetal); dan
    d)Urmin.
    6.Bidang Fisika Komputer Forensik (Bidfiskomfor), meliputi:
    a)Subbidang Deteksi Khusus (Subbiddeteksus);
    b)Subbidang Kecelakaan Kebakaran (Subbidlakabakar);
    c)Subbidang Komputer Forensik (Subbidkomfor); dan
    d)Urmin.
    7.Bidang Kimia Biologi Forensik (Bidkimbiofor), meliputi:
    a)Subbidang Kimia (Subbidkim);
    b)Subbidang Biologi Serologi (Subbidbioser);
    c)Subbidang Toksikologi Lingkungan (Subbidtokling); dan
    d)Urmin.
    8.Bidang Narkoba Forensik (Bidnarkobafor), meliputi:
    a)Subbidang Narkotik (Subbidnarko);
    b)Subbidang Psikotropika (Subbidpsiko);
    c)Subbidang Obat-obatan Berbahaya (Subbidbaya); dan
    d)Urmin.

    9.Laboratorium Forensik Cabang (Labforcab).

    j.Dit Tindak Pidana Umum (Dittipidum), meliputi:
    1.Subbagops;
    2.Subbagrenmin;
    3.Subdirektorat I;
    4.Subdirektorat II;
    5.Subdirektorat III;
    6.Subdirektorat IV;
    7.Subdirektorat V; dan
    8.Urtu.
    k.Dit Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus), meliputi:
    1.Subbagops;
    2.Subbagrenmin;
    3.Subdirektorat I;
    4.Subdirektorat II;
    5.Subdirektorat III;
    6.Subdirektorat IV;
    7.Subdirektorat V;
    8.Subdirektorat VI; dan
    9.Urtu.
    l.Dit Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor), meliputi:
    1.Subbagops;
    2.Subbagrenmin;
    3.Subdirektorat I;
    4.Subdirektorat II;
    5.Subdirektorat III;
    6.Subdirektorat IV;
    7.Subdirektorat V; dan
    8.Urtu.
    m.Dit Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba), meliputi:
    1.Subbagops;
    2.Subbagrenmin;
    3.Subdirektorat I;
    4.Subdirektorat II;
    5.Subdirektorat III;
    6.Subdirektorat IV;
    7.Subdirektorat V; dan
    8.Urtu.
    n.Dit Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter), meliputi:
    1.Subbagops;
    2.Subbagrenmin;
    3.Subdirektorat I;
    4.Subdirektorat II;
    5.Subdirektorat III;
    6.Subdirektorat IV;
    7.Subdirektorat V; dan
    8.Urtu.

    Pasal 41Susunan organisasi dan tata kerja, struktur organisasi, dan daftar susunan personel Bareskrim Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 40 tercantum dalam Lampiran “Q” yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari peraturan ini.

    Paragraf 5
    Korlantas PolriPasal 42Susunan organisasi Korlantas Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 huruf d sebagai berikut:

    a.Bagrenmin terdiri dari:
    1.Subbagren;
    2.Subbagsumda;
    3.Subbagada; dan
    4.Urmin.
    b.Bagian Operasi (Bagops), terdiri dari:
    1.Subbagian Operasi dan Latihan (Subbagopslat);
    2.Subbagian Perencanaan Operasi (Subbagrenops);
    3.Subbagtahti; dan
    4.Urmin.
    c.Bagian Keamanan Keselamatan (Bagkamsel), terdiri dari:
    1.Subbagian Kebijakan dan Strategi (Subbagjakstra);
    2.Subbagian Kerja Sama (Subbagkerma);
    3.Subbagian Audit (Subbagaudit); dan
    4.Urmin.

    d.Urkeu;
    e.Taud;

    f.Bidang Pembinaan Penegak Hukum (Bidbingakkum), terdiri dari:
    1.Subbidang Penyidikan Kecelakaan (Subbidsidiklaka);
    2.Subbidang Penindakan Pelanggaran (Subbiddakgar);
    3.Subbidang Tata Tertib (Subbidtatib); dan
    4.Urmin.
    g.Bidang Pendidikan Masyarakat (Biddikmas), terdiri dari:
    1.Subbidang Kemitraan (Subbidmitra);
    2.Subbidang Pendidikan dan Penerangan (Subbiddikpen);
    3.Subbidang Produk Pendidikan Masyarakat (Subbiddukdikmas); dan
    4.Urmin.
    h.Bidang Registrasi dan Identifikasi (Bidregident), terdiri dari:
    1.Subbidang Pengemudi (Subbidpengemudi);
    2.Subbidang Kendaraan Bermotor (Subbidranmor);
    3.Subbidang Materiil SIM, BPKB, STNK, dan TNKB (Subbidmat SBST); dan
    4.Urmin.
    i.Bidang Manajemen Operasi Rekayasa (Bidjemenopsrek), terdiri dari:
    1.Subbidang Inventarisasi dan Identifikasi Rekayasa (Subbidinvidrek);
    2.Subbidang Pengkajian dan Rekayasa (Subbidjianrek);
    3.Subbidang Operasional Rekayasa (Subbidopsnalrek); dan
    4.Urmin.
    j.Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Bidtekinfokom), terdiri dari:
    1.Subbidang Pengumpulan, Pengolahan dan Penyajian Data (Subbidpullahjianta);
    2.Subbidang Pengembangan Sistem Teknologi (Subbidbangsistek);
    3.Subbidang Sistem Informasi Komunikasi (Subbidsisinfokom); dan
    4.Urmin.
    k.Detasemen Pengawalan dan Patroli Jalan Raya (Denwal PJR), terdiri dari:1.Sub Detasemen Pengawalan (Subdenwal);
    2.Sub Detasemen Patroli Jalan Raya (Subden PJR); dan
    3.Urmin.

    Pasal 43Susunan organisasi dan tata kerja, struktur organisasi, dan daftar susunan personel Korlantas Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 42 tercantum dalam Lampiran “R” yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari peraturan ini.

    Paragraf 6
    Korbrimob PolriPasal 44Susunan organisasi Korbrimob Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 huruf e sebagai berikut:

    a.Bagian Perencanaan (Bagren), terdiri dari:
    1.Subbagian Pengkajian dan Pengembangan (Subbagjianbang);
    2.Subbagian Program dan Anggaran (Subbagprogar);
    3.Subbagian Analisis dan Evaluasi (Subbaganev); dan
    4.Urmin.
    b.Bagian Intel (Bagintel), terdiri dari:
    1.Subbagian Produk (Subbagproduk);
    2.Subbagian Operasional (Subbagopsnal);
    3.Subbagian Analis (Subbaganalis); dan
    4.Urmin.
    c.Bagian Operasi (Bagops), terdiri dari:
    1.Subbagian Administrasi dan Operasi (Subbagminops);
    2.Subbagian Pengendalian Operasi (Subbagdalops);
    3.Subbagian Latihan Operasi (Subbaglatops); dan
    4.Urmin.
    d.Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM), terdiri dari:
    1.Subbagian Pembinaan Personel (Subbagbinpers);
    2.Subbagian Pembinaan Karier (Subbagbinkar);
    3.Subbagian Pembinaan Pendidikan dan Latihan (Subbagbindiklat); dan
    4.Urmin.
    e.Bagian Sarana dan Prasarana (Bagsarpras), terdiri dari:
    1.Subbagian Peralatan (Subbagpal);
    2.Subbagian Perbekalan Umum (Subbagbekum);
    3.Subbagian Konstruksi dan Bangunan (Subbagkonbang); dan
    4.Urmin.

    f.Urkeu;
    g.Taud;

    h.Seksi Profesi dan Pengaman Internal (Sipropam), terdiri dari:
    1.Sub Seksi Pengamanan Internal (Subsipaminal);
    2.Sub Seksi Provos (Subsiprovos); dan
    3.Sub Seksi Pembinaan Profesi (Subsibinprof).
    i.Seksi Teknologi dan Komunikasi (Sitekkom), terdiri dari:
    1.Sub Seksi Pelayanan Komunikasi (Subsiyankom); dan
    2.Sub Seksi Pembinaan Sistem Komunikasi (Subsibinsiskom).
    j.Seksi Kesehatan Jasmani (Sikesjas), terdiri dari:
    1.Sub Seksi Pembinaan Jasmani (Subsibinjas);
    2.Sub Seksi Dukungan Kesehatan Lapangan (Subsidukkeslap);
    3.Sub Seksi Materiil Fasilitas Kesehatan (Subsimatfaskes); dan
    4.Rumah Sakit (Rumkit).
    k.Seksi Pelayanan Markas (Siyanma), terdiri dari:1.Unit Pelayanan Umum (Unityanum);
    2.Unit Pengawalan dan Protokol (Unitwalprot);
    3.Unit Angkutan (Unitang); dan
    4.Unit Korps Musik (Unitkorsik).

    l.Satuan I Gegana (Sat I Gegana), terdiri dari:

    1.Seksi Perencanaan (Siren);
    2.Seksi Operasional (Siops);
    3.Seksi Sumber Daya Manusia (Si SDM);
    4.Seksi Sarana dan Prasarana (Sisarpras);
    5.Seksi Provos (Siprovos);
    6.Seksi Pelayanan Markas (Siyanma);
    7.Urkeu;
    8.Taud;

    9.Detasemen, meliputi:
    a)Detasemen Reserse Intel Mobile (Denresintelmob);
    b)Detasemen Penjinakan Bom (Denjibom);
    c)Detasemen Lawan Teror (Denwanteror);
    d)Detasemen Anti Anarkis (Den AA); dan
    e)Detasemen Kimia, Biologi dan Radioaktif (Den KBR).

    m.Satuan II dan III Pelopor (Sat Pelopor);

    1.Siren;
    2.Siops;
    3.Si SDM;
    4.Sisarpras;
    5.Siprovos;
    6.Siyanma;
    7.Urkeu;
    8.Taud;

    9.Detasemen, meliputi:
    a)Detasemen A (Den A);
    b)Detasemen B (Den B);
    c)Detasemen C (Den C); dan
    d)Detasemen D (Den D).

    n.Satuan IV Demonstrasi dan Pelatihan (Sat IV Demlat), terdiri dari:

    1.Siren;
    2.Siopslat;
    3.Si SDM;
    4.Sisarpras;
    5.Pelatihan Anti Teror Nasional (Platina);
    6.Koordinator Peserta (Korta);
    7.Seksi Pembinaan (Sibin);
    8.Koordinator Instruktur (Korins);
    9.Siyanma;

    10.Taud; dan
    11.Kepala Unit (Kanit).

    Pasal 45Susunan organisasi dan tata kerja, struktur organisasi, dan daftar susunan personel Korbrimob Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 tercantum dalam Lampiran “S” yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari peraturan ini.

    Paragraf 7
    Densus 88 AT PolriPasal 46Susunan organisasi Densus 88 AT Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 huruf f sebagai berikut:

    a.Bagrenmin terdiri dari:
    1.Subbagren;
    2.Subbagsumda;
    3.Subbagbinfung; dan
    4.Urmin.
    b.Bagops terdiri dari:
    1.Subbagbinops;
    2.Subbagkerma;
    3.Subbagtahti; dan
    4.Urmin.

    c.Urkeu;
    d.Taud;

    e.Bidang Intelijen (Bidintelijen), terdiri dari:
    1.Subbidang Analisis (Subbid Analis);
    2.Subbidang Surveillance (Subbid Surveillance);
    3.Subbidang Direction Finder (Subbid DF);
    4.Subbidang Deteksi (Subbid Detek);
    5.Subbidang Kontra Intel (Subbid Kontraintel); dan
    6.Urmin.
    f.Bidang Investigasi (Bidinvestigasi), terdiri dari:
    1.Subbidang Pemeriksaan I (Subbid Riksa I);
    2.Subbidang Pemeriksaan II (Subbid Riksa II);
    3.Subbidang Pemeriksaan III (Subbid Riksa III);
    4.Subbidang Pendanaan Teror (Subbid Danateror);
    5.Subbidang Nuklir, Biologi, Kimia dan Radiologi (Subbid Nubikara); dan
    6.Urmin.
    g.Bidang Pencegahan (Bidcegah), terdiri dari:
    1.Subbidang Pembinaan dan Penyuluhan (Subbid Binluh);
    2.Subbidang Deradikalisasi (Subbid Deradikal); dan
    3.Urmin.
    h.Bidang Penindakan (Bidtindak), terdiri dari:
    1.Subbidang Striking Force I (Subbid SF I);
    2.Subbidang Striking Force II (Subbid SF II);
    3.Subbidang Striking Force III (Subbid SF III); dan
    4.Urmin.
    i.Bidang Bantuan Operasi (Bidbanops), terdiri dari:
    1.Subbidang Dukungan Teknis (Subbidduknis);
    2.Subbidang Pelatihan (Subbidlat); dan
    3.Urmin.
    j.Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil), terdiri dari:
    1.Unit Analisis (Unitanalis); dan
    2.Unit Operasional (Unitopsnal) yang terdiri dari 3 (tiga) Unit;
    3.Urmin.

    Pasal 47Satgaswil sebagaimana dimaksud dalam Pasal 46 huruf h meliputi:
    a.Satgaswil Sumatera Bagian Utara (Satgaswil Sumbagut);
    b.Satgaswil Sumatera Bagian Selatan (Satgaswil Sumbagsel);
    c.Satgaswil DKI dan Banten (Satgaswil DKI Banten);
    d.Satgaswil Jawa Barat (Satgaswil Jabar);

    e.Satgaswil Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Satgaswil Jateng DIY);

    f.Satgaswil Jawa Timur (Satgaswil Jatim);
    g.Satgaswil Bali, NTB dan NTT (Satgaswil Bali, NTB, NTT);
    h.Satgaswil Kalimantan (Satgaswil Kalimantan);
    i.Satgaswil Sulawesi (Satgaswil Sulawesi); dan
    j.Satgaswil Maluku, Maluku Utara dan Papua (Satgaswil Maluku, Malut, Papua).

    Pasal 48Susunan organisasi dan tata kerja, struktur organisasi, dan daftar susunan personel Densus 88 AT Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 46 tercantum dalam Lampiran “T” yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari peraturan ini.

    Bagian Keempat
    Unsur PendukungParagraf 1
    Susunan

    Pasal 49Unsur pendukung sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 huruf d, terdiri dari:
    a.Lemdikpol;
    b.Puslitbang Polri;
    c.Puskeu Polri;
    d.Pusdokkes Polri; dan
    e.Pusjarah Polri.

    Paragraf 2
    LemdikpolPasal 50Susunan organisasi Lemdikpol sebagaimana dimaksud dalam Pasal 49 huruf a sebagai berikut:

    a.Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), terdiri dari:
    1.Subbagian Standardisasi (Subbagstandar);
    2.Subbagian Sertifikasi (Subbagsertifikasi); dan
    3.Subbagian Manajemen Mutu (Subbagjemenmut).

    b.Urkeu;
    c.Taud;
    d.Biro Perencanaan dan Administrasi (Rorenmin), terdiri dari:

    1.Bagian Perencanaan (Bagren), meliputi:
    a)Subbagian Program Anggaran Pendidikan dan Pelatihan (Subbagprogardiklat);
    b)Subbagian Sistem dan Manajemen (Subbagsisjemen); dan
    c)Urmin.
    2.Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM), meliputi:
    a)Subbagian Pembinaan Personel (Subbagbinpers);
    b)Subbagian Perawatan Personel (Subbagwatpers); dan
    c)Urmin.
    3.Bagian Sarana dan Prasarana (Bagsarpras), meliputi:
    a)Subbagian Materiil Logistik (Subbagmatlog);
    b)Subbagian Fasilitas Konstruksi (Subbagfaskon); dan
    c)Urmin.
    4.Bagian Umum (Bagum), meliputi:
    a)Subbagian Pelayanan Markas (Subbagyanma);
    b)Subbagian Provos (Subbagprovos); dan
    c)Urmin.

    5.Urtu.

    e.Biro Pengkajian dan Pengembangan (Rojianbang), terdiri dari:

    1.Bagian Pengkajian Pendidikan dan Pelatihan (Bagjiandiklat), meliputi:

    a)Subbagian Pengkajian Pendidikan Pembentukan (Subbagjiandiktuk);

    b)Subbagian Pengkajian Pendidikan dan Pengembangan Umum (Subbagjiandikbangum);
    c)Subbagian Pengkajian Pendidikan dan Pengembangan Spesialisasi (Subbagjiandikbangspes);

    d)Subbagian Pengkajian Pelatihan (Subbagjianlat); dan
    e)Urmin.

    2.Bagian Informasi dan Teknologi (Baginfotek), meliputi:
    a)Subbagian Penerangan dan Pustaka (Subbagpentaka);
    b)Subbagian Pengkajian Informasi (Subbagjianinfo);
    c)Subbagian Teknologi (Subbagtek); dan
    d)Urmin.

    3.Urtu.

    f.Biro Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan (Robindiklat), terdiri dari:

    1.Bagian Program Pendidikan dan Pelatihan (Bagprodiklat), meliputi:
    a)Subbagian Program Pendidikan (Subbagprodik);
    b)Subbagian Program Pelatihan (Subbagprolat); dan
    c)Urmin.
    2.Bagian Kerja Sama Pendidikan dan Pelatihan (Bagkermadiklat), meliputi:
    a)Subbagian Kerja Sama Dalam Negeri (Subbagkermadagri);
    b)Subbagian Kerja Sama Luar Negeri (Subbagkermalugri); dan
    c)Urmin.

    3.Urtu.

    g.Biro Kurikulum (Rokurlum), terdiri dari:

    1.Bagian Kurikulum Bahan Ajar Pendidikan Pembentukan (Bagkurhanjardiktuk), meliputi:
    a)Subbagian Pendidikan Pembentukan Perwira (Subbagdiktukpa);
    b)Subbagian Pendidikan Pembentukan Brigadir (Subbagdiktukbrig); dan
    c)Urmin.
    2.Bagian Kurikulum Bahan Ajar Pendidikan Pengembangan Umum (Bagkurhanjardikbangum), meliputi:
    a)Subbagian Sekolah Staf dan Pimpinan Pertama (Subbagsespimma);
    b)Subbagian Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Subbagsespimmen);
    c)Subbagian Sekolah Staf dan PimpinanTinggi (Subbagsespimti);
    d)Subbagian STIK (Subbag STIK); dan
    e)Urmin.
    3.Bagian Kurikulum Bahan Ajar Pendidikan Pengembangan Spesialisasi (Bagkurhanjardikbangspes), meliputi:
    a)Subbagian Pengembangan Spesialisasi Pembinaan (Subbagbangspesbin);
    b)Subbagian Pengembangan Spesialisasi Operasional (Subbagbangspesopsnal); dan
    c)Urmin.
    4.Bagian Kurikulum Bahan Ajar Pelatihan (Bagkurhanjarlat), meliputi:
    a)Subbagian Pelatihan Perwira (Subbaglatpa);
    b)Subbagian Pelatihan Brigadir (Subbaglatbrig);
    c)Subbagian Pelatihan Kerja Sama (Subbaglatkerma); dan
    d)Urmin.

    5.Urtu.

    h.Sekolah Staf dan Pimpinan Polri (Sespim Polri), terdiri dari:

    1.Sekretariat Kelembagaan (Setlem), meliputi:
    a)Subbagren;
    b)Subbagsarpras;
    c)Subbag SDM;
    d)Subbagum; dan
    e)Urtu.

    2.Urkeu;
    3.Taud;

    4.Bagian Pengkajian dan Pengembangan (Bagjianbang), meliputi:
    a)Subbag Studi Lingkungan Strategi (Subbag SLS);
    b)Subbag Studi Manajemen Keamanan (Subbag SMK);
    c)Subbag Studi Kebijakan Kepolisian (Subbag SKK);
    d)Subbag Analis; dan
    e)Urtu.
    5.Bidang Strategi (Bidstra), meliputi:
    a)Subbidang Sespimmen (Subbidsespimmen);
    b)Subbidang Sespimti (Subbidsespimti); dan
    c)Urmin.
    6.Bidang Manajemen (Bidjemen), meliputi:
    a)Subbidang Sespimma (Subbidsespimma);
    b)Subbidang Sespimmen (Subbidsespimmen);
    c)Subbidang Sespimti (Subbidsespimti); dan
    d)Urmin.
    7.Bidang Hukum dan Perundang-undangan (Bidkumdang), meliputi:
    a)Subbidang Sespimma (Subbidsespimma);
    b)Subbidang Sespimmen (Subbidsespimmen);
    c)Subbidang Sespimti (Subbidsespimti); dan
    d)Urmin.
    8.Bidang Pengetahuan Sosial (Bidpengsos), meliputi:
    a)Subbidang Sespimma (Subbidsespimma);
    b)Subbidang Sespimmen (Subbidsespimmen);
    c)Subbidang Sespimti (Subbidsespimti); dan
    d)Urmin.
    9.Bidang Profesi dan Teknologi (Bidproftek), meliputi:
    a)Subbidang Sespimma (Subbidsespimma);
    b)Subbidang Sespimmen (Subbidsespimmen);
    c)Subbidang Sespimti (Subbidsespimti); dan
    d)Urmin.
    10.Bidang Pembinaan Tenaga Pendidik (Bidbingadik), meliputi:
    a)Subbidang Sespimma (Subbidsespimma);
    b)Subbidang Sespimmen (Subbidsespimmen);
    c)Subbidang Sespimti (Subbidsespimti); dan
    d)Urmin.
    11.Sekolah Staf dan Pimpinan Pertama Polri (Sespimma Polri), meliputi:
    a)Subbagian Perencanaan Administrasi (Subbagrenmin), terdiri dari:
    1)Urusan Perencanaan (Urren);
    2)Urusan Sarana dan Prasarana (Ursarpras);
    3)Urusan Sumber Daya Manusia (Ur SDM); dan
    4)Urusan Umum (Urum).

    b)Urkeu;
    c)Urtu;

    d)Bagian Pembinaan Pendidikan (Bagbindik), terdiri dari:
    1)Subbagian Perencanaan dan Pengendalian Pendidikan (Subbagrendaldik);
    2)Subbagian Evaluasi dan Validasi (Subbagevadasi); dan
    3)Urmin.
    e)Bagian Pembelajaran dan Pelatihan (Bagjarlat), terdiri dari:
    1)Subbagian Operasional Pembelajaran (Subbagopsnaljar);
    2)Subbagian Operasional Pelatihan (Subbagopsnallat); dan
    3)Urmin.
    f)Koordinator Siswa (Korsis), terdiri dari:
    1)Subbagian Administrasi Siswa (Subbagminsis);
    2)Subbagian Kepemimpinan dan Kesamaptaan Jasmani (Subbagpimtajas);
    3)Subbagian Kegiatan Pembelajaran dan Senat (Subbaggiatjarnat); dan
    4)Urmin.
    12.Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah Polri (Sespimmen Polri), meliputi:
    a)Bagian Pembinaan Pendidikan (Bagbindik), terdiri dari:
    1)Subbagian Perencanaan dan Pengendalian Pendidikan (Subbagrendaldik);
    2)Subbagian Evaluasi dan Validasi (Subbagevadasi); dan
    3)Urmin.
    b)Bagian Pengajaran dan Pelatihan (Bagjarlat), terdiri dari:
    1)Subbagian Operasional Pembelajaran (Subbagopsnaljar);
    2)Subbagian Operasional Pelatihan (Subbagopsnallat); dan
    3)Urmin.
    c)Koordinator Siswa (Korsis), terdiri dari:
    1)Subbagian Administrasi Siswa (Subbagminsis);
    2)Subbagian Kepemimpinan dan Kesamaptaan Jasmani (Subbagpimtajas);
    3)Subbagian Kegiatan Pembelajaran dan Senat (Subbaggiatjarnat); dan
    4)Urmin.

    d)Urtu.

    13.Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Polri (Sespimti Polri), meliputi:
    a)Bagian Pembinaan Pendidikan (Bagbindik), terdiri dari:
    1)Subbagian Perencanaan dan Pengendalian Pendidikan (Subbagrendaldik);
    2)Subbagian Evaluasi dan Validasi (Subbagevadasi); dan
    3)Urmin.
    b)Bagian Pengajaran dan Pelatihan (Bagjarlat), terdiri dari:
    1)Subbagian Operasional Pembelajaran (Subbagopsnaljar);
    2)Subbagian Operasional Pelatihan (Subbagopsnallat); dan
    3)Urmin.
    c)Koordinator Peserta (Korta), terdiri dari:
    1)Subbagian Administrasi Peserta (Subbagminta);
    2)Subbagian Pembinaan (Subbagbin); dan
    3)Urmin.

    d)Urtu.

    i.Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), terdiri dari:

    1.Bidang Akademik (Bidakademik), meliputi:

    a)Lembaga Penjamin Mutu (LPM);
    b)Urtu:

    c)Bagian Perencanaan Pendidikan, Pengajaran, dan Pelatihan (Bagrendikjarlat), terdiri dari:
    1)Subbagian Perencanaan Pendidikan dan Pengajaran (Subbagrendikjar);
    2)Subbagian Perencanaan Administrasi dan Pelatihan (Subbagrenminlat); dan
    3)Urmin.
    d)Bagian Pelaksanaan Pendidikan, Pengajaran, dan Pelatihan (Baglakdikjarlat), terdiri dari:
    1)Subbagian Pendidikan dan Pengajaran (Subbagdikjar);
    2)Subbagian Pelatihan (Subbaglat); dan
    3)Urmin.
    e)Bagian Analisis dan Evaluasi (Baganev), terdiri dari:
    1)Subbagian Pelaksanaan Analisis Sistem Pendidikan (Subbagansisdik);
    2)Subbagian Penilaian dan Evaluasi (Subbagnilev); dan
    3)Urmin.

    2.Bidang Administrasi Mahasiswa (Bidminwa), meliputi:

    a)Provos;
    b)Pelayanan Markas (Yanma);
    c)Komunikasi dan Informasi (Kominfo);
    d)Urtu;

    e)Bagian Perencanaan (Bagren), terdiri dari:
    1)Subbagian Perencanaan dan Anggaran (Subbagrengar);
    2)Subbagian Pengendalian Anggaran (Subbagdalgar); dan
    3)Urmin.
    f)Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM), terdiri dari:
    1)Subbagian Administrasi SDM (Subbagmin SDM);
    2)Subbagian Pembinaan Kesejahteraan (Subbagbinjah);
    3)Subbagian Pembinaan Kesehatan (Subbagbinkes); dan
    4)Urmin.
    g)Bagian Sarana Prasarana (Bagsarpras), terdiri dari:
    1)Subbagian Fasilitas dan Jasa (Subbagfasjas); dan
    2)Subbagian Material Logistik (Subbagmatlog); dan
    3)Urmin.
    h)Bagian Pembinaan Tenaga Pendidik dan Alumni (Bagbingadikal), terdiri dari:
    1)Subbagian Tenaga Pendidik (Subbaggadik);
    2)Subbagian Pembinaan Alumni (Subbagbinalumni); dan
    3)Urmin.
    i)Bagian Perpustakaan (Bagpustaka), terdiri dari:
    1)Subbagian Administrasi dan Pelayanan Perpustakaan (Subbagminyantaka);
    2)Subbagian Pembinaan Perpustakaan (Subbagbintaka); dan
    3)Urmin.
    j)Korps Mahasiswa (Korwa), terdiri dari:
    1)Subbagian Pembinaan Mawasiswa (Subbagbinwa); dan
    2)Subbagian Administrasi Mahasiswa (Subbagminwa).

    3.Bidang PITK (Bid PITK), meliputi:

    a)Bagian Administrasi (Bagmin), terdiri dari:
    1)Subbagian Perencanaan Pengkajian dan Pengembangan (Subbagrenjianbang); dan
    2)Subbagian Administrasi Pengkajian dan Pengembangan (Subbagminjianbang).

    b)Urtu;
    c)Bagian Kajian Administrasi Kepolisian (Bagjianminpol);
    d)Bagian Kajian Hukum dan HAM (Bagjiankumham);
    e)Bagian Kajian Manajemen Keamanan (Bagjianjemenkam);
    f)Bagian Kajian Teknologi Kepolisian (Bagjiantekpol);
    g)Bagian Kajian Perpolisian Masyarakat (Bagjianpolmas);
    h)Bagian Kajian Sosial Kemasyarakatan (Bagjiansosmas); dan
    i)Laboratorium Profesi Teknologi Kepolisian (Labproftekpol).

    4.Bidang Kerja Sama dan Pengabdian Masyarakat (Bidkermadianmas), meliputi:

    a)Bagian Administrasi (Bagmin), terdiri dari:
    1)Subbagian Perencanaan Kerja Sama (Subbagrenkerma);
    2)Subbagian Administrasi Kerja Sama (Subbagminkerma); dan
    3)Subbagian Evaluasi dan Pengembangan (Subbagevabang).

    b)Urtu;
    c)Lembaga Pengabdian Masyarakat (Lemdianmas);
    d)Lembaga Konsultasi Profesi Kepolisian (Lemkonprofpol);
    e)Lembaga Kerja Sama Dalam Negeri dan Luar Negeri (Lemkermadalugri); dan
    f)Lembaga Latihan Profesi Kepolisian (Lemlatprofpol).

    5.Urkeu;
    6.Taud;
    7.Direktorat Program Sarjana (Ditprogsarjana), meliputi:

    a)Sekretariat (Set);
    b)Program Diploma (Progdiploma);
    c)Program Pendidikan S1 Administrasi Kepolisian (Prodi S1 Adminpol);
    d)Program Pendidikan S1 Hukum Kepolisian (Prodi S1 HK Kepol); dan

    e)Program Pendidikan S1 Manajemen Keamanan dan Teknologi Kepolisian (Prodi S1 Jemenkamtekpol).
    8.Direktorat Program Pasca Sarjana (Ditprogpascasarjana), meliputi:
    a)Sekretariat (Set);
    b)Program Pendidikan S2 (Prodi S2); dan
    c)Program Pendidikan S3 (Prodi S3).

    j.Akademi Kepolisian (Akpol), terdiri dari:

    1.Bagian Perencanaan Administrasi (Bagrenmin), meliputi:
    a)Subbagren;
    b)Subbagsumda; dan
    c)Subbagum.

    2.Urkeu;
    3.Taud;
    4.Direktorat Akademik (Ditakademik), meliputi:

    a)Bagian Pembinaan Pendidikan (Bagbindik), terdiri dari:
    1)Subbagian Perencanaan dan Pengendalian Pendidikan (Subbagrendaldik);
    2)Subbagian Administrasi Pendidikan (Subbagmindik);
    3)Subbagian Evaluasi dan Validasi (Subbagevadasi); dan
    4)Urmin.
    b)Bagian Pengajaran dan Pelatihan (Bagjarlat), terdiri dari:
    1)Subbagian Administrasi Operasional (Subbagminopsnal);
    2)Subbagian Pelaksanaan Pengajaran (Subbaglakjar);
    3)Subbagian Pelaksanaan Pelatihan (Subbaglaklat);
    4)Subbagian Alat Instruksi (Subbagalins); dan
    5)Urmin.

    c)Urtu;
    d)Urusan Museum dan Perpustakaan (Urmustaka);
    e)Bidang Profesi dan Teknologi (Bidproftek);
    f)Bidang Hukum (Bidkum);
    g)Bidang Manajemen (Bidjemen);
    h)Bidang Falsafah dan Tradisi (Bidfaltra);
    i)Bidang Jasmani (Bidjas);
    j)Bidang Pengetahuan Sosial (Bidpengsos); dan
    k)Koordinator Tenaga Pendidik (Koorgadik).

    5.Direktorat Pembinaan Taruna dan Pelatihan (Ditbintarlat), meliputi:

    a)Bagian Pembinaan Pelatihan (Bagbinlat), terdiri dari:
    1)Subbagian Perencanaan Pelatihan (Subbagrenlat);
    2)Subbagian Pengawasan dan Pengendalian Pelatihan (Subbagwasdallat); dan
    3)Urmin.
    b)Bagian Kerja Sama dan Pengabdian (Bagkermadian), terdiri dari:
    1)Subbagian Kerja Sama Pendidikan (Subbagkermadik);
    2)Subbagian Pengabdian Masyarakat (Subbagdianmas); dan
    3)Urmin.
    c)Bagian Humas (Baghumas), terdiri dari:
    1)Subbagian Publikasi (Subbagpublikasi);
    2)Subbagian Dokumentasi dan Peliputan (Subbagdoklip); dan
    3)Urmin.

    d)Urtu;

    e)Korps Pembinaan Taruna dan Siswa (Korbintarsis), terdiri dari:
    1)Subbagian Pembinaan (Subbagbin);
    2)Subbagian Administrasi (Subbagmin);
    3)Detasemen Taruna Tk. I (Dentar Tk.I);
    4)Detasemen Taruna Tk. II (Dentar Tk. II);
    5)Detasemen Taruna Tk. III (Dentar Tk. III);
    6)Detasemen Taruna Tk. IV (Dentar Tk. IV); dan
    7)Detasemen Siswa Perwira Polisi Sumber Sarjana (Densiswa PPSS).

    k.Sekolah Pembentukan Perwira Polri (Setukpa Polri), terdiri dari:

    1.Bagian Perencanaan dan Administrasi (Bagrenmin), meliputi:
    a)Subbagian Perencanaan (Subbagren);
    b)Subbagian Sumber Daya Manusia (Subbag SDM);
    c)Subbagian Sarana dan Prasarana (Subbagsarpras);
    d)Subbagian Umum (Subbagum); dan
    e)Rumah Sakit (Rumkit).

    2.Urkeu;
    3.Urtu;

    4.Bidang Manajemen (Bidjemen), meliputi:
    a)Subbidang Operasional (Subbidopsnal); dan
    b)Subbidang Administrasi (Subbidmin).
    5.Bidang Pengetahuan Sosial (Bidpengsos), meliputi:
    a)Subbidang Operasional (Subbidopsnal); dan
    b)Subbidang Administrasi Pengetahuan Sosial (Subbidminpengsos).
    6.Bidang Profesi dan Teknologi (Bidproftek), meliputi:
    a)Subbidang Operasional (Subbidopsnal); dan
    b)Subbidang Administrasi Profesi dan Teknologi (Subbidminproftek).
    7.Bidang Hukum (Bidkum), meliputi:
    a)Subbidang Operasional (Subbidopsnal); dan
    b)Subbidang Administrasi Bidang Hukum (Subbidminkum).
    8.Bagian Pendidikan dan Pelatihan (Bagdiklat), meliputi:
    a)Subbagian Perencanaan Admnistrasi Pendidikan (Subbag renmindik);
    b)Subbagian Pelaksanaan Pendidikan (Subbaglakdik);
    c)Subbagian Evaluasi dan Validasi (Subbagevadasi); dan
    d)Urmin.
    9.Bagian Pembinaan Tenaga Pendidik (Bagbingadik), meliputi:
    a)Subbagian Administrasi Tenaga Pendidik (Subbagmingadik);
    b)Subbagian Hanjar dan Pustaka (Subbaghanjartaka); dan
    c)Urmin.
    10.Bagian Bimbingan Siswa (Bagbimsis), meliputi:
    a)Subbagian Administrasi Siswa (Subbagminsis);
    b)Subbagian Bimbingan Khusus (Subbagbimsus);
    c)Detasemen Siswa (Densiswa); dan
    d)Urmin.
    l.Pendidikan dan Pelatihan Khusus Kejahatan Transnasional (Diklatsusjatrans), terdiri dari:
    1.Urtu;
    2.Direktorat Program (Ditprog);

    3.Bagian Khusus Kejahatan Transnasional (Bagsusjatrans), terdiri dari:
    a)Subbagian Administrasi Keamanan Peserta (Subbagminkamta); dan
    b)Subbagian Tenaga Pendidik (Subbaggadik).

    m.Pusat Pendidikan (Pusdik)/Sekolah terdiri dari:

    1.Subbagian Perencanaan dan Admnistrasi (Subbagrenmin), meliputi:
    a)Urren;
    b)Ur SDM;
    c)Ursarpras; dan
    d)Urum.

    2.Urkeu;
    3.Urtu;

    4.Bagian Pendidikan dan Latihan (Bagdiklat), meliputi:
    a)Subbagian Perencanaan Pendidikan dan Latihan (Subbagrendiklat);
    b)Subbagian Pelaksanaan Pengajaran dan Pelatihan (Subbaglakjarlat);
    c)Subbagian Evaluasi dan Validasi (Subbagevadasi); dan
    d)Urmin.
    5.Bagian Tenaga Pendidik (Baggadik), meliputi:
    a)Subbagian Bahan Ajar (Subbaghanjar);
    b)Subbagian Pembinaan Tenaga Pendidik (Subbagbingadik); dan
    c)Urmin.
    6.Bagian Pembinaan Siswa (Bagbinsis), meliputi:
    a)Subbagian Administrasi Siswa (Subbagminsis);
    b)Subbagian Pembinaan Kedisiplinan Siswa (Subbagbinplinsis);
    c)Perwira Penuntun (Patun); dan
    d)Urmin.

    Pasal 51Pusdik/Sekolah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50 huruf k terdiri dari:
    a.Pusdik Intelijen (Pusdikintel);
    b.Pusdik Reserse Kriminal (Pusdikreskrim);
    c.Pusdik Lalulintas (Pusdiklantas);
    d.Pusdik Tugas Umum (Pusdikgasum);
    e.Pusdik Brigade Mobil (Pusdikbrimob);
    f.Pusdik Kepolisian Perairan (Pusdikpolair);
    g.Pusdik Administrasi (Pusdikmin);
    h.Sekolah Bahasa (Sebasa); dan
    i.Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan).

    Pasal 52Susunan organisasi dan tata kerja, struktur organisasi, dan daftar susunan personel Lemdikpol sebagaimana dimaksud dalam Pasal 40 tercantum dalam Lampiran “U” yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari peraturan ini.

    Paragraf 3
    Puslitbang PolriPasal 53Susunan organisasi Puslitbang Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 49 huruf b sebagai berikut:

    a.Sekretariat (Set), terdiri dari:
    1.Subbagren;
    2.Subbagsumda;
    3.Subbagkerma;
    4.Subbagian Dokumentasi dan Informasi (Subbagdokinfo); dan
    5.Taud.

    b.Urkeu;

    c.Bidang Tugas Operasional (Bidgasopsnal), terdiri dari:
    1.Subbidang Tugas Rutin (Subbidgastin);
    2.Subbidang Tugas Khusus (Subbidgassus); dan
    3.Urmin.
    d.Bidang Tugas Pembinaan (Bidgasbin), terdiri dari:
    1.Subbidang Sumber Daya Manusia (Subbid SDM);
    2.Subbidang Pembinaan Profesi (Subbidbinprof); dan
    3.Urmin.
    e.Bidang Pemeriksaan dan Pengawasan Mutu (Bidrikwastu), terdiri dari:
    1.Subbidang Perbekalan Umum (Subbidbekum);
    2.Subbidang Peralatan (Subbidpal);
    3.Subbidang Fasilitas Konstruksi (Subbidfaskon); dan
    4.Urmin.
    f.Bagian Laboratorium Teknologi Kepolisian (Baglabtekpol), terdiri dari:
    1.Subbagian Pengujian Material (Subbagujimat);
    2.Subbagian Pengujian Sarana Transportasi (Subbagujisartrans); dan
    3.Subbagian Pengujian Senjata (Subbagujisenjata).

    Pasal 54Susunan organisasi dan tata kerja, struktur organisasi, dan daftar susunan personel Puslitbang Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 53 tercantum dalam Lampiran “V” yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari peraturan ini.

    Paragraf 4
    Puskeu PolriPasal 55Susunan organisasi Puskeu Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 49 huruf c sebagai berikut:

    a.Sekretariat (Set), terdiri dari:
    1.Subbagren;
    2.Subbagsumda;
    3.Subbagbinfung; dan
    4.Urtu.

    b.Urkeu;

    c.Bidang Pembiayaan (Bidbia), terdiri dari:
    1.Subbidang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (Subbid APBN);
    2.Subbidang Non Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (Subbidnon APBN);
    3.Subbidang Administrasi Laporan (Subbidminlap); dan
    4.Urmin.
    d.Bidang Akuntansi Pelaporan Keuangan (Bid APK), terdiri dari:
    1.Subbidang Sistem Akuntansi (Subbidsisakun);
    2.Subbidang Tata Buku Manual (Subbidtabumanual);
    3.Subbidang Laporan Keuangan (Subbidlapkeu); dan
    4.Urmin.
    e.Bidang Pengendalian (Biddal), terdiri dari:
    1.Subbidang Sistem dan Metoda (Subbidsismet);
    2.Subbidang Pengawasan Anggaran (Subbidwasgar);
    3.Subbidang Informasi (Subbidinfo); dan
    4.Urmin.
    f.Bidang Verifikasi (Bidverif), terdiri dari:
    1.Subbidang Verifikasi Wilayah I (Subbidverif Wil I);
    2.Subbidang Verifikasi Wilayah II (Subbidverif Wil II);
    3.Subbidang Verifikasi Wilayah III (Subbidverif Wil III); dan
    4.Urmin.

    g.Bidang Keuangan Mabes (Bidku Mabes).

    Pasal 56Susunan organisasi dan tata kerja, struktur organisasi, dan daftar susunan personel Puskeu Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 55 tercantum dalam Lampiran “W” yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari peraturan ini.

    Paragraf 5
    Pusdokkes PolriPasal 57Susunan organisasi Pusdokkes Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 49 huruf d sebagai berikut:

    a.Sekretariat (Set), terdiri dari:
    1.Subbagren;
    2.Subbagsumda;
    3.Subbagbinfung; dan
    4.Urtu.

    b.Urkeu;
    c.Bidang Kedokteran Kepolisian (Biddokpol), terdiri dari:

    1.Subbidang Kedokteran Forensik (Subbiddokfor);
    2.Subbidang Disaster Victim Identification (Subbid DVI);

    3.Subbidang Kesehatan, Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Subbidkeskamtibmas); dan

    4.Urmin.

    d.Bidang Pelayanan Kesehatan (Bidyankes), terdiri dari:
    1.Subbidang Rumah Sakit (Subbidrumkit);
    2.Subbidang Kesehatan Gigi dan Mulut (Subbidkesgilut);
    3.Subbidang Pengendalian Penyakit (Subbiddalkit); dan
    4.Urmin.
    e.Bidang Kesamaptaan (Bidkesmapta), terdiri dari:
    1.Subbidang Kesehatan Seleksi (Subbidkeslek);
    2.Subbidang Kesehatan Berkala dan Khusus (Subbidkeslasus);
    3.Subbidang Kesehatan Preventif (Subbidkesprev); dan
    4.Urmin.
    f.Bagian Pembinaan Operasional Medikal (Bagbinopsnalmed), terdiri dari:
    1.Subbagian Perencanaan Kegiatan (Subbagrengiat);
    2.Subbagian Pembinaan Sumber Daya (Subbagbinsumda);
    3.Subbagian Pengendalian, Analisis dan Evaluasi (Subbagdalanev); dan
    4.Urmin.
    g.Bagian Farmalogi Kepolisian (Bagfarmapol), terdiri dari:
    1.Subbagian Produksi (Subbagprod);
    2.Subbagian Pengawasan Mutu (Subbagwastu);
    3.Subbagian Teknologi Farmasi Kepolisian (Subbagtekfarmapol); dan
    4.Urmin.
    h.Bagian Material dan Fasilitas Kesehatan (Bagmatfaskes), terdiri dari:
    1.Subbagian Perbekalan Kesehatan (Subbagbekkes);
    2.Subbagian Alat Fasilitas Kesehatan (Subbagalfaskes);
    3.Subbagian Inventarisasi, Pemeliharaan dan Penghapusan (Subbaginvenharpus);
    4.Depo Material Kesehatan (Domatkes); dan
    5.Urmin.

    i.Laboratorium dan Klinik Odontologi Kepolisian (LKOK);
    j.Laboratorium DNA (Lab DNA);
    k.Satuan Kesehatan Mabes Polri (Satkes Mabes Polri);

    l.Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Polri (Rumkit Bhayangkara Tk. I Polri), terdiri dari:
    1.Bagian Pengawasan Internal (Bagwasintern), meliputi:
    a)Subbagian Pengawasan dan Pembinaan (Subbagwasbin);
    b)Subbagian Pengawasan Operasional dan Pelayanan (Subbagopsyan); dan
    c)Urmin.
    2.Bagian Perencanaan dan Administrasi (Bagrenmin), meliputi:
    a)Subbagian Perencanaan (Subbagren);
    b)Subbagian Personel, disingkat Subbagpers);
    c)Subbagian Materiil dan Logistik (Subbagmatlog);
    d)Subbagian Keuangan (Subbagkeu); dan
    e)Urmin.
    3.Bagian Pembinaan Fungsi (Bagbinfung), meliputi:
    a)Subbagian Sistem Informasi Manajemen dan Rekam Medik (Subbag SIM dan RM);
    b)Subbagian Pendidikan dan Penelitian (Subbagdiklit); dan
    c)Urmin.

    4.Taud;

    5.Bidang Pelayanan Medis dan Perawatan (Bidyanmedwat), meliputi:
    a)Subbidang Pelayanan Medis (Subbidyanmed);
    b)Subbidang Pelayanan Perawatan (Subbidyanwat); dan
    c)Urmin.
    6.Bidang Pelayanan Kedokteran Kepolisian (Bidyandokpol), meliputi:
    a)Subbidang Dukungan Kesehatan (Subbiddukkes);
    b)Subbidang Hukum Medik (Subbidkummed); dan
    c)Urmin.
    7.Bidang Penunjang Medis Umum (Bidjangmedum), meliputi:
    a)Subbidang Penunjang Medik (Subbidjangmed);
    b)Subbidang Penunjang Umum (Subbidjangum); dan
    c)Urmin.

    Pasal 58Susunan organisasi dan tata kerja, struktur organisasi, dan daftar susunan personel Pusdokkes Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57 tercantum dalam Lampiran “X” yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari peraturan ini.

    Paragraf 6
    Pusjarah PolriPasal 59Susunan organisasi Pusjarah Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 49 huruf e sebagai berikut:

    a.Sekretariat (Set), terdiri dari:
    1.Subbagren;
    2.Subbagsumda;
    3.Subbagbinfung; dan
    4.Urtu.

    b.Urkeu;

    c.Bidang Sejarah dan Tradisi (Bidrahtra), terdiri dari:
    1.Subbidang Penelitian dan Pengembangan Sejarah (Subbidlitbangrah);
    2.Subbidang Seni dan Tradisi (Subbidnitra); dan
    3.Urmin.
    d.Bidang Museum (Bidseum), terdiri dari:
    1.Subbidang Pelayanan dan Pemanduan (Subbidyandu);
    2.Subbidang Pengembangan Museum (Subbidbangseum); dan
    3.Urmin.
    e.Bidang Perpustakaan (Bidpustaka), terdiri dari:
    1.Subbidang Pengumpulan Dokumen dan Data (Subbidpuldokta); dan
    2.Subbidang Tata Pustaka (Subbidtapus); dan
    3.Urmin.

    Pasal 60Susunan organisasi dan tata kerja, struktur organisasi, dan daftar susunan personel Pusjarah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59 tercantum dalam Lampiran “Y” yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari peraturan ini.

    Bagian Kelima
    Lain-LainPasal 61

    (1)Di lingkungan Satuan Organisasi Tingkat Mabes Polri terdapat sejumlah jabatan fungsional sebagaimana tercantum dalam lampiran Peraturan Kapolri ini.
    (2)Ketentuan mengenai jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1), diatur lebih lanjut dengan Peraturan Kapolri.

    Pasal 62

    (1)Di lingkungan Polri terdapat Unit Pelaksana Teknis (UPT) tertentu sebagai pelaksana tugas teknis Polri bidang tertentu.
    (2)Susunan Organisasi dan Tata Kerja UPT sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur lebih lanjut dengan Peraturan Kapolri setelah mendapat persetujuan dari Menteri yang bertanggung jawab di bidang pendayagunaan aparatur negara.

    BAB III
    KETENTUAN PERALIHANPasal 63Pada saat peraturan ini mulai berlaku, seluruh organisasi dan tata kerja di lingkungan Mabes Polri sebagaimana dimaksud dalam Keputusan Kapolri No. Pol. Kep/53/X/2002 tanggal 17 Oktober 2002 tentang Organisasi dan Tata Kerja Satuan Organisasi pada Tingkat Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia beserta perubahannya, masih tetap menjalankan tugas dan fungsinya sampai dengan terbentuknya organisasi Polri secara rinci berdasarkan Peraturan ini.

    BAB IV
    KETENTUAN PENUTUPPasal 64Pada saat Peraturan ini mulai berlaku, maka Keputusan Kapolri No. Pol. Kep/53/X/2002 tanggal 17 Oktober 2002 tentang Organisasi dan Tata Kerja Satuan Organisasi pada Tingkat Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia beserta perubahannya, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

    Pasal 65Peraturan Kapolri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

    Agar setiap orang mengetahuinya, Peraturan Kapolri ini diundangkan dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.

    Ditetapkan di Jakarta
    pada tanggal 14 September 2010
    KEPALA KEPOLISIAN NEGARA
    REPUBLIK INDONESIA,BAMBANG HENDARSO DANURI

    Diundangkan di Jakarta
    pada tanggal 14 September 2010
    MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
    REPUBLIK INDONESIA,

    PATRIALIS AKBAR


    Struktur Organisasi Mabes Polri


    Struktur Organisasi Mabes Polri


    Perkap No 21 Th 2010 ttg OTK Mabes Polri

    02 DSP LAMPIRAN PERKAP NO 21 TH 2010 TTG SUSUNAN OTK MABES POLRI

    1. MABES UNSUR PENGAWAS, Perkap 21

    2. MABES UNSUR PELAKSANA TUGAS POKOK, Perkap 21

    3. MABES UNSUR PENDUKUNG,Perkap 21

    LAMPIRAN A ITWASUM PERKAP 21

    LAMPIRAN B ASOPS PERKAP 21

    LAMPIRAN C ASRENA PERKAP 21

    LAMPIRAN D AS SDM PERKAP 21

    LAMPIRAN E ASSARPRAS PERKAP 21

    LAMPIRAN F DIVPROPAM PERKAP 21

    LAMPIRAN G DIVKUM PERKAP 21 < a href=”http://mayachitchatting.wordpress.com/2013/07/16/struktur-organisasi-di-kepolisian-mabes-polda-polres-polsek/lampiran-h-divhumas-perkap-21/&#8221; rel=”attachment wp-att-3455″>LAMPIRAN H DIVHUMAS PERKAP 21

    LAMPIRAN I DIVHUBINTER PERKAP 21

    LAMPIRAN J DIV TI POL PERKAP 21

    LAMPIRAN K SAHLI PERKAP 21

    LAMPIRAN L SPRIPIM PERKAP 21

    LAMPIRAN M SETUM PERKAP 21

    LAMPIRAN N YANMA PERKAP 21

    LAMPIRAN O BAINTELKAM PERKAP 21

    LAMPIRAN P BAHARKAMPERKAP 21

    LAMPIRAN Q BARESKRIM FINAL PERKAP 21

    LAMPIRAN R KORLANTAS FINAl PERKAP 21

    LAMPIRAN S BRIMOB FINAL PERKAP 21

    LAMPIRAN T DENSUS 88 FINAL PERKAP 21

    LAMPIRAN U LEMDIKPOL PERKAP 21

    LAMPIRAN V PUSLITBANG FINAL PERKAP 21

    LAMPIRAN W PUSKEU FINAL PERKAP 21

    LAMPIRAN X PUSDOKKES FINAL PERKAP 21

    LAMPIRAN Y PUSJARAH FINAL PERKAP 21


    Perkap No.22/2010: http://www.polri.go.id/unduh.php?f=UGVya2FwIE5vbW9yIDIyIFRhaHVuIDIwMTAuZG9j


    struktur organisasi polda tipe a


    struktur organisasi polda tipe a khusus struktur organisasi polda metro jaya


    struktur organisasi polda tipe b


    Struktur Organisasi Ditlantas di Polda Tipe A

    struktur organisasi ditlantas polda tipe a


    Struktur Organisasi Ditlantas di Polda Tipe A Khusus (Polda Metro Jaya)

    struktur org polda a-khusus ditlantas


    Struktur Organisasi Ditlantas di Polda Tipe B

    struktur organisasi ditlantas polda tipe b


    MAPOLDA PERKAP OTK – FINAL + UPT MENPAN 27 SEPT 10

    MAPOLDA TIPE A – FINAL – MENPAN 27 SEPT 10

    MAPOLDA TIPE A KHUSUS – MENPAN 27 SEPT 10

    MAPOLDA TIPE B – FINAL – MENPAN 27 SEPT 10


    Struktur Organisasi Polres - Metropolitan


    Struktur Organisasi Polres - Polrestabes


    Struktur Organisasi Polres - Polresta


    Struktur Organisasi Polres


    Struktur Organisasi Posek - Metropolitan


    Struktur Organisasi Polsek - Urban


    Struktur Organisasi Polsek - rural


    Struktur Organisasi Polsek - pra-rural


    Struktur Organisasi Polsubsektor


    PERKAP NO 23 TH 2010 TTG SUSUNAN OTK POLRES

    STRUKTUR POLRES DAN POLSEK

    KEP NOMENKLATUR POLRES

    Lampiran (daftar isi)

    Lampiran-A1 (Polrestro)

    Lampiran-A2 (Polrestabes)

    Lampiran-A3 (Polresta)

    Lampiran-A4 (Polres)

    Lampiran-B1 (Polsektro)

    Lampiran-B2 (Polsek Urban)

    Lampiran-B3 (Polsek Rural)

    Lampiran-B4 (Polsek Pra Rural)

    Lampiran-B5 (Polsubsektor)


     
  • Virtual Chitchatting 7:34 PM on 2013/07/12 Permalink  

    Luxembourg PM Juncker got toppled as he sold the intelligent data to major and global corporations
    07:51 PM 2013-07-12

    today’s headlines in dw.de

    http://www.dw.de/scores-of-prisoners-still-on-the-loose-after-fiery-prison-break-in-indonesia/a-16946845

    Human Rights
    Scores of prisoners still on the loose after fiery prison break in Indonesia

    Five people have been killed and dozens of detainees are on the run after a prison riot in Indonesia’s North Sumatra province, police said. The prison itself is back under the control of the authorities.

    Inmates broke out of their cells late Thursday and set fire to an administrative room in the Tanjung Gusta prison in Indonesia’s provincial capital, Medan, following a power blackout that knocked out the water supply, police said. Three prisoners and two employees died in the fire and about 150 inmates escaped, police spokesman Heru Prakoso said. About 1,000 police and soldiers are searching for the remaining runaways.

    “We have managed to put the prison under control and the inmates are back in their cells,” Prakoso said. He added that police recaptured more than 50 prisoners, including two of six runaways convicted of terrorism for their involvement in separtist military training in Aceh province.
    Mass escape

    Authorities had crowded 2,600 prisoners into a facility designed for 1,054, according to an official from Indonesia’s Human Rights Ministry. During Thursday’s riot, television footage showed hundreds of soldiers and police surrounding the prison while inmates shouted at them from the partially burned building.

    Prakoso said that the Justice Ministry would determine whether to relocate prisoners from the now partially burned-down facility.

    mkg/hc (Reuters, AFP, dpa, AP)


    http://www.dw.de/luxembourg-prime-minister-juncker-poised-to-resign-over-spy-scandal/a-16944261

    Politics
    Luxembourg Prime Minister Juncker poised to resign over spy scandal

    Luxembourg’s premier, Jean-Claude Juncker, has said he plans to resign and call fresh elections. The move followed a debate in parliament over his role in corruption allegations against the country’s intelligence agency.

    Juncker told parliament he would offer his government’s resignation and call for early elections on Thursday morning.

    “There was no other choice than to hand in the government’s resignation,” he said following a heated seven-hour parliamentary debate Wednesday evening. He added that he would hand in the official resignation to the grand duke following a cabinet meeting.

    Future of Jean-Claude Juncker uncertain

    It was not immediately clear whether Juncker, the European Union’s longest serving prime minister, would seek another term as premier.

    His announcement came after the prime minister’s junior coalition partners, the Social Democrats, withdrew their support, over his role in corruption allegations against Luxembourg’s spy agency, the SREL.

    The parliamentary debate concerned a report which alleged not only that SREL members had illegally wired tapped politicians and accepted bribes, but also that Juncker had failed to maintain appropriate influence over the branch, which falls under his duties as head of government.

    Juncker denies culpability

    Ahead of the announcement Juncker gave a defiant two-hour speech in parliament, defending his record. He had argued that he could not be found personally responsible for the agency’s problems.

    “The intelligence service was not my top priority,” Juncker told parliament. “Moreover, I hope Luxembourg will never have a prime minister who sees SREL as [his or her] priority.”

    The report stems from a parliamentary commission’s inquiry into the intelligence service after the publication of a secretly recorded conversation in 2007 between Juncker and Marco Mille, the head of the SREL at the time.

    The report also alleged that Juncker had neglected “too often…to inform the parliamentary control committee or the judiciary of [the agency's] irregularities, aberrations and illegalities.”

    Juncker, 58, has held the Luxembourg premiership as leader of the country’s Christian Social Party (CSV) since 1995.

    The heavy-weight politician earned a reputation for similarly wry remarks during his time as the head of the Eurogroup from 2005 to 2013, during which time he focused much of his energy on tackling the eurozone crisis.

    ccp/jr (AFP, Reuters, dpa)


    http://www.nytimes.com/2013/07/12/world/europe/spy-scandal-fells-luxembourgs-prime-minister.html?_r=0

    Spy Scandal Fells Luxembourg’s Prime Minister
    By ANDREW HIGGINS
    Published: July 12, 2013

    BRUSSELS — The longest-serving government leader in the European Union, Jean-Claude Juncker of Luxembourg, resigned as prime minister on Thursday amid a ballooning intelligence service scandal that began with revelations that the duchy’s former spy chief taped official meetings with a recorder disguised as a wrist watch.

    His governing coalition shattered by outrage over Luxembourg’s wayward spy agency, Mr. Juncker, 58, offered his resignation to Luxembourg’s head of state, Grand Duke Henri, who has the power to dissolve Parliament so as to prepare for new elections. The Grand Duke was quoted by local media as saying that he would “pause to reflect” and then begin a “series of consultations” on the political situation.

    The antics of Luxembourg’s secret service, detailed in a report commissioned by Parliament and released on July 5, have sent shock waves through the political establishment of a nation best known for its stolid calm, secretive banks and one of the world’s highest per capita incomes.

    A litany of alleged abuses include misuse of funds to buy luxury cars and more sinister actions like the keeping of extensive archives on individual citizens. The Grand Duke has himself been caught up in a frenzy of allegations following claims that he worked closely with British intelligence. The Grand Duke’s office has denied this.

    Mr. Juncker, who became prime minister in 1995, has not been accused of any criminal wrongdoing but, during a hearing Wednesday in Parliament on the report on the intelligence service, he came under attack, including from his own supposed allies, for not keeping the security service in check. His position became untenable after a junior partner in his coalition government, the Socialist Workers Party, joined a chorus of condemnation and demanded that he step down and open the way for new elections.

    Although from a country with only 539,000 people, Mr. Juncker is one of Europe’s most high-profile political figures because of his eight-year stint as president of the so-called Eurogroup of finance ministers as they struggled to contain a rolling debt crisis and hold the euro together. His tenure in that position ended in January.

    The release of the parliamentary report into the intelligence service, known by its French acronym, SREL, coincided with the trial in Luxembourg of two former police officers accused of links to a series of unexplained bombings in the 1980s that were blamed at the time on leftist militants. Together, the trial and Parliament’s findings set off a wave of outrage over the actions of SREL and feverish speculation over the existence of rogue operatives linked to a Cold War NATO program known as “Stay Behind.” The purpose of that program was to build up underground networks that, in the event of Europe being overrun by the Soviet Union, would stay behind and organize resistance.

    The trial and the parliamentary inquiry “have been feeding each other and became a perfect storm,” said Egide Thein, the former director of the Luxembourg Economic Development Bureau. The resulting collapse of Mr. Juncker’s government, he added, is a climax to a drama “that is one of the most important political events in Luxembourg since the Second World War.”

    Mr. Juncker, whose Christian Social Party has governed Luxembourg almost continuously since 1945, initially resisted pressure to step down, telling Parliament on Wednesday that he would not take responsibility for the misdeeds of intelligence operatives “because if that were to happen, each minister would be responsible for the smallest error committed by a civil servant.”

    But the defection of his coalition partner, he declared later, left him “with no other choice” but to hand in the government’s resignation. Elections that were originally scheduled to be held early next summer are now expected this October.

    The unusual turbulence in Luxembourg began in November last year when local media reported that a 2007 meeting with Mr. Juncker and an earlier one with Grand Duke Henri had been secretly recorded by Marco Mille, the then head of SREL. Mr. Mille, according to a transcript of his conversation with Mr. Juncker printed in a Luxembourg newspaper, alleged that the Grand Duke had regular contacts with British intelligence.

    The media reports led Parliament to set up a commission of inquiry to investigate the intelligence service. The commission’s final report, released earlier this month, detailed a host of abuse accusations, including that the service retained large archives of “political espionage” information collected during the Cold War on individual citizens and that a stash of money and gold established as part of the Stay Behind program had not been properly accounted for.

    Alex Bodry, leader of the Socialists, told Parliament during marathon hearings on Wednesday: “The prime minister must take responsibility, not because he is dishonest or incompetent but because he made the wrong choices.” Citing “serious malfunctions” in the intelligence service, he demanded new elections.

    Mr. Juncker, who has spent much of his time in recent years struggling with the crisis in the euro zone, acknowledged that “the intelligence service was not my top priority.”

    He added, “I hope Luxembourg will never have a prime minister who sees SREL” as his or her priority.

    A version of this article appeared in print on July 12, 2013, in The International Herald Tribune.


    http://rt.com/news/luxembourg-pm-resign-spying-946/

    Luxembourg PM resigns over spying scandal
    Published time: July 11, 2013 12:08
    Edited time: July 11, 2013 13:13


    Luxembourg Prime Minister Jean-Claude Juncker (AFP Photo/John Thys)

    Luxembourg’s long-serving Prime Minister Jean-Claude Juncker officially announced he would resign following a spying scandal involving illegal phone-taps and other illicit activities.

    The announcement comes as Juncker’s junior coalition partner called for the dissolution of the house and early parliamentary elections.

    Juncker’s departure follows allegations the country’s security services abused their power under his watch, including illegally bugging politicians, purchasing cars for private use, and taking payments and favors in return for access to local officials from 2003 to 2009.

    A report commissioned by Luxembourg’s parliament into the matter determined that Juncker failed to rein in the agency despite it being under his auspices. The July 5 document further said that the outgoing PM was “politically responsible” for failing to inform the parliamentary committee of control or justice authorities about the Luxembourg State Intelligence Service’s (SREL) alleged illegalities.

    The report was commissioned after a Luxembourg weekly newspaper published a secretly-taped conversation from 2008 between Juncker and the head of SREL at the time, Marco Mille.

    On tape, Mille revealed that his staff had secretly recorded a conversation involving Luxembourg’s Grand Duke – the monarchial head of state – and that the sovereign was in regular contact with Britain’s Secret Intelligence Service.

    The ensuing parliamentary inquiry revealed extensive illicit activity: the existence of 13,000 secret files on people and businesses, illegal wire-taps on business leaders, and a counter-terror operation which was in actually a front to help a Russian oligarch pay US$10 million to a Spanish spy, and even a shadowy private dealership in luxury cars, AFP reports.


    Demonstrators hold banner during protest rally in support of former U.S. spy agency NSA contractor Edward Snowden in Berlin July 4, 2013. (Reuters/Tobias Schwarz)

    In June, the PM survived Luxembourg’s first no confidence vote in 150 years after the opposition Liberals and Greens accused Finance Minister Luc Frieden of pressuring the state prosecutor to stop legal proceedings against a group implicated in a series of 1980s bombings.

    However, the specter of a fresh no confidence vote once again hung over Juncker, who became prime minister in 1995 and is the European Union’s longest-serving head of government, following the report.

    The PM delivered a defiant speech to lawmakers on Wednesday in which he attempted to refute allegations that he has used the SREL to bolster both him and his Christian Social People’s Party.

    Juncker initially refused to step down, claiming the PM should not be expected to resign over the alleged wrongdoing of a few intelligence agents.

    “The intelligence service was not my top priority,” Juncker told parliament. “Moreover, I hope Luxembourg will never have a prime minister who sees SREL as [his or her] priority.”

    However, Junker’s junior partner, Luxembourg Socialist Workers’ Party (LSAP) President Alex Bodry, called on the PM to take” full political responsibility” for the scandal.

    “We invite the prime minister to take full political responsibility in this context and ask the government to intervene with the head of state to clear the path for new elections,” Bodry said.

    People hold placards in support of former U.S. spy agency contractor Edward Snowden during a protest in front of Brandenburg Gate in Berlin, July 4, 2013. (Reuters/Thomas Peter)

    People hold placards in support of former U.S. spy agency contractor Edward Snowden during a protest in front of Brandenburg Gate in Berlin, July 4, 2013. (Reuters/Thomas Peter)

    Juncker, who said it would be impossible to take personal responsibility for the allegations leveled at him, ultimately resigned to avoid a vote of no confidence.

    “I will convene the government tomorrow morning at 10am (08:00 GMT) and will go to the Palace to suggest snap elections to the Grand Duke,” he told parliament on Wednesday.

    As head of state, only the Grand Duke can officially dissolve parliament.

    In line with Junker’s recommendation, the government will continue its work until early elections are held on October 20. It remains unclear whether the outgoing PM intends to run.

    Political responsibility as last resort

    Luxembourg, a tiny state nestled between Belgium, France and Germany, is viewed as a major European financial hub, where some 40 percent of the country’s 500,000 residents are foreigners working in banks and other European institutions.

    Juncker’s departure over intelligence service malfeasance was a major wave in one of Europe’s most politically-stable states.

    As the outgoing PM admitted the intelligence service scandal left him “no other choice than to hand in the government’s resignation,” other European leaders are increasingly being scrutinized for the alleged role in sweeping surveillance activities.

    UK Foreign Secretary William Hague, who oversees the Government Communications Headquarters (GCHQ), has recently come under fire for the agency’s Tempora surveillance program, as well as its collusion with US National Security Agency’s (NSA) sweeping spying programs.


    British Foreign Secretary William Hague (AFP Photo)

    Last week the European Union began investigating whether Britain had broken EU law following reports it had tapped international phone traffic and shared vast amounts of personal data with the US, an EU source told Reuters.

    Viviane Reding, the vice-president of the European Commission and EU commissioner for justice, wrote to Hague asking him to clarify the “scope of the [Tempora surveillance] program, its proportionality and the extent of judicial oversight that applies.”

    In Germany, where the US a reportedly combs through half a billion German phone calls, emails and text messages on a daily basis, NSA whistleblower Edward Snowden recently accused the country’s political leadership of ‘being in bed’ with the NSA.

    On Wednesday Chancellor Angela Merkel defended Germany’s cooperation with US intelligence, dismissing charges its methods resembled those deployed in the former German Democratic Republic.

    “For decades, intelligence services have been working together under certain conditions that are tightly regulated in our country, and this serves our security,” Merkel told the German weekly Die Zeit.


    German Chancellor Angela Merkel (AFP Photo)

    “For me, there is no comparison at all between the state security [Stasi] of the GDR and the work of intelligence services in democratic states,” she continued.

    “These are completely different things and such comparisons only lead to a trivialization of what the state security did to people in East Germany,” she said.

    With elections slated for September 22, the center-left opposition has pounced on the issue, claiming Merkel, whose office coordinates and oversees Germany’s intelligence services, must have known more about NSA operations.


    China is in the brink of economic collapse following rampant practices on Corruption, Manipulation, Bad Loans
    Is The China Bubble About To Burst?

     
  • Virtual Chitchatting 5:35 PM on 2013/07/12 Permalink  

    as hedge funds have been notoriously allowed to cheat on their investors, now, SEC began allowing hedge funds to cheat on their advertisements

    by Sando Sasako
    Jakarta, 08:27 PM 2013-07-12


    http://www.businessweek.com/articles/2013-07-11/why-hedge-funds-glory-days-may-be-gone-for-good#r=read

    Opening Remarks
    Hedge Funds Are for Suckers
    By Sheelah Kolhatkar
    July 11, 2013

    (Corrects Jim Kyung-Soo Liew’s title and university affiliation.)

    At the height of the financial crisis in 2008, a group of famous hedge fund managers was made to stand before Congress like thieves in a stockade and defend their existence to an angry public. The gilded five included George Soros, co-founder of the Quantum Fund; James Simons of Renaissance Technologies; John Paulson of Paulson & Co.; Philip Falcone of Harbinger Capital; and Kenneth Griffin of Citadel. Each man had made hundreds of millions, or billions, of dollars in the preceding years through his own form of glorified gambling, and in some cases, the investors who had poured money into their hedge funds had done OK, too. They were brought to Washington to stand up for their industry and their paychecks, and to address the question of whether their business should be more tightly regulated. They all refused to apologize for their success. They appeared untouchable.

    What’s happened since then is instructive. Soros, considered by some to be one of the greatest investors in history, announced in 2011 that he was returning most of his investors’ money and converting his fund into a family office. Simons, a former mathematician and code cracker for the National Security Agency, retired from managing his funds in 2010. After several spectacular years, Paulson saw performance at his largest funds plummet, while Falcone reached a tentative settlement in May with the U.S. Securities and Exchange Commission over claims that he’d borrowed money from his fund to pay his taxes, barring him from the industry for two years. Griffin recently scaled back his ambition of turning his firm into the next Goldman Sachs (GS) after his funds struggled to recover from huge losses in 2008.

    As a symbol of the state of the hedge fund industry, the humbling of these financial gods couldn’t be more apt. Hedge funds may have gotten too big for their yachts, for their market, and for their own possibilities for success. After a decade as rock stars, hedge fund managers seem to be fading just as quickly as musicians do. Each day brings disappointing headlines about the returns generated by formerly highflying funds, from Paulson, whose Advantage Plus fund is up 3.4 percent this year, after losing 19 percent in 2012 and 51 percent in 2011, to Bridgewater Associates, the largest in the world.

    This reversal of fortunes comes at a time when one of the most successful traders of his time, Steven Cohen, founder of the $15 billion hedge fund firm SAC Capital Advisors, is at the center of a government investigation into insider trading. Two SAC portfolio managers, one current and one former, face criminal trials in November, and further charges from the Department of Justice and the SEC could come at any moment. The Federal Bureau of Investigation continues to probe the company, and the government is weighing criminal and civil actions against SAC and Cohen. Cohen has not been charged and denies any wrongdoing, but the industry is on high alert for the possible downfall of one of its towering figures.

    STORY: SEC Lifts Ban on Hedge Fund Advertising. Hilarity Ensues http://www.businessweek.com/articles/2013-07-10/sec-lifts-ban-on-hedge-funds-advertising-dot-hilarity-ensues

    Despite all the speculation and the loss of billions in investor capital, Cohen’s flagship hedge fund managed to be the most profitable in the world in 2012, making $789.5 million in the first 10 months of the year, according to Bloomberg Markets. His competitors haven’t fared as well. One thing hedge funds are supposed to do—generate “alpha,” a macho term for risk-adjusted returns that surpass the overall market because of the skill of the investor—is slipping further out of reach.

    According to a report by Goldman Sachs released in May, hedge fund performance lagged the Standard & Poor’s 500-stock index by approximately 10 percentage points this year, although most fund managers still charged enormous fees in exchange for access to their brilliance. As of the end of June, hedge funds had gained just 1.4 percent for 2013 and have fallen behind the MSCI All Country World Index for five of the past seven years, according to data compiled by Bloomberg. This comes as the SEC passed a rule that will allow hedge funds to advertise to the public for the first time in 80 years, prompting a flurry of joke marketing slogans to appear on Twitter, such as “Creating alpha since, well, mostly never” (Barry Ritholtz) and “Leave The Frontrunning To Us!” (@IvanTheK).

    http://www.businessweek.com/articles/2013-07-11/why-hedge-funds-glory-days-may-be-gone-for-good#p2

    Hedge funds are built on the idea that a smarter guy (and they are almost all guys; only 16.8 percent of managers are women) with a better computer can make miracles possible by uncovering inefficiencies in the market or predicting the future. In pure dollar terms, there are more resources, advanced degrees, and computing firepower devoted to chasing this elusive goal than almost any other endeavor, and that may include fighting wars. Yet traders face the immutable fact that every second, each megabyte of information, blog post, one-line rumor, revenue estimate, or new product order from China has already been taken into account by the efficient market and reflected in a security’s price. This means that trying to gain what traders call an “edge,” at least legitimately, is almost impossible. As the financial incentives on Wall Street have become enormous, so have the competition and pressure to gain an advantage at any cost.

    Few people will shed tears for an industry that has produced more than its fair share of billionaires—some of whom, like Cohen, are notorious for their displays of wealth. Nevertheless, the decline of hedge funds has implications beyond Wall Street. The financial kingpins who profited most from hedge funds’ golden age gained the ability to make influential political donations and to bend big banks to their will. In the U.S., hedge funds manage a significant portion of pension funds and university endowments. For investors who chased the colossal returns once promised, the downturn may well bring painful losses. But it could also be the beginning of a virtuous cycle. If it’s going to survive, the industry may need to get smaller and a lot more modest.

    Hedge funds began as a small, almost sideline, service. They were the alternative investments for the wealthy, intended to perform differently than the overall market. “Any idiot can make a big return by taking a big risk. You just buy the S&P, you lever up—there’s nothing clever about that,” says Sebastian Mallaby, the author of More Money Than God: Hedge Funds and the Making of a New Elite. “What’s clever is to have a return that’s risk-adjusted.”

    STORY: More Evidence Hedge Funds Are an Expensive Way to Trail the S&P 500 http://www.businessweek.com/articles/2013-05-24/more-evidence-hedge-funds-are-an-expensive-way-to-trail-the-s-and-p-500

    This is what Alfred Winslow Jones, an Australian-born onetime financial journalist, had in mind in 1949 when he created a private investment partnership that was designed to be “hedged” against gyrations in the market. Jones borrowed shares, sold them short, and hoped to earn an offsetting profit on them if the market dropped and his long positions lost value.

    It didn’t come without risks: Shorting exposes an investor to potentially limitless losses if a stock keeps rising, so regulators decided that only the most sophisticated investors should be doing it. Hedge funds would be allowed to try to make money almost any way they wanted, and charge whatever fees they liked, as long as they limited their investors to rich people who, in theory, could afford to lose whatever money they put in. It was a side bet.

    For a while, the funds were expected to produce steady, modest returns, in contrast to the wider swings of the market. In a 2011 paper that he updated this year, Roger Ibbotson, a finance professor at the Yale School of Management who runs a hedge fund called Zebra Capital Management, analyzed the performance of 8,400 hedge funds from 1995 to 2012; he concluded that on average they generated 2.5 percent of precious alpha. “They have done a good job, historically,” Ibbotson says. “Now, I think it’s overcapacity. I doubt that the alphas are completely gone, but alphas are going to be harder to get in the future than they have been in the past.”

    STORY: Hedge Funds Bulk Up in Bond Trading http://www.businessweek.com/articles/2013-05-23/hedge-funds-bulk-up-in-bond-trading

    With each millionaire-minting stock market boom, the number of hedge funds has increased as the rich scour the market for new ways to get even richer. It’s no coincidence that the first decade of the 21st century, when the wealthiest 0.1 percent became exponentially wealthier, marked the high-water mark for hedge funds. Now there are about 10,000 hedge funds managing $2.3 trillion. The pioneers, such as Cohen and Paulson, had learned that working at investment banks with their brutal hours and byzantine corporate cultures—not to mention the fighting over bonuses every January—was for suckers. Hedge funds offered would-be financial hotshots a faster and more glamorous path to obscene wealth.

    BLOG: How Hedge Funds Are Slowing JOBS Act Rules for Small Businesses http://www.businessweek.com/articles/2013-04-05/how-hedge-funds-are-slowing-jobs-act-rules-for-small-businesses

    http://www.businessweek.com/articles/2013-07-11/why-hedge-funds-glory-days-may-be-gone-for-good#p3

    One of the most alluring aspects of the business vs. other sectors of Wall Street is what people in the tech world call “scalability.” Hedge fund managers could easily expand their annual bonuses from millions a year to tens of millions or more just by bringing in more investor money and making the fund larger, often with little extra work. Most hedge funds charge a management fee of 2 percent of assets, which is intended to cover expenses and salaries, as well as 20 percent of the profit generated by the fund at the end of the year. A fund managing $300 million would take $6 million in fees, plus its 20 percent cut; if the fund grew to $3 billion in assets, the management fee would jump to $60 million. If a fund of that size returned only 6 percent that year, it would generate $180 million in profit, $36 million of which the managers could keep. It quickly starts to look like a smart use of a Harvard degree.

    Yet this once hugely lucrative model has proven unsustainable. One chief investment officer at a $5 billion institution breaks down the typical hedge fund life cycle into four evolutionary stages. During the early period, when a fund is starting out, its managers are hungry, motivated, and often humble enough to know what they don’t know. This tends to be the best time to put money in, but also the hardest, as the funds tend to be very small. Stage two occurs once the fund has achieved some success, when those making the decisions have gained some confidence but they aren’t yet so well-known that the fund is too big or impossible to get into.

    Then comes stage three—the sort of plateau before the fall—when the fund gets “hot” and suddenly has to beat back investors, who tend to be drawn to flashy success stories like lightning bugs to an electric fence. Stage four occurs when the fund manager’s name is spotted as a bidder for baseball teams or buyer of zillion-dollar Hamptons mansions. Most funds stop generating the returns they once did by this stage, as the manager becomes overconfident in his abilities and the fund too large to make anything that could be described as a nimble investing move. “The bigger a fund gets, the more difficult it gets to maintain strong performance,” says Jim Kyung-Soo Liew, assistant professor in finance at the Johns Hopkins Carey Business School. “That’s just because the number of opportunities is limited in terms of putting that much money to work.”

    Hedge funds have also been hurt by their success. Most of the advantages their investors once had—from better information to far fewer people trying to do what they do—have evaporated. In the easy, early days, there was less than $500 billion parked in a couple thousand private investment pools chasing the same inefficiencies in the market. That’s when equities were traded in fractions rather than decimals and before the SEC adopted Regulation FD, which in 2000 tightened the spigot of information flowing between company executives and hungry traders.

    After 2000, the supposed “smart” money began paying expert network consultants—company insiders who work as part-time advisers to Wall Street investors—to give them the information they craved. The government has since cracked down on that practice, which in some cases led to illegal insider trading. The rise of supercharged computer trading means speed is one of the few ways left to gain an advantage.

    As their returns have fallen, the biggest hedge funds have started to seem more like glorified mutual funds for the wealthy, and those rich folks might start to take a harder look at whether they’re getting their money’s worth. This could be an encouraging development for the world economy, considering that hedge funds provided huge demand for the toxic mortgage derivatives that helped lead to the financial collapse of 2008. At the same time, the tens of billions that pension funds have plowed into funds such as Bridgewater’s All Weather Fund—down 8 percent for the year as of late June, according to Reuters, compared with a 10.3 percent rise in the S&P 500—mean that the financial security of untold numbers of retirees could be threatened by a full-scale hedge fund meltdown.

    For the moment, that possibility seems remote. The age of the multibillionaire celebrity hedge fund manager may be drawing to a close, but the funds themselves can still serve a useful purpose for prudent investors looking to manage risk. Let the industry’s recent underperformance serve as a reality check: No matter how many $100 million Picasso paintings they purchase, hedge fund moguls are not magicians. The sooner investors realize that, the better off they will be.


    http://www.usatoday.com/story/money/business/2013/07/10/hedge-fund-ads/2505463/

    SEC lifts ban on hedge fund ads
    Kevin McCoy, USA TODAY 7:24 p.m. EDT July 10, 2013

    Hedge funds and other firms that seek private investments will be allowed to advertise publicly for the first time under a rule adopted Wednesday by the Securities and Exchange Commission.

    Adopted by a 4-1 vote, the rule eliminates an 80-year regime of advertising restrictions intended to safeguard small investors from taking on potentially dangerous risk. The rule covers the way issuers raise funds through private offerings, a process that is exempt from requirements to report public financial statements.

    While the rule would authorize firms to raise unlimited amounts via mass advertising of private offerings, it would require reasonable steps to ensure that buyers are so-called accredited investors — who are wealthier and deemed better able to gauge investment risks.

    The rule would also make it easier for start-up businesses to raise funding without immediately requiring compliance with SEC disclosure rules. The measure is the first adopted by the SEC under a mandate in the 2012 Jumpstart Our Business Startups Act approved by Congress and signed by President Obama.

    The SEC adopted the rule while unanimously approving a separate rule to ban most felons and other “bad actors” from involvement in private offerings.

    A proposal that could eventually require issuers to notify the SEC 15 days before starting offerings and at the conclusion of sales won a split 3-2 vote approval. The proposal, which will now be opened for public comment, could also require private securities issuers to give the SEC more information about themselves, their companies and the offerings.

    “We want this new market, and the private markets in general, to thrive in a safe and efficient manner, and the rules we adopt and propose today are designed to facilitate that objective,” said SEC Chairman Mary Jo White.

    Commissioner Luis Aguilar dissented on the decision to lift the advertising ban, arguing that it would “come at the expense of investors and place investors at greater risk.”

    Commissioners Troy Paredes and Daniel Gallagher voted against the proposal that could require companies that use private offerings to provide more information to the SEC. They said it could hinder business growth.

    “It threatens real harm to the private markets which are so important to capital formation,” said Gallagher.

    Jennifer Openshaw, president of Finect, an online network for the financial industry, said the SEC’s lifting of the advertising restriction should be followed by strong investor protections.

    “It’s all the more important to be vigilant against bad actors,” said Openshaw. “More information will now be accessible to investors through the use of social media, and the ability of bad actors to pursue unaccredited, unsophisticated investors will grow.”

    But John Frankel, founding partner of ff Venture Capital, a company that helps fledgling businesses, said the SEC action would “bring the high returns of early-stage investing into the limelight and facilitate more money to early-stage firms and thus to start-ups.”


    http://www.dailyfinance.com/on/hedge-funds-can-advertise-sec-says/

    Caveat Investor: SEC Says Hedge Funds Can Advertise to Everyone
    by Eamon Murphy Jul 11th 2013 2:43PM
    Updated Jul 11th 2013 11:31PM

    Who wants to invest like a millionaire?

    Lots of people, potentially, which is why SEC commissioner Luis Aguilar voted on Wednesday against a rule that will allow hedge funds and other companies looking for private investments to advertise to the general public. The change, Aguilar said, “will make fraud easier by allowing fraudsters to cast a wider net for victims.”

    Aguilar was the lone commissioner to vote no; the measure passed 4-1, lifting an 80-year-old restriction intended to prevent ordinary investors from being persuaded to take risks with their money that they can’t afford.

    Since the private offerings of hedge funds and startups seeking investments are exempt from public financial reporting requirements, these opportunities are restricted to wealthy investors — those with at least $1 million in assets in addition to their primary residence, or an annual income of $200,000 (or $300,000 with a spouse) for the previous two years. (About 7.4 percent of U.S. households have a net worth of $1 million or more, the AP reports.) Such high-net-worth individuals are thought to be better able to handle the risk of more opaque and aggressive investments, and currently they’re the only ones that issuers of private stock are allowed to solicit.

    By October, that restriction will lift, enabling hedge funds and others to spread the word about their offerings however they like. But the rule about about who can invest in such companies will remain the same. And since the responsibility for vetting investors falls on hedge funds themselves, it’s possible that far-reaching ads in print and online, or high-pressure sales tactics, could be used by mini-Madoffs to ensnare less savvy investors in fraudulent schemes. This has been Aguilar’s concern, “a sentiment echoed by many investor advocates Wednesday,” The Washington Post reports.

    The change was mandated by the Jumpstart Our Business Startups (JOBS) Act of 2012, a bipartisan attempt to promote small business funding by loosening certain securities regulations. The SEC missed Congress’s deadline to approve the regulation by more than a year; according to Bloomberg, Chairman Mary Jo White mentioned both the law and the timing as factors compelling the commission to approve the new rule now, despite concerns like Aguilar’s:

    “Given the explicit language of the JOBS Act as well as the statutory deadline which passed last July, the commission should act without any further delay. This does not mean, however, that the commission should not take steps to pursue additional investor safeguards if and where such measures become needed.”

    It seems that such steps might be rather modest: according to the AP, “the SEC proposed to monitor the advertising and collect data on how it affects the market for private securities offerings.” This was good enough for Aguilar’s fellow Democratic commissioner Elisse B. Walter, who voted in favor.

    Advocates of the new rule say the old advertising restriction was badly outdated, having been enacted during the Great Depression, and caused many investors to miss opportunities. One businessman involved in the private share marketplace told Bloomberg that “the SEC has today showed its commitment to democratizing the investing process and putting an end to yesterday’s ‘old boy’ investor networks.”

    But those without a financial interest in increased private stock ownership have been more critical. In October, Bloomberg reports, an SEC advisory committee recommended that the proposed rule be written to include new investor protections, which did not happen. Specifically, the committee suggested revising the definition of “accredited investor” in order to reduce the number of people eligible to invest. And the North American Securities Administrators Association protested the SEC’s proposed lifting of the ad ban after it was presented for public comment in August. According to state regulators, private offers were the leading cause of enforcement actions in 2011.

    Wednesday’s news was greeted with widespread derision on Twitter, as the trending hashtag #hedgefundslogans quickly became a vehicle for jokes about high fees, low returns, and carried-interest compensation. And Bloomberg Businessweek’s July 11 cover story, “Hedge Funds Are for Suckers,” comes with an illustration that has to be seen to be believed: a visual pun that turns “performance” into a double entendre, impugning the manhood of fund managers. As Dealbreaker’s Matt Levine observes, with a cover like that, BBW seems unlikely to see much of the upcoming hedge fund advertising action.

    http://www.dailyfinance.com/2013/03/18/hedge-funds-bad-investments-roi/

    http://bigstory.ap.org/article/sec-lifts-ban-hedge-fund-advertising

    http://www.washingtonpost.com/business/economy/sec-change-would-allow-hedge-funds-to-raise-money-by-advertising-to-the-public/2013/07/10/28125bfc-e94a-11e2-a301-ea5a8116d211_story.html

    http://www.bloomberg.com/news/2013-07-09/sec-set-to-lift-80-year-old-ban-on-advertising-by-hedge-funds.html

    https://twitter.com/search?q=%23hedgefundslogans&src=typd

    http://www.dailyfinance.com/2011/01/06/most-profitable-hedge-funds-thanks-to-fees-not-performance/

    http://www.businessweek.com/articles/2013-07-11/why-hedge-funds-glory-days-may-be-gone-for-good#p1

    http://dealbreaker.com/2013/07/bloomberg-businessweek-criticizes-hedge-funds-for-poor-performance-high-fees-droopy-dicks/#fn01

    Around The Web
    SEC lifts ban on hedge fund ads – USA Today http://www.usatoday.com/story/money/business/2013/07/10/hedge-fund-ads/2505463/
    How Should Hedge Funds Advertise? Twitter Has The Answer … http://www.forbes.com/sites/abrambrown/2013/07/11/how-should-hedge-funds-advertise-twitter-has-the-answer/
    Ready For Hedge Fund Commercials? SEC To End Ad Ban – Forbes http://www.forbes.com/sites/halahtouryalai/2013/07/10/ready-for-hedge-fund-commercials-sec-to-end-ad-ban/
    SEC Votes to Lift Ban on Hedge Fund Advertising – CNBC.com http://www.cnbc.com/id/100791405
    SEC lifts hedge-fund advertising ban – MarketWatch http://www.marketwatch.com/story/sec-lifts-hedge-fund-advertising-ban-2013-07-10-11913355
    SEC Lifts Ban on Hedge Fund Advertising. Hilarity Ensues … http://www.businessweek.com/articles/2013-07-10/sec-lifts-ban-on-hedge-funds-advertising-dot-hilarity-ensues
    Lifting SEC Ad Ban Promises Wider Airing of Hedge-Fund Pitches … http://www.bloomberg.com/news/2013-07-10/lifting-sec-ad-ban-promises-wider-airing-of-hedge-fund-pitches.html
    After 80-Year Ban, SEC Says Hedge Funds Can Now Advertise … http://consumerist.com/2013/07/11/after-80-year-ban-sec-says-hedge-funds-can-now-advertise/


    http://www.forbes.com/sites/halahtouryalai/2013/07/10/ready-for-hedge-fund-commercials-sec-to-end-ad-ban/

    Ready For Hedge Fund Commercials? SEC To End Ad Ban
    Halah Touryalai, Forbes Staff
    7/10/2013 @ 11:42AM |6,280 views

    I stalk Wall Street. Stopping short of phone hacking, of course.

    Imagine driving down the highway and seeing Bill Ackman, Carl Icahn or Steve Cohen on a billboard asking you for money for their next fund.

    Okay. That’s unlikely because none of those guys are hard up for assets, and two of them manage their their own money anyway. But under a new rule passed today they can occupy any billboard, commercial spot and newspaper ad they well please.

    The SEC voted 4 to 1 in favor of a rule allowing hedge funds to advertise to the public–something they haven’t been able to do for decades. The investments would still only be open to accredited investors–those with a net worth of at least $1 million excluding their primary residence.

    The rule is part of the Jumpstart Our Business Startups Act (JOBS Act) which intended to make it easier for companies to raise money, and in theory hire more people. Lifting the ad ban that private offerings and other hedge funds have been living under is one way to make it easier to raise funds.

    But don’t expect a flurry of hedge fund commercials or print ads anytime soon. It’s more likely hedge funds will start slow. Some may start thinking about a real marketing strategy for the first time. Others might find the new rule as an opportunity to provide some more detail on their website, or speak in public about their funds.

    The hedge fund industry has been notoriously secretive for decades, and that’s mostly because of rules and regulations that keep them from sharing information with the general public.

    Slowly though, hedge funds have been coming out of the woodwork and sharing more information–again, because of changes in SEC rules.

    The latest advertisement rule is one example but prior to that the SEC began requiring hedge funds to fill out the so-called Form ADV. This info-rich form gives the public more information about hedge funds than was ever available before; assets under management, fee structure, ownership structure, number of funds, types of clients and much more. Anyone can access these forms on the SEC website.

    Today’s rule allowing hedge funds to advertise isn’t sitting well with everyone. Most notably, the mutual fund industry is not happy with the new rule.

    The obvious tension is that mutual funds, which are allowed to advertise, will now have to compete with hedge funds more directly.

    But more than that the mutual fund industry says it’s more concerned about the standards hedge funds will be held to when advertising–or lack thereof.

    While the mutual fund industry has uniform rules on how it can advertise performance figures the hedge fund industry does not, argues Washington- based Investment Company Institute which represents the mutual fund industry.

    The ICI says its members abide by a number of strict rules to ensure that performance numbers presented are “calculated based on highly specific, standardized methodologies, so investors can make accurate comparisons among funds.”

    It adds, “By contrast, no such rules exist for private funds. They are not required to use any standardized methodologies for calculating performance, and they often invest in securities that are relatively illiquid and difficult to value.”

    The SEC is expected to announce investor safeguards which may include a system that ensures investors are indeed accredited before allowing them in on a private offering. It’s unclear if uniform performance standards will be among the investor safeguards.


    http://www.bloomberg.com/news/2013-07-10/lifting-sec-ad-ban-promises-wider-airing-of-hedge-fund-pitches.html

    Lifting Ad Ban Promises More Reach to Hedge-Fund Pitches
    By Dave Michaels & Margaret Collins – 2013-07-11T18:28:31Z

    Investment pitches by entrepreneurs and hedge funds may get a higher public profile on television, through social media and even at sporting events following the lifting of an 80-year-old rule by U.S. securities regulators.

    While yesterday’s vote by the Securities and Exchange Commission to end a ban on advertising for private offerings isn’t expected to spark an immediate deluge of mass-media marketing, funds will feel pressure to promote investments as competitors take advantage of the new freedom, according to securities lawyers. Some may experiment with low-cost venues such as social media while others may sponsor sporting events that attract wealthy investors.

    “It’s at the very top end, like Bridgewater, and D.E. Shaw, and Blackstone, and also the funds with $50 million, the guys who know they have to get bigger to survive,” said Jay Gould, head of the investment funds practice at Pillsbury Winthrop Shaw Pittman LLP. “Those are the two groups that are most excited about the rule change.”

    The SEC action was required under a law passed last year by Congress, which agreed with arguments from technology entrepreneurs and venture capitalists that the general solicitation ban was written for a different era of investing. Private offers have outgrown public sales of stock, raising $903 billion in 2012, according to the SEC.
    ‘Balanced Approach’

    Under the old rule, hedge-fund managers were inhibited from talking about specific funds at seminars and to the media, out of fear their remarks would be interpreted as advertising. Now firms such as BlackRock Inc. (BLK) and JPMorgan Chase & Co. (JPM) that offer hedge funds, private equity and other alternatives will benefit because they already market to retail investors and can provide information about more products.

    “It’s a sensible and balanced approach. They’re not giving up investor protections, but they’re looking at a more modern view for general solicitation,” said Barbara Novick, vice chairman at New York-based BlackRock, the world’s largest asset manager. “To say that people can’t even put information out there just doesn’t make sense in the modern world.”

    The lifting of restrictions on media interviews, putting information on websites and appearing at conferences will first be used to help build brand awareness, Steven B. Nadel, a lawyer at Seward & Kissel LLP in New York, predicted.

    “They’ll take baby steps by first appearing on business news networks and industry conferences, and we’ll probably see fewer password-protected websites than we do now,” said Nadel, whose clients include hedge funds. “We could even see funds do things like sponsor polo events in the Hamptons.”

    Accredited Investors

    Under the rule, private funds and other companies are still restricted to selling to “accredited investors,” or those considered rich enough to withstand an adverse outcome. The law defines accredited investors as having annual income of at least $200,000 or a net worth of at least $1 million excluding their primary residence.

    The limit to sell only to accredited investors explains why many hedge funds probably won’t respond by taking out print and television ads seeking new clients, said David S. Guin, a partner at Withers Bergman LLP whose clients include hedge funds.

    “You wouldn’t expect the type of person who is typically sought as an investor to be investing off of an ad in a newspaper or magazine,” Guin said.

    The Hedge Fund Association said the new rules will increase transparency, facilitate capital formation and enhance capital markets.

    ‘Generally Positive’

    “Though the HFA views this development as generally positive, we await publication of the new rules to determine whether particular requirements impose an unnecessary burden on our members,” the trade group said in a statement.

    The hedge-fund business has been “uniquely entrepreneurial, in part due to its lightly regulated and private structure,” Charles Stucke, senior managing director of asset manager Guggenheim Partners LLC, said in an e-mailed statement. “Hopefully, the industry can maintain its entrepreneurial spirit through these and other regulatory changes which benefit larger firms. It may take smaller, niche names, which often outperform due to their ability to be nimble, longer to catch up.”

    The freedom to advertise will take the muzzle off startups, which are expected to respond by using websites and industry conferences to announce their need for funding, said Alex Mittal, founder and CEO of FundersClub Inc., which invests in early-stage companies and operates an online fundraising platform.

    Filtering ‘Noise’

    The SEC could help investors sort through the higher level of “noise” by requiring companies to provide information that will allow the regulator to better surveil the market for fraud, Mittal said in a phone interview.

    “If you think of a private company’s stock or a startup’s stock as one of its products, it seems reasonable to think they should be able to market that,” Mittal said. It also seems reasonable that the SEC ought to ensure “the investors are protected in this new landscape.”

    Some investor advocates say advertising will lure small investors into risky bets and complain the rule didn’t include any protections. State securities regulators say private offers were the most common product leading to enforcement actions in 2011.

    Helping ‘Fraudsters’

    “The record is clear that general solicitation will make fraud easier by allowing fraudsters to cast a wider net for victims,” said SEC Commissioner Luis A. Aguilar, who cast the lone vote against the rule. “Experience tells us that this will lead to economic disaster for many investors.”

    An SEC advisory committee recommended in October that the commission rewrite the proposal to include new requirements on the use of advertising. Instead, the SEC lifted the advertising ban and said it would pursue new rules through another rulemaking process.

    The SEC started that process by approving, on a 3-2 vote, a proposal for new regulations that would allow better tracking of private offers and how advertising is used. Two Republican commissioners, Troy A. Paredes and Daniel M. Gallagher, voted against the measure, saying it would weigh down the private market with costly new rules.

    SEC Chairman Mary Jo White said the agency recognizes the worries about fraud and will monitor the market for more signs of it. In the meantime, she said, the regulator was compelled to move forward and lift the ban.

    Act’s Mandate

    “Given the explicit language of the JOBS Act as well as the statutory deadline which passed last July, the commission should act without any further delay,” White said. “This does not mean, however, that the commission should not take steps to pursue additional investor safeguards if and where such measures become needed.”

    Investor advocates such as the Consumer Federation of America expressed skepticism about whether the proposal will ever be adopted.

    “This is a poor beginning to Chair White’s term as head of the agency, and it sends a disturbing message about the commission’s likely priorities under her leadership,” said Barbara Roper, director of investor protection for the Consumer Federation.

    To contact the reporters on this story: Dave Michaels in Washington at dmichaels5@bloomberg.net; Margaret Collins in New York at mcollins45@bloomberg.net

    To contact the editor responsible for this story: Maura Reynolds at mreynolds34@bloomberg.net

    recommended http://www.sec.gov/spotlight/investor-advisory-committee-2012/iac-general-solicitation-advertising-recommendations.pdf


    http://www.bbc.co.uk/news/business-23264513

    Hedge fund adverts: US regulators lift ban
    11 July 2013 Last updated at 00:10 GMT

    An 80-year-old ban on advertising by hedge funds has been lifted by US regulators.

    It means that hedge funds will be able to market their investment products to a much bigger audience through TV, radio and internet campaigns.

    But hedge funds will still only be allowed to sell their products to wealthy clients.

    Critics say the move is likely to benefit hedge funds in need of customers, rather than investors.

    “You know who it is going to help? Those companies that can’t get capital from anywhere else,” said Heath Abshure, the president of the North American Securities Administrators Association – a group of state regulators – who opposed the new rule.

    The term hedge fund covers a wide variety of investment firms. Some will have quite simple investment strategies and might invest in stocks and shares.

    But it is common for hedge funds to use complicated financial products that would be hard for their customers to understand, which is why they are only allowed to sell to wealthy clients.

    Investors must have an annual income of more than $200,000 (£134,000) or assets, excluding their main home, worth more than $1m if they want to become a hedge fund client.

    It is not clear yet which companies will be first to take advantage of the rule change.

    It is thought that big players may hold back and wait to see how the advertising market develops.


    http://www.businessweek.com/articles/2013-07-10/sec-lifts-ban-on-hedge-funds-advertising-dot-hilarity-ensues

    SEC Lifts Ban on Hedge Fund Advertising. Hilarity Ensues
    By Sheelah Kolhatkar
    July 10, 2013

    Today the Securities and Exchange Commission approved a rule that would allow hedge funds to advertise publicly for the first time in 80 years. The ban had been intended to protect unsophisticated investors from the risky, barely regulated investment pools that now control more than $2 trillion in assets; the commission approved the change by a 4-to-1 vote. “Without common-sense protections, general solicitation will prove be a great boon to the fraudster,” Democratic Commissioner Luis Aguilar, the lone dissenter, said in a statement. “Experience tells us that this will lead to economic disaster for many investors.”

    While the fund industry is taking its time focus-testing new marketing plans, the wiseguys on Twitter wasted no time offering up suggestions for hedge fund slogans that might appeal to the masses:

    Everywhere you want to be (and a few places you dont!) #hedgefundslogans
    — Barry Ritholtz (@ritholtz) July 10, 2013

    What’s-Left-Of-Your-Money Back Guarantee #HedgeFundSlogans
    — Ivan the K™ (@IvanTheK) July 10, 2013

    Creating Alpha since,well, mostly never #hedgefundslogans
    — Barry Ritholtz (@ritholtz) July 10, 2013

    You’d be better off with an index fund #hedgefundslogans
    — Matt O’Brien (@ObsoleteDogma) July 10, 2013

    Snitches Get Stitches #HedgeFundSlogans
    — Ivan the K™ (@IvanTheK) July 10, 2013

    High-water mark, what high-water mark…… #Hedgefundslogans
    — InterestArb (@InterestArb) July 10, 2013

    Because What’s The Worst Thing That Can Happen #HedgeFundSlogans
    — barnejek (@barnejek) July 10, 2013

    We are not on the SEC’s most wanted list. #HedgeFundSlogans
    — Matt (@MattVATech) July 10, 2013

    You want a friend? Get a dog #hedgefundslogans
    — Eric Jackson (@ericjackson) July 10, 2013

    Kolhatkar is a features editor and national correspondent at Bloomberg Businessweek. Follow her on Twitter @Sheelahk.


    http://online.wsj.com/article/SB10001424127887323740804578597651423719718.html

    SEC Lifts Ban on Hedge Fund Ads
    Updated July 10, 2013, 5:57 p.m. ET

    Move Reverses Decades-Old Restriction for Private Offerings

    BY ANDREW ACKERMAN AND JESSICA HOLZER

    WASHINGTON—The Securities and Exchange Commission voted to lift an 80-year-old ban on publicizing shares of hedge funds and other businesses issuing private stock, a move expected to transform how startups and investment firms raise cash.

    The vote satisfies a provision in last year’s Jumpstart Our Business Startups Act, which was aimed at making it easier for small businesses to raise funds. The ad ban will officially end 60 days after the rule is published in the Federal Register.

    The relaxation was approved 4-1, with Luis Aguilar, a Democrat, voting against ending the ban and warning that the agency was “reckless” …


    SEC Lifts Ban on Hedge Fund Ads
    By ANDREW ACKERMAN and JESSICA HOLZER
    Updated July 10, 2013, 5:57 p.m. ET

    Move Reverses Decades-Old Restriction for Private Offerings


    Reuters

    The SEC proposed additional investor protections after lifting the ban.

    WASHINGTON—The Securities and Exchange Commission voted to lift an 80-year-old ban on publicizing shares of hedge funds and other businesses issuing private stock, a move expected to transform how startups and investment firms raise cash.

    The vote satisfies a provision in last year’s Jumpstart Our Business Startups Act, which was aimed at making it easier for small businesses to raise funds. The ad ban will officially end 60 days after the rule is published in the Federal Register.

    The relaxation was approved 4-1, with Luis Aguilar, a Democrat, voting against ending the ban and warning that the agency was “reckless” to ease restrictions without finalizing appropriate safeguards.

    The SEC did propose a package of investor protections that officials said will help the agency track and police the roughly $900 billion in private offerings sold annually affected by the ban. The proposal would require hedge funds and companies to notify the SEC 15 days before an offering will be publicized. Currently, businesses must file a notification within 15 days following the first sale, but there are few if any penalties for failing to do so. Companies that fail to provide advance notice would be disqualified from making new private offerings for one year. Firms also would have to provide the SEC with additional information about their offerings.

    SEC Chairman Mary Jo White said the agency would move swiftly to finalize the package of protections. Yet the decision to lift the ban without finalizing the protections prompted concerns from investor advocates, who are worried that some investors could be drawn in without fully understanding the risks.

    “It is a sad day for the commission when it treats investor protection as an afterthought, something it may get around to addressing in the future if it can only find the will and the time,” said Barbara Roper, director of investor protection at the Consumer Federation of America.

    Two Republican commissioners, Troy Paredes and Daniel Gallagher, voted against the investor-protection package, warning that the restrictions were too onerous on businesses and would harm private markets.

    Investor advocates had wanted the SEC to consider raising the asset and income thresholds to be deemed an “accredited” investor. But agency officials said they were prohibited from taking on that issue for at least another year because of congressional restrictions.

    Accredited investors are generally those with a net worth of more than $1 million excluding the value of one’s primary residence, or more than $200,000 in annual income for the past two years. Hedge-fund investors have to meet a net-worth threshold of at least $2 million, excluding their primary residence.

    The final regulation would include a list of verification methods that businesses may use to determine whether an investor is accredited, including reviewing copies of Internal Revenue Service filings.

    The SEC also voted unanimously to bar felons and other “bad actors” convicted of securities fraud from participating in the private offerings, finalizing provisions it originally floated two years ago.

    Corrections & Amplifications

    Bhakti Chai of Boulder, Colo. recently raised $850,000 from investors. An earlier version of this article incorrectly said the company raised $850 million.

    Write to Andrew Ackerman at andrew.ackerman@dowjones.com and Jessica Holzer at jessica.holzer@dowjones.com

    SEC Clears Way for Entrepreneurs to Tweet, Blog About Unregistered Shares http://online.wsj.com/article/SB10001424127887324694904578597691543313894.html
    CFO Journal: SEC Opens Private Funding Floodgates http://blogs.wsj.com/cfo/2013/07/10/sec-opens-private-funding-floodgates/
    Opinion: Kiss That Internship Goodbye, Kids http://traffic.outbrain.com/network/redir?key=400cd11e50cd0e718bfddf9d3c9be793&rdid=568171911&type=DYLD_d/NA_ny&in-site=false&idx=2&req_id=2134ff726ac9faa12952464464128193&agent=blog_JS_rec&recMode=11&reqType=1&wid=125&imgType=2&refPub=659&prs=false&scp=false&origSrc=2790908
    Investment offers on billboards, T-shirts? SEC ruling on unregistered shares clears way http://traffic.outbrain.com/network/redir?key=89ebd3181260d1ef697220023ddd45a2&rdid=568171911&type=IMD_d/NA_ny&in-site=false&idx=0&req_id=6b2b51fa2ca314014b5edad20dc8a49b&agent=blog_JS_rec&recMode=7&reqType=1&wid=100&imgType=0&refPub=659&prs=false&scp=false&origSrc=2790908
    What Possessed Him? Rajat Gupta’s Great Fall and America’s Indian Elites http://paid.outbrain.com/network/redir?key=cf1bc0916cef287e2cf2f1fac036ce47&rdid=568171911&type=RPM_/NA_ny&in-site=false&idx=2&pc_id=15756679&req_id=6b2b51fa2ca314014b5edad20dc8a49b&agent=blog_JS_rec&recMode=7&reqType=1&wid=100&adsCats=1708,1707,1202&refPub=659&prs=true&scp=false&fcapElementId=5809&origSrc=2790908
    Gold is Not an Inflation Hedge


    http://www.businessweek.com/articles/2013-07-11/wikileaks-finds-snowden-cash-bump-elusive


    Photograph by Anthony Devlin/AFP via Getty Images

    WikiLeaks founder Julian Assange speaks to the media inside the Ecuadorian embassy in London on June 14

    Nonprofits
    WikiLeaks Finds Snowden Cash Bump Elusive
    By Ben Moshinsky, Saleha Mohsin, and Cornelius Rahn
    July 11, 2013

    The dramatic appearance of Edward Snowden on the world stage has proven only a temporary boost to WikiLeaks, the antisecrecy website. Donations to WikiLeaks surged after it offered financial support to Snowden, the former U.S. National Security Agency contractor who revealed secrets about U.S. surveillance practices. Contributions since have slid, according to the Hamburg-based Wau Holland Foundation, the main collector of funds for WikiLeaks.

    Donations surged to €1,000 ($1,285) a day after Snowden stepped forward as the source of June newspaper reports about U.S. phone and Internet surveillance, according to Bernd Fix, a spokesman for Wau Holland. Daily contributions have since dropped to about €100. Although that’s about three times the donation rate before Snowden, it’s unlikely to put WikiLeaks in the black after two years of deficits, Fix said in an e-mail.

    The group has slashed expenses as contributions have dropped off, says Kristinn Hrafnsson, a spokesman for WikiLeaks in Reykjavik: “I’m fairly optimistic we’ll be able to raise enough funds to continue our work.” The group, which published diplomatic and military documents obtained by U.S. Army Private Bradley Manning in 2010, put a chartered airplane on standby after Snowden surfaced in Hong Kong and acknowledged providing sensitive documents to the media.

    Olafur Vignir Sigurvinsson, a WikiLeaks representative who arranged the charter, says it was made possible through outside funds from “friends,” though Snowden eventually made it to Moscow on a regular Aeroflot flight. WikiLeaks “did have a hand in financing” the flight to Moscow, says Hrafnsson, declining to specify the cost. Sigurvinsson says there are currently no plans to transport Snowden from the international transit area of Moscow’s airport, where he’s seeking asylum in other countries. The U.S. government has filed espionage and theft charges against Snowden and suspended his passport.

    WikiLeaks has struggled to secure adequate financing and stay relevant since founder Julian Assange holed up at the Ecuadorian embassy in London to avoid extradition to Sweden. The group also lost more than $50 million of potential donations after Visa Europe (V), MasterCard (MA), and American Express (AXP) stopped payments to WikiLeaks in 2010, according to Assange. Rebecca Kaufman, a spokeswoman at MasterCard, and Jennifer Doidge, a spokeswoman for Visa, didn’t immediately respond to requests for comment. Visa and MasterCard, along with PayPal (EBAY), Bank of America (BAC), and Western Union (WU), had suspended processing payments for WikiLeaks when the site published classified documents leaked by Manning, who’s on trial. The blockade was lifted this year following a court battle by Reykjavik-based DataCell, which processes WikiLeaks donations.

    “The most serious aspect of the banking blockade is that it stripped us of the ability to expand and carry out the projects we had in mind,” Hrafnsson says. The group last year spent almost €400,000 after receiving just €69,000 in donations, according to the Wau Holland Foundation’s annual report. WikiLeak’s funding comes “mostly from Wau Holland,” Hrafnsson says.

    Wau Holland was set up in memory of Herwart “Wau” Holland-Moritz, who co-founded the Chaos Computer Club, a hackers’ association, in 1981 and died in 2001. The foundation’s aim is to “promote and pursue his unique freethinking in relation to freedom of communication and informational self-determination,” according to its website. In its annual report, Wau Holland said it collected €1.5 million for WikiLeaks from 2010 to 2012. Collections fell to €69,000 in 2012. “Development of donations over the past two years has declined substantially and is no longer able to provide the earlier levels of support for the project,” the report said.

    Hrafnsson declines to comment on how much funding WikiLeaks needs to keep up its operations, which require powerful computers and large amounts of data storage. He also says he doesn’t have an immediate overview of incoming cash. “We’re talking about tens of thousands of donors, giving an average of €20 to €30,” he says. “The highest donation was €1,200.”

    The bottom line: Funding for WikiLeaks dried up after major credit card companies stopped processing donations.

    Moshinsky is a reporter for Bloomberg News in London. Mohsin is a reporter for Bloomberg News in Oslo. Rahn is a reporter for Bloomberg News in Frankfurt.

     
  • Virtual Chitchatting 5:33 PM on 2013/07/12 Permalink  

    Snowden: It ain’t secret that Microsoft, Google, Yahoo provide the US Government unrestricted access to their users’ accounts 

    It ain’t secret that Microsoft, Google, Yahoo provide the US Government unrestricted access to their users’ accounts

    http://www.dw.de/guardian-microsoft-helped-nsa-obtain-users-information/a-16947005

    Intelligence
    Guardian: Microsoft helped NSA obtain users information

    A UK newspaper has reported that Microsoft worked with US intelligence services to allow users’ communications to be intercepted. The newspaper cited top-secret documents provided by whistle-blower Edward Snowden.

    The Guardian has reported that the software giant Microsoft collaborated with the National Security Agency (NSA) to bypass encryption of data by users of its services. The newspaper cited top-secret documents provided by former Central Intelligence Agency employee and whistleblower Edward Snowden.

    The newspaper reported that Microsoft worked with the Federal Bureau of Investigations and the NSA to ease access via the US surveillance program PRISM to the cloud storage service SkyDrive. Information about the PRISM program was originally leaked to the Guardian by Snowden last month.

    According to the newspaper, Microsoft also helped the NSA collect video and audio of conversations conducted via the online chat service Skype.

    Throughout the progression of the leaking scandal, Microsoft had assured it did not provide the NSA direct access to users’ information. On Thursday, it repeated that it releases customer data only in response to lawful government requests.

    “To be clear, Microsoft does not provide any government with blanket or direct access to SkyDrive, Outlook.com, Skype or any Microsoft product,” a statement on the company’s website read.

    Along with Microsoft, Facebook and Google had publicly urged US authorities to allow them to reveal the scope of the surveillance requests after the original leaks suggested they had given the government “direct access” to their computers as part of the PRISM program.

    Snowden to meet with activists

    Meanwhile, Edward Snowden released a letter inviting human rights groups to meet with him on Friday in Moscow’s Sheremetyevo international airport to discuss “next steps forward in my situation.”

    Snowden has not been seen in public since arriving in Moscow from Hong Kong on June 23, where he had fled before his leaks were made public. The US has condemned China for not extraditing Snowden when it had the chance.

    Venezuela, Nicaragua and Bolivia have all said they would be willing to grant asylum to Snowden but it is unclear how he would fly to any of these countries without passing through airspace belonging to the US or its allies.

    hc/mkg (Reuters, AFP, AP, dpa)

    ‘Most of Europe has no whistle-blower protection’ The case of Edward Snowden remains in the spotlight. Yet even in Europe, there’s little protection for those who point out corruption, crime and wrongdoing, explains Transparency International’s Mark Worth. (11.07.2013) http://www.dw.de/most-of-europe-has-no-whistleblower-protection/a-16942870


    http://www.tempo.co/read/news/2013/07/12/118495776/Snowden-Beberkan-Bukti-Keterlibatan-Microsoft

    Snowden Beberkan Bukti Keterlibatan Microsoft
    Jum’at, 12 Juli 2013 | 12:03 WIB


    Steve Ballmer (kiri) dan Tony Bates. AP/Paul Sakuma

    TEMPO.CO, London – Edward Snowden membeberkan bukti-bukti yang menunjukkan raksasa teknologi global bekerja sama erat dengan badan intelijen Amerika Serikat, termasuk Badan Keamanan Nasional (National Security Agency/NSA) dan FBI, untuk memastikan semua pelanggannya bisa dimata-matai.

    Surat kabar Inggris The Guardian melaporkan dokumen-dokumen yang ditunjukkan Snowden memperlihatkan Microsoft membantu NSA dengan mempersilakan badan itu “mengintip” percakapan di Outlook.com.

    Microsoft dikabarkan bekerja sama dengan FBI tahun ini untuk memudahkan akses NSA ke layanan SkyDrive. Setelah Microsoft membeli Skype, NSA mengakses kemampuan baru untuk meningkatkan jumlah video yang dikumpulkan dalam program Prism menjadi tiga kali lipat.

    Microsoft membantah segala tuduhan tersebut, “Microsoft tidak memberikan akses langsung maupun terselubung ke SkyDrive, Outlook.com, Skype, atau produk-produk Microsoft ke pemerintah mana pun.”

    Perusahaan itu sebelumnya menyebutkan, selama enam bulan pada tahun 2012, telah menyerahkan catatan sekitar 32 ribu akun pengguna. Namun tidak mengatakan apa-apa lagi karena pemerintah Amerika Serikat melarang seluruh perusahaan teknologi membicarakan aktivitas mereka.

    Sementara itu, wartawan Guardian yang menulis kisah Snowden mengatakan sumbernya mengaku tidak pernah memberikan informasi apa pun kepada pemerintah Rusia atau Cina, seperti yang dituduhkan.

    Glenn Greenwald dalam artikel yang dipublikasikan hari Rabu lalu di situs Guardian mengatakan dia berbincang dengan Snowden pekan lalu dan Selasa. Snowden dengan tegas membantah rumor yang mengatakan Moskow dan Beijing memiliki data-datanya.

    AL JAZEERA | NATALIA SANTI


    http://www.tempo.co/read/news/2013/07/12/072495943/Microsoft-Bantah-Bagikan-Data-ke-NSA

    Microsoft Bantah Bagikan Data ke NSA
    Jum’at, 12 Juli 2013 | 17:48 WIB


    CEO Microsoft Steve Ballmer. faluu.com

    TEMPO.CO, Washington – Pada 11 Juli 2013, situs The Guardian melansir laporan berdasarkan file rahasia dari Edward Snowden, pembocor dua program rahasia badan intelijen Amerika.

    Pernyataan yang tertera pada file itu mengatakan Microsoft berkolaborasi dengan badan intelejen Amerika, National Security Agency (NSA). File itu menyatakan bahwa perusahaan raksasa itu membiarkan NSA memata-matai konten email, file cloud, dan percakapan Skype.

    Menurut laporan yang dilansir oleh situs Business Insider, Microsoft membantah pernyataan itu. Perusahaan yang dipimpin oleh Steve Ballmer itu hanya menyediakan data penggguna dengan proses hukum dan tidak memberikan akses langsung bagi pemerintah terhadap SkyDrive, Outlook.com, Skype atau produk Microsoft lainnya.

    Menariknya, ini kedua kalinya dalam pekan ini Microsoft membantah laporan yang menyatakan keterlibatannya dalam program PRISM (Planning Tool for Resource Integration, Synchronization, and Management) milik pemerintah Amerika Serikat.

    “Sampai hal ini dilaporkan, Microsoft tidak pernah terlibat dalam program PRISM atau hal lainnya yang serupa,” kata tim Microsoft OneNote.

    BUSINESS INSIDER | APRILIANI GITA FITRIA


    http://www.tempo.co/read/news/2013/07/12/116495953/Edward-Snowden-Temui-Kelompok-HAM-Rusia

    Edward Snowden Temui Kelompok HAM Rusia
    Jum’at, 12 Juli 2013 | 18:03 WIB


    Edward Snowden. AP/The Guardian

    TEMPO.CO, MOSKOW–Pembocor data intelijen Amerika Serikat, Edward Snowden, mengundang sejumlah kelompok hak asasi manusia Rusia untuk melakukan pertemuan, Jumat 12 Juli 2013. Mereka bertemu di area transit Bandara Internasional Sheremetyevo di Moskow, tempat Snowden kini terjebak sejak tiba dari Hong Kong pada 23 Juni lalu.

    Upaya pelarian Snowden dipastikan menjadi topik utama pertemuan tersebut.“Kami akan membahas langkah-langkah yang harus diambil melihat kondisi saya,” demikian Snowden menulis dalam suratnya kepada media seperti dilansir Reuters.

    Sergei Nikitin, ketua Amnesty International Russia, mengatakan bersedia menemui Snowden bersama kelompok penggiat HAM lain seperti Human Rights Watch. Turut hadir dalam pertemuan tersebut pengacara kondang Rusia, Genrikh Padva.

    Perwakilan Human Rights Watch Rusia, Tanya Lokshina, mengunggah pernyataan Snowden dalam akun Facebook-nya. Snowden kembali menyerang sikap Amerika Serikat yang mempersulit dirinya menerima suaka. “Ancaman ini bukan saja mengancam saya dan negara Amerika Latin, tapi juga setiap individu di dunia,” tulis pria berusia 30 tahun itu.

    Pertemuan berlangsung dalam pengamanan ketat karena ancaman AS terhadap Snowden. Setiap undangan yang hadir diminta untuk menunjukkan print surat elektornik serta membawa identitas diri.

    Venezuela, Bolivia dan Nikaragua sudah menawarkan suaka untuk Snowden. Kamis malam waktu setempat, Menteri Luar Negeri Venezuela, Elias Jaua, menegaskan tawaran suaka untuk Snowden masih berlaku. “Komunikasi terakhir kami adalah pekan lalu. Sayangnya hingga kini kami belum menerima jawaban resmi,” ujar Jaua di sela-sela pertemuan menteri luar negeri Amerika Latin di Uruguay.

    REUTERS | BBC | THE GUARDIAN | INTERFAX | SITA PLANASARI AQUADINI


     
  • Virtual Chitchatting 5:32 PM on 2013/07/12 Permalink  

    politik polisi & politisi dpr

    sudah bukan rahasia lagi kalau liputan oleh media bisa dibeli dengan sangat murah.

    ketimbang membayar iklan milyaran rupiah dalam satu atau beberapa spot berdurasi sekian detik, mending bayar wartawannya aja untuk bebas ngeliput.

    paling top 5 juta, bisa dapat liputan 5 menit atau 10 menit.
    atau kalau di media cetak bisa dapat 20% dalam satu halaman

    itulah mental wartawan masa kini.
    akibatnya, isi berita adalah sampah semua.
    metro tv. tv oon

    apalagi isi berita ngeliput artis.
    sampah masyarakat banget.

    total craps


    Krisis Moral Politik Politisi, http://suar.okezone.com/read/2013/07/12/58/835863/krisis-moral-politik-politisi
    Politikus “Pelihara” Wartawan, http://suar.okezone.com/read/2013/07/09/58/834014/politikus-pelihara-wartawan
    [Lagi], Cap Korupsi untuk DPR & Polisi, http://suar.okezone.com/read/2013/07/10/59/834775/lagi-cap-korupsi-untuk-dpr-polisi
    Intrik di Tahun Politik, http://suar.okezone.com/read/2013/07/08/59/833549/intrik-di-tahun-politik


    http://suar.okezone.com/read/2013/07/12/58/835863/krisis-moral-politik-politisi

    Krisis Moral Politik Politisi
    Jainuri, M.Si, Jum’at, 12 Juli 2013 11:11 wib

    Politisi kita semakin jauh dari simpati publik. Berdasarkan survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) mengungkapkan masyarakat semakin tidak percaya terhadap komitmen moral politisi dalam mewujudkan kehidupan bangsa yang lebih baik. Hanya 37,5 persen publik yang menyatakan masih percaya terhadap komitmen moral politisi untuk menjalankan politik dengan baik dan benar. Sedangkan, 51,5 persen publik tidak percaya terhadap komitmen moral politisi dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

    Bagi publik, keberadaan politisi tidak membawa arti positif dalam mewujudkan kehidupan bangsa yang makmur dan sejahtera, justru politisi membuat negara semakin jauh dari cita-cita luhur bangsa. Tindakan korupsi politisi, misalnya, dari hari ke hari selalu menghiasi pemberitaan media massa. Modus korupsi politisi dilakukan dengan berbagi bentuk.

    Korupsi dan janji palsu

    Akhir-akhir ini, politisi tampak senang melakukan tindakan korupsi dengan modus pencucian uang. Uang dari hasil korupsi dijadikan dalam bentuk barang seperti rumah mewah, mobil mewah, dan barang-barang mewah lainnya. Yang menyakitkan lagi, adalah uang dari hasil korupsi dijadikan sebagai modal untuk mendapatkan dan memiliki perempuan-perempuan cantik, entah dijadikan sebagai simpanan ataupun sebagai istri.

    Perkembangan kasus korupsi di Indonesia dapat dibilang fantastis dan ironis. Pada tahun 2011 Transparansi International Indonesia (TII) menempatkan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia pada angka 3,0 (IPK menggunakan angka 0-10. Angka 0 dipersepsikan sangat korup, sedangkan 10 bersih dari korupsi). Tahun 2012 Transparansi International Indonesia (TII) kembali menempatkan IPK Indonesia pada angka 32. Pada tahun 2012 TII menggunakan formula yang berbeda dari tahun 2011. Jika pada metode yang lama (2011), IPK dihitung dengan skor 0-10 (0 dipersepsikan sangat korup, 10 sangat bersih) diubah menjadi 0-100 (0 dipersepsikan sangat korup, 100 sangat bersih) (Salahudin, Okezone.com).

    Selain korupsi, prilaku buruk lain politisi adalah senang berjanji kepada rakyat tanpa diikuti tindakan nyata. Banyak politisi yang memberi janji kepada rakyat tanpa bukti nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Lidah tak bertulang”, pribahasa ini tampak nyata dalam keseharian politisi-politisi kita. Kenaikan harga BBM Bersubsidi, misalnya, adalah bukti prilaku politisi yang tidak menunjukkan komitmen baik kepada rakyat. Sebelum dipilih oleh rakyat, mereka berjanji sumpah serapa untuk berjuang kepentingan rakyat. Namun, janji ini hanya kata-kata yang menyakitkan. Semua masyarakat melihat proses voting penentuan kebijakan kenaikkan harga BBM. Pada voting itu tampak nyata mayoritas politisi menampakkan prilaku arogansi yang tidak lagi mengingat dan memikirkan janji-janji yang pernah disampaikan kepada rakyat. Mereka merasionalisasikan kenaikkan BBM bersubsidi tanpa mempertimbangkan nasib rakyat yang diwakilinya.

    Lahirnya masyarakat golput

    Prilaku politisi inilah yang menciptakan antipati publik terhadap mereka (politisi). Fenomena antipati ini tentu membahayakan bagi berlangsungnya demokrasi. Antipati publik terhadap politisi berdampak luas terhadap persoalan-persoalan lain seperti lahirnya golput dan lemahnya legitimasi konstitusional. Golput sangat berbahaya untuk keberlangsungan demokrasi. Manakala golput tercipta secarang langsung demokrasi akan sirna. Politik dan institusi-institusi negara diisi oleh segelintir atau sekelompok orang yang melakukan tindakan tanpa rasa tanggung jawab layaknya dalam negara aristokrasi dan monarki.

    Masyarakat dipandang sebagai pelengkap yang tak berarti bagi kehidupan bangsa dan negara. Pada sisi lain, golput secara langsung membiarkan persoalan buruk terus berlangsung sehingga negara bukan lagi sebagai institusi moral seperti yang dipikirkan legenda politik Plato dan Aristoteles. Pada konteks ini, bagi masyarakat, negara adalah institusi yang tak berarti. Masyarakat acuh dengan urusan-urusan politik. Jejak pendapat Kompas tahun 2008, 2011, dan tahun 2012 menunjukkan masyarakat tidak lagi mempercayai pancasila sebagai falsafah bangsa, dan tidak percaya Undang-Undang Dasar 1954 sebagai dasar negara. Artinya, masyarakat tidak lagi percaya kepada negara.

    Pada level ini, politisi semakin leluasa melakukan tindakan-tindakan buruk seperti yang dijelaskan di atas. Politisi membuat kebijakan sesuai dengan keinginan dan kepentingan politiknya, tentunya menguntungkan mereka. Institusi atau lembaga-lembaga negara, bagai boneka yang diatur seenaknya oleh politisi. Proses buruk bernegara seperti ini menciptakan persoalan-persoalan serius berupa kemiskinan, pengangguran, kelaparan, diskriminasi, kriminalitas, terorisme, dan konflik sosial politik vertikal dan horizontal. Persoalan-persoalan tersebut telah tampak nyata dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

    Pertanyaannya adalah apakah persoalan ini terus dibiarkan, jika tidak, siapa yang bertanggungjawab untuk memperbaikinya? Mengingat negara Indonesia menganut sistem demokrasi (negara dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat), maka jawaban atas pertanyaan tersebut adalah rakyatlah yang bertanggungjawab atas persoalan bangsa dan negara. Rakyat memiliki hak dan kewajiban konstitusional untuk membawa bangsa menuju yang lebih baik, bermartabat, dan berdaya saing. Masyarakat dapat memilih politisi yang berkualitas, integritas, dan memiliki moralitas tinggi untuk menjadi pemimpin bangsa. Masyarakat diharapkan mampu memilih politisi minimal seperti yang disebutkan tersebut.

    Persoalannya adalah masyarakat sudah terlanjur antipati terhadap politik, tidak lagi percaya kepada politisi, tidak lagi percaya kepada hukum serta tidak percaya kepada falsafah dan konstitusi negara. Faktor yang melatarbelakangi ketidakpercayaan masyarakat terhadap politik, falsafah, dan konstitusi negara adalah prilaku buruk politisi seperti yang dijelaskan sebelumnya. Karena itu, hemat saya, untuk membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap politik, hukum, falsafah, dan konstitusi negara dibutuhkan prilaku baik politisi dalam politik dan dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Pada konteks ini dibutuhkan peran aktif masyarakat sipil seperti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Media Massa, Organisasi Masyarakat, Budayawan, Negarawan, Cendekiawan, dan para Agamawan.
    Upaya praktis yang harus dilakukan masyarakat sipil untuk mewujudkan prilaku baik politisi diantaranya menyadarkan masyarakat untuk memberikan sanksi politik kepada politisi.

    Perlu sanksi politik politisi

    Sanksi politik bagi politisi adalah memberikan hukuman kepada politisi korup, politisi yang tidak berpihak kepada rakyat, dan politisi yang tidak memiliki komitmen untuk menegakkan hukum dengan cara tidak memilihnya kembali untuk menjadi pemimpin bangsa. Masyarakat sipil harus menyadarkan masyarakat untuk tidak memilih politisi busuk dengan cara membangun pemahaman politik masyarakat melalui sosialisasi dan publikasi. Upaya Indonesia Corruption Watch (ICW) mempublikasikan politisi-politisi busuk dipandang sebagai langkah tepat dalam menyadarkan masyarakat dalam memilih politisi sebagai pemimpin bangsa. Selain menyadarkan masyarakat, upaya ICW itu dapat membuat malu politisi untuk tampil dalam politik.

    Upaya sosialisasi dan publikasasi seperti ini harus didukung oleh semua pihak terutama masyarakat sipil yang disebutkan di atas. Media massa harus mendukung upaya sosialisasi dan publikasi dengan cara obyektif, kritis, dan profesional. Ormas harus memiliki program kerja yang mengarah pada penyadaran politik masyarakat. Para akademisi harus lebih giat melakukan kajian dan penelitian untuk membangun pemahaman politik masyarakat yang utuh dan rasional. Tokoh-tokoh agama harus mengarahkan pembicaraan keagamaan pada konteks dinamika politik kekinian terutama terkait dengan prilaku dan sikap politisi.

    Jainuri, M.Si.
    Dosen dan Kepala Biro Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Malang
    Penulis Buku Orang Kuat Partai di Aras Lokal


    http://suar.okezone.com/read/2013/07/09/58/834014/politikus-pelihara-wartawan

    Politikus “Pelihara” Wartawan
    Ardi Winangun, Selasa, 09 Juli 2013 10:10 wib

    Mungkin banyak wartawan yang tersinggung ketika mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengatakan banyak politikus “memelihara” wartawan. Memelihara wartawan oleh politikus dilakukan guna kepentingan Pemlihan Umum 2014. Tak hanya itu yang dikatakan Mahfud, politikus itu juga kerap membeli berita atau memesan pemberitaan di media massa yang mendukung tujuannya. Untuk memesan berita itu para politikus dikabarkan menyiapkan anggaran hingga Rp400 miliar. Apa yang dikatakan oleh Mahfud itu sebenarnya bukan sebuah kejadian yang baru terjadi. Apa yang dikatakan itu sudah lama ada namun oleh pria asal Madura itu dibeberkan kembali.

    Memelihara wartawan oleh para politikus prosesnya tentu tidak secara instan. Politikus itu bisa memelihara wartawan dan wartawan mau dipelihara politikus karena mereka sering bertemu dan berkomunikasi. Kalau meminjam pepatah dari bahasa jawa, mereka terjebak pada witing tresno jalaran saking kulino. Dari situasi itulah mereka saling membutuhkan, sang wartawan membutuhkan berita dari sumbernya langsung dan sang politikus membutuhkan media untuk mengemukakan sikapnya.

    Semakin menjamurnya media dan kecepatan waktu untuk menyajikan berita kepada masyarakat maka hubungan antara politikus semakin intim, dengan SMS keduanya bisa janjian wawancara atau dengan SMS pula politikus itu bisa mengemukakan sikap-sikap politiknya. Semakin intim hubungan itu, maka wartawan semakin mudah untuk mengakses atau berkomunikasi dengan sumber berita (politikus) bahkan hubungan itu berjalan selama selama 24 jam. Wartawan tak sungkan meng-SMS atau menelpon politikus pada tengah malam dan politikus pun siap mengemukakan sikap-sikap politiknya pada saat itu juga.

    Seiring dengan berjalannya waktu, sepertinya saling membutuhkan itu menyimpang dari kaidah-kaidah yang ada. Hubungan dari profesional menjadi hubungan seperti yang dimaksud oleh Mahfud tadi. Itu bisa terjadi karena sang politikus merasa senang sikapnya dikabarkan kepada khalayak umum. Sikapnya yang mungkin prorakyat itu akan meningkatkan popularitas dirinya. Ketika sang politikus sudah terangkat citranya, rupanya ia tidak lupa akan jasa-jasa si wartawan, sehingga dia dengan sadar atau tidak, terpaksa atau ikhlas, akan memberikan insentif atau gratifikasi, kalau bahasa kasarnya amplop, kepada wartawan itu.

    Meski seluruh media cetak di dalam kotak susunan redaksi menegaskan wartawannya dilengkapi dengan kartu pengenal dan dilarang menerima bingkisan dalam bentuk apapun namun aturan itu hanya sebuah pesan yang tertulis. Kenyataannya banyak wartawan yang mau menerima amplop itu, meski tidak semuanya, baik secara terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi.

    Para wartawan sudi menerima insentif itu bisa jadi dikarenakan gaji dari perusahaannya kecil, bisa juga karena dia butuh banyak duit di tengah semakin meningkatnya kebutuhan hidup, mungkin akibat BBM naik, biaya sekolah anaknya yang semakin mahal, atau karena tidak adanya jaminan sosial dari pemerintah kepada wartawan.

    Politikus senang memelihara wartawan karena apa yang dikatakan si politikus itu tidak diedit oleh wartawan, apa yang disampaikan oleh politikus tadi ditulis secara mentah-mentah oleh wartawan. Wartawan mau menulis mentah-mentah sikap politikus karena janji akan diberi insentif. Biasanya politikus tidak suka atau kurang sreg bila sikap politiknya yang muncul di media tidak sesuai dengan keinginannya. Untuk itu agar sikap politiknya sesuai dengan keinginannya, politikus itu ikut ‘mengedit’ berita yang akan muncul.

    Untuk mencegah politikus memelihara wartawan kunci yang paling utama adalah meningkatkan kesejahteraan pada wartawan dan pentingnya meneguhkan independensi wartawan. Kedua hal itu harus menjadi sekeping mata uang, yakni sama-sama penting. Sebab ada wartawan yang bekerja di media yang sudah memberi kesejahteraan yang lebih namun wartawan itu masih mau menerima insentif. Ada pula wartawan yang idealis namun kesejahteraannya tidak layak.

    Apa yang dikritik oleh Mahfud itu menurut penulis lebih banyak ditujukan kepada oknum wartawan. Seharusnya Mahfud juga mengkritik politikus bahkan ketua umum partai yang mempunyai perusahaan media, baik cetak maupun elektronik, di mana media itu digunakan untuk kepentingan politiknya menjelang Pemilu 2014. Hal ini tentu lebih parah dari pada oknum-oknum wartawan tadi. Kalau oknum secara individu tapi kalau sudah perusahaan, gerakannya lebih massif, dan daya kepentingannya lebih besar dan bisa merusak demokrasi.
    Politikus atau ketua umum partai mempunyai perusahaan media sekarang ini jumlahnya tidak sedikit, diantaranya sudah lama menggunakan media itu untuk kepentingan politiknya. Sedang politikus atau ketua umum partai yang belum memiliki media mereka membuat media baru. Karena mereka memelihara wartawan secara resmi maka isinya pastinya menyanjung-nyanjung dan menyiarkan program-programn pemilik media yang juga menjadi politikus dan ketua umum partai itu. Hal demikian lebih parah daripada politikus yang hanya memelihara segelintir wartawan.

    Ardi Winangun
    Pengamat Sosial Politik


    http://suar.okezone.com/read/2013/07/10/59/834775/lagi-cap-korupsi-untuk-dpr-polisi

    [Lagi], Cap Korupsi untuk DPR & Polisi
    Kemas Irawan Nurrachman – Okezone
    Rabu, 10 Juli 2013 13:54 wib

    Korupsi yang sudah mengakar, seakan tidak pernah hilang meski terbentuknya sebuah lembaga antikorupsi.

    Dalam survei teranyar yang digelar Transparency International Indonesia (TII), dua lembaga negara ‘kembali’ mendapat cap sebagai institusi terkorup. Intitusi tersebut adalah DPR dan Polisi.

    Jika merujuk dari hasil survei yang dilakukan TII beberapa tahun sebelumnya, dua lembaga ini kembali masuk dalam jajaran lembaga terkorup. Tugas dan peran kedua lembaga itu dinilai sangat berperan untuk perkembangan Bangsa Indonesia.

    Kepolisian sebagai lembaga yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, berperan penting sebagai penegak hukum. Lembaga ini mempunyai kekuasaan besar untuk menindak pelanggar hukum sesuai dengan peraturan yang ada.

    Sedangkan lembaga DPR, yang notabene sebagai wakil rakyat, justru ikut terbawa dalam pusaran korupsi. Dalam survei TII, kedua lembaga itu disebut tersandung praktik suap sebagai pelicin urusan atau untuk mempercepat layanan.

    Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai lembaga antikorupsi memang tengah menyoroti kedua lembaga itu. Sebut saja kasus aliran cek pelawat yang melibatkan sejumlah anggota dewan saat pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia 2004-2009 Miranda Swaray Goeltom.

    Teranyar, kasus dugaan suap Mantan Dirlantas Polri Irjen Pol Djoko Susilo dalam kasus dugaan pengadaan kendaraan roda dua dan roda empat simulator ujian SIM tahun anggaran 2011.

    Dua lembaga penting itu seakan tidak pernah mau belajar dari kesalahan terdahulu. Sejumlah pejabat penting di kedua lembaga itu kerap mengatakan data TII akan digunakan sebagai introspeksi, namun kenyataannya institusi itu tidak bisa melakukan perbaikan.

    Sifat manusia yang sudah nyaman dalam suatu kondisi, membuat dirinya enggan untuk melakukan perubahan yang lebih baik. Mereka yang sudah terbiasa duduk di kursi basah, seakan enggan berpindah ke tempat lain dan mencoba untuk menutup rapat-rapat “perselingkuhan” tersebut.

    Hukuman penjara dan moral, tidak membuat takut para koruptor. Sudah seharusnya Indonesia memiliki aturan yang jelas dan tegas agar menjadi pelajar serta memiliki efek jera.

    Beberapa waktu lalu, muncul usulan agar para koruptor dimiskinkan. Namun, usulan itu lagi-lagi dimentahkan oleh DPR.

    Padahal jika para anggota dewan itu mau lembaganya dinilai bersih dan semata-mata hanya bekerja untuk menyejahterakan masyarakat, maka usulan itu bisa diterima. Atau mau belajar dari Negeri China yang menghukum para koruptor dihukum mati?

    (kem)


    http://suar.okezone.com/read/2013/07/08/59/833549/intrik-di-tahun-politik

    Intrik di Tahun Politik
    TB Ardi Januar – Okezone
    Senin, 08 Juli 2013 13:36 wib

    “SEMUA politikus sama saja, mereka sama-sama berjanji akan bangun jembatan padahal di sana tak ada sungai”. Itulah sepenggal kalimat dari negarawan asal Uni Soviet, Nikita Khruschev.

    Kalimat ini rasanya cukup relevan bila dibandingkan dengan potret perpolitikan Indonesia yang saat ini tengah bersiap menghadapi pesta demokrasi 2014. Para parpol peserta pemilu beserta capres dan calegnya saat ini tengah bersolek agar rakyat jatuh hati kepada mereka.

    Jangan heran kalau tiba-tiba mata kita dikagetkan dengan politikus yang biasanya duduk di kursi empuk memilih untuk berpanas-panasan bareng rakyat, turun ke sawah, memberikan bantuan sembako, memberikan mobil ambulans gratis dan lain sebagainya. Jangan heran juga kalau mereka yang biasanya tampil perlente dengan stelan safari, tiba-tiba hanya mengenakan kaos oblong, celena jeans, dan sandal jepit. Semua itu adalah bentuk ikhtiar mereka untuk merebut simpati publik.

    Apa yang dilakukan para politikus tersebut adalah fenomena biasa jelang hajatan pemilu. Selama yang dilakukan positif dan banyak memberikan manfaat, tak ada yang salah dengan cara mereka. Toh, kian hari masyarakat makin cerdas dan bisa memberikan penilaian siapa yang layak untuk dipilih dan siapa yang tidak, siapa yang benar-benar mendengarkan aspirasi rakyat dan siapa yang hanya menjual nama rakyat meski sama sekali tak pernah mengenal rakyatnya.

    Namun dari sekian tingkah polah para politikus jelang pemilu, ada satu kebiasaan yang sulit dihilangkan dan seolah menjadi budaya warisan. Kebiasaan itu adalah budaya saling intrik sesama calon. Para calon yang seharusnya fokus memberikan visi misi, justru terkadang harus disibukkan juga untuk menghadang sang rival dengan cara-cara yang tidak sportif. Intrik politik, kampanye negatif, selebaran gelap dan sejenisnya kerap muncul tiap warga hendak menghadapi pemilu baik itu pilpres, pileg, pilgub, pilwalkot, hingga pilbup.

    Belum lama ini, sejumlah Anggota DPR nampak kebakaran jenggot setelah namanya disebut-sebut oleh salah satu LSM antikorupsi sebagai politikus yang tidak pro pemberantasan korupsi. Meraka pun meradang dan memperpanjang kasus ini ke ranah hukum. Mereka menganggap rilis dari LSM tersebut adalah pembunuhan karakter, fitnah dan berbau pesananan mengingat rata-rata dari anggota DPR yang namanya disebut saat ini tengah berkompetisi lagi untuk memperpanjang jabatannya sebagai wakil rakyat.

    Masih ingat dengan kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pernah menjadi sasaran tembak intrik dari pihak tertentu di Pilgub DKI Jakarta beberapa waktu lalu? Kala itu muncul isu Ahok tak layak memimpin Jakarta karena berasal dari kalangan minoritas baik itu suku maupun agamanya. Namun isu yang diembuskan tak sesuai sasaran. Ahok yang mendampingi Joko Widodo berhasil mendapatkan suara terbanyak dari warga Jakarta.

    Pelajaran yang dapat dipetik dari kasus Ahok adalah bahwa saat ini masyarakat sudah semakin cerdas dan rasional dalam memilih pemimpinnya. Masyarakat tak perlu lagi dihasut dengan intrik-intrik negatif, karena makin banyak intrik yang beredar akan membuat masyarakat makin apatis dengan barang yang namanya politik. Ketimbang parpol, caleg dan capres sibuk membusukkan pesaingnya, lebih baik mereka terus bekerja untuk rakyat dan fokus dengan visi misinya.

    Mari hilangkan budaya intrik dari politik meski dirasa sulit. Buktikan bawa politik santun bukanlah wacana buta tetapi fakta yang bisa terwujud. Berpolitik santun sama dengan mencerdaskan masyarakat dan turut mengangkat derajat politik Indonesia menjadi sangat elegan di mata dunia. Karena bagaimanapun Indonesia sudah kadung dicap sebagai negara yang menjunjung tinggi ramah tamah dan toleransi.

    Selamat bertanding dengan fair.
    Selamat bersanding dengan fair.
    (teb)


     
  • Virtual Chitchatting 5:31 PM on 2013/07/12 Permalink  

    menanti kegagalan kerja yang lain dari menteri pendidikan yang pandir di proyek kurikulum 2013

    05:31 PM 2013-07-12

    #Kurikulum 2013 http://www.tempo.co/topik/masalah/1502/Kurikulum-2013

    Kurikulum Baru diperkirakan gagal
    Neneng Zubaidah
    Koran Sindo, 12 Juli 2013, hal.16

    Jakarta – Pelaksanaan kurikulum akan dilakukan (15/7), tapi masih banyak kendala di lapangan; diantaranya pelatihan guru dan sosialisasi yang lemah hingga perubahan teknis yang merugikan pengajar dan siswa.

    Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listyarti mengatakan, pelatihan yang dirancang partisipatif dan demokratis ternyata hanya berjalan searah dan mengedepankan ceramah. Kondisi ini berdampak pada kegagalan mengubah paradigma guru dalam praktik pembelajaran nantinya. “Jika mindset guru gagal diubah, maka kurikulum akan gagal diimplementasikan,” katanya pada Konferensi Pers Kegagalan Sistemik Pelatihan Guru dalam Kurikulum Baru, di LBH Jakarta kemarin.

    Kelemahan pada proses pelatihan lain yang terungkap ialah konsep dan rasionalisasi Kurikulum 2013 tidak dapat dikemukakan dengan baik oleh guru inti. Mereka hanya dapat memberitahu bahwa perubahan ini adalah keinginan pesinden SBY yang sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional. Bahkan, guru pelatih pun tidak mengevaluasi Kurikulum KaTeSiaPe (KTSP, 2006) karena pesinden SBY menyatakan ingin mempermudah pekerjaan guru dengan dibuatkan silabus dan buku secara langsung.

    Tidak hanya persoalan pelatihan yang dangkal, namun banyak guru yang belum mengetahui desain induk kurikulum. Ketua Serikat Guru Indonesia (SeGi) Tasikmalaya Junjun Nugraha mengatakan, guru mengetahui kurikulum hanya dari kulitnya, yaitu melalui jargon dalam bentuk power point yang selalu dipaparkan mendikbud ketika berkunjung ke daerah.

    Aktivis FSGI Agus Sahrir menambahkan, untuk jenjang SMK belum ada grand design Kurikulum 2013 untuk mata pelajaran produktif. Kepala sekolah salah satu SMK di Batam ini menjelaskan, pemerintah setempat hanya memberikan pelatihan untuk mata pelajaran umum seperti Matematika, Bahasa Indonesia, dan Sejarah. Padahal, fokus pelajaran di SMK berbeda dengan SMA yang lebih mengedepankan produktivitas seperti teknik mengelas, manajemen, ilmu pelayaran.

    Amburadulnya perubahan struktur kurikulum juga berimplikasi pada nasib guru. Sekretariat SeGi Medan Fahriza Marta mengungkapkan, guru bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) akan terancam diberhentikan karena mata pelajaran TIK dihapuskan. Dia menjelaskan, guru TIK dengan latar belakang IPA dan Matematika mudah disalurkan ke pelajaran lain. Namun, lain halnya dengan guru TIK yang sudah bersertifikasi. “Belum ada regulasi yang menyangkut sertifikasi untuk mendukung kebijakan ini,” jelasnya.

    Ketua Umum PB Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistyo menjelaskan, pihaknya prihatin atas persiapan dan implementasi Kurikulum 2013 yang tampak tergesa-gesa dan kurang maksimal. PGRI pun mendesak pemerintah untuk melakukan evaluasi secara komprehensif atas implementasi Kurikulum 2013.

    Anggota Komisi X DPR Ahmad Zainuddin juga menilai, implementasi Kurikulum 2013 yang dilakukan secara terbatas dan bertahap ini kurang matang dari segi persiapan teknis pelaksanaan, bahkan juga belum ada kesiapan sumber daya guru sebagai ujung tombak pelaksana pendidikan di sekolah.


    http://acdpindonesia.wordpress.com/2013/07/12/kurikulum-baru-diperkirakan-gagal/

    July 12, 2013 by Acdp Indonesia
    Kurikulum Baru Diperkirakan Gagal

    SINDO p16

    Pelaksanaan kurikulum akan dilakukan Senin (15/7), tapi masih banyak kendala di lapangan, di antaranya pelatihan guru dan sosialisasi yang lemah hingga perubahan teknis yang merugikan pengajar dan siswa.

    Kelemahan pada proses pelatihan lain yang terungkap ialah konsepdan rasionalisasi Kurikulum 2013 tidak dapat dikemukakan dengan baik oleh Guru inti. Mereka hanya dapat memberi tahu bahwa perubahan ini adalah keinginan Presiden sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional.

    Secara terpisah, Anggota Komisi X DPR Ahmad Zainuddin juga meniali, implementasi Kurikulum 2013 yang dilakukan secara terbatas dan bertahap ini kurang matang dari segi persiapan teknis pelaksanaan, bahkan juga belum ada kesiapan sumber daya guru sebagai ujung tombak pelaksana pendidikan di sekolah.


    http://acdpindonesia.wordpress.com/2013/07/12/kurikulum-2013-menimbulkan-masalah/

    July 12, 2013 by Acdp Indonesia
    Kurikulum 2013 Menimbulkan Masalah

    Jurnas p20

    Kurikulum 2013 yang sebentar lagi akan digulirkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kmendikbud) diperkirakan menimbulkan masalah. Salah satunya, yakni sekolah jenjang SMA mengalami kebingungan dalam melakukan peminatan atau penjurusan bagi para siswa-siswi, karena dalam kurikulum 2013 ini tidak ada pedoman pelaksanaannya.

    Menurut Sekretaris Forum Musyawarah Guru Jakarta (FMGJ), Fakhrul Alam peminatan atau penjurusan di SMA yang dimulai begitu murid masuk di kelas justru menimbulkan persoalan manajerial baru ihwal persyaratan pemilihan jurusan dan minat. Hal itu terutama bila para murid baru memilih jurusan dan peminatan di kelompok tertentu, misalnya kelompok Matematika an IPA saja. Di tengah kebingungan soal peminatan, muncul isu bahwa peminatan malah akan ditiadakan untuk tahun ajaran 2013-2014.

    FSGI mendesak Komisi X DPR untuk memanggil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh guna mempertanggungjawabkan beragam persoalan yang ditimbulkan terkait upaya penerapan Kurikulum 2013.


    http://suar.okezone.com/read/2013/07/11/59/835211/masih-tinggikah-jenjang-universitas-itu

    Masih “Tinggikah” Jenjang Universitas Itu?
    Ade Hapsari Lestarini – Okezone
    Kamis, 11 Juli 2013 10:54 wib

    EUFORIA kelulusan ujian nasional (UN) usai mengenyam pendidikan menengah telah berlalu. Saatnya melangkah ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi, menempuh jenjang universitas. Masyarakat, khususnya para generasi muda yang saat ini terbilang cukup cerdas, pastinya akan memilih yang terbaik untuk mereka. Di samping harus disesuaikan dengan kantong orangtua.

    Dari “cerdasnya” anak-anak muda dalam memilih perguruan tinggi pun cukup disayangkan. Label luar negeri masih menjadi momok dan sebuah prestise jika dibandingkan dengan pendidikan di dalam negeri. Mereka cukup percaya dengan status yang ditelurkan dari pendidikan tinggi asing ketimbang dari negeri sendiri.

    Pertanyaannya, sudah majukah pendidikan tinggi di Indonesia? Sampai-sampai, memilih kampus bagus saja harus ke luar negeri. Ah, ini hanya masalah kepercayaan saja. Jika mereka percaya status dan kondisi pendidikan tinggi di Indonesia, bukan tidak mungkin banyak orang asing malah menyerbu kampus Indonesia. Toh, kondisi kampus di Indonesia juga tidak jelek-jelek amat. Kendati persaingan antarkampus hanya dari universitas yang itu-itu saja, serta dari universitas negeri.

    Dalam sebuah blognya, Urbana Historia, Dosen Fakultas Ilmu Budaya Purnawan Basundoro, S.S., M.Hum mengkaji bila sejarah pendidikan tinggi di Indonesia sebenarnya baru dimulai pada awal abad ke-20. Yakni ketika pemerintah kolonial Belanda mendirikan Technische Hogeschool (THS) di Bandung pada 1920.

    Nah, semakin berkembangnya ekonomi Indonesia, telah membuka lapangan kerja yang luas. Otomatis, permintaan tenaga ahli lulusan universitas dari lembaga pemerintah dan swasta juga meningkat drastis. Namun sayangnya, hal ini tidak bisa dipenuhi secara maksimal oleh perguruan tinggi negeri (PTN).

    Pada pertengahan 1980-an telah terjadi perubahan drastis ketika jumlah mahasiswa PTS melampaui jumlah mahasiswa PTN. Sementara pada awal 1990-an jumlah lulusan PTS telah melampaui jumlah lulusan PTN. Kondisi ini memunculkan problem tersendiri mengingat dalam beberapa kasus kualitas mahasiswa PTS banyak yang berada di bawah standar. Mungkin, hal inilah yang menjadi alasan kuat banyak yang lebih memilih kuliah di luar negeri.

    Ditjen Dikti pun akhirnya melakukan pembinaan mutu PTN dan PTS secara intensif di era 90-an. Usaha yang menonjol antara lain melalui pembenahan masukan-masukan instrumental yang menentukan mutu, di antaranya melengkapi berbagai sarana dan prasarana, meningkatkan mutu dosen, membenahi sistem pengendalian mutu melalui intsrumen-instrumen seperti sistem evaluasi, melakukan akreditasi melalui Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN PT).

    Sebenarnya, tidak kalah oke kualitas universitas di Indonesia dengan universitas luar negeri. Banyak program-program unggulan universitas yang bisa menjadi acuan agar dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas mereka.

    Salah satunya, Ditjen Dikti telah menggenjot program yang diimplementasikan di berbagai perguruan tinggi. Di mana program tersebut diharapkan dapat menjadi perguruan tinggi di Indonesia agar bisa masuk menjadi universitas kelas dunia (world class university). Kuncinya hanya satu, harus konsisten menjalankannya. Bisakah universitas Indonesia bersaing dengan kampus-kampus asing?
    (rhs)


    http://nasional.sindonews.com/read/2013/07/12/15/760360/m-nuh-trisakti-milik-pemerintah

    M Nuh: Trisakti milik pemerintah
    Wahyu Nugroho, Jum’at, 12 Juli 2013 − 15:58 WIB

    Sindonews.com – Perlu adanya campur tangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta lembaga lain, untuk menyelesaikan masalah sengketa lahan yang melanda kampus Universitas Trisakti.

    Malah, masalah yang kembali mengemuka ini harus secepatnya diselesaikan, jangan sampai berlarut-larut.

    ”Ada syarat yang harus dipenuhi sebuah perguruan tinggi swasta ketika berubah status menjadi negeri. Ya syaratnya pun terdiri dari syarat normatif maupun non normatif,” kata Anggota Komisi X DPR RI Popong Otje Djundjunan, Jumat (12/7/2013).

    Begitu pula dengan kasus sengketa yang melanda Universitas Trisakti. Ia menyarankan, apabila universitas tersebut hendak berubah status menjadi negeri, maka masalah-masalah yang mengganjal selama ini harus diselesaikan terlebih dahulu.

    Ia menilai, untuk menyelesaikan masalah tersebut harus ada pula perhatian dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan lembaga lainnya. Sebab, apabila tidak diseriusi akan berimbas pada telantarnya kegiatan pendidikan di kampus tersebut.

    ”Kasihan kan mahasiswa kalau sampai jadi korban. Mereka (Mahasiswa, Red) hanya akan menjadi korban dari kebijakan yayasan dan universitas yang tidak mau mengalah,” terangnya.

    Terkait sengketa yang terjadi di Universitas Trisakti, M. Nuh menilai tidak perlu lagi dipersoalkan terkait statusnya. Sebab, Trisakti itu lembaga pendidikan milik pemerintah.

    ”Jadi kalau pemerintah ikut mengurusi masala Trisakti, itu bukan meminta agar kampus tersebut diserahkan, kan Trisakti itu sudah milik pemerintah,” katanya.

    Kalau bicara soal untung rugi, kata diam jelas lebih untung ketika status tersebut berubah menjadi negeri. Biaya pendidikan jadi lebih murah, begitupula dengan para karyawannya yang pun berubah status menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

    Terlebih, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh pernah mengatakan, perguruan tinggi negeri (PTN) di sebua daerah memiliki itikad baik untuk melayani mahasiswa yang jumlahnya sangat banyak.

    ”Di sinilah, PTN akan menjadi mitra untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Makanya, jangan sampai ada pihak yang menilai kalau keberadaan PTN tersebut sebuah ancaman yang menakutkan,” tuturnya.
    (lal)


    http://www.tempo.co/read/news/2013/07/12/079495960/Ratusan-Guru-DIY-Dilatih-Kurikulum-Baru

    Ratusan Guru DIY Dilatih Kurikulum Baru
    Jum’at, 12 Juli 2013 | 18:20 WIB



    Demonstrasi menolak kurikulum pendidikan tahun 2013. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Yogakarta – Ratusan guru SD, SMP, SMA dan SMK di Daerah Istimewa Yogyakarta siap mempraktikkan kurikulum 2013 pada awal pekan atau ketika kelas baru tahun ajaran 2013/2014 pertama kali dibuka. Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) DIY, Harmanto mengatakan ratusan guru itu sudah dilatih sejak Selasa, 9 Juli hingga Sabtu, 13 Juli 2013. “Akhir pekan ini mereka sudah mendapat pembekalan dan diberi buku pegangan guru berisi kurikulum 2013,” kata dia kepada Tempo pada Jumat, 12 Juli 2013.

    Harmanto mengatakan pelatihan implementasi kurikulum 2013 terbagi dalam dua kelompok. LPMP DIY menangani pelatihan bagi guru dan kepala sekolah SD-SMP yang ditunjuk oleh Kemendikbud menerapkan kurikulum baru mulai 15 Juli 2013. “Ada 800 guru dan kepala sekolah yang menerima pembekalan di LPMP DIY,” ujar dia.

    Guru-guru SD dan SMP yang mengikuti pelatihan itu, kata Harmanto, merupakan pengajar kelas satu, dua, tujuh dan pengampu materi pelajaran agama, pendidikan jasmani dan kesehatan serta seni-budaya. Sementara bagi kepala sekolah ada tambahan waktu pelatihan selama dua hari. “Kepala sekolah tidak hanya mendapat pembekalan mengenai materi pengajaran tapi juga manajemen pelaksanaan kurikulum,” kata Harmanto.

    Harmanto menilai, guru tidak akan mengalami banyak kesulitan untuk menerapkan kurikulum 2013 meski persiapannya mepet. Kata dia konsep kurikulum baru lebih memudahkan pengajar karena Kemendikbud sudah menyediakan buku pegangan khusus guru, buku pegangan khusus siswa sekaligus materi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.

    Pada kurikulum lama, kata Harmanto, tidak ada buku pegangan khusus siswa sehingga guru masih harus banyak berfikir mengenai implementasi konsep kurikulum. “Konsep kurikulum baru ini mirip fast food (makanan cepat saji), jadi guru tinggal memahami dan praktik,” kata dia.

    Menurut Harmanto, guru hanya perlu kreativitas untuk mendorong siswa aktif. “Guru hanya perlu mendorong siswa kreatif dalam belajar, misalnya menguatkan pemahaman metode observasi pada siswa dengan mendorong mereka mengeksplorasi sumber pelajaran dari lingkungan sekitar,” kata dia.

    Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga DIY, Baskara Aji menambahkan semua buku khusus pegangan siswa juga sudah terkirim sejak awal pekan ini ke sekolah yang ditunjuk oleh Kemendikbud menerapkan kurikulum baru. “Langsung dikirim dari Kemendikbud ke sekolah,” kata dia.

    Rencananya, kata Baskara, Menteri Pendidikan Muhammad Nuh akan memeriksa kesiapan sekolah di DIY menerapkan kurikulum baru pada Ahad, 14 Juli 2013. Menteri Nuh akan menyambangi SMA Kolese De Britto, SMKN 2 Depok Sleman, SMPN 8 Kota Yogyakarta dan SDN Srayu Yogyakarta.

    ADDI MAWAHIBUN IDHOM


    Guru Ragu Penerapan Kurikulum Baru
    Kompas, 12 Juli 2013, hal.12


    http://wartakota.tribunnews.com/detil/berita/152461/guru-ragu-penerapan-kurikulum-baru

    Kurikulum 2013
    Guru Ragu Penerapan Kurikulum Baru
    Tidak Mudah Mengubah Paradigma Guru
    Jumat, 12 Juli 2013 | 16:50 WIB

    Guru-guru masih ragu pada implementasi Kurikulum 2013 yang akan dimulai 15 Juli ini.

    Selain masa pelatihan yang sangat singkat, hanya lima hari, tidak mudah pula mengubah pola pikir dan cara mengajar guru di depan kelas dari penceramah menjadi fasilitator.

    Dari pantauan sejumlah organisasi guru, pelatihan guru yang dilakukan guru inti kepada guru sasaran kelas I dan IV SD tidak seperti yang dijanjikan pemerintah.

    Guru inti, sebagai pelatih guru sasaran, lebih dominan menyampaikan materi pelatihan melalui metode ceramah, sedangkan guru sasaran yang akan mengajar langsung di depan kelas hanya menjadi pendengar. Hal serupa terjadi pada guru SMP dan SMA/SMK yang mengikuti pelatihan.

    ”Tidak mudah mengubah paradigma guru dari penceramah menjadi fasilitator dan motivator hanya melalui pelatihan selama lima hari,” kata Guntur Ismail, Presidium Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), di Jakarta, Kamis (11/7).

    ”Kegagalan mengubah pola pikir guru akan menjadi sumber kegagalan implementasi Kurikulum 2013,” ujarnya.

    Sekretaris Jenderal FSGI Retno Listyarti mengatakan, laporan para guru yang terlibat sebagai guru inti dan guru sasaran menunjukkan pelatihan guru masih dilaksanakan seperti yang lazimnya, yakni dengan metode ceramah searah. Para guru disajikan dengan slides soal pentingnya perubahan kurikulum, lalu diajak untuk menganalisis buku pegangan guru dan buku teks siswa.

    Para guru inti yang mendapat pelatihan dari instruktur nasional belum mengendapkan dan mempraktikkan serta menyimulasikan hasil pelatihannya agar teruji kelayakannya. Mereka sudah harus mentransfer pengetahuan kepada guru sasaran.
    Hasilkan karya

    Wijaya Kusumah, guru SMP di Jakarta yang mengikuti pelatihan guru sasaran prakarya, mengatakan, para guru baru mendapatkan buku pegangan guru dan buku teks siswa saat pelatihan. Padahal, banyak guru prakarya di SMP yang lama mengajar teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sehingga kesulitan untuk memahami pelatihan sebagai guru prakarya.

    ”Padahal, dalam mata pelajaran prakarya ini, para guru bukan hanya mengajarkan keterampilan. Guru harus mampu mendorong siswa bisa menghasilkan karya atau prototipe. Dengan pelatihan yang singkat ini, dalam beberapa hari guru sudah harus bisa mengimplementasikannya,” kata Wijaya yang juga Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia (IGI).

    Standar pelatihan guru sasaran pun dipertanyakan. Sebab, di sejumlah daerah sudah berlangsung pelatihan guru yang dilakukan dinas pendidikan, padahal di tingkat pusat saja untuk pelatihan instruktur nasional belum dilakukan.

    Praktisi pendidikan Romo Benny Susetyo mengatakan, kesiapan guru memang menjadi kekhawatiran banyak pihak dalam implementasi Kurikulum 2013. Sebab, pemerintah memang tidak serius untuk membenahi kualitas guru.

    ”Namun, demi menyukseskan Kurikulum 2013, secara singkat guru diharuskan bisa mengubah mindset dan metodologi pembelajarannya dalam waktu singkat,” kata Benny.

    Iwan Hermawan, Sekretaris Jenderal Federasi Guru Independen Indonesia (FGII), mengatakan, pemaksaan implementasi Kurikulum 2013 dengan pelatihan guru yang minim berisiko besar terhadap masa depan siswa. Guru bisa menjadi pihak yang disalahkan jika implementasi Kurikulum 2013 gagal. (ELN)
    Editor : Andy Pribadi
    Sumber : Kompas Cetak


     
  • Virtual Chitchatting 4:04 AM on 2013/07/12 Permalink  

    Welcoming Bloomberg TV Indonesia


    http://www.businesswire.com/news/home/20121209005096/en/Bloomberg-Television-Forms-Partnership-Indonesia

    Bloomberg Television Forms Partnership in Indonesia
    December 10, 2012 02:33 AM Eastern Daylight Time

    Local business news channel to launch in Southeast Asia’s largest economy

    JAKARTA, Indonesia–(BUSINESS WIRE)–Bloomberg Television today announced the formation of a partnership in Indonesia with the Idea Group, a Jakarta-based media and strategic communication holding company, that will see the launch of Bloomberg Television Indonesia in early 2013.

    “We are very pleased to partner with such a reputable institution like Bloomberg, and believe that the transfer of skills, experience, and journalism ethics will truly benefit the local market”

    Presented in the local language Bahasa Indonesia, Bloomberg Television Indonesia will bring Bloomberg’s fast, accurate and market-moving news, alongside locally-produced content, to the world’s fourth largest country by population and Southeast Asia’s largest economy. Bloomberg TV Indonesia will partner with existing broadcast entities and air on Free to Air, Pay TV, internet and mobile platforms.

    “Indonesia is not just one of the largest consumer markets in Asia, it also has one of the fastest growing economies and rising investor classes,” said Gary Groenheim, Commercial Director of Bloomberg Television, Asia-Pacific. “We have long identified Indonesia as a strategic emerging market to take Bloomberg Television’s global experience and translating that into a meaningful local TV proposition. With the Idea Group, we have found a partner with the vision and passion to take business news from its traditionally narrow and specialist confines to a broader, mainstream audience.”

    “We are very pleased to partner with such a reputable institution like Bloomberg, and believe that the transfer of skills, experience, and journalism ethics will truly benefit the local market,” said Ziva Narendra Arifin, Chief Executive Officer of Idea Group Indonesia. “This partnership is based on a shared mission of providing locally relevant, influential business content that will enhance the lives of Indonesia’s rapidly growing consumer class, which has limited access to business management education. As a business content provider, we have a long-term interest in educating the local population about important business and economic news, and bringing local content to the rest of the world.”

    This announcement complements Bloomberg Businessweek’s existing partnership with the Idea Group and continues Bloomberg TV’s momentum in Asia, following the launch of the new state-of the-art broadcast studio in Singapore and the recent launch of Bloomberg TV Mongolia.

    Bloomberg is a leading global provider of business and financial data, analytics and news, and earlier this year launched a Daily Southeast Asian news column for deeper coverage from an increasingly influential region. Indonesia’s growth has outperformed every major Asian economy after China this year as the world’s fourth-most populous nation lures investment, helping gross domestic product expand 6.17 percent last quarter from a year earlier.

    About Bloomberg Television

    Bloomberg Television, an award-winning, multi-platform 24-hour business and financial news network, provides continuous coverage of the people, companies and ideas that move global markets. Broadcasting from centers in New York, London, Singapore and Hong Kong and powered with an unparalleled news gathering team of 2,300 news professionals in 146 bureaus across 72 countries worldwide, Bloomberg Television delivers real-time business news to over 310 million households globally. In addition to major cable and satellite providers, Bloomberg.com and Bloomberg Mobile, the network is available on the Bloomberg Professional service, used by the most influential individuals, corporations, financial institutions, investors and the world’s central banks, commercial banks, government agencies, legal professionals and news organizations. With Asia being one of the most active growth regions in the world, Bloomberg Television is delivering more local content, and fast, accurate, unbiased, market-moving news from market makers in Asia. For more information on Bloomberg Television, please visit http://www.bloomberg.com/tv and follow us on Twitter (@BloombergTV) and Facebook.

    About Idea Group

    PT Idea Karya Indonesia (Idea Group) is an investment holding company with portfolios in media, information technology, and communication service industries. Founded in 2009 by longtime friends and colleagues with extensive experience and in-depth knowledge in business management, finance, reputation management, journalism, marketing and IT consulting, Idea Group aims to positively shape Indonesia’s growth by converting insightful information into business ideas and eventually into timely, profitable, and sustainable business operations. The company currently controls and/or manages eight subsidiaries, both start-ups and acquired, all of which are eminent challengers in their respective industry.
    Contacts

    Media Contacts
    Bloomberg:
    APAC, Belina Tan, belina.tan@bloomberg.net, +65-6231-3637
    EMEA, Catrin Thomas, cthomas106@bloomberg.net, +44 7917 000 808
    US, Amanda Cowie, acowie@bloomberg.net, +1 212 617 1689
    or
    Idea Group:
    Ziva Narendra Arifin, ziva.narendra@ideagroup.co.id, +62-815-13302535


    http://www.talkingbiznews.com/1/bloomberg-tv-strikes-deal-in-indonesia/

    Bloomberg TV strikes deal in Indonesia
    by Chris Roush, December 11, 2012

    Bloomberg Television announced Tuesday the formation of a partnership in Indonesia with the Idea Group, a Jakarta-based media and strategic communication holding company, that will see the launch of Bloomberg Television Indonesia in early 2013.

    Presented in the local language Bahasa Indonesia, Bloomberg Television Indonesia will bring Bloomberg’s news, alongside locally-produced content, to the world’s fourth-largest country by population and Southeast Asia’s largest economy.

    Bloomberg TV Indonesia will partner with existing broadcast entities and air on Free to Air, Pay TV, Internet and mobile platforms.

    “Indonesia is not just one of the largest consumer markets in Asia, it also has one of the fastest growing economies and rising investor classes,” said Gary Groenheim, commercial director of Bloomberg Television, Asia-Pacific, in a statement. “We have long identified Indonesia as a strategic emerging market to take Bloomberg Television’s global experience and translating that into a meaningful local TV proposition. With the Idea Group, we have found a partner with the vision and passion to take business news from its traditionally narrow and specialist confines to a broader, mainstream audience.”

    This announcement complements Bloomberg Businessweek’s existing partnership with the Idea Group and continues Bloomberg TV’s momentum in Asia, following the launch of the new state-of the-art broadcast studio in Singapore and the recent launch of Bloomberg TV Mongolia.


    http://www.tempo.co/read/news/2013/03/07/093465738/Bloomberg-TV-Siap-Mengudara-di-Indonesia

    http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:rg3ylhTsS8kJ:http://www.tempo.co/read/news/2013/03/07/093465738/Bloomberg-TV-Siap-Mengudara-di-Indonesia%2Bbloomberg+indonesia&client=firefox-a&hs=utZ&rls=org.mozilla%3Aen-US%3Aunofficial&hl=en&ct=clnk

    Bloomberg TV Siap Mengudara di Indonesia
    Kamis, 07 Maret 2013 | 21:38 WIB

    TEMPO.CO, Jakarta – Saluran televisi internasional, Bloomberg TV, akan segera meluncurkan Bloomberg Television Indonesia. Bekerja sama dengan perusahaan media dan komunikasi, Idea Group, Bloomberg Television Indonesia direncanakan mulai mengudara sekitar Mei 2013 di Indonesia.

    “Ini merupakan langkah ekspansi bisnis yang baik. Karena Indonesia merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi terbesar di Asia dan pasti membutuhkan pemberitaan ekonomi yang cepat dan akurat,” kata CEO Bloomberg Media Group Andrew Lack di Hotel Ritz Carlton, Kamis, 7 Maret 2013.

    Rencananya, Bloomberg television Indonesia akan diproduksi dalam bahasa Indonesia dan sekaligus membuat mereka menjadi saluran televisi berita 24 jan pertama di Indonesia. Lack mengatakan, saluran televisi tersebut akan menggabungkan kekuatan Bloomberg dalam hal pemberitaan yang cepat, akurat, dan mempengaruhi pasar dengan konten bisnis lokal dengan tujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat Indonesia menjadi lebih baik.

    Ada pun konten berita yang ditawarkan Bloomberg TV Indonesia adalah berita bisnis, keuangan, dan perekonomian yang diproduksi oleh kru Indonesia. Sebanyak 80 persen konten berita mereka akan berisi tentang ekonomi makro, dan 20 persen lainnya akan berisi tentang pergerakan saham dan pasar modal.

    Pilihan ini diambil karena secara realitas, pergerakan pasar modal Indonesia masih sangat kecil. CEO Bloomberg Television Indonesia, Adhitya Chandra Wardhana, mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih banyak ditopang oleh pasar riil, yaitu pada sektor usaha kecil dan menengah yang banyak terjadi di pasar tradisional.

    Adhitya mengatakan, walau Bloomber TV Indonesia akan disiarkan dalam bahasa Indonesia dan menyediakan berita bernuansa lokal, kualitas pemberitaan saluran tv itu akan tetap mengikuti standar internasional Bloomberg. “Bloomberg TV akan menyediakan konten berita bisnis Indonesia dalam bahasa Indonesia, namun dengan standar internasional Bloomberg,” kata Adhitya.

    Menurut Commercial Director Bloomberg Television Asia-Pasific, Gary Groenheim, Bloomberg membangun jaringannya di Indonesia karena melihat pertumbuhan ekonomi nasional yang terus menguat, termasuk pada pasar konsumennya. “Kami sudah lama mengidentifikasi Indonesia sebagai negara yang strategis untuk menerjemahkan pengalaman internasional Bloomberg Television menjadi layanan tv yang berarti di pasar Indonesia,” kata Groenheim.

    Untuk bersiaran di Indonesia, Bloomberg akan bekerja sama dengan Idea Group. Chief Executive Officer of Idea Group Indonesia, Ziva Narendra Arifin, mengatakan, kerja sama itu dilakukan berdasarkan visi yang sama, yaitu untuk menyediakan konten lokal yang relevan dan mempengaruhi secara positif dalam meningkatkan taraf hidup kelas menengah dan konsumen Indonesia yang jumlahnya terus meningkat.

    “Kami bangga bekerja sama dengan Bloomberg. Kami percaya, pengalaman, kemampuan, dan etika jurnalistik berstandar internasional akan sangat bermanfaat bagi pasar dan perekonomian Indonesia,” kata Ziva. Ia mengatakan, keduanya sudah berkomitmen untuk memperbanyak konten positif tentang Indonesia di pasar internasional. Sebelumnya, Idea dan Bloomberg sudah bekerja sama menerbitkan Bloomberg Businessweek Indonesia.

    RAFIKA AULIA


    http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2013/07/12/2010579/Bloomberg.TV.Indonesia.Akhirnya.Mengudara

    Bloomberg TV Indonesia Akhirnya Mengudara
    Bambang Priyo Jatmiko, Jumat, 12 Juli 2013 | 20:10 WIB

    JAKARTA, KOMPAS.com – Satu lagi siaran televisi hadir meramaikan pasar industri penyiaran nasional. Kali ini Bloomberg TV Indonesia memulai siarannya pada Kamis (11/7/2013) dengan tayangan seputar ekonomi.

    CEO Idea Karya Indonesia, selaku holding Bloomberg TV Indonesia, Ziva Narendra Arifin, mengatakan, untuk tahap awal, pihaknya masih menggunakan saluran televisi berbayar, yaitu First Media, untuk mendistribusikan siaran.

    “Sudah ada beberapa pay TV lain yang kami jajaki untuk bisa masuk. Kami juga akan menggandeng stasiun televisi di daerah untuk perluasan jaringan kami,” ujarnya kepada Kompas.com, Jumat (12/7/2013).

    Dia memaparkan, dari 24 jam waktu siaran, 10 jam di antaranya diisi dengan program berita dan selebihnya menayangkan program non-news, seperti talk show, serta feature yang terkait dengan ekonomi.

    Ziva mengakui, ada tantangan tersendiri ketika perseroan memilih isu-isu ekonomi sebagai materi utama siaran lantaran masyarakat belum terlalu tertarik dengan konten seputar ekonomi.

    “Meski siaran mengangkat isu-isu ekonomi, kami mengemasnya sedemikian rupa agar bisa diterima semua kalangan. Segmen yang kami bidik menengah ke atas yang ingin memahami soal ekonomi,” jelasnya.

    Untuk mendukung kegiatan operasional, Bloomberg TV Indonesia sampai saat ini memiliki 138 karyawan, termasuk jajaran direksi. Perseroan memilih tak akan menambah karyawan dengan alasan ruangan kantor masih terbatas.

    Dia mengklaim kegiatan operasional perusahaan cukup efisien karena untuk memasok tayangan nonberita, Bloomberg TV Indonesia menggandeng sekitar enam rumah produksi.

    Bloomberg TV Indonesia sebenarnya telah diluncurkan pada 7 Maret lalu dan diharapkan bisa mulai mengudara pada Mei. Akan tetapi, dalam perjalanannya, Bloomberg TV Indonesia baru bisa tayang pada 11 Juli 2013.

    Idea Karya Indonesia merupakan pemegang lisensi dari perusahaan asal AS, Bloomberg LP, untuk menayangkan berbagai konten perusahaan media itu di Indonesia dalam jangka waktu 5 tahun. Untuk itu, Idea Karya membayar royalti atas lisensi yang dipegang itu.
    Editor : Bambang Priyo Jatmiko


    http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2013/06/13/07420525/Konglomerat.Masuk.Pasar.TV.Berbayar.Makin.Dinamis.

    Konglomerat Masuk, Pasar TV Berbayar Makin Dinamis
    Kamis, 13 Juni 2013 | 07:42 WIB

    JAKARTA, KOMPAS.com – Peta bisnis televisi berbayar barangkali bakal semakin dinamis. Beberapa konglomerasi besar di Indonesia belakangan ini ikut terjun ke bisnis ini. Maklum, potensi pasar televisi berbayar masih cukup besar.

    Sebelumnya, pemain besar di bisnis ini adalah MNC Skyvision milik Grup MNC dan Grup Lippo dengan First Media. Tahun lalu, Grup Sinarmas ikut masuk dengan mengeluarkan Orange TV. Kalau tak ada aral melintang, akhir tahun ini, Grup Bakrie lewat PT Visi Media Asia (VIVA) bakal mengeluarkan VivaSky.

    Nah, kabar terbaru, Grup CT Corp juga bakal masuk dengan mengakuisisi 80 persen saham PT Indonusa Telemedia (Telkomvision). Saat ini, proses akuisisi masih berjalan dan pada Juli nanti diharapkan bakal selesai.

    Direktur Keuangan Telkom Honesti Basyir mengatakan, penjualan saham merupakan bagian dari rencana pengembangan bisnis media, khususnya televisi berbayar Telkom. “Langkah ini adalah mencari mitra strategis untuk televisi berbayar premium. CT Corp masuk membawa ekspertise media, konten, dan modal sehingga bisa melejitkan kinerja Telkomvision,” ujarnya pekan lalu.

    Meski setelah akuisisi saham Telkom menjadi minoritas, Honesti berharap masuknya CT Corp bisa melejitkan kinerja Telkomvision. “Dalam tiga tahun setelah CT Corp masuk, kami berharap value perusahaan meningkat jauh lebih besar,” kata dia.

    Potensi 3 juta pelanggan

    Harus diakui, meski selama lima tahun terakhir begitu agresif menggeber program akuisisi pelanggan, Telkomvision belum berhasil menggeser posisi Indovision sebagai penguasa televisi berbayar di Indonesia. Cable & Satellite Broadcasting Association of Asia (CASBAA) memproyeksikan, tahun ini pelanggan televisi berbayar di Indonesia bakal mencapai antara 3 juta sampai 5 juta.

    Dari total 10 operator yang ada di Indonesia saat ini, pangsa pasar terbesar masih diraih Indovision (40 persen), diikuti Telkomvision (24 persen), First Media (9 persen), dan Aora (6 persen).

    Hingga kuartal I-2013, MNC Skyvision mengklaim memiliki 1,87 juta pelanggan Indovision, Top TV, dan Okevision. Rudi Tanoesoedibjo, Presiden Direktur MNC Skyvision, menargetkan pertumbuhan rata-rata pelanggan tiap bulan bisa mencapai 50.000. Dengan demikian, akhir tahun ini target jumlah pelanggan baru adalah sebanyak 600.000 pelanggan.

    Saat ini, Telkomvision menghitung jumlah pelanggannya sebanyak 1 juta. Telkomvision mengklaim sangat kuat di segmen pelanggan korporasi dengan menguasai 55 persen pangsa pasar. Pelanggannya banyak ditopang dari hotel berbintang.

    Malah, hasil kerja sama dengan Agung Podomoro Group sejak Juli 2012 ini mampu memberikan kontribusi sebanyak 25.000 pelanggan dari Agung Podomoro Group. Bentuk kerja samanya adalah penyediaan layanan Pay TV Telkomvision di seluruh properti Agung Podomoro Group dengan konsep B2B (business-to-business).

    Grup Sinarmas lewat PT Mega Media Indonesia (Orange TV) juga menargetkan tahun ini bisa memiliki 500.000 pelanggan lewat kepemilikan hak siar liga Inggris selama tiga tahun (2013-2016). Per akhir 2012, Orange TV mengklaim memiliki 115.000 pelanggan. (Merlinda Riska)
    Sumber : KONTAN
    Editor : Erlangga Djumena


     
  • Virtual Chitchatting 3:38 PM on 2013/07/11 Permalink  

    Currency Control in China
    Jakarta, 2013-07-11 15:38:44

    http://www.pbc.gov.cn/publish/english/955/2012/20120414090756030448561/20120414090756030448561_.html

    The People’s Bank of China Announcement [2012 No.4]
    2012-04-14 09:00:00

    Along with the development of China’s foreign exchange market, the pricing and risk management capabilities of market participants are gradually strengthening. In order to meet market demands, promote price discovery, enhance the flexibility of RMB exchange rate in both directions, further improve the managed floating RMB exchange rate regime based on market supply and demand with reference to a basket of currencies, the People’s Bank of China has decided to enlarge the floating band of RMB’s trading prices against the US dollar and is hereby making a public announcement as follows:

    Effective from April 16, 2012 onwards, the floating band of RMB’s trading prices against the US dollar in the inter-bank spot foreign exchange market is enlarged from 0.5 percent to 1 percent, i.e., on each business day, the trading prices of the RMB against the US dollar in the inter-bank spot foreign exchange market will fluctuate within a band of ±1 percent around the central parity released on the same day by the China Foreign Exchange Trade System. The spread between the RMB/USD selling and buying prices offered by the foreign exchange-designated banks to their customers shall not exceed 2 percent of the central parity, instead of 1 percent, while other provisions in the Circular of the PBC on Relevant Issues Managing the Trading Prices in the Inter-bank Foreign Exchange Market and Quoted Exchange Rates of Exchange-Designated Banks(PBC Document No.[2010]325) remain valid.

    In view of the domestic and international economic and financial conditions, the People’s Bank of China will continue to fulfill its mandates in relation to the RMB exchange rate, keeping RMB exchange rate basically stable at an adaptive and equilibrium level based on market supply and demand with reference to a basket of currencies to preserve stability of the Chinese economy and financial markets.

    E-mail:webbox@pbc.gov.cn Tel:86-010-66194114 Addr: No.32 Chengfang street,Xi Cheng district,Beijing,China PostCode:100800


    http://www.bbc.co.uk/news/business-17721335

    China loosens currency controls on the yuan
    15 April 2012 Last updated at 13:05 GMT

    China has loosened its currency controls in a move that may spur gains in the value of the yuan.

    From Monday, the yuan can fluctuate up to 1% in trading against the US dollar from a fixed price set by the central bank, the People’s Bank of China said.

    That is up from the previous limit of 0.5%.

    The increase of the trading band was announced in English, a rare statement that suggests it was targeted at foreign audiences.

    China has been under pressure to let the yuan appreciate.

    Nations like the US believe that China keeps the yuan artificially low to boost its exports, giving it an unfair trading edge.

    The US Treasury Department on Sunday welcomed the move.

    “China’s decision to widen the daily trading band for its exchange rate, if implemented in a way that allows the value of the exchange rate to reflect market forces, could contribute rebalancing, which would be positive for China, the United States, and the global economy,” an official told Reuters.

    He added there was still a “misalignment” with regards to China’s exchange rate and more progress is needed.
    Evolving situation

    The PBOC said on Saturday that the band was increased to “meet market demands, promote price discovery, enhance the flexibility of RMB (yuan) exchange rate in both directions”.

    China’s yuan was fixed against the dollar until 2005, when it was lifted and allowed to float against a basket of currencies each day.

    Since then, the yuan has risen 31% against the dollar – to about 6.30 yuan at the moment.

    Last month, China and Australia signed a currency swap agreement in a bid to promote bilateral trade and investment.

    It will allow for the exchange of local currencies between their central banks, worth up to 30bn Australian dollars ($31bn; £20bn) over three years.

    The deal is expected to reduce cost for businesses, as they will be able to settle trade terms in local currency.

    It is the latest in a series of similar deals signed by Beijing as it seeks a more global role for the yuan.


    http://www.china-briefing.com/news/2012/08/17/chinese-currency-controls-and-the-liberalization-of-the-renminbi.html

    Chinese Currency Controls and the Liberalization of the Renminbi
    By Jens Petersen, China Briefing August 17, 2012

    China’s foreign exchange policy and capital controls have been highly controversial over the last decade. Whether the discussion centers on the apparent undervaluation of the Renminbi (RMB) or the stringent control of currency flowing in and out of China, it seems quite certain that these issues will continue to receive considerable attention in the foreseeable future.

    Amidst the controversy and accusations, what is often overlooked or ignored are the great efforts already made to internationalize the RMB. China has gradually increased the convertibility of its currency over the last decade as it pledged it would do upon joining the World Trade Organization in 2001. In fact, it is true at this very moment that companies can engage in limited trade, hedging and even cross border trade settlement in RMB!

    The Status Quo: Currency Controls

    Very few people will be surprised to learn that China keeps a firm grip on currency flows in and out of the country. However, the severity is highly dependent on whether the currency flows are associated with a current account or a capital account.

    A current account in China includes categories such as the sale of goods, provision of services, interest payments, and repatriation of dividends. For domestic Chinese companies, foreign currency received by such means may be retained or sold to financial institutions permitted to engage in foreign currency conversion; whereas, on the other hand, foreign companies receiving profits in RMB may convert them into foreign exchange through a process by which certification is obtained from the State Administration of Foreign Exchange (SAFE).

    Foreign exchange restrictions on the capital account items, however, are far stricter. In broad terms, any transaction whose purpose is to create or transfer capital will be regarded as a capital account item. Examples of such items include foreign direct investment (FDI), outbound direct investment (ODI), cross-border or cross-currency loans, capital markets investments, and derivative transactions.

    Foreign companies interested in FDI must obtain approval through SAFE and other Chinese government authorities and may thereafter inject capital into their China-based entities and operations. Chinese investors interested in ODI must obtain approval from the National Development and Reform Commission (NDRC) and Ministry of Commerce, among other agencies, and are then permitted to invest abroad.

    International capital markets investors may invest in domestic Chinese capital markets only through Qualified Foreign Institutional Investors (QFII). Domestic Chinese are permitted to invest in global capital markets only by means of Qualified Domestic Institutional Investor (QDII).

    These restrictions present some serious obstacles to capital markets participants and corporate investors. On the one hand, it may be rather difficult for foreigners to gain exposure to Chinese capital markets, and, on the other hand, global companies may face intriguing challenges when seeking to hedge their exposure to the RMB. While such challenges can only be truly overcome when there is a freely convertible RMB, the Chinese government has already initiated measures that in part may solve the problem.

    Hong Kong as Proving Ground

    Because of its position as a global financial center and strong legal framework, Hong Kong has time and again served as a laboratory for China’s newest financial and currency policies. This was the case in 2003 when the Chinese government sought to develop an offshore RMB-market as part of the currency’s internationalization process.

    RMB transactions began in 2004 with an arrangement that allowed Hong Kong banks to develop an offshore deposit market for RMB. In 2007 the Chinese government took another major step in liberating its capital accounts when it allowed companies to issue RMB denominated debt in Hong Kong – the so-called “Dim Sum Bonds”.

    Although Hong Kong’s offshore market allowed both non-Chinese individuals and companies to own RMB, the Chinese currency still had a long way to go before it could claim to be truly convertible. A very strenuous approval process was required to transfer the offshore RMB back into Mainland China. In fact, because of these stringent capital controls, the Chinese government had effectively fostered and developed two parallel markets for the RMB, the onshore RMB market and the offshore RMB market.

    Another milestone was reached in 2009, when a pilot program allowed cross-border trade to be settled in RMB. Initially, this program only included the Chinese cities of Shanghai, Guangzhou, Shenzhen, Zhuhai and Dongguan, the territories of Hong Kong and Macau, and the ASEAN countries. The program was gradually expanded, and in 2012 all Chinese provinces were permitted to conduct international, cross-border trade as long as the Chinese participant had obtained an import-export qualification in its business license.

    The pilot program for the cross-border settlement of RMB complemented the bilateral currency swaps that China had signed with selected partner countries after December 2008. Essentially, these swap agreements allowed foreign governments to offer local importers RMB financing when purchasing Chinese goods. Among the countries that have entered into these RMB swap agreements are Japan, Russia, Singapore, Australia, Hong Kong, and Brazil.

    The bilateral currency swap agreements with national trading partners, the cross-border trading program for Chinese companies, and the offshore RMB-market are very important steps forward toward the ultimate goal of liberating the RMB.

    Cross Border Arbitrage

    At present foreign and domestic companies can access the RMB-debt markets in both Hong Kong and Mainland China through the issuance of Dim Sum and Panda bonds respectively. They can also conduct cross-border transactions, and they can trade in RMB offshore with minimum restrictions. So how come there are two different RMB markets with separate quotations?

    Again the issue relates back to China’s stringent capital controls. Corporations will have a natural incentive to buy RMB in the cheapest market and sell them in the priciest, which will limit the divergence between the domestic Yuan (CNY) and the offshore Yuan (CNH). However, as transactions can only be conducted against the background of approved corporate activity, there is no clean cut arbitrage relationship between the two markets.

    Thus, as long as the cross-border arbitrage can be based on current account items such as trade and profit repatriation, companies can move RMB relatively easily across the Chinese border and potentially take advantage of the spread between the two markets.

    However, the cross-border arbitrage becomes difficult to implement when transaction relates to China’s capital accounts. Under normal circumstances it takes two or three months for a foreign company to inject new capital into a Mainland China foreign-invested entity and the process may potentially be extended by another month when the capital to be injected comes in the form of offshore RMB. Investors have to undergo a similarly cumbersome process when funds are transferred through the QFII and QDII schemes.

    Thus, for non-Chinese companies and individuals the capital controls do not put severe restrictions on the currency flow out of the country; the problem is rather getting capital into the country.

    The Impossible Trinity

    But why does it have to be so complicated? Why bother to establish offshore RMB hubs? Wouldn’t it be more feasible simply to remove the capital controls? The answer to these questions can be traced back to what economists have dubbed “The Impossible Trinity”. Ideally a country’s central bank would like to be able to (1) fix a country’s exchange rate, (2) allow a free capital flow, and (3) lead an independent monetary policy. However, in praxis this is hardly possible and the central bank will have to forfeit one of these three items. While countries such as the United Kingdom and United States of America largely have relinquished their exchange rate controls to maintain free movement of capital and an autonomous monetary policy, the Chinese government chose to sacrifice the free cross-border flow of capital to keep a fixed exchange rate and control money supply.

    The Impossible Trinity also highlights the connection between China’s recent moves to lessen capital controls while expanding the daily trading band of the RMB. China may be at a point where it needs to let capital flow more freely in order to facilitate a more efficient distribution. A prime example in this regard is the country’s overheated real estate market, where considerable amounts of Chinese have put their savings due to the lack of alternative investment options. Allowing Chinese companies and individuals to invest more freely abroad could not only help China to deflate some of the domestic asset bubbles, but could also deliver some of the much needed capital for struggling western economies like the ones of Europe.

    Furthermore, if Chinese investors and enterprises were less constrained with regards to outbound investments, the People’s Bank of China – China’s central bank – would be less dependent on buying US treasury bonds and could thereby more easily diversify its holdings into other asset classes. The extra outbound investments would most likely cause the RMB to depreciate against the Dollar. In fact, this process may already have begun, as China’s stock of outbound investments continues to increase while its foreign exchange reserves slowly are starting to decline. This development has so far been accompanied by two percent depreciation of the USD/RMB exchange rate since the beginning of May 2012.

    Conclusion

    China may have a long way to go before it can claim a truly international currency. Meanwhile, the primary obstacles to convertibility are associated with capital accounts restrictions and lack of access to the Chinese capital markets. The ability to raise capital and hedge risk is consequently restricted. Arguably the offshore RMB financing services in Hong Kong and elsewhere are fit to aid companies raising capital to be injected in Mainland entities or to settle trade. Hong Kong also provides sophisticated services to manage risk.

    Besides a US Dollar settled non-deliverable CNY forward market, Hong Kong also offers deliverable USD-CNH forwards, swaps and foreign exchange options. The interest rate risk can be managed through CNH interest rate swaps or alternatively through cross-currency swaps that under normal circumstances provide higher liquidity. Hypothetically, this means that companies with access to both markets potentially may benefit from the interest differentials.

    While the process of liberating the country’s capital account has been rather slow, it seems imminent that capital flows in and out of China will be less constrained in the near future. Looser capital controls and a less constricted RMB exchange rate may in fact not only turn into a win-win situation for China, but also for the global community as a whole.

    Dezan Shira & Associates is a specialist foreign direct investment practice, providing corporate establishment, business advisory, tax advisory and compliance, accounting, payroll, due diligence and financial review services to multinationals investing in emerging Asia.

    For further details or to contact the firm, please email china@dezshira.com, visit http://www.dezshira.com, or download the company brochure.

    You can stay up to date with the latest business and investment trends across China by subscribing to The China Advantage, our complimentary update service featuring news, commentary, guides, and multimedia resources.


    http://rt.com/business/yuan-china-currency-global-561/

    Year of the yuan: China’s explosive currency goes global
    May 01, 2013 07:51

    The ‘people’s currency’ of China is redefining the global economic monetary system. The closed-capital pariah is blossoming into a reserve standard and is hedging appeal against the indebted dollar and the untested euro, piquing foreign interest.

    Degenerating credit quality across the board has prompted asset managers to shy away from the dollar, euro, Japanese yen, British pound, and Swiss franc. And some are turning to the yuan, a currency that 10 years ago was completely off limits to foreign investors.

    An HSBC forecast projected that by 2015, the yuan will become one of the three most used currencies in global trade, in league with the dollar and euro. The report, issued in April, also foresees a third of China’s cross-border transactions being carried out in yuan.

    China has been making a concerted effort to establish itself as an international currency reserve. China already has agreements with Russia, Vietnam, Thailand, and Japan allowing trade to be settled in yuan instead of dollars

    Circulation of Global Payments – January 2013 SWIFT DATA
    1. Euro 40.17%
    2. U.S. Dollar 33.48%
    3. British Pound 8.55%
    4. Japanese Yen 2.56%
    5. Australian Dollar 1.85%
    6. Swiss Franc 1.83%
    7. Canadian Dollar 1.80%
    8. Singapore Dollar 1.05%
    9. Hong Kong Dollar 1.02%
    10.Thailand Baht 0.97%
    11.Swedish Krona 0.96%
    12.Norwegian Krone 0.80%
    13.Chinese Yuan 0.63%
    14.Danish Krone 0.58%
    15.Russian Ruble 0.56%

    As China launches its global currency, European financial centers are hoping to become Europe’s yuan hub. London, Paris, and Zurich have all made very vocal bids for this title. According to Bloomberg, the Bank of England has an inside track to be the first Group of Seven nation to sign a currency-swap with the People’s Bank of China. The deal may grant the UK central bank as much as 400 billion yuan ($64 billion) in reserves.

    Many national banks are switching over to the yuan to diversify their reserve currencies, Australia the most recent to join ranks with the world’s second largest economy.

    The Reserve Bank of Australia announced in April it will transfer 5 percent of its foreign currency reserves ($2.1 billion) into Chinese bonds, deepening ties with its Pacific neighbor and biggest trade partner, and reflecting a global shift to the yuan.

    The move is an “important milestone in deepening our financial and economic linkages with China,” Australia’s Treasurer Wayne Swan said in an emailed statement to Bloomberg.

    China and Australia are major trading partners, so an investment in Chinese currency reserves will benefit transactions between the two countries. Now, they can conduct business transactions directly from yuan to Australian dollar, cutting out the middle man, the US dollar or euro.

    The Chinese yuan is the 13th most-used currency in the world for international payments, according to a February 2013 report by the Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication (SWIFT). It jumped 6 places from the previous year.

    SWIFT reported that the value of payments in yuan soared $171 year-on-year in January, or 24 percent. The yuan has surpassed the Russian rouble and the Danish krona in international transactions. Close behind are the South African rand and the New Zealand dollar. The euro is the most used currency, followed by the US dollar, and then the British pound.

    The debut

    The yuan has been dubbed a ‘hermit currency’, isolating itself from foreign investment and setting its own rules, but is now slowly entering world currency markets.

    “The hermit is ready to come out of its shell and the sooner the better for China to play a major role in the global economy,” said Patrick Young of DV Advisors.

    Cross-border yuan payments through Singapore rose 30 percent month-on-month in January 2013. Payments through London grew at an even faster pace, at 40 percent, according to the HSBC report.

    The top-five currencies for international payments in January 2013 were the euro (40.17 percent), the US dollar (33.48 percent), the British pound (8.55 percent), the Japanese yen (2.56 percent), and the Australian dollar (1.85 percent).

    “The Yuan will take its place as a leading global currency, it is not likely to challenge the dollar’s hegemony for some time, ” Patrick Young said.

    In 2012 there was a 900 billion yuan ($145 billion) increase in trade payments, according to The Economist. Only three years ago there were almost zero transaction payments settled in yuan.

    “The world’s reserve currencies are distributing away from dollar centrality to a broader spread of currencies. To that end the Yuan and indeed the rouble are all likely to take a greater share of global reserves as indeed the economic power of the east expands,” Young added.

    Recent economic problems linked to the euro and the dollar have set a trend for currency reserve diversification as an alternative, Yaroslav Lissovolik, chief economist at Deutsche Bank in Moscow told RT.

    “It is definitely a trend and this trend will continue. There is a global demand for more reserve currencies. The world economy wants to diversify the set of reserve currencies as a way from the volatility and the problems associated with the current reserve currencies, because both the US and Europe are plagued by economic problems. This is natural and clear that the global economy should use more foundations, more columns on which to stand and build a stronger foundation of a more complex global economy,” said Lissovolik.

    The numbers are on the rise, but they still pale in comparison to the dollar. The yuan only comprised a 0.63 percent market share of the global currency market as of January 2013. Its ranking is still a minute fraction of China’s export market, the world’s second-largest, after the EU.

    The dollar, the current market and commodity standard, totals $11 million in currency reserves.

    ‘Dim sum bonds’

    Another pin in the narrative of the yuan is Hong Kong and ‘dim sum bonds’.

    The yuan hasn’t been officially available for foreign trade, but ‘dim sum bonds’, a bond dominated in Chinese yuan assets and issued in Hong Kong, has allowed foreigners a loophole to invest in domestic Chinese debt.

    China has set up special administrative regions in Guandong province, Hong Kong and Macau, which operate with their own currencies, but are still closely linked to the Chinese economy.

    Hong Kong has long served as a roundabout way to get exposure to China’s closed capital market, but still only equal about 1% of those in mainland China. The offshore status allows foreigners to circumvent the tight currency controls through the financial hub.

    The more offshore (or ‘onshore’, in the case of Hong Kong) deposits that are out of the control of the PBoC, the less effective the capital controls are.

    History of currency manipulation

    The yuan hit a 19 year high on April 26 at 6.1616 against the dollar after the PBoC loosened controls on the reference rate to increase investment, as well as an effort towards making the yuan a ‘floating’ currency by 2015.

    In 2012, the yuan advanced 1 percent against the dollar, but in 2013, it could appreciate between 2.1 percent to 6.1 percent, according to a Bloomberg survey.

    China insulates the yuan under strict government controls but has recently taken steps to trim the nation’s reliance on the dollar by establishing demand for their own currency.

    China severed its currency peg to the dollar in July 2005 after 10 years of a stable, almost unchanging exchange rate.

    Before 2009, the central government had prohibited export of the currency and its use as tender in international transactions.

    By keeping the floodgates of market volatility closed for more than a decade, the value of the yuan has been set at an artificially low level, which in part facilitated China’s 30 year export boom. China enabled its currency to strengthen 21 percent between July 2005 and July 2008, including an inaugural single-day gain of 2 percent.

    With almost no international capital flow, the fixed currency safeguarded China from the Asian financial crisis of 1997 and the US banking crisis of 2008 and subsequent world recession.

    Appreciation efforts were cut off to brave the global recession and climbed 10 percent against the dollar since the state deregulated controls on June 19, 2010.


    A modern timeline of yuan’s ups and downs. Highlights include 2005 when the currency stopped pegging to the dollar, 2005-2008 when it climbed 21%, and 2009-2010 when it jumped 10%. Image from research.stlouisfed.org

    The consensus among politicians and economists alike is that the yuan is expected to ‘float’ in 5 years.

    Before the yuan can ‘float’, be dictated by markets and not government manipulation, China will have to restructure its interest rate system, which, currently set by the state, has little maneuverability and range.

    If China accelerates the process, implications are bullish. A higher interest rate will slow investment expansion and growth, which will kick back GDP. If the yuan becomes too expensive too quickly, it will hinder export demand, a lifeline to China’s economy which has kept it relatively unscathed from the worldwide recession.

    If the yuan rises too quickly, it will also inflate prices, which could force toy, textile, and electronic factories to move inland in search of cheaper labor.

    China’s growth has slowed to 7.7 percent in the first quarter, missing the 7.9 percent benchmark of the previous quarter. China must find closely monitor its growth slump in tandem with currency valuation. Because of its export-driven economy, relinquishing full control of the currency in the short-term is highly unlikely.


    http://www.macaubusiness.com/news/currency-control-not-designed-to-curb-gaming.html

    Currency control not designed to curb gaming
    7/11/2013 12:55:32 PM

    A proposal for tourists to declare cash at the border is “absolutely not” meant to curb gaming revenues, says Secretary for Economy and Finance Francis Tam Pak Yuen.

    “We are also a WTO member, and there are so many aspects and international responsibilities [by which] we have to abide,” Mr Tam told reporters yesterday.

    Financial Intelligence Office director Deborah Ng Man Seong told the Portuguese-language news agency Lusa last week the government was considering a new arrangement requiring travellers to declare the cash they carry across the border.

    She was quoted as saying the government was “analysing the feasibility of implementing a declaration or notification requirement” to meet recommendations by the international Financial Action Task Force on Money Laundering.

    The statement prompted suggestions that revenue from cash-only mass-market gaming would suffer.

    SJM Holdings Ltd chief executive Ambrose So Shu Fai said it was premature to suggest the proposal would curb gaming revenue.


     
  • Virtual Chitchatting 3:39 AM on 2013/07/08 Permalink  

    NSA: There is no place like home for you anymore, Snowden

    by Sando Sasako
    An Intelligent Analyst
    Equipped with advanced knowledge and practices in need analyses and critical studies

    You may contact the author by this number +62-812.8056.516
    or tweet @tweeties.

    Jakarta, 8 July 2013 03.39

    Make the time to kiss your s goodbye. You might as well read it by Greet terror, kiss your freedom goodbye http://mayachitchatting.wordpress.com/2012/12/28/assessing-the-world-of-intelligence/ or download the document ☢☣☠


    http://rt.com/news/edward-snowden-asylum-moscow-559/

    Snowden asylum bid: 3 offered, 1 withdrawn, 11 denied, 13 pending

    Published time: July 02, 2013 16:27
    Edited time: July 07, 2013 11:02

    NSA leaker Edward Snowden has reportedly sought asylum in 27 countries, hoping to gain protection from US prosecutors. So far, Venezuela has offered Snowden asylum, with Nicaragua joining in, while 11 other states rejected the requests.

    As Snowden awaits replies at Moscow’s Sheremetyevo Airport, Venezuelan President Nicolas Maduro offered asylum to the NSA whistleblower, making the announcement Friday on television during a broadcast of a parade marking the country’s day of independence.

    “I have decided to offer humanitarian asylum to the young American, Edward Snowden, so that in the fatherland of Bolivar and Chavez, he can come and live away from imperial North American persecution,” said Maduro.

    Venezuela has offered Snowden asylum despite a US extradition request, demanding that the whistleblower be “arrested” if he “travels to” or “transits through” Venezuela and “be kept in custody” for “the purpose of extradition”.

    Nicaragua also said that it would “gladly receive” Snowden, who has been holed up in a transit section of Moscow’s Sheremetyevo airport since fleeing Hong Kong twelve days ago, and give him asylum, “if circumstances permit.”

    In the meantime Snowden has received five outright rejections from Finland, Brazil, Poland, India, and Germany, according to WikiLeaks.

    New Dehli said on Tuesday that it has “no reason” to accede the whistleblower’s request. In his application to Poland, Snowden said that he risks facing the death penalty if he is returned to the US.

    Spain, Norway, Italy, Ecuador, and Austria have also rejected Snowden’s applications, stating that asylum requests cannot be granted unless the applicant is already inside the country. Italy stated that Snowden’s application was made via fax, which is not allowed, ITAR-TASS reported, citing a source in the Italian Foreign Ministry.

    France has also rejected Snowden’s application for asylum, saying that police would have to arrest the whistleblower if he entered the country due to the US extradition request.

    “Like many countries, France received a request for asylum from Mr. Edward Snowden through its embassy in Moscow. Given the legal analysis and the situation of the interested party, France will not agree,” the interior ministry said in a statement.

    French newspaper Le Monde revealed that the asylum request has reached the French authorities in the form of a one-page letter, where Snowden argues that he will not be able to get a fair trial in his home country and explains the fate of Bradley Manning – another whistleblower currently on trial in the US.

    Other nations have yet to respond to Snowden’s asylum requests. Those countries include Bolivia, China, Cuba, Iceland, Ireland, Netherlands, and Switzerland. Despite Wikileaks’ claim that Snowden has, in fact, sought asylum in China, Beijing said on Tuesday that it is not aware of the request. France has also denied receiving a request in the past.

    WikiLeaks announced on Friday that Snowden has applied to another six states in search of political asylum. In an effort to avoid US interference, the countries weren’t disclosed.

    WikiLeaks ✔ @wikileaks
    Edward #Snowden has applied to another six countries for asylum. They will not be named at this time due to attempted US interference.
    11:08 после полудня – 5 июля 2013
    755 ретвитов 153 избранных

    Snowden previously asked for asylum in Russia, but withdrew the request after President Putin urged him to “cease anti-American activity,” the president’s spokesperson said in a statement. Putin has stated that Moscow will not extradite the whistleblower to the US.

    At a meeting with Russian Foreign Minister Sergey Lavrov in Brunei, U.S. Secretary of State John Kerry said he had raised Snowden “from our point of view” despite the affair not being in their domain, Reuters reported.


    US Secretary of State John Kerry deflects a question from a reporter about whether he and Russian Foreign Minister Sergey Lavrov will discuss the fate of fugitive US secrets leaker Edward Snowden, before their meeting at the ASEAN summit in Brunei on July 2, 2013. (AFP Photo / Jaquelyn Martin)

    Moreover, in an exclusive interview with RT on Tuesday, Bolivian President Evo Morales said that his government had not yet received a request from Snowden, but would consider it once it was received.

    “Bolivia is ready to give political asylum to people who expose spying activities, so to speak…if we receive a request, we are willing to consider it,” Morales said.

    Venezuelan President Nicolás Maduro expressed a similar sentiment, stating that Caracas is also willing to consider an asylum request from Snowden.

    “This young man has to be protected by the international community. He did with dignity to tell the world that there are mechanisms that are intended to control information and spy on the world,” Maduro told RT in Moscow adding however that he has “no official communication that says Snowden applied for asylum in Venezuela.”

    The US has voided Snowden’s passport, making it impossible to leave the transit zone of Moscow’s Sheremetyevo airport. The whistleblower has reportedly filed his asylum applications through a legal representative.

    Snowden has captivated the world’s press after leaking data on the NSA’s mass surveillance program in May. The whistleblower originally sought to evade US jurisdiction in Hong Kong but left for Moscow on June 23, traveling on special documents given to him by the Ecuadorian government as his US passport was voided.

    However, Ecuadorian President Rafael Correa said on Monday that any help granted to Snowden had been purely accidental and that no more aid would be given to him. He stressed that the Ecuadorian consul in London acted outside their authority when they issued the travel documents to Snowden.


    Anonymous user 07.07.2013 03:52
    Snowden expose Obama’s birth place, lifestyle in college, as state senator, communist allies, backer


    http://rt.com/op-edge/snowden-asylum-case-policy-671/

    Snowden asylum case: ‘European leaders are slavishly obedient to American policy’

    Published time: July 04, 2013 15:26


    Bolivian President Evo Morales holds a press conference at the Vienna International Airport on July 3, 2013. (AFP Photo)

    In the debate between security and privacy the US government went way too far in the direction of security, but the European leaders are obedient to American policy, Gerolf Annemans, member of the Belgian Vlaams Belang party, told RT.

    RT: How do you explain this decision to ground the Bolivian President’s plane, surely it goes against any understanding of presidential immunity?

    Gerolf Annemans: This shameful situation is due to the fact that European governments and European politicians, European leaders are slavishly obedient to American policy, they all are, and that’s why they handled this matter in this way.

    RT: And this is just days after Europe was expressing very vocally its anger with the US threatening repercussions over Snowden’s spying revelations. Are those threats just populism?

    GA: Of course there is a paradox between the fact that during the last 20 years Europe’s population has been submerged by political asylums from all over the world which mostly are fake political asylums, whereas now there is a matter of a clear political asylum that should be hosted instead of chased all over Europe. In the debate between security and privacy it is clear that the US government went way too far in the direction of security and that the privacy that was put on the table by Mr. Snowden should apply, just to conclude, this is a political matter and he should be hosted as the political asylum seeker.

    RT: Why would France and the EU risk a continental scandal just for the chance to catch a man wanted in another country, where’s the logic here?

    GA: I think that the logic is the logic of the Geneva Convention. If a political asylum seeker seeks asylum to be defended against the violence, eventual violence or prosecution in his country, in this case the US. Europe should be hosting this person because he is political asylum seeker in the sense of the word, I mean in the sense of the Geneva Convention. And that’s why, and there is no other reason. It should be in the safety of guardians in Europe instead of being chased all over the world because the world is anxious not to confront the US.

    RT: What kind of response are you expecting from Latin America, are their threats and outrage also going to go hollow?

    GA: I can perfectly understand the anger in Southern America because what happened to their President is unprecedented and I think that European excuses could be the only thing that come from Europe to Southern America states.


    http://www.foxnews.com/world/2013/07/07/logistical-nightmare-clouds-snowden-asylum-hopes/

    Logistical nightmare clouds Snowden’s asylum hopes

    By Dmitry Zaks
    Published July 07, 2013
    AFP

    Demonstrators at the Brandenberg Gate in Berlin last Thursday show their support for Edward Snowden. Fugitive US intelligence leaker Edward Snowden was staring at the logistical nightmare of escaping Russia for a safe haven in Latin America on Sunday after three leftist leaders offered him asylum in their states. (DPA/AFP/File)

    Read more: http://www.foxnews.com/world/2013/07/07/logistical-nightmare-clouds-snowden-asylum-hopes/#ixzz2YOWZfnFK

    MOSCOW (AFP) – Fugitive US intelligence leaker Edward Snowden was staring at the logistical nightmare of escaping Russia for a safe haven in Latin America on Sunday after three leftist leaders offered him asylum in their states.

    Bolivia on Saturday became the third country to extend an offer of asylum to the 30-year-old former US National Security Agency (NSA) contractor sanctuary after similar guarantees from Venezuela and Nicaragua.

    All three nations have strained ties with Washington and represent Snowden’s best options after his rejection by most of the 21 nations he had applied to for protection last week.

    The fugitive himself remained hidden out of sight in a Moscow airport transit zone for the 15th day on Sunday after arriving there upon spilling his US surveillance secrets in Hong Kong.

    But Snowden was back in the press Sunday, claiming that the NSA operates broad secret spying partnerships with other Western governments who are now complaining about its programmes.

    In comments made before his exposure of Us espionage practices, Snowden told German news weekly Der Spiegel that NSA spies are “in bed together with the Germans and most other Western states”.

    Washington has urged Russia to hand over Snowden as a gesture of good will because the two sides have no extradition agreement.

    President Vladimir Putin — a former KGB spy who has often sparred with the White House during his 13 years in power — has flatly refused and suggested that Snowden had better quickly decide himself where he wanted to go.

    But Snowden’s options at Moscow’s Sheremetyevo airport are limited because the only flights to Latin America are routed through Cuba — a country that has remained conspicuously silent throughout the dispute.

    Snowden also faces the risk of his plane being grounded by a European country as happened to Bolivian President Evo Morales when he was suspected of trying to smuggle the American from Moscow earlier this week.

    The mercurial Bolivian leader said that incident had convinced him his country had nothing left to lose by irritating Washington.

    Morales declared that Bolivia had “no fear” of either Washington and its European allies.

    Bolivia will “give asylum to the American, if he asks”, said Morales.

    Bolivia was one of 21 countries to which Snowden had applied within the past week, according to the WikiLeaks anti-secrecy website.

    Two others included Venezuela and Nicaragua — nations that also spelled out their intentions over the weekend.

    Maduro said on Saturday that “as head of state of the Bolivarian republic of Venezuela, I have decided to offer humanitarian asylum to the young Snowden”.

    Nicaragua’s Daniel Ortega voiced a slightly more toned down message only minutes earlier that same day.

    “We are open, respectful of the right to asylum, and it is clear that if circumstances permit it, we would receive Snowden with pleasure and give him asylum here in Nicaragua,” Ortega said at a public event.

    But Venezuela’s foreign ministry made clear on Saturday that it had not made any contact with Snowden since Maduro’s invitation.

    That makes it uncertain just how much currency a verbal commitment has with Russian authorities who are seeking clear documented evidence of Snowden having a legal future destination point.

    Snowden never boarded his plane out of Moscow for Cuba on June 24 for unexplained reasons.

    But analyst said it was likely that he was simply not allowed to board by the Russians because he had no valid transit papers after his US travel passport had been revoked.

    Neither do countries such as Bolivia and Venezuela have consular sections in Sheremetyevo that could issue Snowden with the required papers.

    The possibility of the American leaving Moscow with a foreign delegation meanwhile is also slim given that dignitaries all fly to and from a separate airport called Vnukovo on the other side of Moscow to which Snowden has no access.

    Even the possibility of Moscow diplomats from Venezuela or some other country handing Snowden his travel papers at Sheremetyevo would not resolve all his problems.

    Morales’ plane was grounded in Vienna on Tuesday because several EU states suspected that he was smuggling Snowden out of Moscow after paying a visit there for a gas summit.

    But all the flights to Cuba pass through the same EU air space and there is no guarantee that Snowden’s jet would not be stopped and searched.

    Cuba itself has preferred to stay out of the conflict and has issued no indication of being willing to receive the American fugitive at its Havana airport.

    “He’s dead, in a figurative sense,” said French espionage historian Sebastien Laurent.

    “Given the seriousness of what he has done, he will never find a safe haven.”

    Read more: http://www.foxnews.com/world/2013/07/07/logistical-nightmare-clouds-snowden-asylum-hopes/#ixzz2YOWhXmVx


    http://www.usatoday.com/story/news/world/2013/07/06/snowden-bolivia-nicaragua-venezuela/2494633/

    Bolivia joins countries offering Snowden asylum

    Katharine Lackey and Peter Wilson, USA TODAY 1:10 p.m. EDT July 6, 2013

    Bolivia has joined a growing number of Latin American countries offering asylum to NSA leaker Edward Snowden.

    Bolivian President Evo Morales said Saturday that Snowden is welcome in his country. He did not say whether he had received a formal petition from the 30-year-old.

    The decision comes after Morales’ plane was abruptly rerouted to Vienna last week after being denied permission to fly over France on suspicion Snowden was on board. Morales said he is making the asylum offer as a protest against the U.S. and European nations he blames for the incident.

    Snowden, who is wanted by the U.S. for leaking classified information about a number of secret surveillance programs, has asked for asylum in more than 20 countries. A number of countries have already rejected applications.

    On Friday, President Daniel Ortega of Nicaragua and President Nicolas Maduro of Venezuela said they were willing to grant asylum to Snowden.

    “We have decided to offer humanitarian asylum to the American Edward Snowden to protect him from the persecution being unleashed by the world’s most powerful empire,” Maduro said at the start of a military parade in the Venezuelan capital celebrating the 202nd anniversary of the South American country’s declaration of independence.

    Maduro has repeatedly said that the fugitive leaker was being unfairly attacked by the U.S. government.

    In Nicaragua, Ortega said Friday he was willing to make the same offer as Maduro, “if circumstances allow it.” Ortega didn’t say what the right circumstances would be during a speech in Managua.

    He said the Nicaraguan embassy in Moscow received Snowden’s application for asylum and that it is studying the request.

    “We have the sovereign right to help a person who felt remorse after finding out how the United States was using technology to spy on the whole world, and especially its European allies,” Ortega said.

    Contributing: Wilson reported from Caracas; The Associated Press


    http://edition.cnn.com/2013/07/06/world/snowden-asylum-options

    Tracking Snowden’s asylum options

    July 6, 2013 — Updated 2118 GMT (0518 HKT)

    (CNN) — NSA-Leaker Edward Snowden has applied for political asylum in at least 21 countries. Currently living in limbo in a Russian airport, his options for finding a new home were looking pretty dim until some South American countries offered to take him. Here’s an update of where his requests stand:

    • Austria: His request is not valid, because applicants must be in Austria and submit their applications in person.

    • Bolivia: President Evo Morales said Saturday that Bolivia is willing to give asylum to Edward Snowden, as “fair protest” for the mishap of the four European countries that restricted the president’s plane from flying back from Moscow to La Paz because of the suspicion that Snowden was on the plane.

    “I would like to tell you, from the Chipaya people, tell the Europeans and Americans that I was reflecting last night that as a fair protest I would like to say that now we will give asylum if that American, pursued by his fellow countrymen, asks us for it. We are not afraid because they accused me that I was bringing that former CIA agent,” Morales said.

    • Brazil: The country won’t grant asylum or even respond to the request, Reuters reported, citing a Foreign Ministry spokesman.

    • China: The Ministry of Foreign Affairs said Tuesday it had no information to offer on Snowden’s case.

    • Cuba: No response yet.

    • Ecuador: The South American country has said that it’s considering Snowden’s request but that he needs to reach its territory.

    • Finland: “We don’t have an official application from Snowden,” Jorma Vuorio, director general for the migration department of the Interior Ministry, told CNN. “He just left a letter requesting asylum at the Finnish Embassy in Moscow. According to Finnish legislation, it is not possible to leave an asylum application outside the Finnish territory.”

    • France: Hollande, the French president, said he has “not received any particular demands from Mr. Snowden,” according to French television reports.

    • Germany: Asylum requests must be made from within the country, but an Interior Ministry spokesman also said “the German right of residence principally entails the possibility of acceptance from abroad, if this seems necessary for international legal or urgent humanitarian reasons, or for the ensuring of political interests of the federal republic of Germany. This needs to be examined thoroughly in the case of Mr. Snowden.”

    • Iceland: Officials have said asylum seekers need to be in Icelandic territory in order to apply.

    • India: Ministry of External Affairs spokesman Syed Akbaruddin said Tuesday that India will deny the request.

    • Ireland: The Irish Justice Ministry declined to confirm whether it had received a request on Snowden’s behalf, but said Irish law requires that applicants reach the country’s borders before a request can be considered.

    • Italy: The Italian Foreign Ministry said it received an asylum request by fax. The country accepts requests made in Italian territory or at the border, the ministry said.

    • The Netherlands: Snowden would need to be in Holland to formally request shelter, a spokesman for the Dutch state secretary said Tuesday.

    • Nicaragua: Nicaraguan President Daniel Ortega said he would grant Snowden asylum in his country “if the circumstances permit.” Ortega didn’t elaborate on his announcement, made during a speech in Managua, except to say his country is “open and respectful to the right of asylum.”

    • Norway: The country confirms the receipt of his request, but usually, asylum seekers must be in the country already to be allowed to apply. The Ministry of Justice is considering whether or not to process his application.

    • Poland: Snowden’s request for asylum doesn’t fulfill requirements, the Ministry of Foreign Affairs said Tuesday.

    • Russia: Snowden has withdrawn his request for permission to stay in Russia, Kremlin spokesman Dmitry Peskov said Tuesday, according to the news agency RIA Novosti.

    • Spain: The country is not reviewing Snowden’s request because it must be made from within or on its borders, a Foreign Ministry spokeswoman said.

    • Switzerland: Applicants for political asylum have to be on Swiss soil, a spokeswoman for the Swiss federal office for migration said Tuesday. Swiss authorities aren’t aware of any application by Snowden, the spokeswoman said.

    • Venezuela: Nicolas Maduro has offered asylum to U.S. intelligence leaker Edward Snowden, the state-run AVN news agency reported Friday.


    http://rt.com/news/ecuador-grants-asylum-snowden-159/

    ‘Who betrayed whom?’ Ecuador considers Snowden’s asylum, dubs persecution ‘paradoxical’

    Published time: June 24, 2013 12:46
    Edited time: June 25, 2013 10:44

    Has Edward Snowden betrayed people of the world or certain elites in a particular country, asked Ecuador Foreign Minister Ricardo Patino as he confirmed that the whistleblower was in Russia following the asylum bid the South American country.

    Patino said on Monday that human rights principles were the most important consideration in the case of former CIA contractor.

    Ecuador has been in contact with the Russian government over Edward Snowden and has informed Russia that it is considering him asylum appeal, Ecuador’s Foreign Minister said at a press conference in Hanoi on Monday.

    He stressed that the Ecuadorian government puts human rights above any other party’s interests. Patino also said it is “paradoxical” the person who revealed alleged rights violations is being “persecuted.”

    “It should be asked, who betrayed whom,” Patino stressed as he questioned the correctness of calling Snowden’s leak a “treason.”

    “Is this betraying the citizens of the world, or betraying some elites that are in power in a certain country?” the Minister asked.

    The alleged US espionage plan would be violating the rights of “every citizen in the world,” Patino said, referring to Snowden’s claim that the US agencies are “intercepting the majority world’s communications.”

    Patino also read out Snowden’s formal asylum request. In it, the whistleblower has compared himself to the US Army intelligence analyst Bradley Manning, who has been accused of sending a trove of classified documents to WikiLeaks and is now on trial for “aiding the enemy.”

    “It is unlikely that I will have a fair trial or humane treatment before trial, and also I have the risk of life imprisonment or death,” Snowden said in his asylum bid, citing Manning’s case and his “inhumane” treatment.

    The Ecuadorian Constitution guarantees the safety of people who publish opinions through the media and work in any form of communication, Patino stressed.

    Meanwhile, Ecuador is also considering a US request related to Snowden, which it received from the US envoy in Quito. Patino said the decision would come in due time.

    “The relationship between the US and Ecuador should be based on respect for the sovereignty of both countries and our actions are founded on our principles. We consider the consequences of our decisions, but we act in the name of our principles,” said the Minister, stressing that the US had denied the extradition of several Ecuadorian bankers charged in Ecuador.

    Snowden, a former contractor for the US National Security Agency (NSA) who exposed a top-secret PRISM surveillance program to the media, was expected to fly to Cuba on Monday and then change planes to Ecuador. However, he has not been seen aboard the plane flying from Moscow’s Sheremetyevo airport to Havana, RT’s Egor Piskunov reported.

     
  • Virtual Chitchatting 3:05 PM on 2013/07/07 Permalink  

    yok ikutan meminta jatah setoran dari proyek jembatan selat sunda senilai Rp 180 trilyun 

    03:05 PM 2013-07-07

    yok ikutan meminta jatah setoran dari proyek jembatan selat sunda senilai Rp 180 trilyun

    07 20130719 kompas 19 rencana jembatan selat sunda dan jalan tol trans-sumatera


    DI TAHUN 2009

    http://www.antaranews.com/berita/1250186150/biaya-bangun-jembatan-selat-sunda-rp100-triliun

    Biaya Bangun Jembatan Selat Sunda Rp100 Triliun

    Jumat, 14 Agustus 2009 00:55 WIB | 5054 Views

    Jakarta (ANTARA News) – Artha Graha Network melalui PT.Bangungraha Sejahtera Mulia merampungkan studi kelayakan awal (pra feasibility study, pra FS) Jembatan Selat Sunda yang hasilnya untuk pembangunannya butuh Rp100 triliun.

    “Kami mengharapkan setelah pra-FS dibuat pemerintah segera membuat payung hukum untuk memulai pembangunan mega proyek ini,” kata Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah di Jakarta, Kamis.

    Senada dengan Gubernur Banten, juga disampaikan Gubernur Lampung Sjachroedin ZP yang mengatakan, kondisi lalulintas yang dilayani Pelabuhan Bakauheni dan Merak sudah terlalu padat sehingga kehadiran jembatan sangat dibutuhkan.

    Menurutnya, saat ini saja tercatat 3500 kendaraan, 35.000 orang, serta 20 juta ton batu bara yang melewati kedua pelabuhan, bahkan apabila terjadi gangguan di laut maka antriannya dapat mencapai 10 kilometer.

    “Tidak dapat dibayangkan kondisi 10 tahun ke depan seandainya jembatan belum juga direalisasikan sehingga 10 Gubernur se Sumatra memasukannya ke dalam empat rekomendasi yang harus dilaksanakan pemerintah,” ujarnya.

    Dia mengatakan, 60 persen ekspor nasional berasal dari Sumatra, 40 persen gula berasal dari Lampung, kalau ditambah dengan Jembi dan Palembang sudah mencapai 50 persen lebih.

    Atut mengatakan, Pemerintah Provinsi siap memberikan dukungan seandainya pemerintah mengeluarkan payung hukum diantaranya dengan membuatkan payung hukum misalnya dalam bentuk Perpres dan sebagainya.

    Hasil Pra-FS yang berhasil dirampungkan Artha Graha Network yang dipimpin Tommy Winata diserahkan kepada kedua gubernur Banten dan Lampung, untuk kemudian diserahkan pemerintah pusat.

    Hadir dari pemerintah pusat, Menteri Negara dan Perencana Pembangunan Nasional dan Ketua Bappenas Paskah Suzetta, Dirjen Bina Marga Hermanto Dardak mewakili Menteri PU, dan wakil dari Menko Perekonomian.

    Sementara Tommy Winata mengatakan, pihaknya tidak mempertimbangkan soal keuntungan dalam pembuatan Pra FS. Namun apabila tidak ada yang memulai melakukan studi maka Jembatan Selat Sunda tidak kunjung direalisasikan,.

    “Kalau dari hitung-hitungan bisnis yang bagaimanapun tidak akan untung membuat studi semacam ini, tetapi kalau tidak ada yang memulai maka siapa yang akan membangun jembatan ini,” tuturnya.

    Pembuatan Pra FS jembatan Selat Sunda berawal ditandatanganinya Memorandum of Agreement (MoA) pada 3 Oktober 2007 dengan mengikutsertakan konsultan terkenal Prof. Dr. Wiratman Wangsadinata.

    Menurutnya, masih membutuhkan studi lebih dalam lagi untuk menentukan struktur terbaik dari jembatan terpanjang di dunia karena kalau jadi dibangun memiliki panjang lebih dari 30 kilometer.

    “Bentang tengah terpanjang di dunia saat ini mencapai 2200 meter, dalam Pra FS Jembatan Selat Sunda punya bentang tengah mencapai 3800 meter,” ujarnya.

    Dalam studi lebih lanjut masih harus dilihat potensi gempa di kawasan itu, harus dipertimbangkan adanya patahan yang memang ada kemudian juga Gunung Krakatau yang masih aktif, jelasnya.

    Potensi gempa itu nantinya untuk melihat kekuatan struktur yang akan dibangun. Semuanya sebenarnya dapat diukur sebelum ditawarkan kepada investor yang berminat mengerjakannya.

    Wiratman juga tidak memungkiri kemungkinan membangun terowongan karena dari segi biaya juga sama tinggal dicari mana dari keduanya yang lebih memberikan jaminan keselamatan.

    Sedangkan Menteri Perencana Pembangunan Nasional dan Ketua Bappenas Paskah Suzetta mengatakan, dukungannya dengan diselesaikannya pembuatan Pra-FS Jembatan Selat Sunda.

    Dia mengatakan, kebutuhan pembangunan infrastruktur di Indonesia mencapai Rp1,6 biliun (setelah triliun) atau 3,5 persen dari PDB, namun kemampuan anggaran pemerintah hanya 30 persen atau sekitar Rp450 triliun.

    Sehingga masih ada kesenjangan sangat besar di atas Rp1 biliun, idealnya kesenjangan harus ditutup agar menuju pertumbuhan ekonomi 5 sampai 7 persen pada periode 2009 – 2014, jelas Paskah.

    Dia juga tengah mengusulkan bagi perusahaan swasta yang sudah melaksanakan studi kelayakan awal, apabila biasanya saat tender mendapat kemudahan (previlage) sampai 10 persen akan ditingkatkan menjadi 20 persen.

    “Semata-mata usulan ini untuk menarik minat kerjasama pemerintah swasta terutama untuk menggarap proyek skala besar seperti Jembatan Selat Sunda,” ujarnya.(*)

    Editor: B Kunto Wibisono


    DI AKHIR MEI 2013

    http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/417390-ground-breaking-jembatan-selat-sunda-batal-2014

    Ground Breaking Jembatan Selat Sunda Batal 2014
    Padahal pemerintah sejak 2012 mencanangkan proyek JSS mulai 2014.
    Jum’at, 31 Mei 2013, 17:06 Iwan Kurniawan, R. Jihad Akbar

    Desain Jembatan Selat Sunda. (PT Bangungraha Sejahtera Mulia )

    VIVAnews – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa, Jumat 31 Mei 2013, memastikan peletakan batu pertama Jembatan Selat Sunda (JSS) batal pada 2014. Pasalnya, studi kelayakan mega proyek Kawasan Strategis Infrastruktur Selat Sunda (KSISS) diperkirakan molor hingga tahun depan.

    “2014 kami harapkan studi kelayakan sudah berjalan, ground breaking tergantung FS selesai,” katanya saat ditemui di kantornya, Jakarta.

    Padahal pada Juli 2012 lalu, Hatta selaku ketua Dewan Pengarah KSISS menegaskan pemasangan tiang pancang tetap harus dilakukan 2014.

    Tim tujuh sendiri, kata Hatta, hingga saat ini belum memberikan rekomendasi terkait dengan kelanjutan proyek JSS. Ia menjelaskan, membangun JSS bukanlah pekerjaan mudah seperti membuat jembatan pada umumnya. Membangun JSS membutuhkan kecermatan yang tinggi dan memperhatikan seluruh potensi resiko nyang ada.

    Mengenai adanya potensi gempa hingga 9 skala ritcher di sekitar JSS, Hatta mengaku belum mengetahui dan belum mendapatkan kajian tersebut. Namun, ia menegaskan hal tersebut menjadi perhatian khusus dalam pembuatan studi kelayakan.


    DI AWAL JULI 2013

    Kompas, 6 Juli 2013
    Jembatan Selat Sunda Dibahas Lagi

    Jakarta, Kompas
    Pemerintah akan kembali melanjutkan pembahasan proyek Jembatan Selat Sunda setelah molor hampir setahun. Fokusnya adalah melaksanakan secepatnya studi kelayakan dari proyek senilai Rp 180 trilyun itu.

    “Untuk tata ruangnya sudah selesai ditandatangani dua gubernur, tinggal perpresnya. Kita harapkan, target sesegera mungkin menyusun studi kelayakannya dulu. Saya harapkan minggu depan kami mulai melakukan rapat itu,” kata Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa di Jakarta, Jumat (5/7).

    Tim tujuh terdiri atas Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Keuangan, Sekretaris Kabinet, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Menteri Perindustrian, serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Tim ini dibentuk per 18 Juli 2012 atas usulan Menteri Keuangan lama, yakni Agus DW Martowardojo.

    Saat menjabat sebagai menteri keuangan, Agus berpendapat bahwa pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) sebaiknya dipisahkan dari pengembangan kawasan. Studi kelayakannya sebaiknya dilakukan pemerintah menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

    Sementara mengacu rencana awal, pembangunan JSS merupakan bagian dari
    pengembangan kawasan dan studi kelayakannya dilakukan oleh pihak yang melakukan prastudi kelayakan. Pihak itu adalah Artha Graha Network melalui PT Bangungraha Sejahtera Mulia serta Wiratman and Associates.

    Tim tujuh bertugas mengkaji dan menentukan opsi terbaik. Tim sejatinya diberi waktu kerja maksimal dua minggu. Dengan demikian, tim sudah berumur hampir setahun, tetapi belum juga mendapatkan opsi.

    Sebagaimana pernah disampaikan Hatta, lamanya pembahasan karena beda pandangan belum bisa disatukan, yakni Agus di satu sisi, yakni Agus di satu sisi dan menteri-menteri lainnya, termasuk Hatta selaku Ketua Dewan Pengarah Pengembangan Kawasan Strategis dan Infrastruktur, di sisi lain.

    Dalam wawancaranya dengan Kompas di Jakarta, Rabu (26/6), Menteri Keuangan M Chatib Basri yang menggantikan Agus menyatakan, keputusan soal biaya studi kelayakan ada pada tim tujuh. Prinsipnya, selama proses tata kelolanya benar dan dipertanggungjawabkan serta pemerintah tidak terikat sebagai penjamin untuk seluruh proyek, keputusannya akan bisa diterima.

    “Kalau dari hak pemrakarsa, itu selalu ada. Tapi ini mesti dilihat lagi. Kalau pemerintah harus masuk karena proyek tidak layak secara komersial, pemerintah harus masuk. Tapi kalau proyek itu layak secara komersial, kenapa pemerintah harus masuk,” kata Chatib. (LAS)


    Jembatan Selat Sunda adalah salah satu proyek besar pembuatan jembatan yang melintasi Selat Sunda sebagai penghubung antara Pulau Jawa dengan Pulau Sumatera. Proyek ini dicetuskan pada tahun 1960 dan sekarang akan merupakan bagian dari proyek Asian Highway Network (Trans Asia Highway dan Trans Asia Railway). Dana proyek pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) direncanakan berasal dari pembiayaan konsorsium diperkirakan menelan biaya sekitar 10 miliar dolar AS atau 100 triliun rupiah yang akan dipimpin oleh perusahaan PT Bangungraha Sejahtera Mulia {BSM). Menurut rencana panjang JSS ini mencapai panjang keseluruhan 31 kilometer dengan lebar 60 meter, masing-masing sisi mempunyai 3 lajur untuk kendaraan roda empat dan lajur ganda untuk kereta api akan mempunyai ketinggian maksimum 70 meter dari permukaan air. JSS telah diluncurkan dalam soft launching pada tahun 2007 dan akan dimulai pembangunannya pada tahun 2010 dan diperkirakan dapat mulai dioperasikan pada tahun 2020.

    Jembatan ini berawal dari gagasan Prof. Sedyatmo (alm), seorang guru besar di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1960 disebut dengan nama Tri Nusa Bima­sakti yang berarti penghubung antara tiga pulau; yaitu Pulau Sumatera, Pulau Jawa, dan Pulau Bali. Kemudian, pada tahun 1965 Soekarno sebagai presiden RI memerintahkan kepada ITB agar melakukan uji coba desain penghubung di mana hasil dari percobaan tersebut berupa sebuah tero­wong­an tunel, yang pada awal Juni 1989 terselesaikan dan diserahkan kepada Soeharto selaku presiden RI pada saat itu. Pada tahun 1997, Soeharto memerintahkan kepada BJ Habibie selaku Menristek agar mengerjakan proyek yang diberi nama Tri Nusa Bima­sakti. Pada tahun 1990-an Prof. Wiratman Wangsadinata dan Dr.Ir. Jodi Firmansyah melakukan pengkajian uji coba desain kembali terhadap perencanaan peng­hu­bungan antara Pulau Jawa dengan Pulau Sumatera, pada hasil pengkajian menyatakan bahwa penghubung dengan melalui sebuah jembatan ternyata lebih layak bila dibandingkan dengan penghubung dengan melalui sebuah tero­wong­an di bawah dasar laut. Sedangkan, untuk Jembatan Selat Bali yang menghubungkan antara Pulau Jawa dengan Pulau Bali belum terlaksana karena pemerintahan daerah Provinsi Bali belum bersedia.

    Pra-studi kelayakan Jembatan Selat Sunda ini telah diserahkan pada Gubernur Banten, Lampung dan pemerintah pusat dalam suatu acara khusus bertempat di Hotel Borobudur Jakarta, pada tanggal 13 Agustus 2009. Selanjutnya, pra-studi ini akan melibatkan 10 provinsi yang berada pada Pulau Sumatera.

    Dengan dilakukan revisi Peraturan Presiden No. 67 Tahun 2005, maka dibentuk kembali kelompok studi kelayakan (feasibility study) yang terdiri dari soal teknis, tata ruang, dan keekonomian, serta sosial. Namun, realisasi proyek Jembatan Selat Sunda masih perlu waktu kaji satu hingga satu setengah tahun lagi.

    Teknologi terapan Delta Qualstone S.K.125 telah memiliki sertifikat hak paten di Indonesia dan telah diuji di Balai Besar Pengujian Barang dan Bahan Teknik (B4T) Bandung, terdaftar pada Business Technology Center – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BTC-BPPT), serta Teknologi Delta Qualstone SK 125 ini memberikan toleransi terhadap gempa hingga 9 skala Richter. (Data teknik: sementara dapat dilihat disini) http://wiryanto.wordpress.com/2007/11/01/jembatan-selat-sunda/

    Rute

    Pulau Jawa – Pulau Ular sepanjang 3 kilometer merupakan jalan layang (viaduct)
    Pulau Ular – Pulau Sangiang sepanjang 8 kilometer akan merupakan jembatan gantung (suspension bridge)
    Pulau Sangiang sepanjang 5 kilometer merupakan jalan raya darat dan rel kereta api
    Pulau Sangiang – Pulau Panjurit sepanjang 8 kilometer akan merupakan jembatan gantung (suspension bridge)
    Pulau Panjurit sepanjang 7,6 kilometer merupakan jalan raya darat dan rel kereta api
    Pulau Panjurit – Pulau Sumatera sepanjang 3 kilometer merupakan jalan layang (viaduct).

     
  • Virtual Chitchatting 1:15 PM on 2013/07/07 Permalink  

    social (behaviour) engineering must fail under vague leadership

    by Sando Sasako
    Lead Consultant
    Advanced Advocacy Plus

    Jakarta, 7 July 2013 13.00

    this blog post is a public comment for the article written by Tere Liye in Kompas, dated 6 July 2013.

    if i have to express what she wrote, i shall express it with a sentence:
    brave new world of autism.

    20 megabytes content of internet is priced daily by Rp 1,000.
    the content is highly limited only to texts and very tiny images.
    use embedded web-browser in every handphone to save internet quota.
    use third party web browsers, your internet quota shall deplete very quickly.

    you may comment anything you like.
    just like the other two posts:

    enaknya membaca umpatan dan hujatan orang se-Indonesia buat Fuckri Hamzah, si dungu sarap, dower, birbal, sangat bribal http://mayachitchatting.wordpress.com/2013/07/01/enaknya-membaca-umpatan-dan-hujatan-orang-se-indonesia-buat-fuckri-hamzah-si-dungu-sarap-dower-birbal-sangat-bribal/

    Vox populi vox dei sur Fuckri Hamzah, si beler, senewen, gendeng, sableng, keblinger http://mayachitchatting.wordpress.com/2013/07/01/vox-populi-vox-dei-sur-fuckri-hamzah-si-beler-senewen-gendeng-sableng-keblinger/

    what’s wrong with that?
    the egalitarians. if you learn the french revolution, you shall know what it means.

    people won’t be polite, if the public figures say recklessly. action-reaction. cause-effects. consequentialism.

    say A, but the facts show the negative of A.
    how can you erect the wet yarn, that you never could otherwise.

    commit suicide. that’s the end of your life for good. you have made yourself suicidal in the media. you got yourself whacked. got yourself buried. got yourself digging your own graveyard. adios.


    Tere. What a name! batere-tere, kecek urang minang. say worthlessly in english.

    what does she accomplish? she did express and reveal the ongoing and current social phenomenon.

    but she failed to address the issue of what’s next.
    here’s my thesis:
    social (behaviour) engineering must fail under vague leadership.

    the analysis shall start with the theory of social behaviour modification. make the definitions of every word. connect the red dots. boom. you got yourself answered.


    Penyakit Sosial Dunia Maya
    Tere Liye

    Gegap gempitanya dunia maya hari ini, diikuti dengan mudahnya akses internet bagi siapa pun, sepertinya tidak melulu membawa kemaslahatan.

    Secara simultan, sama seperti saat hadirnya televisi pertama kali, budaya baru ini juga membawa dampak negatif. Kita harus mulai mencermati penyakit sosial atas munculnya interaksi baru di dunia maya.

    Setidaknya ada enam penyakit sosial tersebut. Pertama, berkurangnya kualitas dan kuantitas membaca (apalagi menulis). Kita hampir tiap hari menyaksikan orang—termasuk kita sendiri—sibuk mematut layar komputer atau laptop, menatap layar telepon genggam, dan asyik bercengkerama dengan peranti canggih miliknya. Di jalan, di kendaraan, di tempat kerja, atau di sekolah pemandangan ini sudah lazim.

    Semua orang bisa dikatakan memiliki akun e-mail berikut jejaring sosial favoritnya. Apa sebenarnya yang sedang mereka lakukan? Membaca? Menulis? Berbeda dengan televisi, dunia maya memang memberikan kesempatan membaca dan menulis. Namun, apakah itu sungguh- sungguh membaca dan menulis?

    Berdebat tanpa manfaat
    Kita kadang merasa sudah banyak membaca, juga menulis, tapi sejatinya itu sekadar dunia percakapan yang mengambil bentuk tulisan. Membaca “celoteh”, membaca “ucapan”. Menulis “celoteh”, menulis “ucapan”. Memang banyak yang membaca laman berita media massa, loncat ke sana-kemari memeriksa judul yang menarik. Namun, dengan gaya penulisan dunia maya yang serba ringkas, kebiasaan pengguna yang membaca tidak tuntas. Umumnya kualitas dan kuantitas membaca berkurang drastis, apalagi menulis.

    Penyakit sosial kedua, suburnya kebiasaan berdebat tiada manfaat. Dunia maya tiba-tiba memberikan derajat yang sama kepada penggunanya. Egaliter menemukan definisi terbaiknya. Tidak peduli presiden ataupun orang biasa, tak peduli profesor ataupun tidak sekolah, semua tiba-tiba jadi setara. Kolom komentar di jejaring sosial, laman berita media massa, dan forum memberikan kesempatan kepada siapa pun untuk berkomentar. Situasi ini kian rumit mengingat pemilik laman, pengelola sebuah akun, menyadari makin “menarik” sebuah topik akan mengundang banyak pengunjung.

    Kita harus menonton perdebatan tiada manfaat hampir di semua sudut dunia maya. Komentar saling menjelekkan, memaki, dan menghina ringan sekali ditulis pengguna dunia maya. Tidak ada topik yang kebal atas situasi ini. Kita tiba-tiba merasa penting untuk berpendapat, terlepas dari kualitas pendapat itu.

    Hal-hal yang sudah tahu sama tahu tetap diperdebatkan. Sesuatu yang sudah jelas, baik, tetap diperdebatkan. Apalagi yang memang kontroversial dan berpotensi beda pendapat. Kita tidak lagi merayakan beda pendapat dengan menghormati satu sama lain, melainkan merayakan perbedaan dengan meneriakkan nyaring pendapatnya.

    Semakin maraknya mental gratisan adalah penyakit sosial ketiga. Di dunia maya semua seolah gratis. Pengguna internet mengunduh film-film laris, yang bahkan belum beredar di bioskop lokal. Orang berbagi file lagu yang tentu saja full gratis, e-book ilegal ada di mana-mana, hingga mencomot sana-sini hasil jerih payah pemikiran dan proses kreatif orang lain. Jika kita terbiasa dengan gaya bahasa forum berbagi file, maka istilah leechers atau “lintah” lazim digunakan untuk merujuk ke pengguna yang menyedot puluhan, ratusan, bahkan ribuan file “gratis”. Mental gratisan ini merusak banyak sistem, menerabas hukum. Pada tingkat lebih rendah merusak masyarakat itu sendiri. Jika kita hanya memikirkan mendapat sesuatu secara gratis, proses memberi, proses berkarya, perlahan akan padam dengan sendirinya.

    Penyakit sosial keempat adalah rendahnya sopan santun. Penggunaan akun dunia maya seperti jadi tameng, benteng pelindung, yang membuat orang nyaman melakukan apa pun. Jangankan saat menggunakan identitas palsu, dalam situasi menggunakan identitas asli pun banyak pengguna internet bisa melakukan apa pun (karena) tanpa perlu khawatir bertatap muka langsung seperti di dunia nyata.

    Pepatah lempar batu sembunyi tangan menemukan definisi terbaiknya dalam dunia maya. Berkurangnya sopan santun ini tecermin mulai dari komunikasi lewat e-mail, perpesanan, hingga interaksi bebas di jejaring sosial, forum, dan laman lainnya. Kita tidak lagi perlu merasa memiliki sopan santun saat bertamu ke beranda milik orang lain, merasa semua tempat adalah wilayah publik, bebas mau melakukan apa pun.

    Penyakit sosial kelima adalah mulai kaburnya interaksi dunia nyata. Bukankah sudah lazim terlihat saat beberapa teman dekat berkumpul di restoran, mereka memang dekat secara fisik, tapi satu sama lain justru sibuk memeriksa peranti canggih masing- masing. Saat satu keluarga berkumpul di ruang keluarga, secara fisik dekat satu sama lain, tetapi masing-masing asyik berselancar di dunia maya, lebih dekat dengan orang-orang yang tidak dikenal dan jauh. Interaksi dunia nyata perlahan menjadi kabur, digantikan oleh interaksi berdasarkan internet.

    Penyakit sosial keenam adalah berkurangnya waktu produktif. Jika kita asumsikan jumlah pengguna aktif internet di Indonesia 40 juta orang, rata-rata mereka mengunjungi jejaring sosial dan sejenisnya 1 jam setiap hari, maka kita punya 40 juta jam dalam sehari untuk melakukan hal lain secara produktif. Jika membangun Candi Borobudur, katakanlah, butuh 20 tahun, 2.000 pekerja yang bekerja 8 jam setiap hari, maka total jam kerja untuk menyelesaikan satu Candi Borobudur adalah 119 juta jam kerja. Bangsa ini bisa menyelesaikan satu candi setiap tiga hari.

    Ini hanya ilustrasi, boleh jadi berlebihan. Toh, ketika televisi hadir di tengah masyarakat, situasinya juga sama—bahkan lebih masif—tapi setidaknya dapat menjelaskan permasalahannya. Berbeda dengan televisi, pengguna internet kebanyakan adalah orang-orang berpendidikan, pekerja, dan di usia yang sangat produktif.

    Kampanye internet sehat

    Kita tidak bisa mencegah gelombang internet, kita sudah berada di dalamnya 10 tahun terakhir. Dengan harga gagdet yang semakin murah, tersedianya pilihan akses murah meriah, penetrasi budaya ini akan semakin dalam ke seluruh masyarakat.

    Keenam penyakit sosial ini menjadi realitas yang harus disadari. Dan, ketika proses mendidik pengguna internet berjalan lambat, kesadaran berinternet sehat masih rendah, tanggung jawab besar jatuh kepada pemilik laman raksasa dengan pengunjung ribuan, bahkan jutaan.

    Laman berita milik media massa, laman forum-forum, hingga akun jejaring sosial yang diikuti banyak orang adalah ujung tombak mengurangi dampak buruk dari internet, terlebih pengaruhnya kepada pengguna remaja. Dalam contoh yang paling bersahaja sudah seharusnya kampanye internet sehat diletakkan di halaman muka laman tersebut, entah berupa link, banner, atau gambar dan sejenisnya. Seharusnya langkah itu mudah sekali dilakukan.

    Tere Liye
    Akuntan dan Novelis
    First published in Kompas, e-paper and printed, 6 Juli 2013, page 7.

     
  • Virtual Chitchatting 4:01 PM on 2013/07/03 Permalink  

    Currency Controls in Venezuela
    Jakarta, 2013-07-03 16:01:07

    http://www.laht.com/article.asp?ArticleId=332348&CategoryId=10717

    Venezuela Currency Controls Tightened as Economic Clouds Gather
    By Jeremy Morgan
    Latin American Herald Tribune staff

    CARACAS — The government has tightened up hard currency controls amid a flock of signals that Venezuela’s oil-dependent economy is running into hard times in the wake of the global financial crisis and its subsequent impact on world oil prices and demand.

    The Foreign Exchange Administration Commission (Cadivi) did not announce any of this. But industry figures are taken to suggest that Cadivi clamped down on access to hard currency during the first two months of this year. Permits during that period totalled $3.394 billion, down from $5 billion in the same period of 2008.

    The motive for this, it would appear, was that imports began to outstrip exports as oil export income fell sharply during the final three months of last year — the first time the balance of trade has gone into the red for several years.

    The value of imports — which include large amounts of food, of which Venezuela buys in an estimated 50 to 60 percent of its needs — surpassed export earnings by $3.724 billion during the fourth quarter of last year, compared with the same period of 2007.

    “The lights were at orange, and a clear danger signal was there,” said an economist who asked to remain nameless, not least because he’s employed in the state sector. “There’d been warnings this was more or less inevitable for some months before, but they were slow off the mark. Maybe they didn’t want to know, or they thought it would go away as fast as it arrived. Well, it didn’t, it hasn’t and it won’t.”

    That would seem to be the thinking at the Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC), of which Venezuela is a founding member but is often at odds with its more conservative partners, most notably Saudi Arabia, the biggest oil exporter on the planet.

    OPEC’s latest forecast is that world oil prices could recover to perhaps $60 a barrel by the end of this year, assuming that measures to arrest the economic economic crash succeed. That isn’t good enough for Venezuelan Energy and Oil Minister Rafael Ramírez, who still wants OPEC to fix on a price range of between $70 and $90 a barrel for the year as a whole, and to take measures to make it happen. In other words, more production quota cuts if need be.

    Apart from Cadivi’s move, there’s no shortage of other signs that the pips may be starting to squeak for President Hugo Chávez and the economy, to the point that his pet social welfare programs or “missions” are heading towards the proverbial rock and a hard place — or maybe they’re already there.

    Chávez has vowed that, come what may, there’ll be no cutback in spending on these programs. Many of them are financed by the National Development Fund (Fonden), on the back of direct contributions of export earnings from the state oil corporation, Petróleos de Venezuela (PDVSA) or the official reserves at the Venezuelan Central Bank (BCV).

    The president has shown a willingness to tap the reserves, while just what’s going on at Fonden remains something of a black hole in the absence of regular official figures, much less an official audit there.

    At the latest count as of last week, the reserves stood at $28.749 billion. Not only was that below the $30 billion “watershed” officials deem the “optimum” of reserves for an economy such as Venezuela’s; more to the point in the circumstances, it marked a $1 billion drop on a week before, and compared with $42.054 billion at the end of last year.

    This came on top of a $12 billion transfer from the reserves to a “special fund” under the direct control of the president. This fund is financed on the basis of the idea that if there’s an optimum level of reserves then there must be a level of “excess” reserves as well.

    “It’s questionable how much longer he can go on drawing down the reserves like this,” said that same economic observer.

    However, as always, keeping mum won’t make the bad news go away, and there seems to be no shortage of it. That doesn’t mean Venezuela’s hit the buffers, or at least not yet. But the gloomy tidings are piling up.

    Venezuelan exports to Colombia — the country’s second largest trading partner after the United States — slid by 58 percent to $118 million during the first quarter of this year, from $282 million a year before.

    And that didn’t include oil, of which Colombia doesn’t at present need any from Venezuela, but might within, say, half a decade. The big detail in these figures from the Venezuelan-Colombian Economic Integration Chamber was that the drop was in non-oil exports. These are supposed to fill in the gaps when oil lets down the side.

    Meanwhile, oil, the big item among Venezuelan exports to the energy-hungry United States, is in the doldrums. Venezuela’s oil basket averaged $45.62 last week and $39.59 for the year so far. Venezuela looks to the United States for a significant share of its food imports, and you can’t eat oil. The same applies to Colombia, which also supplies a lot of what gets put on the table in Venezuela.

    In contrast to the slide in Venezuelan exports, Colombian deliveries in the other direction all but held up. They slipped by just three percent to $1.273 billion in the first quarter from $1.313 billion last time round. Colombia remains very much in the driving seat in this relationship.

    In another sign that the economy is decelerating, and people’s incomes and standards of living with it, Consecomercio, which claims to represent retailers and distributors, warned that consumer sales were down in the first three months of the year.

    While Consecomercio President Nelson Maldonado didn’t put a figure on the decline, he noted that there’d been a four percent drop in sales during 2008 compared with 2007 — the last year in which sales rose, by a whopping 17 percent on 2006.

    Maldonado said the government had yet to get to grips with the economic downturn. And he appeared to be of a mind that there wasn’t going to be any easy escape from the inevitable. “I believe that 2010 will be much more difficult,” he said.

    By the way, next year is set to see the elections to the National Assembly, where at present there are hardly any Opposition voices after the mainstream opposition shunned the last parliamentary vote in 2005 as unfair and unjust.

    Even as Cadivi tightens the screws, industrialists and importers are pleading they can’t meet even the limited and lower level of demand because of foreign exchange controls. It’s not just Cadivi’s getting mean with real money, they complain, it’s that it also tends to sit on applications and slow up the pace of business.

    Amid all the indicators suggesting that belt-tightening’s appropriate to the times, the government is still moving ahead with its potentially expensive program of expropriating the assets of big companies from both home and abroad.

    Legislators at the National Assembly — ie, Chávez’ over-arching United Socialist Party of Venezuela (PSUV), a scattering of minor allies and a handful of lone voices in the wilderness — continue to plough on with their concept of “social property”. The basic thrust of this is that the state should take over — by force if necessary — assets and other property that are judged not to be in use in the “national interest” at present.

    The trouble with this, critics argue, is who gets to judge what exactly the “national interest” amounts to, and who isn’t serving it. Unsurprisingly, these people see the proposed new law as nothing more than another grab by the state at property that doesn’t belong to it.

    Talks continue between the government and Cargill, one of the so-called Seven Sisters that dominate global grain markets, over a proposed state takeover of a rice processing plant in Portuguesa state. For all officials’ tough talk out in front, the issue here is compensation, and Cargill’s big enough to throw its weight around — and all the more so when it comes to a country that imports such a large chunk of its food needs.

    The government is also under pressure from workers to take over employers they’re not in accord with. One case in point is Cerámicas Carabobo, where there’s been a running labor dispute since September last year, the solution of which it would seem the workforce believes would be for the government to march in and take over the company.

    In theory, any such move in this instance and a growing number of others as Venezuela finds itself in the throws of the annual round of collective bargaining negotiations would be further steps towards “social control of production.” Skeptics argue it’s a consequence of presidential promises made in better days that the workers would get a still brighter future.


    http://settysoutham.wordpress.com/2010/05/06/venezuela-currency-controls-breakdown/

    Venezuela currency controls: Breakdown
    May 6, 2010 · 3:49 pm

    Venezuela has had currency controls since 2003. Today, the official exchange rate is frozen at 4.3 bolivars to the dollar, while the going rate for a dollar in free-market trading is now 8 bolivars. That means that for people who are trading on the free market, the bolivar has lost 30 percent of its value this year. For people who manage to squeeze out a few dollars from the Central Bank, these scarce sheets of green paper still cost just 4.3, or 2.6 for the luckiest duckies in the medical and food industries. Exchange control ceased long ago to function except as a means of government control; at this point, they conceal, rather than prevent, capital flight and hot money.

    The real reason that Venezuela implemented a fixed exchange rate is up for debate, as the founding document (PDF, Spanish) has no “whereas” clauses explaining the reasoning. However, the goal was apparently to reduce capital flight after PDVSA and other companies walked out and collapsed the country’s economy in late 2002 and early 2003. There was also a preexisting push throughout the developing world for capital controls to moderate the surges of investment and divestment, known as hot money, that contributed to financial crises including the Asian and Mexican crises in the 1990s.

    Today, the problems of capital flight and hot money have seized Venezuela as never before, this time through the mechanism of the parallel market. And there are rumors now that the government will try to shut down the parallel market as well, giving it more control over the commercial life of the country while forcing capital flight and hot money ever further underground.

    Venezuelans, eager for dollars, have always been willing to pay a premium for foreign currency when they haven’t been able to score their greenbacks through official channels. That is to say, when the government offered 2.15 bolivars per dollar at the official exchange rate, people often paid 5. Now that the official rate is 4.3, people are paying 8. The chart above shows the going rate in the parallel market.

    Legally, people play the parallel market by buying Venezuelan government and PDVSA bonds that can be traded in either bolivars or dollars. They buy them in one currency and sell them in the other. The ratio of market prices for the bonds in each currency works out to an implicit exchange rate – if a $1000 bond sells for $500 in New York and 500 bolivars in Caracas, that means the implicit exchange rate is 1:1. If it sells for $500 in New York and 5000 bolivars in Caracas, the implicit exchange rate is 10:1. Got it? Quiz in the morning…

    That said, this market is a bit of a joke. The reality of the situation is that brokers make large cash transactions of bolivars and dollars through a bidding system, skimming a commission off each trade – the same as any other currency market; they then write up receipts for all these supposed bond transactions, even though no one in the market really wants to end up with the oft-traded bonds. For years, market participants have said that the daily trades are around $100 million. With about 200 business days a year, that adds up to around $20 billion a year – about 5.5% of GDP (measured on a purchasing power parity basis as recorded in the CIA World Factbook).

    The collapse of the bolivar this year has happened faster than almost anyone expected. Once upon a time – March 11 – Barclay’s went out on a limb with a call that the bolivar may sink as low as 9 to the dollar. According to ye olde trader blog, the bolivar was at 6.85 that day; it has gone more than half of the way to 9 in less than two months.

    To get a sense of just how big a move this is, look at a few other currencies against the dollar in the period of March 9 to May 5, which includes several recent days of unusual currency volatility because of some worries about Greece. All currencies are quoted from Yahoo in how many units of foreign currency you need to buy each $US:

    Euro weakens 5% from 0.7353 to 0.7718
    Yen weakens 5% from 89.9038 to 94.82
    GB Pound strengthens 1% from 0.6668 to 0.6608
    Canadian dollar weakens less than 1% from 1.0253 to 1.03
    Chile peso strengthens marginally from 519.2108 to 522.95

    I could go on but I think you get the point. Currencies just don’t move like the bolivar. Someone with a few bolivars to trade who bought dollars at the beginning of March has beaten not only most other currency speculators, but also the 5% rise in the Dow Jones Industrial Average, and similar increases in the S&P 500 or the Nasdaq. It’s been a great investment, assuming the person will ever again need bolivars – for payroll, to pay worker termination benefits, or whatever. The currency rise easily outpaced Venezuelan inflation.

    For the richest Venezuelans, this is a great chance for speculation. It is easy and safe to put money into a certificate of deposit at Bank of America and get a few bucks in interest while gaining 13% on the currency in two months. That means that the money isn’t being invested in Venezuela. Hence, 35-year-old accountants live with their parents (and I swear, I wrote this sentence two days before Caracas Chronicles posted their item) for lack of investment in new housing. Why would a rich Venezuelan build homes, given the risk of having her wealth disappear to a nationalization or squatter camp, when great returns are a phone call away? And the same goes for everything: there’s a brew pub in Havana, but none in Caracas. Go anywhere in the world, you’ll find enough commercial competition that people stop going to places with crappy service, and the stores go out of business. In Venezuela? Not so much. As long as people can get inflation-beating returns by putting their bolivars into an insured certificate of deposit in the USA, why invest in the Bolivarian Republic?

    Not only that, but there is even some hot money at play. Traders say that most Venezuelans are always moving their money out of the country; only a few multinationals buy bolivars for payroll, and then there’s this mysterious feed to the market, apparently from PDVSA. But I know at least one wealthy Venezuelan who had inside information that the parallel bolivar would strengthen a couple years ago, and bought a bunch of bolivars at 5,000 or 6,000 to the dollar (this was before we lost three zeroes) and was able to trade back to dollars a couple months later at 3,200. Easy money, and very much of it. It would be very hard to figure out if anyone is currently accumulating bolivars for 12 cents apiece in the expectation of selling them for twice that in a few months, but if the government is planning any interventions, it’s awfully likely that this is happening.

    There is little the government can do to halt these games. It has already imposed capital and currency controls. It has forbidden domestic news organizations from publishing the parallel exchange rate. It would need to cancel either the dollar or bolivar trading of its international bonds to halt the parallel market, and neither is likely. Canceling foreign-traded debt would mean no more access to international capital markets, just as the country tries to finance more than $100 billion in oil and gas projects over the next eight years. Halting Venezuelan trading – and there are rumors afoot that this is the plan – would end the supply of parallel dollars for importers of everything from olives to I-zods. Importers would immediately turn to the flatly illegal, but already sizeable, black market; this would mostly serve to give huge profits to the black market brokers who tend to charge commissions about three times larger than formal swap brokers.

    Calling Professor Stiglitz!

    founding document http://ftp01.mipunto.com/documentos/gaceta_oficial.pdf
    may sink as low as 9 http://www.bloomberg.com/apps/news?pid=20601086&sid=aNb9MQlCZBKA
    ye olde trader blog http://venezuelafx.blogspot.com/2010/05/lunes-03-de-mayo-del-2010.html


    http://www.pwc.com/gx/en/tax/newsletters/pricing-knowledge-network/venezuela-currency-devaluation-exchange-control-regime.jhtml

    Venezuela: Transfer pricing Impact of currency devaluation and new exchange control regime

    Pricing Knowledge Network (Apr 2013)

    Venezuela announced the devaluation of its currency and adopted a sealed-bid auction as a new mechanism to substitute SITME. The new mechanism is now in force from March 19, 2013, and is known as Complementary System of Currency Administration. The new system follows a devaluation of 46.5%, with an adjusted VEF (Venezuelan bolivar fuerte) from 4.30/USD to VEF 6.30/USD for selling and from VEF 4.29/USD to VEF 6.28/USD for purchasing transactions.

    This new sealed-bid auction, together with the recent devaluation of currency is expected to have an impact from a transfer pricing perspective for multinational corporations doing business in Venezuela. Impact is expected on valuation of inventories of imported goods and services; and consequently, on its related cost of sales.

    http://www.pwc.com/en_GX/gx/tax/newsletters/pricing-knowledge-network/assets/pwc-venezuela-currency-devaluation-exchange-control-regime.pdf


    http://online.wsj.com/article/BT-CO-20130703-708354.html

    Venezuela to Modify Dollar Auctions in Move Toward Loosening Currency Controls
    By Kejal Vyas, July 3, 2013, 2:41 p.m. ET

    CARACAS–Venezuela’s government opened the path toward loosening currency controls Tuesday as the central bank formally disclosed details of a foreign-exchange-auction system that will be expanded in order to resolve a dollar-liquidity crunch faced by the South American economy.

    The terms allow for transactions of cash as well as dollar-denominated government debt during auctions that will be held at the government’s discretion. Individuals and companies will be able to take part as buyers and sellers, according to a statement published on the central bank’s website.

    How this system, known locally as Sicad, is implemented will be key as the new administration of President Nicolas Maduro looks to resolve chronic shortages of food and consumer goods in this import dependent economy. Analysts say strict currency controls adopted under late leader Hugo Chavez that make the state the sole legal provider of dollars have starved the private sector of the currency it needs to conduct overseas business.

    The paucity of dollars circulating in Venezuela has led to the severe depreciation of the bolivar currency. Locals shell out more than VEF30 for a dollar in illegal street transactions, compared with the government’s fixed exchange rate of VEF6.30 per dollar.

    Details of the latest version of Sicad are starkly different from a sale officials conducted earlier this year. Authorities had unveiled Sicad as a channel for accessing dollars complementary to Venezuela’s central foreign-exchange agency, Cadivi. But that process was employed only once, selling $200 million and participation was limited to certain private importers.

    The modified Sicad “opens the door to a more-flexible exchange control” and “could indicate some form of stabilization of the parallel market,” said Henkel Garcia, a director of local research house Econometrica.

    Authorities have not laid out a specific timetable for auctions but analysts expect they may begin in the next few weeks and may be broken down into different economic sectors.

    Terms of the modified auctions say that dollars sold by the government through Sicad will come from Fonden, an off-budget development fund controlled by the Venezuelan president.

    Bonds purchased through Sicad must be sold abroad in exchange for dollars, which can only be used to cover costs of a business, the central bank said. Under the previous round of Sicad, importers were not allowed to manage the funds they bought through the auction but instead had their overseas providers paid directly by the government.

    Francisco Rodriguez, an analyst at Bank of America Merrill Lynch said the participation of private parties as vendors in the auctions makes the system look much like a privately managed bond-trading platform that had served as a key vehicle for currency trading.

    That market, which was called the permuta locally, was shut down in 2010 when then-President Chavez blamed private brokerages for weakening the bolivar currency and made the practice illegal.

    Since then, the supply of hard currency has dried up and the black-market value of the dollar has ballooned.

    With changes to the foreign-exchange measures, authorities are “essentially trying to legalize the black market,” said Mr. Rodriguez.

    The statement did not specify what exchange rate will be used in the sales.

    The scarcity of dollars in Venezuela has hit a number of multinational companies, with many having to record writedowns and delays in payments thanks to currency woes. Research in Motion Ltd. (BBRY) last week was the latest to take a blow, reporting a surprise first-quarter loss due to a $72 million charge linked to Venezuela.

    Write to Kejal Vyas at kejal.vyas@dowjones.com

    –Venezuela unveils new rules for foreign-exchange auction

    –The changes are designed to lift the burden of currency controls

    –The scarcity of dollars made it difficult for businesses to do business overseas and helped establish a robust black market for dollars

    (Adds details on frequency of auctions in the third paragraph and background throughout.)

    By Kejal Vyas

    CARACAS–Venezuela’s government opened the path toward loosening currency controls Wednesday as the central bank formally disclosed details of a modified foreign-exchange-auction system that will be implemented this month.

    The changes are designed to help alleviate a dollar-liquidity crunch faced by the South American economy that analysts say stem from strict currency controls adopted under late leader Hugo Chavez.

    Transactions of cash as well as dollar-denominated government debt will be allowed at the auctions, at the government’s discretion. Individuals and companies can take part as buyers and sellers, according to a statement published on the central bank’s website.

    The success of the system, known as Sicad, is key to the new administration of President Nicolas Maduro as he looks to resolve chronic shortages of food and consumer goods in this import-dependent economy. By law, the state is the sole legal provider of dollars in Venezuela. But the government has parceled out a limited amount of greenbacks over the last several months, starving the private sector of the foreign currency it needs to conduct business overseas.

    The paucity of dollars circulating in Venezuela has led to a severe depreciation of the bolivar currency. Locals shell out more than VEF30 for a dollar in illegal street transactions, compared with the government’s fixed exchange rate of VEF6.30 per dollar.

    One person familiar with the matter, speaking on condition of anonymity, said auctions may be held twice a month and could begin as soon as next week. How much money will be available at each auction will be determined by the government, the person said.

    Details of the latest version of Sicad are starkly different from a sale officials conducted earlier this year. Authorities had unveiled Sicad as an alternative channel for accessing dollars that would run alongside of Venezuela’s central foreign-exchange agency, Cadivi, which provides the vast majority of the dollars to the private sector at the state’s fixed exchange rate.

    The government had a previous version of Sicad, but only employed it once in March, selling $200 million and participation was limited to certain private importers.

    Francisco Rodriguez, an analyst at Bank of America Merrill Lynch said all the changes to the new Sicad may help explain why unveiling the next phase of the system was delayed.

    Under the new auction regime, dollars sold by the government through Sicad will come from Fonden, an off-budget development fund controlled by the Venezuelan president.

    Also, bonds purchased through Sicad must be sold abroad in exchange for dollars, which can only be used to cover costs of a business, the central bank said.

    In the previous round of Sicad, importers were not allowed to manage the funds they bought through the auction but instead had their overseas providers paid directly by the government.

    The modified Sicad “opens the door to a more-flexible exchange control,” said Henkel Garcia, a director of local research house Econometrica. Analysts expect that subsequent auctions focus on specific sectors of the economy.

    Mr. Rodriguez said the participation of private parties as vendors in the auctions makes the system look much like a privately managed bond-trading platform, known locally as the permuta, that operated in Venezuela until it was shut down in 2010. At the time, then-President Chavez blamed private brokerages for weakening the bolivar currency made that swap market illegal.

    Since then, however, the supply of hard currency has dried up and the black-market value of the dollar has ballooned.

    The new auctions “could indicate some form of stabilization of the parallel market,” Mr. Garcia said. Mr. Rodriguez added, authorities are “essentially trying to legalize the black market” with the changes.

    The central bank statement did not specify what exchange rate will be used in the sales. Analysts note that the government, having already devalued the currency 32% in February, may be reluctant to discuss weakening the bolivar further.

    Devaluing the currency helps shore up the government’s balance sheet by increasing its bolivar earnings when it converts the dollars it earns from selling oil–the country’s top commodity. But the move also makes Venezuelans’ earnings worth less by international standards and also stokes inflation, which some Wall Street analysts see hitting 40% this year.

    The government did not disclose the exchange rate used in the first round of Sicad but people who participated in it said they bought dollars at a rate close to VEF14.

    The scarcity of dollars in Venezuela has hit a number of multinational companies, with many having to record writedowns and delays in payments thanks to currency woes. Research in Motion Ltd. (BBRY) last week was the latest to take a blow, blaming a surprise first-quarter loss on a $72 million charge linked to Venezuela’s currency controls.

    Write to Kejal Vyas at kejal.vyas@dowjones.com


     
  • Virtual Chitchatting 6:42 AM on 2013/07/02 Permalink  

    Nokia Lumia 920, dijual batangan seharga Rp 2,5jt

    Harga: Jakarta
    Hubungi 0852.1035-6516


    http://en.wikipedia.org/wiki/Nokia_Lumia_920

    Nokia Lumia 920
    15 January 2014 at 06:25

    Manufacturer Nokia
    Slogan “The world’s most innovative smartphone”[1]
    Series Lumia
    Compatible networks GSM/GPRS/EDGE 850/900/1800/1900
    HSPA 850/900/1700/1900/2100
    LTE 700/1700/2100 (except non-LTE model)
    TD-SCDMA (920T)
    First released 02012-11-02November 2, 2012
    Predecessor Nokia Lumia 900
    Related Nokia Lumia 820, Nokia Lumia 925, Nokia Lumia 928, Nokia Lumia 1020
    Type Smartphone
    Dimensions 130.3 mm (5.13 in) H
    70.8 mm (2.79 in) W
    10.7 mm (0.42 in) D
    Weight 185 g (6.5 oz)
    Operating system Windows Phone 8
    System on chip Qualcomm Snapdragon S4 MSM8960
    CPU 1.5 GHz dual-core Qualcomm Krait
    GPU Qualcomm Adreno 225 (920)
    Qualcomm Adreno 320 (920T)
    Memory 1 GB RAM
    Storage 32 GB internal flash
    Removable storage No memory card slot
    Battery Rechargeable BP-4GW 2000 mAh Lithium polymer battery,[4] Qi inductive charging
    Data inputs Multi-touch capacitive touchscreen, proximity sensor,pedometer, ambient light sensor, gyroscope, magnetometer, 3-axis accelerometer, 3 microphones for Active noise cancellation
    Display 4.5″ IPS LCD WXGA capacitive touchscreen with high sensitivity touch,
    1280×768 pixels at 332 ppi,
    16.7m-color,
    Refresh rate 60 Hz,
    Polarization filter,
    Curved glass,
    RGB Stripe,
    Luminance 600 nits,
    Aspect ratio 15:9,
    Gorilla Glass 2
    Rear camera 8.7-MP PureView with Optical image stabilization,
    3264×2448 pixels, f/2.0,
    Short Pulse High Power Dual-LED flash,
    autofocus, Carl Zeiss optics,
    1080p video capture
    Front camera 1.3-MP, 1280×1024 pixels, 720p video capture
    Connectivity Bluetooth 4.0, Wi-Fi 802.11a/b/g/n, NFC, microUSB v2.0 GPS with A-GPS & GLONASS
    3.5 mm audio connector
    Other Talk time: Up to 10 hours (9 hours for AT&T version)
    Music playback time: up to 67 hours[5]
    Standby time: Up to 400 hours (approx. 16.7 days) (320 hours for AT&T version approx. 13.3 days)
    Website Nokia Lumia 920 http://www.nokia.com/global/products/phone/lumia920/

    Nokia Lumia 920 is a smartphone developed by Nokia that runs the Windows Phone 8 operating system. It was announced on September 5, 2012, and was first released on November 2, 2012. It has a 1.5 GHz dual-core Qualcomm Krait CPU and a 4.5″ IPS TFT LCD display, as well as a high-sensitivity capacitive touchscreen that is covered by curved Gorilla Glass. It supports inductive charging (it can be charged by being placed directly onto a charging pad) and is compatible with Qi Inductive Charging; it features an 8.7-megapixel PureView camera with optical image stabilization for still images and videos. It comes with 32 GB internal storage, but has no card slot; hence it cannot be expanded with memory cards. Its touchscreen also can be used with the gloves worn by the user.

    As some reviewers criticized the thickness and weight of the phone, Nokia released the Nokia Lumia 925, a lighter and thinner version of the Lumia 920 with an aluminum body and an improved camera.

    Hardware

    Like its predecessors, the Lumia 900 and 800, and starting with the N9, the Nokia Lumia 920 has a colored unibody polycarbonate shell with glossy and matte finishes. Multiple colors in addition to standard black were available.

    Processors, memory, and storage

    The Lumia 920 has a 1.5 GHz dual-core Qualcomm Krait, and a Qualcomm Adreno 225 GPU, and has 1 GB of system RAM. The Lumia 920T variant comes with a 1.7 GHz dual core Qualcomm Snapdragon Krait.
    Nokia Lumia 920 comes with an internal storage capacity of 32 GB, and does not support microSD expansion.

    Screen

    The Lumia 920 has a 4.5-inch (114-mm) curved glass display running at WXGA (1280×768) resolution with an aspect ratio of 15:9 using enhanced IPS screen technology which Nokia calls “PureMotion HD+”. It has less than 9 ms average transition times, where conventional IPS LCDs have an average of 23 ms, which reduces motion blur. The screen has an automatic adaptive system for adjusting brightness, color and contrast details to compensate for lighting.

    Camera

    The Lumia 920 has Nokia’s PureView technology on the rear camera, featuring an optically stabilized 8.7-megapixel BSI image sensor (1/3″ sized, much smaller than the previous Nokia 808 Pureview) with f/2.0 Carl Zeiss Tessar lens, short pulse high power Dual LED flash and 1080p HD video capture. Pixel size is 1.4 µm. The front camera encloses a megapixel sensor capable of capturing HD video at 720p. On September 6, 2012, Nokia apologized for an advertisement showing a video supposedly shot from somebody holding a Lumia 920 on a bike, but which was shot by somebody holding a camera in a van (as it can be seen in the reflections on a window). However, a later review indicated that the camera performance was comparable to that portrayed in the advertisement.

    Connectivity

    The Nokia Lumia 920, like its predecessor, will have the 4G network LTE (Long Term Evolution) technology. It also supports the new 4G spectrum in the United Kingdom.
    NFC connectivity is also supported.[22] Other connectivity features include[23] Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, dual-band, Wi-Fi hotspot, Bluetooth 4.0 as well as microUSB v2.0.

    Inductive charging

    The phone can be recharged either wired or inductively using the Qi inductive power standard. Rather than requiring the use of a physical connection to the phone, this allows the phone to be placed upon a charging pad. The charging pad requires a separate power supply.

    Operating system and software

    The Nokia Lumia 920 runs the Windows Phone 8 operating system. As with other Lumia devices, the 920 includes Nokia-exclusive apps, such as Nokia City Lens, an augmented reality software that gives dynamic information about users’ surroundings using the camera. It also includes turn-by-turn voice guided navigation, Nokia Drive 3 which can be also used without internet connection using preinstalled maps. Other bundled apps include Nokia Maps, Nokia Transport, and Nokia Music, which streams thousands of songs for free. The Lumia 920 contains the Nokia Smart Shoot app, which lets users capture selected parts of a photo by using a lens for the camera app that takes a number of photos in quick succession.

    Updates

    On December 19, 2012, Nokia started rolling out the Portico update for the Lumia 920 and 820, that also included a firmware update for the 920 with camera fixes and battery improvements. Current Lumia 920 devices are already shipping with the Portico update.
    From August 16, 2013, Nokia rolled out the Amber update, which is pre-installed on the Nokia Lumia 925 and 1020 and includes several camera and performance improvements, to every Nokia device running Windows Phone 8.
    From approximately January 13 2014 , Nokia began rolling out the latest Black update (codename Bittersweet Shimmer ) on Lumia 920 devices , starting from countries in India and Italy . Notable features include an enhanced glance screen and a new camera interface as well as a new Storyteller app.

    Technical Problems

    • Some users have reported their phone reboots randomly. The “Portico” update was intended to fix these random reboot issues, but the issues remain after the update.
    • Some users have complained that the battery drains too fast and the phone overheats. Aloysius Low from CNET Asia did not notice such a fast rate of battery drain on other smartphones even with the same usage pattern. After the Portico update the battery seems to be offering more power than before.
    • Videos larger than 4 GB get corrupted when transferred to the computer.
    • In good light the photos are noticeably soft. Nokia delivered an update to make the appropriate adjustments to correct the issue.
    • The Portico update introduced a brightness bug, but there is a possible workaround.
    • A firmware update from AT&T created connectivity issues. When the problem was noticed the update was halted and a new update to fix the issue was later made available.
    • Dust settles under the front-facing camera and the proximity sensor, that could lead to dropped calls and prevent users from punching up phone-related menus. Nokia will fix this issue in new devices and repair current devices. Compressed air can be used to remove the dust.

    Availability

    There is a non-LTE model sold carrier unlocked in Europe. In Australia, the Lumia 920 is available from Telstra, and Optus via Harvey Norman retailers. The Lumia 920 is available from Rogers Wireless in Canada. The Lumia 920 is sold in China by China Mobile with an exclusive version, 920T, which includes a faster GPU. It was launched on December 23. In the United States, the Lumia 920 is sold exclusively by AT&T.[42] The cyan-colored version is exclusive to AT&T.
    In the UK, the Lumia 920 was released on November 2, 2012. It will be sold by EE (who operate T-Mobile and Orange in the UK) as one of the LTE-capable smartphones available from EE. In Germany, the Lumia 920 is available from all major mobile phone retailers including Vodafone, O2, Deutsche Telekom and E-Plus. In Denmark, all the major telecoms such as Telia, 3 and Telenor starting selling Nokia Lumia 920 from second week of December 2012.
    Nokia have reported that the device will lose the EE-exclusivity in the UK, and will be available on the Vodafone and 3 networks from January 2013.

    Reception

    Reviews

    The Nokia Lumia 920 has received mixed to positive reviews. CNET rated it 4 stars out of 5, praising the screen, attractive design, great Nokia-exclusive apps, and an enjoyable OS, while the negatives were the unimpressive battery life and heavy weight. The user rating is 4.5 out of 5. ExpertReviews gave the Lumia 920 a rating of 5 out of 5. Mobiledia gave it 4 out of 5. Laptop Mag rated it 4 stars out of 5, praising the colorful design, superb camera, HD screen and inductive charging, as well as the useful Nokia apps. The cons were that it’s relatively heavy and that Windows Phone 8 does not have as many apps as Android and iOS.

    Dan Nosowitz from Popular Science wrote: “I spent a long time with the Lumia 920, longer than I usually spend with review units of phones. This is a phone I was really excited about! But I just can’t recommend it. It’s way too bulky, the battery life is lackluster, and Windows Phone 8 has some big problems on top of that. It’s not a bad phone; when you’re swiping away through a gorgeous weather or news app, you completely forget its shortcomings, and it’s nicely priced. But there are better phones out there.”

    Adam Z. Lein from Pocketnow wrote: “Our final rating is going to be a 8.3 out of 10. The hardware, the screen, the camera, the sound quality, the video stabilization, and Nokia’s custom apps are all extremely impressive. The pricing is pretty great too. The only negatives for me are really the large size and lack of user-replaceable battery. Everything else on this phone is top notch.”

    Sam Biddle from Gizmodo wrote: “It kills me to say this, because I wanted to own this instead of an iPhone 5, but no. No you shouldn’t. It’s too big and heavy. It’s not fun to own. It’s not enjoyable to use. If you want a Windows Phone, check out the very good HTC 8X. But this? No, not this.”

    However, Luke Hopewell from Gizmodo Australia wrote in reply: “Yes it’s heavy, but it’s something you get used to. Sam said that the phone is too heavy to even contemplate living with, and that’s almost true. If you can get past the weight of the device, you’re in for a treat. The weight is almost beneficial when it comes to taking photos, to be honest. It makes it easier to stabilise.”

    Dieter Bohn from The Verge wrote: “The software and hardware tradeoffs inherent in the Lumia 920 could be worth it if you’ve bought into the Microsoft ecosystem, but for most people I don’t think it’s a sure bet.”

    Jessica Dolcourt of CNET in her camera review wrote: “Photo quality was strong and fairly consistent, though photos had a blue cast to them and the Lumia 920 had problems with contrast and absolute sharpness compared with the others.”

    Sales

    On January 10, 2013, Nokia released preliminary financial information for Q4 2012, saying that it had sold more than 4.4 million Lumia devices in that quarter. In the United States, Lumia phones sell out very quickly because shipments are tiny, not because demand is hot. Carriers have low faith in the American consumer demand for Windows Phones, so they place exceptionally small orders. Retail partners refuse to stock up in fear of getting stuck with unsold inventory.

    On Amazon’s best seller list, the Lumia 920 has, as of November 18, become the best-selling phone of the week, ruling the number one, two, and four spots. In the UK, it topped the Expansys’ chart during the same period. On its October 15 release, it topped the charts in France, beating the already-available iPhone 5, LG Optimus L3, Sony Xperia U and Samsung Galaxy Ace.

    On November 23, it was reported that the device has had 2.5 million pre-orders around the world in just three weeks of availability. In comparison, that is more than the entire (previous) Lumia range (610, 710, 800, 900) sold in the whole of the third quarter of 2012, which is three months.

    According to the technology blog BGR, “recent discussions with two United Kingdom operators reflect an emerging consensus that the Lumia 920 is fading fast in Europe, while the low-end Lumia 520 is sparking a lot of early interest”.

    Awards

    The Lumia 920 received 12 media awards in 2012:

    • Gizmodo Australia – Best Mobile Phone of 2012, Readers Choice Award
    • CNET – The Best High End Smartphones
    • V3.co.uk – Top Smartphone
    • International Forum Design, Germany – iF Award for Outstanding Design
    • Mobile Magazine, Denmark – Mobil Award for Best Smartphone Design
    • The Next Web – Best Smartphones of 2012
    • Mobil, Sweden – Top Score Award
    • Arstechnic – Best Productivity Phone, Best Camera Phone, Best Mapping Phone
    • Mashable – Top 25 Tech of 2012
    • Mybroadband, South Africa – Top Smartphone of the Year
    • BGR – Best AT&T Smartphone

    In 2013 the Lumia 920 received the following awards:

    • The Engadget Reader’s Choice Smartphone of the Year Award 2012.
    • An award for the most innovative handset.

    http://www.berniaga.com/Lumia+920+batangan-16075382.htm

    Lumia 920 batangan
    Diiklankan oleh jongor ajus 13 Des 19:02. List-ID: 16075382.

    Lokasi : Bali – Denpasar
    Harga : Rp 2 900 000

    Kondisi: Bekas
    Tipe : Handphone
    Merek: Nokia

    Iklan baris, saya jual Lumia 920 batangan, nrmu dijln, saya g bs pake wp8, sdh pake android, drpd nganggur mending dijual, jgn nanya kelengkapan, g ad gan, 2,9 nego sampai deal, cod dr sanur, renon. 085792143115


    http://www.plazahp.com/jual-handphone-1564-harga-nokia-lumia-920

    Spesifikasi dan harga Nokia Lumia 920
    Update data harga Lumia 920 (Konter) : 29/11/2013

    Data harga HP (Konter) dan spesifikasi Handphone: Nokia Lumia 920

    Harga baru Nokia Lumia 920 : Rp. 5.000.000,-
    Harga bekas Nokia Lumia 920 : Rp. 4.250.000,-

    Spesifikasi Nokia Lumia 920 (Lumia 920 specifications):
    2G Network GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – RM-821, RM-820
    3G Network HSDPA 850 / 900 / 1900 / 2100 – RM-821, RM-820
    4G Network LTE 800 / 900 / 1800 / 2100 / 2600 – RM-821
    LTE 700 MHz Class 17 / 1700 / 2100 – RM-820 (AT&T)
    SIM Micro-SIM
    Body Dimensi 130.3 x 70.8 x 10.7 mm, 99 cc (5.13 x 2.79 x 0.42 in)
    Berat 185 g (6.53 oz)
    Layar Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
    768 x 1280 pixels, 4.5 inches (~332 ppi pixel density)
    Multitouch Yes
    Protection Corning Gorilla Glass 2

    • PureMotion HD+ ClearBlack display

    Sound Alert types Vibration; MP3, WAV ringtones
    Loudspeaker Yes
    3.5mm jack Yes

    • Dolby Headphone sound enhancement

    Memory Card slot No
    Memory Internal 32 GB storage, 1 GB RAM
    GPRS Class 12 (4+1/3+2/2+3/1+4 slots), 32 – 48 kbps
    EDGE Up to 236.8 kbps
    Speed HSDPA, 42.2 Mbps; HSUPA, 5.76 Mbps; LTE, Cat3, 50 Mbps UL, 100 Mbps DL
    WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, dual-band, DLNA, Wi-Fi hotspot
    Bluetooth Yes, v3.1 with A2DP, EDR
    NFC Yes
    USB Yes, microUSB v2.0
    Kamera utama 8 MP, 3264 x 2448 pixels, Carl Zeiss optics, optical image stabilization, autofocus, dual-LED flash, check quality
    PureView technology, geo-tagging, touch focus
    Video Yes, 1080p@30fps, video stabilization, check quality
    Kamera kedua Yes, 1.3 MP, 720p@30fps
    OS Microsoft Windows Phone 8
    Chipset Qualcomm MSM8960 Snapdragon
    CPU Dual-core 1.5 GHz Krait
    GPU Adreno 225
    Sensors Accelerometer, gyro, proximity, compass
    Messaging SMS (threaded view), MMS, Email, Push Email, IM
    Browser HTML5
    Radio No
    GPS Yes, with A-GPS support and GLONASS
    Java No
    Colors Black, Gray, Red, Yellow, White

    • SNS integration
    • Active noise cancellation with dedicated mic
    • 7GB free SkyDrive storage
    • MP3/WAV/eAAC+/WMA player
    • MP4/H.264/H.263/WMV player
    • Document viewer/editor
    • Video/photo editor
    • Voice memo/command/dial
    • Predictive text input

    Non-removable Li-Ion 2000 mAh battery (BP-4GW)
    Untuk type Nokia Lumia 920 mempunyai Rating: None
    Spesifikasi dan Harga Nokia Lumia 920

    Lumia 920 specifications http://www.plazahp.com/jual-handphone-1564-harga-nokia-lumia-920

    http://www.berniaga.com/Lumia+920+batangan-16075382.htm

    Lumia 920 batangan
    Diiklankan oleh jongor ajus 13 Des 19:02. List-ID: 16075382.

    Lokasi : Bali – Denpasar
    Harga : Rp 2 900 000

    Kondisi: Bekas
    Tipe : Handphone
    Merek: Nokia

    Iklan baris, saya jual Lumia 920 batangan, nrmu dijln, saya g bs pake wp8, sdh pake android, drpd nganggur mending dijual, jgn nanya kelengkapan, g ad gan, 2,9 nego sampai deal, cod dr sanur, renon. 085792143115


    http://www.gadgetku.me/2013/09/harga-nokia-lumia-terbaru.html

    Daftar Harga Nokia Lumia Terbaru Januari 2014 + Spesifikasi

    Daftar Harga Nokia Lumia Terbaru Beserta Spesifikasinya – Harga Nokia Lumia dapat berubah setiap saat. Demikian pula dengan harga Nokia Lumia terbaru pada tahun 2013 bulan ini. Nokia terkenal dengan produk-produknya yang berkualitas. Perusahaan asal Finlandia masih mendapatkan tempat dihati para konsumennya. Hal ini dikarenakan kualitas yang dimiliki Nokia memang tak perlu diragukan lagi. Tentu anda sudah mengetahui produk HP Nokia sebelum Nokia Lumia yaitu Nokia Asha yang memiliki harga murah dan terjangkau untuk kelas mid-end kebawah. Harga HP Nokia Lumia sendiri bisa dibilang cukup terjangkau untuk kalangan menengah. Tentu ini menjadi daya tarik tersendiri dari HP ini.

    Harga Nokia Lumia Terbaru dipasaran cukup bervariasi. Hal tersebut tergantung spesifikasi dan fitur yang diberikan dari masing-masing Tipe Nokia Lumia mana yang ingin anda beli. HP Nokia Lumia Murah atau yang paling murah di pasaran Indonesia saat ini yaitu tipe 510 dengan harga sekitar Rp 1.799.000. Sedangkan yang termahal di pasaran Indonesia jatuh pada tipe 920 dengan harga sekitar Rp 6.500.000. Simak Daftar Harga Nokia Lumia Terbaru 2013 selengkapnya pada list dibawah ini.

    Daftar Harga HP Nokia Lumia Terbaru + Spesifikasi
    Nokia Lumia 510
    Windows Phone 7.5, 4″ 480 x 800 Kapasitif Touchscreen, 5MP Camera, 256MB RAM, 4GB internal memory, Cortex-A5 800MHz, Bluetooth, 3G, Wifi, USB, 3.5mm jack, 1300 mAh battery
    Rp 1.799.000

    Nokia Lumia 520
    Windows Phone 8, 4″ 480 x 800 IPS LCD, 5MP Camera, 512MB RAM, 8GB internal memory, Dual Core Qualcomm Snapdragon™ S4 1GHz, Bluetooth, 3G, Wifi, USB, 3.5mm jack, 1430 mAh battery
    Rp 1.850.000

    Nokia Lumia 620
    Windows Phone 8, 3.8″ 480 x 800 Kapasitif Touchscreen, 5MP Main Camera, VGA Front Camera, 512MB RAM, 8GB internal memory, Dual Core Qualcomm Snapdragon™ S4 1GHz, Bluetooth, Wifi, 3G, USB, 3.5mm jack, 1300 mAh battery
    Rp 2.849.000

    Nokia Lumia 625
    Windows Phone 8, 4″ 480 x 800 IPS LCD, 5MP Main Camera, VGA Front Camera, 512MB RAM, 8GB internal memory, Dual Core Qualcomm Snapdragon™ S4 1GHz, Bluetooth, Wifi, EDGE, 3G, 4G, USB, 3.5mm jack, 2000 mAh battery
    Rp 2.799.000

    Nokia Lumia 710
    Windows Phone 7.5, 3.7″ 480 x 800 TFT, 5MP Camera, 512MB RAM, 8GB internal memory, Scorpion 1GHz, Bluetooth, Wifi, 3G, USB, 3.5mm jack, 1300 mAh battery
    Rp 2.500.000

    Nokia Lumia 720
    Windows Phone 8, 4.3″ 480 x 800 IPS LCD, 6.7MP Main Camera, 1.3MP Front Camera, 512MB RAM, 8GB internal memory, Dual Core Qualcomm Snapdragon™ S4 1GHz, Bluetooth, Wifi, 3G, USB, 3.5mm jack, 2000 mAh battery
    Rp 3.499.000

    Nokia Lumia 820
    Windows Phone 8, 4.3″ 480 x 800 AMOLED Touchscreen, 8MP Main Camera, VGA Front Camera, 1GB RAM, 8GB internal memory, Dual Core Qualcomm MSM8960 Snapdragon™ S4 1.5GHz, Bluetooth, Wifi, 3G, USB, 3.5mm jack, 1650 mAh battery
    Rp 4.999.000

    Nokia Lumia 900
    Windows Phone 8, 4.3″ 480 x 800 AMOLED Touchscreen, 8MP Main Camera, 1MP Front Camera, 2GB RAM, 16GB internal memory, Scorpion 1.4GHz, Bluetooth, Wifi, 3G, 4G, USB, 3.5mm jack, 1830 mAh battery
    Rp 4.499.000

    Nokia Lumia 920
    Windows Phone 8, 4.5″ 768 x 1280 IPS LCD, 8MP Main Camera, 1.3MP Front Camera, 1GB RAM, 32GB internal memory, Dual Core Qualcomm MSM8960 Snapdragon™ S4 1.5GHz, Bluetooth, Wifi, 3G, USB, 3.5mm jack, 2000 mAh battery
    Rp 6.499.000

    Nokia Lumia 925
    Windows Phone 8, 4.5″ 768 x 1280 AMOLED Super Sensitive Touch, 8.7MP Main Camera, 1.2MP Front Camera, 1GB RAM, 16GB internal memory, Dual Core Qualcomm Snapdragon™ S4 1.5GHz, Bluetooth, Wifi, 3G, USB, 3.5mm jack, 2000 mAh battery
    Rp 6.200.000

    Nokia Lumia 928
    Windows Phone 8, 4.5″ 768 x 1280 AMOLED Super Sensitive Touch, 8.7MP Main Camera, 1.3MP Front Camera, 1GB RAM, 32GB internal memory, Dual Core Qualcomm Snapdragon™ S4 1.5GHz, Bluetooth, Wifi, 3G, USB, 3.5mm jack, 2000 mAh battery

    Nokia Lumia 1020
    Windows Phone 8, 4.5″ 769 x 1280 AMOLED Super Sensitive Touch, 41MP Main Camera, 1.2MP Front Camera, 2GB RAM, 32GB internal memory, Dual Core Qualcomm Snapdragon™ S4 1.5GHz, Bluetooth, Wifi, USB, 3.5mm jack, 3G, 2000 mAh battery

    Harga Nokia Lumia yang tertera dalam table diatas bukan merupakan harga pasti. Harga bisa berubah setiap saat sesuai kebijakan pihak yang bersangkutan tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu. Maka dari itu terus pantau perkembangannya di blog ini karena kami akan selalu update harga terbaru dari Nokia Lumia dalam artikel ini setiap bulannya.

    Nokia Lumia Terbaru

    Mungkin anda bertanya-tanya, “mengapa Harga Nokia Lumia 928 dan Harga Nokia Lumia 1020 belum ada dalam list?”. Hal tersebut dikarenakan memang ketiga tipe Nokia tersebut memang belum beredar di Pasar HP Indonesia. Sampai saat ini, tipe Nokia Lumia terbaru yang hadir di Indonesia yaitu tipe 925. Namun bila anda tidak sabar untuk membeli Nokia Lumia 928 ataupun Nokia Lumia 1020, anda bisa mengunjungi situs resmi Nokia yaitu http://www.nokia.com/us-en dan menemukan info lengkap harga nokia lumia dari ketiga tipe tersebut.

    Simak juga review lengkap Nokia Lumia 520 yang bisa anda dapatkan dengan Klik Disini dan juga informasi terbaru dari tablet Nokia pertama yaitu Nokia Lumia 2520. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang Daftar Harga Nokia Lumia Terbaru 2013. Semoga bermanfaat dan membantu anda untuk menentukan Nokia Lumia tipe mana yang cocok bagi anda.

    Daftar Harga Nokia Lumia Terbaru 2013

    http://www.gadgetku.me/2013/09/harga-nokia-lumia-terbaru.html


    http://www.kaskus.co.id/thread/51d22cbc621243003b000002/nokia-lumia-920harga-murah-abizzz?goto=newpost

    Nokia Lumia 920
    sanradewi212, 02-07-2013 08:28

    Kondisi Barang : New
    Harga : Rp. 1.450.000
    Lokasi Seller : Riau

    General 2G Network GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – RM-821, RM-820
    3G Network HSDPA 850 / 900 / 1900 / 2100 – RM-821, RM-820
    4G Network LTE 800 / 900 / 1800 / 2100 / 2600 – RM-821
    LTE 700 MHz Class 17 / 1700 / 2100 – RM-820 (AT&T)
    SIM Micro-SIM
    Announced 2012, September
    Status Available. Released 2012, November
    Body Dimensions 130.3 x 70.8 x 10.7 mm, 99 cc (5.13 x 2.79 x 0.42 in)
    Weight 185 g (6.53 oz)
    Display Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
    Size 768 x 1280 pixels, 4.5 inches (~332 ppi pixel density)
    Multitouch Yes
    Protection Corning Gorilla Glass 2

    • PureMotion HD+ ClearBlack display

    Sound Alert types Vibration; MP3, WAV ringtones
    Loudspeaker Yes
    3.5mm jack Yes

    • Dolby Headphone sound enhancement

    Memory Card slot No
    Internal 32 GB storage, 1 GB RAM
    Data GPRS Class 12 (4+1/3+2/2+3/1+4 slots), 32 – 48 kbps
    EDGE Up to 236.8 kbps
    Speed HSDPA, 42.2 Mbps; HSUPA, 5.76 Mbps; LTE, Cat3, 50 Mbps UL, 100 Mbps DL
    WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, dual-band, DLNA, Wi-Fi hotspot
    Bluetooth Yes, v3.1 with A2DP, EDR
    NFC Yes
    USB Yes, microUSB v2.0
    Camera Primary 8 MP, 3264 x 2448 pixels, Carl Zeiss optics, optical image stabilization, autofocus, dual-LED flash, check quality
    Features PureView technology, geo-tagging, touch focus
    Video Yes, 1080p@30fps, video stabilization, check quality
    Secondary Yes, 1.3 MP, 720p@30fps
    Features OS Microsoft Windows Phone 8
    Chipset Qualcomm MSM8960 Snapdragon
    CPU Dual-core 1.5 GHz Krait
    GPU Adreno 225
    Sensors Accelerometer, gyro, proximity, compass
    Messaging SMS (threaded view), MMS, Email, Push Email, IM
    Browser HTML5
    Radio No
    GPS Yes, with A-GPS support and GLONASS
    Java No
    Colors Black, Gray, Red, Yellow, White

    • SNS integration
    • Active noise cancellation with dedicated mic
    • 7GB free SkyDrive storage
    • MP3/WAV/eAAC+/WMA player
    • MP4/H.264/H.263/WMV player
    • Document viewer/editor
    • Video/photo editor
    • Voice memo/command/dial
    • Predictive text input

    UNTUK INFORMASI SEGERA HUBUNGI :
    tlp./sms: 087843025556
    Alamat Mega Mall Lt2.
    Jln A.Yani Pontianak
    Harga Relatif murah Di krnakan Barang IMPOR
    Tidak Menerima Rekber Namun
    TERIMA COD ( CASH ON DELIVERY ) BAYAR DI TEMPAT
    Untuk Wilayah Pontianak
    untuk luar kota Pontianak bisa di kirim via JNE/TIKI
    barang Ready Stock,Kondisi 100% masih segel
    Fullset


     
  • Virtual Chitchatting 4:47 PM on 2013/07/01 Permalink
    Tags:   

    Vox populi vox dei sur Fuckri Hamzah, si beler, senewen, gendeng, sableng, keblinger
    sb 201307011647
    566

    Bayu • 11 jam yang lalu
    gombalmu kuwi!!! kalau gak korupsi, ngapain takut disadap??? dasar…. golek2 alesan, molane tho nggak usah neko2 dadi wong urip…. terus maunya undang2 penyadapan di amandemen? terus kalau mau nyadap ijin ke pengadilan?? itu tho mau DPR????? keburu ilang bukti2ne pak de!!!! ojo gugup lan takut kalau emang sampeyan ngggak korup….. entutmu kuwi!!!! aya2 wae……………..

    Devanoda • 11 jam yang lalu
    nglesssss ,,,,,takut toh pa de,,,,,??

    Muhammad • 4 jam yang lalu
    DEVA KALO GA NGERTI GA USAH KOMEN…

    bajo • 11 jam yang lalu
    disadap ga disadap klo mang ga korupsi ngapain takut? Jadilah manusia yang sesungguhnya, menjunjung tinggi nilai2 moral yang tlh diajarkan sejak nenek moyang kita dulu. Intinya, ga usah takut klo memnag ga korupsi.

    Ki Bodo • 11 jam yang lalu
    BUng Fahri,apapun yg anda omongkan diliat+didengar orang…lalu dikaitkan dgn kelakuan elit2 PKS…….terutama jik meliat ‘gesture’ (sikap tubuh) nda yg hanya ngomel2 saja…panik yaaa?

    Surosoharjanto • 7 jam yang lalu
    SI FAHRI SENEWEN HAMPIR GILA–HARUS DI BAWA KE RUMAH SAKIT GROGOL

    GunaGuna • 5 jam yang lalu
    ALANGKAH MEMALUKAN DAN TIDAK BERMORALNYA FAHRI HAMZAH DAN PKS…MENGAKUNYA PARTAI ISLAM…TAPI ISLAM HANYA DIJADIKAN TAMENG UTK MENYEMBUNYIKAN KEMUNAFIKAN DAN KEBUSUKAN PARTAI INI………

    Derma • 5 jam yang lalu
    BENAR KATA PEPATAH:” TONG KOSONG, NYARING BUNYINYA.” SI fahri MEMANG BISANYA BEGITU. YANG ADA DI KEPALANYA BUKAN OTAK TAPI TAIK, OTAKNYA ADA DI SELANGKANGAN.

    James • 11 jam yang lalu
    cobrotmu suwex dhus…. klo perutmu gak makan uang haram, knape lu takut pade??!!! orang sudah banyak yg nyumpahin mulut penipu mu…. dasar PEMBUAL!!! Mbacot gak kenal fathanah…ketika bukti muncul, langsung ngeluarin ARGUMEN KAYAK MALING!!!!! KAU BUAT KAMI MARAH!!! MORAL BEJAT!!!!

    Muhammad • 6 jam yang lalu
    KALO GA NGERTI JANGAN KOMEN..

    ALLan • 11 jam yang lalu
    kebanyakan ngomong itu juga korupsi buat anda….hahaha…apapun kata yg keluar dari mulut anda itu korupsi sama Tuhan….bohong….

    Jov-Paul • 11 jam yang lalu
    Fachri kau bicara macam pantat ayam habis keluakan kotoran saja kau ini….sebagus dan se elok apapun gaya bicaramu…siapa pula yg mau percaya sama kau hah?! Apalagi dg partaimu itu…muak kali aku melihatnya…Kau buat partai baru sajalah…PKS (Partai Kemunafikan Semesta) mungkin masih ada sdkt lah simpati barangkali dari sbgian kecil msyrkt kita ini

    Frans • 11 jam yang lalu
    HIDUP KPK…MAJU TERUS KPK…TANPA PANDANG BULU….

    djoko • 11 jam yang lalu
    KPK sdh membuktikan bhw korupsi itu tdk dilakukan oleh perseorangan tapi kelompok.. Bukankah kpd KPK sdh membuktikan di kelompok PKS? Setelah luthfindiciduk, sesaat lg anis matta, hulmi, hidayat dan tentu saja juru bicara yg bernama fachri… Wkwkwkwkwk…

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    DJOKO SOK TAU AH…

    Buklan • 11 jam yang lalu
    terlampo banyak omongkosong si fachri nih..yang seakan-akan…mis, omongannya ini kontradiktif dgn sikapnya yang terus membela orang-orang pks tidak korupsi, sedang indikasi, bukti ada, dan ditangani yang bertugas untuk itu dgn tanggungjawab….

    Surosoharjanto • 8 jam yang lalu
    BACOTNYA SI FAHRI ITU SEPERTI BACOTNYA PANDITO DURNO–PENGIBUL–MENGADU DOMBA–SOK PINTER PADAHAN ISIOT–SOK JAGO—TAPI SARAF–MARI KITA SAMA-SAMA BERAKI BACOTNYA

    Muhammad • 6 jam yang lalu
    KALO GA PINTER JANGAN KOMEN, HANYA ORANG-ORANG PINTER YG BISA FAHAM MAKSUD FAKHRI..

    Ato • 5 jam yang lalu
    Kalo ada orang (si D) korupsi(banyak), jangan ada orang lain (si K) ikut korupsi, dengan harapan toh kalo ada penyidikan yang ditujukan ke si D dulu.

    Togog • 1 jam 30 menit lalu
    @Muhammad .. PINTER APANYA SI LOE .. PINTER NGELES ??

    ASEP • 11 jam yang lalu
    haha,,,cm bs tawa…

    Minum • 11 jam yang lalu
    koruptor membunuh rakyat secara pelan pelan……………….. tembak mati atau gantung di
    yang euforia itu kader2 PKS,korupsi rame2,Mut’ah rame2,pemuja dajjal berkedok Muslim

    cah • 10 jam yang lalu
    cepat atau lambat kebenaran akan terungkap. yang baik akan kelihatan baiknya, yang buruk akan nampak keburukannya. siapapun yang telah mengkhianati amanah rakyak dan telah menyengsarakan rakyat maka bersiap-siaplah menjadi tumbal dari kepemimpinannya sendiri. yang haq akan datang dan yang bathil pasti lenyap..!!

    Rudy • 10 jam yang lalu
    Sekalipun euforia tetap cukup bisa membuat pks paranoid serta memporak porandakan kepercayaan rakyat kepadanya. Jidat boleh hitam,jenggot boleh panjang tetapi yang penting sapi boleh diperah.

    Cak brenk • 10 jam yang lalu
    Sama dengan kehadiran PKS di DPR dan komitmen PKS untuk tolak kenaikan BBM dan pemberantasan korupsi hanya euforia “Kata orang yang lagi stress ” lembaga yg mesih dipercaya dan diharapkan rakyat unt pemberantasan korpsi masih KPK.. apapun kekurangannya lebih baik bubarkan PKS dari pada KPK

    Surosoharjanto • 7 jam yang lalu
    SI FAHRI HAMZAH ITU SEKARANG STRES BERAT, SENEWEN DAN HAMPIR GILA–NGOMONGNYA NGIBUL–BOHONG SOK—

    ndaruxz16 • 7 jam yang lalu
    maklum lah bang ……….namanya jg lg fanik ……….

    Dewi • 7 jam yang lalu
    Semua lawan Politik PKS BAHAGIA: PKS punya Kader yang namaya FACHRI, jadi cukup Fachri, yang bilang sendiri

    Sigro • 6 jam yang lalu
    Betul fahri lagi stress mau deket2 gila sdh teman2nya menyerobot uang rakyat… jelas apaun argumentasinya. knapa….?! ga dri dulu pendapatnya seperti itu khan..? bnyak tuh yg maling uang rakyat sbl pathonah ama lutfi.

    SteVan • 5 jam yang lalu
    c Fachri takut ketauan korupsi, takut ketauan istrinya banyak,, makanya dia bekoar2 ga jelas..

    Ppk • 5 jam yang lalu
    para sapi sdg disidang..anak sapi teriak2…

    shevri • 4 jam yang lalu
    EMANG LO SP MO BUBARIN PKS??KRN LHI???MASIH BANYAK PARTAI YG LEBIH LAYAK DIBUBARKAN KRN KORUPSI, LIAT DATA2 PARA KORUPTOR DARI PARTAI MANA???…SORY BUAT PARA HATERS!!!

    abdul • 4 jam yang lalu
    q kok setuju dg tulisan cak brenk ya………betul itu….habis sapa lagi ya….bayangkan kalao kpk juga bobrok………negeri ini rusak berat.

    Mumet • 2 jam 4 menit lalu
    NASIB FUNDAMENTALIS FANATIK PARANOID… KUTU KUPRET DEH POKOKNYA NANTI….

    Togog • 1 jam 38 menit lalu
    PARTAI AGAMA KOQ KORUPSI, GANTI AJA JANGAN BAWA2 AGAMA .. BUNG SHEVRI.

    Sayap2 Malaikat • 23 menit yang lalu
    Bung Brenk, Om yg lg fusing ngurusin fulus saya cabut nyawanya sekarang saja ya….

    cinta • 10 jam yang lalu
    mungkinkah si fahri gk kebagian..??ckckck

    Bambang soepeli • 10 jam yang lalu
    YANG EUFORIA KORUPSI JUSTRU PKS SENDIRI,MENGANGGAP MASYARAKAT PERCAYA PKS SEBAGAI PARTAI DAKWAH YANG AMANAH!!!!!
    TERNYATA PEMUJA ……………………………………….I!!!!!
    SEPERTI SI FAHRY HAMZAH,MERASA DIRINYA PALING PINTER,MENCERAMAHI SEORANG PROFESOR DENGAN SURAT AL HUJARAT!!!!
    INI JELAS ORANG NGGAK WARAS,SIAPA SEH YANG MEMILIH DIA JADI ANGGOTA DEWAN????
    KALAU MEMBACAI KOMENTAR2 DI MEDIA INI,DIA ORANG YANG TIDAK JUJUR!!!!

    Surosoharjanto • 8 jam yang lalu
    SI FAHRI HAMZAH ITU POLITISI KEBESARAN KONTOL DAN BACOT–DIA MUNAFIK, PEMBOHONG DAN SOK JAGO SEPERTI PREMAN–NANTANG BERANTEM DENGAN YUDI SETIAWAN TAPI HANYA MEMEGANG KONTOLNYA YANG DEWO–GEDE DOWO–EMANG DIA BISA YUDO ATAU SILAT–BIJI PELIRNYA DAPAT PECAH DI TENDANG SI YUDI SETIAWAN—FAHRI SEKARANG SENEWEN–HAMPIR GILA–SETELAH ORANG MENGETAHUI DIA ITU TEMANNYA SI FATHANAH

    Muhammad • 6 jam yang lalu
    OTAK MESUM GA USAH KOMENTARI FAKHRI…

    SteVan • 5 jam yang lalu
    Namanya juga Partai Korupsi Sapi.. Wakakaka..

    Jopie • 5 jam yang lalu
    ENAK TENAN ..
    KORUPSI SAPI AMA TIDURIN WANITA / DAUN MUDA LALU DIPERISTRI
    KALO ADA DAGING HEWAN DIKORUP LAGI
    KALO ADA DAUN MUDA TIDURIN DIKAWININ LAGI
    ASAL GA SALAH AJA SAPI MUDA DIKAWIN ?

    BUAT PAK FAHRI ;

    • BIKIN PERUBAHAN DALAM PARTAI DULU AJA PAK BARU TERIAK ATAU COMPLAIN LAGI DI TELEVISI
    • JANGAN SUKA PAKAI AJARAN AGAMA DALAM SEBUAH DEBAT UMUM, MALU PAK AJARAN AGAMA BUKAN DIBUAT UNTUK SENJATA DALAM SEBUAH PERDEBATAN UMUM APALAGI KATANYA WAKIL RAKYAT ?
    • BAPAK INI SEBENARNYA WAKIL RAKYAT ATAU WAKIL SIAPA ?

    BANTU RAKYAT AJA DULU PAK MASIH BANYAK YG SUSAH DINEGRI INI GA USAH KEBANYAKAN DEBAT DITELEVISI .. GAK BAWA HASIL APA2 BUAT NEGRI APALAGI RAKYAT INI .. BELAJAR PUNYA BUDAYA MALU PAK KALO MEMANG BAPAK MAU KONSISTEN DALAM PERWAKILAN ASPIRASI RAKYAT KALO CUMA ASAL TERIAK YAA BERARTI BAPAK SAMA AJA DENGAN ………………….. ??!

    Dina • 5 jam yang lalu
    garing……mad……..coba strategi yg lain deh……

    shevri • 4 jam yang lalu
    WALO ANE PNS YG HARUSNYA NETRAL, GUE MILIH PKS OM…MASALAH BUAT LO..???EMANG PARTAI LAIN LEBIH BAIK DR PKS??KORUPTOR YG SUDAH TERBUKTI LEBIH BANYAK OM…

    Abdillah • 4 jam yang lalu
    Yang memilih Fahri Hamzah diantaranya adalah saya, krn dia kader dan Politikus handal, tapi setelah kejadian seperti ini nyesel saya memilih dia dan saya bersumpah demi yang menciptakan langit dan bumi tdk akan memilih dan menyatakan keluar dari PKS.

    Sukses jadi kere • 4 jam yang lalu
    fahri tu emang anjing…..kalo bacot…mulutnya bau sampah

    I Made Pasek • 3 jam yang lalu
    SHEV,,,KALO LO PNS PILIH PKS ITU SIH HAK LO…. EMANG GUE PIKIRIN….

    Lakilaki • 3 jam yang lalu
    si-shev…PNS, tapi PNS hanya peduli duit,, bukan melayani masyarkat…
    samasaja… gak punya nurani apapun….

    S…Y • 3 jam yang lalu
    @ muhammad: Lo jangan pake nama Muhammad, ngerusak nama Nabi aja bela-belain si Partai Kroni Syaithon!!!!!

    Pengguna Yahoo! • 2 jam 52 menit lalu
    @Shevri : Partai yang lain itu menjual suara rakyat, kalo ngak pemilu berikutnya kita ngak usah pilih; kalau PKS itu ngakunya Partai Islam, menjual ayat-ayat Alloh, seharusnya tidak ada kata korupsi, apalagi kahwin mahwin. Saya yakin kamu yang PNS itu ngak beda ama mereka, soalnya dari pernyataan kamu, bagi kamu halal korupsi walaupun kecil…xi..xi..xi

    Grandong • 2 jam 28 menit lalu
    woy Ada Pacar gelapnya si Fahri tuh,. . yang namanya Shevri,.. doi getol banget dukung Partai Korupsi Sapi,… pasti sering di Monon ya,… hahaaa..

    shevri • 2 jam 17 menit lalu
    Sory om-om,..ga perlu maen fitnah, buat gue korupsi haram, gue tetep lebih simpatik ma PKS ini dibandingkan partai lain, klo golput, menurut ane itu tindakan pengecut..tidak perlu keluar kata2 kasar, sumpah serapah…apa kita lebih baik dr si FAHRI itu?? #$%$ om!!!

    Togog • 1 jam 32 menit lalu
    @Shevri .. KALO PARTAI LAIN KORUPSI, KITA GAK USAH PILIH PARTAI TSB. TETAPI KALO PKS PARTAI AGAMA KORUPSI, BERARTI INI LEBIH MUNAFIK DARI PADA ORANG YANG PALING MUNAFIK SEKALIPUN.

    rendra • 39 menit yang lalu
    Masalah Sev, coz dg ngebacot milih PKS terang terangan, artix lo gag amanah n melanggar sumpah PNS lo. Klo emg gag mo netral d dpn publik, mending lo kluar gih, dr pns… ato.. melanggar sumpah adalah sebagian dri iman PKS???

    Scorpion 17 • 10 jam yang lalu
    Maksud loe KPK itu tindakannya baru benar kalau menyikat orang dari partai lain dan tidak mengusik partai “bersih” kamu? Untung daging sapi cepat “busuk” dan “bau”.kalau tidak orang tak tahu dan bayangkan di 2014 negeri ini dipimpin oleh eloe eloe! Untungnya Yang Maha Tahu sangat mengasihi negeri ini,tak di biarkan nanti jatuh ketangan “tirani”. Semoga saja.

    Sutopo • 8 jam yang lalu
    SI POLITISI BESAR KONTOL DAN BACOT PKS FAHRI HAMZAN ORANG YANG MENIKMATI BETAPA NIKMATNYA MAKAN UANG HASIL KORUPSI—SI POLITISI BUSUK INI MENERIMA 200 JUTA UANG HASIL KORUPSI MENTERI KELAUATAN PKS ROKHMIN DAHURI YANG DIHUKUM 7 TAHUN–MULANYA DIA DENDAM DAN BERSUMPAH MAU MEMBUBARKAN KPK—TAPI DIA TAK MAMPU MELAKSANAKAN SUMPAHNYA WALAUPUN BACOTNYA TELAH DIBERAKI BUSRO MUKODAS–POLITISI SOK PINTER–SOK JAGO–SOK KUASA–TAPI BISANYA HANYA MEMEGANG KONTOLNYA YANG JUMBO

    Surosoharjanto • 8 jam yang lalu
    Betul Sutopo. Saya baca kasus tersebut di Yahoo. Si politisi preman PKS Fahri Hamzah juga pembohong–Mulutnya yang seperti mulut Pendito Durno banyak ngibul–Dia bilang tak kenal Fathanah, tapi fotonya sedang rapat dengan Fathanah dan Bandor bajingan tengik Anis Matta tersebar di media dan TV. Karena itu mulutnya layak diberaki dan dikencingi—jangan pilih lagi politisi pecundang dan pengibul ini tahu 2014

    Dewi • 7 jam yang lalu
    Saya malu punya kader seperti FACHRI

    A C • 7 jam yang lalu
    siapa bnilang kontol-na jumbo? buikan-na tidak berbiji? karena ngga berani mengakui perbuatannya?

    Mr. Tusing • 6 jam yang lalu
    mari kita doakan dia segera masuk neraka. tp masuk nerakanya besok pagi!!!!

    Jendral • 6 jam yang lalu
    OMONGANNYA GA JELAS LARI KSONO KMARI

    Muhammad • 6 jam yang lalu
    KALO GA NGERTI JANGAN KOMEN

    Julius • 5 jam yang lalu
    gue sih stuju banget tentang anggapan ‘budaya korupsi’, nyatanya hal ini sudah diramalkan oleh Bung Hatta, saat pak harto mulai menjalankan kebijakan ekonominya.

    politik pak harto “membangun bangsa beralaskan pembangunan ekonomi” sudah dirakatakan Bung Hatta akan membawa bangsa ini memiliki budaya korup. Bung Hatta sendiri menginginkan pembangunan bangsa beralaskan moral dan nasionalisme, bukan ekonomi.

    budaya korup sudah berakar karena sudah terjadi selama 2-3 generasi sejak pak harto berkuasa, dan tidak mudah, bahkan tidak mungkin dapat dihapus dalam 1 generasi saja, kecuali melalui jalan extrim penghapusan satu generasi, atau tepatnya pergantian kekuasaan kepada generasi berikutnya yang bersih. tapi kalau dilihat dari calon2 penguasa yang saat ini mendaftar untuk pemilu 2014, rasanya mustahil, karena lagi2 diisi oleh orang yang itu2 lagi…

    salah satu contoh berakarnya budaya korup di indonesia, berikut pembicaraan yang pernah gue denger di angkot:
    “ah, ngapain belajar pinter2! gue dah gede mau jadi pejabat aja biar bisa korup! kalo ketangkep juga bebas2 tetep kaya!”.
    pembicaraan ini dilakukan oleh dua siswi berseragam SMA!!

    sayangnya, smpe skarang belum ada hukuman yang cukup berat yang pernah dijatuhkan kepada koruptor yang tertangkap. koruptor yang tertangkap selalu mendapat pembelaan yang cukup dari pengacara yang dibayar dari hasil korupsinya, dan hakim yang sudah disogok dari hasil korupsinya. hasilnya, hukumannya tidak pernah lebih berat dari maling ayam atau bahkan maling sandal.. ironis…

    sampai saat ini belum ada hukuman mati ataupun hukuman pemiskinan pribadi dan keluarga, bahkan sanak keluarga bagi para koruptor yang tertangkap! lagi2, karena pembuat hukum di indonesia adalah kumpulan koruptor yang bernama DPR! akhirnya ini semua hanya menjadi lingkaran setan, sebelum ada yang bisa memutuskan lingkaran ini!!

    sekali lagi: perlu kesabaran dan dukungan extra jika ingin menghapus budaya korupsi secara halus… tapi jika ingin cepat, perlu jalan extrim dalam pergantian penguasa indonesia…

    Walther • 5 jam yang lalu
    Fahri Hamsah , kapan orang ini di tahan KPK….?

    Putu Wella • 5 jam yang lalu
    PKS harus tanggung jawab kasus bakso sapi diganti bakso babi karena harga daging sapi mahal.

    Dina • 5 jam yang lalu
    ngomomg opooooooo……mad…mad…..mau belajar jadi pendito durno juga ya……gak mempan …..karena kita tahu kamu cuman bibit2 kecil yg belajar jadi tukang adu domba dengan memakai nama nabi slah satu agama………

    shevri • 4 jam yang lalu
    GUE MASIH LEBIH PERCAYA MA PKS DIBANDINGKAN PARTAI2 LAIN…SORY YA HATERS…:)

    Karmud • 4 jam yang lalu
    Betul sekali daging sapi mahal, pedagang gak mau rugi akhirnya gelap mata daging sapi diganti/dicampur daginng babi. Semoga dg kasus ini kader pks yang turut menikmati hasil korupsi daging sapi DIKUTUK oleh Tuhan.

    Sukses jadi kere • 4 jam yang lalu
    bentar lg si fahri tengik itu bakalan nyusul lhi.

    Ronny • 4 jam yang lalu
    Gua cuma nunggu si banyak bacot ini menyusul temen2nya di rutan KPK….jijik sama orang2 ini ga punya malu……..

    Kacong Tang • 2 jam 45 menit lalu
    ayo fahri lanjutkan perjuanganmu krn KPK sdh mulai ada pesanan dan tak independen lagi…..horass….

    Samin • 2 jam 5 menit lalu
    julius@betul sekali…negara kita sering mengadopsi nilai2 yg negatif dari luar tp tidak pernah mengadop positipnya….cobalah berani menghukum mati para korup seperti di China,pasti dan saya yakin korupsi bisa minimkan.

    Kasirin • 1 jam 48 menit lalu
    sebelumnya saya naro harapan pada kader partai ini, mungkin salah tempat malah belain Partai Kandang Sapi habis habisan supaya citranya naik lagi…….ooo sedih juga politikus bangsaku ini…

    Togog • 1 jam 43 menit lalu
    SHEVRI .. LAGI MABOK KAGAK KEBAGIAN JATAHNYA DAGING SAPI ..

    Togog • 1 jam 42 menit lalu
    KACONG TANG .. MINTA BAGIAN DAGING SAPI KALI YE .. KASIHAN.

    Julius • 1 jam 16 menit lalu
    hukuman mati bagi koruptor tidak akan pernah disetujui di indonesia, karena para pencipta dan pelindung hukum di indonesia sendiri tidaklah bersih dari koruptor. bahkan kalaupun presiden yang terpilih menyuarakan hukuman mati, saya ragu akan disetujui oleh DPR…

    satu2nya jalan hukuman mati bagi koruptor jika rakyat sendiri yang memberikan hukuman mati itu kepada para koruptor…

    Broker • 23 menit yang lalu
    monyongnya sj sdh kayak sapi….klo ngomong asal mangap, dasar MUNAFIK sok bersi dn pintar pdhl GUOBLOKKK

    dali • 10 jam yang lalu

    ZAINAL ARIFIN • 10 jam yang lalu
    DEFINISI

    Korupsi adalah sebagai pelemahan atau perusakan integritas, kebajikan, prinsip moral, atau kebejatan moral.
    Korupsi berarti bujukan untuk berbuat salah, dengan cara yang tidak sah, tidak pantas.
    Korupsi adalah mengubah yang baik menjadi buruk dalam moral.mempengaruhi pejabat negara dengan tidak pantas.
    Korupsi berasal dari latin *corruptio* yang berarti pembusukan, penyuapan, kebinasaan, kemorosotan dan kefanaan.

    KORUPTOR

    Koruptor adalah pekerja yang individualistik, selfish, bermuka masam,menunjukkan tidak senang dengan orang lain, memutar balikkkan peraturan agar lebih sesuai dengan keinginannya, agar ia lebih leluasa melakukan tindakan korupsi.
    Koruptor adalah orang yang tidak jujur, selingkuh, kutu busuk yang sangat bau dan cenderung menular kepada orang lain.

    ZAINAL ARIFIN • 9 jam yang lalu
    Lihat blok saya” Surakartaforum memberangus korupsi”

    Jefry • 9 jam yang lalu
    FAHRI… FAHRI… KALAU BERSIH KENAPA TAKUT DISADAP !! CONTOH TUH KPK !! DIISUKAN DISADAP POLRI (KASUS SIMULATOR) KPK BILANG APA,, SILAHKAN SADAP KAMI !! GITU BARU JANTA!!. NGAKU NGGAK KENAL, EH.. ADA FOTONYA LAGI MAKAN BARENG, NGGAK TAKUT DI RACUN TUH ! KALAU MAKAN SAMA ORANG NGGAK DIKENAL. HA..HA.. HA…

    Yadi • 9 jam yang lalu
    Fahri…Fahri…brantas korupsi hanya euforia ya karena para temen-temen lu ikut terlibat…gimana ndak euforia lha yang korup semua-mua…DPR…POLISI…HAKIM…JAKSA….yang mustinya jadi pengawal malah ikut main korup ??? trus sapa yang mo ngawal ? KPK hanya sendirian….PKS..? Lha amit-amit…lihat tuh eks Ketua PKS…dah korup…di tayangan masih aja senyum-senyum…ketawa-ketiwi….sepertinya bangga jadi koroptor…?

    RADJO BABANDIANG • 9 jam yang lalu
    lanjutkan tangkap, , 3 orang lagi dari PKS agar tidak euforia,,,wkwkwk, ???,

    Estu • 9 jam yang lalu
    Omongannya orang korup semakin ngelantur…..semakin keliatan aslinya. hobinya memanipulasi ayat. PKS memang partai yang memanipulasi ayat-ayat suci.

    Suka • 9 jam yang lalu
    buat Fahri Hamsyah !!!!semakin kau banyak bicara semakin kau terlihat betapa busuknya dan munafiknya kau !!!

    ArifM • 9 jam yang lalu
    setuju koment ente diatas…..mungkin orang semacam Fahri bsk klo pas kepentok kena masalah atau kena boroknya baru mulutnya diem kali ya bro?

    Mieta • 7 jam yang lalu
    kayanya gak bakalan mau diem deh tuh mulut besarnya krn dia pasti akan cari2 alasan utk menyalahkan org lain/pihak lain

    Suka • 6 jam yang lalu
    para pendukung PKS pasti kasih jempol merah…lumrah aja…kumpulannya para munafik2 di satu partai dakwah…selalu mengatasnamakan agama…tapi preet….lain dimulut lain di kenyataan !!!!

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    PELAJARI PKS DENGAN BAIK, JANGAN EMOSI, PAKAI HATI YG BERSIH, BUKA WEBSITENYA PKS…

    Pengguna Yahoo! • 5 jam yang lalu
    BETUL,,LIHAT DULU WEBSITE NYA PKS..PASTI ISINYA PKS !! (PEKERJA KOMERSIL SEKS)..WELEH..WELEHHH..

    Suka • 5 jam yang lalu
    semakin dipelajari semakin ingin mencaci maki….sdhlah ga bisa dipaksakan namanya ajaran dan pengikutnya orang2 muna semua…apapun itu ane dah ga percaya sedikitpun!!! jng lah jadi kumpulan orang munafik di suatu partai dakwah yg tidak bisa membedakan antar dusta dan nyata !!! jng bersembunyi dibalik argumen dan ayat2 sekalipun karena justru memperburuk citra PKS….

    De • 5 jam yang lalu
    buka WEBSITE nya ??? website tuh bisa editan dan penuh manipulatif !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! belajar dulu sonoh !!!! baru bisa pake internet buat facebookan aja blagu !!!!!!!

    Togog • 1 jam 13 menit lalu
    @Muhammad .. WEBSITE-NYA KAN KARANGAN ENTE SEMUA DIAKAL2-IN BIAR KELIHATAN BAGUS. DIKASIH BEDAK BIAR MENARIK, AH KUNO. BAU BUSUK, TETAP AJA BUSUK.

    Komang Murtika • 9 jam yang lalu
    Saya setuju, bung Fahri menilai masalah korupsi di Indonesia bukanlah kejahatan orang per orang, melainkan lebih dikarenakan sistem yang buruk. Baik sistem birokrasi, sistem pemberantasan korupsi, maupun definisi tentang korupsi itu sendiri.Makanya teman teman anda dengan leluasa melakukan hal tersebut yang sekarang sedang di ungkap. Jangan pakai partai sebagai jembatan korupsi kasihan simpatisannya merasa dikelabui dengan visi misi partai

    Dewi • 9 jam yang lalu
    Perempuan Jangan lagi Pilih PKS atau BUBARKAN PKS

    Dewi • 9 jam yang lalu
    PKS jadi Rusak karena omongan Fachri, coba Fachri diam

    COPRAKU • 9 jam yang lalu
    FAHRI ENTE SUDAH GA WARAS LAGI YA, UNTUNG SKANDAL KORUPSI PKS KEBURU DI UNGKAP KPK KALAU TIDAK ENTE BAKALAN MULUTNYA PENUH DENGAN BUSA KEBOHONGAN DAN AKAN HIDUP DIATAS PENDERITAAN RAKYAT. MAKA ITU ALLAH GA RELA ATAS KEMUNAFIKAN PKS MENGATASNAMAKAN PARTAI DAKWAH. JIJIK, NAJIS, PENGKIANAT UMAT.

    Surosoharjanto • 8 jam yang lalu
    COPRAKU ANDA BENAR–FAHRI HAMZAH ITU POLITISI PENDETO DURNO–SETIAP HARI MULUTNYA MENYEBAR FITNAH DAN KEBOHONGAN SAMBIL TANGANNYA MEMEGANG KONTOLNYA—TAK ADA ORANG YANG MEMPERCAYAI OMONGAN BACOTNYA

    Susi • 7 jam yang lalu
    DI PKS ITU ADA 2 TOKOK PEWAYANGAN PENYEBAR KEBOHONGAN—BANDOT JAGO POLIGAMI ANIS MATTA SEBAGAI PATIH SENGKUNI DAN SI POLITISI PREMAN BUSUK FAHRI HAMZAH SEBAGAI PENDOTO DURNO–DUA TOKOH PENYEBAR KEBOHONGAN DAN KEBUSUKAN–KEDUANYA JAGO PEMBOHONG DAN PENGIBUL

    Saleh • 3 jam yang lalu
    BANDOT PKS ANIS MATTA DAN POLITISI PREMAN BUSUK PEMBOHONG BESAR–MEREKA BILANG TAK MENGENAL FATHANAH. TAPI FOTO MEREKA SEDANG RAPAT DENGAN FATHANAH TERSEBAR LUAS DI MEDIA DAN TELEVISI—JADI MEREKA ITU POLITISI MUNAFIK DAN PENGIBUL BAJINGAN TENGIK–JANGAN PILIH KEMBALI 2014

    shevri • 2 jam 13 menit lalu
    KALIAN APAKAH LEBIH BAIK DARI SI FAHRI??KERJAAN CUMA FITNAH ORANG N COMENT DGN KATA2 KOTOR AND PENUH KEBENCIAN… PERCUMA NGOMONG DISINI, ORANG2 YG LO BENCI GA AKAN BACA KOMENT LO SEMUA…WAKAKAKAK

    Yandi • 2 jam 3 menit lalu
    si fahri busuk itu malah menyalahkan media/pers yg menyebarkan kebohongan dan kebusukannya si mulut busuk ini, gak tahu malu ,munafik.

    Pemburudomber • 1 jam 43 menit lalu
    suroso, susi n saleh..paling orang yg sama..bilang aja lo benci partai islam gt aja ko repot

    Togog • 1 jam 28 menit lalu
    @Shavri .. kalian apakah lebih baik dari si Fachri ? kalo GUE SIH BIASA2 AJA, TAPI YG JELAS GUE GAK TERMASUK JAMAAHNYA ORANG2 YG KORUPSI SAPI.

    Dewi • 9 jam yang lalu
    Harusnya wajah elit PKS itu wajah yg menyejukkan sebagai anggota Partai Dakwah: Coba perhatikan wajah para elitnya, para perempuan baik pasti tahu

    Stella Agatha • 9 jam yang lalu
    Fahri juga manusia korupsi,,KPK sudah punya data kalau ente juga tangan panjang,.lihat saja nanti….

    Bahar • 9 jam yang lalu
    Fahri ini hanya omong byak saja,bisa gak kamu tahan emosi dan tenang. sikapmu setelah KPK menangkap LHI dan menetapkan jd tersangka kasus suap sapi impor,seperti seorang anak kecil merengek dan merasa ketakutan setelah ‘ ayahnya’ ditangkap orang. coba mas Fahri tenang,sabar, terus merenung dan berikhtiar. mudah2an masalah ini segara berkhir……….. ambil hikmah dari kasus ini,shg jgn mudah menuduh KPK tebang pilih…………. badai pasti berlalu.!!!

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    BAHAR BELUM KENAL SIH SIAPA FAKHRI, COBA PELAJARI LEBIH DALAM TENTANG DIA…

    Bromo Corah • 9 jam yang lalu
    Saya puas dengan KPK, dia sudah melaksanakan Tugas dengan baik, anda banyak ngomong dan terkesan menghalangi KPK karena merasa terancam kan? saya butuh KPK bukan DPR .

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    bROMOCORAH GA NGERTI HUKUM YA? PERNAH KULIAHKAH?

    Pengguna Yahoo! • 8 jam yang lalu
    Nih mulut bau banget sih…………

    Surosoharjanto • 7 jam yang lalu
    LIHAT MULUTNYA SI FAHRI HAMZAH DALAM FOTO ARTIKEL INI–KAN PERSIS BACOTNYA PENDITO DURNO–MENYEBARKAN KEBOHONGAN, FITNAH, NGIBUL, KESOMBONGAN DAN ADU DOMBA–KATAKAN BAJINGAN TENGIK DIA

    Susi • 7 jam yang lalu
    YA-YA-YA BENER–PENDITO DURNO YANG SEDENG MULES KEBELET MENCRET–SEBAINYA ISTRI SI FAHRI HARUS MENYUNAT KONTOLNYA AGAR DIA TIDAKI SENEWEN DAN GILA

    Dewi • 7 jam yang lalu
    FACHRI adalah biang kerok rusaknya PKS

    nandiko • 7 jam yang lalu
    Mulutnya fachri bau SAPI n KOPI

    ilyas • 6 jam yang lalu
    kenenaran itu pasti akan terungkap…….

    Muhammad • 6 jam yang lalu
    KEBENARAN AKAN MUNCUL KEBATILAN AKAN HANCUR, CEPAT ATAU LAMBAT…

    GSN • 5 jam yang lalu
    belum sempat sikat gigi bro…

    Dina • 5 jam yang lalu
    maksud koment lu buat siapa mad ?……….

    Sukses jadi kere • 4 jam yang lalu
    emang benar mulut si fahri seperti septictank.

    amirudin • 3 jam yang lalu
    ya rusaknya PKS salah satunya disebabkan oleh congor nya Fahri

    Gama Yurdean • 2 jam 40 menit lalu
    mulut lo

    Citra • 8 jam yang lalu
    INI DIA…. PENCITRAAN SEJATI….!!

    Antonius • 8 jam yang lalu
    Omongan si Fahri ini gak ada mutunya. Dia sudah kepepet karena sebentar lagi diciduk KPK akibat fotonya makan bareng Ahmad Fathanah. Omongan Fahri mirip suara monyet yang lagi teriak-teriak memanggil teman-temannya.

    Bambang • 8 jam yang lalu
    Monyet aja gak seperti ini tingkahnya, orang ini bertingkah melebihi monyet. Monyet aja gak mau ambil barang temannya, ini malah ambil barang orang miskin. Persisnya Iblis….

    Dewa putu subagia Sidem • 8 jam yang lalu
    HAHAHAHAH…SUSAH DI CERNA OMONGANNYA KLO KELUAR DARI MULUT ORANG KALAP…….KPK GO GO GO ….HABISI SEMUA KORUPTOR INDONESIA.

    Hardino D • 8 jam yang lalu
    Gak Mutu bracotnya….

    Bambang • 8 jam yang lalu
    ketua partai lo korupsi dan main perempuan ga lo gayang….omong aja yang besar lo……

    Tady Bear’s • 8 jam yang lalu
    ya abang tau sistemnya yang buruk, kenapa kader abang memperparah, aneh

    denny s • 8 jam yang lalu
    Nih orang udah mulut kotor, Fahri kamu mau omong apa kami tetap percaya sama KPK, jelas prestasinya, daripada eloe yang hanya ngebacot dari mulut kotormu nggak ada prestasi apa2, bahkan elo adalah bagian perusak negara dengan dalih agam …….

    PENGEMBARA TIM-TENG • 8 jam yang lalu
    Makanya jangan banyak makan “AYAM KAMPUS”malu deh ketahuan..minta bagian ayam MUDA..si RUHUT jadi senang..menonton.

    Eyang • 8 jam yang lalu
    orang baik atau berpura2 baik bung fahri?…karena masih ada sistim yg masih kurang dimanfaatkanlah oleh kader PKS tuk berbuat korupsi begitu y bung fahri?…oRang berbuat jahat maka dia gunakan berbagai macam cara begitu juga utk membuka tabir kejahatan dan menangkap penjahat ya harus pintar2 menggunakan berbagai macam cara termasuk menyadap telp pelaku kejahatan?…masa yang kaya begini harus diajarin bung fahri…

    Eyang • 7 jam yang lalu
    kadangkala orang mau berbuat jahat suka berpura2 baik..bung fahri?

    banthengrepublik • 8 jam yang lalu
    TUTUP MULUTMU ! Lama lama hanya bau busuk yg menyebar dari sana….

    Kartika • 8 jam yang lalu
    Ini neh yang namanya “Serigala berbulu Anjing”.
    sok bersih..tp penuh kebohongan.

    Adnan • 8 jam yang lalu
    Fahri Fahri,,,,,,,omonganmu sama busuk nya dengan kotoranmu,,,,,,semakin engkau mengelak,semakin jelas kebusukanmu,,,,,,klo kamu bersih kenapa km takut,,,,,

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    ADNAN KAMU NGERTIKAH YG DIMAKSUD FAKHRI? KAMU MAHASISWAKAH?

    satriyo • 8 jam yang lalu
    kok cari dalih teruuuusss untuk bela diri………

    Heru • 7 jam yang lalu
    lambemu cak…

    Suryadi • 7 jam yang lalu
    Fahri…. begitu ngototnya… ngebelanin… Bandot-Bandot PKS… yang bermasalah…. sdhlah. Fahri… lebih baik Taubat… jangan ngomong kesana-kesini… untuk… memberikan penjelasan… yang tdk perlu.. sdh lah keluar dari lingkaran PKS… itu lebih baik..

    Cipta Multi • 7 jam yang lalu
    “KPK misalnya beranggapan bahwa bangsa ini memiliki kultur korupsi. Mereka mengasumsikan seluruh penduduk sebagai mahkluk korupsi. Itulah cara KPK mengindetifikasikan korupsi,” kata Fahri dengan nada ketus…..
    …..Fahri ente ga tau…klo penduduk mana mungkin korupsi…yg korupsi ya pasti pejabat…kek ente2……penyadapan itu harus dilakukan,,,..namanya juag mw nangkep maling….kan malingnya pinter lulusan luar negeri…klo cari bukti g tertangkap tangan susah dibuktikannya…rank pejabat yg korup makin pinter caranya….

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    CIPTA PELAJARI TERUS KATA-KATA FAKHRI, KAYAKNYA KAMU AGAK PINTAR DARIPADA YG LAIN…

    Togog • 1 jam 0 menit lalu
    AH LOE JUGA O’ON KOQ MAD ..

    Cipta Multi • 25 menit yang lalu
    @MAMAD…..coba klo ente tau jelasin maksudnya….FH kek gitu mw lindungin LHI…coba ja klo liat waktu AU kena apa dy kbakaran jenggot kek skrg…FH sama kelas sama RUHUT……

    404NotFound • 7 jam yang lalu
    Sayang… ga ada tombol “dislike” untuk org satu ini

    Mariyono • 7 jam yang lalu
    hanya pencitraan yg terlambat ,,,!!!

    Bonn • 7 jam yang lalu
    Orang yg cuma becus ceramah tpi kelakuannya macam dagelan. Partai kentut isinya badut…bruuuuuut.

    Konsumsi • 7 jam yang lalu
    jadi kalo KPK ga usik2 PKS baru dibilang memberantas korupsi?kalo ketum partainya kena kasus korupsi ya relakan aja KPK ngusut sampe tuntas, biar si hamzah neh tau kalo partai yang dielu2kan ga selalu bersih dan agamis seperti yang digembor2kan!! kalo KPK salah ya silahkan tuntut ganti KPK atas pencemaran nama baik!! GETU AJA KOQ SEWOT BIN REPOT!!

    A. SYUKRI ISA, SE. Ak • 7 jam yang lalu
    Ah Sdr. Fahri ini omong doang alias ngak ngerti apa-apa, Sdr. tau ngak sebagus2nya sistem yang dibangun, undang-undang yang dibuat dibelahan negeri manapun di dunia ini, kalau moral manusianya ( pelakunya ) seperti yang diperlihatkan sebagian misalnya para petinggi partai politik khususnya PKS, anggota DPR/DPRD, Jajaran Petinggi Eksekutif ( Presiden, Menteri, Irjen, Dirjen, Gubernur, Bupati/Walkot) dan Lembaga Non Departemen lainnya ) yang ngak ada artinya sistem dan undang-undang yang dibuat tersebut !!!!!!!!!!!!!!.

    Jadi sebetulnya yang perlu dibenahi / perbaiki adalah ” moral ” dulu bagaimana supaya orang takut kalau berbuat dosa karena akan dipertanggungjawabkan dihadapan Allah Swt nanti ( di hari kiamat ). Sumpah jabatan, penataran dll sudah ngak ada artinya di negeri ini.

    dody • 7 jam yang lalu
    jangan merasa anda paling benar fachri hamzah… orang lain juga pernah sekolah

    harmi • 7 jam yang lalu
    Lebih baik jika Fahri Hamzah mengusulkan HUKUMAN MATI untuk koruptor dan pembuktian terbalik; setiap pejabat dihitung kekayaannya sblm menjabat, diakhir jabatannya dihitung ulang. Kalo ada pertambahan yg tdk wajar, si pejabat membuktikan sendiri kehalalannya, jika tdk harta itu disita. Ini sebagian kecil dr syariat Islam. Jd penyidik tdk perlu repot mencari bukti material korupsi yg slalu dgn cerdik dihilangkan koruptor.

    peace maker • 7 jam yang lalu
    Fahmi termasuk kontributor memburuknya sistem anti korupsi di negara ini…

    didik • 7 jam yang lalu
    mungkin untuk periode ke depan ni mahkluk dimaukkan sebagai salah satu ketua KPK saja sehingga bisa kita lihat konsistensi tindakan dan ucapannya….

    Pengguna Yahoo! • 7 jam yang lalu
    gak ada yg bakal percaya ama lambemu kang …..biarpun sampek berbusa busa.!!! jadi jangan ngatsnamakan rakyat… aku ora sudi duwe wakil koyo kowee…..

    Zainal • 2 jam 31 menit lalu
    PINTAR BOHONG………..

    Pengguna Yahoo! • 2 jam 8 menit lalu
    pinter akting…

    marthen • 5 menit yang lalu
    wah..hidungnya fahri lama2 bisa kaya Pinokio neh……

    Mitra • 7 jam yang lalu
    setiap kali nih orang berbicara, selalu membuat diriku terkagum2……*uwoookkkkkkkkkk*

    Tabloid • 7 jam yang lalu
    Korupsi apapun bentuk dan tujuannya sama dengan Nyupang atau Ngepet,
    karena substansinya sama2 tukang nyolong duit masyarakat,
    kalau Nyupang/Ngepet pekerjaan setan kelas teri,
    kalau Korupsi pekerjaan setan kelas kakap.

    jadi kalau ada Ustad yg Korupsi, sah kita panggil dia dengan ‘Ustad Ngepet’.

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    WAH TABLOID GA CERDAS…

    Gelenggeleng • 7 jam yang lalu
    “KPK misalnya beranggapan bahwa bangsa ini memiliki kultur korupsi. Mereka mengasumsikan seluruh penduduk sebagai mahkluk korupsi. Itulah cara KPK mengindetifikasikan korupsi,” kata Fahri dengan nada ketus. > komen: bukannya ini cara berpikirnya Fachri sendiri?! sehingga ketika orang2 PKS ditangkap, dia ga rela!!

    No name • 7 jam yang lalu
    Kasihan ya ni orang.. ibarat yang mau tenggelam… serabutan berusaha megang apa saja yg bisa nyelamatin diri.. semakin banyak bicara, semakin keliatan kegelisahan.. sampai kesalahan2 org lain disebut-2.. kalau ni orang memang bersih, kenapa harus kebakaran “jenggot”

    Pejuang • 7 jam yang lalu
    Sebenarnya sudah kebaca tindak tanduk PKS dan Setgabnya yg di pimpin si BEYE sewaktu mau mengkebiri kinerja KPK dgn UU, misalnya soal mekanisme penyadapan oleh KPK yang harus seizin institusi yg mau disadap, ini kan aneh, masak mau nyadap hrs izin sama yg di sadap, bgmn bisa KORUPSInya terbongkar itu institusi dan oknum2nya…, tp untung UU ini tidak jadi disahkan krn masyarakat banyak RI sangat mencintai KPK dan Anti KORUPSI, jadi sedikit masukan bagi teman2 yg baca post komen saya ini supaya hati2 dalam memilih wakilmu di 2014 nanti, jgn krn pencitraan/ agama/ janji muluk2/ uang kamu memilih wakil/ pemimpin, tapi lihat trakc recordnya, lihat mutunya, lihat isinya, lihat tindak tanduknya, bukan krn berpakaian putih maka org itu putih suci, tahu2nya serigala berbulu domba, tukang KORUP/ Tukang KAWIN/ Tukang Membodohi/ Tukang enak sendiri/ Tukang Tipu/ dsb yg akan menyengsarakan kehidupan kita.

    Dickin • 7 jam yang lalu
    Orang baik-baik juga terkena vonis korupsi? pernyataan yg membingungkan….ini orang pinter atau bodoh?

    cindy Putri • 7 jam yang lalu
    heh kader lo korupsi msih bnyk omong lu, yg korupsi harus di bumi hanguskan…

    BBM • 7 jam yang lalu
    Anjing peliharaannya LHI melolong melulu gara2 majikannya ditangkep…

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    SINGGIH SANGAT TIDAK INTELEK, SEKOLAHNYA SAMPAI KELAS BRP?

    Deri • 7 jam yang lalu
    Ngomong aja kalo lo takut disadap KPK….

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    WAH DERI GA NGERTI….KULIAH LAGI DER…

    Arief Watanabe • 7 jam yang lalu
    KPK .. USUT TERUS — JANGAN-JANGAN SI FAHRI KEBAGIAN DAGING ATAU KALAU GA DAGING YANG LAIN KALE ….MAKANYA OCEHANNYA BANYAK BANGET…..DAN MASYARAKAT JANGAN TERKECOH SAMA OMONGAN SI FAHRI…!!!
    MAU NGOMOING GIMANA JUGA KITE2 UDAH PADA PINTER MAS,, BISA TAU MANA YG KORUPSI SAMA YG ENGAK, MANA YG BENER DAN MANA YG OMONG DOANG…….UDAH JADI TRADISI PARA POLITISI KALAU SUDAH DUDUK DI KURSI EMPUK LUPA AKAN AMANAH…!!!

    Bagus • 7 jam yang lalu
    memang sistem di indonesia mengharuskan korupsi, contoh bila dana tidak habis , maka akan di marahi besok akan mengajukan lagi akan di tolak, kenyataanya, setiap akhir tahun akan banyak kegiatan pelatihan, workshop dari hotel melati ampe hotel berbintang akan penuh tujuannya cm satu menghabiskan anggaran. sistem emang harus diperbaikii. ya salahnya kita juga milih pemimpin dan wakil rakyat hanya kareana selembar uang(untung saya golput)…………..kita juga harus intropeksi diri

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    WAH BARU NIH PINTAR SI BAGUS, GA KAYAK YG LAIN-LAIN….TAPI JANGAN GOLPUT GUS…PELAJARI TERUS PARPOL-PARPOL DI INDONESIA, PASTI ADA YG BAGUS…

    Badranaya • 7 jam yang lalu
    Jaman edang,,, nek ora ngedan ora keduman, ananing sabeja-bejane wong sing ngedan, isih beja wong kang ling lan waspada (P. Rangga Warsito).

    Ato Sunarto • 7 jam yang lalu
    SERIBU PERNYATAAN FAHRI PUN GAK ADA ARTINYA KALAU PARTAI DAH TERCEMAR MUNGKIN AKAN SEMAKIN TERCEMAR DAN BURUK CITRANYA DI MATA PUBLIK DENGAN ULAH FAHRI INI. KALAU SUDAH KALAP YA APAPUN DILAKUKAN DAN JUSTRU KONGTRA PRODUKTIF. .

    Nyemplung • 7 jam yang lalu
    Kira-kira Kapan ya KPK Berani PERIKSA IBAS?

    Erlangga • 7 jam yang lalu
    ada juga sih benernya nih orang,……. namun kebingungan dan ketidakpastian itu sudah baik dari pada kita tidak melakukan apa2…dan tidak bingung.
    ini adalah kerja keras KPK yg akan banyak rintangan karena penyakit ini sudah sangat sangat sangat parah, terorganisir, masiv dan lain2…ibarat kata sudah menjadi darah daging dan budaya buruk bangsa ini.,
    jadi KPK yg penting kerja meskipun harus dengan metoda makan bubur panas, yakinlah ini akan menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk tidak melakukan korupsi dan dukung terus upaya KPK …..

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    MEMANG KPK MEMANG HARUS KERJA KERAS KARENA GAJINYA SUDAH SANGAT BESAR, DIGAJI RAKYAT PAKAI UANG PAJAK, TAPI JANGAN ASAL KERJA, HARUS KERJA CERDAS DAN TUNTAS….

    Togog • 52 menit yang lalu
    RAKYAT YG NGGAJI KPK SUDAH MERASA PUAS DENGAN KINERJA KPK SELAMA INI

    iqbal • 7 jam yang lalu
    sya orangnya netral, tapi yg diomongkan Pak Fahri ni ad benarnya juga, sistem manajemen internal d negara ini layaknya ninggal sepeda motor dpasar beserta kontaknya, yg bukan maling bisa jadi maling…jdi yg bener itu di tangkep malingnya dan dbetulin sistemnya, setuju ngga Pak Fahri ?

    Cahya • 7 jam yang lalu
    Berkat penyadapan, KPK berhasil menangkap tangan para koruptor berikut barang buktinya. si fachri nih kesel kali karena kroninya banyak yang kena. gak jadi dapet bagian deh….

    Supri • 7 jam yang lalu
    fachry ini kalo ngomong pinter tapi masyarakat lebih pinter menilai mana yang benar dan mana yang salah, kalo sampai mencalonkan lagi berarti nggak tau malu ini orang

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    SUPRI PINTERKAH? KULIAH DIMANA?

    HERI • 7 jam yang lalu
    mudah-mudahan yang teriak maling bukan maling, yang teriak korupsi bukan koruptor……

    KeBo militan • 7 jam yang lalu
    FAHRI,,,,,,FAHRI…..LOE ntu yg banyak bacot njing.
    lagaian ngapain pula partai loe tu yg sok suci ,ternyata doyan maling pula.
    presiden loe tu yg sok suci…ternyata doyan ngelonte pula.

    dasar sampah,partai biadap.
    sana tobat sebelum nyawa loe di cabut sama Tuhan.

    QWONK wandira • 7 jam yang lalu
    ANJING lebih mulia dari pada si FAHRI dan PKS nya…..

    Skylicious • 7 jam yang lalu
    kaya lagunya bang Haji…EUFORIA….bae-bae ente digaruk juga ntar…sama presiden parte ente..kesian rakyat yang sudah mengamanatkan menjadi wakil mereka..

    Muhammad • 6 jam yang lalu
    KO GA NERTI JGN KOMEN..

    Albertus Aban • 7 jam yang lalu
    eh fahri, kemana pernyataan ente itu sebelum politisi PKS tersangkut kasus korupsi, kayaknya ente dulu diam aja. giliran partai anda terkena kasus anda berkoar-koar seolah-olah anda dan partai anda dewa.

    Bimmers • 7 jam yang lalu
    kalo yg ditangkap kpk banyak dari partai saingannya, pasti dia ngomong “pemberantasan korupsi di indonesia sudah benar”

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    bIMMERS SOK TAU…

    Christian • 7 jam yang lalu
    fahri kakean cangkem, semakin kelihatan belangnya semakin giat menutupi boroknya

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    KALO GA NGERTI GA USAH KOMEN, MEMANG KERJAANNYA ANGGOTA DEWAN ITU NGOMONG, KAMU ALEG KAH?

    doel euy • 7 jam yang lalu
    Ok, Boss…!! saya jadi mual n mau muntah neh. baca ocehan Bosssssssss…

    Medy Medy • 7 jam yang lalu
    Sebaiknya F mengundurkan diri dari PKS, penilaian masyarakat akan semakin buruk terhadap PKS apabila F terus berbicara di publik seperti ini, Apa jangan2 F ini ikut terlibat, hanya tuhan yang tau.

    Titoyo • 7 jam yang lalu
    Wajah itu menggambarkan jiwa, dan melihat wajah Mr. Fachri ini kita akan paham keadaan jiwa macam apa yang disembunyikan dibaliknya. Wajah politikus yang semacam ini, bila didunia binatang, adalah kombinasi antara wajah hyena dan ular, antara kerakusan dan kelicikan. Rakus, karena dia menginginkan ‘semua’ ketenaran menjelang Pemilu, beranggapan bahwa bila dapat bersikap ‘kritis’ terhadap KPK maka ‘ratingnya’ akan naik sehingga bakal memuluskan jalannya untuk terpilih lagi periode depan. Tanpa perduli, bahwa semua ketenaran itu diperoleh dengan cara ‘mencuri’ dan berdiri diatas bangkai kawan separtai yang hanya dijadikannya objek jualan politik belaka. Licik, karena dia menjadikan rapat komisi sebagai ajang BALAS DENDAM terhadap KPK, lembaga kesayangan masyarakat yang keberadaannya membuatnya iri dan dengki.

    Rie • 7 jam yang lalu
    “Menurutnya, akibat dari ketidakpastian ini memakan korban orang-orang baik yang turut divonis karena korupsi”..mksdnya dy mw bilang kl teman separtainya itu orang baik yg mnj korban..LOL

    Letjen • 7 jam yang lalu
    NGOCEH AJA NIH OANG,,,,,KETAHUAN KARNA PARTAI LO ITU DAH GAK BENAR LH…

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    FAHAMI DENGAN BAIK APA YANG DIMAKSUD OLEH FAKHRI, LETJEN KULIAHKAH?

    Zynga Elc • 7 jam yang lalu
    Di DUNIA ini belum pernah ada ORANG yg mengakui dan menyatakan bahwa dirinya mempunyai kesalahan..! semuanya merasa bahwa DIRINYA adalah orang yg paling benar..! seperti anda ini..dan kenapa sekarang giliran Penggede2 Partai anda sdng dipergoki dan sdng disidik dgn KPK anda malah menuduh bahwa Pemberantasan Korupsi di Negeri ini “Kebingungan” kalo menurut pengamatan masyarakat “Justru Anda yg sangat bingung karena sdh terlanjur Gembor2 anti Korupsi” malah skrg Kelompok anda sendiri yg melakukan Korupsi..

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    zYNGA eLC JUGA SAMA JUGA MERASA PALING BENAR…

    Ockta Ramadhani • 7 jam yang lalu
    ciri-ciri orang yang mulai gusar.. takut ketangkep KPK

    Agustinus Nusa • 7 jam yang lalu
    Orang yang mulut koar-koar itu korupsi juga,mungkin juga memaksakan KPK untuk segera menetapkan dia. PKS untuk kembali ke partai bersih memakan waktu. Ok.????

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    AGUSTINUS SUDAH BERSIH KAH? GA USAH BICARA PKS KALO BELUM DIPELAJARI DG BENAR….

    yesi • 7 jam yang lalu
    orang depresi berat kalau ngomong ya beginilah, depresi presiden partainya nyolong ketahuan kpk, jadi kpklah yang disalahkan, maunya die orang orangnya nggak usah ditangkap ame kpk walau korupsi yang lain lain aje

    Muhammad • 6 jam yang lalu
    KALO GA NGERTI GA USAH KOMEN…

    Dewi • 7 jam yang lalu
    Saya menginginkan PKS dipimpin : Cahyadi, Hidaya NW, Nurmahmudi Ismail, Yusup Supendi. Jangan Pemimpin seperti ini: MULUTNYA BAU

    Toto Kuswoto • 7 jam yang lalu
    bung yang membuat aturan/undang-undang adalah DPR, jadi kerja lu ngapain aja. koq buka aib sendiri

    Muhammad • 6 jam yang lalu
    MAYORITAS ANGGOTA DPR ITU KAYAK ANAK TK (alm. GUS dUR)

    Setiyodedi • 7 jam yang lalu
    kampret ini orang,tidak mau merasa bersalah kalau partainya baru bermasalah,bagaimana kalau jadi anggota dewan,bisa hancur negara ini

    Rista • 7 jam yang lalu
    otak Fahri Hamza yg kotor dari turunannya

    Muhamad • 7 jam yang lalu
    jangan-jangan si fahri terlibat kasus korupsi,sehingga begitu takut sama KPK,orang NTB tidak mau lagi pilih si fahri si pembual…

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    JANGAN SU’UZZHON BOS !

    Yana • 7 jam yang lalu
    fahri, mending loe diem.. makin banyak loe ngomong, makin banyak cercayaan yg loe trm

    Muhammad • 6 jam yang lalu
    JUSTRU YANA YG HARUS DIAM, KARENA YANA GA FAHAM MAKSUDNYA FAKHRI, KULIAH YG BENAR YA…

    Agung • 5 jam yang lalu
    Kacian belain fahri si idung gede otak udang yg lg stress takut korupsinya ketauan

    Yuyung • 7 jam yang lalu
    takut boroknya keungkap gara2 ad fotonya ama patonah en lutpi.

    heroe • 7 jam yang lalu
    Saya mau dirikan “Partai Kesandung Sapi”. Siapa yang mau ikut..?!

    arema • 7 jam yang lalu
    bukankah yang banyak kebohongan selama ini adalah lembaga anda DPR yang konon lembaga terhormat. Anda gan teman2 anda di DPR tugasnya mengontrol jalannya pemerentahan dan membuat undang2 termasuk didalamnya undang2 korupsi. bukankah anda sendiri yang membuat undang2 korupsi yang setengah2 atau kurang tegas. mungkin karna anda dan konco2nya di DPR sudah tau persis bahwa peluang yang paling banyak untuk korupsi kelas kakap adalah di lembaga anda. sehingga kelompok DPR takut untuk membuat UU Korupsi yang tegas dan di perberat. contoh pemelaratan si koruptor dan hukum mati bila perlu.

    HotAngel7234 • 7 jam yang lalu
    agama ageming aji
    uga wus dilaleni
    korupsi sansaya ndadi
    kanca ndika kok ya nglakoni
    ya…bilahi

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    SING WARAS NGALAH…

    zn • 7 jam yang lalu
    Kayaknya pengen ngetop dan supaya diliput banyak media, gila rating kali yah… yang penting kontroversi biar masuk tipi

    Duta dermayu • 7 jam yang lalu
    saya dulu simpatisan pks. pada waktu presiden pks dijabat pak HNW dan Pak Tifatul S, saya perhatikan model dan politik pks sangat disukai masy, karena kritis, idealis, logis, dan para petingginya juga dikenal santun, sopan dan gaya hidupnya juga sederhana. tapi semenjak presiden pks, dijabat oleh LHI, fenomena2 seperti diatas sdh tdk terlihat lagi. yg terlihat hanya ambisi mendapatkan kedudukan, jabatan dan harta. klo para petinggi pks, tdk segera taubat nasuha, saya yakin partai pks akan hilang dg sendirinya dari percaturan politik indonesia.

    ARIS • 7 jam yang lalu
    Kasihan si fahri, omongannya nggak ada yang percaya.

    Andi • 7 jam yang lalu
    KPK kebingungan? justru fahri dan gerombolan banditnya itulah yg lagi galau kebingungan.
    sistem? bukan itu yg patut disalahkan, karena bagaimanapun bagusnya sebuah sistem, tapi kalo dinegeri ini masih ada orang2 seperti fahri dan kawan2, akan tetap bisa menggerogoti negeri ini bak rayap dimusim hujan

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    ANDI KALO GA NGERTI GA USAH KOMEN..PELAJARI BETUL APA YG DIMAKSUD OLEH BUNG FAKHRI, BACA BUKU YANG BANYAK YA..

    Andi • 3 jam yang lalu
    muhammad, namamu bagus, tapi mulutmu lancang.
    selain aku lulusan S2, dengan profesi selaku dosen, disamping jadi consultant pada beberapa perusahaan, aku juga muslim sejati dan bekas aktivis, tapi nalar dan akhlaku insayaallah tidak seperti fahri dan kawan kawanmu itu.
    jadi mulutmu salah besar jika mengatakan seperti itu!

    Togog • 1 jam 9 menit lalu
    Muhammad .. KENA BATUNYA LOE MAD, ENTE LULUSAN S berapa MAD. JANGAN2 S teler ..

    Ganyang • 7 jam yang lalu
    Penyelesaian tercepat pembersihan koruptor adalah hukuman MATI

    Imam • 7 jam yang lalu
    setuju banget…KORUPSI adalah JAHATAN TERSTRUKTUR…..
    klo mantan presiden PKS korupsi maka PASTILAH banyak orang-orang PKS yg ikut KORUPSI….berani taruhan….????
    Fahri mungkin orang yg tidak “kecipratan”, makanya TERIAK-TERIAK tp yg laen….???
    BERANTAS oknum KORUPTOR di PKS…..sekalian bersihin aja PKS….CABUT IZIN PARTAI……
    SETUJUUUUUuu….????

    Mieta • 7 jam yang lalu
    yang kebingungan itu kamu fahri dan pks…..bingung mau ngeles dan bingung mau cari pihak lain untuk dipersalahkan…

    nandiko • 7 jam yang lalu
    Fachri congor loe bau SAPI,

    Panda I Te Be • 7 jam yang lalu
    dibandingkan dengan Golkar, PDIP, atau PD, skala korupsi yang dilakukan oleh para kader PKS sebenarnya “lebih kecil”.

    Panda I Te Be • 7 jam yang lalu
    Namun karena PKS membawa “warna” agama dan mencitrakan diri sebagai partai “bersih”, maka kekecewaan yang ditimbulkan oleh perilaku korup presiden dan pengurus teras PKS lainnya, jauh lebih besar.

    Panda I Te Be • 7 jam yang lalu
    Kekecewaan massa pendukung PKS bertambah besar manakala para pengurus dan kader2 PKS membuat langkah2 BLUNDER, melakukan pembelaan membabi buta dengan menyerang balik KPK, maka TAMATLAH riwayat PKS sebagai partai yang akan lolos parliamentary-threshold

    Iyan. • 7 jam yang lalu
    gak akan pilih PKS !!!

    nandiko • 7 jam yang lalu
    Persengkokolan Kopi & Sapi

    Wahid • 7 jam yang lalu
    hampir semua yang komen negatif,, hafuhhhhhh

    Budhi • 7 jam yang lalu
    Lama-lama ni orang se-level ama farhat abbas. Omongannya selalu bikin naik darah!…

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    KALO ORANG CERDAS, BIJAKSANA DAN BERHATI BERSIH TIDAK AKAN MUDAH NAIK DARAH…

    Albert Sofian • 7 jam yang lalu
    Fahri fahri, sampai hujan berkelir, ga bakal ada masyarakat yg mendukung anda. Orang da tahu anda cuma dlm rangka mempertahankan posisi doang, takut PKS di bubarkan KPK krn korupsi.

    Muhammad • 6 jam yang lalu
    HANYA ORANG CERDAS DAN BERHATI BERSIH YG BISA MEMAHAMI FAKHRI..

    rahmat • 7 jam yang lalu
    Masih mau pilih PKS di Pemilu legislatif nanti..??ayolah kita golput massal se Indonesia..gak ada yg bisa dipercaya skrg..semua Partai sama busuknya…

    Giyanto • 7 jam yang lalu
    FAHRI HAMZAH !!! congormu nek ngomong sing nggenah!!!mana ada orang baik divonis korupsi???otakmu kok bego banget,,,yg ada Orang Korupsi ngakunya orang baik-baik nyuk!!!!!kamu tuh dendam ama KPK, ya pantes aja loe masuk daftar di ICW,,,congormu belum pernah digampari ya,,,,cuihhh,,muak aku ama mukamu,,,

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    GIYANTO KALO KAMU PINTER, NGOMONGNYA GA USAH BEGITU, BELAJAR DULU YG BENAR. PKS, ICW, KPK ITU KUMPULAN ORANG-ORANG PINTAR, ORANG AWAM KAYAK KITA BELUM TENTU BISA FAHAM APA YG TERJADI…

    Wahid • 7 jam yang lalu
    ada apa dengan SUROSOHARJANTO??? hahahahahhahaa

    Garuda • 7 jam yang lalu
    awas kopi mulai menjadi euforia di PKS hahahaha

    Martogog • 7 jam yang lalu
    Maksudnya kalau Pe Ka Es – dikasih free card – buat melanggar hukum, korups dll — baru Fahri mau dukung KPK ha ha ha ha– model beginian yg jadi teladan para ustad Pe Ka Es yg mengajarkan ahlak mulia, jujur dan bisa dipercaya

    Lanang • 7 jam yang lalu
    Korupsi daging euforia apa perbuatan terkutuk yah………….

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    LANANG SUDAH TAHU PASTI SIAPA YG KORUPSI DAGING? SIAPA YG KORUPSI QUR’AN? SIAPA YG KORUPSI WISMA ATLIT? SIAPA YG KORUPSI BLBI? SIAPA YG KORUPSI CENTURY? SIAPA YG KORUPSI SIMULATOR SIM? JANGAN BELUM TAHU PASTI GA USAH KOMEN!

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    KOREKSI: KALO BELUM TAHU PASTI GA USAH KOMEN…

    Heru • 7 jam yang lalu
    Kan sampai sekarang sedang diusahakan keterbukaan dan perbaikan sistem yang ada, begitu kan pak? Karena negara kita memang dipenuhi oleh banyak koruptor yang harus diberantas. Korupsi itu selalu dilakukan oleh orang per orang ataupun bisa bersama-sama (contohnya: DPR dsb.). Menurut saya KPK sangat benar bahwa Korupsi sudah menjadi kultur di Indonesia, oleh karenanya perlu di revolusi/dibersihkan. Bayangkan kalau tidak ada KPK? Waduh.. semakin hancur negara kita. Apalagi kalau sampai ditangani oleh orang-orang seperti pak Fahri yang tidak bisa melihat jauh kedepan dan melihat ini sebagai proses pembersihan dari para koruptor, saya kira negara ini akan semakin hancur… Kalau bicara hati-hati pak! Kalau bicaranya masih bocor begitu, mundur saja dari anggota DPR…

    Pak De • 7 jam yang lalu
    Jika Korupsi BUKAN kejahatan orang per orang maka Presiden PKS yang KORUPTOR itu adalah KEJAHATAN TERSTRUKTUR dan KULTUR di PKS !

    Pandawa • 7 jam yang lalu
    KPK sudah bagus koq kinerjanya, tinggal bagaimana pengadilan menindaklanjuti saja

    yanto • 7 jam yang lalu
    Becik ketitik olo ketoro…………………..wis ra usah ngeyel maneh Kri!

    Naga Kembang • 6 jam yang lalu
    udari sisan jarite Fakhri

    Dadang • 7 jam yang lalu
    NAH…. BISA SAUDARA2 LIAT MULUT ORANG YG AKAN JADI GANJAL NERAKA, MODEL KAYA FAHRI HAMZAH YANG BEGINI YG AKAN DILAKNAT LBH DULU SAMA ALLAH. SUDAH TAHU KORUPSI HUKUMNYA HARAM, EH…. MALAH PARTAINYA HOBBY DG KORUPSI. INTROSPEKSI DIRI FAHRI… MULUTMU BUAYA MU….. KPK PERIKSA TU FAHRI HAMZAH… KELIATAN DIA SUDAH WAS2 MAU NYUSUL MANTAN BOSSNYA DIPARTAI…. KALO FAHRI JD TERSANGKA KAMI SEKELURAHAN MAU SEDEKAHAN…HIK…HIK…!

    Wiwi • 7 jam yang lalu
    Dengar yah Fahri Hamzah, gue sudah tidak percaya omongan loe, mau ngomong apa pun terserah loe. Loe dan partai kontol sapi kelaut aja. jangan berharap banyak bahwa di 2014 aparati “bersih” Kontol sapi ada yang memilih, kecuali orang orang munafik

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    WIWI KALO NGOMONG JANGAN JOROK, INTELEK SEDIKIT DONG…

    Togog • 1 jam 3 menit lalu
    INTELEK TAPI BUAT NIPU RAKYAT, GAK ADA ARTINYA.

    Puguh • 6 jam yang lalu
    hla iyooo jelas2 PKS korupsi kok yo jik ngomel2 ……

    Naga Kembang • 6 jam yang lalu
    nek ra salah yo santai santai dan ngopi ngopi saja ya

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    PUGUH N NAGA NDA NGERTI MASALAH ORA USAH KOMENTAR, BACA BUKU YANG BANYAK YA…

    Giyanto • 6 jam yang lalu
    Congormu mirip congor BABI,,!!!!! mencang-mencong,,,wk..wk pingin tak gampari!!! mulut bau bangkai kok komentar terus Fahri,,mbok ngaca congormu kuwi ,,

    ilyas • 6 jam yang lalu
    kuwi-kuwiii…..congornya giyanto kaya apa yaaa….pasti giginya nongol ke depan.
    .
    Muhammad • 5 jam yang lalu
    GA USAH SALING MENGHINA, BICARALAH YANG BAIK ATAU DIAM…

    Nina • 6 jam yang lalu
    Fahri..bukannya meminta maaf kepada masyarakt Indonesia, karena ulah Mantan Presiden PKS sudah melakukan korupsi atas daging inport, malah menyalahkan KPK terus. Saya mendukung KPK untuk terus membuktikan bahwa PKS dan para pengurusnya salah karena telah melakukan korupsi. Ini tantangan untuk KPK, supaya Fahri diam dan malu.

    Freez • 6 jam yang lalu
    Semua juga kalo koar2 kaya gitu bisa, koruptor jg yang dah pada ditahan bilangnya gitu. Dasar PSK

    Achyar • 6 jam yang lalu
    Ada keborokan di PKS malah menyalahkan KPK, KPK amanah dari Negara yg harus memberantas Korupsi seperti ditubuh anda Fahmi, mungkin anda juga termasuk,hanya blm.ketahuan saja, maju terus… KPK mungkin si Fahmi lagi STRESSS…..

    adji • 6 jam yang lalu
    Yang bingung itu Anda dan PKS…saya baru ingat orang ini kan dulu yg ngotot tk bubarkan KPK…mungkin klu dulu KPK bubar….kasus korupsi dan cewek2 org PKS g bakal terungkap…FAHRI-FAHRI Setan loe…

    Naga Kembang • 6 jam yang lalu
    Singkap sekalian rok-nya si Fakhri

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    NAGA KEMBANG OTAKNYA MESUM YA? MAKANYA BELAJAR POLITIK JANGAN SETENGAH-SETENGAH…

    Togog • 1 jam 4 menit lalu
    OH .. JADI FACHRI ITU CEWEK YA .. KOQ PAKE ROK, HI .. HI

    Irham Asli • 6 jam yang lalu
    Korupsi krn sistem negara jelek….. Berarti sistem di PKS jelek jg donk….. Seoalnya orgnya pada korupsi…..

    Elan Pradana • 5 jam yang lalu
    iya kaya muka lu jelek! banyak omong lagi!!

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    iRHAM DAN ELAN BELAJAR POLITIK YANG BENAR YA, KULIAH TERUS SAMA DOKTOR-DOKTOR DAN PROFESOR YANG JUJUR YA…

    Chandra • 6 jam yang lalu
    Masyarakat akan lebih bingung kalau ANIS MATTA gak ditangkep…….

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    CHANDRA , MASYARAKAT AKAN BENAR-BENAR SANGAT BINGUNG KALO SBY N BUDIONO YG TIDAK DIPENJARA, DI NEGARA-NEGARA LAIN AJA BANYAK PRESIDEN , WAPRES DAN MENTERI YG SUDAH MASUK PENJARA…

    captain • 6 jam yang lalu
    ni orang periode DPR lalu pernah kena jerat kasus korupsi koq bisa slamet ya…..

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    CAPTAIN SOK TAU…

    agust’marbun • 6 jam yang lalu
    waktuMU sudah habis Fahri Hamzah,Kau dan pengikut-pengikut akan habis…

    Kuyup • 6 jam yang lalu
    kayanya orang satu ini terlalu kebakaran jenggot apa yg dilakukan KPK dia keqi aja bawaannya takut lebih banyak kebongkar bobroknya partai anda bro atau mulut anda pernah jadi tukang obat kaki lima berkoar ga ada juntrungannya manusia A N E H

    vito • 6 jam yang lalu
    dengarkan si dongki sedang melenguh. nggak pantes pakai jas, pantesnya pakai celana kolor pakai singlet bawa handuk kecil….rajin-rajinlah narik becak.

    Ananta • 6 jam yang lalu
    PEMNENARAN DIRI SENDIRI !!!!!!!!!!!…. itu yang di lakuakn fahri pakai mengatasnamakan masyarakat … masyarakat yang mana weeeiii ….

    heran • 6 jam yang lalu
    Mental yg bejat, sistim yg disalahin. Kalau kejahatan (atau lebih khusus lagi korupsi) apabila dilakukan be-ramai2 dgn kong kalikong, sebaik apapun sistim bakal tidak efektif. Fahri ini cuma bisa mencari kambing hitam.Tunggu giliran aja.

    zaynal • 6 jam yang lalu
    fahri lagi yg berkoar, gak bermutu tauk congor lu,,,,,,,,

    Ganyang • 6 jam yang lalu
    berani gak di periksa harta anda berasal dari mana aja ri ? ente apa bersih dari korupsi ?
    haha semua dah tau kelakuan para pejabat

    Jusup Putra • 6 jam yang lalu
    orang2 PKS mulai kelimpungan karena belangnya ketahuan, jadi mulai nyerang membabi buta…tapi semakin menyerang, makin ketahuan kebodohan & tolol-nya

    Muhammad • 6 jam yang lalu
    JUSUP PUTRA PINTAR DAN CERDASKAH? KOK BISA-BISANYA NYEBUT ORANG PKS BODOH DAN TOLOL? INTROSPEKSI SUP…
    Agung • 5 jam yang lalu
    Kacian bisa stress ni orang.

    Jusup Putra • 4 jam yang lalu
    @ muhammad…saya emang bukan orang pintar & cerdas, tapi saya tidak pernah menjual ajaran2 agama & berlagak sok suci untuk kepentingan politik

    afw • 3 jam yang lalu
    @Muhamad, jury menyanyi tidak harus bersuara bagus tapi dia bisa mendengar mana suara yg bagus, tidak perlu menjadi orang pintar utk tahu kebodohan seseorang

    ansar • 2 jam 53 menit lalu
    Setuju dengan pendapat nya Jusup Putra..

    Pemburudomber • 1 jam 54 menit lalu
    orang2 PKS ya??..banyak donk..padahal yg kena lutfi hasan aja klo tidak salah..demokrat kasus hambalang banyak yg kena , century banyak juga n kasus suap deputi PDIP juga banyak..say n to korupsi gw setuju bangt..tp mengeneralisir semuanya br ngga setuju..masih banyak ko yg baik2..makanya fahmi bilang itu

    adi • 6 jam yang lalu
    aahhh bau bangkai kou pahri, emang LHI baik apa? wong kebukti kongkalikong gitu kok …
    busek” aja muka lo ama ampelas bro …

    Runyam • 6 jam yang lalu
    yg diberantas cuma mereka yg tak langsung di pemerintahan sedang berkuasa, adakah menteri atau presiden di republik ini di KPK-kan? belum kan? omong kosong dgn pemberantasan korupsi… tuh Century usut jalurnya, seperti dikatakan prof Aditjondro itu tuh, yag menggurita itu tuh…!

    Muhammad • 6 jam yang lalu
    SAYA SETUJU DENGAN PROF ADITJONDRO….

    ANAK BANGSA • 6 jam yang lalu
    PARTAI PENIKMAT DAGING MENTAH WK WK WK WK

    Lee • 6 jam yang lalu
    FAHRI HAMZAH jagalah bicara anda, jika tidak mau PKS segera bubar..
    KPK usut terus presiden PKS, Ahmad Fatanah dan semua yg terlibat korupsi daging sapi..

    Muhammad • 6 jam yang lalu
    PARTAI LAIN GA USAH DIUSUT ? YANG KORUPSI TRILYUNAN DAN RATUSAN MILYAR GA DIUSUT?

    jonich • 6 jam yang lalu
    klw korupsi ya korupsi aja,,,,,bisa orang perorang,, jugabisa kelompok,…..korupsi tdk kenal usia, tdk kenal golongan,, tdk kenal agama juga,…makanya WASPADALAH!

    Metal Craft • 6 jam yang lalu
    ngomong apaan sih? ra dong aku…

    Jama • 6 jam yang lalu
    Riiii Ri… udah kena aja, baru lo koar-koar. Sebelum ketahuan enak-enak aja lo menikmati hasil korupsinya ya….. Pinter lo!

    hendrianto • 6 jam yang lalu
    ngomong kok ngga jelas,,,,,

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    MAKANYA SEKOLAH YANG BENER…

    andre • 6 jam yang lalu
    Fahri iki wong ngawur neng donyoo, gak enek seng percoyo kambek koen

    cavalera • 6 jam yang lalu
    pernyataan yang subjektif sekali…. dangkal dan penuh rasa sakit hati

    Sinwo Susanto • 6 jam yang lalu
    KOK masih BERANI ngomong seperti itu Mas Fahri? Seolah anda bersih? Emangnya rekan-rekanmu yang sekarang sedang berurusan dengan KPK bukan bagian dari kolonimu. Berani jamin PKS bukan partai koruptor?

    Andi • 6 jam yang lalu
    itulah hebatnya politisi dalam hal berkelit, kalau ada yang masalah korupsi dan lain-lain yang menimpa dirinya maupun partainya. seolah-olah yang paling benar tanpa memperhitungkan nurani masyarakat.

    cavalera • 6 jam yang lalu
    secara pribadi saya tidak paham dengan parpol apapun, saya golput dari dulu… bagaimana dengan anda2 semua? tanya hati nurani, ingat janji2 palsu kampanye

    Salman Ifl • 6 jam yang lalu
    Hanya satu kata….” MUNAFIK “…….

    Muhammad • 6 jam yang lalu
    YANG BILANG ORANG MUNAFIK, SESUNGGUHNYA DIA YG MUNAFIK, INTROSPEKSI DIRI!

    Sumadi Dartok • 6 jam yang lalu
    Kalo tak bersalah ngapain takut disadap, gua aja kalo KPK mau sadap silakan aja, gua kagak takut. Kalo presidennya kecebur air, kira-kira bawahannya kecipratan air tidak ya. Jangan dikira yang berkoar-koar langtang itu bersih lho. Sistem itu manusia yang buat, kalo sistemnya buruk, bagaimana dengan manusianya? Dasarrrrrrrrrrrrr!!!!!

    lius • 6 jam yang lalu
    Ri.., percaya deh, apa ngomong/debat/beralasan sehebat apapun, sekarang PKS sudah di titik nadir. kl pun Anda terus konsisten, opini masyarakat sudah terlanjur memberi cap PKS negatif. Karena kasus “daging mentah” LHI, AF, itu hanya puncak gunung es dari rangkaian “mesum” PKS sebelumnya seperti Arifinto (yang buka situs porno waktu sidang paripurna). Kl boleh usul, Anda boleh saja terus berkomentar, tetapi berapa puluh tahun Anda bisa memulihkan citra PKS

    null • 6 jam yang lalu
    udah ketauan belangnya masih ngomong aja…. tambah keliatan kosong ..TONG KOSONG MAKIN NYARING BUNYI NYA

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    NULL KAYAK KAMU PINTER AJA…KAMU KULIAHKAH? KOK NGOMONGNYA BEGITU?

    Muhammad • 6 jam yang lalu
    HANYA ORANG-ORANG CERDAS DAN BERHATI BERSIH YANG BISA MEMAHAMI KATA-KATANYA BUNG FAKHRI HAMZAH

    Muhammad Kholil • 6 jam yang lalu
    BURUK MUKA CERMIN DIBELAH, fachri apa yg sdh anda perbuat utk bangsa ini ?

    lalu • 6 jam yang lalu
    pertahanan terbaik adalah menyerang, tapi serangannya dah gak mempan, trus gmn… hehehehe.. kayanya ini orang tinggal kita tunggu kabar kapan waktunya untuk diborgol…

    Jendral • 6 jam yang lalu
    SETIAP KAMU KOMENTAR TAMBAH TERBUKA RUSAKNYA PARTAI KAMU FAHRI MAKANYA JGN BERLEBIHAN BELA KELOMPOK KAMU ITU BUKTI KAMU BELUM TAHU KLO KAMU DIHIANATI MEREKA ATAU MEMANG KAMU JUGA IKUT TERLIBAT.

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    JENDRAL APAAN NIH, NGOMONGNYA KOK GA CERDAS…

    aris • 6 jam yang lalu
    emangnya fahr ini bisa berbuat apa sich masih bilang kpk gak kerja…atau apa saja padahal dirinya lebih parah….masyarakat sudah pintar bos…. mudah2an dia tidak tersandung kasus korupsi lebih cepat di tangkap lebih bagus orang2 seperti fachri

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    ARIS PINTAR KAH? KULIAH DIMANA?

    lius • 6 jam yang lalu
    percaya deh… Ri. Yang namanya partai berbasis agama nggak bertahan lama di Indonesia yang semakin nyata secular. Saya orang beragama, dan rutin menjalankan ibadah. Tapi saya juga tetap melihat bahwa mutlak ada pemisahan ranah agama dengan ranah politik, jangan dicampur-adukkan. Akhirnya, kl agama masuk ke politik atau sebaliknya, muncul fenomena kemunafikan ala (ex) Presiden PKS dan kroco-kroconya. Coba lihat, PDS (partai damai sejahtera). dulu waktu Pemilu 2004, saya melihat sendiri teman-teman saya yang Chinese dari lingkungan gereja di bilangan Pasar Baru Jakarta Pusat. sekarang, PDS “is finished” karena memang pada prinsipnya, tidak akan pernah ada teori “cohesian” agama dan politik

    Tone • 6 jam yang lalu
    Itukan pendapat Lu Fahri, kalau gak disadap, Boss lu mana ketahuan. Kalau memang lu pintar, coba nanti Lu nyalonin jadi ketua KPK, 3 tahun gua kasih target, kalu Lu gak mampu Lu hukum diri Lu dengan cara Gntung Diri, Mulut besar dan Monyong!!!

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    TONE NGOMONGNYA GA INTELEK, GA LEVEL SAMA FAKHRI…

    Supriyadi M. • 6 jam yang lalu
    ORANG PKS ITU GAK TAHU HUKUM FIQIH, HIDUPNYA NABRAK SONO, NABRAK SINI, SHOLAT AYO, NYOLONG AYO, SUAP AYO, MADON INGGIH KERSO, JADI WAL-WAL KEDUAL APA SAJA DIMAKAN.

    Didier • 6 jam yang lalu
    dalam hal ini gw setuju dengan peribahasa “diam itu emas” daripada kasih pernyataan yang bisa jadi bumerang. lagian klo emang bersih kenapa harus risih? jalani aja prosedurnya.

    Semprul • 6 jam yang lalu
    Diam kamu Fahri ! Omonganmu tidak dapat membuat negara ini menjadi baik, omonganmu juga tidak akan dapat menolong LHI dan teman kamu.

    Bho • 6 jam yang lalu
    Partai Kentut Sapi

    Jendral • 6 jam yang lalu
    TADI SERING NGELAK APA YG DIBUKA KPK EHH KETIKA MULAI TERKUAT MULUTNYA DIAM DIA BACOT LG PERSI LAENNYA GILIRAN TERBUKTI LG DIA DIAM LG.

    arman • 6 jam yang lalu
    sebaiknya berbenah kedalam pak..,memang sulit memperbaiki keadaan dengan hanya kata-kata,

    APATIS DENGAN POLI-TIKUS • 6 jam yang lalu
    Lihat saja mayoritas kasus korupsi yang ditangani KPK itu adalah hasil penyadapan,” jelas Fahri. == Apa salahnya bung? Ya memang harus dgn penyadapan dong agar bisa TANGKAP TANGAN. Emangnya ada koruptor yg pasang pengumuman supaya org lain tahu? Dengan cara apapun asal masih sesuai UU & hukum kita seharusnya gembira dgn tertangkapnya para koruptor! Saran saya beliau ini jangan dipilih lagi saat pemilu parlemen!!!

    Rhaisya • 6 jam yang lalu
    Sejak pengkapan ustad PKS, omongan si Fahri goblok ini gak ada yang kondusif, intropeksi donk goblok.

    ismail • 6 jam yang lalu
    Korupsi di indo gak akan bisa ilang,klo selama hukumnya tidak tegas dan tebang pilih….harus sampai ke akar2nya biar tuntas….

    ibnu mardiyoko • 6 jam yang lalu
    Jangan kaya orang kebekaran jenggot bung !!!! kalau memang mantan presiden anda korupsi diakui saja kenapa sih…nyalah2in KPK

    Cinta • 6 jam yang lalu
    FAHRI HAMZAH banyak omong dan munafik,ternyata lu juga antek2 nya Fathanah, ngaku ga kenal…makan tuh tai

    Rio • 6 jam yang lalu
    Elemen Bangsa yang mana mas Fahri ? kayanya sih nih orang ga ada lg di caleg berikutnya

    Tommy • 6 jam yang lalu
    Partai Keadilan Sejahtera harus diruwat GANTI NAMA……tapi jangan gunakan nama PARTAI KORUPTOR SEJATI…………………………..

    Hiruzen Yukimitsu • 6 jam yang lalu
    KASIHAN SAYA DENGAN PKS YANG MILIKI KADER SEPERTI FAHRI HAMZAH. JANGAN-JANGAN NIH ORANG JUGA “KECIPRATAN” BERKAH DARI KAWAN-KAWANNYA LAGI…

    totol • 6 jam yang lalu
    sebenarnya yg kebingungan itu siapasi…….? udahla….. klu anda merasa bersih…….benahi UU nya untu anak cucuk kita. apa anda sudah mengerjakan tugasnya sebagai wakil rakyat…. ? saya yakin belum…….karena anda kebingungan.

    ismail • 6 jam yang lalu
    Orang klo sdh benci apapun yg dilakuin pasti salah…Dan orang klo sdh seneng apapun yg dilakuin pasti bener….Itulah sifat kita……

    Mica Idairpus • 6 jam yang lalu
    si fahri emang lagi stress yaaa,,,,,(Dikira dia ahli pembuat sistem yang baik, apa? dulu laci dia di DPR diperiksa KPK ada uang /dokumen 400 jt-hasil korupsi, tapi dia bilang pada KPK sebagai fee konsultan /pendidikan ….lalu dia pun “ngoceh”, orang KPK tidak memiliki prosedur dalam memeriksa… Selengkapnya

    Tunggul Ametung • 6 jam yang lalu
    Pada dasarnya semua mahluk memiliki kultur korupsi, (korupsi waktu, hak orang lain, tempat tinggal yang mewah, gaji yang besar dsb). Pada hal masih banyak orang yang menderita di negeri ini.

    Semprul • 6 jam yang lalu
    Diam Fahri, kamu kan hanya politikus karbitan, tahu apa kamu ?

    GunaGuna • 5 jam yang lalu
    KARENA OOON…DAN BEGOG…….PLUS PREMAN PASAR…….SI FAHRI TAU NYA CUMA KORUPSI ITU HALAL BUAT DIA DAN PARTAINYA PSK SERTA PARTAI PARTAI TIKUS LAINNYA………

    Boy • 6 jam yang lalu
    agama jgn dijadikan kedok utk partai dg dalih “DA’WAH”. NABI MENGAJAK MANUSIA KPD ALLAH. PKS NGAJAK MANUSIA KPD GOLONGAN. FACHRI ini produk sapa? musuh ALLAH maybe.

    Anto • 6 jam yang lalu
    INI DIA CONTOH ORANG YG MENDEWA DIRINYA BEBAS KOROPSI, DASAR POLITIKUS YANG JADI TIKUS KANTOR, DASAR PKS KORUPTOR…..

    boss • 6 jam yang lalu
    PKS = Partai Korupsi Selalu

    Muhammad • 6 jam yang lalu
    KALO GA PADA NGERTI OMONGAN FAKHRI JANGAN PADA KOMEN LAH…

    Riandhany Kusnadi • 6 jam yang lalu
    BANYAK KALI KAU BICARA, BAH…KAYAK UDH BTL AJ, KAU INI..

    ismail • 6 jam yang lalu
    Jokowi.KPK dan densus 88 itu sudah dianggap seperti malaikat, karna mereka telah berhasil membuat pencitraan yg sangat bagus…Keuntungannya apapun yg mereka ucapkan,lakukan dan kerjakan, pasti akan selalu dianggap benar oleh rakyat dan yg menentang mereka pasti akan dibenci rakyat…Karna mereka telah dianggap sebagai malaikat…

    Togog • 37 menit yang lalu
    DARI PADA LOE MAIL .. APA HASIL KERJAMU DIBANDING DG JOKOWI DAN KPK ??

    Anto • 6 jam yang lalu
    Anda cuma banyak omong doang bung, dasar PARTAI DAKWAH YANG KORUP………..
    Sukanya menyalakan orang lain…SAYA TUNGGU DICIPINANG YEEE…..

    Angelia • 6 jam yang lalu
    bagus jadi euforia, kalo sampe akar nanti kena kaya anas looohhh~~~

    Puguh • 6 jam yang lalu
    Negara hukum kita sudah NYIMPANG………
    Hukum banyak dimanipulasi hanya demi memenuhi YANG TERCETAK SAJA……..bukan DEMI KEADILAN HAKIKI……..
    Akhirnya yang BERJAYA adalah PARA PENGACARA yang ber KOLUSI dengan PENEGAK HUKUM YANG LAIN…..DEMI UANG….DEMI UANG…….DEMI UANG………..
    Keculasan SANGAT MERAJALELA……….sepertinya kita ini bukan BANGSA YANG BERTUHAN……
    Tuhan hanya dijadikan TAMENG dan PENCITRAAN………..
    Masyaallah…………………………….

    Rahmad • 6 jam yang lalu
    jangan sakiti ku (Koruptor) lagi, mungkin aku (Koruptor) bisa pergi, pergi untuk selama, dan mungkin takkan kembali. . . Amin.

    Wiwin • 6 jam yang lalu
    Sistemnya sudah bagus kok, malah mungkin harus diperketat lagi khusus untuk para wakil rakyat (terutama keleluasaan KPK)…kalo emang niat dan kelakuannya bersih ga perlu takut. Omong kosong kalo anggota PKS ga tau/ curiga soal politik impor daging dsbnya…apalagi yang sama2 di DPR.

    Pikasa • 6 jam yang lalu
    gantung aja orang ini, hukum mati untuk pelaku korupsi, biar jera….

    Dargombes Jaya • 6 jam yang lalu
    Euforia gundulmu…ri Fahri….mau cari menangnya sendiri….

    Hidayat • 6 jam yang lalu
    ayo terus perjuangkan visi – misi PKS. buang kader yang makan duit rakyat. buat fachri yang tenang ya…. ga usah panik ngomongnya. intelek itu harus ngasih contoh. istighfar NT, mumpung masih ada waktu buat tobat

    Koperasi Rambungan • 6 jam yang lalu
    Mawas diri aja, ke depan tolonglah bekerja dengan ihklas untuk rakyat, bangsa dan negara. KPK kami sangat mendukung, dan selalu berdo’a mudahan-mudahan seluruh pimpinan dan anggota KPK selau diberi kesehatan dan lindungan dari Allah SWT, Amin

    Pause • 6 jam yang lalu
    KPK vs Demokrat bertekuk lutut, Anas lenggang lenggong. He he he, pengen nya lihat penampakan pocong di monas akhirnya ga jadi. Mobilnya kok dikembalikan pak johan kok gak sekalian di ambil oleh KPK…

    Michael • 6 jam yang lalu
    Di DPR selain harus ada Klinik Umum, juga harus ada klinik praktek Psikiater & Psikolog juga Klinik konsultasi rohani terutama untuk bahasan hukum-hukum harta yg halal & haram.

    Gratis ga apa-apa, rakyat bayar untuk memastikan wakilnya sehat, waras lahir batin.
    Semoga para anggota DPR selalu sehat walafiat lahir batin, fisik & jiwa…

    Mulyono Mulyono • 6 jam yang lalu
    ya termasuk rambu rambu yg dipastikan oleh orang orang pks yg penuh kepastian untuk mendapatkan uang, itu kali maksudnya, dasar partai kadal semua

    bocah • 6 jam yang lalu
    ngeri amat sih di sadap? pasti u and kroni u sering bicarain yg nggak nggak di telepon ya pak? kalau u bersih pasti ga pusing dan ga repot…. toh kalau cuma disadap lagi sayang sayangan di telepon KPK juga ga bocorin ke istri u

    Wijaya Kusuma • 6 jam yang lalu
    ini fahri omongannya gak usah di denger, dia tuch sontoloyo….waktu presiden PKS si lutfi yg doyan daging seger ini belum di cokok KPK, si fahri ini gak se agresif ini, skrg stlah Presiden PKS nya di cokok, malah keluar pernyataan sana-sini, ya partainya di zholimi lah, taubat nasional lah, di festivalisasi lah,…please dech fahri, org muak liat loe berkoar-koar gak jelas, malah mencerminkan gak dewasa dalam berpolitik.

    Anung Sudiarso • 6 jam yang lalu
    lama-lama kayak pinokio orang ini … tapi ini mulutnya yang semakin miring … kalap … ngomong gak karuan .. karena kepentingannya terusik … diem aja lah … capek dengerin komentarmu ….

    eko • 6 jam yang lalu
    saya sangat2x kecewa dengan anda, menggunakan ayat-ayat dari ALLAH SWT, hanya untuk kepentingan pribadi, yang mencoreng agama ALLAH SWT. ya ALLAH tunjukanlah kebesaranmu,….jangan anda harap hidup akan abadi…..

    Ridhuan • 6 jam yang lalu
    YAAAAAAAAA Bingung karena takut ketahuan partai dan politikusnya korup ketahuan – Potong tangannya, bagi yang mencuri dan terbukti (KORUP) – Biar jadi pelajaran bagi semua, baik utk negara, keluarganya dan bangsa ini – kalau tidak yah susah memberantas korupsi di negeri koruptor ini – Maju Terus KPK – basmi semua koruptor – biarkan saja mereka berteriak – itu hanya Maling teriak maling – Semoga cepat tertangkap semua politisi busuk (Korup) dan hati hati memilih partai dan kadernya di tahun 2014 nanti.

    Choii • 6 jam yang lalu
    orang spt fahri inilah yg perlu disingkirkan lebih awal, dasar kaum imperalis sok nasional. dulu jadi DPR pasti hasil money politik

    BRAM • 6 jam yang lalu
    FAHRI…Mukee Setan…kalo ente ga Salah kenapa ributin..sadap2an..kog jadi kebakaran jenggot org2 PKS….NAJISSSS….dasar pada MUNAFUK Orang2 PKS yang Sekarang Nyesel 7 turunan Gw njolok PKS…pemilu lalu ga atu nya isinya Monyet2 tamak Harta…Ya Allah…

    GunaGuna • 6 jam yang lalu
    FAHRI HAMZAH………SI PEMBELA KORUPTOR……….WOW………..LUAR BIASA……..ORANG GILA YANG SATU INI……..MATI MATIAN MEMBELA KORUPTOR

    deddy • 6 jam yang lalu
    SI MUKA KESEMEK FAHRI BENTAR LAGI JUGA DI COKOK KPK KOK…..BIAR DI SEL DI NUSA KAMBANGAN….

    Indahkasih • 5 jam yang lalu
    Apapun yang dilakukan KPK untuk membongkar korupsi adalah syah2 saja, yang penting terbukti bahwa ybs melakukan korupsi. Dengan penyadapan, tangkap langsung apapun cara syah2 saja. Dimanapun tempatnya , apapun jabatannya , selayaknya apa yang dilakukan KPK untuk membongkar korupsi itulah cara untuk menangkap Koruptor.

    GunaGuna • 5 jam yang lalu
    KASUS KORUPSI YANG MELILIT SEMUA LINI PARTAI PKS MEMBUAT FAHRI HAMZAH MENJADI STRESS DAN SUDAH SAKIT JIWA……… DIA SATU SATUNYA MANUSIA INDONESIA BAHKAN DUNIA YANG MENDUKUNG KORUPSI…………CKCKCKCKKKK

    Jaya Laksmana • 5 jam yang lalu
    Kasihan ya…….Islam jadi Rusak oleh ulah orang2 penggila dunia yg bertopengkan islam…..

    iLo • 5 jam yang lalu
    banyak bacot mana kinerjamu….. taunya cuman protes hal hal yang positif yang negatif tidak dipermasalahkan.. mana bisa sejahtera kalau wakil masyarkat aja kayak gini.. mari kita ajak semua elemen untuk mencuri uang uang para wakil masyarakat yang hanya tau memperkaya diri…

    GunaGuna • 5 jam yang lalu
    SEMAKIN BANYAK NGOMONG DAN BERTINGKAH SEMAKIN KELIHATAN KALO SI FAHRI ADALAH BAPAK KORUPSI INDONESIA……….HAHAHAHAHA……..KEMALUANNYA UDAH GAK ADA NICH

    Jenggo • 5 jam yang lalu
    Tidak korupsi dipanggil USTADZ. Koruptor dipanggil ANJING. Bukan Ustadz.. Itu yang membuat masarakat bingung, Njing… Ngebacot terus lu. Ngumbar2 Ayat Allah segala demi membela ANJING2 yang merongrong uang negara dan mengsengsarakan rakyat…

    FRANSISCUS • 5 jam yang lalu
    Fahry ini kepinteren orang sehingga omongannya mbulet sulit dimengerti alias ngawur seperti omongannya orang yang lagi teler.

    Wiro • 5 jam yang lalu
    HAYOO SING OBOK-OBOK KABEHHH…

    heri • 5 jam yang lalu
    Pembohong besar katanya ngak kenal AF taunya sahabat dekat.

    GunaGuna • 5 jam yang lalu
    ALIBI SEMAKIN KUAT….BAHWA FAHRI HAMZAH IKUT MENIKMATI HASIL KORUPSI. BAIK DARI DAGING SAPI ATAU KORUPSI LAINNYA YANG DI GAWANGI PKS………
    SEBELUM KPK MENANGKAP DIA..DIA DULUAN MENYERANG KPK

    Cs Satu • 5 jam yang lalu
    banyak bacot nih makhluk yang satu ini… gw doain taun depan lo udah angkat kaki dari gedung dewan

    Penegak Kebenaran • 5 jam yang lalu
    Mungkin saja KPK bisa lebih ditata lagi tetapi tujuannya adalah “harus” untuk menjadi lebih tegas menindak para politisi yang suka berkoar-koar semacam Fachri Hamzah itu. Karena politisi semacam itu selalu berontak kalau pribadi, atau kelompok, atau golongannya tersentuh. Maunya menyorot orang lain diluar kelompok dia itu halal, sebaliknya kalau kelompok atau golongan dia disorot itu “HARAM”. Dasar politisi yang mau menangnya sendiri. Tidak layak menjadi politisi di Indonesia

    Gagak Hijau • 5 jam yang lalu
    Fuckry…….#$%$ you…

    Eko • 5 jam yang lalu
    YA ALLOH…AMPUNILAH FACHRI HAMZAH SI PENDUSTA INI, SESUNGGUHNYA DIA TIDAK TAHU APA YANG DIA UCAPKAN…!!!

    Walther • 5 jam yang lalu
    fahri kayak kebakaran jenggot, kalo sampean benar ga usah ngotot… keliatan culun nya

    YAYASAN e-PULSA INDONESIA … • 5 jam yang lalu
    Sudah saatnya, RUU Hukuman Mati…
    Spt di Cina, terbukti korupsi = hukum mati + sekeluarganya…

    QQ – fb/yayasan.epulsa(at)yahoo.co.id

    gemblung • 5 jam yang lalu
    Lagi cari cari alasan/reasoning untuk membubarkan KPK, karena takut busuknya terbongkar juga. Bagi orang waras yang mencintai Indonesia, tidak ada yang rela KPK dibubarkan, karena terlihat hanya KPK lah yang bisa memegang pedang dewi keadilan, dan pedangnya itu tidak pandang bulu, koruptor yang berbungkus pejabat/walikota/anggota dpr siapapun bakalan dibabat. Selama ini mana ada golongan golongan itu yang di sikat ? karena pedangnya cuman tajam ke bawah/ke rakyat kecil tapi kalau sudah berhadapan dengan golongan itu pasti tumpul

    Muhammad Fachri • 5 jam yang lalu
    dajjal kecil ini… -,-

    Caka • 5 jam yang lalu
    BOS !!! JUJUR LEBIH BAIK DARIPADA BOHONG DAN TIPU TIPU .

    efan • 5 jam yang lalu
    ah mulutmu bau tai sapi fahri….

    Z-Fi • 5 jam yang lalu
    TONG KOSONG NYARING BUNYINYA…

    supriyono • 5 jam yang lalu
    Maling teriak maling…!!!

    asep • 5 jam yang lalu
    prettttt…… bubar-bubar #

    pAnji idolaku • 5 jam yang lalu
    ketularan farhat..

    zn • 5 jam yang lalu
    haha betul juga

    nardi • 5 jam yang lalu
    Fahri ….tobatlah….untuk ngomong hukum kalo nggak.ngerti wong kamu dibujuki LHI dan LHI , dengan penampilan suci bersih dan santun ternyata penjahat penguras uang negara dan suka main perempuan. Saya paling nggak suka politisi yang suka komentar kebejatan wilayah orang lain. Tapi nggak mengkritisi petinggi parpolnya tsendiri yang ternyata lebih beja,lebih bobrok. lebih brengsek

    Deni • 5 jam yang lalu
    PKS pesanan dari luar, kasus nya sangat di kriminalisasi.., mari kita jangan mau di bodohi penguasa..

    Samadi • 5 jam yang lalu
    sekarang dimata gw semua partai dan pejabat ataupun aparat busuk!! tricky, licik! menjual kemiskinan untuk kekayaan diri

    Leonard • 5 jam yang lalu
    Salah satu cara memberantas korupsi adalah hukm berat, saya mau bertanya sama Fahri, setuju tidak LHI digantung kalau ternyata bersalah? Kalau setuju itu namanya anti korupsi.

    Atty • 5 jam yang lalu
    Betul klo tdk salah kata pakar hukum bang Buyung klo tdak merasa salah kenapa takut disadap !DPR yg buat undang2 sekrng DPR yg mau menghilangkan poin2 gmn ?kita rakyat kecil bingung betul kt orang2 pa fahmi jgn terlalu byk komen, mulutmu harimaumu!
    Pa Munarman tdk malu bertindak arogan ?tempareman sekali !sy berharah hany1 1 muterman yg berperilaku seperti kejadian di TV, malu lihatnya !insya Allah akan ada balasanNYA

    Nya • 5 jam yang lalu
    Fahri..Fahri Hamzah, Jadi wakil Rakyat orangnya Pintar, di komisi III tau Hukum dan Undang2 kok malah ikutan klompok pelanggar hukum Korupsi,ikut2an makan uang rakyat daging sapi,ikutaan terima suap juga…Kasihan sekali hidupmu Kasihan cita-citamu….Ironis.

    GunaGuna • 5 jam yang lalu
    DALIH-DALIH LICIK ALA FAHRI HAMZAH…………PAKE SURAT AL HUJARAT…… MENGUTIP SEPOTONG SEPOTONG……… SAMPE MENYALAHKAN SISTEM……..PADAHAL SITEM ITU DAH BAGUS CUMA MANUSIA KAYAK ELU DAN PKS LU ITU AJAH YANG GAK BENER………RUSAK…TAU KAU……???

    Arif • 5 jam yang lalu
    sebagai umat muslim saya sedih. Ayat-ayat Allah hanya digunakan untuk kepentingan politik. hanya untuk menguatkan argumentasinya. Fachri instropeksi

    Tom • 5 jam yang lalu
    satu lagi si manusia sampah pemecah belah

    Widhodho • 5 jam yang lalu
    inilah gaya bepolitik PKS yang bingung m jadi slahkan sana sini ingat rakyat itu pandai kok hahahhahahahahahaa kjasihan ya, pks yang mengatas namakan Islam tapi ternyata sarang kebusukan kasihan kamu fraki kalo gak kuat menangung beban ya mundur dari pada omong gak benar rakyat tau kok hahahah kasiahn

    satria • 5 jam yang lalu
    kasihan sama makhluk ini, dan partainya…

    Palui • 5 jam yang lalu
    he. . .he. . .he.. . .maklum . . .

    Sumito • 5 jam yang lalu
    Level manusia yang satu ini sedikit di bawah juru bicara sebuah ormas yg baru2 ini menyiramkan minuman ke seorang sosiolog. Perlaku meledak-ledak itu untuk mencari perhatian saja dan si pelaku merasa hebat dan diperhatiin, benar mereka berhasil mendapatkan perhatian, tapi bagaimana masyarakat menilai perbuatan dan ucapan mereka itu yang sama sekali tidak mereka sadari, mungkin ada masalah dengan sel2 otak mereka ini.

    Mardi • 5 jam yang lalu
    MUDAH2AN ..INFORMASI YG ADA BENER2 BISA MENJADI BUKTI..KLO PKS…PAKAI DUIT HARAM……TRUS….DI BUBARIN…..DI TAMBAH ORANG2NYA …DIHUKUM TDK BOLEH BERKECIMPUNG DI POLITIK..SUPAYA TDK BISA BIKIN PARTAI LAGI..

    Zidane • 5 jam yang lalu
    biasa lah kalo ada partai diujung tanduk! ada aja anggotanya yg mau jadi pahlawan!!! biar keliatan loyal gitu lhooo… padahal kalau cerdas, seharusnya partai yg terlibat masalah harus mengakui dan berjanji untuk memproses anggotanya yg bermasalah!!! bukan malah dibela!!! membela berarti setuju dengan korupsi!!!!

    Pilohayanga • 5 jam yang lalu
    PKS hancur oleh orang2 spt ini,jadi ganti pengurus atau PKS bubarkan saja.

    Mujito Luwuk • 5 jam yang lalu
    mengutip dari alenia diatas …Hari minggu tanggal 30 juni 2013 menurutnya akibat ketidak pastian ini memakan korban orang orang baik yang divonis karena korupsi….”KORUPSI KOK BAIK dilihat dari kacamata mana…

    Adent F • 5 jam yang lalu
    klw di kampung2 ada maling sapi… lw di senayan ada maling daging..kwakkwa

    putih • 5 jam yang lalu
    du du du du du pantes aja tebel ya ….. makanya jangan pakai lambang keadilan … berat tau …. adil harus bener2 di pegang dan di tegakkan oleh seorang pemimpin yang amanah, tidak sombong, tidak mudah emosi, bijak, pintar sekali , memiliki indra dan insting yang diluar batas manusia biasa ……, memiliki para penasehat yang setara kepandaian sang pemimpin bijak ini sehingga tidak lepas kendali dalam memutuskan keputusan yang ADIL

    Herman • 5 jam yang lalu
    Tanda2 Koruptor

    GSN • 5 jam yang lalu
    Maaf gue nga percaya lagi sama kamu PKS.. terserah kamu mau berkoar-koar, mau teriak atau meanarik simpati gue dengan cara melawan kebijakan pemerintah sekalipun, gue tetap nga percaya lagi sama kamu.. kamu megecewakan saya……

    Petruk • 5 jam yang lalu
    Sama bos GSN….

    Teriakan • 5 jam yang lalu
    Fahri smakin panik, krn belangnya smakin kelihatan terus nih

    Arya • 5 jam yang lalu
    kalau anda punya Hati Nurani dan Iman yang benar, seharusnya Anda membantu bagaimana menegakan kebenaran dan Memutus matarantai Korupsi yg sudah Menajadi Konspirasi di Negeri ini, bukan cuma KOAR2 G MUTU cari SENSASI G JELAS…!!!

    Jumadi • 5 jam yang lalu
    Saya sebenarnya gk jelas ngomong apa politisi yg satu ini, antara kalimat gk ada yg nyambung. Tapi ya sudahlah, ini mungkin salah satu upaya penyelamatan partainya yg kian terpuruk.

    Teriakan • 5 jam yang lalu
    Kmaren ngomong ga kenal fatonah, kelihatan difoto lg makan bareng ma fatonah, ketahuan boongnya, sekarang ngomong pki ayat2 ALLAh, dasar mulut sampah, ga pantas anda mgunakan atribur Islam, mulut Fakhri busuk, cm rekan kel n kolega anda aja yg ngebela itu pun krn mrk muka badak jg

    Ahmad • 5 jam yang lalu
    APA KPK MASIH DIPERCAYA? KASUS CENTURY (MENELAN LEBIH DR RP 10 T UANG BI/ NEGARA RED) YG DIGELEDAH MALAH GEDUNG BI-NYA, KOK MANATAN GUBERNUR-BI NYA ENAK DUDUK MANIS DAN KELILING INDON SEOLAH2 KEBAL HUKUM; BANGSA INI SDH KEHILANGAN NYALI PANCASILA DAN BERBANGSA SERTA JIWA KENEGARAANNYA MAKANYA SERING DITERTAWAKAN BANGSA LAIN. CONTOH SEORANG NENEK YG DIDUDK JADI TERDAKWA DALAM KASUS PENCURIAN 3 BIJI COKLAT; NENEK INI MASIH LEBIH MULYA DR PD YG DIJERAT KASUS CENTUR DAN LEBIH2 KASUS HAMBALANG SDH TDK TERDENGAR. TERLEBIH LG KOMENTATOR YG BARU BISA KIRIM KOMEN DG KOMEN YG BUKAN CERMIN BUDAYA BANGA..

    Togog • 48 menit yang lalu
    @Ahmad .. Bangsa ini sudah kehilangan nyali Pancasila dan Berbangsa, OH .. PANTES AJA PKS PARTAI YG BERBASIS AGAMA, TEGA UTK BERBUAT HAL2 YG MELANGGAR AGAMA.

    Ki Suryo Putro • 5 jam yang lalu
    haha, PKS out Pak, ni orang lg bingung : Duh, klo PKS bangkrut, cicilan panci ane gimana nih……ane juga mau oprasi plastik biar kagak miring nih mulut klo ngomong…duh, cilaka….cari duit dimane lagi nih…..

    Tanjung • 5 jam yang lalu
    semakin banyak si gendheng ini berkoar, semakin hancur citra PKS di mata masyarakat, kenapa sih anda FH gak tutup mulut saja, biarkan KPK bekerja…kita masih butuh KPK untuk membenahi negeri ini…, semakin ketahuan belang si FH, mendukung pemberantasan korupsi hanya slogan di mulut saja, hatinya mah tetap ngebelain koruptor dari partainya dia.

    The Jaguar ’78 • 5 jam yang lalu
    SOK SUCI !!!

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    kenapa sech pak Fachri ini ga mau terus terang, bahwa yang di lakukan LHI itu salah, jangan nyalah2in proses KPK menangani Korupsi. Koorperatif dong Pak Fachri, kalo ada bukti2 LHI yang belum di ketahui KPK, tolong di kasih ke KPK. Biar masyarakat ini menilai bahwa PKS itu ga macam2 dan yang negatif terus. Please donk Pak.

    Pause • 5 jam yang lalu
    saya kira ga pa pa kita protes ke KPK, Bagaimana mana kasus bank century. KPK kok terkesan tumpul. Klau sudah ada indikasi tersangkan sampai sekrang kok belum di tahan. Bagaimana kalau kayak gini… MANA KPK kerjanya, ya hrus jangan tebang pilih dong.

    Upinipinunyil • 5 jam yang lalu
    BAGI KELUARGA BERAGAMA DAN BERIMAN … KORUPSI=HARAM….

    Togog • 38 menit yang lalu
    WOW .. KALO BEGITU ORANG2 PKS BELUM BERAGAMA, DAN BELUM BERIMAN.

    Eful • 5 jam yang lalu
    PKS dah ga bagus citranya tapi saya ga habis pikir ma SBY kenapa kader PKS yang jadi menteri ga di copot jabatannya..

    Indra • 5 jam yang lalu
    KALAU MELIHAT PERNYATAAN DARI ELIT PKS INI, MEREKA CUKUP GERAH DENGAN PENYADAPAN YG DILAKUKAN OLEH KPK. PADAHAL SECARA LOGIKA PENYADAPAN OLEH KPK TERSEBUT SUDAH MENJADI FAKTA KONKRIT UNTUK MENANGKAP KORUPTOR YANG TAK BERDAYA DENGAN BUKTI PENYADAPAN.

    Rismu • 5 jam yang lalu
    apakah selain beliau semuanya adalah salah…? sebaiknya mengevaluasi diri sendiri..

    ARIE • 5 jam yang lalu
    KAMPRET INI EMANG BACOTNYA BUAT NJILATIN PANTATNYA PATANAH……. PARTE KONTOL BENER2……………..ASUU

    Rudi Hsb • 5 jam yang lalu
    Fahri.Segeralah insaf.Mulut lu yg bau segera di cuci.

    Wahyu • 5 jam yang lalu
    KPK bener kok emang bangsa ini bangsa KORUPSI dimana mana, baik dari atas sampai kebawah, liat aja mau masuk sekolah dah berapa juta harus keluarkan uang??????? dari kecil dah ditanamkan korupsi, lalu nanti mereka maunya uang mereka buat bayar masuk sekolah yg jutaan mau diganti dwngan jalan KORUPSI, inilah kultur korupsi di negara kita, JELAS bung Fahri????????

    hartomo • 5 jam yang lalu
    Fahri, tunggu waktu ya……bukti2 di internet cukup kuat …….

    Wahyu • 5 jam yang lalu
    Gak usah berkoak koak fahri, liat aja nanti , loe juga bakalan terjebak dalam KORUPSI.

    JACK82 • 5 jam yang lalu
    sebusuk-busuknya bangkai sapi lebih busuk lagi bangkai kader PKS, dan busuk lagi seperti belatung Sdr bpk Fahri Hamzah.. Dukung 100% KPK..

    Iwonk Keme • 5 jam yang lalu
    Makanya Segenap Rakyat/Masyarakat di Negeri Ini tahun 2014…Dilihat, Ditimbang..ManaSaja Caleg Busuk/Korup dari Partai Manapun Jangan Dipilih……..Dan Lihat Juga CapresNya…..4L…Loo.. Lagi..Loo Lagi ..Bosen Gueeeee…Gak Maju Maju Negeri ini

    ardi • 5 jam yang lalu
    Mudah-2an orang ini dan pimpinan-2 PKS lainnya segera dijadikan tersangka juga seperti LHI oleh KPK. Rakyat akan sangat senang bila segera mereka menusul ditahan KPK.

    Ridho • 5 jam yang lalu
    Demokrasi di DPR itu sistem politik penuh dusta, curang, menjijikan, dan jauh dari kebaikan. Mereka yang masih mencintai dan melaksanakan demokrasi di Indonesia hanyalah para penipu dan tertipu.

    mereka yang mencintai dan melaksanakan demokrasi itu adalah kalau bukan penipu, pasti orang-orang yang tertipu. Apa ada jenis manusia lain di luar penipu dan tertipu? Pilih saja di antara keduanya, Kita termasuk yang mana ? masak ngga percaya..??

    Roedy • 5 jam yang lalu
    saya lihat Fahri Hamzah mau jadi pahlawan tapi pahlawan kesiangan. stetamentnya bertolak belakang bukan membantu PKS tapi mendorong PKS ke jurang kehancuran.
    KPK tidak bodoh kalau tidak ada bukti mana berani tangkap atau sita, seperti mobil LHI akhirnya gimana sita juga kan. Fahri bilang tidak ada pertemuan antara Yudi dengan petinggi PKS nyatanya fotonya beredar. langsung Fahri bilang KPK bocorkan, saya rasa tidak, foto kan bukan difoto KPK tapi orang PKS kenapa dia tidak tanyakan sama yg foto langsung tunding KPK. saya tidak belah siapapun saya hanya lihat makin bobroknya Dewan-dewan kita. hanya HARI-HARI MODAL OMONG KOSONG alis Harimoko

    Ruslan • 5 jam yang lalu
    Gaya lhu coy…buat KPK maju trus pantang mundur.jangan denger tong kosong berbunyi nyaring

    Ronggopanambang • 5 jam yang lalu
    Kayaknya sakit Fahri Hamzah ini semakin parah aja. Statementnya selalu mengajak memusuhi KPK, merendahkan martabat Presiden dan seolah-olah dialah yang paling benar dan paling berani untuk berantem. Suatu saat bila anda terbawa dan terseret kasus korupsi, selama dibui: anda akan mendapatkan lawan yang akan memberangus mulut anda, menculek mata anda, membetot lidah anda. Ingat dan siap-siaplah!

    Muhammad • 5 jam yang lalu
    Fahri contoh caleg yang tidak patut dipilih lagi, wong sdh di DPR kok keresahannya tidak disalurkan melalui DPR tapi ngomong sana sini, saya termasuk orang yang setuju penyadapan karena sdh jelas direkam saja masih berkelit apalagi tidak ada rekaman

    NO BODY • 5 jam yang lalu
    Fahri hamzah dan PKS…tidak patut untuk didengar ocehannya….Bau Busuk semuanya

    Endi • 5 jam yang lalu
    Korupsi itu menyengsarakan dan menzalimi banyak orang… Bagaimanapun bentuknya. Belajarlah INTROSPEKSI dan MULAI DARI DIRI SENDIRI, mungkin jauh lebih arif dari pada menyalahkan hal-hal lain yang tidak esensi.

    Nurlaila • 5 jam yang lalu
    aduuhhh pak fahri….mending anda minta maaf atas nama partai anda ke bangsa ini,agar masyarakat dapat mengerti bahwa kesalahan yang sudah ada bisa di terima dan di maafkan oleh kami bangsa ini….dan mungkin saja kalau anda mengakui kesalahan partai anda dan meminta maaf,maka kemungkinan partai anda bangkit lagi dan mendapatkan kepercayaan dari khalayak lagi…..hmmmmmmmmmmm………..kalau mereka msih percaya lagi sihhhhh………….:)

    Rudi Hsb • 5 jam yang lalu
    Kenapa si fahri yg otaknya miring ini dipelihara terus oleh pks

    Cerewet • 5 jam yang lalu
    Statistik 294 orang …290 udah nggak percaya ama Fachry…4 minta kasus century…yang mendukung pak fachry = 0…… ;)

    Santoso Budi Rahardjo • 5 jam yang lalu
    Kalau KPK nurutin apa mau lo, gak beres2 nih masalah Korupsi, udah lo Fahri jangan banyak omong, masih aja ngelak loh………

    Wong Gendeng • 5 jam yang lalu
    PKS : Pelaku Korupsi Sebenarnya

    Plannerdpk • 5 jam yang lalu
    FAHRI,,,,ELO PAKE AYAT AL-QUR’AN DI DPR,GAK MALUKAH DENGAN APA YANG MENIMPA PKS SKRG INI,,,??? UNTUK KPK LANJUTKAN PENYADAPAN,,,JANGAN TAKUT, bagi anggota DPR yang gak setuju penyadapan berarti dia ” CALON KORUPTOR “

    Iman • 5 jam yang lalu
    bang fahri banyak bacooottt,….emang kita-kita simpati pada dia….naudzubillah…PKS = PSK. Masalah BBM aja jd menu utama buat dia eh ketika presiden PSK nya kena masalah dia trus bela kayakknya dia juga kecipratan PSK kali….

    pak wiro • 5 jam yang lalu
    omongan fahri kayak orang PKS bersih, padahal ustad semua..tapi maling semua…munafik smua..

    angger • 5 jam yang lalu
    calon penghuni neraka bareng bintang2 bokep luuuuu…. *pppffftttttt :D

    Ben10 • 5 jam yang lalu
    manah ada maling yang jujur

    Konsultan • 5 jam yang lalu
    Bhahahaha….mana ada ‘orang baik’ yang korupsi ????????????????????????????

    Christian • 5 jam yang lalu
    ini orang sdh setres,,,gak cape dia nyerang KPK,,,mudah2han dia jd salah satu tersangka.

    Yutho • 5 jam yang lalu
    Fachri, coba buatkan konsep Cara Pemberantasan Korupsi yang benar, daripada
    komentar melulu yang gak ada juntrungannya. Jadi kita semua tahu sampai seberapa
    jauh kualitas isi kepalamu sebenarmya, sebab selama ini kami tahunya kamu cuma
    mahluk bodoh yang berlagak pintar.

    Togog • 1 jam 15 menit lalu
    KAGAK BISA BANG SURUH BUAT KONSEP YG BEGITUAN, KALO KONSEP UTK MELINDUNGI TEMEN SIH .. OK-OK AJA.

    Giyanto • 5 jam yang lalu
    Hadeewwww goblok banget Fahri..mana ada???orang korupsi biasanya ngaku orang baik-baik nyuk!!!! congormu kuwi nek komentar ojo asal mbacot kri!!!bau bangkai mulutmu itu,,,

    Rudi Hsb • 5 jam yang lalu
    Pks juga jgn munafik.Hrs berani minta maaf.Juga hrs mengutuk LHI jika nnt terbukti bersalah

    Ferry Nurdin • 5 jam yang lalu
    ruhut sitompul tempramental>>>terkadang bahasa dan pendapatnya ada benarnya……………..klau fahri dr partai USTAD ngomongnya g jelas kaya IDIOT….wkwkkwkwkw

    Haji Didi • 5 jam yang lalu
    ckckckck..si bibir monyong ngomong bercelepotan selalu…inilah contoh antek2 PSK,,,

    Sugi • 5 jam yang lalu
    mata lo sowek fahri….ngaca dong ngaca..

    Downline Ptc • 5 jam yang lalu
    ORANG MENTAL KW3 GINI KOK BISA JADI DPR YA ???

    iwan • 4 jam yang lalu
    saya bukan org PKS, tapi saya banyak kenal temen-temen dari PKS terutama yg di level paling bawah (akar rumputnya) saya berani jamin mereka adalah hampir dipastikan orang-orang baik, baik dilihat dari segi ketaatan beragama dan tingkah laku, tapi sayang dan sangaaat disayangkan, para pemimpin atasnya bener2 mengecewakan, dan menjijikkan, politikus setingkat FAHRI dengan gaya ngomong yg seperti itu , nerocos, emosional, menyalahkan kanan kiri, blom lagi gaya anis matta yg gak jauh beda, sungguh-sungguh kasian para anggota pks yg tingkat bawah jadi kena getahnya, atau sengaja ya dua org ini menghancurkan PKS? Ya Allah, sadarkanlah mereka atau campakkan mereka dari PKS sekalian, .

    Togog • 37 menit yang lalu
    ORANG2 LEVEL BAWAH DAN AKAR RUMPUT, OTAKNYA JUGA UDAH DICUCI KALO MASUK PARTAI PKS BRO ..

    Muhammad Sudarman • 4 jam yang lalu
    Ayo KPK…apa si fahri itu benar benar bersih..?????? jangan jangan ada juga yang disembunyiin sampe ga mau disadap….Biasalah orang orang yang terlibat tapi belum terbongkar pasti merasa was was dan berusaha membela teman temannya….Sebgai masyarakat wajib curiga ke org org PKS………..Bahaya bila keterusan membohongi umat…

    As Me • 4 jam yang lalu
    sorry klo gue gak sejalan sma komen2 kalian dsini. gue mah jg setengah gak percaya lagi sma KPK. kasus BLBI yg ratusan triliun itu nggak diusut KPK, wisma atlet jg gak ada yg dijadiin tersangka, kasus gratifikasi Ibas jg nggak diusut KPK..dan masih ada lg kasus2 lainnya. KPK trkesan memilih2 kasus. jadi ya????

    orang biasa • 4 jam yang lalu
    tidak korupsi terdengar lebih indah dari pada 1000 kata2 elu

    Tri • 4 jam yang lalu
    coba klo teman”mu ga kebongkar korupsinya lo pasti anteng ga koment macem”.

    Bantex • 4 jam yang lalu
    KALO NGOMONG KAYA ORANG PALING BENER AJA LOE FAHRI DASAR MULUT KAYA PANTAT PANCI………….INI PASTI ORANG DARI PARTAI KELAMIN SEJAHTERA……NGAKU NYA PARTAI BERLANDASAN ISLAM, TAPI KELAKUAN NYA KAYA SETAN

    Ulya • 2 jam 8 menit lalu
    fahri itu dari Partai Kawin Sunnah

    Abe • 4 jam yang lalu
    Makin banyak ngoceh, makin banyak smpatisan yang bakal kabur. Akui saja kesalahan ente dan konco-konco ente, bro , gak usah banyak berkelit. Kalau ente jenlemen, masyarakat malah salut.

    Budi • 4 jam yang lalu
    saya rasa anda sebagai orang yang paham akan culture hukum serta perilaku orang indonesia tahu donk mana yang benar dan mana yang salah.Malu sebagai orang yang dianggap paling tahu soal hukum tapi nyatanya ga paham hukum jadi wajar kalo omongan saya membuat kamu bingung karena omongan kamu sendiri juga membuat saya bingung sebenarnya kamu itu siapa koq ngomongnya ga pernah jelas,,,

    Andrea • 4 jam yang lalu
    Orang Munafik ga usah dibahas..bro

    Dian Putra • 4 jam yang lalu
    bang fahri.. mau tenar kayak arya wiguna.. biar bisa punya album yutube…

    belalang • 4 jam yang lalu
    Menurutnya FACHRI akibat dari ketidakpastian ini memakan korban orang-orang baik yang turut divonis karena korupsi. >>>>>>>PKS ORG2 BAIK YAH BANG,, KWKWKWKWKWKWK

    Hendy • 4 jam yang lalu
    kalo g salah dan bersih kenapa harus takut dengan sadap,

    norshy • 4 jam yang lalu
    Picik…picik….picik…..besar mulut dan………..MUNAFIK BERAT

    Sas • 4 jam yang lalu
    hha….lucu ya..maksudte orang baik2 itu siapa ya yg jadi korban?? temen ente?? wkwkwk…tapi ada benernye juga..buktinya ada yg sudah jadi tersangka gak ditahan juga, ada yg di vonis tapi ringan. Memang benar korupsi di indonesia itu sudah sistem.caranya ya dengan pembuktian terbaliklah.

    zulrista • 4 jam yang lalu
    Pernyataan anda juga yang buat binggung rakyat indonesia, anda sebagai anggota D(H)ewan yang terhormat sebenarnya membela kepentingan rakyat atau kepentingan ketua partai anda ?

    Wisnu • 4 jam yang lalu
    Kalo suruh milih KPK atau PKS yang harus di bubarkan… saya milih PKS’… rakyat sudah cerdas’ siapa yang benar2 berjuang untuk Rakyat dan Negara….

    Memed • 4 jam yang lalu
    Jangan Menutupi “KEBOBROKAN” Dengan Pandai BersiLat Lidah.!!! Justru KaLangan DPR Sebagai Pembuat UU Menerbitkan UU Anti Korupsi Sangsinya TerLaLu Ringan. Mau Cari Sensasi kok yg Lain di Salahkan ??? Kasihan de Lu menghadapi 2014 Kalang Kabut Cari Dana u/ Partainya Kebingungan.!!!

    Widayat • 4 jam yang lalu
    Emmmmmmmmmmmmmmmmber.

    Ridwan • 4 jam yang lalu
    mklum z partai nya c fachri lg gonjang – ganjing jd nyari kambing hitam tanpa mw menrima kesalahan…..pesan saya jgn bawa2 nama suatu agama sebagai topeng untuk menutupi kbejatan partai dan golongan, nanti agama tersebut yg akan dirugikan.

    Adi • 4 jam yang lalu
    Uda lah Pak….yg uda pada tau aja santai…kayak gag kebagian aja..

    Raymond Valentino • 4 jam yang lalu
    yahhh…dia lagi ..bozaannnnn ahhhh..!!!

    Tri • 4 jam yang lalu
    Omongan Fahmi itu keterlaluan. Saya lebih percaya KPK daripada PKS. Gimana suruh percaya kalau kortupsinya tidak hanya uang tetapi juga moral rusak. Melibatkan banyak orang perempuan yang dibagi2bagi hasil korupsi. Kalau yang dari Demokrat kan hanya seorang saja yang terlibat. Tidak ada bagi2 duit ke perempuan. Dan kalau sudah diberi duit atau diberi barang2; apalagi kalau akhirnya ke hubungan seks. Omong kosong kalau tidak. Tidak ada pemberian yang gratis. Kenapa tidak dibagi ke orang2 yang berhak, seperti yatim piatu, duafa, dsbnya.

    ACI • 4 jam yang lalu
    kalo partainya kena ngomong gitu……….kalo partai orang lain senyum2…..payah politisi…kayak gini………nanti aja mas dibenahi after 2014 stelah yang kotor pada ga ada…..maju KPK………..

    Toni • 4 jam yang lalu
    Anggota DPR tugasnya buat UUD sesuai bidangnya terus diajukan ke presiden.. kl UUD nya salah dibilangnya pemerintah.. udahlah fahri ga usah berkoar2.. makin koar makin tampak kesalahannya.. kl ENTE Benar ga usah nangis begitu.. cari simpati di toko ponsel aja jgn di ruang public..

    He • 4 jam yang lalu
    sampaahhh

    Zamil • 4 jam yang lalu
    mestinya KPK dikasih waktu dulu sampai final..biarkan KPK bekerja dgn tenang,,agar hasilnya maksimal,kalo pkerjaan blm selesai,terus digonjang ganjing bgitu,,yaa,gmn nanti hasinya,,gk akan sempurna,,

    Komak • 4 jam yang lalu
    Fahri hamzah itu dari masih skolah dulu gak mutu klu ngomong, orgnya congkak dan sok alim.

    Syaiful anwar • 4 jam yang lalu
    UDAH KETANGKAP , MASIH JUGA MENGELAK , MAU JADI APA NEGARA INI KALO KAGAK ADA KPK???

    Ahmad • 4 jam yang lalu
    Biasanya yang rame itu karena takut boroknya ketahuan. Dia bersama Bambang Soesatyo kan ribut masalah century. Nah sekarang pada terindikasi dapat cipratan dana haram. Bambang terindikasi dapat bagian dari Simulator Sim. Siapa tahu orang ini juga dapat cipratan. Dah lah ..emang kita sebenarnya dah tahu gimana sepak terjang anggota DPR. Banyak maling teriak maling….

    Sukses jadi kere • 4 jam yang lalu
    Mulut fahri gak jauh beda dng mulut jamban.

    Andre • 4 jam yang lalu
    justru orang2 PKS macam fahri hamzah itu yg stress gak tahu malu, maling teriak maling

    Rafdi • 4 jam yang lalu
    jangan berkedok agama ,agama ko jadikan untuk ngumpet,ustad ustik kalian pemain korupsi,cari uang yg halal aja lo,pengen kaya pengen kesohor ,pengen dibilang hebat,mau lu bawa duit korupsi kemana,paling paling keselangkangan,bau tau,partai lu yg korupsi, kpk itu benar hidup kpk.

    Rudy Tandiono • 4 jam yang lalu
    Fondasi nya sudah benar… karena semua penduduk berpotensi untuk menjadi KORUPTOR.
    tapi yg paling besar potensinya & yg menyebabkan kerusakan paling besar adalah PEJABAT.

    Karyasiswa Ristek • 4 jam yang lalu
    Fahri buset dah gue ga pikirin tuh orang

    Rafdi • 4 jam yang lalu
    tidak pas itu dibilang partai islam,hahahahahahhahastttttt

    Putra • 4 jam yang lalu
    Fahri ingin menggiring masyarakat agar membenci KPK

    haris • 4 jam yang lalu
    Kenapa ada penyadapan karena koruptor itu biasa ngeles, udah nyata2 ada saksi aja masih bohong, pura2 bego.

    Zamil • 4 jam yang lalu
    ”Kalau mau membela diri,,mestinya jangan sikut sana sikut sini,,pukul atas tendang bawah,mencari-cari kesalahan/kelemahan lawan,bahkan dibuat buatlah kesalahan lawan,,kalau emang merasa benar..jgn pake cara bgtu,,TEGAR saja,,

    agus • 4 jam yang lalu
    Maksud Fahri itu dia baru percaya dgn KPK jika Lutfi dan Fatonah serta anis mata dihukum mati..tp sebelum dihukum mati dipermalukan dahulu, serta dimiskinkan..

    abdul • 4 jam yang lalu
    gini az fahri…..you bikin semacam proposal utk ditawarkan kepada khalayak, ayo jangan cum mbacok,,,,krn mungkin atau kolega anda menikmati keboborkan borokrasi, shg korupsi itu ada dan anda jg menikmati,,,,,,,,giliran ketangkap…baru mbacot! apa itu?

    Tommy Tri Kurnia • 4 jam yang lalu
    Kalau memang penyadapan bisa mengungkapkan kebenaran kenapa tidak????…
    toh juga pengaturan regulasi mengenai penyadapan itu boleh atau tidak manusia yang buat, so, jadi semua berlandaskan KEPENTINGAN! kalo yang TERLIBAT KORUPSI pasti TAKUT akan tindakan penyadapan. kalau tidak terlibat kenapa takut FAHRI HAMZAH?????????????????????..

    Hery • 4 jam yang lalu
    Bung Fahri anda harus istifar dan insaf..jangan buat alibi dan opini..apaantu foto bubg fahri dengan ahmad fatonah juga ada…..jadi diduga maling teriak maling……..atau masyarakat rebuplik mimpi juga mau buat partai baru juga …..Partai Kandang Sapi ( PKS iituuu loe…….)

    barokah sumber makmur • 4 jam yang lalu
    Emang kerjanya orang DPR itu khan harus banyak ngomong dan harus yakin bahwa pendapatnya itu adalah paling benar dan jalan keluar bagi kebuntuan masalah…. biar kelihatan smart dan berharap dapat dipilih kembali…. , padahal……. auw ahh gelap…..

    Pengguna Yahoo! • 4 jam yang lalu
    bentar lagi bagian si Fahry di Geledah KPK, ente hrs sadar di bayar rakyat. ente kayaknya panik banget, biarin aja tuh LHI kena getahnya…. atau ente merasa hutang jasa sama LHI/Fatonah yah…. waduh nih kelakuan partai dakwah ko gak mendakwahi kita…. PREMAN

    andi • 4 jam yang lalu
    KPK terus di lemahkan…ayat-ayat al-quran di gunakan utk pembenaran korupsi…manusia edan

    asril • 4 jam yang lalu
    entah GOBLOK apa Bodoh itu si Fahri…!! sistem sebagus apapun kalau orangnya Belangsak ya ngga akan pernah hilang korupsinya. korupsi itu setan, kalau setan mau diakalin kayak apapun ya ngga bisa. kecuali hukuman Mati kalau memang benar2 terbukti korupsi. itupun ngga akan hilang, paling berkurang. kalau si Fahri PKS itu cuma asal ngomong aja supaya masyarakat IBA…….

    Tommy Tri Kurnia • 4 jam yang lalu
    judul yang tepat untuk berita ini adalah FAHRI HAMZAH KEBAKARAN JENGGOT

    Ikhsan prima yoga • 4 jam yang lalu
    PKS ( Partai Kontol Sapi )

    Sagari • 4 jam yang lalu
    Ada anggota PKS yang teriak-teriak kayak orang stress, kayak orang gila.

    Rusdin • 4 jam yang lalu
    Bung Fahri Hamzah yang terhormat, pemikiran anda sangat berbahaya sebagai seorang pejabat negara. Penyebab utama korupsi adalah individu atau kelompok yang MORALNYA RENDAH, didukung oleh sistem negara yg kurang baik. Jadi anda jangan salahkan aparat penegak hukum semata, melainkan harusa ada kesadaran pejabat negara utk tidak melakukan korupsi juga harus ditingkatkan

    yudhi • 4 jam yang lalu
    ngomong ga dipiir dulu,,,,, weleh2,,, fahri..fahri….

    kurniawan • 4 jam yang lalu
    dasar sapi busuk ini..koar2 ga jelas tiap hr..politikus sampah ini..prettt

    Reni Adi • 4 jam yang lalu
    Jangan2 Fahri Hamzah korupsi juga, makanya takut kl di sadap. Kl ga aneh2 pasti ga bakal takut, kl ngerasa prifasi diusik ya jangan jd anggota DPR donk. anggota DPR loh banyak banyak yg korupsi. Jangan merasa DPR yg menggaji KPK, gaji mereka jg dr pajak yg rakyat bajar. Sistem birokrasi yg buruk katamu, Kamu loh di anggota DPR berarti kamu ga becus kerja.

    Teguh Bella • 4 jam yang lalu
    pARTAI mESUM, otak ngeres,,,,

    Bob • 4 jam yang lalu
    “Fahri menilai masalah korupsi di Indonesia bukanlah kejahatan orang per orang, melainkan lebih dikarenakan sistem yang buruk. Baik sistem birokrasi, sistem pemberantasan korupsi, maupun definisi tentang korupsi itu sendiri.”

    Sebaik apa pun sistemnya kalau mental orangnya bobrok ya tetap saja cari celah untuk korupsi. Tapi kalau sistemnya mungkin sederhana tapi kalau mentalnya bagus ya tidak akan korupsi, dan mungkin justru proaktif membenahi sitem agar menjadi lebih baik.

    Klutuk • 4 jam yang lalu
    Beruntung KPK segera menangkap orang PKS yang korupsi…. yang katanya Partai bersih dan agamis ternyata busuk juga. kalau PKS sampai menang 2014 negara akan dipimpin oleh para munafi-munafik.

    Bulu Ketek • 4 jam yang lalu
    KALAU FAHRI BILANG KPK EUPHORIA…………….. MAKA KAMI BILANG KORUPTOR DI INDONESIA TERLALU SUKA RIA …………..BIKIN RAKYAT JADI MALARIA

    Intan • 4 jam yang lalu
    kebakaran jengot fahri…!!! sutan batugana ke 2…wkwkwkwkwk

    Iwan • 4 jam yang lalu
    Banyak orang tidak rasionalis ya .. mnkin partai lain juga korupsi. tapi partai nya kan bukan partai yang berdasarkan agama, kalau orang yg tau aturan agama bertindak korupsi bagaimana anggota partainya yg ilmu agamanya.. mnkin kurang lebih aja . makanya kalau bela sesuatu jgn asal bu.. ya pakai logika… dikit aja biar semua terang..

    Pak De Win • 4 jam yang lalu
    Wduuh pak Fahri Hamsah kurang waspada, sebuah partai kalau nampak mapan dan besar teratur, pasti disusupi oleh oknum2 yang mencari keuntungan pribadi. Dulu waktu memilih presiden PKS, apa tidak dilihat track records dari calon2nya. Bayangkan, jaman sekarang, seseorang punya dua isteri dengan 17 anak, pasti pusing tujuh keliling dan mencari makan akan nabrak sana-sini. Budaya banyak anak dan banyak isteri tak perlu dikembang-biakan di PKS, kasihan anak-anak muda yang menjadi simpatisannya. Jangan menyalahkan orang lain, salahkan diri sendiri, baru membuat pernyataan. KPK isinya orang-orang pinter lho, mereka juga tidak akan sembarangan mengambil langkah.

    jnik • 4 jam yang lalu
    fuckri and pks = najis mugolazoh

    Eko • 4 jam yang lalu
    Sdh Lah hei org pks. Jangan kebanyakan ngomong. BErantas dulu org2 bangsat dipartaimu baru boleh ngmg. Kmu aja ngmg gak pakai mikir, mungkin mikir pakai SILIT

    Andreas • 4 jam yang lalu
    Bukanya memperbaiki citra partainya malah memperburuk…..maling tertangkap nyalahin aparat….memalukan.

    Achmad • 4 jam yang lalu
    Ngeles terus……… dulu katanya gak kenal dengan yang namanya Ahmad Fatanah, eh baru2 ini bilang alasannya kenal sama Fatanah karena teman Presiden PKS LHI, sekarang ngomong lagi masalah Pemberantasan korupsi di Indonesia hanya euforia ngemeng aja ente sama ember ha…ha…ha…

    Muhamad Yusuf • 4 jam yang lalu
    PKS = Partai Kontol Sejahtera
    wkwkwkwkwkwkwk
    sama kaya si fachri bagian dr Kontol Sejahtera.
    yang sejahtera cuma kontol nya doang
    wkwkwkwkwkwkwk

    Sij • 4 jam yang lalu
    Katanx PKS kok ga tau etika ngomong kayak anak2 ketingalan ibukx d pasar……?

    Hikmah • 4 jam yang lalu
    Dasar si busuk Fahri, mau membelokkan hukum, biar PKS bebas dari tuduhan korupsi, Kalau memang tdk korupsi ente pasti tenang2 saja, berhub dapat bagian dari daging sapi ya teriak2 biar tdk ketahuan, dasar maling teriak maling.

    Diyan • 4 jam yang lalu
    Hallooo BOZZ Fahri…khan ente didalam sistem skr nah buktiin dong omongan lo yg hebat itu jangan omdo alias omong doang..
    Kalau memang bersih mah santai aja ngadepinnya…biasanya yg bermasalah yg koar2 nutup-nutupin khawatir kena ciduk

    Mr. X • 4 jam yang lalu
    Si Mulut Besar Bau…Siap siaplah bentar lagi kebobrokan andapun akan segera terkuak oleh KPK….dan siap siaplah lebaran Nanti Kau Pake Baju orange KPK dengan tulisan TAHANAN KPK,,,,

    ade • 4 jam yang lalu
    dasar kalo moral udah bejad, tetap hasilnya bejad, jangan terlalu banyak retorika

    Nikmatus • 4 jam yang lalu
    Heh…pernyataan yang cari -cari pembenaran …MEMUAKKAN ! Belajar berpikir dan memandang agak luas jangan sebatas partai. golongan dan kolega, lihat kondisi rakyat ini ! jangan pilih politisi busuk ! RAKYAT BENCI KORUPSI ! gak usahlah pakai dalil – dalil ghibah., menggelikan.

    Ert • 4 jam yang lalu
    gak ada yg bakal percaya lambemu busuuuukkk mu kang, ..JANGAN-JANGAN NIH ORANG JUGA “KECIPRATAN SELANGKANGAN”

    abrar • 4 jam yang lalu
    gw sih paling benci liat manusia yg menggunakan agama & simbol agama untuk mencari keuntungan pribadi & kelompok…karena gaya seperti ini sangat jahat & sangat munafikkk….astagfirullah…….mau dibawa kemana nih negara kita kalo orang2 seperti ini jadi pemimpin….cekcekcek :(

    DEMOKRAT SEJATI • 4 jam yang lalu
    MUDAH2AN ADA YANG BUKA KARTU ENTE BIAR NGGAK BEKOAR MELULU DI MEDIA

    subana • 4 jam yang lalu
    “Fahri menilai masalah korupsi di Indonesia bukanlah kejahatan orang per orang”… bapak BENAR deh,,,,karena sudah tidak SATU orang yang dari partai bapak yang korupsi..
    ini berarti SATU PARTAI YA PAK??… HEBAT YA PAAAK!!!

    ade • 4 jam yang lalu
    kalo dipilih bubarin PKS atau KPK, saya pasti pilih bubarin PKS,

    Pindang • 4 jam yang lalu
    FAHRI HAMZAH si Banyak BACOOT loe, sok kgak kenal Fathanah public sdh tahu sandiwara eloe..ntr kulat loe, dasaaarr…naseb aja jdi DPR 2014 jgn di pilih lgi DPR byk bacoot ky gini…

    yunia • 4 jam yang lalu
    lah kan partai loe jg parah bgt korupsinya pak fahri yg terhormat.. pake berlinding di balik agama pula

    Pindang • 4 jam yang lalu
    FAHRI HAMZAH si BACOOT COMELL..dulu eloe dari jalanan skrg lupaa mau singkirkan KPK mendingan eloe mas Broo…

    Pindang • 4 jam yang lalu
    FAHRI HAMZAH si BACOOT COMELL

    Pindang • 4 jam yang lalu
    FAHRI HAMZAH maliingg teriaaak maliinggg….

    Pindang • 3 jam yang lalu
    FAHRI HAMZAH lgi stress bagian dari Fathan blom di kasih full wkwkwkw…

    tikus gots • 3 jam yang lalu
    layaknya orang yg gak bisa berenang dan akan tenggelam…dia akan meraih apa aja untuk dipegang…..sama seperti bapak satu ini…merasa pemilu tahun depan bakal KO…jadi dia mencoba berbagai cara supaya tidak tenggelam oleh buruknya kelakuan kader PKS..hehehe

    ebielyours • 3 jam yang lalu
    Jangan Panik Pak Fahri, kalau ga ada salah bapak tenang-tenang aja, tapi kalau ada kesalahan yg bapak disembuyikan………siap-siap aja nanti jg kebagian….!!

    bakule sayuran • 3 jam yang lalu
    trus buat apa loe jd anggota dewan kl malah ngomong ketidakpuasan kinerja dewan tp loe makan jg gajinya?

    I Made Pasek • 3 jam yang lalu
    TUNGGU BERIKUTNYA KPK PASTI AKAN SIKAT LAGI ORANG PKS

    Pindang • 3 jam yang lalu
    FAHRI HAMZAH nantiii belangnya akan terbukaa..masa setiap ngomong kyk preman ini seorga DPR yg naseb aja terpilih..

    Jati • 3 jam yang lalu
    Terus Terang tidak mengerti ngomong apa? mau nya apa, trus kongkritnya apa? kebingungan saja petingginya terseret kasus korupsi.!

    Pindang • 3 jam yang lalu
    FAHRI HAMZAH lagii boseen gk ada yg laen apa dri PKS korupsinya

    Paulus • 3 jam yang lalu
    Emang Loe olang udah kacih apa buat negli ini haa..yaaa,,Dasal Loe Ente Olang BaaahhLul

    Pindang • 3 jam yang lalu
    FAHRI HAMZAH gk kenal sma Fathanh??? waiitt??? kmareren kbtulan aja semeja breakfast nyaa..hahahaa

    Pindang • 3 jam yang lalu
    FAHRI HAMZAH si PEMBOHONG gk kenal Fathanah???

    Sapi • 3 jam yang lalu
    Selama ini apa yg telah diperbuat DPR khususnya si mulut dower fahkri untuk rakyat dak ada sama sekali,mereka hanya banyak bacot mencari kesalahan lembaga lain tp DPR sdri mandul, makan gaji buta malah mencuri duit kita kalaukpk jelas banyak maling yg sdh ditangkep

    Kusaeri • 3 jam yang lalu
    FAHRI….YG TIDAK TERHORMAT ….KALOU BICARA UCAPKANLAH PEMBICARAAN ANDA ITU DENGAN SANTUN …WALAU MENGKRITIK,….JADI ANDA AKAN TERHORMAT……..

    Pindang • 3 jam yang lalu
    FAHRI HAMZAH si PEMBOHONG

    Denok • 3 jam yang lalu
    MAU ALASANNYA APA PARTAI LO, ALIAS PKS ADALAH KORUPTOR………JANGAN SOK BERSIH DAN AGAMAIS DEH……..KORUPTOR YAH KORUPTOR !!!!!

    aroom • 3 jam yang lalu
    kalo memang orangnya ga mau korupsi, mau sistem nya lemah juga ga akan korupsi pak…

    Lakilaki • 3 jam yang lalu
    HA HAHAA si fh, men-generalisasi semua orang…., emang dah keliatan mentalnya, mental koplo.
    begitu sohibnya kena kasus korupsi, trus menganggap semua org korupsi…
    FH mental tempe, tempe saja tempe bongkrek dan busuk……
    FH ngomong bak sampah yg tak berguna bagi kehidupan….
    FH ngomong tak memberikan efek positif bagi masyarakat….
    no way and goodbye P.E.E.K.A.A.A.A.E.SSSS

    Yahdi_reksa • 3 jam yang lalu
    Aturan sudah terlalu banyak, yang ada, adalaha koruptor yang sering mengakali aturan yang sudah dibuat. jadi ini karena mental pejabat dan politikus yang rakus.

    Grenggongngeng • 3 jam yang lalu
    cara menilai pohon yg baik yaitu dari buahnya. PKS buah mu terlalu asaaaammm, tanpa kau banyak bacot, kita sudah tau apa isi otakmu.

    Yao Woc • 3 jam yang lalu
    Hidup PKS, hidup sapi!!!

    Jangan mengajak elemen bangsa untuk mem-mindset ulang sistem negara ini karena kami bukan sapi yang bisa disetir semaumu, Fahri

    Ramlan • 3 jam yang lalu
    kalau orang tak tahu hukum agama korupsi tak begitu masalah tapi kini arang yang dianggap suci, ustad pula, macammana lagi negara ini…kita dukung KPK untuk memberantas korupsi di negara ini

    Go Hate KD • 3 jam yang lalu
    pengen liat Fahri Hamzah jadi ketua KPK…setujuuu???!!!

    Dapen • 3 jam yang lalu
    mau percaya omongannya fahri yang mulut besar dan perutnya yg buncit itu !!!!!!

    None • 3 jam yang lalu
    Fahri mulai sakit jiwa … makin dekat ke penjara

    Mahfud Eff • 3 jam yang lalu
    Dengan tidak mengurangi rasa cinta dan dukungannya terhadap KPK mungkin apa yang diungkapkan Fahri Hamzah ada sedikit mendekati kebenaran, cuma semangat dan komitmen KPK dalam meberantas korupsi jelas sangat beda dengan lembaga hukum sebelumnya karena sepak terjang KPK sangat jelas tanpa pandang bulu namun sayang sekali kalau sampai saat ini KPK lebih terkesan hanya mampu menagkap dan mengungkap pelaku korupsi tapi sangsi hukumnya masih sangat mengecewakan jauh dari efek jera maka dari itu sering kita lihat para terpidana tindak korupsi justru tampak layaknya artis bahkan seperti pahlawan menebar senyum kesana kemari sebab sudah bisa menggambarkan berapa untungnya dari hasil korupsi setelah dikurangi biaya-biaya untuk membayar keringanan hukumannya

    ari • 3 jam yang lalu
    Kalau soal hukuman kan itu urusannya aparat di pengadilan tipikor bro, KPK cuma sampai mengantar tersangka korupsi ke kursi pesakitan

    Mahfud Eff • 2 jam 20 menit lalu
    Betul Mas Ari jadi kesannya hasil keja keras KPK seperti sia-sia atau disia-siakan oleh pengadilam tipikor sehingga rakyat menilai bahwa pemberantasan korupsi sekarang masih sebatas menangkap dan mengungkap belum diikuti sangsi yang efektif membikin afek jera

    Tom • 3 jam yang lalu
    ngomong apa juga luh PAHRI gk ngaruh RAKYAT dah gk Suka ama ente, kawanan Penyamun bicara seakan2 benar, bawa2 dalil lagi, kami muaaaaaaak sama orang munafik. semoga saja Allah melaknat tikus2 yang menyengsarakan Rakyat,….gak tahu maluuuuuu ente

    hery • 3 jam yang lalu
    lebayyy………cas….cis…..cus…..crot………

    Ali’ul • 3 jam yang lalu
    ya bgini nie,,,,,, klo urang laen salh teriak2 spe ke ujung2…… tuhan pula dibawa2 sampe pukul2 meja pula/////// klo temen ato angotany sndiri udah ketauan bsuk nya dilindugi bilangnya tiiiiittttttttttttttt

    no name • 3 jam yang lalu
    pak fahri, TAKUT DISADAP YA????wkwkkwk kenapa???gara2 hasil sadapan udah ga bisa ngeles lagi ya hahahhah, buat gw si sebenernya ga menekankan PKS ya pak..maap2 kate ni, LHI korupsi gt loh, yg nyambung2in kan ente..korup ko nyalahin sistim ya lebih ke manusianya lah..klo emang LHI bersih mau sisitimnya eror juga ga bakal korup..

    ari • 3 jam yang lalu
    Manusia yang baik memperbaiki dan menutupi kelemahan sistem yang buruk, manusia yang buruk mengakali dan mencari lubang2 pada sistem yang baik

    Yusuf • 3 jam yang lalu
    Tdk usah bicara kalau lagi marah, lebih baik mengukur diri, sudah berbuat apa saya, sdh baikkah atau sama dengan yg lainnya?

    pengamat DPRRI • 3 jam yang lalu
    wah yang begini ini..maling teriak maling

    Dunia • 3 jam yang lalu
    Kau jangan sok bersih hei Fahri. Partai kau PKS sama busuknya dg partai lain. Jangan menyalahkan sistim. Sistim akan bersih dengan sendirinya jika kau bersih.Apa yg dikatakan KPK bahwa negeri ini berkultur korupsi, memang benar dan tidak salah dan itu adalah akibat dari perbuatan anda sendiri sebagai pejabat yang semua rakyat sudah tahu bahwa semua pejabat negeri ini tidak ada yg bersih alias koruptor, hanya karena tidak tahu saja, maka anda dan pejabat lain, masih aman2 tinggal dinegeri ini sambil menikmati uang haram yg kelak anda pertanggung jawabkan diakhirat. Bukti anda tidak bersih adalah anda berkomentar dimana2 dimana itu adalah bagian dari pembelaan anda sendiri. Coba anda diam saja mungkin anda tidak akan disorot. Nikmatilah sendiri kekayaan itu secara diam2!

    Katemun • 3 jam yang lalu
    fahri hamzah klo lo tdk ikut terlibat masalah korupsi daging sapi ga usah kebakaran jenggot tp klo lo merasakan makan baksonya tentu ikut merasakan daging sapi, trus jgn bikin sensasi publik smua udah tau ga usah kamu gurui lihat instropeksi sendiri di partai anda bung trus jgn mendalil alqur’an ga pas tempatnya akui secara jentelmen seperti yudi itu jentel dibuka semua e e e malah fahri kobong buntute. koyo anak TK atau PAUD aja lo

    amirudin • 3 jam yang lalu
    tinggal nunggu giliran si fahri nih jadi pesakitan.

    Katemun • 3 jam yang lalu
    fahri kamu dulu jadi DPR lewat Dapil mana sih kok bisa-bisanya lolos gtu lo yg pilih lo itu orgnya apa dah mabuk semua ya

    Agus • 3 jam yang lalu
    fahri hari ini ngomong nga KENAL sama AHMAD FATTANAH,tapi begitu PHOTO MESRAnya MAKAN BARENG DENGAN AHMAD FATTANAH beredar !!!!!!!……..? kalian tentukan sendiri, masih mau percaya dengan manusia seperti itu !!!

    sri Hartati • 3 jam yang lalu
    FAHRI VS RUHUT mana yg menang bacotnya yah??

    mringis • 3 jam yang lalu
    Semoga Allah melaknatmu manusia busukkkkkk!!!!!!!

    Andrew • 3 jam yang lalu
    sebelum mengarah kpd sistem..sebaiknya faktor pikiran dan hati nurani manusia dibenahi dulu..setiap pejabat pemerintah maupun dpr/mpr hrs memiliki jiwa mau melayani rakyat dengan sepenuh hati..

    Gama Yurdean • 3 jam yang lalu
    Yang harus memainset uang itu Fahri hamzah sama koleganya,,,krena udah susah untuk korupsi krena kpk…eehh disurah bubar kpk..dasar koruptor

    ansar • 3 jam yang lalu
    Si Fachri ini bener2 mulut anjing yg mengonggong terus…karena kandangnya (PKS) sedang di obok2 KPK untuk mengungkapkan kemunafikan yg selama ini digembor gemborkan oleh para pengurus maupun kader nya, KPK maju terus…jangan hiraukan si mulut besar dan bau ini…bongkar seluruh kebobrokan Partai Korupsi Sejahtera ini sampai ke akar2nya biar mereka bubar sendiri karena sdh tidak dipercaya oleh rakyat, lu pikir rakyat percaya sama gonggongan lu selama ini…Hidup KPK !!!

    Jemmy • 3 jam yang lalu
    KPK TIDAK EUPHORIA TAPI YANG EUPHORIA ADALAH FAHRI HAMZAH, JANGAN MEMBELAH YANG SALAH BELAHLAH YANG BENAR.
    PERNYATAAN FAHRI HAMZAH IBARAT BAGAI BUNGA TERATAI YANG MEKAR DARI MULUT. UCAPAN SEPATAH YANG BURUK, BAGAI MENYEMBURKAN RACUN YANG SANGAT BERBISA.

    Budi • 3 jam yang lalu
    Fahri makin hari makin ngelantur aja omongannya

    Yusuf • 3 jam yang lalu
    ga usah ngeleslah kaya bajaj aja….skrg ini rakyat sdh kritis dg manuver politik kaya lo….apalagi yg hrs ditutupi oleh partai lo yg berkedok agama semua sdh jelas elit2nya makan duit beeh….

    iwan • 3 jam yang lalu
    jadikan aja si Fahri ketua KPK, agar korupsi jadi meraja lela di indonesia. Apa korelasinya bung dengan korupsi mantan ketua umum anda dengan sistem pemberantasan korupsi di indonesia. Mantan ketua umum anda bukan terjerat kasus korupsi damkar, tp nyata2 kasus korupsi individu bersama fatona, kasus pencucian uang, kasus doyan kawin (nah klo kasus yg terakhir ni gw jg doyan)

    mang Caciem • 3 jam yang lalu
    Wah ini si FAHRI HAMZAH so suci lho, Politikus KARBIT!

    Kamil • 3 jam yang lalu
    RAKYAT BANGGA SAMA KPK, KOK FAHRI NDA BANGGA DENGAN KPK YG SUDAH SERIUS MEMBERANTAS KORUPSI, BERARTI FAHRI TIDAK PRO KPK, JADI RAKYAT INDONESIA JANGAN DIPILIH LAGI SEBAGAI WAKIL RAKYAT… SETUJU !!??? APALAGI PARTAINYA BUBARKAN SAJA, DARIPADA DI INDINESIA ADA PARTAI MUNAFIK DAN PARTAI FUSTUN

    Hergi • 3 jam yang lalu
    Mental korup memang udah jadi budaya bahkan obsesi orang Indonesia…buktinya mereka yg meneriakkan anti korupsi ternyata menjadi pelaku korupsi setelah mendapat kesempatan dan berada dalam lingkaran aman kekuasaan…..? yang jelasnya bekoar2 anti korupsi itulah euforia yang sesungguhnya…karena sekedar utk mencari simpati rakyat , padahal dalam otak dan hatinya busuk mencari2 kesempatan utk korupsi…….

    Agus • 3 jam yang lalu
    pokoknya partai yg bermasalah jangan banyak omong,rakyat sudah pada pintar mana yg baik dan yang busuk seperti daging ………

    Abd. Rahsia • 3 jam yang lalu
    Si Fahri ini bicaranya terkesan pro koruptor ! Sudah kata-katanya ngawur, bertipe kepala batu lagi !

    Muhammad • 3 jam yang lalu
    kemarin katanya tdk kenal sama AF begitu fotonya dgn AF beredar malah mencak2 menuduh KPK yg mejebarkan haaaa.haaaa dasar maling loe juga

    Nancy • 3 jam yang lalu
    Trus gue harus WOW gitu?? emang gue gak punya pikiran jernih.. dasar Partai Ketubruk Sapi kalian gunakan slogan slogan Agama dasar gak punya malu.. ngumbar birahi sana sini dari korupsi, yang kader bawah kalian jadikan sapu doang..hix.. kacian loe ketipu orang orang sok agamis.. gue kecewa wajar btw gue dulu simpati ama ini partai, tp kalian gak jaga kepercayaan itu.. kampreet.. tikus koruptor,

    Agus • 3 jam yang lalu
    justru pernyataan fahri yg membuat masyarakat jadi bingung, PKS adalah partai satu-2nya yg menjadi harapan saya mengubah Indonesia menjadi lebih baik malah membuat sy sekarang tambah bingung, justru dengan pernyataan Fahri di TV, Koran maupun media lainnya, mana komitmen PKS bung…

    Asmaul • 3 jam yang lalu
    Begitulah Orang Politik, . Gede Omong Do’ang..!! Korupsi Jalan Terus…!! Solusi yg tepat menanggulangi Korupsi sebenernya Gampang, SHOLAT Lima Waktu,… Dijamin Yg Sholatnya rajin Insyaallh dia takut korupsi,
    Lihat aja dan Buktikan aja Orang Yg Rajin dan Pinter korupsi Sya Yakin Di Ga TaU cara sholat Yg benar, dan Ga Takut, Bila tinggalkan Sholat,…!

    Amati Dan Renungkan Sodar2ku sekalian..!!

    Wawan Pojox • 3 jam yang lalu
    la knp ru skr bisa bilang euphoria setelah partai anda kena kasus korupsi???kemarian kemana aja bang……

    ade • 3 jam yang lalu
    Orang munafik lebih berbahaya dibanding orang musyrik. Sejak mahasiswa saya kagum PKS, 2 pemilu saya memilih PKS, ternyata tertipu!. PKS ini partai dakwah macam apa?? teladan apa yg kalian berikan??. Kalian pemuja kekuasaan, haus harta, kader kalian banyak yang “hatinya” sakit. Silahkah kalian berpolitik dengan cara apapun tapi mohon jangan pernah bawa-bawa nama ISLAM

    Pengguna Yahoo! • 3 jam yang lalu
    ho… kalau orang PKS yang kena masalah di bilang pembarantasan KORUPSI EUPHORIA…. menyadapan yg di lakukan oleh KPK di bilang barang Haram……Pembarantasan KORUPSI tebang pilih..???? Mana yang benar nich Bung…. Kemana aja selama ini…. jangan orang … orang partai anda yang ada masalah anda belah membabi buta…… sunguh sedih liat orang partai ini…….

    sultan • 3 jam yang lalu
    anggap aja yang ngomong tuh orang STRESSSS….. karnana partainya makin kian gak jelas…! dan makin frustasi

    Aria Panji • 3 jam yang lalu
    hihihi……….fahri..fahri… terus pengennya gimana tuan fahri..begini salah..begitu salah..hahahaha kpk ada bukan utk memuaskan keinginan fahri……..emang fahri dkk udah bener gitu kerjanya di DPR..???????????…..

    Ahmad Jailani • 3 jam yang lalu
    Sombong amat sampeyan Fahri… Sampeyan pikir rakyat ini bodoh apa? Hahaaa… mau mendikte KPK pula. Jgn berkedok Islam, MUNAFIK sampeyan Fahri. Biarkan nanti akhirnya fakta di persidangan. Dasar Partai Kawin Siri.

    tawaddu • 3 jam yang lalu
    MENDINGAN KETAWA AJA AAAH,,, HAAA HAAA HAAA HAAA

    Ayi Jangkung • 3 jam yang lalu
    bener juga si fahri ini, korupsi bukan perilaku orang per orang tapi sistem….yaitu sistem di partainya itu! makanya slogan sih boleh “bersih dan peduli” tapi buktinya berkubang lumpur uang haram dan gak peduli biarpun duit buat rakyat

    Yandi • 3 jam yang lalu
    Si fahri mencak2 sambil baca ayat suci sembari nuding2 pers dan KPK seperti dia sendiri dan partainya yg paling bersih. Kalau kita tdk bersalah tidak perlu takut kepada siapapun, dan tdk mencak2 spt itu kpd KPK maupun pers. Kalau orang itu takut disadap hpnya , berarti dia banyak bohongnya dan banyak dosanya. Lah, temen2nya si lufti dan si fatonah, udah kelihatan modalnya.

    MAZBAGUZ • 2 jam 55 menit lalu
    Emoooooohhhhhhh, Jangan jangan FAHRI ketakutan karena ikut menikmati uang sapi dan uang teh….. dulu teriak teriak ngaku gak kenal Fatonah, setelah ada bukti photo trus nyalahkan yang buat photo. Pak ustad Sapi jangan suka boong yah, ntar dikutuk Tuhan baru nyahok loe.

    Bagonk • 2 jam 55 menit lalu
    org BODOH menunjukkan keBODOHannya sendiri

    SIPIL • 2 jam 52 menit lalu
    FAHRI HAMZAH KENAPA SEKARANG JADI KEBAKARAN JENGGOT ???????? TAKUT TERKAIT ATAU DIKAITKAN YA ??????????

    Raden • 2 jam 48 menit lalu
    Jng napsu kaliii, sekarang sama2 awasi KPK yg janji urus century kelar sebelum pilkada kalau KPK serius baru kita salhin nich fahri gimana?

    taufik • 2 jam 47 menit lalu
    orang – per orang dulu bung, baru systemnya!!, kalau systemnya bagus tapi tidak di dukung oleh orang2nya, sama aja, systemnya akan di rusak, macem ente dan teman2 ente yang katanya partai dengan systemnya yg paling bagus, tapi sayang di huni sama orang gendeng semua…

    ARI • 2 jam 46 menit lalu
    SEMUA ORANG YANG DAPAT MAKAN DARI NEGARA TANPA KELUAR KERINGAT DAN KONTRIBUSI KEPADA RAKYAT ITU ADALAH RAJANYA MALING, BANDIT DAN DAJAL YANG MENJELMA JADI MANUSIA DENGAN PENUH SENYUM SERTA RASA SIMPATI UNTUK MENGELABUHI UMAT MANUSIA WALAU SEJATINYA LAIN DENGAN ISI HATI INILAH YANG TERJADI DI SEMUA INSTANSI NEGERI PERTIWI !!!!!

    FAITH • 2 jam 45 menit lalu
    Lakban … lakban … di lakban aja …

    Rahman Dedi • 2 jam 45 menit lalu
    Fahri Kenapa Ente TIDAK Bertindak, PERBAIKI DONG PARTAI ANDA (JANGAN Menunjuk ….. Ingat Empat JARI yang menunJUK Badan/ Diri SenDiri) !!!
    Kami yakin Kamu Fhri Sendiri Tidak Bersih !!!

    Juarsa • 2 jam 44 menit lalu
    Kalau memang tidak ada aliran dana ke partai kenapa kang fahri jadi uring-uringan

    John • 2 jam 43 menit lalu
    Jgn suka cari kambing hitam..!!!! Eluy & partai elu yg korup kok malah menyalahkan orang lain..!!!!!!!!!!!!!!!!!

    Liu • 2 jam 42 menit lalu
    bah… jangan coba lempar masalah dan adu KPK dgn bangsa ini, kita sudah cerdik ,pak. KPK memang bingung mau mulai pemberantasan korupsi dari mana karena korupsi sudah ada di mana-mana.

    Sky Editing • 2 jam 42 menit lalu
    ngomong apa nih orang mutar2, ujung2nya minta jangan diterapkan lagi sadap menyadap, takut kena ya?….atau sudah mulai…..

    Alberto Rudano • 2 jam 42 menit lalu
    Fahri mungkin terlibat, kalo ngak ngak mungkin dia kebakaran jenggot seperti sekarang. Stament nya mulai ngawur….

    Sky Editing • 2 jam 41 menit lalu
    emang kamu siapa, omongan mu harus didengar gitu? so what gitu lho……

    Gede • 2 jam 40 menit lalu
    Baik itu disebut euforia atau tidak, tetapi satu hal yang sering terlihat adalah orang yang meneriakkan anti korupsi, berslogankan anti korupsi dan memakai pin anti korupsi ternyata malah orang yang melakukan tindak KKN.

    Nurrachim • 2 jam 38 menit lalu
    P Fachri KPK bukan uforia. coba lo kalo jadi KPK. P samat itu taruhanya nyawanya. seperti P antasari. anggap saja PKS lagi apes. saya simpatisan PKS tapi gak perlu mengkambing hitamkan KPK

    Nengah • 2 jam 37 menit lalu
    Fahri ini bingung mau komentar apa ………..karena ternyata akal bulus PKS terendus oleh KpK……jadi target 2 T kemungkinan tidak akan terpenuhi.

    budi • 2 jam 36 menit lalu
    PKS partai bersih sebersih dan seputih atributnya

    SUKA mengikuti & SETIA mendukung partai komunis sejati juga hy euforia lho dab(lheg)!…

    Nurrachim • 2 jam 36 menit lalu
    Berikan contoh kalo benar katakan benar kalo salah katakan salah. itu bijaksana jg menyalahkan KPK. jabatan itu taruhan nyawa loooooo. memang enak.

    ajeng • 2 jam 33 menit lalu
    orang2 PKS banyak bacot, mulutnya bau tai semua

    Boker • 2 jam 32 menit lalu
    inilah jurus baru PKS…
    Lempar tai, sembunyiin tangan. ( karna tangannya jg bau tai )..
    Puuiiiiihh… Manuver yg JOROK…!

    Putu • 2 jam 32 menit lalu
    Fahri itu ngomongnya kayak anak kecil,kayak orang bukan sekolahan,kok bisa jadi anggota DPR,kalau Fahri tidak setuju ada KPK,udah jangan tinggal di Indonesia,orang kita lagi gencar membrantas korupsi,sebaiknya kalau orang korupsi lebih dari satu Miliar duhukum gantung saja,baru kemiskinan bisa dihilangkan

    Pamudji Mr • 2 jam 31 menit lalu
    Fakhri ,,, fakhri ,,,,,

    Top • 2 jam 31 menit lalu
    SI fAHRI SAJA YANG KEBINGUNGAN…rakyat jelas dan cerdas…..MAKANYA JANGAN PILIH LAGI WAKIL RAKYAT YG BINGUNGAN…..

    Susanto • 2 jam 31 menit lalu
    fahri, itu salah satu dari sistem yang korup juga, makanya PKS yang dulunya dakwah jadi mau makan daging sapi impor, sehingga PKS dijuluki Partai Korupsi Sejahtera, eh malah melempar bola ke KPK yang dibelakangnya rakyat Indonesia mendukung penuh anti Korupsi, jadi kayak temenya PD = PARTAI DEMOKRAT = PARTAI DEMOkorupbiroKRAT…insyaflah Fahri, Allah SWT tidak tidur, DIA Maha Mengetahui…mana yang haq dan mana yang batil….

    Pengguna Yahoo! • 2 jam 28 menit lalu
    Terlepas dari kontroversialnya, pernyataan Fahri ini juga membuat kebingungan masyarakat.

    Ulya • 2 jam 26 menit lalu
    fahri hamzah stress presidennya ditangkap KPK, kan pemasukan partinya jd terganggu, emang fahri bs berbuat apa mewakili rakyat ? bos partainya aja korupsi

    sam • 2 jam 23 menit lalu
    mantap bung fahri..kayaknya 500 miliar anggaran KPK terlalu besar, karena yang urus korupsi kelas teri aja yang nilainya cuma miliaran….coba urus yang dana triliunan baru sipp…yang miliaran biar kejaksaan yang urus…dan perkuat institusi kejaksanaan.
    Sop • 2 jam 22 menit lalu
    Tobatlah Fahrii…

    Nurul • 2 jam 21 menit lalu
    kalau KPK euforia ….terus Koruptor bergembira ria makan uang rakyat …..saya yakin kalau anggaran2 tidak dikorupsi pak ….rakyat tidak sengsara ….sekolah gratis dr SD sampai SMA….kuliah murah …memang2 di Indonesia apa2 dikorupsi kok …

    Bayi • 2 jam 22 menit lalu
    Apapun cerita dan caranya hai Fahri Hamzah, yang penting hasilnya sekarang lebih kelihatan Baik Buruk nya setiap Anggota Partai yang duduk di MPR/DPR Pusat maupun Daerah. Terlebih setelah Anggota yang ada di Partai Anda Fahri Hamzah PKS, ternyata benar benar telah memasuki Zona Korupsi yang sangat berat dan berbahaya. PKS Anda itu Partai Soak Alim, jadi janganlah Anda Fahri Hamzah seperti Maling Teriak Maling !!!

    Eep • 2 jam 22 menit lalu
    Fahri Hamzah,apa yg anda perbuat utk indonesia…kata”mu bukn org berpendidikan,anda kira ngomong gitu akn menarik simpati rakyat…..oooh tidak,kau kira Indonesia ini milik bapakmu seenak perutmu aja ngomong,mg kau msk penjara spy mulutmu sekolah lgi,,,!!!!

    ALbert • 2 jam 19 menit lalu
    udah gak usah di tanggapi…!!! sama aja dengerin kentut…., biar di cuap2 ndiri..nanti juga mati juga…capek nanggapinya..

    Bayi • 2 jam 19 menit lalu
    Pecat Fahri Hamzah dari Anggota MPR/DPR RI !!!
    Bubarkan PKS !!!

    Gua_Netral_Aja • 2 jam 18 menit lalu
    Bosen nih, mana tsk barunya ?

    Bayi • 2 jam 16 menit lalu
    MUNARMAN S.H = FARHAT ABBAS S.H = PKS/KRU = Mereka ini adalah “SESUATU YANG GALAU”.

    Bayi • 2 jam 14 menit lalu
    Semakin Ketahuan “Belangnya dan Bejatnya” semakin “Galau” kejiwaan para Petinggi-Petinggi PKS (Partai Keadilan Sejahtera). hhhhhhhhh…

    Hery syarifudin • 2 jam 11 menit lalu
    YANG BINGUNG, YANG EUFORIA, YANG MALARIA : ENTE…………..SENDIRI…BANG FAHRI……..

    tulus w • 2 jam 11 menit lalu
    Mengajak element bangsatmu agar mendukung PKS korupsi gituuuuuuuuuuuuuuu , maling maling saja gak usah cari pembenaran,

    mohammad husen • 2 jam 10 menit lalu
    Aku sudah muak melihatnya

    Supriadi • 2 jam 10 menit lalu
    halaaaah… ujung-ujungnya ntar kesandung juga…

    Pemerhati Sosial • 2 jam 9 menit lalu
    Jika ingin aman negara ini dari koruptor, ya gampang saja tegakkan hukuman koruptor dengan hukuman berat atau diasingkan ke sebuah pulau yang dihuni khusus orang-orang koruptor. lihatlah negara-negara yang tegas terhadap koruptor nyatanya bisa mereka lakukan, kenapa kita tidak bisa ?

    Surya • 2 jam 8 menit lalu
    Parah… ngomong sama kentut sama bunyinya…

    nJil • 2 jam 4 menit lalu
    Wong soal korupsi aja bingung…goblok lo!!!! gitu jadi wakil rakyat!!
    orang kyk gene kagak pantes jd wakil rakyat

    LO TAKUT YA SAMA KPK…KETAUAN LO…BANGSAAAAAT!!

    Kader PAN • 2 jam 1 menit lalu
    Fahri juga di boikot saja di Media seperti Munarman dan FPI. Bagaimana kalau dibuka diskusi Fahri dan Munarman dengan host Farhat Abas

    SUGIANTO • 1 jam 58 menit lalu
    Fahri…ini BUTA….Orang Orang Korup yg tertangkap KPK itu dari Partai Anda? kok nggak punya malu….masih nrocos lambemu…..

    Kader PAN • 1 jam 54 menit lalu
    Fahri Hamzah cocoknya anggota FPI saja

    Eyang Abenk’s • 1 jam 51 menit lalu
    PKS sedang sakit termasuk pimpinan dan kadernya juga sedang sakit yang lebih parah sakitnya komplikasi… sebaiknya tidak menyalahkan dokter tapi minum obat secara teratur sambil berdoa dan instroveksi diri semoga lekas sembuh….. untuk yang sehat jangan terlalu ambil pusing omongan orang sakit… lebih baik bantu dia supaya cepat sembuh saja KASIAN DIA…

    Latansa Tansa • 1 jam 50 menit lalu
    HEH FAHRI JAGA MULUT NT,,,,EMANG DARI SEMULA JIKA DIPERHTIIN,,GAK ADA SAMA SEKALI BERPIHAK KE KPK,NT TERLALU MEMOJOKKAN KPK,NT SENDIRI CUMA N A T O = NO ACTION TALK ONLY,,GAK MALU APA DAH JELAS2 PKS SARANG NYA KORUPTOR,UDAH LAH LEBIH BAIK BUBARIN AJA TUCH PKS.RAKYAT REPUBLIK INI DAH GAK PERCAYA LAGI PARTAI INI,,,,GO TO THE HELL YA ,,,FAHRI KENTUNG SIAH,,,!

    Hendri • 1 jam 49 menit lalu
    kau makan tai itu FAHRI…..

    Mikael Elang P • 1 jam 47 menit lalu
    Selain sistem yang berpengaruh buat korupsi atau tidak; moral, karakter, prinsip, iman pribadi juga ngaruh Pak…. kl emang dasarnya orangnya rakus sistem seketat apapun pasti dicari celahnya buat korupsi…. Ke pasar cari sapi ga dapet ya ganti cari ke pemotongan sapi…pasti dapet… gambarannya kan gitu… beda kalo dari awal g mau makan daging sapi..dikasih gratis ga ada yang ngawasin pun g bakal ngambil….. Ngerti kan Sapi?

    Nonong • 1 jam 46 menit lalu
    yang jelas akan lebih baik ada KPK daripada tidak ada, karena negara akan hancur dan rakyat menderita kalau semua pejabatnya korupsi. Mungkin hukum harus diperberat untuk para koruptor supaya jera.

    Zaen • 1 jam 43 menit lalu
    kelihatannya bung fahri orang baik ….. kelihatannya lho …. kelihatannya , slah satu indikatornya …. katanya ndak pernah kenal yang namanya Ahmad Fatonah …. jebule ….jebule … jebule pernah duduk bersama ….

    andi.hendrata • 1 jam 36 menit lalu
    KORUPSI ENAK TENAN… DI INDONESIA
    HUKUMAN GA JELAS…APALAGI PRESIDENNYA
    MAJU KORUPTOR INDONESIA…HEHEHEE
    SEMUA INSTITUSI MELAHIRKAN KORUPTOR
    SEMUA KARENA MENTAL INDONESIA DARI JAMAN SI PITUNG UDAH BEGITU, BANYAK PENGHIANAT YANG ISEP DARAH SAUDARA SENDIRI

    Syahrizal • 1 jam 35 menit lalu
    Kalo mau bersih Fachri lu bubarin aja PKS partai muna crai muka sm presiden amsiong sm rakyat di caci krn korupmu daging busuk dan phustun lbh bagus omiongan tukang sampah daripada lu Fachri OKB krn Korup itulah PKS IBLISSSS

    Min Sanadaya • 1 jam 31 menit lalu
    Mengapa orang berbuat salah tidak mengakui kesalahannya, justru orang berbuat baik malah dibuat salah

    James • 1 jam 31 menit lalu
    sudah terlalu pinter FH ini jadi semua didepannya adalah salah… dah deh kasi ke FH aja semua yang benar selain dia semua salah…. hahahahahaaaaaa

    Juliartana Made • 1 jam 30 menit lalu
    butuh psikiater cepat kayaknya ni orang.
    kalo kagak bisa tambah parah sakit ni orang.

    Riwantoro Rizky • 1 jam 25 menit lalu
    Mas FH Dari pada banyak komentar lebih baik banyak bekerja untuk mewujudkan kesejahteraan ,kemakmuran dan keadilan bangsa dan Negara kita

    Brainstormer999 • 1 jam 24 menit lalu
    maling tereak maling

    Arya • 1 jam 18 menit lalu
    Numpang tanya Fahri Hamzah…..!!!!!!
    Sebelum ada keder dari PKS yang ditangkap KPK, ada dari partai lain dan institusi lain yang di-KULIT-i sama KPK, anda KOMENTAR-nya APA YAaaaaaa ?
    HATI-HATI FAHRI, ada pepatah “Sepintar-pintarnya tupai(PKS) melompat, pasti akan terjatuh juga” dan “sepintar-pintarnya FAHRI membungkus dengan ayat ayat Al-Quran, kalo tidak berdasarkan Nurani dan Kesadaran dan Kejujuran, pasti akan terbongkar juga”
    WASPADALAH…WASPADALAH….?!?!?!?!?!/1/1/1/1/?!?!?!!

    Nur • 1 jam 13 menit lalu
    Fahri…fahri….katanya gak kenal sama fathanah,tapi kok difoto akarab sekali dg fathanah…..ada apa ini fahri……?????

    Diyanto • 1 jam 12 menit lalu
    banyak omong …hanya untuk menutupi kebusukan diri sendiri biar nggak ketahuan kalau ikut makan daging sapi…

    Bedul • 1 jam 11 menit lalu
    Sepertinya Fahri Ahmad ketakutan dirinya disadap? Kalo penyadapan terhadap dirinya dilakukan kemungkinan besar akan ditemukan penerimaan2 sesuatu dari seseorang atau orang2 berkaitan dengan posisinya di partai. Seperti masyarakat ketahui bahwa dia cukup punya kekuasaan untuk andil mempengaruhi suatu kementerian yang pajabat2nya sesama rekan separtai dalam rangka mendulang uang haram untuk keperluan pembiayaan partainya dalam pemilu 2014. Tentunya kalo tidak, dia tidak akan ribut menunjukkan ketakutannya seperti yang sekarang kita lihat dan dengar. Tingkah laku dan komentar2nya menunjukkan, kemungkinan besar dia terlibat dengan teman2nya yang saat ini sedang tersandung masalah hukum yang sedang ditangani KPK. Mari kita sama2 lihat, akan seperti apa keterlibatan Fahri Ahmad pada gonjang ganjing ini.

    Wakidi • 1 jam 10 menit lalu
    pas banget nih orang dengan islam…hehehehe…

    Zul • 1 jam 2 menit lalu
    Bos cuma ngebacot gede aja yah bisanya

    bung karno • 1 jam 2 menit lalu
    ahh dari dulu ane menilai komen2 si Fahri nih kayak Orang Goblok … yg ga tau Hukum dan Agama .. pengen nya eksis terus .. hahahaha

    gempol • 1 jam 1 menit lalu
    INI KARNA TERTANGKAP SAJA……………COBA KALAU TDK

    Tady Bear’s • 1 jam 1 menit lalu
    kalo pemilu depan masih ada pks di dpr, tu mesti dippertanyakan tuh

    ertik • 59 menit yang lalu
    ini komentar orang yang hilang pegangan dan kendali,kalau si facri terbukti korupsi,….baru tak bisa omong apa lagi………..wwwwwwwk

    Muhamad • 57 menit yang lalu
    PEMBELAAN PARTAI YANG SUDAH KEPEPET ……….

    Johan • 57 menit yang lalu
    KORUPTOR SEHARUSNYA DI HUKUM MATI BIAR JERA,,,KARENA KEBANYAKAN ORANG TAKUT PADA KEMATIAN…KALO HUKUMANNYA DI HUKUM MATI PASTI ORANG YG MAU KORUPTOR AKAN PIKIR 2 KALI.

    saridin • 57 menit yang lalu
    fahri protes bau tak sedap….tapi hobby nyantap daging busuk….xi….xi…xi…

    ayu • 52 menit yang lalu
    Jadi ingat pepatah “TONG KOSON NYARING BUNYINYA”. Sama sekali tidak menggambarkan politikus. Rasanya Demokrat sedikit lebih elegan ketika di bombardir saat kader2nya terjerat korupsi. Kenapa PKS lebih dulu TERIAK-TERIAK ya saat ada kadernya “KETAHUAN” .

    Dobleh • 52 menit yang lalu
    ah gua mah ga bingung….smua dah jelas kok, tinggal nguji kejujuran teman2 loe aja, dasar cocot seperti knalpot klo ngomong, pendapat loe seolah2 pro rakyat……ya cuma rakyat loe aja…..ga usah bawa2 rakyat deh…..dah nyata2 bohong besar…kader loe, drpd loe gua mah masih suka si poltak sitompul itu. takut disadap ya? tuh foto loe ada sama si fathanah,….gitu loe mbantah ga knal ma fathanah (perkumpulan kemaksiatan sejati)

    sofie • 52 menit yang lalu
    hey yg nyela2 fahri hamzah mane muka elu-elu pada ? bisanya nyela doang liat fahri aja tampangnya keliatan. jadi elu2 pada pengecut sebenernye

    sofie • 50 menit yang lalu
    sori yeh coy gw bela fahri hamzah tapi gw dukung KPK sampai kasus hambalang dan century terungkap aktor intelektualnya

    Pengguna Yahoo! • 45 menit yang lalu
    Kasihan PKS, punya orang seperti Fahri ini, coret tu calegnya, ngotori aja…..gimana kalau ngak disadap….kelakauannya mereka udah luar biasa………….

    Tatik • 42 menit yang lalu
    Qta hrs rela n mengakui klo teman ada yg salah ya hrs d hukum walaupunpun [i̲̅tu̲̅] 1 partai hrs lebih bijaksana jgn hanya nyalahin kpk..

    Evi • 35 menit yang lalu
    yang dimindset ulang itu otaknya si fahri…udah kebanyakan kotoran kali…jadinya berpikir udah ndak jernih …merasa paling bener aja

    BANG TAGOR • 35 menit yang lalu
    ALAMAK …. KALO NENGOK GAYANYA SI FACHRI, KAYAK DIALAH YANG PALING TAU TENTANG HUKUM, SURAT DAKWAAN JAKSA PENUNTUTPUN DISALAHKAN, SESUNGGUHNYA ORANG2 SEPERTI INILAH KALAU DIINGATKAN BAHWA DIA SALAH, MAKA DIA AKAN BERKATA …. KAMILAH YANG PALING BENAR… INILAH BAGIAN DARI ORANG MUNAFIK, DIA SUKA MEMBAWA AYAT2 ALQURAN, DEMI KEPENTINGAN KELOMPOKNYA, SEMOGA ALLLAH MENGAMPUNI.

    Tegar Marpaung • 34 menit yang lalu
    Go to hell FH, Go to hell PSK…….Bravo KPK !!!

    SUCCESS MAGAZINE • 32 menit yang lalu
    Lah klo korupsi lebih kepada sistem, ngapaian aje lo selama ada di komisi II DPR RI?

    rehan a • 31 menit yang lalu
    hahaha…. kemarin batu gana, sekarang fahri, ibarat suporter bola kalo sudah fanatik biar salah juga dibela, kalo ga salah nagapain mencak-2, rakyat juga pintar menilai pak hehehe

    BANG TAGOR • 26 menit yang lalu
    FACHRIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII……………….. WAKTUMU SU…SU…SUDAH HA….HA… HABIS…BIS…BIS…BIS….

    Dian • 24 menit yang lalu
    Uang korupsinya buat plesiran anggota pks ke turki.

    apa • 23 menit yang lalu
    PKS udh kalah maka dia mulai berusaha membuat kacau.maklum ke lemparan daging telak dimuka.

    kafetaria • 21 menit yang lalu
    mana farhat mana farhat..kasi koment fahri punya omongan dong plis..*ga kebayang serunya*

    PakDe • 19 menit yang lalu
    Fahri ini doyan ngebacot

    Muchtar • 19 menit yang lalu
    Udah lah jangan banyak omonglah,koreksi aja kolega anda yg satu partai banyak melakukan Korupsi,kami Rakyat kecil udah muak omongan anda

    kafetaria • 18 menit yang lalu
    coba bang FAHRI ajak gabung bang FARHATbikin topshow di tv. jadi DUO FA-FA yg sama gilanya.

    Muhamad • 17 menit yang lalu
    99% yg komen disini gak suka dgn pemikiran FH…99% ini bukan euforia…tp nyata..!!!..

    mustafa • 16 menit yang lalu
    Sy setuju kl semua DPP PKS korupsi mulai dr Ex President beserta jajarannya menikmati hsl korupsi dan rata2 yg korupsi istrinya lebih dr satu. Fachri ini nemang orangnya tolol krn menyimpulkan kinerja KPK membrantas korupsi bukan suatu prestasi dan lebih parah lg koruptor kader PKS masih dipanggil mau dipanggil ustad. Jd agama dijadikan tameng berbuat maksiat. Sy masih menunggu sadapan KPK yg akan mengungkap Fachri koruptor

    Asep • 15 menit yang lalu
    pEMIKIRAN YANG genius, sehingga bisa sang koruptor di partai bisa bebas. Bagus… bagus…. NAMUN….. coba udah bener tuh di Partai PKS !!!\

    Anton • 12 menit yang lalu
    Ternak sapi di kamar hotel , pks lah yang memperkenalkannya , cara jitu untuk mengeruk uang, dan salah satu peternak yang masih belum tertangkap ya fahri ini.

    Dimas • 11 menit yang lalu
    Ngomong itu harus ada data yang benar,kemarin aja ngomong soal BBM sAMPAI KENCANG,sekarang ngomong begini – begitu kaya buah semangka berdaun singkong, urus aja kebutuhan rakyat apa itu pukus bozzzzzz,jangan ngomong terus bau kaya kentut ah, dan urus diri sendiri tahun depan anda bisa duduk nga di kursi enakkkkkkkkkkk, ma yossssss

    Man • 9 menit yang lalu
    FAHRI HAMZAH INI POLITISI KEBELINGER….SDH JELAS2 PKS BANAYK KADER YG KORUPSI BAHKAN PARA PETINGGINYA TERLIBAT KORUPSI MALAH KINI MENCARI GARA2 DAN MENGKAMBINGHITAMKAN KPK…BEGINIKAH ORANG2 PKS..?TAK BERANI GENTLE MENGAKUI KESALAHAN SEKARANG MELEMPAR KESANA KEMARI…LEBIH BAIK PKS ITU DIBUARKAN AJA..KALO PERLU JGN ADA YG MEMILIH PARTAI YG JELAS2 TERLIBAT KORUPSI SEPERTI PKS INI….

    Presiden • 9 menit yang lalu
    Fahri Hamzah ni Siapa, . . . ?
    bukannya bela “Indonesia” malah mati2an belai PKS

    Subandi • 8 menit yang lalu
    uedan edan….wes gak ono panutan.Baru mau salut.alhamdulillah belum pernah memilih.pingin ke surga.EEEEEE bakal dadi umpan neraka. Munafik Loooooooo.

    QutuQupret • 5 menit yang lalu
    weee tadiny ngaku ga kenal makhluk yg bernama Ahmad Fathonah, begitu beredar foto lagi makan semeja ma Fathonah, kebakaran jenggot,,,,sekarang mo alibi ap lagi??

    Muhammad Muslih • 5 menit yang lalu
    semakin menjatuhkan citra PKS… kasian sekali

    Nawa • 5 menit yang lalu
    wedus gembel si fahri tuh,mdh2n ad tesangkut korupsi dn telacak kpk br mampus kau wedus

    Dewo • 4 menit 45 detik lalu
    Masyarakat yang bingung itu ente bung Fahri… Yang lain tidak bingung kok… ???
    Dalam pemberantasan korupsi KPK lebih baik dari DPR atau institusi yang lain, jadi sampeyan tidak usah panik dan membabi buta begitu dong bung… kalau benar kenapa TAKUT… ?.
    Semakin anda ngoceh-ngoceh nyalahin KPK,lihat saja nanti tidak bakal ada yang mau milih ente lagi th 2014, kecuali ente bagi-bagi duit/bayar pemilih…. KACIAH DEH KAMU Fahri….

    faizal • 1 menit 55 detik lalu
    MAS FAHRI, JANGAN SUKA NGELES, ANDA AKUI BAHWA SISTEM DI INDONESIA BIKIN KORUPSI MARAK, SEJAUH SAYA TAU, G ADA ATURAN YANG NGEBOLEHIN KORUPSI. BUKANKAN SISTEM YANG JELEK ITU ADA KARENA KORUPTOR2 ITU SENDIRI, KELAKUAN ORANG PERSEORANGAN PEJABAT PUBLIK ATAU ANGGOTA DPR YANG RAKUS YANG AKHIRNYA MEMBUAT SISTEM KORUPSI ITU SENDIRI. MUNGKIN ANDA JUGA TAHU PRINSIP SALAH YG BERLAKU DI ANTARA PEJABAT PUBLIK INI: MAYORITAS SELALU BENAR, KALO DARI 6 ORANG YANG G KORUPNYA CUMA SATU NAH YG SATU INI DIANGGAP NGELAWAN SISTEM DAN AKHIRNYA YG TERSINGKIR.

    ANDA DAN TEMAN2 ANDA YANG HARUSNYA MEROMBAK SISTEM TERSEBUT, CARANYA GIMANA? BERI PEMAHAMAN KEPADA TEMAN2 ANDA BAHWA KORUPSI SALAH ATAU DALAM AGAMA ISLAM, PERINTAH ALLAH BAHWA DILARANG MENGAMBIL YANG BUKAN HAKNYA KAN UDAH JELAS.

    PERNYATAAN ANDA DI ATAS SEAKAN2 MENYATAKAN BAHWA: YA KARENA SISTEMNYA SEPERTI ITU JADI “KEBAWA” KORUPSI. BUKANNYA MASING2 MANUSIA PUNYA PRINSIP SENDIR? YANG KORUP YA KORUP YANG JUJUR DAN G KORUP YA ADA, JADI BAGAIMANA IMAN DAN KEKUATAN KITA MENGHADAPI SISTEM ITU SENDIRI.

    ANDA PIKIR MASYARAKAT BODOH, SO BAWA2 DEMOKRASI LAH. SEMUANYA KEMBALI KE NURANI, MAKANNYA KORUPSI ITU KESALAHAN ORANG PERSEORANGAN.

    MAS MAU DEBAT? BOLEH, TENANG, SAYA G KAN NYIRAM AIR KO KE MAS FAHRI

    Goemoem • 57 detik yang lalu
    Korupsi ya-korupsi saja, mau sendirian atau keroyokan, ya sama saja. Makanya sangsi hukumannya yang berat/maksimum dan sita harta nya. Biar terasa. Koruptor itu penghianat. Negara R.I. hancur bukan dari luar, tapi ulah segelintir orang yang menyalah gunakan kewenangan nya.

    DHARSONO • 41 detik yang lalu
    Yang penting KPK terus jalan..kalau KPK berhenti, hahhhh..negera ini jadi tempat pesta para koruptor..teknik pencarian data boleh saja penyadap telepon dll…yang penting bisa menangkap yang melanggar hukum dan ingin memperkaya diri dan memperbesar modal partai untuk kampanye tahun 2014…lihat pemilu 2014 apakah akan sukses untuk pemilihan anggota DPR atau akan kabur…coba diadakan jejak pendapat via jejaring internet… jawabannya jelas pemilu 2014 akan sukses atau kabur…


    cut off 201307011647
    slim browser
    566 comments

     
  • Virtual Chitchatting 3:45 PM on 2013/07/01 Permalink
    Tags:   

    enaknya membaca umpatan dan hujatan orang se-Indonesia buat Fuckri Hamzah, si dungu sarap, dower, birbal, sangat bribal

    Anjing peliharaannya LHI melolong melulu gara2 majikannya ditangkep…

    Dulu, di Golkar ada Harmoko (Hari-hari Omong Kosong); kemarin, di Demokrat ada Ruhut Emang Tumpul Otaknya; sekarang, di PKS ada Fuckri Hamzah, si dower, birbal, sedungu kerbau


    Yahoo’s disclaimer:

    *PEDOMAN KOMENTAR*

    Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah,
    tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.

    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

    Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.


    Dulu, di Golkar ada Harmoko (Hari-hari Omong Kosong); kemarin, di Demokrat ada Ruhut Emang Tumpul Otaknya; sekarang, di PKS ada Fuckri Hamzah, si dower, birbal, sedungu kerbau
    kom1
    29 Komentar

    SiKodok Jago • 4 hari yang lalu
    Bukan “GAYA PREMAN”, banyak Anggota Dewan adalah memang MANTAN PREMAN, dan HABITAT PREMANYA gak hilang, dan paling POPULER sering MENGGERTAK dengan kalimat: ” KAMU TIDAK TAU SAYA SIAPA” (SANGAT MEMUAKAN) dan GILA HORMAT

    Saraswati • 3 hari yang lalu
    KATANYA SI POLITISI BESAR KONTOL DAN BACOT FAHRI HAMZAH TAK KENAL FATHANAH—-HE-HE-HE TOBIL-TOBIL-TOBIL GENDERUWO–FOTONYA SEDANG RAPAT DENGAN FATHANAH, BANDOT ANIS MATTA DAN SUPER BANDOT LUTHFI HASAN ISHAAQ SEKARANG BEREDAR LUAS DI MEDIA—FAHRI ITU POLITISI PEMBOHONG DAN MUNAFIQ—MULUTNYA SEBAIKNYA DI BERAKI DAN DIKENCINGI RAMAI-RAMAI–POLITISI BAJINGAN TENGIK PEMBOHONG

    Inong • 3 hari yang lalu
    FAHRI HAMZAH ITU POLITISI PKS YANG HANYA BESAR KONTOL DAN BESAR BACOT–KONTOLNYA DAN OTAKNYA TAK MAMPU MENGONTROL BACOTNYA UNTUK BERBOHONG–MARI KITA BERAKI DAN KENCINGI BANCOTNYA—GUNAKAN KATA-KATA YANG MENISTA KEPADA BAJINGAN PEMBOHONG FAHRI HAMZAH–JANGAN DIBERI AMPUN PREMAN BAJINGAN SEPERTI DIA

    Yanuar • 2 jam 49 menit lalu
    ASLEEEEE,,,,,,, FAHRI KORUPTOR TUUU….. BUKTINYA ADA FOTO DIA PASTI MEETING MNTA DUIT. MALAKI TU FAHRI CS…. LIAT AJA TUCH BIBIR FAHRI AMPE DUWER. KEBANYAK BACOKNYA…. TEMBAK MATI AJA TU FAHRI…..

    belalang • 1 jam 49 menit lalu
    PKS = PEPEK KONTOL SELANGKANGAN

    Mbah Turis • 4 hari yang lalu
    Hati hati Bung Fachry, marah seperlunya saja jangan berlebihan. Kalau ternyata benar apa yang dikatakan Yudi Setiawan, mau bilang apa? Marah marah bisa bikin cepet setruk….

    Nengah • 4 hari yang lalu
    PKS= Preman Kedoyanan Sex …………coba itu cek para petinggi PKS rata-rata punya istri lebih dari 1 belum lagi pelihara Phastun. Jelas akan membutuhkan Dana yang besar.

    Bambang soepeli • 4 hari yang lalu
    SEBAIKNYA DIPERTEMUKAN SAJA FAHRY HAMZAH DENGAN Direktur PT Cipta Inti Parmindo Yudi Setiawan APA BISA MENGELAK DIA????
    PALING HANYA BACOT DOANG YANG GEDE!!!!
    KALAU PERLU MASING2 DIBERI SARUNG TINJU,PALING2 SI PAHRY HAMZAH LARI NGIBRIT !!!!
    BIASANYA KALAU GEDE OMONG,NYALINYA CIUT!!!!

    Yana • 4 hari yang lalu
    ktnya petinggi parte amanah yg berbasis agama, tp kt2nya koq menjurus ke premanisme.. klo petingginya aja ky gini, gmn kader2 yg dibawah ???

    gemblung • 4 hari yang lalu
    Biasanya kalau marah marah itu alias panik, karena takut kalau semua terungkap dia bisa kena juga. Liat aja seperti bos bos pks yang lain, mereka lebih tenang, lebih gentle, karena mungkin mereka “tidak tersangkut ” langsung dengan kasus itu. Tapi kasus yang lain ? walahualam

    semar • 4 hari yang lalu
    apakah anda si FAHRI HAMZAH yang juga minta dihormati..? karena bicara anda seperti TONG KOSONG berbunyi NYARING sangat tepat jika rakyat tidak menghormati anda.

    BBM • 3 hari yang lalu
    Jadi, masihkah ada yang pilih partai dan makhluk macam begini di pemilu??

    Saraswati • 3 hari yang lalu
    SI POLITISI PREMAN PKS FAHRI HAMZAH MARAH MAU MENGGAMPAR YUDI SETIYAWAN—EMANG DIA BISA MENANG KALAU BERANTEM DENGAN YUDI—BADANNYA YANG SEPERTI TOGOK DAN KONTOLNYA YANG BESAR AKAN MENJADI MAKANAN EMPUK SI YUDI—BIJI PELIR DARI KONTOLNYA YANG BESAR BISA PECAH KALAU DITENDANG SI YUDI—-HE-HE-HE SI FAHRI MULAI SEDENG MENGARAH KE GILA

    Raymond Valentino • 4 hari yang lalu
    biasanya kalau marah-marah berarti orangnya kurang pintar, cuma cari dukungan, munafik kau Fahri hamzah…thn 2014 tamatlah partai pks !!!

    Puji • 4 hari yang lalu
    orang stress ga usah di gubris…..

    Xenophanes Parmenides • 4 hari yang lalu
    PKS ini sudah jelas partai korupsi setan yang merupakan musuh dalam selimut NEGARA REPUBLIK INDONESIA…!!! Ingat sejarah gelap Hassan Al Banna pencipta Muslim Brotherhood (Mesir) yang melawan negara Mesir, sdh ditembak di pasar Kairo, Sayid Qutb, digantung pemerintah Mesir…!!! Lihat pusisi Anis Matta pemuja Osama Bin Laden, otak TERROR GLOBAL…!!!

    Ananta • 3 jam yang lalu
    ya fahri sangat sangat tidak santun baik sebagai anggota DPR jadi apakah orang seperti ini nanti akan anda pilih lagi jd anggota DPR … andai kita sebagai rakyat bisa melengserkan anggota DPR seperti orang ini

    Heru • 3 jam yang lalu
    Fahri yang keluar dari mulut mu adalah kualitas mu dan partai mu

    Sebut Saja Mawar, Bukan N … • 2 jam 56 menit lalu
    Ruhut si tumpul ke dua nih, ngasih pembelaan buta.

    Erna Budhiarti S • 4 jam yang lalu
    Udah tau salah, gak usah banyak bacot. Minta maaf dan buktikan kalau memang gak bersalah..Ini sih malah mencari simpati dengan cara yang sama sekali tidak simpatik,..

    DM • 4 hari yang lalu
    Coba dilihat bagaimana nanti gayanya bilamana semua tuduhan terbukti ….. masih begitu nggak?

    Nuryanto • 4 jam yang lalu
    TONG KOSONG NYARING BUNYINYA,MAJU TRUSS FAHRI SAMPAI LEEDEEH UNTUMU !

    Benyx • 24 menit yang lalu
    orang bodoh kalau milih orang ini tahun depan, mending pilih pendatang baru,…

    Avatar Pecinta Kedamaian • 38 menit yang lalu
    APA BEDANYA PKS DAN PSK ????? KALO PRESIDEN PKS-NYA SAJA TERBUKTI SEORANG KORUPTOR DAN DOYAN CEWEK (BUKTINYA ISTRINYA BANYAK !!!) MAU MINTA BUKTI APA LAGI ?? HARUSNYA YG DIGAMPAR FAHRI HAMZAH, DIGAMPAR OLEH RAKYAT YG DIWAKILINYA DI DPR. HARUSNYA ORANG2 MUNAFIK YG BERKEDOK PETINGGI PARPOL AGAMIS SEPERTI DIA ITU YG LAYAK DIGAMPAR……OLEH RAKYAT !!!

    GunaGuna • 2 jam 43 menit lalu
    SEMOGA FAHRI HAMZAH MENJADI TERSANGKA BERIKUTNYA YANG AKAN DUDUK DI KURSI PESAKITAN PENGADILAN KORUPTOR

    GunaGuna • 2 jam 45 menit lalu
    KARENA EMANG DIPUNGUT DARI PREMAN PREMAN YANG BERANI KASIH SETORAN KE PARTAI……….

    satria • 2 jam 44 menit lalu
    asli nya keluar,

    Efriz • 3 hari yang lalu
    Fahri..fahri…sama dgn si luhut???…..bela belain ini wong klo bersih ya…gak usah marah marah….apa anda bagian dari konsperasi 2 T…jg kaleeee….!!!! diam Emas….looh

    Pengguna Yahoo! • 3 hari yang lalu
    bergetar tubuh saya membaca nya…
    memng baiknya di konfrontir aja…

    Hidayat • 3 hari yang lalu
    Dasar si Togog Mabuk…

    Doge • 4 hari yang lalu
    dasar politisi cemen cuma banyak bacot aja apasih yg udah di perbuat untuk negiriku ini sama si fachri dan pksnya itu selain presidennya koruptor dan doyan cewek sama kader di dpr yg doyan nonton pilem porno?????

    nanang • 4 hari yang lalu
    yg lebih galak lagi Bung FH..Tobb Markhottob..!

    Nuryanto • 4 jam yang lalu
    memang harus dikritik aparat hukum kita, kalo gak, gak maju2 dan lambat, bravo Fahri


    kom2
    271 Komentar

    Muhadi • 3 hari yang lalu
    Untuk Fahri Hamzah ………………….Tindakan penyadapan yang dilakukan KPK adalah salah satu bentuk penyelidikan untuk membuka simpul kebohongan yang biasanya dilakukan oleh para koruptor …… Tindakan KPK ini bukan menggunjing atau membicarakan keburukan orang tetapi untuk mencari kebenaran apa yang disangkakan (Jangan samakan KPK dengan PKK)…………Apabila dalam penyadapan tersebut terungkap pula masalah lain seperti “Pusthun” atau “Jawa syarkiah “ misalnya……… Hal tersebut adalah realitanya bukan rekayasa atau kehendak KPK tapi murni perbuatan para ustad itu sendiri…………………….Sedangkan polemik yang terjadi dalam pemberitaan kasus suap daging sapi sebetulnya diakibatkan pernyataan-pernyataan anda dan teman-teman anda sendiri yang selalu mencari pembenaran dalam masalah tersebut………. silahkan berkaca diri (Jangan berkaca di depan kaca spion VW Caravelle atau Toyota Prado)………………… Pada Prinsipnya kami rakyat kecil sudah muak dengan semua kasus korupsi yang terjadi pada saat ini ……….. Negeri ini sudah jauh tertinggal bahkan dibanding negara tetangga sekalipun ………… Negara lain berupaya keras meningkatkan pendapatan negaranya sementara Kita masih berkutat menjaga agar pendapatan negara tidak bocor……………………Hentikan korupsi saat ini juga ………….. jika kita masih cinta Indonesia ………………………

    SISWANTO • 3 hari yang lalu
    Kirain ceramah pake surat Al Baqarah (Sapi Betina)

    Bulu Ketek • 3 hari yang lalu
    Itu Kan sidang DPR …………bukan sidang JUMAT…………….kenapa ceramah hari ini bukannya besok ……….wkwkwkwk

    BUTCHER • 3 hari yang lalu
    MAKLUM ……………..TABUNG GAS 3 KG

    Pispot • 3 hari yang lalu
    ITU KAN RAPAT DENGAR PENDAPAT …..BUKAN STAND UP COMEDY?

    BACANG PANAS • 3 hari yang lalu
    Kerja di dalam senyap ……………artinya kentut tanpa suara ….mirip kelakuanmu fahri kau yang kentut kau yang duluan nuduh orang ………………….

    Sutopo • 2 hari 7 jam lalu
    SAYA SETUJU KALAU MULUTNYA SI POLITISI PREMAN PKS FAHRI HAMZAH DIBERAKI DAN DIKENCINGI–DIA POLITISI PEMBOHONG DAN PENERIMA UANG HASIL KORUPSI–FAHRI DAN BANDOT PKS ANIS MATTA MENYATAKAN TAK KENAL FATANAH–TAPI FOTO KEDUA POLITISI BAJINGAN TENGIK PKS BEREDAR DI MEDIA DAN TV SEDANG RAPAT DENGAN FATHANAH–MEREKA MELAKUKAN PEMBOHONGAN PUBLIK–BAJINGAN TENGIK MEREKA–SI FAHRI JUGA MENERIMA 200 JUTA UANG HASIL KORUPSI MENTERI KELAUTAN PKS ROHMIN DAHURI YANG DIHUKUM 7 TAHUN KARENA KORUPSI UNTUK MEMBIAYAI OPERASI PKS–KARENA ITU PEMILIH NTB JANGAN PILIH KEDUA BAJINGAN TENGIK INI TAHUN 2014

    Songkowi • 1 hari 16 jam lalu
    Wah komentarnya bagus banget, rasain tuh FUCKri…..

    Hisam • 4 jam yang lalu
    pinter
    setuju

    SiKodok Jago • 3 hari yang lalu
    Fachri secara sadar membuka AIB PKS sendiri, bahwa elit2 PKS SANGAT HAFAL ayat2 Al Quraan dan karena SANGAT HAFAL itu AKHIRNYA yang HARAM pun DIHALALKAN, BERTOBATLAH, jangan DIBIASAKAN MENJUAL AYAT2 AL QURAAN untuk MEMUASKAN NAPSU HARTA dan WANITA. FH dengan BERNAPSU menuding SONO SINI, tapi TIDAK MAMPU mengendalikan HAWA NAPSU PRESIDENYA karena SAMA2 MENIKMATI

    Inong • 2 hari 14 jam lalu
    FAHRI HAMZAH CERAMAHI KPK SOAL AGAMA–PRET=PRET=PRET==KALAU CERAMAH SOAL KEBOHONGAN DIA MEMANG ORANGNYA==DIA BOHONG TAK MENGENAL FATHANAH==TAPI FOTONYA SEDANG RAPAT DENGAN FATHANAH DAN USTAD BANDOT PKS==ANIS MATTA TERSEBAR DI MEDIA DAN TLEVISI==DIA JUGA SEHARUSNYA CERAMAH TENTANG BAGAIMANA… Selengkapnya

    Sutopo • 2 hari 7 jam lalu
    SAYA SETUJU BERAKI SAJA MULUT POLITISI BUSUK PEMBOHONG PKS FAHRI HAMZAH DAN ANIS MATTA

    HAJI MUHIDIN • 3 hari yang lalu
    Cuma sayangnya gue lebih percaya kepada KPK dari pada lo dan partaimu Fahri, yang cuma omong doang. Gue masih ingat lo kan yang paling ngotot untuk bubarin KPK?…
    Ada KPK aja masih berani korupsi daging sapi, apalagi kalau KPK bubar.
    KAMI SEMUA LEBIH PERCAYA KPK

    A • 3 hari yang lalu
    se7 banget bang haji muhdin…..

    Songkowi • 1 hari 16 jam lalu
    Eee bang haji masih sempat komentari si Fuckri, kirain lagi sibuk suting

    Nengah • 3 hari yang lalu
    Kalau memberikan ceramah atau dakwah PKS emang jagonya tapi ………..kalau untuk di praktikan sendiri Nol Besar……………

    Bantex • 3 hari yang lalu
    EH FAHRI KALO YANG DI SADAP ITU MALING TIDAK DI LARANG AMA AGAMA, DAH DECH GAK USAH BAWA – BAWA AGAMA , KADER PKS KEBANYAKAN NGAKU NYA BERAGAMA, TAPI KELAKUAN NYA KAYA SETAN DAN TIDAK BERMORAL, RAKYAT SUDAH CERDAS…SEBAIK NYA ANDA GAK USAH BANYAK BACOT….

    Saraswati • 3 hari yang lalu
    LA POLITISI BUSUK PEMBOHONG PKS FAHRI HAMZAH KOK MEMBERI CERAMAH DENGAN MENGEMUKAKAN AYAT-AYAT AL-QURAN–MULUTNYA ITU SEHARUSNYA DIBERAKI DAN DIKENCINGI KARENA DIA PEMBOHONG–DIA BILANG TAK KENAL FATHANAH–TAPI FOTONYA SEDANG RPAT DENGAN FATHANAH, BANDOT PKS ANIS MATTA DAN LUTFI HASN ISHAAQ BEREDAR LUAS DI MEDIA–MAU BOHONG APA LAGI KAU POLITISI BUSUK PEMBOHONG PKS FAHRI HAMZAH—SUNAT SAJA KONTOLMU YANG TAK MAMPU MENGONTROL KEBOHONGANMU

    Bambang • 3 hari yang lalu
    SARASWATI KOMENTAR ANDA BENAR DAN BETUL SEKALI, MANTAAAP

    Hery • 3 hari yang lalu
    Saraswati @ keras sekali komennya, tapi saya suka, hehehehe

    Sutopo • 3 hari yang lalu
    HAJAR SAJA SARASWADI–POLITISI BAJINGAN TENGIK PKS FAHRI HAMZAH–PEMBOHONG MUNAFIK–MEMANG DIKALANGAN PENGGUNA YAHOO DAN GOOGLE–FAHRI HANZAH ITU POLITISI BERKONTOL DAN BERMULUT JUMBO–DIA PEMBOHONG, MUNAFIK DULU DIA MENERIMA UANG 200 JUTA HASIL KORUPSI MENTERI KELAUTAN PKS YANG DIHUKUM 7 TAHUN KARENA KORUPSI UNTUK MEMBIAYAI PKS–SAYA SETUJU KALAU SI POLITISI BAJINGAN TENGIK FAHRI HAMZAH MEMOTONG KONTOLNYA SENDIRI–SEBAGAI PERTANGGUNGAN JAWABAN KEBOHONGANNYA

    djoko • 3 hari yang lalu
    Kayaknya memang si fachri ini harus diberaki dan dikencingi oleh saraswati.. Ayo kita antar rame2 si fachri ketemu saraswati biar dikencingi dan diberaki… Kita semua juga sdh gemas lht si fachri

    kampret • 3 hari yang lalu
    yaelah ini si Fahri, banyak bacot makin keliatan bodohnya, dari pada nyeramahin KPK mending ceramahin temen2 lu tuh yg suka nilep duit rakyat, hahaha….

    Whisky • 3 hari yang lalu
    wah meski komentar si saras ini kejem bin kasar… tapi benar tanpa sungkan
    salut…
    si kampret juga top

    Zainuddin ampera • 3 hari yang lalu
    anda semua tidak sadar bahwa LHI dan cs nya adalah muka sapi semua makanya tidak punya rasa malu … kalo muka manusia pasti ada rasa malunya …..biarkan saja sapi lewat ….

    Partai Kepunyaan Setan • 3 hari yang lalu
    Salut dengan anda Saraswati, kebenaran itu memang kadang kadang menyakitkan

    Ahmad • 2 jam 22 menit lalu
    PKS itu ideologinya impor memakai “Ikhwanul mulimin’ Mesir, Lha di Mesir pentolan yang jadi Presiden (Moersi)digoyang demo tiap hari, ternyata mereka gak mampu memimpin Rakyat Mesir. Partai ikhwanul muslimin termauk partai yang exclusive tapi tidak merakyat. pura-pura aja membela rakyat, tapi… Selengkapnya

    Some One • 3 hari yang lalu
    Jangan jual ayat2 Tuhan utk menutupi kejahatan bung Fachri…..sgt memalukan dan gak pantas. Semua ulah kader2 PKS justru semakin membuka kebusukan2 didlm partai dan membuat masyarakat semakin benci.

    Billy • 3 hari yang lalu
    kalo diperhatikan itu bukan menjual ayat2 Tuhan…Sesama orang islam itu baik saling mengingatkan. Bung Fachri begitu, karena dia merasa ada yang tidak benar dalam masalah ini…..Dan orang2 PKS juga sedang ikut menanalisa…

    Johanes Maumere • 3 hari yang lalu
    KENCINGI DAN BERAKI SAJA MULUT POLITISI BESAR KONTOL DAN BESAR BACOT PKS FAHRI HAMZAH–DIA PENIPU DAN PEMBOHONG KEPADA PUBLIK–DIA BILANG TAK KENAL FATHANAH–TAPI FOTONYA SEDANG RAPAT DENGAN FATHANAH, BANDOT ANIS MATTA DAN LUTHFI HASAN ISHAAQ BEREDAR LUAS DI MEDIA—ITU MENUNJUKKAN POLITISI BESAR KONTOL ITU BERBOHONG–DIA MENJADI SEDENG DENGAN MENUDUH KPK YANG MENYEBARKAN FOTO TERSEBUT–MARI KITA SAMA-SAMA MENGENCINGI BACOT BESARNYA–DAN MENUNTUT AGAR DIA MEMAOTONG KONTOL BESARNYA–KARENA TAK MAMPU MENGONTROL BACOTNYA

    Bambang • 3 hari yang lalu
    Billy itulah kerjanya Fahri Hamzah kader PKS ,yg komentar bawa bawa Agama ,Dia gak ngaca temen temennya itu brengsek semua,kader PKS kerjanya Korupsi,main perempuan dengan dalih Agama kawin siri

    baik itu lebih baik • 3 hari yang lalu
    johanes@PKS=POKOKE KRISTEN SESAT

    Sertifikasi • 3 hari yang lalu
    @BAIK ITU LEBIH BAIK……KAMU BAIK DEH JADI PROVOKATOR…..

    ELISA • 3 hari yang lalu
    dak nyambung @baik, kayak fh aja

    Saint Olga • 3 hari yang lalu
    Teroris,.. bawa-bawa agama
    Poligami, bawa-bawa agama
    Korupsi, juga bawa-bawa agama.
    Kasihan agamanya, dipermainkan seenaknya. Gilanya banyak juga orang2 yg membela.. dasar Wahabi-Salafy racun dalam Islam.!

    Puguh • 3 hari yang lalu
    Kalaulah….mereka tak terlebih dahulu makan daging saudaranya sendiri….maka tak mungkinlah masalah-masalah seperti ini terjadi…………..
    Yaaaahh….maklumlah melihat najis yang bertengger di tengkuknya sendiri….jauh lebih sukar dibanding melihat najis yang ada di tengkuk orang lain…….
    Gak disadari……bahwa najis ditengkunya itu telah keluar ulat dan bau busuknya tercium kemana-mana……

    Whisky • 3 hari yang lalu
    wah mas puguh ahli najis… nih

    ehem • 3 hari yang lalu
    Ada yang bilang jidat boleh hitam tapi lihat cewek goyang, atau lihat dollar keliyengan,” tuturnya>>>LAH ITU PAS BUAT LUTFI HASAN KAN???
    13 Balasan

    Nur Anisah • 3 hari yang lalu
    kakakakkakakakkak

    Darman • 3 hari yang lalu
    apalagi ceweknya masih Perawan

    Paul • 3 hari yang lalu
    GUA MAU KAYA LUTHFI TAPI TIDAK MAMPUUUUUUUU…

    Joko • 3 hari yang lalu
    Kalo teman Pak Lutfi yg lain gimana ya..??

    Suryo • 3 hari yang lalu
    jidat hitam bukan jaminan,.yg jadi jaminan hati yg putih bersih,.

    Runyam • 3 hari yang lalu
    ternyata masih juga doyan anak sekolahan ya?

    galih • 3 hari yang lalu
    Mungkin jidat hitam dikarenakan pusing nyari duit buat nyari “perempuan” trus akhirnya korupsi dah….

    baik itu lebih baik • 3 hari yang lalu
    PKS POKOKE KRISTEN SESAT

    TAI LASO • 3 hari yang lalu
    HEY YUDAS SINI BIAR KUTENDANG BOKONGMU

    Medli • 3 hari yang lalu
    Cocok untuk Partai Keranjingan Selangkangan

    Ahok • 3 hari yang lalu
    itulah indahnya islam…

    bin • 5 jam yang lalu
    baru bisa baca ikrok aj pake ceramah….

    saeful • 2 jam 55 menit lalu
    mantap abg anak smk

    Ray • 3 hari yang lalu
    Kalau menyadap untuk menyelamatkan uang rakyat malah amanah bung….kelihatan panik bung fahri….takut kalau belangnya ketahuan.

    Suryo • 3 hari yang lalu
    Biasanya orang yg ketakutan itu karena pernah berbuat salah,.sehingga takut ketahuan dgn penyadapan,.

    Pengguna Yahoo! • 5 jam yang lalu
    kemarin jualan agama, sekarang jualan dalil,…. sebenarnya dalil itu makan tuan,.. seharusnya fahri bertanya kenapa PKS mesti korupsi..?? bukannya malah bertanya kenapa KPK mesti memberantas korupsi..!! udahlah berhenti jualan,..udah kagak laku…

    Roro • 3 hari yang lalu
    PKS memang gudangnya ustad dan akhli dlm agama sayangnya hanya kedok semata, lihat duit dan paha lupa status ustad.

    H. Acep • 3 hari yang lalu
    Aurat lo aja terbuka, taubat yach

    Mahadana • 3 hari yang lalu
    PKS Partai Kelamin Laki”

    Suryo • 3 hari yang lalu
    Orang2 munafik yg menjual ayat2 Tuhan dgn imbalan yg sedikit itu digolongkan kedalam ahli neraka,.dan tempatnyapun di kerak neraka,.

    H. Acep • 3 hari yang lalu
    Maksud Menjual Ayat seperti Apa ? … Ahli Neraka Hanya Allah SWT yang lebih Mengetahui, Kita Dengarkan Saja Ayat Qur’annya , Klo itu baik, jadikan pelajaran dan pedoman hidup kita untuk hidup lebih baik, Manusia lebay aja sedikit-sedikit ayat qur’an dibaca, dianggap munafik dan menjual ayat, Intropeksi dulu dong

    Aa Agung • 3 hari yang lalu
    OHHH MY GOD….PKS NAJISSS

    Suryo • 3 hari yang lalu
    Itu masalah korupsi yg dilakukan oleh orang2 PKS,.lebih baik jangan bawa2 ayat Alquran,.kalau mau bawa2 ayat Alquran silahkan bacakan di depan kader2 PKS yg terlibat korupsi,.kalau bisa tiap menit di bacakan di depan mereka ,supaya meresap di otaknya,.

    adami • 3 hari yang lalu
    Termasuk lupa jika lihat paha putih sapi??

    baik itu lebih baik • 3 hari yang lalu
    mahadana@PKS=POKOKE KRISTEN SETAN

    TAI LASO • 3 hari yang lalu
    DIDALAM INJIL PAHA PEREMPUAN ADALAH PENCERAHAN JIWA

    Sertifikasi • 3 hari yang lalu
    LIAT PAHA AKU NDAK LUPA….LIAT DADA RORO AKU JADI GRENG……

    Ahok • 3 hari yang lalu
    itulah indahnya islam…

    Grenggongngeng • 3 hari yang lalu
    lihat paha…astagafirulloh, giliran di kasih pegang….alhamdu….lilahhhhh

    Whisky • 3 hari yang lalu
    tai laso dan mahadana…. komen gak ada juntrungan, cerminan sakit hati aja

    Asset • 3 hari yang lalu
    korupsi oq jamaah,,,,,,,,,,,,,,
    mm iza dapat pahala,,,,,,,,,,,,,,,
    dpt neraka iya,,,,,,,,,,,,,,,,

    nolak BBM ngajak Rakyat,,,,,,,,,,,,
    kl korupsi g ngajak ngajak,,,,,,,,,BANGSAT

    Asset • 3 hari yang lalu
    H.acep———-lu jg sok suci—————
    biar trbuka tp g korupsi————-
    drps tertutup——–kerja nx buka aurat————————

    Yana • 3 hari yang lalu
    mslh dakwah gw akuin PKS hebat, tp mslh kelakuan, beda lagi, bung

    Yanses • 3 hari yang lalu
    DAKWAH APA,,,,,, DAKWAH DAGING……

    abino • 3 hari yang lalu
    Aduh boss…!!!, jangan jadikan ayat2 alqur’an jadi tameng untuk nakut2i orang…, Bersikap gentle ajalah…

    Bambang soepeli • 3 hari yang lalu
    HAI FAHRY ,CERAMAHI DIRI KAMU SENDIRI DAN ANGGOTA PKS!!!!
    PERILAKU KALIAN SEMUA JUSTRU MENJATUHKAN UMAT!!!!

    ismail • 3 hari yang lalu
    FH ini sok baik sok suci, dan orangnya arogan yg jauh dari sifat islami, kalau PKS itu partai baik dan pengurusnya orang baik2 tentu PKS tdk mendapat persoalan yg memalukan seperti ini. Kalau orang PKS banyak ustad tentu ia tdk meninggal azas Islam yg baik dan suci, saya menyesal tlh pernah memilih PKS, krn sekarang tlh menjadi partai para korruptor dan senang PSK dan banyak org munafik.

    Darman • 3 hari yang lalu
    Begitu juga saya menyesal pilih PKS pada 2009, ternyata munafik, misalnya mengatakan
    PKS partai bersih dari korupsi faktanya Partai Koruptor Sapi

    H. Acep • 3 hari yang lalu
    Di atas ane orang paling suci, Paling Pinter Ilmu Agamanya, gak nyadar sudah memfitnah, semoga diberi kesadaran

    Suryo • 3 hari yang lalu
    Maaf,.Acep,.kasus korupsi petinggi PKS bukan fitnah,.itu sudah terbukti dan kita tunggu saja hasilnya lebih lanjut,.

    Haji Didi • 3 hari yang lalu
    PKS sekarang partai preman..sdh hilang dakwanya…Hilmi aja sdh diam

    baik itu lebih baik • 3 hari yang lalu
    DARMAN@masalah buat lo….wkwkwkkw

    Supendi • 3 hari yang lalu
    Jangan melokalisir kesalahan PKS aja liat juga kesalahan partai2 lain yg umum terjadi. PKS bukan partai malaikat. Kesalahannya pasti dibesar2kan media krena mediayg punya lawan politik. lihat saja endingnya yang salah siapa? kalo wanita yg penting dinikahi dan mampu memberi nafkah apa salahnya?

    ismail • 3 hari yang lalu
    kalau partai bertindak baik amanah sesuai sifat islami tentu tdk jadi begini, kasihan orang PKS yg tdk pernah sadar atas kesalahannya.

    H. Acep • 2 hari 22 jam lalu
    Ismail orang yang sulit sadar, PKS bukan milik LHI saja seperti Demokrat bukan milik SBY , mereka tidak pernah ada jika tidak ada yang memilih.

    Supendi • 1 hari 21 jam lalu
    Kita bisa tengok ke kader2 lainnya, PKS bukan milik LHI, jangan LHI saja yg di monitor…sekali kena kasus di tangkap di adaili. Coba Kader2 dari partai penguasa sampai sekarang masih lenggang aja blm ada tindakan yg berarti

    Ahmad • 2 jam 30 menit lalu
    PKS dilokalisasi karena slogannya sombong” dakwah, bersih, peduli”. Benar terbukti “peduli” ama darin Mumtazah yang bahenol umur “16 thn” sudah ditiduri LHI. Lihat aja tuh fakta di peridangan?..liat khan. Ingat kata Emha “Islam Yes” tapi “partai Islam, NO”. Kalau sdah masuk partai gak bisa “bersih” yang bisa bersih hanya “RINSO”. PKS terkenal dengan Poligaminya, dari kader-kadernya makanya mereka mencekoki makanan anak2nya yang banyak dg uang “haram” korupsi.

    Supriyono • 3 hari yang lalu
    Fahri…Fahri ,…sudah habis jual daging sapi ……karena sudah kepepet akhir jual ayat-ayat suci Al-Qur’an , wah payah otak Fahri ini sudah mulai Geser barangkali….

    blue tyuyul • 3 hari yang lalu
    CANGKEM ASSSUUUU…tuh ceramahi Dedengkot Partainya….ni ASU jelas-jelas sedang MEMPERJUANGKAN para KORUPTOR dan para PENCOLENG UANG RAKYAT dan para AGEN KEBANGSATAN dari jerat hukum …dan implisit dia sedang KETAKUTAN dia PUNYA KASUS bakal terungkap…mudahan ja terungkap KASUSnya….PINGIN LIHAT DIA DI KRANGKENG…

    Adi • 2 hari 21 jam lalu
    cocokkk…. fahri hasuuuuuuuuuuu !!!!!!!!!!

    Umar • 3 hari yang lalu
    eh fahri mestinya ENTE mbaca in AYAT2 CINTA !. kalau ENTE merasa lebih arab dari pada orang arab. ngapain ENTE hidup di INDONESIA !! sono ENTE hidup di arab sono, campur ama ONTA !!!!!! ENTE nyebelin kalau hidup di INDONESIA

    Bambang • 3 hari yang lalu
    Dikira rakyat gak tau sepakterjang PKS ,Partai Korupsi Sapi, Partai Kumpulan Setan.

    SISWANTO • 3 hari yang lalu
    HATI-HATI…………………WASIR …………..wkwkwkwkwk

    Maruk • 3 hari yang lalu
    ya ammpuuuun…ALQURAN lagi dibawa2….politik ya politik agama ya agama..kalo politik ngebawa2 agama sih boleh2 saja asal konsekuen spt menyerahkan permasalahan kita kpd aturan yg berlaku dan menerima apapun keputusannya. nanti jg masy jg kan yg akan melihat apakah peradilan yg menangani masalah pks itu bekerja dgn adil atau tdk. jgn spt skrg mencari massa dgn andalan ayat2 ALQURAN begitu ketahuan salah masih dipakai lagi ayat2 ALQURAN utk pembelaan diri…memang betul banyak orang bilang pks munafik sptnya pantas

    Bambang • 3 hari yang lalu
    Orang kalo Partainya sudah kepepet kasus kriminal,mencari cari celah pembenaran,Fahri Hamzah harunya menceramahi teman temannya yang melakukan tindakan KORUPSI, sok pinter baca Al Quran,sok nguasai Al Quran,itu semua cuma kedok Fahri hamzah untuk menutupi Kebusukannya sendiri.

    Pengguna Yahoo! • 3 hari yang lalu
    @hahaaa….baca tuh ayat,ada daging2x gitu,,sukakah salah seorang diantara km memakan daging saudaranya yg sdh mati,,ayat ini cocoknya lu bacain buat LHI,,krn yg dimaksud dgn daging itu adalah jatah daging sapi rakyat yg diembat kawanmu itu..ngaco ae ni mas bro. ..@minta SOP penyadapan,spy dibuka transparan,,minta transparan spy bisa menyusun rencana busuk tuk menghindari penyadapan klo niat mw korupsi ea bro,,otakmu memang busuk fahri….@bro,negara ini punya pedoman uud45 dan uu,bukan negara syariat..jadi ayat2 itu cocok dibaca dikantor pks aja..ok

    Fadel • 3 hari yang lalu
    setujuuuu banget emang ayat itu buat si LHI dkk di PKS

    Gundala Seta • 3 hari yang lalu
    Soal ngutip nghutip ayat Quran para politisi PKS memang jagonya, sebab memang kebanyakan mereka ustad yang ahli agama, tetapi sayang keahlianya bukan unutk membimbing masyarakat tetapi unutk menutupi kebejadan moralnya.

    Sertifikasi • 3 hari yang lalu
    AGAMA KOK DIMASUKKAN DALAM POLITIK…AGAMA KOK DIMASUKKAN DALAM HUKUM, EMANGNYA NEGERI INI PAKAI HUKUM AGAMA APA??

    Aria Panji • 3 hari yang lalu
    hehehe..ini lagi kebodohan fahri..bumerang…selama ini dia yg selalu berprasangka terhadap KPK.. bahkan ingin agar KPK bubar.. hihihi giliran partainya kena kasus.. dia buka ayat ini dan dia bacakan tafsirnya seolah-olah berprasangka terhadap LHI dgn kasus daging sapi adalah salah…TAPI.. coba baca juga fahri dgn ayat ini: yg artinya; DAN TOLONG MENOLONGLAH KAMU DALAM MENGERJAKAN KEBAIKAN DAN JANGAN TOLONG MENOLONG DALAM BERBUAT DOSA DAN PELANGGARAN……..sesungguhnya amat berat siksanya..: ……SUDAHLAH FAHRI LAKUKAN PEMBELAAN ITU DGN CERDAS SESUAI BUKTI YG ADA..JANGAN MELEBAR KEMANA-MANA……….

    Andi .M • 3 hari yang lalu
    lebih banyak omong,akan lebih banyak terbuka pak…… lebih banyak celakanya….

    TAKARAS • 3 hari yang lalu
    Orang ekonomi nyeramahi orang hukum mengenai “hukum”. Lucu,,,,,,
    Apalagi mengatasnamakan Al-Quran yang suci. Kalo tidak boleh berprasangka buruk, kenapa si fahri sejak lama ngomong buruk (berprasangka buruk) terus tentang KPK ,,,,????? ngaca dong ngaccccaaaaaaaaaaaa,,,,,,,

    Suryo • 3 hari yang lalu
    karena dianya lagi bingung ,mau nerima uang takut kesadap dan ketangkap KPK,.

    Een • 3 hari yang lalu
    “Kerjalah didalam senyap,” perasaan yg ngomong yg berisik kerjanya

    Ray • 3 hari yang lalu
    bubarkan partai terhujat itu arti suratnya

    Dedi Azlan • 3 hari yang lalu
    Memang benar Fahri, kita sesama umat muslim tidak boleh berprasangka buruk, seperti istilah dalam Al-Quran”Memakan daging saudara sendiri yang sudah mati”. Tapi banyak pula Oknum PKS,Ex:LHI yang bahkan memakan daging saudaranya(Rakyat Indonesia) Hidup-hidup dan apakah itu tidak dosa besar??!!! Apakah kamu menutup mata terhadap penderitaan mereka(Rakyat Indonesia) yang dilakukan oleh orang-orang dekatmu(PKS)??

    H. Acep • 3 hari yang lalu
    Sok Tahu

    SAYA TIDAK SETUJU • 3 hari yang lalu
    ITU AYAT AL QURAN KAN KHUSUS DITUJUKAN UTK ORANG LAIN, KALO UNTUK KRONINYA SENDIRI PAKAINYA AYAT2 SETAN, JADI YA BANYAK NGELESNYA.

    Suryo • 3 hari yang lalu
    @Dedi,.ane setuju dgn pendapat ente,.jangan sampai islam di pake untuk tunggangan politik yg akhirnya justru kelakuan anggotanya malah tidak islami,.dan jauh dari ajaran islam itu sendiri,.

    Buklan • 3 hari yang lalu
    Fachri meneguhkan dirinya: Orang munafik tahun ini!

    Jusup Putra • 3 hari yang lalu
    Lagi2 kader PKS jual ajaran agama untuk kepentingan politik dan partainya…Partai Keparat Setan…badan manusia tapi kelakuan binatang…kebanyakan makan babi tuh

    SIM ot • 3 hari yang lalu
    pks emang pinter ,apalagi baca tulisan arab.
    tapi sayang pinternya buat hal hal yang BURUK
    wanita,jabatan dan harta
    ayoo fahri hamzah segera ngaku aja lah
    ga usah berkelit DOSA nambah lho

    Bejo Jo • 3 hari yang lalu
    sms bwt korupsi aja pake bahasa arab bro…

    Suryo • 3 hari yang lalu
    Biar dikira orang lain gak ngarti artinya bro,.

    Runyam • 3 hari yang lalu
    bgm kabarnya pak ustadz? ko gemar meraup uang negara utk kawin lagi, bgm kabarnya guburneur jabar aher? apa dipanggil kpk juga? untuk saya mah sejak dahulu ga pernah pilih pks dan partai tempat domisilinya para koruptor…. Jabar panes ga maju2 ayo mumpung dunia belum kiamat para ustadz tobat besar…!

    Wahyu • 3 hari yang lalu
    Kalo kamu Fahri tinggal didaerah saya…dah lama kamu dicincang oleh masyarakat sini, kalo mau buktiin dateng aja kesini….mampus loe. Sok kyai tapi maling.

    SATRIO PININGIT • 3 hari yang lalu
    JUALAN AYAT LAGI……….. MUKE..GILE..DAH…

    Supriyono • 3 hari yang lalu
    Cocotmu Fahri , jangan jual Ayat-ayat Suci Al-Qur’an Bung , apa karena daging sapi sudah Habis

    SAYA TIDAK SETUJU • 3 hari yang lalu
    EMANGNYA KPK MAU DENGERIN, APALAGI DIMASUKKAN KE DALAM HATI OCEHAN LOE FACHRI .. KAGAK BAKALAN DAH, LOE BUKANNYA YANG PALING GETOL KEPINGIN BUBARIN KPK TEMPO HARI, KAN ..

    Jhono lan • 3 hari yang lalu
    Riii Fahriii,ente ngomong bawa2 Agama segala,nah—koq ente kagak omongin kelakuan rekan ente di PKS-Ente kira rakyat Indonesia Goblok apa? – Coba buat Pooling di Media ,siapa yang lebih dipercaya,omongan orang2 PKS atau ente ,apa omongan KPK.-Dijamin 500% ngejublak ente -kagak ade yang percayee.-Ente tahu,di warung2 ,orang ngeliat PKS,-seperti ngeliat kotoran ayam kampung- Apalagi ibu2- Udalah, mending ente tobat,minta ampun,pada Allah SWT – dari pada ente ngajarin KPK.-Sampai mulut ente ,,Robek” kagak ada yang Percayee- Bertobatlah Rii – Malu sama anak istri.

    boedyo • 3 hari yang lalu
    Nggak usah heran, kebakaran jenggot karena merasa ada yang pelan-pelan mendekatinya yaitu tuduhan keterlibatannya. Nggak usah banyak teori apalagi pakai ceramah segala pak Fakri, buktikan bahwa tuduhan itu tidak benar, gitu aja !!

    Andi • 3 hari yang lalu
    dalam hati samad maupun bosyro pasti bilang begini: ‘eh ada anj*ng menggonggong ni’….
    kalo aku jadi samad atau busyro, pasti langsung aku ceramahin balik: bilang bahwa korupsi itu selain dilarang oleh agama, tetapi juga dilarang oleh negara,apalagi perbuatan cabul, niscaya pasti akan dilaknat oleh tuhan.
    pasti FH langsung tepok jidat dan pegang kon**l sambil bilang, ‘mati gue’

    Suryo • 3 hari yang lalu
    hehehe,.ente bisa aje,..bro,.

    Ana • 3 hari yang lalu
    udah kpk jangan lama 2 keluarkan semua bukti , mana benar mana salah ,, jangan kelamaan keburu pemilu … yang benar bersyukur yang salah bertobat…

    SAYA TIDAK SETUJU • 3 hari yang lalu
    yang benar bersyukur yang salah bertobat…LHA TERUS HUKUM MAU DIPAKE UNTUK APA ??

    Suryo • 3 hari yang lalu
    yang salah tentunya harus di hukum donk ,.enak amat kalau cuman disuruh tobat doank,.kalau kek gini ane juga mau deh,.

    Ana • 3 hari yang lalu
    maksud sy yang namanya bertobat itu mengandung resiko , termasuk resiko mengembalikan seluruh hasil kejahatan , dan mengandung hukuman juga sesuai undang undang yang berlaku selama hidup di dunia ini karena bertobat itu bukan hanya kita bicara ke Tuhan saja , tapi harus disertai bukti ketaatan akan adanya akibat dari perbuatan… .. itulah yg saya maksudkan… sorry friends kalo kurang jelas comment nya…

    Amalia • 3 hari yang lalu
    Hahahaha……….ada ayat yang dilupakan oleh Fachri: amar ma’ruf nahi munkar. KPK itu sedang memerangi kemunkaran, termasuk yang dilakukan oleh PKS.

    Suryo • 3 hari yang lalu
    iye,.

    ADJI • 3 hari yang lalu
    banyak juga akalnya ya …..

    Hasan • 3 hari yang lalu
    Sebaiknya ceramah di depan kader PKS tentang mencuri uang rakyat, atau korupsi atau bermain perempuan itu tindakan dosa.

    Saint Olga • 3 hari yang lalu
    Makin jelas aliran Wahabi-Salafy ini bertujuan merusak Islam dari dalam, memecah belah Ukhuwah Islamiyah.

    Saint Olga • 3 hari yang lalu
    Sebagai muslim yg benar tentu tidak terima tindakan Fahri ini karena merendahkan Al-Quran untuk menutupi tindak korupsi.

    Saint Olga • 3 hari yang lalu
    Sama saja dg seorang muslim yg benar, tentu tidak akan merestui tidakan teroris membunuh sesama manusia dg dalih membela agama.

    Saint Olga • 3 hari yang lalu
    Begitu pula muslim yg bisa berpikir, akan sadar bahwa tindakan poligami ala Syech Puji ternyata tidak terpuji, karena menghalalkan perzinaan berkedok agama.

    Semprul • 3 hari yang lalu
    Jangan-jangan Fahri kecipratan daging juga ya, kita tunggu !

    cis • 3 hari yang lalu
    menjijikan..klo korupsi dosa ngak? klo nnt PKS ngak lolos parlementary treeshold salah satu pelakunya si biadab inin..bt kader2 yg buta hasil doktrinasi sesat..tunjuk manusia ini sbgai penyebabnya klo PKS bubar krn kehilangan pemilih..

    H. Acep • 3 hari yang lalu
    Urusan Treesshold, biar waktu yang menjawab

    Suryo • 3 hari yang lalu
    Dan waktu jua yg nanti dibuktikan di pengadilan,

    Siryon • 3 hari yang lalu
    udah pasti pks lolos threshold. rakyat indo pada goblok semua. lihat aja di jabar dan bandung, kader pks masih tetap kok menang jadi gubernur dan walikota. jangan terlalu menyudutkan pks, rakyat indo terutama jabar pada goblok semua kok

    Saraswati • 3 hari yang lalu
    MULUTNYA SI FAHRI ITU LAYAKNYA DIBERAKI BUKAN DIDENGAR OMONGANNYA–DIA PEMBOHONG DAN PENGIBUL–BILANG TAK KENAL AHMAD FATAHANAH TAPI FOTONYA SEDANG RAPAT DENGAN FATHANAH, USTAD BANDOT PKS ANIS MATTA DAM LUTHFI HASAN ISHAAK BEREDAR LUAS DI MEDIA—DIA BAJINGAN TENGIK–KOK MENCERAMAHI KPK—

    Defi Dradjat • 3 hari yang lalu
    apakah keadaan yang dialami si fahri bisa dikategorikan galau ??? hahayyyy…..

    Adi saburo • 3 hari yang lalu
    DAH MUAK DENGAN PKS KAU SENDIRI BLM TENTU SUCI………………

    mataw • 3 hari yang lalu
    FUCKry haramzah baca al quran melebihi orang arab,,,,,,,,,,,,,,tapi DIAMALKAN APA NGGAK KRI?????? JIN SETAN DAN IBLIS BIN JURIG JUGA BISA BACA AL QURAN TAPI NGGAK MENGAMALKANNYA BAHKAN MENOLAK PERINTAH TUHAN, NACH KAMU FUCKry berada disisi yg mana?????kamu coba bubarin KPK dan membela MATI2AN si LUTPI yg sudah makan daging RAKYAT INDONESIA yg seharusnya kalian BELA, kalianlah (PKS) yg benar2 BIADAB,, atas nama agama,, kalian menCAPLOK HAK RAKYAT YG LAGI SEKARAT, dasar BIADAB KALIAN ORANG2 YG TAHU HUKUM AGAMA TAPI MENYELEWENGKANNYA.

    Suryo • 3 hari yang lalu
    Orang yg mengerti hukum2 agama dan kemudian meelanggarnya serta menutupi pelanggarannya dgn berlindung pada ayat2 suci, itu bisa di kategorikan orang munafik,.dan tempatnya adalah kerak neraka terdalam,.

    A. SYUKRI ISA, SE. Ak • 5 jam yang lalu
    Lagi-lagi Sdr. Fahri Hamzah sok tau sendiri dan pakai ayat2 Al-Qur’an lagi. Sdr. Paham ngak tindakan KPK melakukan peenyadapan tersebut bagian dari pekerjaan KPK dalam melakukan Penyilidikan / Penyidikan terhadap orang yang diindikasikan melakukan perbuatan korupsi yang diatur dalam Undang-Undang. Laa kalau penyadapan ini kata Sdr. tidak sesuai dengan kaidah / salah ber-arti yang buat undang-undangnya yang salah bung !!!!!!!!!, bukan KPKnya.

    Hary • 3 hari yang lalu
    Di PKS,mana Ustad, politisi dan mana MALING hampir kagak kelihatan bedanya,karena jidatnya ITEM semua, tapi otaknya ngeres liat Miss V dan Duit !!!

    Orang Utan • 3 hari yang lalu
    Fachri Fachri…….Kamu itu arogan,somb ong,ngomongnya kasar,mulutmu itu sama dgfn comberan!!!. Kamu itu kalap,partai kamu PKS sudah kalap,itu pertanda kalian itu politisi2 kelas anak2 sekolah dasar.
    Bawa2 ayat agama, emangnya dgn bacain ayat agama orang pada takut ?,mau nakut2tin KPK dgn ayat agama…..hahaha.
    Kamu sendiri kalau menuduh KPK seenak udelmu,begitu kena diri sendiri seperti cacing kepanasan…….Dasar politisi murahan.

    BACANG PANAS • 3 hari yang lalu
    Dan dalam syariat islam, perkara suap-menyuap sangat ditentang dan diancam dengan ancaman yang mengerikan, Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassallam , beliau bersabda :
    áÚäÉ Çááå Úáì ÇáÑÇÔí æÇáãÑÊÔí
    “Allah melaknat orang yang memberi suap, dan yang menerima suap” (HR. Ahmad dan selainnya dari Abdullah bin Amr’ Rhadiyallahu ‘anhuma , Dishohihkan Al-Albani dalam Shohihul Jami’ 5114 dan dalam kitab-kitab beliau lainnya)”

    rudy • 3 hari yang lalu
    Fahri hamzah…..balik kanaaaannnn…gerak….!!!! malu ah banyak omong…jadi kelihatan kwalitasnya….di bawah standar… kasihan yang sudah pilih fahri….mungkin dunia akherat gak ikhlas…

    Srikandi • 2 hari 22 jam lalu
    Gitu aja pake bawa2 ayat Al Qur’an, lg!!
    Intinya, kalo elo ga merasa berdosa/bersalah, elo ga perlu pusing kalo KPK “ngblusukkin” elo!!
    KPK emang tugasnya menyadap KALO memang ada yg dicurigai!! Ntar kalo koruptor lolos dr hukuman, masy bkl nyalahin KPK, krn ga mampu m’buktikan!! Nah, bwt m’buktikannya kan emang hrs ada penyadapan!! Krn kalo laporan ato saksi mata aja bisa bohong ato d anggap sotoy kan??!
    Soal KPK g boleh terlalu senang krn d puji2, emangnya kapaaaaaaaan KPK petantang-petenteng nunjukkin senang d atas “penderitaan” koruptor yg mrka jeblosin k penjara??
    Ngomong asal njeplak aja!!
    Bilang aja elo iri ma KPK, krn kalo KPK lbh “dicintai” masy drpd elo yg pejabat tp dimusuhi ma masy krn dicurigai korupsi!!
    Semakin elo ato pejabat lainnya m’p’sempit langkah KPK, jgn harap masy makin percaya apalg mencintai elo!! Krn kita, masy, tuh dah ga sebego yg lo kira!!

    sudardjo • 3 hari yang lalu
    nanti fahri di incar sama extrimis iran lho bawa-bawa ayat suci di tempat nggak bener

    Petruk • 2 jam 38 menit lalu
    Mestinya seperti Fahri lah yang harus di Demo FPI karena mempermainkan ayat Al-Qur’an

    Abiyasa • 3 hari yang lalu
    Kalau pks tidak tersandung masalah korupsi, saya acungi jempol! Lha buktinya…kalau anda tidak bisa melihat gajah dipelupuk mata, mau lihat sapi dimana lagi…

    PD. PARTAI BEDUL • 3 hari yang lalu
    ngomong noh sama kebo ri……orang ini kayak yg paling bener aja….

    Wahyu • 3 hari yang lalu
    Inilah contoh orang yang gak tau hukum, katanya ahli hukum dan kalo mau jadi Kyai jangan jadi anggota DPR dong?????? kan KPK nyadap kerna adanya indikasi orang itu berbuat salah bukannya tanpa alasan hey bung Fahri yang sokkkkkkkkkkkk. kalo orang gak ada indikasi salah ngapain KPK repot2 nyadap orang dan itu baru namanya buruk sangka….bukannya kamu bung Fahri yang buruk sangka sama KPK???????? nyaca dongggggggg,

    Jenggo • 3 jam yang lalu
    Mengumbar Ayat Allah demi membela kawan yang koruptor, sunggul melambangkan sifat IBLIS..

    tulus w • 3 hari yang lalu
    Kenapa to kalau maling berdasi lebih susah menyelesaiaknya terutama maling yang membuat undang undang maling, kaluapun gak mempan dengan undang undang buatanya sendiri mestinya kan yo masih punya agama, kecuaoi memang mereka mereka ini lahir dari seorang wanita kafir,

    gendruwo • 3 hari yang lalu
    kok pks jadi berita melulu? siapa yg tanggungjawab kalau mulut fuckri jadi tambah dower?…..

    KPK (Komisi Pulang Kampun … • 3 hari yang lalu
    Gini2 banyak supporternya di Jawa Barat …. Jawa Barat habitat partai munafikum

    gendruwo • 3 hari yang lalu
    makanya di jabar banyak kaum anarkis yg bangga beraksi didepan kamera tv, terutama yg golongan militan sara….

    ALLan • 3 hari yang lalu
    walah orang kaya gini bisa jadi wakil rakyat….bukan wakilin rakyat malah wakilin ketuanya….sdr fahri anda bisa baca dan terjemahkan isi alquran itu buat diri sendiri….walah suatu saat kamu kena jerat baru nyaho..

    Giyanto • 3 hari yang lalu
    FAHRI bego banget!!!!!!!!! yang pantas kamu ceramahi itu dirimu sendiri sama tuh anggota DPR yg pada korup,,,kader PKS terutama LHI, AM ojo kakean mbacot!!!!

    Rano • 3 hari yang lalu
    Fachri..kasihan ente pake bawa-bawa ayat lagi ente sendiri masih jauh buta ente masih lolong/buta dengan diri ente juga blm tahau ente ..kalo politik yah sudah politik jangan pake bawa ayat ..kewalat ente…..

    ariefpranata • 3 hari yang lalu
    fahri anda tidak ada bedak dengan simut besar dari demokrat ketika orang2 partai anda koruptor anda teriak seharusnya anda membantu KPK dalam pengusutan bukan merecokin
    kalau anda tau tentang hukum islam orang berbuat kejahatan anda lindungi anda yg berdosa
    kalau anda belum tau balik lagi kepasantren ok

    djoko • 3 hari yang lalu
    Ini orang ky paling Islam aja.. Beginilah model orang munafik.. Padahal jika abraham samad balik menceramahi si fachri, akan banyak ayat2 suci al Quran yg “menusuk” kelakuan para petinggi PKS. Maling tetap lah maling. Apapun “bungkusnya”… Munafik tetap munafik, meski mulutnya ngoceh ttg isi ayat2 suci al Quran

    Lansia • 3 hari yang lalu
    orang yang suka “menggurui” orang lain menandakan orang itu “tidak tahu” bahwa “dirinya sebetulnya itu tidak tahu/bodoh”…………sehingga arogan.dan sombong karena merasa dirinya lebih pintar dari orang lain…………. sifat ini kelihataanya ada pada diri f.h.

    XG • 3 hari yang lalu
    HA HA HA Fahri – fahri kasihan amat loe,di Dunia sja sudah disadap, Apalagi di akherat sudah pasti tuuh. makanya jaga amanah rakyat, jangan menghianati rakyat, ada sebab pasti ada akibat intropeksilah apakekuranya?? jgn sok suci itu yg kesombangan manusia yg mengaku lebih persih lebih amanat, akhirnya di uji langsung sma Allah

    gendruwo • 3 hari yang lalu
    “Jidat boleh hitam, tapi si “adek” masih doyan cari ayam (ayam kota)
    “Jenggot kayak kambing, liat bokong hati terombang ambing”
    “Celana boleh cingkrang, tapi bini selusin masih kurang”………….

    belalang • 3 hari yang lalu
    BARI KALI INI KITA LIHAT SETAN BACA AYAT AL-QUR’AN, YG DIBACA AYAT SOAL MAKAN DAGING LAGI.. DASAR SETAN BERWUJUD NYATA KAU FAHRI, DAGING LEMBEK ALIAS PEPEK TUH BYK DISUKAI KADER2 PKS

    Cindy Markonah • 3 hari yang lalu
    hi hi hi…..lebih ARAB daripada orang ARAB katanya.

    Yanses • 3 hari yang lalu
    CINDY…..HI…HI…HI….KAMU NYINDIR DEH….MAU DIKAWININ FAHRI…KAN LEBIH ARAB LAGI……

    Syaiful • 2 hari 21 jam lalu
    yaaa

    Dindin Saepudin • 3 hari yang lalu
    Nah lho, dia yg membaca dia sendiri yg melakukan, dengan mengatakan KPK……. apakah itu sama saja menyimpang dari ayat itu, bahkan mengaku lebih pintar dari org arab. Saya kira diam lebih baik dari pada emas, lihat aja proses hukum yang berjalan bagaimana jadinya, dan klo pun tidak terbukti dan itu mengada2 sesungguhnya pengadilan akhirat akan lebih akurat mana yg benar dan yg salah, smuanya bertawakal dan berserah diri kembalikan kepada Allah. Saya kira klo demikian negeri ini akan tentram. Tapi itu mustahil karena memang demikian jalan yg harus dilalui.

    Priyanusa • 3 hari yang lalu
    dgn segala cara KPK ditekan/intimidasi termasuk menggunakan ayat2..masuk neraka lah dlsb….penyadapan untuk tujuan pemberantasan koropsi pun di persoalkan….seharusnya si Fahmi ini sebagai wakil rakyat dan jadi mitra kerja KPK harus lebih pro aktif dan memback up kelemahan lembaga pemberantas kejahatan korupsi tsb…

    Dargombes Jaya • 3 hari yang lalu
    Hai…. si bangsat anggota DPR, nggak usah bawa-2 ayat Al-Qur’an di tempat najis, seperti gedung DPR. Sebenarnya gedungnya nggak najis, tapi karena dihuni org-2 najis, yaa…jadi najis

    Tone • 3 hari yang lalu
    Fachri, Loe dakwah aja dihadapan temen-temen Loe yang pada korup tu, Lou kalau kritik institusi lain galaknya luar biasa, ternyata didalam Partai Loe semua pada busuk. Apa Loe kepalang malu kali ye.

    Saint Olga • 3 hari yang lalu
    Salafy munafik, menyadap haram tapi korupsi halal. Betul2 perusak Islam.

    Yudhi • 3 hari yang lalu
    fahri majnun, fahri sudah stress (partainya bakal jeblok), kalo kata si ruhut ga bakal ada lg di dpr. hahahahahaha

    Giyanto • 3 hari yang lalu
    Fahri Hamzah lebih kamu ceramahi tuh LHI mantan presidenmu…katanya kamu itu bodo????kok ceramah-ceramah segala?? dasar nyinyir!!!!!aku eneg liat mukamu!!!ceramahi dirimu sendiri udah bener belum????sok agamis loe!!!

    Muchtar • 3 hari yang lalu
    Sok moralis,koreksilah diri sendiri/atau partaimu ,enggak usah menggurui orang lain

    Jayabaya • 3 hari yang lalu
    Fahri Hamzah membolak-balik makna ayat suci Al-Qur’an utk. melidungi kepentingan duniawinya dan untuk menyamarkan busuknya aroma bangkai dari PKS….. Masyarakat luas berhak tahu siapa-siapa bandit/munafik yang menjual agama demi tahta harta wanita dan karenanya harus dijauhi. Kejahatan oleh orang-orang yang berjubah/berkedok agama justru harus luas dipublikasikan agar masyarakat tidak tertipu memilih mereka menjadi pemimpin.

    Yono • 3 hari yang lalu
    KALO BERSIH KENAPA HARUS RISIH KALO DI SADAP??? ada apa dg PKS? cari pembenaran sendiri, aturan tidak perlu agung-agungkan tapi klo lebih baik diterobos ya mau apa? demi kebaikan semua apa salahnya..

    Suryo • 3 hari yang lalu
    kalau gak merasa bersalah ya cuek aja ,.mau disadap pake alat tercanggihpun gak takut,.ye enggak,.?

    Yos • 3 hari yang lalu
    fahri bibir dower itu dr partai berlebel agama kepana tdk dower menceramahi pengurus atau teman2nya yg korupsi daging sapi, naif banget ya dower koreksi dulu dirimu baru blh ngomong pakai ayat2 al quran.

    Nasir • 3 hari yang lalu
    SAAT TURUN AYAT TSB UMAT MANUSIA BELUM TERLALU PINTAR BERBOHONG …., jadi cuma dingatkan jgn ber prangka……! Beda dg sekarang ..contoh nya klompok loo….. udah ketahuan …terbukti……!!!! MALAH MENGGUNAKAN AYAT2 SUCI UTK MEMUTAR BALIKAN FAKTA…!!!!! kami sebagai muslim yg berprilaku wajar ( MUAK DG POLITIK) malu melihat prilaku kalian yg slalu berlebel USTAD tp teryata ga sesuai dg predikat nya…. INGAT.. ALLOH MAHA TAU DAN GA PERNAH TIDUR jadi sedetikpun tak terlewatkan apa yg kalian lakukan…!!! lebih baik SADAR & INSYAF lah….jgn slalu mau menutupi dan mengelak apa yg klompokmu perbuat…, jgn slalu megertak klompok yg sedang menegakan KEBENARAN….

    Giyanto • 3 hari yang lalu
    LHI makan suap daging sapi impor ????FAHRI kamu jijik ndak?????congormu mirip banget..karo sapi!!!!!!!!!!!!he..he…ngaca dong bro!

    Pengguna Yahoo! • 3 hari yang lalu
    Hai kau juga harus ingat, pakai uang haram itu juga dosa besar….. Mau pologami itu juga gak gampang, banyak syarat dan kaidah yang harus kalian ikuti…. Jangan perburuk image Islam gara-gara kalian menyebut partai dakwah tapi berulah bagai Jahiliyah…
    bambang • 3 hari yang lalu
    Siapa yang bakal menyimak khotbah maling apbn dan penikmat syahwat. Heran masih nekat jualan mantera negeri fantasi atas angin!

    wakid • 3 hari yang lalu
    Wah fahri sudah berprasangka bangsa kita dikatagorikan lebih rendah dibanding bangsa Arab…..dia keluarkan ayat yang tidak boleh berprasangka, tapi dia sendiri yang bilang “ini sudah melebihi orang Arab”..dia kira orang Arab itu suci… kebanyakan mereka adalah orang2 Jahiliyah, munafik seperti Fahri. dan teman2nya di PKS.dan pemimpin teras PKS partai berkedok agama…dia sendiri bilang “jidat boleh hitam lihat cewek goyang atau lihat dollar keliyengan” dia tanpa sadar sudah buka kedok sendiri juga, persis yang dilakukan oleh pemimpinnya….hehehe munafik sekali …….ANDA MASIH PERCAYA ORANG INI JUGA PARTAINYA????? pikirkanlah…….

    Joko • 3 hari yang lalu
    Kelihatannya ada “sesuatu” dibalik sikap “Arogan” Fahri kepada KPK…..
    “Orang yang memakan bangkai saudaranya sendiri adalah KORUPTOR Teman anda sendiri Pak Fahri , ‘Oknum DPR’ “
    Semoga Pemilu 2014, partai ‘setgab/ koalisi’ ga ada yang milih……AMIN

    A • 3 hari yang lalu
    kasus sentury ama ambalan ngotot suruh bongkar terus ,,,kalau nggak bisa bongkar kpk bubarin aja kata fakhri……..tapi giliran pks suruh nutupin dan nggak boleh nyari kesalahan orang ,,,,,pakek jual ayat qur’an lagi……sungguh terlalu….kpk nyadap kok suruh moblikasikan ya keburu lari yg di sadab yg udah ada bukti nyata aja ngelak apalagi nggak ada bukti,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,fakhri LEBAY…..

    Rudal • 3 hari yang lalu
    Sudah gak mempanlah….ceramah juga cuma untuk menutupi kebobrokan partainya akibatnya malah lebih nyata kemunafiqannya…….fahri….fahri partai sudah bejat moralnya baru ceramah sekarang…………………………………….

    FA G • 3 hari yang lalu
    Fahmi ini sdh tdk punya malu sama sekali, menggunakan agama utk menutupi tindak korupsi yg sangat dikutuk oleh agama Islam. Prilaku orang2 spt ini yg dpt merusak citra Islam.

    Partai Kepunyaan Setan • 3 hari yang lalu
    Dosa jidat loe, lebih dosa mana dari pada mencuri uang rakyat ????

    Premandepok • 3 hari yang lalu
    BANDOT FAHRI PKS JELAS KETEMU BANDOT FATANAH PKS …. MASIH BANTAH AJA NGAK KENAL …….DASAR PERAMPOK BERKEDOK AGAMA

    Adhitya • 3 hari yang lalu
    Mantap, iya mantap bodohnya. Toh disini penyadapan itu bukan terhadap semua masyarakat. Tp hanya terhadap tersangka korupsi. Orang bodoh kok bs jadi pejabat parlemen yah?

    Partai Kepunyaan Setan • 3 hari yang lalu
    JANGAN BAWA BAWA AGAMA UNTUK URUSAN PENCURIAN UANG RAKYAT DAN KEMAKSIATAN (TIDUR DENGAN PEREMPUAN BUKAN MUCHRIMNYA )

    Adi • 2 hari 21 jam lalu
    omong opo too pi…pi… !!! janganlah berlindung atas nama agama ! yang jelas kalau menjalankan syari’at agama dengan benar nggak akan korupsi lah ! jangan perara-petiti yang jelas KPK punya bukti ! OK ???

    Cahya • 3 hari yang lalu
    2014 kalo masih ada yang pilih fachri hamzah terlalu…….. munafik……. buta…………..

    Pengguna Yahoo! • 3 hari yang lalu
    selama ini fahri hamza cs kerjanya lewat mulut cm menjelek-jelekan orang lain dan berprasangka buruk pada orang lain………………apa gak malu pake Ayat Quran yang terlalu suci untuk orang seperti fahri hamza cs……………….munafik lho……dosa tau

    Tone • 3 hari yang lalu
    Presiden Partai Lu tempo hari teriak-teriak soal Taubat Nasional, taunya kesebut juga dia sama si Luthfi, he..he, ntar lagi pasti lu kesebut juga ( jangan-jangan )

    Tone • 3 hari yang lalu
    ” Menyadap itu dosa besar ” begitu kata si Munafik Fakri. Tapi kalau Korup diam2 dan takut ketahuan itu Halal menurut Lu??

    David • 3 hari yang lalu
    Fahri Hamzah ASU ENTE ……………BICARA CARI KEBENARAN AJA TERNYATA ENTE HANCURKAN AGAMA KITA SEMUA …..DASAR KONTOL KAMU

    Saint Olga • 3 hari yang lalu
    Fahri itu iblis, hanya saja iblis ternyata memiliki tugas yg berbeda-beda :
    1. Sebagai pembunuh, menyamar jadi teroris pura2 bela agama
    2. Sebagai pezina, berkedok poligami yg seolah2 dibenarkan agama
    3. Sebagai koruptor, menyamar jadi politikus menggarong uang rakyat

    PENGEMBARA TIM-TENG • 3 hari yang lalu
    PARTAI KESATUAN STRESS…

    Pengguna Yahoo! • 2 hari 17 jam lalu
    Kebusukan PKS terungkap, ini sudah kehendak ALLAH… sadarlah, semua itu kehendak ALLAH.bukan karena penyadapan atau yang lainnya seperti menurut pemikiran Fahmi atau anggota PKS lainnya..tapi semua itu kehendakNya.. maka yang merasa benar dan gak neko2 di PKS jangan ikut2 jadi Pahlawan membela yang dilaknat ALLAH tapi bersabarlah dan berdo’a yang lebih benar lagi dan Sholatlah yang benar2 Sholat niat ibadah karena ALLAH AWT.. karena sholat dapat mencegah dan dapat menjaga serta dapat memelihara tingkahlaku kita.. sehingga hati kita lebih bersih terbebas dari kebusukan Mahluk kotor

    Voice • 3 hari yang lalu
    alah gua pikir di bacain ayat yang berbunyi “menyadap itu dosa” canggih amat kitab suci itu ya sudah bilangin soal sadap menyadap. yah balik lagi soal tafsiran. kalau demi kebaikan boleh ndak pak. bukankah agama ini mengajarkan apapun demi kebaikan boleh bahkan bohong sekalipun, iya kan…. pusing…. muter-muter… tapi salut yang beragama ini, ndak merasa diputer-puter atau ndak merasa pusing lagi sebab udah biasa. yah kalau bicara logika juga logika muter

    jokomi • 3 hari yang lalu
    Saya pernah baca bahwa KEJAHATAN yg terorganisasi dengan baik akan mengalahkan KEBAIKAN.. bahkan merubahnya menjadi sebalikya….

    Mie-Mie • 3 hari yang lalu
    sampai laknat tuhan teramat pedih menimpa mereka ya pak

    Sertifikasi • 3 hari yang lalu
    @MIE-MIE PASTI PAK JOKOMI GOBYOS……

    Yos • 3 hari yang lalu
    ucapan,perbuatan dan tindakan hrs berjalan seirama seimbang bukan sebaliknya dower.

    Brantas • 3 hari yang lalu
    fahri … ada yg ngintip orang berzinah , ada ngintip orang sedang memperkosa dn ada yg mengintip orang senggama / bersetubuh … kira kira kpk ngintip yg mana?….sepertinya fahri saat2 ini lagi galau, saya kasih tau obatnya ,, serahkanlah segala urusanmu/urusan kalian kepada allah karena dia maha agung lagi bijak sana.. dn barang siapa yg menjual belikan alqur`an demi urusan dunia maka niscaya azab azab allah akan menimpanya dunia ahirat.

    Yos • 3 hari yang lalu
    pks partai kandang sapi sih makanya omongan pengurusnya byk ga benarnya.

    Sapi • 3 hari yang lalu
    Banyak bacot si fahkri, sok beri ceramah, ceramai tu petinggi2 PKS jangan maling duit rakyat dan jangan mempermainkan perempuan, dasar tolol

    thea.sy • 3 hari yang lalu
    Orang-orang PKS cari ayatnya yang Enak-enak aje, yg selalu di pahami oleh Orang2 PKS Kawin/nikah lagi katanya Sunnah Rosul tapi emang doyan slangkangan, Maling duit tapi di sumbangkan buat cewek-cewek jidat licin tapi mengharap tidur bersama. Jidat hitam cuma tipu muslihat aje.

    herman • 3 hari yang lalu
    Ikan itu tidak akan terpancing klo engak buka mulut nya. makanya mas FH jangan suka buka2 mulut nanti banyak lagi yang kena kail nya kpk. Serah kan aja ke pihak yang berwajib masalah nya, dan fokus aja ke pemilu 2014, menurut saya itu lebih baik buat PKS.
    Heru • 3 hari yang lalu
    SIAPAPUN ORANGNYA, APAPUN STATUSNYA, KALAU MASUK WILAYAH POLITIK UJUNG2NYA YA TAHTA, HARTA DAN WANITA. USTAD JUGA MANUSIA, TDK ADA POLITIKUS YANG SUCI. HANYA UNTUNG BELUM TERTANGKAP.

    Gayus • 3 hari yang lalu
    mampus lu diceramahin ustad, dasar KPK munafik!!!

    Yudhi • 3 hari yang lalu
    maaf pak gayus, ustadz sih tidak emosian/marah. ustadz sih bicaranya santun, lembut, sopan, hatinya bersih. Kalo fahri sih pemarah (marah itu sifat syaithon).

    Saint Olga • 3 hari yang lalu
    Itu mah namanya iblis menyaru jadi ustad, sama dengan koruptor menyaru jadi orang baik2.

    Gayus • 3 hari yang lalu
    apa salahnya menjadi koruptor dan korupsi?

    Sudarisman • 3 hari yang lalu
    Sudah sangat jelas bahwa PKS itu telah banyak berlaku zholim dan bejat. Jangan lagi bawa-bawa Al Quran, karena selama ini jelas perilakunya adalah perilaku iblis, perilaku setan. Partai Kelompok Setan!!!!!!!!!!!!!!!!. Korupsi yamg dilakukan petinggi-petinggi PKS sangat pasti makin membuat jutaan rakyat yang miskin dan sengsara, makin menderita. Sementara petinggi2 PKS hidup foya-foya super mewah, yang kata Anis Mata merupakan gaya hidup yang wajar. Dasar setan.

    Suryo • 3 hari yang lalu
    maksudnya wajar menurut setan kali,.

    Abdul • 3 hari yang lalu
    DEMOKRAT JAYA BINTANG *7 # SBY YES
    ANOTHER JOKE DR PARA KADER2 WAHABI SAMPAHHHHH *WEK WEK WEK,,, SELURUH HEWAN PELIHARAAN SAYA *BEBEK, KAMBING, SAPI, KUCING, AYAM, BAHKAN KODOKK PUN TERTAWA TERKEKEH-KEKEH DAN TERPINGKAL2 MEMBACA ARTIKEL BODOH TTNG SI FACKRY HAMZEX !!!
    *SEBAIKNYA SI FACKRY DIBERI CERMIN YG BESAR !!! SUPAYA DIA MENGACA DIRI !!! KESSIAN SUDAH DIAMBANG STRESSS DAN GILA !!! HEII FACKRY *RUMAH SAKIT JIWA MENANTIMU !!!

    SALAM DEMOKRAT NASIONALIS RELIGIUS ESBEYE JAYA SELALU INDONESIAKU MATUR SUKSMA

    Abdul • 3 hari yang lalu
    ++ SEBAIKNYA AYAT SUCI TSB DIBERIKAN KEPADA KADER2 WAHABI PEKA ES SAMPAHHH BENALU PENGKHIANAT !!! TERMASUK KPD SI FAKCRY HAMZEXX YG SUKA BERPERASANGKA BURUK !!!

    KESSSIAN YAK MAHU COBA CERAMAHI ORANG TAPI TDK ADA SATUPUN MANUSIA INDONESIA YG SIMPATIK !!!

    SUNGGUH KESSIAN

    Abdul • 3 hari yang lalu
    ++ SI FACKRY SAMPAHHH PEKA ES SEBAIKNYA CERAMAH DIHADAPAN SI HILMI UDIN ANIS MATTI SUSWONO DAN RAKAN2 YG SEBENTAR LAGI MASUK BUII !!!

    SEKIAN

    Sertifikasi • 3 hari yang lalu
    WALAU AKU BENCI PKS, TAPI AKU YA NDAK SUKA DEMOKRAT…..GOLPUT AJA, BOLEH KHAN??

    Abdul • 3 hari yang lalu
    SERTIFIKASI :
    GPP TDK SUKA DEMOKRAT !!! ITU HAL WAJAR !!! TDK ADA PAKSAAN DISINI.

    GOLPUT BUKAN SUATU PILIHAN !!! MASIH BANYAK PARTY LAIN YG BISA KAU PILIH SELAIN DEMOKRAT !!! INI NEGARA DEMOKRASI TERBESAR KE – 3 DUNIA
    SO, KIRANYA JANGAN ABAIKAN HAK ANDA DI PILIHAN RAYA 2014 ,,,,

    SEKIAN

    SALAM DEMOKRAT NASIONALIS RELIGIUS ESBEYE JAYA SELALU INDONESIAKU MATUR SUKSMA

    Ahok • 3 hari yang lalu
    demokrat NGENTOT !!!

    Ato Sunarto • 5 jam yang lalu
    fAHRI CERMAMAHI AJA INTERN pks TUH BIAR BERSIH

    Gabriel assakoni Al jais • 40 menit yang lalu
    kasihan PKS sudah kehabisan akal menjual ayat ayat suci. belajar agama dinegara kapitalis borjuis yahudi. tamat lah riwayatmu antek-antek kapitalis.

    Ato Sunarto • 5 jam yang lalu
    jUAL AYAT PERILAKU KORUP YA BUAT APALAH.

    zn • 2 jam 16 menit lalu
    suruh teman anda : korupsilah dengan senyap hahaha

    Hikmah • 1 jam 20 menit lalu
    Ni si busuk fahri, omong pakai agama segala, Islam melaran korupsi/mengambil yang bukan hak kita, tapi si busuk pakai dalil2 agama setelah ketahuan, hey si fahri, bertobatlah, baru ngomong bener, mulut penuh sampah dan dosa, yang keluar ya sampah khan…

    eko • 3 jam yang lalu
    kalo orang korupsi, itu lah yang NYATA2x makan bangkai saudaranya sendiri….., go KPK, doa kami bersama anda, amar maruf nahi munkar

    Bayu • 9 jam yang lalu
    hahahaa…. pak de fahri, kader PSK eh salah PKS……. podo hapal qur’an kok korup ngga ketulungan??? lha nyatanya LHI “jidatnya hitam tapi lihat cewek goyang, atau lihat dollar keliyengan,” …. piye kuwi?? nggak keliru??? mosok tha, anak SMK aja di sikat!!!!!! lha kalau presidennya aja gitu, apalagi seksssssssss… jendnya??? wahhhhh222 jan meedeni cah!!!!

    Eyang • 5 jam yang lalu
    mengupas ayat tuk kepentingan pencitraan partai…

    Dadang • 3 hari yang lalu
    DA…FAHRI NGAKU AJA…KALO ANDA JUGA TERLIBAT, GA USAH TLL MEMBELA DIRI… TERLIBAT ITU TIDAK BERARTI HANYA KORUPSI UANG AJA TAPI JUGA BISA BERUPA KORUPSI JABATAN….!! ANDA ITU TLL SOMBONG…! DAN MERASA PALING BENAR.

    Dadang • 3 hari yang lalu
    SAMA BROTHER GUA JUGA LEBIH PERCAYA KPK DARI PADA FAHRI DAN PARTAINYA….. CAPEEEE DEEEEEHHHHH….

    nasri • 3 hari yang lalu
    dalil alqur’an mohon jangan di pakai tameng mebenarkan nafsu dunia yang bertolak belakang dengan kebenaran Al Qur’an.

    Made • 3 hari yang lalu
    Sesungguhnya suratnya sih bener, namun ketika penerjemahnya SETAN, jadilah seperti ini…! Gak tahu malu…! MAJU TERUS KPK, GULUNG TERUS KORUPSI DI PARTAI YANG SOK SUCI INI…! HANCURRRRKAN…!

    ayam kinantan • 3 hari yang lalu
    ooii…fahri…kebodohanmu semakin nyata…..

    Soeregeng • 3 hari yang lalu
    hebaaat ini orang melebihi orang arab sedangkan yg arab biasa2 aja makanya negara ini sdh melegihi arab lihat aja cara2 di Indonesia padahal orang arab jidatnya nggak hitam celananya nggak cangkring

    Djarot • 3 hari yang lalu
    Saya nyesel dulu waktu Pemilu nyoblos PKS, nggak taunya mendapat wakil yang sombong dan omong besar, jauh dari nilai kesantunan dan Islami. Siapapun juga tahu dan dosa kalau nggunjing dan ngintip itu dosa, tapi PKS juga harus tau kalau nyolong itu dosa. Kalau nggak maling ya nggak diselidiki..

    Grenggongngeng • 3 hari yang lalu
    dari buahnyalah di tahu pohonnya. percuma ngomong seribu ayat tapi hasil akhirnya korupsi juga. PKS kau tidak jauhbeda dengan preman kampung. maling jemuran. hanya modusnya saja yang berbeda..cuihhh

    Davit • 3 hari yang lalu
    Gue baca itu berita diatas, gak tahu mau bilang apa. “Maling tereak maling??” Atau “Busyeet dah ni orang bego bener”

    Fine • 3 hari yang lalu
    ha ha ha fachri ente lucu banget..!! ha ha ha

    Jaya Aditama • 3 hari yang lalu
    Kenapa yaaa ko orang2 sok2an bawa2 ayat Allah.. silakan Anda khotbahi ustadz presiden PKS saja.. betapa beraninya dy menipu semua ummat dengan penampilannya seolah sudah sangat Islam.. Ingat siapa pun menjual2 Islam untuk kepentingan politik maka balasannya adalah malapetaka.. jangan sampai terjadi Tsunami besar di jakarta! Sudah cukup di Aceh saja.

    Apakah Anda sadar bahwa mengkhotbahi seseorang dengan ayat Allah untuk kepentingan politik dan membela penjahat besar justru Anda sedang menghancurkan ayat2 Allah yg disampaikan oleh Rasulnya?

    Jika seseorang sedang emosi maka kesadarannya dan kejujurannya terganggu! Maka istighfarlah dan jalankan sunnah rasul: shidiq, amanah, fathanah, dan tabligh. Simpel sekali tapi berat krn janji Allah kepada syaitan adalah mengijinkan syaitan untuk mengganggu anak cucu Adam menemaninya di neraka! subhanallah.. Maha suci Allah.

    Coba jujur dulu: apakah presiden PKS teman Anda? coba jujur apakah dy benar korupsi? apakah Anda kaget krn dy korupsi? merugikan banyak orang karena korupsinya? coba jujur dulu apakah uang hasil korupsinya bisa sedikit membantu jika dibagikan kepada rakyat yg tengah susah membayar pendidikan dsb demi kemajuan dan masa depan generasi penerus? jujuuurlaaaah.. sudahkah Anda jujur???

    kalau setiap orang bisa menghargai dan menjunjung tinggi eksistensi kejujuran, pasti tidak akan menipu dan berdusta, jika sudah begitu mudah2an bisa amanah dan dipercaya untuk tidak menyelewengkan kepercayaan dan jabatannya, marilah kita bersama2 pelajari itu, dan jujurlah untuk menyampaikan berita jujur yg sejujur2nya.. maka dunia ini akan aman sejahtera. Aamiiin…

    sidiq amanah • 3 hari yang lalu
    SEBETULNYA MAKHLUK INI SUDAH TIDAK DIREKOMENDASIKAN BERBICARA PKS SEBAGAI JURU BICARA YANG SEKARANG ,BICARANYA ;MONGGO2 DIBUKA SAJA DIPENGADILAN,WAHHH SUDAH LAH ,UNTUNGNYA KONSTITUEN KAMU FANATIK BUTA PADA PARTAI

    Soeregeng • 3 hari yang lalu
    spy aman di Indonesia pake jidat hitam celana cangkring hitam spy takut orang perriksa termasuk polisi ngeper juga walaupun ada senjata illmu mereka lebih tinggi yaitu ilmu gertak spt harimau mengaum walau nggak ada giginya

    Soeregeng • 3 hari yang lalu
    pake surat nikah aja pak ke KUA, otak isinya maling,kawin,teror,fitnah bikin malu agama makin kebongkar kemunafikan

    bambang • 3 hari yang lalu
    Mulut Fahri ini bukan saja Bauuuuuuu Busuk,tp juga mulut banyak makan, makanan yg kotor2, najis, haram sehingga yang keluar dari mulut Fahri adalah kata2 : Sok Pintar, sok bersih,Sok Suci, Sombong, Nuduh sana/sini. Pesan buat PKS “JEBURKAN KELAUT SI MULUT BUSUK/FAHRI..!!!!!!!”

    Carmen • 3 hari yang lalu
    Uztad pahri, ayat itu menyatakan jangan mencari kesalahan, KPK mencari bukti kejahatan, jelas beda dong. Bukti itu nanti digunakan untuk Amar Makruf Nahi Munkar, mengajak ke kebaikan memerangi kejahatan.

    effendy • 3 hari yang lalu
    Ceramah bukannya di Masjid ? lagian KPK mw Tangkap yg di Curigai ya hrs Begono..dan sinyal2 dari senayan tsb hrs di Sadap kaya pohon karet,di sayat2 sedikit batang Pohonnya.. biar keluar Malingnya..eh Getahnya..kkk

    Durmuka • 3 hari yang lalu
    Akhirnya tibalah saatnya untukmu saudaraku fahri : “Bagimu logikamu bagiku logikaku”. lakum dinukum …..

    Ridwan • 3 hari yang lalu
    Dasar bacot lu fahri,,pengen moles partai lo biar so alim pake ayat Qur’an,sadar bung jangan pernah ngejual ayat Qur’an..lo mesti ingat ayat ini..
    æóÂãöäõæÇú ÈöãóÇ ÃóäÒóáúÊõ ãõÕóÏøöÞÇð áøöãóÇ ãóÚóßõãú æóáÇó ÊóßõæäõæÇú Ãóæøóáó ßóÇÝöÑò Èöåö æóáÇó ÊóÔúÊóÑõæÇú ÈöÂíóÇÊöí ËóãóäÇð ÞóáöíáÇð æóÅöíøóÇíó ÝóÇÊøóÞõæäö
    Dan berimanlah kamu kepada apa yang telah Aku turunkan (Al Quran) yang membenarkan apa yang ada padamu (Taurat), dan janganlah kamu menjadi orang yang pertama kafir kepadanya, dan janganlah kamu menukarkan ayat-ayat-Ku dengan harga yang rendah, dan hanya kepada Akulah kamu harus bertakwa. ( Qs Al Baqarah : 41 )..
    lo larang2 alat negara yg punya wewenang buat ngejalanin tugasnya,,sadar bung ini jaman canggih,,biarkan alat2 negara ini bekerja sesuai kewenangannya,,jangan lo takut2in pake ayat Qur’an..

    she jack show low • 3 hari yang lalu
    katanya Fachry nggak kenal n belum pernah ketetu fatannah…mulut ente di jaga jangan cuma mangap doang…begitu diperliatkan fotonya….ngomongnya gak karu-karuan…INTROSPEKSI DULU LU #$%$ry Hamzah…

    Pangeran • 3 hari yang lalu
    fahri lebih cocok hidup di arap karena ya merasa orang arap eh arap nengendi

    coponk • 3 hari yang lalu
    jangan pake ayat dah..kalo merasa bersih disadap tak apalah..takut apa pa?

    WONG • 3 hari yang lalu
    Bang Fahri saya acungi jempol 20, salut buat anda, apalagi kalo semua kader PKS bisa menerapkan keislamannya yang sangat hakiki……
    Politik jangan di campur dengan Agama bang…..kalo ente mau dakwah keluar saja dari partai dan berdakwah…..maaf bang semua politikus itu spt tikus, hatinya mendekati kebusukan, selalu menjanjikan kemanisan…..semoga ente nyadar…….

    rynto • 3 hari yang lalu
    gak usah bawa – bawa al qur an……. maling gak usah bawa2 agama om,,,,, becik ketitik olo ketoro,,, sekarang udah keliatan kan siapa yang beradab dan yang biadap

    Dwi • 3 hari yang lalu
    akhirnya semua jijik sama FH..
    lo sekarang dia baca artikel ini perasaannya gimana ya

    Dik Dik • 3 hari yang lalu
    bung FAHRI baca juga tuh ayat tentan orang Munafik ( satu cirinya yang cocok buat elite PKS berbohong dengan memanipulasi istilah Poli-TIKUS )
    Jangan sok bener, elite ente pada bialang ga kenal Fathanah
    Ga tahunya ente dan konco-konco ikut juga makan pagi di salah satu kandididat pilkada, di deket ente itu ada AM, AF dan juga S…..
    ah bro bosen, bumi hanguskan aze tuh konco-konco ente
    kalian berkhiyanat terhadap para Konsituen yang tulus memilih
    Tapi esok…. diambang kehancuran bro
    Ok bro Fahri ayat-ayat mu akan memercik muka oknum pks itu sendiri yang berbohong

    Kemal • 3 hari yang lalu
    menyadap itu “dosa” tapi lebih dosa lagi kalau membiarkan korupsi….

    Muhammad • 3 hari yang lalu
    Dasar Anjing Fahri Hamzah .cuman pinter ngomong tok

    Rrd • 3 hari yang lalu
    ini orang kok bnyk omong antipati kpk … kyknya bentar lagi masuk sel guntur juga

    Yanuar • 3 hari yang lalu
    EEHHHHHHHHH,,,, FAHRI,,, ENTE PAKE DALIL SGALA. ALLAH MEMPERBOLEHKAN KALO UNTUK HAL2 POSITIF……. ENT PAKE2 DALIL ISLAM, LO GAK MIKIR KORUPSI ITU SANGAT DI BENCI SM ALLAH SWT… ENTE GAK USAH BANYAK BACOT FAHRI… DASAR DAJJAL ENTE FAHRI…

    Fitri Yadi • 3 hari yang lalu
    PARAHHHH……………SOK BERSIH LO FAHRI…..

    Esa Steen 1906 • 3 hari yang lalu
    ckckck…………
    AL-PLAGIAT dibawa-bawa si Fahri “PARANOID” Hamzah
    Partai Kelamin Sapi
    pantes arab ga pernah bissa pintar dan modern, gimana mengimbangi Amerika Eropa ???

    Putra • 3 hari yang lalu
    SUDAH TERPOJOK BARU BUKA AYAT KITAB AL QURAN, DASAR PKS KUMPULAN ORANG MUNAFIK . INGAT ALLAH TAK BUTA DAN TAK KAN DIAM MENGHUYKUM ORANG SEPERTI LU..

    AS • 3 hari yang lalu
    BAGUS… … UMBAR TERUS TUH BACOT… … BIAR MAKIN KEMPESSSSSSSSSS PKS DI 2014 !!!!

    Gelenggeleng • 3 hari yang lalu
    Fachri fachri…kacian deh lu, ntar lagi tenggelam bersama PKS….”jangan berprasangka buruk sama saya ya…” wkkwk

    Kantata Taqwa • 3 hari yang lalu
    Tebal nya kulit muka orang2 PKS….. sungguh tak kenal batas.

    Rilly • 4 jam yang lalu
    Miris yah, membawa-bawa ayat suci, hanya untuk pembenaran diri sendiri…..
    Kenapa tidak instrospeksi ke dalam, selalu saja mencari kambing hitam atas kesalahan sendiri…………………….

    arez • 2 jam 14 menit lalu
    Waaah… si Fahri Hamzah ini sudah bermain keterlaluan… dia mempolitisir ayat al Quran demi kepentingannya sendiri. Kalo dia bener2 orang yang beragama dan takut akan Tuhannya… maka dia tidak akan pernah menjual ayat2 Tuhan untuk memuaskan nafsunya…
    Sebut Saja Mawar, Bukan N … • 4 jam yang lalu
    Bawel ah!
    Giliran begini lo bawa2 agama.

    Gw ga suka cara lo!

    Christian • 4 jam yang lalu
    Semoga Fahrie cepat sembuh , amin 3x

    Zufrial • 2 jam 55 menit lalu
    COBA LIAT SELURUH KOMENTAR atau 100 % ENGGAK ADA YANG NGEBENERIN FAHRI HAMZAH DAN PKS. ini bukti opini rakyat Indonesia terhadap Si Fahri dan PKS sudah Bulat

    rahmat • 4 jam yang lalu
    Kampreetttt!!!!….udah ketahuan partai dan ketuanya korup..eh masih ceramahin orang pake ayat al quran lagi….mati aja kau fahri di kerak neraka jahamannn….KAU DAN PARTAI MU MUNAFIK…!!!!

    Zidane • 3 jam yang lalu
    menggunakan dalih agama sebagai perisai untuk perbuatan yg salah!!! sama saja menodai agama itu sendiri!!! semoga mendapatkan hukuman yg setimpal!! amin!!!

    sri Hartati • 33 menit yang lalu
    oiiiiiiii fahri lihat konteks!!asal jeplak aja moncong kw!!jngn terlalu memaksakan!

    Zudi • 12 menit yang lalu
    penyadapan itu mencari bukti pak, biar tidak ada prasangka….dengan penyadapan bukti diperoleh, kejahatan bias terbukti, hilanglah semua prasangka

    totol • 4 jam yang lalu
    Farii…fahri….kenapa ada menjadi sewot….itu tanda – tanda orang yang sudah tidak benar , tolong buka lagi kitabnya, apa perbuatan ada sudah benar……yang seperti itu… orang yg melakukan kebenaran akan damai tdk seperti ada, mencari celeh – celah kebenaran utk menyalahkan ornglain ( sistemnya ) jangan 2 ada ……..ha…ha…..tunggu saja

    bin • 4 jam yang lalu
    brow,,fahri hamzah tu representasi orang isalm yang sombong

    bosss • 31 menit yang lalu
    Kirain si Fahri itu Pintar, siapa ya yang pilih dia itu jadi anggota dpr, Korupsi itu dilakukan sembunyi, Tanpa bekas , Tanpa Bukti dll, gimana caranya mau di tangkap kalau bukan di sadap kalau bisa lagi pake kamera pengintai, dasar fahri dungu bin tolol

    Wijaya Kusuma • 3 jam yang lalu
    sebaiknya ceramahin tuch si lutfi, brani gak loe? klu gak pakai penyadapan, ya loe aja yg sendiri jadi ketua KPK…gw mau lihat siapa aja yg bisa loe tangkap tanpa penyadapan, jangan bawa2 ayat suci lah, itu terlalu suci utk loe baca, emang loe udah merasa gak berdosa?

    Zufrial • 2 jam 57 menit lalu
    Fahri pun akhirnya membacakan surat Al-Hujurat ayat 12. “Menyadap itu dosa besar, Pak Busyro pasti tahu, ini saya membuktikan bisa baca Al-Quran, ini melebihi orang Arab,” kata Fahri dengan serius. “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka. Sesungguhnya sebagian dari prasangka itu adalah dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.” KEREN yah ngomong nya FAHRI, tapi cocok nggak sama kelakuannya

    anak kost • 3 jam yang lalu
    apakah dengan hafal alquran trs dosanya dilupakan ya?manusia bisa ditipu tapi Allah tidak….

    DPR BUSUK • 54 menit yang lalu
    hahahah… dasr fahri.. dasr mesum.

    Frans • 8 jam yang lalu
    HIDUP KPK…MAJU TERUS…PANTANG MUNDUR…

    Momogwdonk • 9 jam yang lalu
    saran nye….Kerjalah didalam senyap…tp,..mengkritik KPK yang tidak mempublikasikan Standari Operasional Prosedur (SOP) mengenai penyadapan…..huuh OTAK UDANG

    Woll’S Wara-Wiri • 5 jam yang lalu
    sekalian aja hapus UU Tipikor..
    Kalo memang bersih kenapa harus takut disadap..
    secara umum pendapat agan fahri memang benar. tapi untuk pemberantasan kejahatan mungkin salah..
    dan salah satu hasil Muktamar NU Haramkan Penyadapan Telepon Kecuali untuk Tujuan Penegakan Hukum .. ini kalo dari sisi NU ..

    dali • 7 jam yang lalu
    Sebaiknya tidak membawa bawa ayat suci Allah SWT untuk urusan politik . Sadarlah !

    Hehehehehe • 3 hari yang lalu
    “Ada yang bilang jidat boleh hitam tapi lihat cewek goyang, atau lihat dollar keliyengan,” tuturnya.

    Arie • 3 hari yang lalu
    KPK bs pake ayat ke PKS… jgn membantah atau berbohong. gimana ??
    soalnya bnyk bantahan2 PKS terbukti stelah di sodori bukti2 dari KPK hehehe..

    wakil rakyat dgn simbol agama, tapi berbohong.. elite nya begini bagaimana kadernya.
    tidak akan pernah aku pilih lagi di pemilu!

    Moch. • 3 hari yang lalu
    komentar saraswati MENJIJIKKAN mungkin kaya yang komentar kali

    Onta CiliK • 3 hari yang lalu
    al hujarat sama al poligami dan al ngentot

    Moch. • 3 hari yang lalu
    Kalau saya lihat Komentar BANTEX ini komentarnya SETAN ( maaf saya bukan Kader PKS)

    Detik Deal • 3 hari yang lalu
    MENDINGAN FAHRI PURA2 KESURUPAN NABI MUHAMAD, LALU MEMINTA KPK AGAR MEMBEBASKAN LHI ……wakakaka…

    Detik Deal • 3 hari yang lalu
    selama ini memang PKS SELALU MENGGUNAKAN FANATISME AGAMA UNTUK MEMBODOHI RAKYAT….. cuma anak kecil dan orang2 lugu yg gampang ditakut2i oleh agama …

    Detik Deal • 3 hari yang lalu
    KALAU TAK DISADAP AKAN SULIT MENANGKAP BASAH PARA KORUPTOR, MESKIPUN SUDAH DISADAP MASIH BANYAK YG MENCOBA BERKELIT …

    Soeregeng • 3 hari yang lalu
    komentar ini justru menjelekken agama yg dianutny,pake bongkar2 jidat segala ,lama2 pencuri semua di Indonesia jidatnya hitam spy nggak digebukin orang ramai,ajaran apa ini ya makin canggih utk menutupi keburukan,nggak perlu disadap yg diatas juga tahu sampai ke hati ,nggak perlu gosok2 jidat sampai hitam.dulu2 nggak ada yg beginian

    Murtadin • 3 hari yang lalu
    FAHRI HAMSAH EMANG BENER2 MENGAMALKAN QURAN SEPERTI ALLOH NYA SANG AHLI TIPU DAYA…
    QS 3:54 Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas TIPU DAYA mereka itu. Dan Allah adalah pembuat TIPU DAYA yang paling lihai.

    TAPI EMANG KELAKUAN SETAN AJA YG SUKA TIPU2…ITU ADALAH SIFAT SETAN MARI KITA LIHAT…
    QS 4:76 Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan syaitan itu, karena sesungguhnya TIPU DAYA syaitan itu adalah lemah.

    KESIMPULAN SIFAT ALLOH STW DAN SETAN ITU SAMA YAITU SUKA MENIPU….
    DAN ITU SEMUA UNTUK KEKUASAAN ALLOH STW SI RAJA SETAN
    DEMIKIAN IBLIS BERKATA….
    QS 38:82. Iblis menjawab: “Demi kekuasaan Engkau aku akan MENYESATKAN mereka semuanya,

    GunaGuna • 3 hari yang lalu
    SI FAHRI HAMZAH SAKIT JIWA……….TEMPAT YANG LAYAK BUAT DIA ADALAH RSJ ATAU PENJARA……

    Arnold Turang • 3 hari yang lalu
    Harus seimbang dog, jangan hanya pinter cerama Sobat, Harusnya Pak Fackri Buat apa yang keluar dari mulut, jangan cuma jogo sebut, tapi nda mampu bikin kwekwekwe….lebih baik mengaku aja agar orang simpatik dengan mu, karena lebih DOSA lagi orang da tau tapi nda dibikin.

    GunaGuna • 3 hari yang lalu
    PSK BUKAN PARTAI ISLAM…..MEREKA MENGATAS NAMAKAN ISLAM HANYA UNTUK MEMUASKAN NAFSU SAHWATNYA PADA WANITA DAN UANG…PADAHAL AJARAN ISALAM YANG SESUNGGUHNYA BUKAN SEPERTI YANG ADA DIOTAK DAN DI UCAPAKAN PARA KORUPTOR PKS ITU

    Detik Deal • 3 hari yang lalu
    FAHRI ingin mencuci otak para pejabat KPK dengan ayat2 alquran , seperti mau rekrut teroris ….wakakaka…

    2N • 3 hari yang lalu
    Weleh weleh si Fahri ini pandai sekali bersilat lidah, kalo mau bicara ayat-ayat Al-Qur’an jangan cuma sepotong sepotong pa demi kepentingan urusan mu saja, bagaimana dengan ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan menegakan kebenaran memberantas kebatilan dan masih banyak lagi perilaku perilaku buruk politisi (termasuk partai mu) yg harus diberantas dimuka bumi ini pa (liat liat lagi ayat-ayat Al-Qur’an lainnya pa). Buat KPK lanjutkan tugas mu, tegakan kebenaran karena Allah SWT selalu bersama orang-orang yg berani menegakan kebenaran. jangan gentar ngadepin orang model Fahri ini yg taunya cuma kepentingan dirinya dan kelompoknya. Bung Fahri, ingat azab Allah ini sangat pedih

    rudy • 3 hari yang lalu
    Eng ing eng….. seakrang ketauan kenapa dulu psk getol banget ruu pembatasan kpk. Ternyata takut ketauan belangnya toh.

    Aldho Rizaldho Chan • 3 hari yang lalu
    BEGINI niei kalau ude tersandung KORUPSI, nyari celah hukum deh……….

    Achmad • 3 hari yang lalu
    ceramah si Fahry Hamzah diketawain kecoak – menepuk air, tertampar muka sendiri – keseringan menghujat orang lain, balsan tiba juga.

    Premandepok • 3 hari yang lalu
    WAKIL WALIKOTA BOGOR BANDOT RUYAT PKS …. PERNAH DIBUI KRN KORUP ….. AMA PARTAI BAJINGAN PKS DISURUH JADI CALON WALIKOTA BOGOR ….. BENER2 BEJAD PKS

    Beyond Haven • 3 hari yang lalu
    ini saya membuktikan bisa baca Al-Quran, ini melebihi orang Arab,” kata Fahri dengan serius.hahahaha…..mau nutup malu………..jijik deh e..lo…”Ada yang bilang jidat boleh hitam tapi lihat cewek goyang, atau lihat dollar keliyengan,” tuturnya. emeng…. dasar kuar2 dlm perahu lu……..bukti da banyak cui…..

    GunaGuna • 3 hari yang lalu
    HAHAHAHA….GILA TUH SI FAHRI…….BAWA BAWA AYAT AL QURAN…………SINTING ………….ISLAM MENOLAK YANG NAMANYA KORUPSI………..DAN MELAKUKAN KEBOHONGAN DAN KECURANGAN………DASAR BANDOT SESAT

    GunaGuna • 3 hari yang lalu
    HEH FAHRI..KALO ELO BILANG MENYADAP DOSA..EMANG MALING UANG RAKYAT ENGGAK DOSA…?????? JIJIK AKU SAMA KAU……..PENGEN AKU TEMBAK KEPALA KAU

    Hamangku • 3 hari yang lalu
    Tahukah Anda, bahwa PKS yang katanya partai pembela Islam itu menyatakan sebagai PARTAI PALING BERSIH ????

    Berikut ciri-cirinya:

    a. orang PKS berusaha selalu meniru dandanan ala Nabi Muhammad SAW.
    Ternyata kalo melihat pd sirah nabawiah (sejarah kehidupan Rasulullah SAW), yg tampil fisik seperti berjenggot, berbaju ala Arab, bukan hanya Nabi saja, si Abu Jahal dan si Abu Lahab yg jelas-jelas musuh Allah pun, berbaju sama, cuma akhlaknya yg bejat, korupsi, amoral (cuman contoh aja: berduaan dengan yg bukan muhrimnya), berbeda jauh dg akhlak Nabi SAW yg Jujur, Shiddiq, Amanah, Fathonah, & Tabliq.

    b. wajah kaum lelakinya, sering sebut ikwan or akhwan. Wiuhhh Arab bin Arab ASELI BANGET) pasti berjanggut, meskipun cuman duabelas helai, bahkan lebih cocok jadi ijuk sikat wc.

    c. yg wanitanya (mereka sering pake istilah ukhti or akhwat. Arab bin Arab MURNI), hrs pake jilbab, kalau perlu cadar.

    Jadi: CUMAN PINTER NIRU DANDANANNYA aja, tapi KELAKUANNYA SETAN bin IBLIS LAKNATULLAH!!!

    d. diantara wanita dan laki-laki kalu bukan muhrimnya HARAM salaman (kecuali sama si Maharani dan boleh di hotel, meskipun pake bayar Rp. 10 jt). Artinya walaupun bukan dg muhrimnya dan bukan hanya salaman saja, asal bayar, maka HALAL.

    e. jidatnya kehitam-hitaman, bahkan ada yg sangat hitam, tebal dan kasar kayak sol sepatu, (katanya) sring bersujud.

    f. bahasanya selalu kearab-araban (SEMUA yg dr ARAB DIFIKIRNYA AJARAN ISLAM)

    g. sering bahkan selalu mengkafirkan sesama umat Islam lain yg disebutnya tidak sefaham dengan dirinya, atau paling tidak bid’ah. Sebab umat yg tidak sefaham dengan dirinya adalah “tidak sebersih PKS”, maka disebut haram or bid’ah.
    Contoh yg dibid’ahkan: Maulud Nabi, Shalawatan, Tahlilan. Jangan-jangan ntar istiqosah, halal bi halal dibid’ahkan.

    h. PKS merasa pemegang kunci surga.

    i. PKS kelanjutan ikhwwanul muslimin and/or Wahabi laknatullah

    j. Dan tahukah Anda, bahwa Wahabi mengajarkan: KALU MENGAMBIL BARANG ATAU HAK ORANG LAIN YG TIDAK SEFAHAM DENGANNYA, HUKUMNYA ADALAH HALAL BAHKAN WAJIB

    k. PKS is MUNAFIQUN sejati. Ingat peristiwa Pilkada I DKI yg jagonya PKS si Adang (yang bininya NYOLONG dan dulu pernah jadi BURON, malu-maluin banget, istri petinggi POLRI jadi maling), bandingkan juga dengan Pilkada II (Fauzi jagonya PKS yg kalah juga).

    Pada Pilkada Pertama Cagub & Cawagub DKI Jakarta yg dimenangkan oleh Fauzi Bowo (FB), maka pada masa-masa kampanye sebelum pilkada cagub/cawagub tersebut, PKS menjagokan si Adang Dorojatun (AD).

    Para jurkam PKS berkoar-koar bahkan jadi bahan khotbah Jum’at, Sang Jurkam PKS mengkhotbahi jamaah UNTUK TIDAK MEMILIH FB, dgn salah satu alasannya karena si FB bersekolah di SD Katolik Bellarminus dan Kolese Kanisius Jakarta, sedangkan si AD diyakini santun, anti korupsi, dan yang pasti sangat Islami.

    Hal ini dapat dikatakan bahwa: FB itu HARAM DIPILIH dan AD HALAL JADI GUBERNUR
    Namun sejarah mencatat, bahwa AD kalah dan FB jadi Gubrnur DKI Pertama hasil Pilkada.

    Sejarah kemudian juga mencatat, bahwa AD yg mantan pejabat tinggi lembaga penegak hukum (Wakapolri), anggota DPR komisi hukum PILIHAN PKS, sungguh sangat MEMALUKAN ternyata istrinya jadi BURON karena NYOLONG alias MALING.

    Hi PKS HOW ARE YOU TO DAY ????

    Pada Pilkada kedua cagub/cawagub DKI Jakarta. Jelas sekali akhwan/akhwat (lagi-lagi tiru-tiru PKSan, supaya keliatan Arabnya gitu loh) PKS termasuk mantan Presidennyua Hidayat Nur Wahid pun, mewajibkan memilih FB dan bukan Djokowi & Ahok,

    Jadi: PKS MUNAFIQUN SEJATI !!!!!

    l. Kalo solat (mereka nggak mau pake istilah sembahyang), kaki dilebarkan selebar-lebarrnya, harus menyentuh kaki tetangga sbelah kanan-kirinya –katanya sunnah–, biar jin nggak ikut solat (katanya). Padahal kalo si jin ikut solat, harusnya kita gembira, karena si jin udah insaf & sadar, maka berkuranglah calon penghuni neraka.

    Trus……..silakan tambah daftarnya sendiri……..

    So….. HARAM dan NAJIS MUGHALLAZAH BAGIKU PILIH PKS DI PEMILU 2014

    GunaGuna • 3 hari yang lalu
    FAHRI ADALAH THE REAL KORUPTOR………KPK….TANGKAP SAJA TUCH DI FAHRI………..

    Pengguna Yahoo! • 2 hari 19 jam lalu
    KALAU CERAMAH SOAL KEBOHONGAN DAN KONTOL BESAR BOLEHLAH SI POLITISI PREMAN BAJINGAN TENGIK PKS FAHRI HAMZAH–KALAU SOAL AGAMA—APA DIA PERNAH NGAJI??POLITISI PEMBOHONG MENGENAI HUBUNGANNYA DENGAN FATHANAH

    Joko • 2 hari 16 jam lalu
    sombong lha emang sekolah di arab, cb klu sekolah di inggris,pdahal kpk sendiri orangnya mungkin lebih sholeh,tp nggak ditonjol-tonjolin

    USA • 3 hari yang lalu
    Pak KPK tolong mulai sekarang sadap tuh si fahri brengsek….LHI itu sudah makan jatah daging rakyat, AF itu malah demen makan daging mentah yg sedikit dari cewek2 yg dia pake…ha ha

    Damai Itu Indah • 3 hari yang lalu
    namanya jg penyadapan, g mungkin toh KPK ngomong ke si LHI, eh loe gue sadap ya,,, !!! klo begini LHI senyum-senyum aja gak bakalan ketangkap. BDW si Fahri ini kok paling getol membela rekan2nya yg note bene kesandung hukum, jangan2 ada yg salah dengan nih orang

    Suryo • 3 hari yang lalu
    khan partai lagi butuh dana untuk kampanye tahun depan,.uang haram maupun halal sikat terus,.

    Sumito • 3 hari yang lalu
    Rasionalnya di mana? Selalu seperti kebakaran janggut, tapi kali ini seperti kebakaran segala bulu dan rambut. Malu yang membuatnya demikian atau SAMA SEKALI TIDAK TAHU MALU. Tak layak dipilih lagi legislator seperti ini.
    Abi • 3 hari yang lalu
    Mulutnya orang satu ini bau bangkai…..yg mencari2 kesalahan ya kamu itu……buat kami KPK sangat berguna bagi rakyat indonesia……tapi klau PKS apa gunanya..?,..apa manfaatnya buat rakyat..?…tapi yg lebih tdk berguna lagi ya si Fahri zampah ini….orang paling munafik

    suday • 3 hari yang lalu
    BUNG FAHRI MELAKUKAN PENYADAPAN DOSA BESAR KALAU KORUPSI DAH PASTI DONG DOSA PALING AKBAR ( BESAR ) JANGAN DIJADIKAN SENJATA AYAT2 QUR’AN KALAU MEMANG BUNG FAHRI TIDAK BERSALAH BERDOA DAN MEMOHON KPD ALLAH SWT YG BENAR TUNJUKAN KEBENARANYA YG SALAH BIAR TERBUKTI KESALAHANYA

    Indra • 3 hari yang lalu
    kok pake ayat
    ini asli pinpinbooooo
    negara indonesia kok pake ayat arab, mending negara muslim

    Bejo Jo • 3 hari yang lalu
    doaku semoga fh bca komen2 kawan2 di yahoo ini supaya bisa intropeksi diri…

    wildcat • 3 hari yang lalu
    USTAD : USAHA TARA ANAK DERES, COCOK BUAT PKS

    ganteng • 3 hari yang lalu
    TOLOL

    ardia • 3 hari yang lalu
    percuma kalo cuma apal doang, terapkan dulu pd diri sendiri sblm menyuruh orang lain mengerjakan.

    sujudin • 3 hari yang lalu
    sudalah lah bapak……saya sudah muak dengar anda ngomong….apalagi bawa2 ayat Tuhan….lebih baik saran saya, anda banyak2 baca istigfar

    Chiam chiu liem Liam • 3 hari yang lalu
    SEKARANG SETAN UDAH PANDAI BACA AL QURAN, MAU USATDZ, MAU KIAI, MAU SYEH, KEK…. KALU UDAH IKUT BERPOLITIK MENJADI CORONG SETAN…. TAHU NGAK KAMU…. DAJAL BERJENGGOT, APA SAPI BERJENGGOT ……..

    Asep • 3 hari yang lalu
    Assalamu’alaikum Wr.Wb
    P fahri———————-) dulu saya mengagumi PKS tapi bukan kader karna saya non partai
    anda baca Al Qur’an Ayat ( suroh Al Hujurat ) artinya benar itu anda pintar di balik itu anda bodoh sekali buka dan baca kitab – kitab , baca hadist hadist, tanya dulu alim ulama tapi anda jangan tanya LUTFI BANDAR SApi dan betina .
    KPK=======) jgn di dengerin orang seperti
    bila di dengerin KORUPSI SEMAKIN GILA
    KPK=======) Terus lanjutkan perjuangan mu

    nDoro Bei • 3 hari yang lalu
    PKS = POKRUL KONGKALINGKONG SODRUN

    Fadel • 3 hari yang lalu
    ada ada saja si fahri emang otaknya di dengkul, udah jelas semua itu tugas kpk menyadap orang yg diduga/patut dicurigai. rakyat ga ingin tau SOP, tp rakyat hanya semua koruptor ditangkap dan dihukum gantung kl perlu !! sama siapa lg rakyat berharap kl bukan sama KPK…..

    ayah • 3 hari yang lalu
    FAHRI… FAHRI, YG JELAS PHOTO ANDA DUDUK BERSAMA DG FATHONAH, SUSWONO DLL. LALU ADA BERITA DIAGRAM RENCANA TRM DANA, KNP TUDING KPK YG SEBARKAN? LOE TANYA DONK DG MEDIA DR MANA MRK DPTKAN GBR2 TSB, MEDIA GAK BODOH, TAU? MKNYA JGN SOK KRITIK KPK, KPK GAK ADA URUSAN DG PHOTO2 SGL. KPK DLM MEMBRANTAS KORUPSI HANYA PERLU 2 ALAT BUKTI TITIK

    Abdul • 3 hari yang lalu
    Si Fahri ini anggota DPR, suaranya hanya provokator saja, tidak ada gunanya buat rakyat Indonesia, kalau anda berguna buat rakyat buatlah lapangan pekerjaan (pabrik-pabrik, dst) jangan hanya benalu buat keuangan negara , membiaya anda yg hanya ngomong doang, lihat negara maju spti Singapura, Korsel, Jepang, anda hanya tahu makan daging gratis import saja

    Mie-Mie • 3 hari yang lalu
    sukanya berpolemik ayam dulu atau telur dulu.Bisa dikatakan kalau menyadap itu karena tidak mau prasangka yg bukan bukan.trus apakah koruptor itu tidak bisa disamakan makan daging saudaranya bahkan saudaranya yg mati segan hidup tak mampu.ayat dicocok cocokan dg situasinya .hoiii sadarlah pak,tidak seperti itu maksud ayat itu

    ladi • 3 hari yang lalu
    Rakyat Malaysia yang relatif lebih makmur dari kita bisa menikmati daging sapi yang juga impor seharga Rp60.000,- La kita yang ekonomi rakyatnya masih susah kok mesti membayar jauh lebih mahal untuk daging sapi yang sama ?

    Gandang • 3 hari yang lalu
    saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran itu dianjurkan dalam agama

    Grace • 3 hari yang lalu
    Monyet Pahri ini BACOTNYA LEBAR AMAT…….. LEBAR MANA SIIH SAMA LOBANG PANTATNYA, KOK BUNYINYA SAMA…………………………..
    kong • 3 hari yang lalu
    knpa lg nich fahri …. suasana udah tenang eh loe komentar lg bikin orang2 tambah antipati sama pks aje. inikah yang dinamakan kaum yang memiliki intelektual yang tinggi dari tokoh2 pks? saya jadi meragukannya setelah melihat kelakuan dan opini2 yang disampaikan oleh fahri!!!

    Hauw • 3 hari yang lalu
    KALAU SOAL AGAMA ATAU CERAMAH PKS MEMANG JAGONYA,TAPI KENYATAANNYA KELAKUAN ORANG ORANG PKS MELEBIHI ORANG YANG TIDAK MENGERTI AGAMA.COMENTNYA SELALU MENYINGGUNG ATAU MENYAKITI ORANG LAIN.

    suyono • 3 hari yang lalu
    Kampret Fahri….OMONGYA YANG GEDE…praktek nol besar

    Anto • 3 hari yang lalu
    orang paling hina di dunia adalah orang yg menggunakat ayat2 dari kitab suci untuk menutupi kebusukan2nya macam orang2 PKS ini.

    Suryo • 3 hari yang lalu
    pendapat ente boleh dibilang ada benarnya,.

    Papa • 3 hari yang lalu
    PKS MEMANG TOP MARKOTOP….BAKALAN JADI PARTAI BESAR PENGUASA DI INDONESIA..PKS TOP ABIS POKOKNYA…MANGTAPS…

    Haeny • 3 hari yang lalu
    bung hachri, lebih baik konsentrasi dalam memecahkan masalah utama, jangan mengalihkan masalah. dan ayat yg anda bacakan harus dilihat konteksnya, lihat juga sebab ayat tersebut turun sehingga bisa memcahkan masalah. analoginya adalah babi haram, tetapi bisa halal bila ada penyebabnya….berprasangka tidak boleh, tetapi dalam kaitan penegakan hukum…..? maaf saya tidak sepintar anda, tetapi saat ini emosi anda membuat mungkin kurang jernih, maaf juga kalau salah.

    Bokir • 3 hari yang lalu
    maluin2 aj tu si FAHRI dah tau salah mke bwa2 alquran lg mlh tebalik allah swt membenci murka orang2 zolim yg mempermaikan agama dia tas kesalahan malah makin terbuka kebohongan y jaman dah canggih pa bukan jadul lg bukti dan saksi dh ad mw ap lg jujur ko takut klo bp mg kenal agama knp si FAHRI BLA YG SALAH di mana otak luu FAHRI ngomong ni ma pantat klo deket gw lmpar tai kebo bukan yg paling mulia adalah orang yg jujur dan iklas menerima kesalahan dan memperbaiki mlh bayk bacoot tr lalu pinter luuh jd begoo,,

    Bima Nugraha • 3 hari yang lalu
    Kayaknya KPK perlu lebih memfokuskan fahri..mungkin strateginya untuk mengkonter. menutupi boroknya juga mungkin kecipratan juga tuh dolarnya.

    abu • 3 hari yang lalu
    pa hamzah, negara sukeler ini anti syariat islam, ilmunya ulama, ustadz tdk berguna di negara sukeler ini. pa hamzah keluar dr partai dan gabung sama umat islam yg memperjuangkan syariat islam dlm daulah islamiyah. krn demokrasi sebentar lagi akan runtuh dan daulah islamiyah akan tegak kembali.

    Yos • 3 hari yang lalu
    fahri bsnya ngomong gitu biar d pilih lg, naif bagi yg milih manusia seperti itu.

    novianto • 3 hari yang lalu
    Sip pak….kalau korupsi itu dosa besar ndak pak? Jangan-jangan dosa kalau ketahuan, kalau tidak ketahuan ya berkah…haha

    Tomi, SE, MM • 3 hari yang lalu
    Satu kalimat saja untuk Fachri : orang takut tanda punya SALAH.

    STONE8 • 3 hari yang lalu
    penyelenggara Negara yg di GAJI OLEH UANG RAKYAT sah-sah saja di sadap ketika dicurigai/di indikasikan melakukan tindakan KORUPSIatau perbuatan tercela nya di ungkap . ini Fahri bisa ngebedain gak sih??? nge babi-buta bela partai nya yg ngaku2 berAgama tapi kelakuan gak beda sama IBLIS!

    cinta • 3 hari yang lalu
    KPK nggak bakalan takut dosa……

    Kethek • 3 hari yang lalu
    bang fahri anda sebagai anggauta dewan cara berfikirnya spt anak TK saja, sdh jgn SOK PINTER kasih cerama macam2, kalau rekan2 anda banyak yg bermasalah dgn KPK, jangan banyak KOMENTAR,kasus PER DAGING AN ini bikin malu seluruh BANGSA bukan hanya PARTAI LOE saja,ingat “TONG KOSONG NYARING BUNYINYA”

    Y • 3 hari yang lalu
    Yang memalukan adalah partai2 agama kok seperti ini ,ngikutkok korupsi alquran,emang semuanya sudah jamaah korupsinye ! kagak ade takutnye ama Allah.

    Keremanja • 3 hari yang lalu
    FH itu politikus bosok, lihat saja absennya tdk hadirnya 100%, Dosa besar kalau Islam dan ayat-ayatya diputarbalikkan untuk melindungi maling, koruptor, para elit PKS sdh mulai grogi karena rakyat sdh mengerti dengan jelas PKS menggunakan agama sebagai kedok untuk menghalalkan segala cara dalam mencari Jabatan, Harta dan Wanita.. (partai opo iki ?) KPK jalan terus SADAP para maling dan koruptor…dan amankan negara dan rakyat.

    ginz • 3 hari yang lalu
    ust. Fahri kelakuannya makin mencoreng nama partainya tad..ga usah menjudge itu dosa besar karena dosa hanya Tuhan yang menentukan, manusia yang berbuat hanya butuh introspeksi diri apakah sudah benar apa belum..toh itu demi kebaikan NEGARA dan banyak orang..niat baik pasti bisa dilihat oleh Tuhan..!

    Erwin • 3 hari yang lalu
    Itulah orang munafik,udah nyata didpn mata sendiri tapi msh dibela.Kalau memang FH memang bnr orangnya gak mungkin dia bela yg salah walau anak sendiri!Jangan2dia kebagian daging yg bisa bikin merem melek.

    Y • 3 hari yang lalu
    Banyak ngomong lu ah !!!!!!!!!!!!! terima duit ya terima aja kan sudah disebarkan di media elektronik nggak usah ngelak lah………………

    Angin • 3 hari yang lalu
    Kalau anda orang yg bersih dan jujur mengapa harus takut di sadap
    kecuali anda orang yg sebaliknya

    Jeklowor • 3 hari yang lalu
    PKS TIDAK PERNAH SADAR BAHWA SELAMA INI SEDANG DIGEMBOSI DARI DALAM OLEH FH DAN KRONI KRONINYA. TERLALU POLOS MALAH TERSESAT ATAU DISESATKAN. ORANG2 PKS SEDANG TERKENA SINDROMA ORANG SUCI, KALIAN TETAP MANUSIA YANG PENUH KHILAF. ISTIGFARLAH . KEMBALIKAN PKS PADA KHITOHNYA. MUNGKIN SAATNYA HARUS MULAI DIDENGAR APA KATA YUSUF EFFENDI PENDIRI PKS YANG TERSINGKIR. DAN SATU PERSATU TELAH MULAI TERBUKTI KEBENARANYA. SADARLAH PKS, JANGAN AROGAN SEPERTI FH, AM DAN KRONI KRONINYA.

    galih • 3 hari yang lalu
    Semakin mengerikan dunia ini sampai agama bahkan ayat suci Al quran digunakan untuk membantu dalam hal kejahatan. Pantas saja pakai bahasa arab, biar gak mencurigakan dan ketahuan. Kenapa gak pakai bahasa binatang aja pak???kan gak bakal ketahuan. Korupsi dosanya jau lebih besar pak..Korupsi adalah jelas perbuatan dosa. Bahkan, disamakan dengan tindakan pembunuhan brutal. Allah SWT dengan tegas menyatakan, “Siapa saja yang membunuh satu jiwa, bukan karena membunuh orang lain atau bukan karena berbuat kerusakan di bumi, maka seakan dia telah membunuh semua manusia.” (QS Al-Maidah: 32)
    Karena koruptor telah membunuh dengan menghilangkan kesempatan mayoritas anak bangsa untuk hidup lebih sejahtera dan masa depan yang lebih cerah.
    Allah SWT berfirman di dalam Al Quran“…Dan tolong menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sungguh, Allah sangat berat siksa-Nya.” (Al Maidah: 2)
    Q.S Al-Baqarah ayat 188: “Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui.”
    Naudzubillahimindzalik…

    wisnu • 3 hari yang lalu
    pada kena ghozul fikri neeeeh……. media sukses ngebawa alam pikiran anak bangsa SELAMAT MENIKMATI NERAKA……….

    Rudy • 3 hari yang lalu
    Mungkin begitulah perilaku dari calon penghuni surga. Jika lulus ujian didunia maka akan jadi penghuni sorga tetapi jika tidak lulus maka tidak akan menghuni sorga.

    Wiwi • 3 hari yang lalu
    Orang itu yang di percaya lidahnya karna hatinya cuma Allah yang tau, semoga yang d ucpkan FH dlm firman Allah tak hanya untk KPK tpi dirinya sendiri dan qta semua..

    SAYA TIDAK SETUJU • 3 hari yang lalu
    UCAPAN FACHRI GAK BAKALAN DIDENGAR AMA KPK, APALAGI AMA KITA SEMUA .. OGAH AH .. MUNAFIK. YANG MAU DENGAR YA .. DIRINYA SENDIRI SONO ..

    Sutrisno Santosa • 3 hari yang lalu
    mungkin terjemahannya ada yang kurang bung Fahry, harusnya “Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging SAPI yang dikorup saudaranya ?”

    Aa Agung • 3 hari yang lalu
    PKS partai yg sangat menjijikan…cuih…cuih…cuihh…najis

    LALI JIWO • 3 hari yang lalu
    Ayat-ayat dalam kitab suci Al Qur’an sangatlah Agung dan tentu sangat tidak pantas dipakai dan dibacakan oleh orang-orang yang membela koruptor.

    Mumet • 3 hari yang lalu
    cacad niy orang,,huhh!

    Erwin • 3 hari yang lalu
    Kalau orang salah dan terpojok begitu bawa ayat ayat suci alquran segala,kalau memang anda benar,mending anda diam

    Usman • 3 hari yang lalu
    kalo urusan antar pribadi, bolehlah kita menjauhi prasangka, saling ikhlas, apalagi perkara yg kecil2. TETAPI kalo dalam rangka mengamankan anggaran alias harta baytul maal alias uang rakyat, kita tetap harus OBYEKTIF bung !

    Bokir • 3 hari yang lalu
    malu ma maling sendal jepit ktawuan di gebukin mati lg harga y ga seberapa coba tu klo di bli sendal jepit jd brpa trus kkloo nasib y kya maling sendal jpit gmn FAHRI????…

    Haji Didi • 3 hari yang lalu
    kasihan si fahri bacot ini……

    edo • 3 hari yang lalu
    Pembelaan pembelaan…….. disaat KPK tidak menangkap presiden PKS maka Anggota anggotanya diam aja,selama ini kemana??????????????? kok gak ceramah….. dari mana/dan bagaimana kita mendapatkan uang…..Politik memang politik….. sudahlah lebih baik berdiam diri sambil merenungkan, kenapa ini bisa terjadi… biarkan KPK bekerja jangan di CERAMAHI dengan segala dalil.. kalau mau ceramah saat ini lebih tepat ceramahi presiden pks yang jelas sudah salah dan cari tahu kenapa ini harus terjadi…. karena waktu pemilihan beliau anda sebagai kader juga pasti terlibat bukan??????????

    TAI LASO • 3 hari yang lalu
    ORANG TOLOL KALO KEPEPET BAWA2 KITAB SUDAH JEBLOSKAN SAJA KE HOTEL PRODEO LELET AMAT SICH………..

    Bule • 3 hari yang lalu
    Sampaikan Ayat2 AL QURAN demi kemaslahatan para umat,….

    Saya rasa apa yang disampaikan Wasekjen PKS tsb Tepat …..

    memang seharusnya didalam gedung DPR perlu suara ayat2 AL QURAN yang menggema ….
    dan bukan hanya suara Bagi2 Kekuasaan dan Bagi2 Rupiah ….

    Sov • 3 hari yang lalu
    biarin masih bisa ngomong…..yang penting KPK eksis dlm memberantas korupsi.

    Onta CiliK • 3 hari yang lalu
    al quraan ,,alhujat.. alhujarat al munafik,, al ngentot ,,,al tai

    al amin peak

    H. Acep • 3 hari yang lalu
    Smangat mas bro Fahri, Alhamdulillah KPK dapat Ilmu dari Lidah Fahri, mudah-mudahan didengar oleh Penyidik KPK agar tidak membuat saksi-saksi palsu, Barang siapa bersasksi palsu, mereka telah memesan tiket di neraka. itulah dunia ladangnya tipu muslihat, toh diakherat nanti Segala perdebatan akan dibuka seluas-luasnya, karena yang akan menjadi saksi bukan mulut kita, tapi anggota tubuh lain nya.

    captain • 3 hari yang lalu
    ngemeng -ngemeng enak juga ya jadi LHI… bini 3….yg paling mude masih kinyis2….

    H. Acep • 3 hari yang lalu
    Klo Enak dan Captai mau, coba ikuti, Klo mampu, Buktikan lah

    sumadi • 3 hari yang lalu
    sok tahu acep ini sudah tahu neraka apa. kalo dah tahu neraka pantesnya buat siapa buat acep ato buat Fahri, tapi yang jelas bukan buat gue lho ….

    Novita • 3 hari yang lalu
    Bela lah kawan2 mu sampai mulutmu berbusa bung fahri…uang,wanita itu nikmat.setuju kan bung ente?

    H. Acep • 3 hari yang lalu
    @ Sumadi, Iya Surga buat loh aja deh, tapi surga dunia aje ya. untuk lebih jelas neraka, coba ngaji lagi deh, eh maaf ya klo bukan muslim

    Paul • 3 hari yang lalu
    Semua orang Bicara Surga…..pantas kah kita orang masuk surga yg suci itu……padahal yg ada di otak kita itu keduniawian

    novianto • 3 hari yang lalu
    emang @H.Acep pasti masuk surga ya….ikut dong….hebat atuh nih orang

    Gelenggeleng • 3 hari yang lalu
    acep acep…ckckck

    Suryo • 3 hari yang lalu
    Janganlah menggunakan ayat2 suci Alquran untuk kepentingan diri sendiri dan mencari pembenaran,.kalau memang mau berpolitik berpeganglah dgn Alquran untuk diterapkan kepada diri sendiri, tidak usah mengingatkan dgn cara seperti itu,.lebih efektif untuk mengingatkan kepaada kader2 PKS yg lain supaya jangan ikut2 korupsi,.

    Haji Didi • 3 hari yang lalu
    kasihan si acep ini….gila dia krn PKS munafik…hahhahah

    Sertifikasi • 3 hari yang lalu
    @H.KEPET…LIHAT FAHRI BICARA…NDAK ADA SOPANNYA…KALAU MEMANG DIA BENAR PASTI NGOMONGNYA SOPAN HALUS…KARENA MERASA SALAH UNTUK MENUTUPI KESALAHANNYA KOAR2 TANPA SOPAN SANTUN……

    SAYA TIDAK SETUJU • 3 hari yang lalu
    @H. Acep .. KAPAN KPK PERNAH AJUKAN SAKSI PALSU ? OCEHANNYA FACHRI BORO2 MAU DIDENGAR AMA KPK, PALING2 KECOA MABOK YANG MAU DENGERIN OCEHANNYA DIA.

    Ronny • 3 hari yang lalu
    Pelajaran buat kita semua bhw tidak semua yg keliatan suci, ustadz, kiyai haji, tamatan Saudi, dsb., ternyata bejat dunia akhirat !

    Siryon • 3 hari yang lalu
    kalo gw sih gak nyalahkan si fahri dan lutfi. yang milih mereka itu tuh tololnya bukan main. Liat aja tuh di jabar, toh rakyatnya pada tolol bin goblok semua masih milih kader pks jadi gubernur. lihat aja tuh bandung, rakyatnya pada tolol dan goblok semua kok masih milih kader pks jadi walikota. pks munafik dan rakyat pada goblok

    H. Acep • 2 hari 22 jam lalu
    Siryon maaf ya anda terlalu emosi, anda menghina Gubernur Jawa Barat sama saja menghina Rakyat Jawa Barat, Anda termakan oleh isu-isu setan karena anda sangat benci dengan PKS. Anda harus minta maaf kepada rakyat Jawa Barat dan Kota Bandung atau anda jangan menginjakan kaki ke Jawa Barat sekalian.Sudah terbukti niat baik pasti akan dicoba oleh orang-orang yang iri dan dengki. Contoh orang dengki adalah anda (siryon). Selamat makan hati he he he

    H. Acep • 2 hari 22 jam lalu
    Tuk semua Yang merasa Suci, Yang menentukan seseorang masuk Surga dan Neraka bukan manusia, Hanya Allah SWT yang berhak menentukannya, janganlah kalian menghina seseorang, karena suatu saat hinaan itu akan berbalik kepada yang menghina. Entah di Dunia atau Akherat. Anggap aja Hinaan itu sarana penggugur dosa, karena diambil oleh yang menghina.

    Petruk • 2 jam 36 menit lalu
    Saya kok tidak percaya kalau H.Acep itu betul-betul Islam………. paling-paling Islam KTP saja, karena tidak tau aturan orang beragama sehingga ikut-ikutan jadi memBABIbuta membela Fahri si muka Munafik………….


    kom3
    9 Komentar

    Nengah • 5 hari yang lalu
    Ahaa…..haa ……karena kena sadap lagi nyolong akhirnya ketahuan ……….alasan apalagi yang akan di lontarkan oleh si mulut tebal ini.

    Bambang soepeli • 5 hari yang lalu
    INI PERNYATAAN FAHRY HAMZAH BEBERAPA WAKTU YANG LALU ” Saya boleh bodoh tapi saya dipilih oleh rakyat,” kata Fahri di ruang rapat Timwas Century, Gedung DPR, Jakarta, Rabu (5/6/2013)”.
    TETAPI RAKYAT MANA YANG MEMILIHMU??MOGA2 PEMILU MENDATANG PEMILIHMU SUDAH MULAI JADI ORANG WARAS!!!!!
    INI MANUSIA SALAH ASUHAN,SEORANG MENTERI ,ORANG TUA DAN SUDAH BERPENGALAMAN DALAM BIDANG HUKUM KOK ” DIBILANG NGGAK ADA KERJAAN DAN TIDAK MENGERTI PERSOALAN”
    FAHRY HAMZAH INI JELAS MANUSIA PERNAH DISEKOLAHKAN NGGAK YA???!!!

    Ketut • 5 hari yang lalu
    SI POLITISI BUSUK FAHRI HAMZAH DARI 2004 DIA DENDAM DENGAN KPK KARENA MENTERI KELAUTAN PKS ROKHMIN DAHURI DIHUKUM 7 TAHUN KARENA KORUPSI UNTUK MEMBIAYAI PKS—SI POLITISI BESAR MULUT DAN BESAR KONTOL FAHRI HAMZAH MENDAPAR 200 JUTA DARI UANG HARAM KORUPSI TERSEBUT–ITULAH SEBABNYA DIA BERSUMPAH AKAN MEMBUBARKAN KPK–TAPI DIA HANYA BISA PEGANG KONTOL–TAK MAMPU MELAKSANAKAN SUMPAHNYA–MULUTNYA DIBERAKIN BUSRO MUKODAS KARENA MENANTANG DEBAT—KALAU DIA NGERTI HUKUM, KAN MASALAH PENYADAPAN SUDAH DI BAWA KE MK—DIA YANG GOBLOK HUKUM KARENA TAK PUNYA PENDIDIKAN HUKUM–MENKUMHAM KAN SARJANA HUKUM DAN PENGACARA KAWAKAN—SI POLITISI IDIOT FAHRI SEKEDAR MENGALIHKAN ISUE–BANDOT BAJINGAN TENGIK PKS LUTFI HASAN ISHAAQ SEDANG DIADILI–DAN BERIKUTNYA SI BANDOT ANIS MATTA

    Dede Sparingga • 5 hari yang lalu
    FAHRI BEGOK KENAPA NGGAK LU BAWA SAJA MASALAHNYA KE PENGADILAN—LU NGGAK NGERTI HUKUM BERKOAR-KOAR UNTUK MENGALIHKAN ISU BAJINGAN TENGIK BANDOT PKS LUTHFI HASAN ISHAAQ YANG SEDANG DIADILI—LU NGGAK PUNYA PENDIDIKAN HUKUM DAN NGGAK PUNYA PENGALAMAN JADI HAKIM, JAKSA, POLISI ATAU… Selengkapnya

    FH ini manusia paling tolol, ngak mungkin KPK mau nyadap setiap warga, KPK hanya nyadap pada orang-orang yng sudah dicurigai, kalo elo udah kena sadap berarti elo sudah dicurigai, artinya elo harus siap-siap masuk sel di sukamiskin ….

    Dan Begous • 5 hari yang lalu
    pa menteri,enggak usah dilayani, cukup ama bang ruhut saja, biarkan beo membeleleo,cape dech, pks partai munafik

    Yanuar • 2 jam 56 menit lalu
    EEHHHHHH,,,,,, FAHRI,,,, KL UNTUK KEBAIKAN, KNP TDK.. BOLEH2 SAJA SELURUH ANGGOTA LESLATIP DAN YUDIKATIF DI SADAP. DAN ITU WAJAR. KRN SMUA PD KORUPSI. TERMAUK ENTE FAHRI. ENTE KOK PANOID BNR. APA ENTE JG KORUPSI. APA ENTE TAKUT KETAUAN KL ENTE SELINGKUH… BIADAB LAKNAT LO FAHRI

    Christian • 4 jam yang lalu
    semoga fahri cepat semboeh, amin3x

    Decorative Interior • 4 hari yang lalu
    mulai kebingungan

    Makki • 5 hari yang lalu
    Dalam hukum Islam Tertib itu hukumnya wajib.misalnya Sholat diawali dngan niat sambil takbir…dan diakhiri dngn salam.KPK begitu memBabi Buta menyeret”kader PKS untuk segera diAdili sementara kasus”besar sebelumnya masih belum selesai seperti Hambalang dan Century.aq berharap para koruptor dihukum berat.tapi jangan cuma kader PKS.



    http://id.berita.yahoo.com/gaya-preman-fahri-hamzah-bela-pks-000100905.html#

    Gaya preman Fahri Hamzah bela PKS
    Merdeka.com – Kam, 27 Jun 2013

    MERDEKA.COM. Nama Fahri Hamzah seakan melekat dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Anggota Komisi III DPR ini kerap kritis dalam berbicara.

    Fahri bahkan tak segan-segan bersuara lantang membela PKS. Salah satu contohnya adalah suara keras Fahri dalam kasus dugaan suap impor daging sapi yang menyeret-nyeret nama partainya.

    Dalam persidangan mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan cara PKS mendapatkan uang Rp 2 triliun untuk keperluan pemenangan pemilihan umum 2014. Menurut jaksa, PKS menargetkan mendapat dana itu dari tiga kementerian yang dipimpin kader PKS.

    “Dalam pertemuan itu, Yudi Setiawan memaparkan prediksi pemenuhan kebutuhan uang dari tiga kementerian. Yakni Kementerian Pertanian Rp 1 triliun, Kementerian Sosial Rp 500 miliar, serta Kementerian Komunikasi dan Informatika Rp 500 miliar,” kata Jaksa Rini Triningsih saat membacakan berkas dakwaan Luthfi Hasan Ishaaq, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (24/6).

    Tak terima atas tudingan itu Fahri pun berang. Dengan emosi Fahri bahkan menyebut, Direktur PT Cipta Inti Parmindo Yudi Setiawan adalah sampah yang tidak layak dimasukkan ke dalam surat dakwaan kasus korupsi kuota impor daging sapi.

    Wasekjen PKS itu bahkan menantang untuk dipertemukan dengan Yudi. Untuk apa? Fahri mengaku hendak menamparnya.

    “Panggil Yudi biar saya gampar mukanya. Saya bikin partai setengah mati tiba-tiba ada orang enggak jelas begini,” kata Fahri dengan penuh emosi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (26/6).

    Tak cukup sampai di situ, Fahri mengaku heran dengan surat dakwaan jaksa. Dia malah balik menuding KPK memiliki niat tertentu dalam kasus itu.

    Fahri juga menyebut Yudi tidak berguna dan tidak memiliki kaitan sama sekali dengan kasus Luthfi. “Pengadilan itu suci, Anda masukan sampah ke dalam dakwaan, masukan sampah kaya gitu, kan kacau kaya gitu,” tandasnya.

    Sebagai seorang wakil rakyat yang terhormat baiknya Fahri dapat menahan diri dan menjaga setiap ucapannya. Sebab, sebagai seorang pejabat, Fahri menjadi panutan masyarakat.
    Sumber: Merdeka.com


    http://id.berita.yahoo.com/fahri-hamzah-ceramahi-kpk-pakai-surat-al-hujurat-083626670.html

    Fahri Hamzah Ceramahi KPK Pakai Surat Al-Hujurat
    TRIBUNnews.com – Kam, 27 Jun 2013

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Politisi PKS Fahri Hamzah sempat memberikan ceramah kepada komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu tampak saat Komisi III DPR rapat dengar pendapat dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (27/6/2013).

    Saat itu, Fahri Hamzah mendapatkan kesempatan berbicara kepada KPK dalam rapat yang dipimpin oleh Al Muzzammil Yusuf. Lebih kurang 30 menit Fahri berbicara. Panjang lebar Wasekjen PKS itu berbicara mengenai hukum sampai persoalan demokrasi.

    Sampai pada persoalan penyadapan yang dikemukakan oleh Fahri Hamzah. Ia menjelaskan bahwa tidak ada dasar penyadapan dibawah UU. Sehingga bila terjadi darurat penyadapan maka diajukan Perpu atau peraturan pengganti undang-undang.

    Fahri mengkritik KPK yang tidak mempublikasikan Standari Operasional Prosedur (SOP) mengenai penyadapan. “Prinsip demokrasi, bapak punya SOP, tapi tidak dibuka SOP, padahal dialam demokrasi masyarakat perlu tahu soal itu,” kata Fahri.

    Fahri pun akhirnya membacakan surat Al-Hujurat ayat 12. “Menyadap itu dosa besar, Pak Busyro pasti tahu, ini saya membuktikan bisa baca Al-Quran, ini melebihi orang Arab,” kata Fahri dengan serius.

    Seluruh Komisioner KPK termasuk Abraham Samad pun melihat Fahri dengan serius. Fahri kemudian menerjemahkan isi surat tersebut ke Bahasa Indonesia. “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka. Sesungguhnya sebagian dari prasangka itu adalah dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.”

    Fahri juga meminta KPK tidak terlalu senang jika dipuji-puji media sehingga pada akhirnya menimbulkan polemik. Bahkan dengan kasus PKS, Fahri membaca komentar negatif di media.

    “Ada yang bilang jidat boleh hitam tapi lihat cewek goyang, atau lihat dollar keliyengan,” tuturnya.

    Fahri pun meminta agar KPK bekerja sesuai dengan aturan yang ada. “Kerjalah didalam senyap,” tuturnya.

    Baca Juga:
    Fahri Harus Buktikan Tudingan Keterlibatan Gita dan Hatta http://www.tribunnews.com/2013/06/26/fahri-harus-buktikan-tudingan-keterlibatan-gita-dan-hatta
    Fahri Hamzah Diminta Buktikan Tudingan Keterlibatan Gita dan Hatta http://www.tribunnews.com/2013/06/26/fahri-hamzah-diminta-buktikan-tudingan-keterlibatan-gita-dan-hatta
    Dapat Jersey Ronaldo, Fachri Hamzah Sarankan SBY Dirikan Museum Pribadi http://www.tribunnews.com/2013/06/26/fachri-hamzah-dapat-jersey-ronaldo-sby-disarankan-dirikan-museum-pribadi


    http://id.berita.yahoo.com/fahri-hamzah-menkum-ham-gak-ada-kerjaan-gak-095434565.html

    Fahri Hamzah: Menkum HAM gak ada kerjaan, gak ngerti persoalan
    Merdeka.com – Sel, 25 Jun 2013

    MERDEKA.COM. Wasekjen PKS Fahri Hamzah geram diminta belajar lagi Undang-undang Tipikor dan UU KPK soal penyadapan oleh Menkum HAM Amir Syamsuddin. Fahri ngotot bahwa tidak ada aturan yang mengatakan bahwa KPK bisa menyadap tanpa persetujuan pengadilan.

    Fahri mengatakan, UU KPK yang menyatakan bahwa KPK boleh melakukan penyadapan tanpa harus melalui izin pengadilan cacat hukum. Sebab, aturan penyadapan harus selevel dengan undang-undang, atau minimal harus ada peraturan perundangan untuk mengatur penyadapan.

    Fahri pun mencontohkan pada kasus UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), sebagian pasal dibatalkan oleh MK karena dianggap menyalahi konstitusi.

    “Judicial review membatalkan sebagian pasal dari Undang-undang ITE, karena undang-undang itu ingin mengatur aturan mengenai penyadapan dalam peraturan pemerintah, dibatalkan karena ketentuan penyadapan harus berdasarkan aturan selevel undang-undang jadi minimal Perppu, dengan identifikasi ada kedaruratan,” jelas Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (25/6).

    Karena itu, Fahri ngotot bahwa dalam SOP KPK yang mengatur tentang penyadapan tanpa harus izin pengadilan tidaklah berdasar dan harus dihentikan demi hukum. Dia menambahkan, SOP harus sesuai dengan KUHAP, penyadapan harus seizin pengadilan.

    “Cuma Menteri Hukum dan HAM ini enggak ada kerjaan, dia enggak ngerti persoalan, sekarang kalau pasal tentang Rencana Peraturan Pemerintah atau pasal RPP dibatalkan oleh MK karena dia di bawah UU. Kok bisa kita membiarkan adanya SOP-SOP, sekarang oke kalau ada SOP maka ketentuannya tidak boleh menyimpang dari apa yang ada di dalam KUHAP, di dalam KUHAP menyatakan bahwa penyadapan harus izin pengadilan,” tegas dia.

    Anggota Komisi III DPR ini juga menyebutkan jika dalam aturan setingkat pemerintah saja peraturan penyadapan yang terjadi dalam kasus UU ITE dibatalkan MK, apalagi hanya setingkat SOP seperti yang dimiliki KPK.

    “Jadi kalau ditingkat peraturan pemerintah saja tidak boleh kata MK apalagi ditingkat SOP. Di dalam UU KPK disebutkan hanya bahwa KPK boleh menyadap. Nanti kalau Anda bikin begitu semua kita bikin saja peraturan KPK boleh menghakimi orang tidak perlu ke pengadilan,” tutur dia.

    Terkait dengan saran Menkum HAM yang meminta agar Fahri melakukan uji materi ke MK soal penyadapan KPK yang dia sebut melanggar konstitusi, Fahri ogah melakukannya. Sebab, tidak ada dasar hukum yang mengatur tentang SOP KPK.

    “Apa yang mau diuji materi? Orang aturannya enggak ada, itulah alpanya Kementrian Hukum dan HAM. Ada aturan dan tidak ada aturan, ini tidak ada aturan,” tegas dia.

    “Lex spesialis kan kalau diatur. Ini tidak diatur,” tandasnya.

    Sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin menanggapi santai tudingan Fahri Hamzah yang menyebut dirinya diam saja melihat sistem penyadapan merajalela tanpa dasar hukum yang jelas. Dia bahkan meminta agar Fahri belajar undang-undang terlebih dahulu.

    “Saya kira alangkah baiknya kalau beliau belajar dengan Undang-Undang Tipikor, dan UU KPK,” kata Amir saat keluar sidang paripurna pengesahan RUU Ormas di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (25/6).
    Sumber: Merdeka.com


    http://id.berita.yahoo.com/fahri-hamzah-pemberantasan-korupsi-di-indonesia-hanya-euforia-193100263.html

    Fahri Hamzah: Pemberantasan korupsi di Indonesia hanya euforia
    Merdeka.com – 11 jam yang lalu

    MERDEKA.COM. Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fahri Hamzah menilai, pemberantasan korupsi saat ini hanya bersifat euforia sehingga tidak menyentuh akar permasalahan. Selain itu, pemberantasan korupsi juga diwarnai kebingungan baik di tingkat aparat penegak hukum, pemerintah, maupun masyarakat.

    “Ada euforia, ada kebingungan, sehingga sistem pemberantasan korupsi di Indonesia penuh ketidakpastian,” ujar Fahri, Minggu (30/6).

    Menurutnya, akibat dari ketidakpastian ini memakan korban orang-orang baik yang turut divonis karena korupsi. Politisi PKS ini juga menyayangkan pondasi yang dibangun penegak hukum dalam pemberantasan korupsi justru menjadi sumber masalah. Kesalahan membangun pondasi itu membuat masalah korupsi makin rumit.

    “KPK misalnya beranggapan bahwa bangsa ini memiliki kultur korupsi. Mereka mengasumsikan seluruh penduduk sebagai mahkluk korupsi. Itulah cara KPK mengindetifikasikan korupsi,” kata Fahri dengan nada ketus.

    Fahri menilai masalah korupsi di Indonesia bukanlah kejahatan orang per orang, melainkan lebih dikarenakan sistem yang buruk. Baik sistem birokrasi, sistem pemberantasan korupsi, maupun definisi tentang korupsi itu sendiri.

    “Yang diperjuangkan justru sebaliknya mereka menganggap korupsi itu kejahatan orang per orang, sehingga mereka mendukung protokol yang represif dalam pemberantasan korupsi, mereka lompat ke penyadapan orang. Lihat saja mayoritas kasus korupsi yang ditangani KPK itu adalah hasil penyadapan,” jelas Fahri.

    Oleh karena itu, dirinya mengajak seluruh elemen bangsa untuk memaindset ulang sistem, sehingga memungkinkan orang melakukan tugas sesuai rambu-rambu yang penuh kepastian.

    “Itulah esensi negara hukum demokrasi. Aturan terbuka dengan makna yang yang pasti. Institusi lebih transparan sehingga pengawasan itu kuat, dan kultur itu lebih egaliter,” tandasnya.
    Sumber: Merdeka.com


     
  • Virtual Chitchatting 8:51 PM on 2013/06/26 Permalink  

    never growing up, forever young, just a wanna be peter pan, or perterporn?

    why do i recall avril lavigne with hillary duff’s voice?

    here is the connection:

    Duff dated pop singer Aaron Carter on and off between 2001 and 2003 before he met and dated Lindsay Lohan. It was reported that Carter soon left Lohan and went back to dating Duff, starting a feud between the two actresses. After Duff showed up to the red carpet premiere for Lohan’s film Freaky Friday (2003), Lohan further fueled this feud by appearing at a red carpet premiere for Duff’s film Cheaper by the Dozen (2003). In 2007, it was reported that the two reconciled, with Lohan accepting an invitation to Duff’s Dignity album release party.

    A spat with Avril Lavigne has also made headlines because the Canadian singer called Duff a “mommy’s girl”. The two have never had any public reconciliation.

    Avril Ramona Lavigne (/ˈævrɨl ləˈviːn/; AV-ril lə-VEEN; born 27 September 1984) is a Canadian singer-songwriter. She was born in Belleville, Ontario, but spent most of her youth in the small town of Napanee. By the age of 15, she had appeared on stage with Shania Twain; by 16, she had signed a two-album recording contract with Arista Records worth more than $2 million. In 2002, when she was 17 years old, Lavigne broke onto the music scene with her debut album Let Go. Since her professional debut, she has become one of the most successful artists in the world, selling more than 30 million albums and over 50 million singles worldwide.

    Lavigne went to Los Angeles in May 2001 and created two songs with The Matrix production team – including “Complicated” – that the record company felt she had made a major breakthrough. Lavigne then worked further with The Matrix and also with singer-songwriter Cliff Magness. Recording finished in January 2002.


    Hilary Erhard Duff (born September 28, 1987) is an American actress, singer, songwriter, entrepreneur, author, and humanitarian. Born and raised in Houston, Texas, Duff appeared in local theatre productions and television commercials before coming to prominence in the title role of Disney Channel’s teen comedy Lizzie McGuire. Established as a teen idol, Duff reprised that role in The Lizzie McGuire Movie (2003) and ventured into motion pictures with her early films Agent Cody Banks (2003), Cheaper by the Dozen (2003), A Cinderella Story (2004) and Cheaper by the Dozen 2 (2005) being among the biggest commercial successes of her career. Most recently, she has performed in a string of independent films with notable roles in War, Inc. (2007) and Bloodworth (2011) and television dramas, such as Gossip Girl, in addition to sharing production credits.


    Hillary duff – The Discography

    Hillary duff
    Hilary Duff – 4Ever Hilary
    1015 – SuperGirl.mp3 3 MB
    1115 – Come Clean (Joe Bermudez & Josh Harris Main Mix).mp3 3 MB
    115 – Fly.mp3 3 MB
    1215 – Wake Up (DJ Kaya Long-T Remix).mp3 5 MB
    1315 – Bomh (Sugarcookie Remix).mp3 3 MB
    1415 – So Yesterday (Radio Remix).mp3 3 MB
    1515 – Fly (AOL Session).mp3 3 MB
    215 – Weird.mp3 3 MB
    315 – Our Lips Are Sealed.mp3 2 MB
    415 – Shine.mp3 3 MB
    515 – Someone’s Watching Over Me.mp3 4 MB
    615 – Anywhere But Here.mp3 3 MB
    715 – Who’s That Girl (Acoustic Version).mp3 3 MB
    815 – Jericho (Remix 2005).mp3 3 MB
    915 – Sweet Sixteen.mp3 3 MB
    Hilary Duff – Dignity
    01-hilary_duff-stranger.mp3 7 MB
    02-hilary_duff-dignity.mp3 4 MB
    03-hilary_duff-with_love.mp3 5 MB
    04-hilary_duff-danger.mp3 6 MB
    05-hilary_duff-gypsy_woman.mp3 5 MB
    06-hilary_duff-never_stop.mp3 5 MB
    07-hilary_duff-no_work_all_play.mp3 6 MB
    08-hilary_duff-between_you_and_me.mp3 5 MB
    09-hilary_duff-dreamer.mp3 5 MB
    10-hilary_duff-happy.mp3 6 MB
    11-hilary_duff-burned.mp3 4 MB
    12-hilary_duff-outside_of_you.mp3 6 MB
    13-hilary_duff-i_wish.mp3 5 MB
    14-hilary_duff-play_with_fire.mp3 5 MB
    Hilary Duff – Girl Can Rock
    1 – Why Not (Mcmix)-easymp3s.mp3 3 MB
    2 – So Yesterday (Radio Edit Remix)-easymp3s.mp3 3 MB
    3 – Come Clean (Cut To The Chase Club Mix)-easymp3s.mp3 3 MB
    4 – Party Up (Dance Remix Rob Chiarelli)-easymp3s.mp3 3 MB
    5 – Anywhere But Here (Live Version From Wb)-easymp3s.mp3 3 MB
    6 – Metamorphosis (Album Version)-easymp3s.mp3 3 MB
    7 – Come Clean (Joe Bermudez And Josh Harris Pop Mix Main Mix)-easymp3s.mp3 3 MB
    8 – So Yesterday (Joe Bermudez Mixshow Mix)-easymp3s.mp3 4 MB
    9 – Come Clean (Flood Remix Flood)-easymp3s.mp3 3 MB
    Hilary Duff – Hilary Duff
    1 – Fly.mp3 3 MB
    10 – I Am.mp3 3 MB
    11 – The Getaway.mp3 3 MB
    12 – Cry.mp3 3 MB
    13 – Haters.mp3 3 MB
    14 – Rock This World.mp3 3 MB
    15 – Someone’s Watching Over Me.mp3 4 MB
    16 – Jericho.mp3 4 MB
    17 – The Last Song.mp3 1 MB
    18 – Who’s That Girl (acoustic Mix).mp3 3 MB
    19 – Our Lips Are Sealed.mp3 2 MB
    2 – Do You Want Me.mp3 3 MB
    20 – My Generation.mp3 2 MB
    3 – Weird.mp3 3 MB
    4 – Hide Away.mp3 3 MB
    5 – Mr.james Dean.mp3 3 MB
    6 – Undemeath This Smile.mp3 3 MB
    7 – Dangerous To Know.mp3 3 MB
    8 – Who’s That Girl.mp3 3 MB
    9 – Shine.mp3 3 MB
    Hilary Duff – Most Wanted
    1 – Wake Up.mp3 3 MB
    10 – Fly.mp3 3 MB
    11 – Girl Can Rock.mp3 3 MB
    12 – Our Lips Are Sealed.mp3 2 MB
    13 – Why Not (Remix 2005).mp3 7 MB
    2 – The Getaway.mp3 3 MB
    3 – Beat Of My Heart.mp3 3 MB
    4 – Come Clean (Remix 2005).mp3 3 MB
    5 – Mr. James Dean.mp3 3 MB
    6 – So Yesterday.mp3 3 MB
    7 – Metamorphosis.mp3 3 MB
    8 – Rock This World (Remix 2005).mp3 4 MB
    9 – Break My Heart.mp3 3 MB
    Hilary Duff – Unlimited
    01 – Now You Know.mp3 3 MB
    02 – Crash World.mp3 3 MB
    03 – Break My Heart.mp3 3 MB
    04 – (I’ll Give) Anything But Up.mp3 4 MB
    05 – The Tiki Room.mp3 3 MB
    06 – I Can’t Wait.mp3 3 MB
    07 – My Generation.mp3 4 MB
    08 – The Siamese Cat Song (Feat. Haylie Duff).mp3 4 MB
    09 – Supergirl.mp3 4 MB
    10 – A Day In The Sun.mp3 5 MB
    11 – Material Girl (feat. Haylie Duff).mp3 3 MB
    12 – Who’s That Girl (Acoustic Version.mp3 5 MB
    13 – Play With Fire (Vada Remix).mp3 3 MB
    14 – I Can’t Wait (Dance Mix).mp3 4 MB
    Hilary Duff – With Love And Remix
    hilary duff – with love kiis world premiere.mp3 4 MB
    hilary duff – with love remix.mp3 7 MB
    Hillary Duff – Metamorphosis (2003)
    01.Hilary Duff-So Yesterday.ogg 2 MB
    02.Hilary Duff-Come Clean.ogg 2 MB
    03.Hilary Duff-Workin It Out.ogg 2 MB
    04.Hilary Duff-Little Voice.ogg 2 MB
    05.Hilary Duff-Where Did I Go Right.ogg 2 MB
    06.Hilary Duff-Anywhere But Here.ogg 2 MB
    07.Hilary Duff-The Math.ogg 2 MB
    08.Hilary Duff-Love Just Is.ogg 2 MB
    09.Hilary Duff-Sweet Sixteen.ogg 2 MB
    10.Hilary Duff-Party Up.ogg 2 MB
    11.Hilary Duff-Metamorphosis.ogg 2 MB
    12.Hilary Duff-Inner Strength.ogg 1 MB
    13.Hilary Duff-Why Not.ogg 2 MB
    Hillary Duff – Santa Claus Lane
    01. I Heard Santa On The Radio.mp3 7 MB
    02. Jingle Bell Rock.mp3 5 MB
    03. Last Christmas.mp3 8 MB
    04. Same Old Christmas feat. Hayli.mp3 6 MB
    05. Santa Claus Is Coming To Town.mp3 7 MB
    06. Santa Claus Lane.mp3 5 MB
    07. Sleigh Ride.mp3 6 MB
    08. Tell Me A Story.mp3 7 MB
    09. What Christmas Should Be.mp3 6 MB
    10. When The Snow Comes Down In Tinseltown.mp3 6 MB
    11. Wonderful Christmas Time.mp3 5 MB
    Hillary Duff-Dignity-REMIX
    01 With Love (Richard Vission Remix).mp3 12 MB
    02 Play With Fire (Richard Vission R.mp3 6 MB
    03 Dignity (Richard Vission Remix).mp3 7 MB
    04 Play With Fire (Vada Mix).mp3 6 MB
    05 Come Clean (Dance Mix).mp3 7 MB
    Hillary Duff-Stranger
    Stranger (Album Version).mp3 7 MB
    Stranger (Vada Mix).mp3 5 MB


    here is the hash of
    d5dc7feafe1554cc91e04185f8963d896c4ca665

    http://torrentz.eu/d5dc7feafe1554cc91e04185f8963d896c4ca665


    here is the magnet link
    magnet:?xt=urn:btih:d5dc7feafe1554cc91e04185f8963d896c4ca665&dn=hillary+duff&tr=http%3A%2F%2Ftracker.openbittorrent.com%2Fannounce&tr=udp%3A%2F%2Fopen.demonii.com%3A1337


    here is the torrent link

    http://torcache.net/torrent/D5DC7FEAFE1554CC91E04185F8963D896C4CA665.torrent?title=%5Bkickass.to%5Dhillary.duff


    Apr 8, 2013 – Uploaded by Avril Lavigne


    Apr 9, 2013 – Uploaded by floolagoo


    Apr 6, 2013 – Uploaded by lovesttruck


    Apr 29, 2013 – Uploaded by Charlene Beringuela


    May 9, 2013 – Uploaded by AvrilLavigneVEVO


    http://www.index-of-mp3s.com/download/lagu/055dabbf/here-to-never-growing-up-avril-lavigne/

    http://media.soundcloud.com/stream/dGQeZrTBBK4Y?stream_token=KagOP

    http://media.soundcloud.com/stream/1egJPa1vR5Ia?stream_token=KagOP

    http://dc534.4shared.com/download/1385412734/9bdd6b7e/Hillary%20Duff%20-%20Wake%20Up.mp3?tsid=20130626-142438-b8d95fa0&dsid=il2s4.e4d3b53f9ad658e21ee8fc77981c5308


    http://www.directlyrics.com/avril-lavigne-heres-to-never-growing-up-lyrics.html

    Avril Lavigne’s “Here’s To Never Growing Up” is the first official single from the Canadian’s singer fifth studio album due in stores in 2013 via Epic Records. Produced by Martin Johnson, and co-written by Avril, “Here’s To Never Growing Up” is a cool radio-friendly pop record that is destined to be both a summer, and youth anthem. The verses are so 2002 Avril, it’ll definitely cause some nostalgia on you, and it’s almost certain, she’s got herself a bonafide hit on her hands! Avril’s back to win it.

    “Here’s To Never Growing Up” by Avril Lavigne is listed #20 in the Hot 100 Billboard charts.

    Singing Radiohead at the top of our lungs
    With the boom box blaring as we’re falling in love
    I got a bottle of whatever, but it’s getting us drunk
    Singing here’s to never growing up

    Call up all our friends
    Go hard this weekend
    For no damn reason,
    I don’t think we’ll ever change

    Meet you at the spot,
    Half past ten o’clock
    We don’t ever stop,
    And we’re never gonna change

    Say, oh just say forever, stay
    If you stay forever, hey
    We can stay forever young

    Singing Radiohead at the top of our lungs
    With the boom box blaring as we’re falling in love
    I got a bottle of whatever, but it’s getting us drunk
    Singing here’s to never growing up

    We’ll be running down the street, yelling kiss my ***
    I’m like yeah whatever, we’re still living like that,
    When the sun’s going down, we’ll be raising our cups
    Singing here’s to never growing up
    Oh woah oh woah here’s to never growing up
    Oh woah oh woah here’s to never growing up

    We live like rock stars
    Dance on every bar
    This is who we are,
    I don’t think we’ll ever change

    They say just grow up but they don’t know us
    We don’t give a f**k and we’re never gonna change

    Say, oh just say forever, stay
    If you stay forever, hey
    We can stay forever young

    Singing Radiohead at the top of our lungs
    With the boom box blaring as we’re falling in love
    I got a bottle of whatever, but it’s getting us drunk
    Singing here’s to never growing up

    We’ll be running down the street, yelling kiss my ***
    I’m like yeah whatever, we’re still living like that,
    When the sun’s going down, we’ll be raising our cups
    Singing here’s to never growing up

    Oh woah oh woah here’s to never growing up
    Oh woah oh woah here’s to never growing up

    Say, won’t you stay forever stay
    If you stay forever hey
    We can stay forever young

    Ohhhhhhh

    Singing Radiohead at the top of our lungs
    With the boom box blaring as we’re falling in love
    I got a bottle of whatever, but it’s getting us drunk
    Singing here’s to never growing up

    We’ll be running down the street, yelling kiss my ***
    I’m like yeah whatever, we’re still living like that,
    When the sun’s going down, we’ll be raising our cups

    Singing here’s to never growing up
    Oh woah oh woah here’s to never growing up

    Oh woah oh woah ( raise your glass and say )
    Here’s to never growing up

     
  • Virtual Chitchatting 11:29 PM on 2013/06/23 Permalink  

    belenggu kata hati 

    Belenggu
    Nicky Astria

    hitam pekat malam
    berselimut kelam
    gelap dingin sunyi
    di antara mimpi

    bulan pun gelisah
    wajah-wajah resah
    dan tenggelam jiwa
    merobek nurani

    ada kalanya kuingin
    terlepas dari siksa
    ada kalanya kujenuh
    jerit rasa kecewa

    datang embun pagi
    kabut pun berseri
    membangkitkan jiwa
    sadar dari mimpi

    senja pun bersinar
    berikan harapan
    akan bebas dari
    lingkarannya setan

    terlepasnya belenggu
    kata hati merdeka
    hilang segala derita
    ku menjerit bahagia

    senja pun bersinar
    berikan harapan
    akan bebas dari
    lingkarannya setan

    terlepasnya belenggu
    kata hati merdeka
    hilang segala derita
    ku menjerit bahagia

    http://www.index-of-mp3s.com/download/lagu/ef72c9c0/nicky-astria-belenggu/

    lirik belenggu of nicky astria
    is written by S3ra Sutan Rajo Ali

    a tear shed and inundated my left eye
    as i remember what my father told me
    about a marriage.
    once you got married,
    you got yourself shackled.
    you get a big black ball made of iron
    chained to your ankle.

    this is for you, pa
    allaHummagh firlaHu warhamHu
    wa afiHi wa’fu ‘anHu

    Engkau Maha Tahu, Ya Allah
    Ya ‘Aliym
    ======

    Mar 10, 2013 – Uploaded by Hendro Djati

    Belenggu Cinta
    Nike Ardilla

    Waktupun Berlalu Dalam Hidupku
    Basahkan Hangat Jiwaku
    Kau Berikan Warna Cinta Padaku
    Kini Jadi Belenggu

    Kasih Untuk Apa Kau Membatasi Setiap Gerak Langkahku
    Sementara Ada Perasaan Kau Lupakan Dariku
    Berilah Aku Kebebasan Memilih Jalan Hidupku…

    Haruskah Aku Menurut Keinginanmu
    Sementara Hatiku Luka Hasrat Jiwaku Mati
    Sedangkan Diri Tak Mampu Menepis Semua Itu
    Karena Cintaku Satu Dirimu….. Ha Aahha Aha….

    http://www.index-of-mp3s.com/download/lagu/fb50ac15/nike-ardilla-belenggu-cinta/

     
  • Virtual Chitchatting 9:19 AM on 2013/06/21 Permalink  

    Snowden, another snowman that snowballing the US intelligence community: The BAH scandal episode

    compiled by S3ra Sutan Rajo Ali
    Jakarta, 21 June 2013 09.19

    http://www.businessweek.com/articles/2013-06-20/booz-allen-the-worlds-most-profitable-spy-organization

    Booz Allen, the World’s Most Profitable Spy Organization

    By Drake Bennett and Michael Riley
    June 20, 2013

    Bennett is a staff writer for Bloomberg Businessweek in New York. Riley is a reporter for Bloomberg News in Washington.

    In 1940, a year before the attack on Pearl Harbor, the U.S. Navy began to think about what a war with Germany would look like. The admirals worried in particular about the Kriegsmarine’s fleet of U-boats, which were preying on Allied shipping and proving impossible to find, much less sink. Stymied, Secretary of the Navy Frank Knox turned to Booz, Fry, Allen & Hamilton, a consulting firm in Chicago whose best-known clients were Goodyear Tire & Rubber (GT) and Montgomery Ward. The firm had effectively invented management consulting, deploying whiz kids from top schools as analysts and acumen-for-hire to corporate clients. Working with the Navy’s own planners, Booz consultants developed a special sensor system that could track the U-boats’ brief-burst radio communications and helped design an attack strategy around it. With its aid, the Allies by war’s end had sunk or crippled most of the German submarine fleet.

    That project was the start of a long collaboration. As the Cold War set in, intensified, thawed, and was supplanted by global terrorism in the minds of national security strategists, the firm, now called Booz Allen Hamilton (BAH), focused more and more on government work. In 2008 it split off its less lucrative commercial consulting arm—under the name Booz & Co.—and became a pure government contractor, publicly traded and majority-owned by private equity firm Carlyle Group (CG). In the fiscal year ended in March 2013, Booz Allen Hamilton reported $5.76 billion in revenue, 99 percent of which came from government contracts, and $219 million in net income. Almost a quarter of its revenue—$1.3 billion—was from major U.S. intelligence agencies. Along with competitors such as Science Applications International Corp. (SAIC), CACI, and BAE Systems (BAESY), the McLean (Va.)-based firm is a prime beneficiary of an explosion in government spending on intelligence contractors over the past decade. About 70 percent of the 2013 U.S. intelligence budget is contracted out, according to a Bloomberg Industries analysis; the Office of the Director of National Intelligence (ODNI) says almost a fifth of intelligence personnel work in the private sector.

    It’s safe to say that most Americans, if they’d heard of Booz Allen at all, had no idea how huge a role it plays in the U.S. intelligence infrastructure. They do now. On June 9, a 29-year-old Booz Allen computer technician, Edward Snowden, revealed himself to be the source of news stories showing the extent of phone and Internet eavesdropping by the National Security Agency. Snowden leaked classified documents he loaded onto a thumb drive while working for Booz Allen at an NSA listening post in Hawaii, and he’s promised to leak many more. After fleeing to Hong Kong, he’s been in hiding. (He didn’t respond to a request for comment relayed by an intermediary.)

    The attention has been bad for Booz Allen’s stock, which fell more than 4 percent the morning after Snowden went public and still hasn’t recovered. Senator Dianne Feinstein (D-Calif.), who chairs the Select Committee on Intelligence, has called for a reexamination of the role of private contractors in intelligence work and announced she’ll seek to restrict their access to classified information. Booz Allen declined to comment on Snowden beyond its initial public statement announcing his termination.

    GRAPHIC:
    Chart: How Booz Allen Hamilton Swallowed Washington

    Because it provides the government with data services rather than fighter jets—and because so much of its work is classified—Booz Allen Hamilton (BAH) doesn’t have the name recognition of government contractors like Lockheed Martin (LMT) or Boeing (BA). That changed on June 9, when a Booz employee, Edward Snowden, revealed himself as the source of leaked secret documents showing government surveillance of millions of Americans. From its origins as a management consulting firm, Booz Allen has quietly grown into a governmentwide contracting behemoth, fed by ballooning post-Sept. 11 intelligence budgets and Washington’s increasing reliance on outsourcing.

    The firm has long kept a low profile—with the federal government as practically its sole client, there’s no need for publicity. It does little, if any, lobbying. Its ability to win contracts is ensured by the roster of intelligence community heavyweights who work there. The director of national intelligence, James Clapper—President Obama’s top intelligence adviser—is a former Booz Allen executive. The firm’s vice chairman, Mike McConnell, was President George W. Bush’s director of national intelligence and, before that, director of the NSA. Of Booz Allen’s 25,000 employees, 76 percent have classified clearances, and almost half have top-secret clearances. In a 2003 speech, Joan Dempsey, a former CIA deputy director, referred to Booz Allen as the “shadow IC” (for intelligence community) because of the profusion of “former secretaries of this and directors of that,” according to a 2008 book, Spies for Hire: The Secret World of Intelligence Outsourcing. Today Dempsey works for Booz Allen.

    It’s possible that fallout from the Snowden revelations will lead to significant changes in intelligence contracting. The Senate intelligence committee has been pressuring spy agencies for years to reduce their reliance on contractors. And in the age of the sequester, even once untouchable line items such as defense and intelligence spending are vulnerable to cuts.

    Yet conversations with current and former employees of Booz Allen and U.S. intelligence officials suggest that these contractors aren’t going anywhere soon. Even if Snowden ends up costing his former employer business, the work will probably just go to its rivals. Although Booz Allen and the rest of the shadow intelligence community arose as stopgap solutions—meant to buy time as shrunken, post-Cold War agencies tried to rebuild after Sept. 11—they’ve become the vine that supports the wall. As much as contractors such as Booz Allen have come to rely on the federal government, the government relies on them even more.

    Edward Snowden was not hired as a spy. He’s a mostly self-taught computer technician who never completed high school, and his first intelligence job was as a security guard at an NSA facility. In an interview in the Guardian, he says he was hired by the Central Intelligence Agency for his computer skills to work on network security. In 2009 he left for the private sector, eventually ending up at Booz Allen. The job he did as a contractor for the NSA appears to have been basic tech support and troubleshooting. He was the IT guy.

    People in intelligence tend to divide contract work into three tiers. In the first tier are the least sensitive and most menial jobs: cutting the grass at intelligence facilities, emptying the trash, sorting the mail. In classified facilities even the janitors need security clearances—the wastebaskets they’re emptying might contain national secrets. That makes these jobs particularly hard to fill, since most people with security clearances are almost by definition overqualified for janitorial work.

    Snowden, with his computer expertise, fit in the middle tier: people with specialized skills. When the U.S. military first began ramping up its use of contractors during the Vietnam War, these jobs made up much of the hiring—the Pentagon was desperate for repairmen for its increasingly complex weapons and transport systems. Also in this tier are translators, interrogators, and investigators who handle background checks for government security clearances. Firms such as CSC (CSC) and L-3 Communications (LLL) specialize in this tier. Booz Allen competes for some of that work, but it tends to focus on the highest tier: big contracts that can involve everything from developing strategies to defeat al-Qaeda in the Islamic Maghreb to designing software systems to writing speeches for senior officials. Tier three contractors often are, for all intents and purposes, spies—and sometimes spymasters.

    BLOG:
    Spying for the NSA Is Bad for U.S. Business

    http://www.businessweek.com/articles/2013-06-18/spying-for-the-nsa-is-bad-for-u-dot-s-dot-business

    William Golden heads a recruiting and job placement company for intelligence professionals. In mid-June, he’s trying to fill three slots for contractors at the Defense Intelligence Agency. As it happens, Booz Allen isn’t involved, but these are the sort of jobs the firm has filled in thousands of other instances, Golden says. Two postings are for senior counter-intelligence analyst openings in Fort Devens, Mass., one focusing on the threat to federal installations in Massachusetts, the other on Southwest Asia. The contractors would be trawling through streams of intelligence, from digital intercepts and human sources alike, writing reports and briefings just like the DIA analysts they would be sitting next to. Both postings require top-secret clearances, and one would require extensive travel. The third job is for a senior linguist fluent in Malayalam, spoken mostly in the Indian state of Kerala, where there’s a growing Maoist insurgency. That the Pentagon is looking for someone who speaks the language suggests American intelligence assets are there. The listing specifies “austere conditions.”

    Golden says he constantly sees openings at Booz Allen and other contractors for “collection managers” in posts around the world. “A collection manager is someone at the highest level of intelligence who decides what assets get used, how they get used, what goes where,” he says. “They provide thought, direction, and management. They basically have full status, as if they were a government employee. The only thing they can’t do is spend and approve money or hire and fire government workers.”

    The pay fluctuates widely, depending on the candidates’ skills and experience. “This money comes from the intelligence budget, so there isn’t much oversight,” Golden says. He estimates that the Malayalam translator job, for example, will pay between $180,000 and $225,000 a year. That’s partly to compensate for the austere conditions as well as insurgents’ tendency, unmentioned in the posting, to target translators first. The pay is also a reflection that the past 10 years have been boom times for private spies.

    STORY: Edward Snowden Tries to Win Friends in Hong Kong

    http://www.businessweek.com/articles/2013-06-13/edward-snowden-tries-to-win-friends-in-hong-kong

    The large-scale hiring of intelligence contractors can be traced directly to Sept. 11. The al-Qaeda attacks triggered a bipartisan chorus on Capitol Hill for more and better intelligence—and correspondingly massive increases in the federal budget to pay for it. There’s plenty of evidence that the effort has disrupted terrorist plots. It has also created a lot more contractor work. The intelligence community had been shrinking throughout the 1990s; with the Soviet Union gone, intelligence didn’t seem as important to politicians, and there were budget cuts and a wave of retirements at the CIA, NSA, and DIA. In late 2001 the only way to get enough experienced people to meet demand was with contractors, many of them the same experts the government had trained decades before and then let go. “We were able to expand very, very quickly by using contract personnel,” said Ronald Sanders, then ODNI’s associate director for human capital, in a 2008 call with reporters. “They were able to come in quickly and perform the mission even as we were busy recovering the IC’s military and civilian workforce.”

    Contractors such as Booz Allen were seen as a temporary measure—surge capacity—to give the government time to hire and train its own employees. Michael Brown, a retired rear admiral, tells about trying to develop the Navy’s cyberwarfare programs in 2001. None of his personnel were cybersecurity experts, so he trained Navy linguists—traditionally considered some of the brainier sailors—for the job. “The Navy was able to use contractors to augment those trainees while it developed a permanent program,” Brown says. He himself now works for RSA Security (EMC), a Bedford (Mass.) cybersecurity company that does a lot of business with the government.

    As the government intelligence workforce has grown, however, contractor head count hasn’t returned to pre-Sept. 11 levels. In the 2008 interview, Sanders said only 5 percent of contractors working for various intelligence agencies were for “surge requirements.” In a report published this March, the Senate intelligence committee complained that “some elements of the IC have been hiring additional contractors after they have converted or otherwise removed other contractors, resulting in an overall workforce that continues to grow.” The ODNI’s public affairs office disputes this, saying “core contractor personnel” has been cut by 36 percent since 2007.

    STORY: The Government Is Spying. Does Anyone Even Care?

    http://www.businessweek.com/articles/2013-06-07/the-government-is-spying-dot-does-anyone-even-care

    Proponents of intelligence contracting say there are good reasons private firms have become a permanent part of the landscape. Not every task requires a full-time federal employee. Building a classified facility or a new database is a short-term project that’s ideal for contract labor—the job takes a few months or a couple years, and it doesn’t make sense to hire and train new employees just for that. In theory, contract labor is cheaper, since the government isn’t on the hook for the worker’s salary after the job is over, much less his health care or pension. For the military, it’s often the only way to get additional work done without violating the caps on manpower written into legislation. And it’s abetted by the dysfunctional funding environment in Washington, where money even for long-term projects is increasingly appropriated in year-to-year emergency supplemental spending bills, creating a sense of uncertainty that makes it harder to hire permanent employees.

    Senior intelligence officials also say contractors are a pipeline to innovation in the private sector. The contemporary version of Q’s laboratory—that storied incubator for James Bond’s spy toys—is Silicon Valley, where startups are developing technology that can discern patterns and connections in oceans of raw data, among other feats of computer science. In an interview with Bloomberg Businessweek, Vice Chairman McConnell points out that while Booz Allen is well-known for hiring former spies like himself, the company also recruits heavily from tech. A 2008 study by the ODNI reported that 56 percent of intelligence contractors provided unique expertise not found among government intelligence officers.

    “As DNI, I absolutely wanted the lift and creativity and the power of the private sector,” says McConnell, using the initials for his old job. “Because I’d become irrelevant if I didn’t stay in tune with technology and its evolution. The most innovative, creative, dominant country in the world is the United States, and it’s mostly because of the efficiency of the free market.” Some intelligence contractors, such as Palo Alto (Calif.)-based Palantir Technologies, have gone so far as to locate in commercial tech hubs rather than the traditional intelligence corridor that stretches 50 miles from Reston, Va., to the Fort Meade (Md.) headquarters of the NSA.

    VIDEO: U.S. Said to Swap Intelligence With Many Companies

    http://www.businessweek.com/videos/2013-06-14/u-dot-s-dot-said-to-swap-intelligence-with-many-companies

    Even so, spending can spin way out of control. According to the ODNI, a typical contractor employee costs $207,000 a year, while a government counterpart costs $125,000, including benefits and pension. One of the most notorious projects was the NSA’s Trailblazer. Intended as an advanced program to sort and analyze the vast volume of phone and Web traffic that the NSA collects hourly, Trailblazer was originally set to cost $280 million and take 26 months. Booz Allen was part of a five-company consortium working on the project. (SAIC was the lead contractor.) “In Trailblazer, NSA is capturing the best of industry technology and experience to further their mission,” Booz Allen Vice President Marty Hill said in a 2002 press release. In 2006, when the program shut down, it had failed to meet any of its goals, and its cost had run into the billions of dollars. An NSA inspector general report found “excessive labor rates for contractor personnel,” without naming the contractors. Several NSA employees who denounced the waste were fired; one, a senior executive named Thomas Andrews Drake, was charged under the Espionage Act after he spoke to a reporter. (The charges were eventually dropped.)

    A U.S. Department of Homeland Security computer systems contract awarded to Booz Allen around the same time had similar issues. Over the course of three years, costs exploded from the original $2 million to $124 million, in large part, auditors at the Government Accountability Office would later report, because of poor planning and oversight. But even when the problems came to light, as the Washington Post reported, DHS continued to renew the contract and even give Booz Allen new ones, because the agency determined it couldn’t build, or even run, the system on its own.

    Booz Allen spokesman James Fisher and NSA spokeswoman Vaneé Vines both declined to comment on Trailblazer. (Former NSA Director Michael Hayden has since said publicly that the project failed because the spy agency’s plan for it was unrealistic.) Fisher also declined to comment on the DHS contract; Peter Boogaard, a spokesman for that agency, did not immediately return a call for comment.

    Booz Allen and its competitors are able to keep landing contracts and keep growing, critics charge, not because their expertise is irreplaceable but because their Rolodexes are. Name a retired senior official from the NSA or the CIA or the various military intelligence branches, and there’s a good chance he works for a contractor—most likely Booz Allen. Name a senior intelligence official serving in the government, and there’s a good chance he used to work for Booz Allen. (ODNI’s Sanders, who made the case for contractors, is now a vice president at the firm, which declined to make him available for an interview.) McConnell and others at Booz Allen are quick to point out that the contracting process has safeguards and oversight built in and that it has matured since the frenzied years just after Sept. 11. At the same time, the firm’s tendency to scoop up—and lavishly pay—high-ranking intelligence officers once they retire suggests the value it places on their address books and in having their successors inside government consider Booz Allen as part of their own retirement plans.

    STORY: Five Questions Edward Snowden Didn’t Answer

    http://www.businessweek.com/articles/2013-06-18/five-questions-edward-snowden-didnt-answer

    Rich contractor salaries create a classic public-private revolving door. They pull people from government intelligence, deplete the ranks, and put more experience and knowledge in the private sector, which makes contractors even more vital to the government. “Now you go into government for two or three years, get a clearance, and migrate to one of the high-paying contractors,” says Steven Aftergood, who heads the Project on Government Secrecy at the Federation of American Scientists. That’s what Snowden did. “You have to have a well-developed sense of patriotism to turn that money down,” Aftergood says.

    As a result, says Golden, the headhunter, a common complaint in spy agencies is that “the damn contractors know more than we do.” That could have been a factor in the Snowden leak—his computer proficiency may have allowed him to access information he shouldn’t have been allowed to see. Snowden is an anomaly, though. What he did with that information—copying it, getting it to the press, and publicly identifying himself as the leaker—cost him his job and potentially his freedom, all for what appear so far to be idealistic motives. The more common temptation would be to use knowledge, legally and perhaps not even consciously, to generate more business.

    VIDEO: Companies and Government Swapping Intelligence

    http://www.businessweek.com/videos/2013-06-14/companies-and-government-swapping-intelligence

    In the wake of the Snowden leak, Congress is paying more attention to contractors like Booz Allen and the role they play in intelligence gathering. Lawmakers on both sides of the aisle say that the ease with which Snowden was able to gain access to and divulge classified information highlights the need for greater oversight of contractors’ activities. “I’m just stunned that an individual who did not even have a high school diploma, who did not successfully complete his military service, and who is only age 29 had access to some of the most highly classified information in our government,” Senator Susan Collins (R-Me.) told reporters on Capitol Hill on June 11. “That’s astonishing to me, and it suggests real problems with the vetting process. The rules are not being applied well or they need to be more strict.”

    Changing them, however, may be easier said than done. “At the very highest level, whether at the White House or the Pentagon, there will always be a contractor in the room,” says Golden. “And the powers that be will turn around and say, ‘That’s a brilliant plan, how do we make that work?’ And a contractor will say, ‘I can do that.’ ”

    VIDEO: Will China Grant Asylum to Snowden?

    http://www.businessweek.com/videos/2013-06-18/will-china-grant-asylum-to-snowden


    http://www.businessweek.com/articles/2013-06-18/spying-for-the-nsa-is-bad-for-u-dot-s-dot-business

    Photograph by Jonathan Saruk/Getty Images

    An anti-government protester sits near an Internet tent in Sana, Yemen, after clashes with pro-government supporters in 2011

    Companies & Industries

    Spying for the NSA Is Bad for U.S. Business

    By Larry Popelka
    June 18, 2013

    The U.S. National Security Agency has dealt a blow to Google (GOOG), Facebook (FB), Microsoft (MSFT), and other U.S. corporations. In addition to forcing them to engage in the Prism spy program, the NSA limits disclosures about their involvement, making it difficult for these companies to defend their reputations.

    While we all want to catch terrorists, forcing businesses to violate tens of thousands of customer relationships is not a good way to do this.

    Integrity is the most important asset of any successful business. For Internet companies such as Google, Facebook and Yahoo! (YHOO) that handle sensitive personal data, this means maintaining transparency and protecting user privacy.

    Most U.S. citizens may not object to government officials reading their e-mails or postings to try to catch terrorists. However, Google and Facebook both have big international businesses, and it is unlikely that law-abiding users in Dubai, Hong Kong, or Europe will find a cozy relationship with a U.S. intelligence agency as comforting.

    The Prism revelations will clearly cost U.S. companies some business overseas. International competitors of Google and Facebook-which have generally been far behind them in technology and user acquisition-will surely try to paint them as pawns of the “Big Brother” U.S. government. Some competitors include Sina (SINA) and Baidu (BIDU) in China; Yandex (YNDX) in Russia; Foundem, Badoo, and Twenga in Europe; and Mixi (2121) and Mobage (2432) in Japan.

    The irony is that Google, Facebook, and Twitter have been powerful forces in helping to bring democracy and freedom to many parts of the world. In 2009 dissidents in Moldova used Twitter to organize an uprising that challenged an unfair election in what has become known as the “Twitter Revolution.” A similar uprising took place in Tunisia in 2011, using Facebook.

    The independence of these global U.S. companies is critical to their operations. If people in these countries believe that the companies are controlled by the U.S. government or spying for the U.S., it will render them ineffective.

    Three years ago, Google pulled out of China because the Chinese government hacked the Gmail accounts of Chinese dissidents. In retaliation-and to protect its integrity-Google walked away from the entire Chinese market, one that is potentially four times the size of the U.S. market. If Google had been a Chinese company such as Baidu, it never would have been able to react to or publicize this situation.

    In the U.S., Google, Facebook, and other American companies have no recourse concerning government requests. The U.S. government can grab data from Google computers as much as it wants; Google can’t make a peep publicly because if it does, it will be leaking “classified information.”

    Google says it doesn’t give in to every U.S. government request for user information. In reality, the company is relatively powerless in this regard. The Foreign Intelligence Surveillance Court allows companies to challenge NSA requests. But at an FISC hearing, the government doesn’t need to show evidence of probable cause, as in a criminal case-just evidence that the surveillance target is a foreign power or an agent of one. Since this court was established in 1979, it has overturned only 11 surveillance requests-just .03 percent of all cases.

    While we all want to catch the bad guys, there has to be a better way to do it than turning U.S. corporations into aiders and abettors of U.S. espionage efforts. The Cold War was not won because the U.S. had more weapons-or better spies-than the Soviet Union, but because our economy and our products were the envy of the world. The U.S. is the world’s leading superpower because we have strong companies that operate free from government interference around the world.

    For the sake of our country-and democracy around the world-we need to keep U.S. companies strong and independent. If the NSA continues to exert its will, forcing them to be accomplices in covert operations, global democracy will suffer.
    Larry Popelka is founder and chief executive officer of GameChanger, an innovation consulting firm.



    http://www.businessweek.com/articles/2013-06-18/five-questions-edward-snowden-didnt-answer


    Photograph by Kin Cheung/AP Photo
    A banner supporting Snowden in Hong Kong’s business district
    Technology

    Five Questions Edward Snowden Didn’t Answer

    By Mathew Ingram
    June 18, 2013

    Edward Snowden, the former CIA staffer who recently leaked a trove of documents about a U.S. National Security Agency surveillance program known as Prism, hasn’t exactly been a shrinking violet since he provided the information last week: In addition to a live interview with the Guardian shortly after the documents were published, Snowden did a live question-and-answer session hosted on the newspaper’s website on Monday, in which readers submitted questions via Twitter and online comments.

    As more than one person noted while the discussion was going on, however, the former spy (who is now reportedly in hiding in Hong Kong) left a number of significant questions unanswered—perhaps in part because the newspaper is holding that information back for future stories, which Guardian writer Glenn Greenwald has promised will contain further revelations.
    Some unanswered questions remain

    In the Q&A session, Snowden talked about why he chose to reveal certain information to journalists in Hong Kong about hacking attempts against Chinese targets, discussed alleged discrepancies related to his reported salary, and argued that “being called a traitor by [former U.S. Vice President] Dick Cheney is the highest honor that you can give an American.” But the former CIA staffer also avoided certain questions, or talked around them without giving specific responses. Here are a few things he didn’t say:

    Why he chose to go to Hong Kong: Asked by Greenwald why he chose Hong Kong as a place to hide, Snowden said that the U.S. government had “destroyed any possibility of a fair trial at home, openly declaring me guilty of treason”—but he didn’t really answer the question. There have been conspiracy theories about alleged collusion with the Chinese government (which Snowden denied later in the discussion) and also some theories about the upside of choosing Hong Kong.

    Whether he made copies of the documents: Greenwald also asked if Snowden had made any copies of the NSA documents he provided to the Guardian—and if so, whether he gave them to a number of different people for safekeeping, or stored them somewhere else, so they would be available if something happened to him. Snowden didn’t answer the question.

    What exactly “direct access” means: Circa editor-in-chief and former Reuters social-media editor Anthony De Rosa asked Snowden to define what “direct access” means—a term that is used in the NSA documents describing the Prism program and something that technology companies such as Google (GOOG), Facebook (FB), and Yahoo! (YHOO) have repeatedly denied they provide. Snowden would say only that “more detail on how direct NSA’s accesses are is coming.”

    Whether agents can listen to phone calls: De Rosa also asked if NSA agents could listen to the content of domestic phone calls without a warrant—as opposed to simply collecting and filtering the “metadata” around those calls, such as the location and length of time they take to complete. There have been allegations that the NSA is able to listen to specific phone calls without a warrant, but Snowden didn’t say whether this is true.

    What will happen to him next: Snowden didn’t talk much about what he plans to do now, except to say that he had no plans to reveal secret information to the Chinese government in return for political asylum. He talked about having looked to Iceland as a potential destination before he leaked the information but said that country is susceptible to U.S. government pressure to hand him over. And he said the U.S. is “worth dying for.”

    Snowden’s discussion was criticized by some for being more of a public relations exercise than anything providing much information: ProPublica editor Scott Klein said the Q&A was “handled like a Russian gymnast’s press conference,” while journalism professor Jeff Jarvis tweeted that the discussion was “heavy on rhetoric and light on specifics.” Journalist Tom Watson said that the Q&A was a “journalistic farce” and accused the Guardian of “selling a story rather than telling a story.”

    There’s no question that the Snowden Q&A seemed a little rehearsed, and his answers appeared to have been edited in some places. (Guardian U.S. editor Janine Gibson tweeted that there were “some very old skool processes happening to make this readable”). I think the discussion would have been more interesting if it had been completely unmediated—the way Reddit’s “Ask Me Anything” features are. Despite the lapses, it’s still remarkable that someone like Snowden is talking at all.


    http://www.businessweek.com/articles/2013-06-13/edward-snowden-tries-to-win-friends-in-hong-kong


    Photograph by Kin Cheung/AP Photo

    Demonstrators hold aloft a photo of Edward Snowden outside the Consulate General of the United States in Hong Kong, on June 13, 2013

    Global Economics

    Edward Snowden Tries to Win Friends in Hong Kong

    By Bruce Einhorn
    June 13, 2013

    Now that Edward Snowden has surfaced in Hong Kong, the American who revealed details about NSA surveillance is trying to win fans in his new home. “My intention,” he told the South China Morning Post, Hong Kong’s leading English-language newspaper, “is to ask the courts and people of Hong Kong to decide my fate.” Snowden chose Hong Kong as his destination after fleeing the U.S. because the city has not only a history of protecting free speech but also “a long tradition of protesting in the streets.”

    Snowden’s right: People here in the former British colony have shown they’re willing to take to the streets. When they do, however, they’re usually protesting something that directly affects life here in the Special Administrative Region. For instance, early this month, tens of thousands turned out for the annual candlelight vigil in Victoria Park on the anniversary of the Chinese military’s crushing of the Tiananmen Square democracy movement in 1989. That crackdown continues to affect the political system in Hong Kong, where last year C.Y. Leung became chief executive in an election where fewer than 1,200 people got to vote.

    There will be more action soon. Every year on July 1, the anniversary of the departure of the British and the return to Chinese rule, Hong Kong people march through the center of town to express various grievances against the government. Last year, the Voice of America reported that between 100,000 and 120,000 people turned out. The high point of Hong Kong street activism came in 2003, when some 500,000 people marched to protest proposed security laws by then-Chief Executive Tung Chee-hwah. A chastened Tung soon withdrew the proposals and in early 2005 resigned.

    Whether Hong Kong people will take to the streets to protect a former CIA employee trying to escape the wrath of the U.S. government is another question. Snowden will have his first big test this Saturday afternoon, when local supporters of the former CIA employee are organizing a march to the U.S. consulate and then to the Hong Kong government’s headquarters. Speakers include pro-democracy politicians, and organizers have helpfully posted online placards for attendees to download and print in advance. “Uphold HK Law!” “No Extradition!” “Defend Free Speech!” “Protect Snowden!” On the organizers’ website, they also have some advice for would-be Snowden supporters: “Bring a whistle!”

    Snowden’s whereabouts are unclear, so who knows if he’ll show up at the protest. If he does, he’ll find some interesting company. Sixteen groups are listed as co-sponsors of the pro-Snowden rally, most of them little known. The most prominent is the League of Social Democrats, a group of lefty activists that’s cool with having the letters LSD for its website. The league is led by Leung Kwok-hung, also known as “Long Hair,” a member of Hong Kong’s legislature and professional provocateur famous for his hairstyle, Che Guevara T-shirts, and a long career annoying Hong Kong’s powers that be. He once pelted then-Chief Executive Donald Tsang with bananas from the floor of the legislature and last year, after a different protest, was convicted and fined for unlawful assembly after holding a street demonstration without police permission.

    If Snowden’s strategy is to appeal to the city’s grassroots, having Long Hair on his side should be helpful. As disliked as he is by Hong Kong’s establishment, Long Hair has many fans among the population and has easily won election after election. (While Hong Kong people don’t get to vote for their chief executive, they do get to vote for some members of the Legislative Council, where Long Hair is a member.) Snowden “isn’t an offender,” Leung told my colleague, Bloomberg News reporter Simon Lee, in an interview. “He was speaking from his conscience.”

    Einhorn is Asia regional editor in Bloomberg Businessweek’s Hong Kong bureau.


    http://www.businessweek.com/articles/2013-06-10/how-long-can-snowden-stay-in-hong-kong


    Photograph by The Guardian via Getty Images
    Edward Snowden speaks during an interview with the “Guardian” in Hong Kong

    How Long Can Edward Snowden Stay in Hong Kong?

    By Bruce Einhorn
    June 10, 2013

    Where in Hong Kong is Edward Snowden? We know from the Guardian that the 29-year-old former CIA employee is somewhere in the former British colony. From what he said in the interview, Snowden seems to be staying in a nice hotel on the Hong Kong side of Victoria Harbor. Nice because he has been getting his food from room service, so he’s not at some dive; and on the Hong Kong side because—in what seems to be a moment of carelessness—the employee of defense contractor Booz Allen Hamilton (BAH) told the Guardian the U.S. consulate was just “up the road.”

    Unless he’s engaging in some misdirection, that suggests he’s somewhere close by the hulking building on the lower slope of Victoria Peak, on the edge of Hong Kong’s downtown. Compared with other Chinese cities like Beijing and Shanghai, Hong Kong doesn’t have that many big hotels, so if the U.S. government is indeed trying to find him, there might not be too many places to check in the city’s Central and Admiralty districts.

    It’s unclear how long he’ll be staying and what might happen if the U.S. tries to get the Hong Kong government to hand him over. Snowden told the Guardian he wants to seek asylum in Iceland, but Kristin Arnadottir, Iceland’s ambassador to China, told the South China Morning Post that the country can’t offer asylum unless Snowden is in the country.

    For now, that leaves Snowden stuck in his Hong Kong hotel room—and creates an opportunity for the U.S. government. While the U.S. does not have an extradition treaty with China, it does have one with the Special Administrative Region (SAR), and the Obama administration could try to use that agreement to get Hong Kong to hand him over.

    One potential problem for the U.S. if the Obama administration decides to request extradition: The treatment of Pfc. Bradley Manning, the U.S. soldier now on trial for allegedly aiding the enemy by providing information to WikiLeaks. Manning has already pleaded guilty to lesser charges that could send him to prison for 20 years. Last week, the court martial started for his alleged violations of the the Espionage Act and the Computer Fraud and Abuse Act. If found guilty, he could face a life sentence.

    In a report published last year, the United Nations special rapporteur on torture and other cruel, inhuman, or degrading treatment or punishment, Juan E. Méndez, criticized the U.S. for 11 months of solitary confinement of Manning: “The Special Rapporteur concludes that imposing seriously punitive conditions of detention on someone who has not been found guilty of any crime is a violation of his right to physical and psychological integrity as well as of his presumption of innocence.”

    Such criticism of the treatment of Manning could make Hong Kong judges less willing to accept any U.S. request for extradition. “The Hong Kong authorities have a consistent practice of not removing or extraditing individuals who fear political persecution in their home countries,” said Kelley Loper, an assistant professor of law at the University of Hong Kong who specializes in international human rights and refugee law, in an e-mail.

    If he tries to fight extradition in Hong Kong, Snowden might be able to take advantage of a recent ruling by the city’s Court of Final Appeal, the highest in the territory. Last December, the court ruled the local government has a duty not to send people to places where they might face cruel, inhuman, or degrading treatment or punishment. That decision could help Snowden. According to Loper, “Snowden may be able to demonstrate that he fits the refugee definition if the treatment he fears at the hands of the U.S. authorities could amount to ‘persecution.’”

    Where does China fit into this? Hong Kong has operated on the “One Country Two Systems” principle since returning to the motherland in 1997, so there’s a limited role for China in any extradition request. When it comes to allowing dissent, One Country Two Systems works. A lot of people whom the Chinese government would lock up if they were on the northern side of the Hong Kong-Shenzhen border can operate freely in the SAR. Labor activist Han Dongfang, for instance, a founder of an independent trade union during the 1989 Tiananmen protests, is the director of Hong Kong-based China Labour Bulletin, an organization promoting workers’ rights in the People’s Republic. The Chinese government has been unrelenting in its crackdown on the Falun Gong movement, but there are plenty of Falun Gong anti-Communist Party banners in Hong Kong and Kowloon.

    Hong Kong’s extradition treaty with the U.S. does give some power to China. According to the Senate Foreign Relations Committee report on the agreement back in 1997, “the treaty permits Hong Kong to refuse extradition if the PRC (not the Government of Hong Kong) has an interest relating to defense, foreign affairs, or essential public interest or policy.” That said, Snowden shouldn’t count on China protecting him from the clutches of the Americans. Since the Chinese leaders are hardly ones to care about snooping governments allegedly violating citizens’ privacy, his crusade isn’t likely to resonate with them. If asked to turn him over, China’s leaders might be ready to give him up and score points with the U.S. for issues that matter more to them.

    The U.S. might be able to call in a favor with the Chinese. The Bo Xilai scandal that rocked the Chinese government started in February 2012 when Wang Lijin, the police chief of Chongqing and protégé of Chinese politburo member Bo, suddenly fled to the U.S. consulate in the western Chinese city of Chengdu. Wang didn’t get asylum and didn’t stay a guest of the Americans for very long: The next day, he left and was promptly taken into custody by the Chinese. By September the same year, a court had convicted him of corruption and other charges and sentenced him to 15 years in prison.

    The Chinese and Hong Kong governments might worry about the potential for Snowden’s presence providing fuel to the pro-democracy movement in Hong Kong, where locals are already heading toward a confrontation with their city’s overlords in Beijing. Back in the colonial days, a London-appointed governor ruled Hong Kong. Under the Basic Law, the mini-constitution that has governed the city since Prince Charles sailed off on July 1, 1997, the Special Administrative Region has a chief executive. Last year, an electoral committee of fewer than 1,200 people chose the current boss, C.Y. Leung, but the Basic Law says “the ultimate aim is the selection of the Chief Executive by universal suffrage.”

    Leung’s term is up in 2017 and democracy advocates are calling for an election with universal suffrage. Pro-democracy activists are already talking about a mass demonstration modeled on the Occupy movement next year, with 10,000 people protesting in the city’s Central district. The Chinese government isn’t taking the threat lightly: The official China Daily newspaper has called the plan a “staged fiasco” that could “paralyze the city’s commercial hub to gain bargaining power” for critics of the central government. With that battle ahead, leaders in Beijing and Hong Kong probably won’t want Snowden to be a long-term resident. Whether they would succeed in getting Hong Kong’s courts to send him back to the U.S. is another story.


    http://www.businessweek.com/news/2013-06-10/booz-allen-falls-after-employee-intel-leak-washington-mover


    Edward Snowden, a former technical assistant for the Central Intelligence Agency, speaks during an interview in Hong Kong in this handout photo provided by The Guardian. Source: The Guardian via Getty Images

    Booz Allen Falls After Employee Intel Leak

    By Nick Taborek and Danielle Ivory
    June 10, 2013

    Booz Allen Hamilton Holding Corp. (BAH) fell 2.6 percent after Edward Snowden, an employee, revealed a top-secret U.S. electronic surveillance program.

    Booz Allen, a government consultant majority owned by the Washington-based private-equity firm Carlyle Group LP (CG), closed at $17.54 in New York trading, on volume more than four times the three-month average. They earlier declined as much as 5 percent, the biggest intraday drop since Jan. 30.

    Snowden’s leak puts Booz Allen’s reputation at risk, and may affect contracts in the short term if the company is found to have not protected classified information. Booz Allen, based in McLean, Virginia, relied on the federal government for 99 percent of its $5.76 billion in revenue in the year ended March 31, according to a regulatory filing. Almost a quarter of those sales came from supporting U.S. intelligence agencies.

    “It strikes right at the heart of credibility and security for a company like Booz Allen,” said Scott Sobel, president of Media & Communications Strategies Inc., a public relations firm in Washington.

    “If they can’t represent to government and other clients that their employees are properly vetted and secure, their business and credibility certainly will take a huge hit. They have to be scrambling right now.”

    Booz Allen will bear the consequences even if it wasn’t at fault in the unauthorized disclosure, Sobel said.
    ‘On Watch’

    “I’m sure there’s a certain amount of risk that’s unavoidable,” he said. “But at the end of the day Booz Allen was the company that was on watch when this happened.”

    The company, the 13th-largest federal contractor, competes with Lockheed Martin Corp. (LMT), CACI International Inc. (CACI) and other firms for U.S. intelligence contracts.

    Carlyle Group took Booz Allen private in 2008 and still holds 67 percent, according to data compiled by Bloomberg.

    Snowden, 29, voluntarily disclosed that he had provided journalists with secret documents describing the programs, in a video interview posted Saturday on the website of the U.K.’s Guardian newspaper.

    A former technical assistant for the Central Intelligence Agency, he has worked the National Security Agency for the past four years for various contractors, according to reports by the Guardian and the Washington Post, which said Snowden provided them with documents. He copied the last set of documents he wanted to disclose three weeks ago at the NSA office in Hawaii where he worked as a contractor, the Guardian reported.
    ‘Grave Violation’

    James Fisher, a spokesman for Booz, declined to comment beyond a written statement the company posted Sunday on its website. The company said Snowden was an employee for less than three months assigned to a team in Hawaii.

    “News reports that this individual has claimed to have leaked classified information are shocking, and if accurate, this action represents a grave violation of the code of conduct and core values of our firm,” according to the statement.

    Any investigation that shows the company was “running a slack operation” might make it difficult for Booz Allen to win contracts involving classified information in the short term, said Charles Tiefer, a University of Baltimore law professor.

    “Booz Allen may well get taken to the woodshed by the government for sloppiness in how it protected classified information,” said Tiefer, a former member of the U.S. Commission on Wartime Contracting.

    Intelligence Community

    William Loomis, an analyst at Stifel Nicolaus & Co. in Baltimore, said he didn’t believe Snowden’s leak would have a long-term impact on Booz Allen shares.

    “Frankly, if someone is willing to throw their life away and do something like this, it’s hard to stop,” said Loomis, who has a hold rating on Booz Allen.

    There will probably be a review of Booz Allen (BAH)’s process for securing information, and “assuming Booz didn’t have any flaw in their system, then I don’t see any impact on Booz’s business going forward,” he said. “It’s a high-quality company, very well respected in the intel community. My guess is they’ll fare OK in the evaluation.”

    Mark Amtower, owner of Amtower & Company, a Highland, Maryland-based consulting firm that advises contractors, said Booz Allen may not be at fault.

    Snowden had federal security clearances for the work he did and was a “natural fit” for a contractor seeking security work because of his previous work for the CIA, he said.

    “What are you going to do?” Amtower said. “Tighten security requirements? They’re pretty stringent right now.”

    To contact the reporter on this story: Nick Taborek in Washington at ntaborek@bloomberg.net

    To contact the editor responsible for this story: Stephanie Stoughton at sstoughton@bloomberg.net


    http://www.businessweek.com/news/2013-06-09/nsa-whistleblower-is-29-year-old-american-guardian-reports


    National Intelligence Director James R. Clapper said that the activities are “conducted under authorities widely known and discussed, and fully debated and authorized by Congress.” Photographer: Win McNamee/Getty Images

    U.S. Investigating Ex-CIA Employee Named as Leak Source

    By Margaret Talev
    June 10, 2013

    With the security contractor and ex-CIA worker who revealed a once-secret U.S. electronic surveillance program having fled overseas, the government is investigating the leak and seeking to contain damage.

    The Obama administration refused to say what it knows about Edward Snowden, a 29-year-old American and former technical assistant for the Central Intelligence Agency, or what steps it may take.

    “There is, obviously, an investigation under way into this matter,” White House press secretary Jay Carney said today, declining to comment further when asked about Snowden, who provided the information about the surveillance program to journalists and revealed his identity voluntarily.

    As lawmakers awaited briefings from administration officials, activists supporting Snowden announced the creation of a legal defense fund for him. They started a petition on the White House’s website calling him a “national hero” and seeking a pre-emptive pardon on his behalf.

    Snowden was hiding in a Hong Kong hotel after leaving the U.S. on May 20, according to the U.K.’s Guardian newspaper.

    An employee of defense contractor Booz Allen Hamilton Holding Corp (BAH)., Snowden worked at the National Security Agency for the past four years for various contractors, according to reports by the Guardian and the Washington Post, which said he provided them with documents about a program known as “PRISM,” which the government has now acknowledged.
    Defending Program

    Carney echoed remarks by President Barack Obama last week in defending the government’s collection of communications data, saying a balance between privacy protections and necessary intelligence gathering “has been appropriately struck.”

    He referred questions about assessments of harm to the Office of the Director of National Intelligence. “Revelations like this can be and have been damaging,” Carney said of national security leaks in general. “This information is classified for a reason.”

    Shawn Turner, a spokesman for James R. Clapper, director of national intelligence, said in an e-mailed statement that U.S. intelligence agencies are “currently reviewing the damage that has been done by these recent disclosures.”

    House Majority Leader Eric Cantor, a Virginia Republican, said on “CBS This Morning” that the administration would begin briefing lawmakers today and Congress would conduct a “very serious” investigation.
    House Briefing

    The full House will be briefed at 5 p.m. tomorrow by intelligence and law enforcement officials including Deputy Attorney General James Cole and Deputy NSA Director Chris Inglis, according to a congressional aide who asked not to be named because the information hasn’t been made public.

    The Justice Department said yesterday it is in the initial stages of its criminal investigation into the “unauthorized disclosure of classified information by an individual.” The FBI has started its investigation into the leak, which it will carry out in consultation with prosecutors in the Justice Department’s national security division.
    FBI Investigates

    Though Snowden has come forward and said he is the individual responsible for the release of the information, the FBI still will conduct a full-scale investigation, including interviews with Snowden’s associates and family and an intensive review of communications and technology used, according to U.S. officials.

    Should Snowden be indicted by a grand jury, the U.S. would be required to present probable cause to Hong Kong authorities. As part of a 1996 extradition treaty with the country, the State Department would then make a formal extradition request to the country. Hong Kong officials would make the decision on whether to extradite Snowden, according to the treaty.

    “The Chinese have no interest in making this an issue,” said David Zweig, professor of social science at Hong Kong University of Science and Technology. “He hasn’t helped China necessarily. This is an internal affair within the United States. They’ll see it that way. If they hold on to him then it just strengthens the American right to intervene in China’s internal affairs.”
    China’s Role

    A spokesman for Hong Kong’s Security Bureau and a spokesman for the Department of Justice declined to comment, asking not to be named due to a government policy.

    The latest disclosures of classified information came as another self-described whistle-blower, Army Private First Class Bradley Manning, 25, is on trial charged with providing a trove of classified State Department documents to WikiLeaks. Manning, who has admitted providing hundreds of thousands of documents to the anti-secrecy website, plead guilty earlier this year to charges that could bring 20 years imprisonment. The military is conducting a court-martial on charges that include aiding the enemy, which carries a potential life sentence.

    Booz Allen posted a statement on its website saying the news reports on Snowden are “shocking, and if accurate, this action represents a grave violation of the code of conduct and core values of our firm.”

    The company said it will work closely with authorities to investigate. Snowden had worked for Booz Allen for fewer than three months, according to the statement.

    A legal defense fund for Snowden has been established, according to the Progressive Change Campaign Committee and the National Whistle-blower Center.
    Supporting Snowden

    Stephen Kohn, executive director of the National Whistle-blower Center, said in a fundraising letter released today that Snowden is “a whistle-blower, and he deserves our full support,” repeating Snowden’s allegations that NSA officials had lied to Congress in the context of the scope of U.S. surveillance programs.

    Separately, the American Civil Liberties Union and a Yale Law School clinic filed a motion with the court overseeing surveillance programs, seeking its opinions on the scope of the section of the Patriot Act authorizing the surveillance as well as a review of a gag order that prevents telephone and Internet providers from revealing they have been ordered to turn over information to the U.S. government as part of the surveillance program.

    To contact the reporter on this story: Margaret Talev in Washington at mtalev@bloomberg.net

    To contact the editor responsible for this story: Mark Silva at msilva34@bloomberg.net


    http://www.businessweek.com/articles/2013-06-07/the-government-is-spying-dot-does-anyone-even-care


    Photograph by Michael Cogliantry/Getty Images

    Privacy

    The Government Is Spying. Does Anyone Even Care?

    By Bryant Urstadt
    June 07, 2013

    It’s been a big week for the large-scale demolition of privacy and the rise of the surveillance state. First, reports surfaced about the tracking of phone calls here in the United States. The larger news involved reports of a seven-year-long systematic sweep of the Internet, code-named Prism, which allowed the government access to e-mails, Facebook accounts, and audio and video transmissions, though only of foreigners. Anthony Romero, head of the American Civil Liberties Union, had strident words of outrage he seemed to have been nursing for months. Many journalists, here and at other outlets, seemed ready to head for the barricades.

    On Friday afternoon, a much shorter, more informal sweep of the Internet revealed something like a collective “not now, honey” when it came to stories dealing with massive sweeps of data about foreigners, albeit with the cooperation of homegrown companies such as Facebook (FB), Yahoo! (YHOO), Apple (AAPL), and Microsoft (MSFT). On the New York Times‘ Most E-Mailed list, national security took a back seat to digital password management, Israel, and the neurological effects of coffee. At the Wall Street Journal, Peggy Noonan on the IRS and the cost of health insurance won out; on National Public Radio’s website, a story about selling Coke (KO) in Myanmar was a bigger draw. On Businessweek.com, our story about Costco (COST) Chief Executive Officer Craig Jelinek was four times as popular as “What You Need to Know To Understand the NSA’s Spying Program.”

    Around 2 o’clock this afternoon, Slate columnist Farhad Manjoo tweeted: “Traffic on PRISM stories not really that high. True elsewhere? What does that mean?”

    Jack Shafer, media critic, answered that he felt the Prism story was “Too abstract. Needs a personal angle for clicks,” which launched an avalanche of tongue-in-cheek Search Engine Optimized angle suggestions, from “13 Emails You Really Wish PRISM Hadn’t Seen” to “The PRISM Diet” to “10 Cute Kittens captured by PRISM data sweep.” At the New York Times, the jokes seemed real as “U.S. Confirms That It Gathers Online Data Overseas” trailed “This is Your Brain on Coffee.”

    If it’s genuine, there are a few ways to parse the indifference.

    It may be that Americans are, as the tweeted jokes suggest, vapid airheads who respond only to words such as “Kardashian” and “beach pics” and “wellness.” This line of thinking might lead to deflated expectations for the future of the nation, unless you are a Kardashian, or sell energy drinks.

    It may be that Americans have become pragmatically realistic about the collection of data and the destruction of privacy-and comfortable with the prospect of intrusion, as long as it doesn’t interfere with their ability to get in touch with each other on Facebook, or e-mail those conference plans to the team in Oswego.

    And it may be that Americans genuinely do not care about, or are very much at peace with, measures taken regarding foreigners in foreign countries. One could find many examples of this, from the war in Vietnam, to the continued maintenance of an offshore, extra-legal prison in Guantanamo Bay, to a deadly aerial war operated remotely. Opening a few e-mails between friends in Peshawar seems very minor in comparison to missiles raining down on villages from the sky.

    These last two might suggest that the United States, far from lapsing into a beach pic coma, remains ruthlessly aggressive about the pursuit of its own interests-and to others, at least, very dangerous.

    Urstadt is an editor for Bloomberg Businessweek.


     
  • Virtual Chitchatting 6:13 AM on 2013/06/13 Permalink  

    will i still have the time? 

    Will You Still Love Me Tomorrow
    Laura Branigan

    Songwriters: Gerry Goffin, Carole King

    Tonight you’re mine completely,
    You give your love so sweetly,
    Tonight the light of love is in your eyes,
    But will you love me tomorrow?

    Is this a lasting treasure,
    Or just a moment’s pleasure,
    Can I believe the magic of your sighs,
    Will you still love me tomorrow?

    Tonight with words unspoken,
    You said that I’m the only one,
    But will my heart be broken,
    When the night (When the night)
    Meets the morning sun.

    I’d like to know that your love,
    Is love I can be sure of,
    So tell me now and I won’t ask again,
    Will you still love me tomorrow?
    Will you still love me tomorrow?


    Jul 29, 2012 – Uploaded by 19Venator92

    Oct 25, 2009 – Uploaded by branigan2007

    Dec 2, 2010 – Uploaded by Lino Testadure


    Jan 21, 2010 – Uploaded by Erik Meijs

    Dec 3, 2010 – Uploaded by rugrats1212

    Jul 11, 2007 – Uploaded by l3liljokerl3

    Jan 20, 2009 – Uploaded by Paul begler

    Jun 13, 2007 – Uploaded by BebeLeStrange

    Jun 14, 2012 – Uploaded by topstopmusic


    http://en.wikipedia.org/wiki/Will_You_Love_Me_Tomorrow

    “Will You Love Me Tomorrow”, also known as “Will You Still Love Me Tomorrow”, is a song written by Gerry Goffin and Carole King and originally recorded by The Shirelles. It has been recorded by many artists and was ranked among Rolling Stone ‘s list of The 500 Greatest Songs of All Time at #126. The song is notable for being the first song by an all-girl group to reach #1 in the United States. The song is in AABA form.

    Other versions

    Brenda Lee released her own version in 1961 on the album Emotions.

    1. Jocelyne French teen pop star(and Brenda Lee sound alike) released a version called “Reviendra t-il Encore” in 1966
    2. Mike Berry released a version in January 1961
    3. Lil Malmkvist (a younger sister of Siw Malmkvist) recorded a Swedish version called “Hur blir det i morgon” in 1961.
    4. Ronnie James Dio with his band The Prophets released their version of the song as a single in 1962.
    5. Ben E. King released a cover on his 1962 album Ben E. King Sings for Soulful Lovers.
    6. The Chiffons released their version in 1963 on their album: He’s So Fine.
    7. The Kestrels released a cover on their 1963 album Smash Hits! From the Kestrels (Piccadilly NML 38009)
    8. Dusty Springfield included her version as a track on her 1964 album A Girl Called Dusty. Springfield also recorded a French-language version of the song called Demain tu peux changer. She also re-recorded the song in 1980, but this recording remains unissued.
    9. Carla Thomas released a version on her 1965 album Comfort Me.
    10. Len Barry released a version on his 1965 album 1-2-3.
    11. Lesley Gore covered the song on her 1966 Sings All About Love album.
    12. Jackie DeShannon released a version on her 1966 album Are You Ready For This?
    13. Cher released a version on her 1966 album Cher.
    14. Finest Kind, a Canadian close harmony vocal trio, covered the song on Silks & Spices.
    15. The Four Seasons had a #24 hit with this song on the Billboard Hot 100 in 1968.
    16. Sandy Posey cut a version, produced by Joe South for MGM, in 1968.
    17. The Saw Doctors play this live in the middle of their song “Thats What she Said Last Night”.
    18. Françoise Hardy recorded her own version on her 1969 album En Anglais (album known in the U.S. and Canada as Loving).
    19. Linda Ronstadt released a version on her 1970 album Silk Purse.
    20. Bruce Springsteen’s “Dr. Zoom and the Sonic Boom” recorded a live version in 1971, which can be heard on Youtube.
    21. Carole King, the co-writer of the song, included a version on her 1971 album Tapestry, with Joni Mitchell and James Taylor on background vocals.
    22. Roberta Flack’s version hit number seventy-six on the Billboard Hot 100 in 1972 as “Will You Still Love Me Tomorrow”.
    23. Smokey Robinson included the song on his first solo album in 1973.
    24. Melanie Safka reached 82 on the Billboard Hot 100 in 1973 and reached the Top 40 in the United Kingdom in 1974.
    25. Jody Miller made the country charts with a remake of the song in 1975.
    26. Morningside Drive released a dance version of the song in 1975, which reached #33 on the Billboard Hot 100.
    27. Dana Valery recorded a dance version that hit number ninety-five on the Billboard Hot 100 in 1976.
    28. The Michael Stanley Band recorded a version at the Cleveland Agora for their 1977 double live album, “Stage Pass”.
    29. Graham Bonnet recorded this song for inclusion on his first, eponymous, solo album in 1977.
    30. Dave Mason had a #39 hit on the Billboard Hot 100 in 1978 with his remake. It was his final top forty hit on that chart.
    31. Brotherhood of Man released their version as a single in 1980.
    32. Rainbow played a cover of this song during the 1980 dates of their Down to Earth tour, including whilst headlining the 1980 Monsters of Rock festival at Donington Park.
    33. Maureen Tucker of The Velvet Underground recorded it as the B-side on the single “Around and Around” in 1981.
    34. Dionne Warwick recorded the song with The Shirelles on her 1983 album, How Many Times Can We Say Goodbye.
    35. Laura Branigan remade it for her 1984 album Self Control.
    36. Elton John sang it at the Prince’s Trust benefit concert in 1987. It was the first song he performed publicly after having undergone vocal cord surgery at the beginning of that same year. Elton John’s version of the song has not officially been released.
    37. Millie Jackson recorded a cover for the 1989 album Back to the Shit.
    38. Angus Tung wrote a version of the song with Mandarin lyrics in 1989, which was subsequently translated as a Cantonese duet for Shirley Kwan and Alan Tam.
    39. The Afghan Whigs released a cover of the song on their 1991 7″ Ornament. The version featured Marcy Mays of the band Scrawl on vocals with The Afghan Whigs lead singer Greg Dulli on background vocals.
    40. Joe Walsh recorded a version which was featured on his 1992 album Songs for a Dying Planet.
    41. Patti LaBelle and Loretta Devine sung a ballad version of the song on LaBelle’s short-lived sitcom Out All Night in 1992.
    42. Björn Again recorded a dance version on their 1993 album Flashback!
    43. Bryan Ferry had a hit in the United Kingdom with his version in 1993.
    44. Neil Diamond included this song on his 1993 album, Up on the Roof: Songs from the Brill Building.
    45. Laura Nyro covered the song on her final album Angel in the Dark which was recorded in 1994-95 but only released in 2001 after her death.
    46. Debbie Gibson recorded a cover of this song for her 1995 album Think With Your Heart. (This version is mistakenly attributed to Carly Simon on p2p networks quite a bit).
    47. The Bee Gees recorded what Carole King called “the definitive version” for a Carole King tribute album entitled Tapestry Revisited in 1995.
    48. Dianne Reeves recorded a smooth jazz version on her 1997 album That Day.
    49. Lorrie Morgan recorded a country version of the song in 1997 for her Gold album Shakin’ Things Up.
    50. Jennifer Peña recorded a Spanish version on her album Jennifer y los Jetz entitled “Cuando Despierte Mañana” in 1997.
    51. Shawn Colvin covered the song for the closing credits of the series finale of The Larry Sanders Show in 1998.
    52. Frances Black recorded the song on her “Don’t Get Me Wrong” album in 1998.
    53. Minnie Driver’s character sings the song in the film Beautiful.
    54. Me First and the Gimme Gimmes remade the song on their 2001 album Blow in the Wind.
    55. Mest uses the hook in the refrain of their song “Reason” on Destination Unknown released in 2001.
    56. Touch Acoustra, a Washington DC based jazz ensemble, recorded the song with Norah Jones as featured vocalist on their 2002 CD, When It Comes Upon You.
    57. Lauryn Hill performed a version during her 2006 tour. The versions have not been officially released.
    58. John Frusciante of the Red Hot Chili Peppers frequently played a live version of the song featuring only guitar and vocals during the band’s 2006-07 Stadium Arcadium tour.
    59. Joni Mitchell references this song in her song “Chinese Café/Unchained Melody” with the line “You give your love so sweetly”.
    60. The French Kicks recorded a version on their 2009 EP Covers.
    61. Lykke Li recorded a version in July 2009, which is featured on the trailer for the Carrie 2013 remake
    62. Kanye West sampled the song in his “Devil in a New Dress”, featuring Rick Ross, on his fifth album My Beautiful Dark Twisted Fantasy (2010).
    63. The Like, an all-girl alternative band, covered the song in 2010.
    64. American Idol (season 10) contestant James Durbin performed the song during Carole King week in April 2011.
    65. Joseph Leo Bwarie recorded a jazz version the song, which is on his 2011 album “Nothin’ But Love”
    66. U2 played a snippet of the song in Denver at their U2 360 Tour concert on May 21, 2011, in Winnipeg at their 360 concert on May 29, 2011, in Montreal at their 360 concert on July 8, 2011, in Seattle, Washington on June 4, 2011, and in Miami, Florida at their 360 concert on June 29, 2011. The song led into U2′s live favorite “Where The Streets Have No Name”.
    67. Sweet Talk Radio performs a version that was played in the Haven episode Audrey Parker’s Day Off on August 19, 2011.
    68. Amy Winehouse recorded it for the 2004 film Bridget Jones: The Edge of Reason, slowing down the tempo and using a jazz arrangement. Another version is included in posthumous album Lioness: Hidden Treasures as Will You Still Love Me Tomorrow 2011.
    69. Leslie Grace released a bachata version which became her debut single. Her version peaked at #1 on the Billboard Tropical Songs chart and #1 on the Latin Airplay chart, becoming the youngest female artist to do so.
    70. Jahmene Douglas performed a version as part of his The X Factor 2012 Bootcamp audition.
    71. Joe Dewick (Local Sheffield Artist and Member of The City Phasers) recorded a version in February 2013.
     
  • Virtual Chitchatting 12:57 PM on 2013/06/08 Permalink  

    Junior High Schools in Jakarta and Tangerang city, here I come 

    http://smpn21-tangerang.blogspot.com/2011/07/passing-grade-psb-online-smp-kota.html

    PASSING GRADE PSB ONLINE SMP KOTA TANGERANG
    Minggu, 03 Juli 2011

    NAMA SEKOLAH TERTINGGI TERENDAH
    SMPN 1  TANGERANG 30 28.2
    SMPN 2   TANGERANG 29.75 27.75
    SMPN 3  TANGERANG 29.4 27.5
    SMPN 4  TANGERANG 30 26.75
    SMPN 5  TANGERANG 29.2 27
    SMPN 6  TANGERANG 28.9 26.85
    SMPN 7  TANGERANG 29.2 25.5
    SMPN 8  TANGERANG 28.5 26.05
    SMPN 9  TANGERANG 29.6 28.05
    SMPN 10  TANGERANG 27.65 25.55
    SMPN 11  TANGERANG 28.55 26.55
    SMPN 12  TANGERANG 29.35 26.85
    SMPN 13  TANGERANG 28.95 26.6
    SMPN 14  TANGERANG 28.7 24.7
    SMPN 15  TANGERANG 28.95 26.05
    SMPN 16  TANGERANG 28.7 26.4
    SMPN 17  TANGERANG 28.15 25.4
    SMPN 18  TANGERANG 28.2 25.15
    SMPN 19  TANGERANG 29.4 27.4
    SMPN 20  TANGERANG 28.3 26.05
    SMPN 21  TANGERANG 29.2 25.35
    SMPN 22  TANGERANG 28.75 24.5
    SMPN 23  TANGERANG 28.7 25.1
    SMPN 24  TANGERANG 29 26.8

    Hasil Akreditasi SMP di Kota Tangerang
    Jumlah Sekolah: 135

    No. Sekolah/Madrasah NSS Nilai Akreditasi Peringkat Akreditasi Tanggal Penetapan
    1 SMP A Istiqomah 20 2 28 71 08 144 71.48 B 17-Oct-09
    2 SMP Al Fitroh 73.42 B 17-Oct-09
    3 SMP AL IKHLAS  Akan Expired - 72.7 B 14-Dec-07
    4 SMP AL KHARIYAH  Akan Expired 202286005005 93 A 14-Dec-07
    5 SMP AL MUHAJIRIN 74.00 B 15-Nov-10
    6 SMP Al-Ijtihad 78.1 B 28-Nov-08
    7 SMP AMANAH 85.00 A 19-Nov-12
    8 SMP AR ROHMAN PLUS 71.00 B 19-Nov-12
    9 SMP BABUS SALAM 86.00 A 15-Nov-10
    10 SMP BANGUN NUSANTARA 86.00 A 15-Nov-10
    11 SMP BHAKTI PERTIWI  Akan Expired - 77.55 B 14-Dec-07
    12 SMP Bina Insan 76.10 B 17-Oct-09
    13 SMP BINA INSANI  Akan Expired - 83.13 B 14-Dec-07
    14 SMP BK3 TANGERANG 90.00 A 15-Nov-10
    15 SMP Bonavita 92.5 A 28-Nov-08
    16 SMP BUDI LUHUR 95.00 A 15-Nov-10
    17 SMP CENDEKIA 71.00 B 19-Nov-12
    18 SMP DAARUL QUR’AN INTERNASIONAL 91.00 A 19-Nov-12
    19 SMP DARUL HIKAM  Akan Expired - 75 B 14-Dec-07
    20 SMP DEWI SARTIKA 63.00 C 19-Nov-12
    21 SMP DHARMA PUTRA 89.00 A 15-Nov-10
    22 SMP DHARMA WIDYA 90.00 A 15-Nov-10
    23 SMP Dian Harapan 20 2 28 71 11 139 94.77 A 17-Oct-09
    24 SMP EFATA 83.00 B 15-Nov-10
    25 SMP Fellycia Tangerang 76.92 B 28-Nov-08
    26 SMP GARUDA 74.00 B 19-Nov-12
    27 SMP GARUDA  Akan Expired - 57.87 C 14-Dec-07
    28 SMP Gemilang Modernland 70.60 B 17-Oct-09
    29 SMP HARAPAN BANGSA 96.00 A 19-Nov-12
    30 SMP HARAPAN BANGSA  Akan Expired - 95.3 A 14-Dec-07
    31 SMP HARAPAN JAYA  Akan Expired - 86.15 A 14-Dec-07
    32 SMP IBADURRAHMAN 86.00 A 15-Nov-10
    33 SMP INSAN ADHIRA  Akan Expired - 74.35 B 14-Dec-07
    34 SMP ISLAM ABAABYL  Akan Expired - 71.5 B 14-Dec-07
    35 SMP ISLAM AL AYANIYAH 86.00 A 19-Nov-12
    36 SMP ISLAM AL WASATIAH  Akan Expired - 81.87 B 14-Dec-07
    37 SMP ISLAM AMANAH  Akan Expired - 81.3 B 14-Dec-07
    38 SMP ISLAM AR-RAHMAN  Akan Expired - 72.35 B 14-Dec-07
    39 SMP ISLAM AZ ZAMIR 92.00 A 15-Nov-10
    40 SMP ISLAM DARUL HASAN 86.00 A 15-Nov-10
    41 SMP ISLAM RAIDHAUL AHKAM 83.00 B 15-Nov-10
    42 SMP ISLAMIC CENTRE 94.00 A 15-Nov-10
    43 SMP IT ASY-SYUKRIYYAH 91.00 A 15-Nov-10
    44 SMP KAFAH UNGGUL 88.00 A 19-Nov-12
    45 SMP KAFAH UNGGUL  Akan Expired - 92.23 A 14-Dec-07
    46 SMP KOSGORO  Akan Expired - 78.4 B 14-Dec-07
    47 SMP KRISTEN KANAAN 92.00 A 15-Nov-10
    48 SMP KRISTEN PENABUR 97.00 A 15-Nov-10
    49 SMP Manbaul Ulum 98.19 A 17-Oct-09
    50 SMP MANDIRI JATI UWUNG 82.00 B 15-Nov-10
    51 SMP MAWAR SARON 86.00 A 15-Nov-10
    52 SMP MERPATI 73.00 B 15-Nov-10
    53 SMP MOJOPAHIT 58.00 C 15-Nov-10
    54 SMP MUHAMADIYAH 4 86.00 A 19-Nov-12
    55 SMP MUHAMMADIYAH 1 76.00 B 19-Nov-12
    56 SMP MUHAMMADIYAH 2  Akan Expired - 81.73 B 14-Dec-07
    57 SMP MUHAMMADIYAH 4  Akan Expired - 85.02 A 14-Dec-07
    58 SMP MUHAMMADIYAH 5 86.00 A 19-Nov-12
    59 SMP MUHAMMADIYAH 5  Akan Expired - 72.38 B 14-Dec-07
    60 SMP NEGERI 22 TANGERANG 87.00 A 15-Nov-10
    61 SMP NEGERI 24 TANGERANG 87.00 A 15-Nov-10
    62 SMP NEGERI 9  Akan Expired 0 91.9 A 14-Dec-07
    63 SMP NURUL HIKMAH 86.00 A 19-Nov-12
    64 SMP PGRI 2 PINANG  Akan Expired - 72.2 B 14-Dec-07
    65 SMP PGRI 3 CILEDUG  Akan Expired - 82.1 B 14-Dec-07
    66 SMP PGRI BATU CEPER 80.00 B 15-Nov-10
    67 SMP PGRI PERIUK 69.00 C 19-Nov-12
    68 SMP PGRI SELAPAJANG JAYA  Akan Expired - 79.37 B 14-Dec-07
    69 SMP PORIS INDAH 87.00 A 15-Nov-10
    70 SMP PRIBADI 82.00 B 15-Nov-10
    71 SMP RAUDHAH BARMAWIYAH 71.00 B 15-Nov-10
    72 SMP SANTA PATRICIA 92.00 A 19-Nov-12
    73 SMP ST PATRICIA  Akan Expired - 87.7 A 14-Dec-07
    74 SMP STRADA SLAMET RIYADI 94.00 A 15-Nov-10
    75 SMP STRADA St.MARIA 1 92.00 A 15-Nov-10
    76 SMP STRADA ST.MARIA 2 92.00 A 15-Nov-10
    77 SMP SYEKH YUSUF 76.00 B 19-Nov-12
    78 SMP TRISULA BHAKTI  Akan Expired - 75.5 B 14-Dec-07
    79 SMP TUNAS CENDIKIA 68.00 C 19-Nov-12
    80 SMP WASKITA MADYA 84.00 B 15-Nov-10
    81 SMP YADIKA 3 97.00 A 15-Nov-10
    82 SMP YAPPIDA 77.00 B 15-Nov-10
    83 SMP YASIR 75.5 B 28-Nov-08
    84 SMP YUNIKE ANDREAS 76.00 B 15-Nov-10
    85 SMP YUPENTEK 2 92.00 A 15-Nov-10
    86 SMP YUPPENTEK 4 80.00 B 15-Nov-10
    87 SMPI TIARA AKSARA 88.00 A 15-Nov-10
    88 SMPI YAPMI 72.00 B 19-Nov-12
    89 SMPK SANG TIMUR 97.00 A 15-Nov-10
    90 SMPN 1 Tangerang 20 1 28 71 03 001 94.03 A 17-Oct-09
    91 SMPN 11 Tangerang 20 1 28 71 07 011 95.17 A 17-Oct-09
    92 SMPN 17 TANGERANG  Akan Expired - 84.9 B 14-Dec-07
    93 SMPN 19 TANGERANG  Akan Expired - 84.9 B 14-Dec-07
    94 SMPN 2 Rajeg  Akan Expired 201 280 317 003 82.57 B 31-Jan-08
    95 SMPN 2 Tangerang 20 1 28 71 03 002 90.33 A 17-Oct-09
    96 SMPN 20 TANGERANG  Akan Expired - 84.9 B 14-Dec-07
    97 SMPN 21 TANGERANG  Akan Expired - 84.88 B 14-Dec-07
    98 SMPN 23 TANGERANG 88.00 A 15-Nov-10
    99 SMPN 4 Tangerang 20 1 28 71 03 004 94.64 A 17-Oct-09
    100 SMPN 6 Tangerang 20 1 28 71 10 006 91.13 A 17-Oct-09
    101 SMPN 9 Tangerang 20 1 28 71 11 009 91.96 A 17-Oct-09
    102 SMPS CANDLE TREE  Akan Expired - 98.08 A 14-Dec-07
    103 SMPS DAHLIA  Akan Expired 202020418229 85.58 A 14-Dec-07
    104 SMPS MUHAMMADIYAH PARAKAN PAMULANG  Akan Expired - 80.86 B 14-Dec-07
    105 SMPSIT AL MATIIN  Akan Expired 202280310030 80.38 B 14-Dec-07
    106 MTS AL FITROH 82.83 B 17-Oct-09
    107 MTs AL HIDAYAH 83.00 B 15-Nov-10
    108 MTs AL ISLAHAT 60.16 C 17-Oct-09
    109 MTs AL MUBAROK 77.02 B 17-Oct-09
    110 MTS AL MUIN 88.64 A 17-Nov-09
    111 MTS AL-MANSHURIYAH 87.00 A 15-Nov-10
    112 MTs Ar Ridho 212 280 110 3165 69.72 C 28-Nov-08
    113 MTs ASY-SYUKRIYAH 81.00 B 15-Nov-10
    114 MTs AT’TAQWA 83.84 B 17-Oct-09
    115 MTs Darul Mukorobin  Akan Expired 212280501046 75.28 B 14-Dec-07
    116 MTs DARUL ULUM 84.32 B 17-Oct-09
    117 MTs DARUSSA’ADAH 82.00 B 15-Nov-10
    118 MTs Darussalam  Akan Expired 212280504061 68.83 C 14-Dec-07
    119 MTS MANBAUL KHAIR 87.55 A 17-Oct-09
    120 MTs MANBAUL ULUM ASSHIDDIQIYAH 90.00 A 15-Nov-10
    121 MTs MATHLAUL ANWAR 81.00 B 15-Nov-10
    122 MTs MIFTAHUSSALAM 74.74 B 17-Oct-09
    123 MTs NURUL FALAH 87.00 A 15-Nov-10
    124 MTs Riyadhalul Huda Assidiqi 212 280 130 173 70.73 B 28-Nov-08
    125 MTs TA’LIM MUBTADI 73.00 B 15-Nov-10
    126 MTs Yapmi  Akan Expired 212280508043 77.13 B 14-Dec-07
    127 MTs. Al-Husna 74.67 B 28-Nov-08
    128 MTs. DARUL MA’ARIF 80.00 B 19-Nov-12
    129 MTs. DARUL MUQORROBIN 81.00 B 19-Nov-12
    130 MTs. JABAL NUR 77.00 B 19-Nov-12
    131 MTs. JAMI’ATUL SHOLIHIN 79.00 B 19-Nov-12
    132 MTs. Negeri Benda 87.08 A 28-Nov-08
    133 MTs. Negeri Tangerang I 93.83 A 28-Nov-08
    134 MTs.Miftahussalam 72.35 B 28-Nov-08
    135 MTsN Cipondoh 88.4 A 28-Nov-08

    http://dubeta.forumid.net/t34-daftar-alamat-smp-kota-tangerang

    Daftar Alamat SMP Kota Tangerang
    Sun Jan 29, 2012 6:32 pm

    http://efc-education.blogspot.com/2012/05/daftar-smpmts-negeri-di-tangerang.html

    Daftar SMP/MTS Negeri di Tangerang
    Indah EFC on Rabu, 09 Mei 2012 | 14.44

    No. Nama Sekolah Alamat
    1 MTSN BENDA Jl. Adi Sucipto Ds. Belendung
    2 MTSN CIPONDOH Jl. Pinang No. 25 Kel. Pinang
    3 MTSN TANGERANG I Jl. Perintis Kemerdekaan II
    4 SMPN 1 TANGERANG Tangerang
    5 SMPN 2 TANGERANG Jl. Siswa No 3 Tangerang
    6 SMPN 2 CURUG Tangerang
    7 SMPN 3 TANGERANG Jl.Raden Fatah No.52 Sudimara Barat Ciledug
    8 SMPN 4 TANGERANG Jl. Moh. Yamin 1 Tangerang
    9 SMPN 5 TANGERANG Jl.Daan Mogot 82 Tangerang
    10 SMPN 6 TANGERANG Jl. Cemara Raya Perumnas I Kota Tangerang
    11 SMPN 7 TANGERANG Jl. Daan Mogot KM 21 Tangerang
    12 SMPN 8 TANGERANG Jl. Gatot Subroto K 6 Komp. Yonif 203/AK Jatiuwung
    13 SMPN 9 TANGERANG Jl. Belimbing Raya Perumnas 1
    14 SMPN 10 TANGERANG Jl. K.H. Hasim Ashari Km 4 Cipondoh
    15 SMPN 11 TANGERANG Jl. Inpres 18 Larangan Selatan Larangan
    16 SMPN 12 TANGERANG Jl. Moh. Toha KM 3.6 Periuk Tangerang
    17 SMPN 13 TANGERANG Jl. Perintis Kemerdekaan 1/3 Tangerang
    18 SMPN 14 TANGERANG Perum Sekneg RI 1 Cikokol Tangerang
    19 SMPN 15 TANGERANG Komp. Pondok Arum Nambojaya
    20 SMPN 16 TANGERANG Jl. Veteran No1 Tangerang
    21 SMPN 17 TANGERANG Jl.Kisamaun babakan Ledeng Tangerang
    22 SMPN 18 TANGERANG Komp Perumahan Poris Indah Blok G Cipondoh Indah
    23 SMPN 19 TANGERANG Jl. Besi Raya Perumnas 2 Tangerang
    24 SMPN 20 TANGERANG Jl. Nuri Raya Perumnas I Tangerang
    25 SMPN 21 TANGERANG Jl. Perdan Kusumah. Jurumudi Benda Tangerang
    26 SMPN 22 TANGERANG Jl. Mayang Komplek Perumahan Korpri Kedaung
    27 SMPN 23 TANGERANG Jl. Kiai Maja Kampung Sawah Dalam Panunggangan Utara
    28 SMPN 24 TANGERANG Jl. Sunan Giri Kelurahan Pondok Bahar


    http://disdikdki.net/news.php?tgl=2009-05-28&cat=9&id=80

    Daftar Nama, Alamat SMP di Jakarta Barat
    Kamis, 28 Mei 2009, 01:15 WIB

    ————————————————————————–
    | NIS | Nama Sekolah SMP | Alamat |
    ————————————————————————–
    Kecamatan Kembangan.

    Kelurahan Joglo

    620101200010 SMP Negeri 142 Jl. Joglo Raya Kembangan
    620101200020 SMP Negeri 219 Jl. Raya Joglo Komp.Pemadam Kebakar
    620101200100 SMP YMIKA Jl. Raya Joglo

    Kelurahan Kembangan Selatan

    620102200030 SMP Negeri 105 Jl. Kembangan Selatan
    620102200110 SMP K. IPEKA Jl. Puri Indah Blok I
    620102200120 SMP Notre Dame Jl. Puri Indah Kembangan
    620102200130 SMP Al-Manshuriyah Jl. Kembangan Baru No. 109
    620102200310 SMP Kristen IPEKA Puri Indah Jl. Puri Indah Blok I

    Kelurahan Kembangan Utara

    620103200140 SMP Al Wasilah Jl. Kembangan Baru

    Kelurahan Maruya Selatan

    620104200040 SMP Negeri 206 Jl. Meruya Selatan
    620104200150 SMP Al Azhar Jl. Meruya Selatan

    Kelurahan Maruya Srengseng

    620105200070 SMP Negeri 207 Jl. Maruya Utara
    620105200190 SMP Al Abror Jl. Srengseng
    620105200200 SMP Yasmija Jl. Srengseng

    Kelurahan Maruya Utara

    620106200050 SMP Negeri 134 Jl. Taman Maruya Ilir Blok A No. 18
    620106200060 SMP Negeri 215 Jl. Melati Taman Maruya Ilir Blok B
    620106200160 SMP Kembangan Jl. Kembangan
    620106200170 SMP Meruya Ilir Jl. Joglo
    620106200180 SMP Samaria Jl. Meruya Utara
    620106200300 SMP Islam Al-Ihsan Jl. Masjid Al-Ihsan

    Kecamatan Kebon Jeruk.

    Kelurahan Duri Kepa

    620201200010 SMP Negeri 220 Jl. Tanjung Duren Barat
    620201200070 SMP Abdi Siswa Jl. Patra Raya No. 1
    620201200080 SMP Al Mukhlis Jl. Asia Baru Duri Kepa
    620201200090 SMP IPEKA Tomang Jl. Komp. Green Ville Blok D
    620201200100 SMP Kemurnian II Jl. Green Ville Blok Q No. 29
    620201200110 SMP Pelita II Jl. Macan Daan Mogot No. 23-29
    620201200120 SMP Rasa Sayang Jl. Komp. Taman Ratu Blk F/13
    620201200130 SMP Widuri Jaya Jl. Duri Mas Raya No. 1
    620201200320 SMP Bina Utama Jl. Kepa Timur Raya No. 1
    620201200330 SMP Negeri 191 Jl. Duta Raya No. 2

    Kelurahan Kebon Jeruk

    620202200020 SMP Negeri 75 Jl. Raya Kebon Jeruk Palmerah
    620202200030 SMP Negeri 229 Jl. Raya Kebon Jeruk Palmerah
    620202200140 SMP Al Idzhaar Jl. H. Salihun Kebon Jeruk
    620202200150 SMP Sang Timur Jl. Karmel Raya No. 2
    620202200160 SMP Tarsisius II Jl. Raya Batusari No. 2
    620202200350 SMP Negeri 127 Jl. Raya Kebon Jeruk No. 126A

    Kelurahan Kedoya Selatan

    620203200170 SMP Al Kamal Jl. Ponpes Al Kamal Rawa Kopi

    Kelurahan Kedoya Utara

    620204200040 SMP Negeri 197 Jl. Raya Kedoya Utara No.100
    620204200190 SMP Al Hamidiyah Jl. Raya Kedoya Utara
    620204200200 SMP Kalam Kudus Jl. Green Garden
    620204200210 SMP Ketapang Komp. Green Garden Blok M1
    620204200220 SMP VII BPK Penabur Jl. Surya Sarana (Komp. Depag)
    620204200230 SMP Manba’ul Ulum Jl. Surya Sarana Kedoya Ut.
    620204200240 SMP Provedentia Jl. Raya Kedoya NO.35 Grenn Garden
    620204200250 SMP Santo Andreas Jl. Green Garden Blok J5 No.1

    Kelurahan Kelapa Dua

    620205200050 SMP Negeri 189 Jl. Kelapa Dua Rt. 002/08
    620205200260 SMP Al Huda Jl. H. Alimun Kelapa Dua

    Kelurahan Sukabumi Selatan

    620206200060 SMP Negeri 271 Jl. Pahlawan Sukabumi Sel.VI/F1
    620206200270 SMP Al Hasanah Jl. Daud Sukabumi Utara
    620206200280 SMP Ash Solihin Jl. Kh. Thohir No. 6
    620206200290 SMP Lemuel Jl. Pos Pengumben Raya

    Kelurahan Sukabumi Utara

    620207200300 SMP Kebon Jeruk 2 Jl. Harun Raya Sukabumi Utara
    620207200310 SMP PGRI 26 Jl. Salam Raya Rt.001/03

    Kecamatan Palmerah.

    Kelurahan Jati Pulo

    620301200060 SMP Tomang Raya Jl. Kemuning No. 14 A

    Kelurahan Kemanggisan

    620302200010 SMP Negeri 88 Jl. Anggrek Garuda Slipi
    620302200020 SMP Negeri 111 Jl. Bhakti VII/2
    620302200070 SMP Eka Bhakti Jl. Anggrek Cendrawasih VIII A
    620302200080 SMP Muhammadiyah 26 Jl. Anggrek Neli Murni

    Kelurahan Kota Bambu Utara

    620304200030 SMP Negeri 130 Jln. KS. Tubun I Kota Bambu Utara
    620304200090 SMP Harapan Jl. KS. Tubun I/13
    620304200100 SMP Josua Jl. Kotabambu Utara II No. 8

    Kelurahan Palmerah

    620305200040 SMP Negeri 101 Jl. Palmerah Utara II/210 C
    620305200110 SMP Regina Pacis Jl. Palmerah Utara II/210 C
    620305200120 SMP Tanwirul Qulub Jl. Kemanggisan Pulo No. 94

    Kelurahan Slipi

    620306200050 SMP Negeri 61 Jl. Slipi Dalam
    620306200130 SMP Barunawati Jl. X.III KS. Tubun II/III No. 7
    620306200140 SMP Ibu Pertiwi Jl. S. Parman No. 69 Slipi

    Kecamatan Grogol Petamburan.

    Kelurahan Grogol

    620401200060 SMP Baptis Elim Jl. Dr. Susilo I/388
    620401200070 SMP Fatahillah Jl. Dr. Semeru Raya
    620401200080 SMP Ma’arif Jl. Dr. Muwardi Raya No. 19
    620401200090 SMP Muhammadiyah 12 Jl. Dr. Susilo I
    620401200100 SMP Sumbangsih 2 Jl. Dr. Muwardi II/13
    620401200110 SMP Tanjung Jl. Dr. Nurdin No. 1

    Kelurahan Jelambar

    620402200010 SMP Negeri 83 Jl. Empang Bahagia
    620402200020 SMP Negeri 274 Jl. Empang Bahagia Raya 4B
    620402200120 SMP Bhara Trikora Jl. Kav. Polri D 13
    620402200130 SMP Bunda Hati Kudus Jl. Rahayu 22
    620402200140 SMP Hati Kudus Jl. Kav. Polri DXV/1
    620402200160 SMP Santo Kristoforus 1 Jl. Rahayu 1 A

    Kelurahan Jelambar Baru

    620403200180 SMP Amitayus Jl. Seni Budaya Raya I
    620403200190 SMP Pancaran Berkat Jl. Setia Jaya Raya No. 100
    620403200200 SMP Riyadihul Mukminin Jl. Jelambar Baru No. 21
    620403200210 SMP Taman Harapan Indah Jl. Kop. THI B F/1

    Kelurahan Tanjung Duren Selatan

    620404200030 SMP Negeri 69 Jl. Tanjung Duren Barat 16

    Kelurahan Tanjung Duren Utara

    620405200040 SMP Negeri 89 Jl. Tanjung Duren Barat IV
    620405200220 SMP Al Chasanah Jl. Tg. Duren Barat III/1
    620405200230 SMP Islam A.A. Jl. Tg. Duren Utara
    620405200240 SMP Islam Al Isra Jl. Tg. Duren Raya

    Kelurahan Tomang

    620406200250 SMP Muhammadiyah 33 Jl. Gelong Baru
    620406200260 SMP Samaria Jl. Rawa Kepa VII 148
    620406200370 SMP Negeri 286 JL.Rawa Kepa VIII

    Kelurahan Wijaya Kusuma

    620407200050 SMP Negeri 82 Jl. Komp. BDN Pesing
    620407200270 SMP Almasih Jl. Kusuma V E I/1
    620407200280 SMP Duta Mas Jl. Wijaya II
    620407200290 SMP Duta Ursula Jl. Tmn Duta Mas Blok B VI/1
    620407200310 SMP Galatia Jl. Merpati Raya No. 1
    620407200320 SMP Immanuel Jl. Al Amanah A
    620407200330 SMP Pelita Kudus Jl. Indraloka Raya 33 A
    620407200340 SMP Perg. Islam Taqwa Jl. Karya I Ujung No. 24
    620407200350 SMP Tunas Harapan Jl. Komp. BNI Pesing
    620407200360 SMP YP. Bank Dagang Negara Jl. Komp. Bank Mandiri

    Kecamatan Tambora.

    Kelurahan Angke

    620501200040 SMP Bukit Sinai Jl. Angke Jaya V/50
    620501200050 SMP Dharma Savana Jl. Padamulya IV
    620501200060 SMP Harvard Jl. P. Tb. Angke No. 33

    Kelurahan Duri Selatan

    620510200070 SMP Damai Jl. Duri Selatan V/29
    620510200080 SMP Taman Islam Jl. Duri Selatan Gg. Murni
    620510200140 SMP Permata Bunda Jl. Jamblang Raya No. 2 LM

    Kelurahan Duri Utara

    620502200090 SMP Budaya Jl. Duri Utara III/35
    620502200100 SMP Budi Jaya Jl. Krendang Kebon No. 4
    620502200110 SMP Cindera Mata Indah Jl. TSS. Gg. Budi No. 86
    620502200120 SMP Garuda Jl. Duri Utara I No. 1
    620502200130 SMP Pelita Jl. Pos Duri Raya No. 23-29

    Kelurahan Jembatan Besi

    620503200010 SMP Negeri 159 Jl. Jembatan Besi Raya No. 24
    620503200150 SMP Candra Naya Jl. Sawah Lio IV No. 8V

    Kelurahan Jembatan Lima

    620504200160 SMP Candra Jaya Jl. Jembatan Besi II/26
    620504200170 SMP Chaeriyah Mansyuriah Jl. Sawah Lio I No. 30

    Kelurahan Kali Anyar

    620505200180 SMP Budi Bahasa Jl. Kali Anyar IV No. 1
    620505200190 SMP Islam Bahagia Jl. Kali Anyar Raya No. 15
    620505200200 SMP Kali Baru Jl. Kalianyar V/18

    Kelurahan Kredang

    620511200220 SMP Sinar Dharma Jl. KH.M. Masyur No. 11
    620511200230 SMP Tunas Bhati Jl. Krendang Sel. I/5

    Kelurahan Pekojan

    620506200020 SMP Negeri 32 Jl. Pejagalan No. 51
    620506200240 SMP Jame Pekojan Jl. Pengukiran IV/137A
    620506200250 SMP Joy Jl. Jembatan Hitam No. 2-9
    620506200260 SMP Raudhatul Islamiyah Jl. AA Kp. Janis III/10

    Kelurahan Tambora

    620508200030 SMP Negeri 63 Jl. Perniagaan No. 31
    620508200270 SMP Budi Pekerti Jl. Tambora IV No. 88
    620508200280 SMP Islam Tambora Jl. Tambora Mesjid No. 11

    Kelurahan Tanah Sareal

    620509200290 SMP Bhineka Tunggal Ika Jl. KH.M. Masyur 222-AA

    Kecamatan Taman Sari.

    Kelurahan Glodok

    620601200020 SMP Negeri 54 Jl. Balndongan No.37
    620601200030 SMP Kemurnian Jl. Kemurnian V No. 209
    620601200040 SMP Ricci Jl. Kemanaan III/47

    Kelurahan Keagungan

    620602200050 SMP Muhammadiyah 32 Jl. Kesederhanaan

    Kelurahan Krukut

    620603200060 SMP Fatahillah Jl. Keutamaan No. 89
    620603200070 SMP Tri Ratna Jl. Talib I No.. 35-37

    Kelurahan Mangga Besar

    620604200080 SMP Sariputra Jl. Hayam Wuruk No. 125
    620604200090 SMP Sentosa Jl. Madu No. 26

    Kelurahan Pinangsia

    620606200010 SMP Negeri 22 Jl. Jembatan Batu No. 74
    620606200100 SMP Fajar Sion Jl. Pangeran Jayakarta No. 1

    Kelurahan Taman Sari

    620607200110 SMP Mangga Besar Jl. Mangga Besar VI Sel. No. 11
    620607200120 SMP Melania I Jl. Mangga Besar VI Sel. No. 84
    620607200130 SMP Permata Bunda II Jl. Tamansari Raya No. 75C

    Kelurahan Tangki

    620608200140 SMPK Bala Keselamatan Jl. Mangga Besar Raya No. 39
    620608200150 SMP Kalam Kudus Jl. Tangki Lio Timur No. 48
    620608200160 SMP Kartini Jl. Mangga Besar Raya No. 77
    620608200170 SMP Rahmani Jl. Mangga Besar XI No. 10
    620608200180 SMP Santo Leo Jl. Mangga Besar Raya No. 43

    Kecamatan Cengkareng.

    Kelurahan Cengkareng Barat

    620701200010 SMP Negeri 45 Jl. Utama Raya No. 45 Ckr.Brt.
    620701200030 SMP Negeri 108 Jl. Plamboyan No. 53
    620701200040 SMP Negeri 249 Jl. Flamboyan No. 75
    620701200110 SMP Al Huda Jl. Utama Raya No. 2
    620701200120 SMP Cendrawasih Jl. Cendrawasih Raya No. 60
    620701200130 SMP Cengkareng I Jl. Bambu Larangan No. 87
    620701200140 SMP Uswatun Hasanah Jl. Cendrawasih 2 No. 1
    620701200470 SMP Yapida Jl. Pulo Harapan Indah No. 51
    620701250020 SMP Negeri 45 Terbuka Jl. Utama Raya No. 45

    Kelurahan Cengkareng Timur

    620702200050 SMP Negeri 201 Jl. Kayu Besar Ckr. Tmr.
    620702200060 SMP Negeri 248 Jl. Kamal Raya Ckr.Tmr.
    620702200150 SMP Attaufik Jl. Fajar Baru Raya No. 342
    620702200160 SMP Darul Izzah Jl. Masjid Nurul Huda No. 25
    620702200170 SMP Eka Sakti Jl. Ukir Raya No. 30A Cengkareng Ti
    620702200180 SMP Harapan Jaya Jl. Daan Mogot Km. 13
    620702200190 SMP Pelita Dua Strada Jl. Fajar Baru Selatan No. 26
    620702200210 SMP Yakin Jl. Bangun Nusa Raya No. 10

    Kelurahan Duri Kosambi

    620703200070 SMP Negeri 176 Jl. Jaya 25 No. 41
    620703200220 SMP Al-Yauma Jl. Masjid Al Istiqomah
    620703200230 SMP Impian Bunda Jl. Flamboyan Utama III
    620703200240 SMP Kalam Kudus 3 Jl. Kosambi Baru F6/1
    620703200250 SMP Seraphine Bakti Utama Jl. Melati Raya No. 46
    620703200260 SMP Yapindo II DKI Jl. Duri Kosambi No. 10
    620703200430 SMP Santo Leo II Jl. Kosambi Selatan Raya No. 1 RT.
    620703200450 SMP Ad-Da’wah Jl. Madrasah Tanah Koja RT. 007/02

    Kelurahan Kapuk

    620704200080 SMP Negeri 100 Jl. Obsidian No. 1
    620704200270 SMP Al-Jihad Jl. Kapuk Kebun Jahe
    620704200280 SMP Baptis Cengkareng Indah Jl. Cengkareng Indah
    620704200290 SMP Bintang Kejora Jl. Cengkareng Indah
    620704200300 SMP Esti Bakti Jl. Raya Kapuk Gg. Taniwan
    620704200320 SMP Kartini Jl. Cengkareng Inda AC 28- 29
    620704200330 SMP Merdeka Sari Jl. Kapuk Kbn Jahe No. 81
    620704200340 SMP Wawasan Nusantara Jl. Kapuk Pulo Indah No. 8
    620704200410 SMP Bina Taruna Jl. Kapuk Raya Gg. Subur
    620704200460 SMP Duta Bangsa Jl. Kapuk Lapangan Bola No. 150

    Kelurahan Kedaung Kali Angke

    620705200090 SMP Negeri 132 Jl. Tawang Mangu
    620705200420 SMP Citra Adhi Pratama Jl. Komp. Depag

    Kelurahan Rawa Buaya

    620706200100 SMP Negeri 264 Jl. Barkah I 001/03 Rawabuaya
    620706200350 SMP Al Mukhlisin Jl. Belimbing Raya 01/05 No. 1
    620706200360 SMP Carina Sayang Jl. Komp. Carina Sayang No. 69
    620706200370 SMP Kesatuan Jl. Klingkit
    620706200380 SMP Lamaholot Jl. Jagung Raya 007/04
    620706200390 SMP Trinitas Jl. Pakis Rawabuaya
    620706200400 SMP Vianney Jl. Pondok Randu, 98

    Kecamatan Kalideres.

    Kelurahan Kalideres

    620801200010 SMP Negeri 186 Jakarta Jl. Peta Barat
    620801200020 SMP Negeri 225 Jl. Jomp. Kojan Kaliders
    620801200120 SMP Bina Kusuma Jl. Citra Garden I Blok B I/8
    620801200130 SMP Kartika X-2 Jl. Komplek Kodam Jaya
    620801200140 SMP M H T Jl. Peta Selatan
    620801200150 SMP Plus Putra Indonesia Jl. Sumur Bor Km. 14
    620801200160 SMP San Marino Jl. Komp. Citra Garden I
    620801200170 SMP Terpadu Syanggit Cendikiawan Jl. Peta Selatan No. 46

    Kelurahan Kamal

    620802200030 SMP Negeri 190 Jl. Prepedan Kamal
    620802200050 SMP Negeri 224 Jl. SMPN 224 Kebon Duaratus
    620802200060 SMP Negeri 278 Jl. Kamal Benda Raya No. 16
    620802200180 SMP Al-Abasiyah Jl. Kebun Kelapa
    620802200190 SMP Benteng Gading Jl. Kebun Dua Ratus
    620802200200 SMP Padindi Jl. Prepedan Dalam Rt 012/ 09 No. 3
    620802200370 SMP Putra Negara Kp. Belakang No. 26-27
    620802250040 SMP Negeri 190 Terbuka Jl. Prepedan Kamal

    Kelurahan Pegadungan

    620803200070 SMP Negeri 125 Jl. Utan Jati
    620803200080 SMP Negeri 169 Jl. Peta Utara Pegadungan
    620803200090 SMP Negeri 204 Jl. Peta Utara Pegadungan
    620803200210 SMP Galatia III Jl. Bambu Larangan
    620803200220 SMP Persada Jl. Peta barat
    620803200240 SMP Yamis Jakarta Jl. Bambu Larangan No. 47
    620803200350 SMP Dian Kasih Perumahan Citra 3 Blok C12

    Kelurahan Semanan

    620804200100 SMP Negeri 187 Jl. Kampung Gaga Utama
    620804200110 SMP Negeri 205 Jl. Semanan Raya
    620804200270 SMP Setia Gama Jl. Semanan Raya
    620804200280 SMP Taruna Bangsa Jl. Kopti Rt. 008/11
    620804200330 SMP Era Pembangunan III Jl. Gaga I Rt. 001/09

    Kelurahan Tegal Alur

    620805200290 SMP Al Qomar Jl. Kamal Raya
    620805200300 SMP PGRI 39 Jl. Prima
    620805200310 SMP Putra Nusa I Jl. Prima No. 1
    620805200320 SMP Yadika II Jl. Kamal Raya No. 40


    http://www.disdikdki.net/news.php?tgl=2009-05-28&cat=9&id=78

    Daftar Nama, Alamat SMP di Jakarta Timur
    Kamis, 28 Mei 2009, 01:12 WIB

    ————————————————————————–
    | NIS | Nama Sekolah SMP | Alamat |
    ————————————————————————–
    Kecamatan Pasar Rebo.

    Kelurahan Baru

    640101200010 SMP Negeri 217 Jl. Gongseng Raya

    Kelurahan Cijantung

    640102200020 SMP Negeri 103 Jl. RA. Fadilah Cijantung
    640102200030 SMP Negeri 251 Jl. Mawar Kamp. Asem
    640102200110 SMP Dharma Bakti Jl. Raya Bogor Km. 24,5
    640102200120 SMP Gandi Pura Jl. Budi Nusantara
    640102200140 SMP Islam PB. Sudirman Jl. Raya Bogor Km. 24
    640102200150 SMP Pengudi Rahayu Jl. Raya Bogor Km. 25,5
    640102200160 SMP Ignatius Slamet Riyadi Jl. Raya Bogor Km. 24

    Kelurahan Gedong

    640103200040 SMP Negeri 102 Jl. Sederhana Cijantung II
    640103200050 SMP Negeri 223 Jl. Surilang No. 6

    Kelurahan Kalisari

    640104200060 SMP Negeri 179 Jl. Kalisari
    640104200080 SMP Negeri 203 Jl. Raya Kalisari – LAPAN
    640104250070 SMP Negeri 179 Terbuka Jl. Kalisari

    Kelurahan Pekayon

    640105200090 SMP Negeri 91 Jl. Raya Bogor Km. 28 Pekayon
    640105200100 SMP Negeri 184 Jl. Lapan
    640105200180 SMP Karya Darma Jl. Raya Bogor Km. 30
    640105200190 SMP Yasmin Jl. Raya Bogor Km. 27 Pekayon

    Kecamatan Ciracas.

    Kelurahan Cibubur

    640201200010 SMP Negeri 147 Jl. Jambore Cibubur
    640201200020 SMP Negeri 233 Jl. Bulak Sereh
    640201200030 SMP Negeri 258 Jl. Cibubur 2

    Kelurahan Ciracas

    640202200040 SMP Negeri 106 Jl. H. Baping
    640202200050 SMP Negeri 208 Jl. Raya Centex
    640202200060 SMP Negeri 210 Jl. Raya Centex
    640202200120 SMP Advent Jl. Makmur
    640202200130 SMP Binadarma Jl. Raya Ciracas

    Kelurahan Kampung Rambutan

    640204200070 SMP Negeri 171 Jl. H. Baping
    640204200080 SMP Negeri 188 Jl. Tanah Merdeka
    640204200090 SMP Negeri 257 Jl. Kelurahan Rambutan
    640204200140 SMP KWK Jl. Mujahidun
    640204200150 SMP Widya Manggala Jl. Mudjahidin
    640204250190 SMP Negeri 257 Terbuka Jl. Kelurahan Rambutan

    Kelurahan Kelapa Dua Wetan

    640203200100 SMP Negeri 9 Jl. Usman Kelapa Dua Wetan
    640203200160 SMP Al – Falah Jl. Raya Kelapa Dua Wetan
    640203200170 SMP Al Ma’ruf Jl. Lapangan Tembak
    640203200180 SMP Era Pemb. Umat Jl. Usman No 71

    Kelurahan Susukan

    640205200110 SMP Negeri 174 Jl. H. Baping

    Kecamatan Cipayung.

    Kelurahan Bambu Apus

    640301200010 SMP Negeri 180 Jl. Bambu Wulung – B. Apus
    640301200020 SMP Negeri 237 Jl. Bambu Petung
    640301200030 SMP Negeri 259 Jl. Komp. TMII
    640301200040 SMP Negeri 283 Jl. Bambu Hitam
    640301200140 SMP Citra Darma Jl. Swadaya I – Bambu Apus

    Kelurahan Ceger

    640302200050 SMP Negeri 160 Jl. Kelurahan Ceger
    640302200060 SMP Negeri 222 Jl. SLTP Negeri 222

    Kelurahan Cipayung

    640304200150 SMP K. Nusa Melati Jl. Raya Hankam No. 6
    640304200160 SMP PGRI 9 Jl. Raya Cipayung

    Kelurahan Lubang Buaya

    640305200070 SMP Negeri 81 Jl. Monumen Pancasila
    640305200080 SMP Negeri 157 Jl. Al Baidho
    640305200090 SMP Negeri 192 Jl. Kramat IV – L. Buaya
    640305200100 SMP Negeri 246 Jl. SPG 7
    640305200110 SMP Negeri 272 Jl. SPG 7
    640305200170 SMP Nurul Huda Jl. Zeni AD
    640305200180 SMP PGRI 30 Jl. SLTPN 157 – L. Buaya
    640305200190 SMP Santa Markus II Jl. Raya Pondok Gede
    640305200200 SMP Tri Sastra Jl. SLTPN 157 – L. Buaya

    Kelurahan Pondok Ranggon

    640307200120 SMP Negeri 196 Jl. Mabes TNI
    640307200130 SMP Negeri 230 Jl. TPU – Pondok Ranggon

    Kecamatan Makasar.

    Kelurahan Cipinang Melayu

    640401200010 SMP Negeri 109 Jl. Kesehatan

    Kelurahan Halim Perdana Kusuma

    640402200020 SMP Negeri 80 Jl. Kayatun Trikora Halim
    640402200030 SMP Negeri 128 Jl. Herkules
    640402200040 SMP Negeri 214 Jl. Rajawali
    640402200090 SMP Angkasa Jl. Surti Kanti

    Kelurahan Kebon Pala

    640403200050 SMP Negeri 268 Jl. Inpres Kebon Pala
    640403200060 SMP Negeri 275 Jl. Jengki Cipinang Asam
    640403200100 SMP Bakti Jl. Perindustrian
    640403200110 SMP Perdanakusuma Jl. Halim PK
    640403200120 SMP PGRI 48 Jl. Jengki Cipinang Asam

    Kelurahan Makasar

    640404200130 SMP Yamas Jl. Pusdiklat Depnaker

    Kelurahan Pinang Ranti

    640405200140 SMP Uswatun Asnah Jl. Raya Depnaker
    640405200150 SMP Negeri 287 Jl. Sarbini I Rt. 08/05

    Kecamatan Kramat Jati.

    Kelurahan Bale Kambang

    640501200010 SMP Negeri 35 Jl. Raya Condet
    640501200110 SMP Alfathiyah Jl. Pucung No.14
    640501200120 SMP Global Islamic School Jl. Condet Raya No.5

    Kelurahan Batu Ampar

    640502200020 SMP Negeri 126 Jl. SMP 126
    640502200130 SMP YPKUI Jl. Raya Condet No.28

    Kelurahan Cawang

    640503200140 SMP Budi Utomo/Nasional Jl. Mayor Soetoyo
    640503200150 SMP Marsudi Rini Jl.Dewi Sartika No.186 A
    640503200160 SMP Muhamadiyah IV Jl. Dewi Sartika No. 316
    640503200170 SMP Taman Harapan Jl. Dewi Sartika No.200

    Kelurahan Cililitan

    640504200180 SMP Trampil Jl. Olah Raga II

    Kelurahan Dukuh

    640505200030 SMP Negeri 24 Jl. Dukuh V
    640505200040 SMP Negeri 263 Jl. Dukuh IV
    640505200190 SMP Trisoko Jl. Raya Pondok Gede

    Kelurahan Kampung Tengah

    640506200050 SMP Negeri 209 Jl. Pelita

    Kelurahan Kramat Jati

    640507200060 SMP Negeri 20 Jl. Komp. Bulak Rantai
    640507200070 SMP Negeri 49 Jl. Raya Bogor
    640507200080 SMP Negeri 50 Jl. Nusa I
    640507200090 SMP Negeri 150 Jl. Batu Tumbuh
    640507200100 SMP Negeri 281 Jl. Kerja Bakti No. 1
    640507200200 SMP Budi Warman Jl. Langgar
    640507200210 SMP Santo Markus Jl. Kelapa Gading III
    640507250220 SMP Negeri 20 Terbuka Jl. Rantai Mas KPAD Bulak Rantai

    Kecamatan Jatinegara.

    Kelurahan Bali Mester

    640601200010 SMP Negeri 14 Jl. Matrman Raya No. 177
    640601200100 SMP Cahaya Sakti Jl. Otista I No. 11
    640601200110 SMP Kartika X-1 Jl. Urip Soemoharjo 12
    640601200120 SMP Karya 66 Jl. Jatinegara Timur 65
    640601200130 SMP Kristen Berkat Jl. Raya Jatinegara Timur 89
    640601200140 SMP Merdeka Jl. Matrman Raya N177

    Kelurahan Bidara Cina

    640602200150 SMP St. Vincentius Jl. Otista No. 76

    Kelurahan Cipinang Besar Selatan

    640603200020 SMP Negeri 149 Jl. Cipinang Besar Selatan
    640603200160 SMP Budhis Silaparamita Jl. Cipinang Jaya I A

    Kelurahan Cipinang Besar Utara

    640604200030 SMP Negeri 243 Jl. Cipinang Jaya II
    640604200170 SMP Darul Arqon Jl. Bekasi Timur IV
    640604200180 SMP Darul Mukminin Jl. Bekasi Timur IV
    640604200190 SMP DCB Palad Jl. Bekasi Timur IV/5

    Kelurahan Cipinang Cempedak

    640608200040 SMP Negeri 36 Jl. Pedati
    640608200200 SMP Assalafi Jl. Kebon Nanas Utara II
    640608200210 SMP Cipta Kaya Jl. Cawang Baru No. 71
    640608200220 SMP Dewi Sartika Jl. Otista III No. 2
    640608200230 SMP Integral Al Qalam Jl. Cipinang Cempedak I No.14

    Kelurahan Cipinang Muara

    640605200050 SMP Negeri 148 Jl. BB. I. Cipinang Muara
    640605200060 SMP Negeri 25 Jl. BB. I. Cipinang Muara
    640605200070 SMP Negeri 52 Jl. Cipinang Elok
    640605200240 SMP Muara Indonesia Jl. Cipinang Muara III
    640605200250 SMP Pandawa Jl. Cipinang Muara 12

    Kelurahan Kampung Melayu

    640606200080 SMP Negeri 26 Jl. Kebon Pala I
    640606200260 SMP Advent VI Jl. Jatinegara Barat 142 B
    640606200270 SMP St. Maria Fatimah Jl. Jatinegara Barat 122

    Kelurahan Rawa Bunga

    640607200090 SMP Negeri 62 Jl. Jatinegara Timur IV
    640607200280 SMP St. Antonius Jl. Panjaitan KV. 46
    640607200290 SMP YPMII Jl. Masjid II Rawabunga

    Kecamatan Duren Sawit.

    Kelurahan Duren Sawit

    640701200010 SMP Negeri 167 Jl. Lingkar Duren Sawit
    640701200020 SMP Negeri 194 Jl. Pendidikan Komp. IKIP IX
    640701200030 SMP Negeri 195 Jl. Sawah Barat Duren Sawit 48
    640701200040 SMP Negeri 255 Jl. Radin Inten II Duren Sawit
    640701200050 SMP Negeri 27 Jl. PTB Duren Sawit
    640701200190 SMP Budhaya III St. Agustinus Jl. Perumnas Raya Buaran
    640701200200 SMP Santa Ana Jl. Laut Arafuru Pd. Bambu
    640701200210 SMP Swadaya Jl. Kecubung V, Duren Sawit
    640701200220 SMP Wiyata Mandala Indonesia Jl Inspeksi Kalima

    Kelurahan Klender

    640702200060 SMP Negeri 198 Jl. Pertanian Klender
    640702200070 SMP Negeri 6 Jl. Bulak Timur VI Klender
    640702200230 SMP Budaya Jl. Dermaga Baru Klender

    Kelurahan Malaka Jaya

    640703200080 SMP Negeri 139 Jl. Bunga Rampai X
    640703200240 SMP Bayu Persada Jl. Bunga Rampai XI / 1.47
    640703200250 SMP Nuris Jl. Mawar Merah VI

    Kelurahan Malaka Sari

    640707200090 SMP Negeri 213 Jl. Malaka I Perlum. Klender
    640707200270 SMP Muhammadiyah 50 Jl. Delima II Blok C.

    Kelurahan Pondok Bambu

    640704200100 SMP Negeri 117 Jl. Pahlawan Revolusi
    640704200110 SMP Negeri 135 Jl. Teluk Palu No. 35
    640704200120 SMP Negeri 165 Jl. Balai Rakyat III Pd. Bambu /
    640704200130 SMP Negeri 202 Jl. Buluh Perindu VI Dr. Sawit
    640704200140 SMP Negeri 51 Jl. Kejaksaan Kav. Pd. Bambu
    640704200280 SMP BPK V Penabur Jl. Tarum Barat Blok K
    640704200290 SMP Perguruan Rakyat 3 Jl. Pahlawan Revolusi
    640704200300 SMP PGRI 20 Jl. Cipinang Muara I Pd. Bambu
    640704200310 SMP Putra I Jl. Inspeksi Saluran Kalimalang
    640704200320 SMP Santa Bona Fentura Jl. Amal Nomor 2 Pd. Bambu
    640704250150 SMP Negeri 51 Terbuka Jl. Kejaksaan Kav. Pd. Bambu

    Kelurahan Pondok Kelapa

    640705200160 SMP Negeri 252 Jl. H. Naman Pondok Kelapa
    640705200330 SMP As Sa’adah Jl. Swakarsa I Pd. Kelapa
    640705200340 SMP Kapin Jl. Raya Kalimalang Pd. Kelapa
    640705200350 SMP Pami Jaya Jl. Raya Kalimalang Pd. Klp.
    640705200360 SMP Petri Jaya Jl. Curug Raya Pd. Kelapa
    640705200370 SMP Tunas Kasih Jl. Curug Raya No. 14
    640705250170 SMP Negeri 252 Terbuka Jl. H. Naman Pondok Kelapa

    Kelurahan Pondok Kopi

    640706200180 SMP Negeri 199 Jl. Raya Pondok Kopi
    640706200380 SMP BPSK 2 Jl. Bina Karya Pondok Kopi
    640706200390 SMP Budi Mulia Utama Jl. Rawa Jaya Pondok Kopi
    640706200400 SMP Corpatarin Jl. Raya Pondok Kopi

    Kecamatan Cakung.

    Kelurahan Cakung Barat

    640801200010 SMP Negeri 144 Jl. Raya Bekasi Km. 23 Cakung
    640801200020 SMP Negeri 168 Jakarta Jl.P.Komarudin Buaran Cakaung
    640801200160 SMP Darur Rohim Jl. Tipar Cakung Barat
    640801200170 SMP Nurul Huda Jl. Tipar Cakung Barat

    Kelurahan Cakung Timur

    640802200030 SMP Negeri 234 Jl. Kayu Tinggi Cakung Timur
    640802200050 SMP Negeri 256 Jl. Balai Rakyat Cakung Timur
    640802200060 SMP Negeri 262 Jl.Kayu Tinggi Cakung Timur
    640802200180 SMP Al Akhyar Jl. Kayu Tinggi Cakung Tmr
    640802200190 SMP Diponegoro 2 Jl.Kayu Tinggi
    640802250040 SMP Negeri 234 Terbuka Jl. Raya Kayu Tinggi
    640802250070 SMP Negeri 262 Terbuka Jl.Kayu Tinggi Cakung

    Kelurahan Jatinegara

    640803200080 SMP Negeri 90 Jl. Raya Bekasi Km. 18
    640803200200 SMP Al Karomiyah Jl. Raya Bekasi Km. 17
    640803200210 SMP Perintis Pembangunan Jl. Raya KRT. Rajiman Cakung
    640803200220 SMP YPI Pulogadung Jl. Raya Bekasi Km. 17
    640803200230 SMP YPIA Pengarengan Jl. KRT. Rajiman WRT

    Kelurahan Penggilingan

    640804200090 SMP Negeri 236 Jl.Raya Penggilingan
    640804200240 SMP Al Wathoniyah 9 Jl. Penggilingan Raya No.99
    640804200250 SMP Attahiriyah Jl. Raya Penggilingan
    640804200260 SMP Harapan I Jl. Buaran II Penggilingan
    640804200270 SMP Muhammadiyah 30 Jl. Raya Penggilingan Cakung
    640804200280 SMP Nadhatul Wathon Jl.Raya Penggilingan
    640804200290 SMP PGRI 2 Jl. I Gusti Ngurahrai

    Kelurahan Pulo Gebang

    640805200100 SMP Negeri 138 Jl. Pahlawan Komaruddin
    640805200120 SMP Negeri 172 Jl. Stasiun Cakung
    640805200130 SMP Negeri 284 Jl. Raya Rawa Bebek
    640805200300 SMP Al Wathoniyah 19 Jl. Rawa Bebek
    640805200310 SMP Bhakti Mulia Jl. Raya Pulogebang No. 25
    640805200320 SMP Darus Syifa Jl. Sentra Primer Pulogebang
    640805200330 SMP Harapan Bunda Jl. Komp. Pulo Gebang Permai
    640805200340 SMP Kebangsaan II Jl. Stasiun Klender Cakung
    640805200350 SMP Nurul Ikhsan jl.Raya Pulo Gebang No.99
    640805200360 SMP YP IPPI Jl. Kober Penggilingan
    640805250110 SMP Negeri 138 Terbuka Jl. Pahlawan Komaruddin

    Kelurahan Rawa Terate

    640806200370 SMP Yaspia Jl. KRT. Rajiman WRT

    Kelurahan Ujung Menteng

    640807200140 SMP Negeri 146 Jl. Balai Rakyat
    640807200150 SMP Negeri 193 Jl. Ujung Menteng Cakung
    640807200380 SMP Al Fallah Jl. Raya Bekasi km. 26
    640807200390 SMP Santo Yosep Komp. Menteng Metropolitan

    Kecamatan Pulo Gadung.

    Kelurahan Cipinang

    640901200070 SMP Budhaya II St. Agustinus Jl. Cipinang Kebembem I/ 25
    640901200080 SMP Krida Putra Jl. Cipinang Baru Bunder
    640901200090 SMP Setia Bakti Jl. A3 Cipinang Timur No. 22
    640901200110 SMP Yaspri I Jl. Cipinang Baru I No. 21

    Kelurahan Jati

    640902200010 SMP Negeri 92 Jl. Perhubungan XII
    640902200120 SMP Al Guraba Jl. Gurame Raya No. 47
    640902200130 SMP Al- Hikmah Jl. Jatibarang V/40
    640902200140 SMP Al- Washliyah 1 Jl. Al- Washliyah No. 14
    640902200160 SMP YP GKPI Jl. Belamak VI No. 26 B.

    Kelurahan Jatinegara Kaum

    640903200020 SMP Negeri 158 Jl. Tanah Koja Jatinegara Kaum
    640903200170 SMP Garuda Jl. Raya Bekasi Timur No. 21
    640903200180 SMP Islam L Pina Jl.Raya Bekasi Timur Km. 14

    Kelurahan Kayu Putih

    640904200030 SMP Negeri 99 Jl. Sirap Kayu Putih
    640904200190 SMP Don Bosco Jl. Pulomas Barat V
    640904200200 SMP Islam Tugasku Jl. Pulomas Jaya No. 2
    640904200210 SMP Mekarsari Jl. Batu Sulaeman
    640904200220 SMP Muhammadiyah 39 Jl. Marmer No. 1-7-9-11.
    640904200230 SMP St. Fransiskus II Jl. Bangunan Barat

    Kelurahan Pisangan Timur

    640905200040 SMP Negeri 232 Jl. Gading Raya No. 16
    640905200050 SMP Negeri 44 Jl. Gading Raya VII
    640905200100 SMP Srikandi Jl. Cipinang Kebembem V No. 32
    640905200240 SMP Kartni III Jl. Gading Raya II No.50
    640905200250 SMP Pelita Tiga Nomor 1 Jl. Jend. A. Yani Kav. 98

    Kelurahan Pulo Gadung

    640906200260 SMP Villa Mas Jl. Kayu Putih Utara III C

    Kelurahan Rawamangun

    640907200060 SMP Negeri 74 Jl. Pemuda No.6
    640907200270 SMP Advent VII Jl. Pinang No.24
    640907200280 SMP Diponegoro 1 Jl. Sunan Giri No.5
    640907200290 SMP Islam Al Azhar 12 Jl. Sunan Giri No.1
    640907200300 SMP Lab. School Jl. Pemuda Komplek UNJ
    640907200310 SMP Muhammadiyah 31 Jl. Balai Pustaka Barat No.2
    640907200320 SMP Tarakanita 4 Jl. Badai Pustaka BARU 1
    640907200330 SMP Trisula Perwari 3 Jl. Balai Pustaka Baru I/38
    640907200340 SMP YWKA II Jl. Rawamangun Muka II / I

    Kecamatan Matraman.

    Kelurahan Kayu Manis

    641001200040 SMP Al Washiliyah Jl. Kayumanis IV/41
    641001200050 SMP Bhakti Nusantara Jl. Kayumanis Barat
    641001200060 SMP Mahasiswa Jl. Kh. A. Dahlan No. 18
    641001200070 SMP Muhammadiyah 18 Jl. Kh. A. Dahlan No. 20
    641001200080 SMP Muhammadiyah 5 Jl. Kh. A. Dahlan No. 20

    Kelurahan Kebon Manggis

    641002200090 SMP Kartika XI-3 Jl. Kesatrian V Matraman
    641002200100 SMP PSKD 3 Jl. Slamet Riyadi 3 N0. 3

    Kelurahan Pal Meriem

    641003200110 SMP Budhaya I Jl. Matraman Raya No. 119

    Kelurahan Pisangan Baru

    641004200120 SMP Nurul Iman Jl. Pisangan Baru Timur No. 4A

    Kelurahan Utan Kayu Selatan

    641005200010 SMP Negeri 97 Jl. Galur Sari Raya
    641005200130 SMP BPL Jl. Kramat Asem Raya no. 54
    641005200140 SMP Sunan Giri Jl. Kramat Asem Raya
    641005200180 SMP Islam Terpadu Nurul Hikmah Jl. Kelapa Hijau RT. 006/014 No. 33

    Kelurahan Utan Kayu Utara

    641006200020 SMP Negeri 7 Jl. Balai Rayat Utan Kayu Utara
    641006200150 SMP Pembangunan Jl. Pengayoman III no. 95
    641006200160 SMP Tirta Sari Surya Jl. Nanas I Utan Kayu Utara
    641006200170 SMP Utama 1 Jl. Kayumanis Timur No. 43
    641006250030 SMP Negeri 7 Terbuka Jl. Balai Rayat Utan Kayu Utara


    http://www.disdikdki.net/news.php?tgl=2009-05-28&cat=9&id=79

    Daftar Nama, Alamat SMP di Jakarta Selatan
    Kamis, 28 Mei 2009, 01:13 WIB

    ————————————————————————–
    | NIS | Nama Sekolah SMP | Alamat |
    ————————————————————————–
    Kecamatan Jagakarsa.

    Kelurahan Cipedak

    630102200010 SMP Negeri 131 Jl. R.M. Kahfi II Sr. Sawah
    630102200020 SMP Negeri 253 Jl. Alang-Alang
    630102200120 SMP El-Syifa Jl. RM. Kahfi I Ciganjur
    630102200130 SMP Islam An Nuriyah Jl. Timbul No. 60

    Kelurahan Jagakarsa

    630103200030 SMP Negeri 166 Jl. Kedondong
    630103200040 SMP Negeri 175 Jl. Kebagusan Wates
    630103200050 SMP Negeri 254 Jl. Gandaria
    630103200140 SMP Yaperjasa Jl. Belimbing / Yaperjasa

    Kelurahan Lenteng Agung

    630104200060 SMP Negeri 98 Jl. Raya Depok
    630104200070 SMP Negeri 242 Jl. Lenteng Agung
    630104200150 SMP Islam YPS Jl. Raya Lenteng Agung
    630104200160 SMP YPM Jl. Raya Depok

    Kelurahan Srengseng Sawah

    630105200080 SMP Negeri 211 Jl. Srengseng Sawah
    630105200090 SMP Negeri 276 Jl. Srengseng Sawah
    630105200180 SMP Desa Putra Jl. Desa Putera
    630105200200 SMP Perguruan Rakyat I Jl. Yon Zikon 14
    630105200210 SMP PGRI 3 Jl. Yon Zikon 14
    630105200230 SMP Teladan Jl. Srengseng Sawah No. 74

    Kelurahan Tanjung Barat

    630106200100 SMP Negeri 239 Jl. Nangka
    630106200220 SMP Islam Taman Quraniyah Jl. Melati No. 100
    630106200260 SMP Jayakarta Jl. Nangka No. 17 T. Barat

    Kecamatan Pasar Minggu.

    Kelurahan Cilandak Timur

    630201200010 SMP Negeri 56 Jl. Jeruk Purut Cilandak Timur
    630201200100 SMP Al Hidayah I Jl. Cilandak KKO
    630201200110 SMP Borobudur Jl. Cilandak KKO
    630201200120 SMP Sumbangsih Jl. Ampera Raya

    Kelurahan Jati Padang

    630202200020 SMP Negeri 218 Jl. Menara Jati Padang
    630202200130 SMP Islam Assalam Jl. Sebret Pasar Minggu
    630202200140 SMP Strada Marga Mulia Jl. Raya Pejaten No. 34
    630202200150 SMP Suluh Jl. Raya Pasar Minggu
    630202200160 SMP Yaspika Jl. Jati Padang

    Kelurahan Pasar Minggu

    630204200170 SMP Bakti Tugas Jl. Komp. Bea Cukai PSM
    630204200180 SMP Bhayangkari II Jl. Ragunan No. 1
    630204200190 SMP Pasar Minggu Jl. Laktamurni
    630204200200 SMP Yasforbi Jl. AUP Jatipadang

    Kelurahan Pejaten Barat

    630205200030 SMP Negeri 107 Jl. Raya Pejaten barat
    630205200040 SMP Negeri 227 Jl. Mesjid Al Fajri
    630205200210 SMP Al Azhar II Jl. Siaga Raya Pejaten Bat.

    Kelurahan Pejaten Timur

    630206200050 SMP Negeri 163 Jl. Empan III
    630206200060 SMP Negeri 212 Jl. Benda Atas Jeruk Purut
    630206200070 SMP Negeri 46 Jl. Rukun Pejaten Timur
    630206200220 SMP Yapimda Jl. Swadaya I No. 49A

    Kelurahan Ragunan

    630207200080 SMP Negeri 41 Jl. Harsono RM Ragunan
    630207200230 SMP Bhayangkari III Jl. Komp. Polri Ragunan
    630207200240 SMP OR Jl. Komp. Ragunan
    630207250090 SMP Negeri 41 Terbuka Jl. Harsono RM. Ragunan

    Kecamatan Cilandak.

    Kelurahan Cilandak Barat

    630301200010 SMP Negeri 86 Jl. RS. Fatmawati Komp. BNI
    630301200080 SMP Al Hikmah Jl. Al-Barkah I No. 56 A
    630301200090 SMP Bakti Idhata Jl. Melati No. 25
    630301200100 SMP Cita Buana Jl. RS. Fatmawati No. 52
    630301200110 SMP Don Bosco Jl. Duta Indah/TB.Simatupang
    630301200120 SMP Yaspia Jl. Terogong III/25
    630301200250 SMP High/ Scope Indonesia Jl. TB. Simatupang No. 8
    630301250020 SMP Negeri 86 Terbuka Jl. RS. Fatmawati Komp. BNI

    Kelurahan Cipete Selatan

    630302200030 SMP Negeri 68 Jl. Cipete 3 No. 4
    630302200130 SMP Al Barkah Jl. H. Ali No. 37
    630302200140 SMP Cendrawasih I Jl. H. Abdul Madjid Dalam III
    630302200150 SMP Darul Ma’arif Jl. RS. Fatmawati No. 45
    630302200160 SMP Islam Al Ikhlas Jl. Cipete III 6-8
    630302200170 SMP Yapenka Jl. Cipete III No. 5

    Kelurahan Gandaria Selatan

    630303200180 SMP Pengudi Luhur Jl. H. Nawi No. 21

    Kelurahan Lebak Bulus

    630304200190 SMP Charitas Jl. Mawar Indah No. 75
    630304200200 SMP Keluarga Widuri Jl. Gunung Balong I / 2
    630304200230 SMP Al Hidayah Jl. Kana Lestari Blok K/1

    Kelurahan Pondok Labu

    630305200040 SMP Negeri 226 Jl. Kayu Kapur No. 2
    630305200050 SMP Negeri 37 Jl. Taman Wijaya Kusuma Raya
    630305200060 SMP Negeri 85 Jl. Margasatwa No. 8
    630305200070 SMP Negeri 96 Jl. Komp. Timah Pola
    630305200210 SMP Al Izhar Jl. RS. Fatmawati Kav.49
    630305200220 SMP PGRI 12 Jl. Pondok Labu I B No. 29
    630305200240 SMP Dharma Putra Nusantara 86 Jl. Pinang Raya No. 30
    630305200260 SMP Darussalam Cilandak Jl. H. Ipin No. 10

    Kecamatan Pesanggrahan.

    Kelurahan Bintaro

    630401200010 SMP Negeri 178 Jl. Mawar No. 6A Bintaro
    630401200080 SMP YPI Bintaro Jl. Rempos Raya Bintaro

    Kelurahan Pesanggrahan

    630402200020 SMP Negeri 177 Jl. Raya Kodam Bintaro Pes.
    630402200030 SMP Negeri 235 Jl. Pondok Indah Pesanggrahan
    630402200090 SMP Al-Ikhsan Jl. Pesanggrahan Indah
    630402200100 SMP Bina Kusuma Jl. Merpati Raya No. 38
    630402200110 SMP Strada Bakti Utama Jl. Bromo Pesanggrahan

    Kelurahan Petukangan Selatan

    630403200040 SMP Negeri 110 Jl. Kemajuan Pet. Sel.
    630403200120 SMP Islam Al Hikmah Jl. Kemajuan No. 55 Pet. Sel.
    630403200130 SMP Tri Mulia Jl. H. Adam Malik No. 1

    Kelurahan Petukangan Utara

    630404200050 SMP Negeri 245 Jl. H. Muchtar Raya Pet. Ut.
    630404200060 SMP Negeri 267 Jl. Mairin Swadaya Raya
    630404200140 SMP 10 November Jl. Mesjid Darul Fallah No. 21
    630404200150 SMP Bina Putra Bangsa Jl. Palem raya No. 21 Pet. Ut.
    630404200160 SMP Darul Muttaqien Jl. Kesan Nisin Pet. Ut.
    630404200170 SMP Puspita Persada Jl. SMU 63 Pet. Ut.
    630404200180 SMP Putra Satria Jl. Ciledug Raya No. 16 Pet.Ut.
    630404250070 SMP Negeri 267 Terbuka Jl. Mairin Swadaya Raya

    Kelurahan Ulujami

    630405200190 SMP Perwira Jakarta Jl. H. Dilun No. 4 Ulujami

    Kecamatan Kebayoran Lama.

    Kelurahan Cipulir

    630501200010 SMP Negeri 48 Jl. Raya Keb. Lama No. 192
    630501200110 SMP Hangtuah 2 Jl. Ciledug Raya Komp. Seskoal
    630501200120 SMP Muhammadiyah 35 Jl. Panjang Cidodol
    630501250020 SMP Negeri 48 Terbuka Jl. Raya Keb. Lama No. 192

    Kelurahan Grogol Selatan

    630502200030 SMP Negeri 153 Jl. Panjang Cidodol
    630502200040 SMP Negeri 66 Jl. Masjid Annur Kb. Lama
    630502200130 SMP Harnasto Institut Jl. Cidodol Raya No. 40
    630502200140 SMP Surya Dharma Jl. Taopekong No. 26

    Kelurahan Grogol Utara

    630503200050 SMP Negeri 16 Jl. Palmerah Barat 59
    630503200060 SMP Negeri 185 Jl. Kemandoran I Grogol Utara
    630503200150 SMP Al Azhar Jl. Pulo Melati No. 3
    630503200160 SMP Islam Al Ikhlas Jl. Masjid 88 Petukangan
    630503200170 SMP Tarakanita III Jl. Juraganan Grogol Utara

    Kelurahan Kebayoran Lama Selatan

    630504200070 SMP Negeri 164 Jl. Darma Putra raya 10
    630504200180 SMP Makarya Jl. Ciputat Raya
    630504200190 SMP Muhammadiyah 8 Jl. Bendi Raya Kebayoran Lama
    630504200200 SMP YPUI Jl. Praja I No. 8
    630504200210 SMP YY Pendidikan Mulia Jl. Pupan No. 29 Pond. Pinang
    630504200320 SMP Lentera Kasih Internasional Jl. Sultan Iskandar Muda No. 98

    Kelurahan Kebayoran Lama Utara

    630505200080 SMP Negeri 161 Jl. Delman Kecana II
    630505200090 SMP Negeri 31 Jl. Peninggaran Barat III
    630505200220 SMP Al Fajar Jl. Ateri Keb. Lama No. 32
    630505200230 SMP Dewi Sartika Jl. KH. Mas’ud No. 7 Keb. Lama
    630505200240 SMP Tirta Yasa Jl. Bintaro Raya No. 11

    Kelurahan Pondok Pinang

    630506200100 SMP Negeri 87 Jl. Ciputat Raya Pond. Pinang
    630506200250 SMP Bakti Mulya 400 Jl. Gedung Pinang No. 1
    630506200260 SMP Fatahilah Jl. Ciputat Raya No. 5
    630506200270 SMP Islam Harapan Ibu Jl. H. Banan Pondok Pinang
    630506200280 SMP Ora Et Labora Jl. Gedung Hijau 1 PI
    630506200290 SMP Pelita Harapan Jl. Pupan No. 29 Pond. Pinang
    630506200300 SMP Tirta Marta Jl. Sekolah Kencana VI
    630506200310 SMP Yanusa Jl. H. Saikin No.15 Pdk. Pinang

    Kecamatan Kebayoran Baru.

    Kelurahan Cipete Utara

    630601200010 SMP Negeri 250 Jakarta Jl. Kh. Moh. Na’im III

    Kelurahan Gandaria Utara

    630602200020 SMP Negeri 240 Jl. H. Raya No. 16 B
    630602200080 SMP Ariyasa Jl. H. Salim III/7
    630602200090 SMP Dwi Jaya I Jl. Dwi Jaya No. 22
    630602200100 SMP YPMU Jl. Masjid Darusalam

    Kelurahan Gunung

    630603200030 SMP Negeri 11 Jl. Kerinci VII, Blok E
    630603200040 SMP Negeri 19 Jl. Bumi Blok E No. 21
    630603200050 SMP Negeri 29 Jl. Bumi Blok E
    630603200110 SMP Triguna Jl. Hang Lekia

    Kelurahan Kramat Pela

    630604200120 SMP Lab. School Kebayoran Jl. H. Achmad Dahlan
    630604200130 SMP Muhammadiyah 9 Jl. Limau I, II, III
    630604200140 SMP Tarakanita 5 Jl. Barito II No.2

    Kelurahan Melawai

    630608200060 SMP Negeri 12 Jl. Wijaya Ix / 50
    630608200070 SMP Negeri 13 l. Tirtayasa Raya No.1
    630608200150 SMP Islam Al Kholidin Jl. Wijaya I Blok O
    630608200160 SMP PSKD IV Jl. Panglima Polim II/5
    630608200170 SMP Purnama Jl. Tirtayasa V

    Kelurahan Petogongan

    630609200190 SMP Budi Waluyo Jl. Cisanggiri III No.15
    630609200200 SMP Tarakanita 1 Jl. Wolter Monginsidi 118

    Kelurahan Pulo

    630605200210 SMP BKUI Jl. Jembatan Selatan

    Kelurahan Selong

    630607200220 SMP Islam Al Azhar I Jl. Sisingamangaraja

    Kecamatan Mampang Prapatan.

    Kelurahan Bangka

    630701200010 SMP Negeri 124 Jl. Kemang Timur I/5
    630701200140 SMP I Al Azhar Syifa Budi Jl. Kemang Raya No. 7

    Kelurahan Kuningan Barat

    630702200060 SMP Waqfiyah Jl. Kapt.Tendean No.9

    Kelurahan Mampang Prapatan

    630703200020 SMP Negeri 43 Jl. Kapt.P.Tendean
    630703200070 SMP Al Falah Jl. Mampang Prapatan I

    Kelurahan Pela Mampang

    630704200030 SMP Negeri 141 Jl. Pondok Jaya VIII/15
    630704200080 SMP Al-Hikmah Jl. Bangka II/ 24
    630704200090 SMP Delima Jl. Bangka XI C/ 9B
    630704200100 SMP Dharma Satria Jl. Komp.Polri Pd.Karya
    630704200110 SMP Palapa Jl. Bangka III No.3
    630704200130 SMP Islam Andalus Jl. Bangka II C No. 32
    630704250150 SMP Negeri 141 Terbuka Jl. Pondok Jaya VIII/15B

    Kelurahan Tegal Parang

    630705200040 SMP Negeri 104 Jl. Mampang Prapatan XIII
    630705200050 SMP Negeri 247 Jl. Mampang Prapatan XIII
    630705200120 SMP 28 Oktober 1928 Jl. Buncit VIII

    Kecamatan Pancoran.

    Kelurahan Cikoko

    630801200010 SMP Negeri 155 Jl. Cikoko Barat IV

    Kelurahan Duren Tiga

    630802200020 SMP Negeri 238 Jl. Kalibata VI No. 2

    Kelurahan Kalibata

    630803200030 SMP Negeri 182 Jl. Kalibata Timur Empang Tiga
    630803200050 SMP Sultan Hasanuddin Jl. Buncit Raya KB

    Kelurahan Pengadegan

    630805200040 SMP Negeri 154 Jl. Pengadengan Brt XIII No. 46

    Kecamatan Tebet.

    Kelurahan Bukit Duri

    630901200070 SMP Perguruan Rakyat 02 Jl. Kampung Melayu Kecil I

    Kelurahan Kebon Baru

    630902200010 SMP Negeri 265 Jl. Asem Baris II/10
    630902200080 SMP Muttaqien Jl. Asem Baris Raya No. 5

    Kelurahan Manggarai

    630903200020 SMP Negeri 3 Jl. Manggarai Utara IV/6
    630903200030 SMP Negeri 33 Jl. Menara Air I
    630903200090 SMP YWKA I Jl. Menara Air

    Kelurahan Manggarai Selatan

    630904200100 SMP As-syafi’iyah 02 Jl. Manggis Balimatraman

    Kelurahan Menteng Dalam

    630905200040 SMP Negeri 15 Jl. Prof. Supomo Menteng
    630905200110 SMP YPI Al Bayan Jl. Rasamala 7 No. 26
    630905200120 SMP Asisi Jl. H. Ramli Menteng Dalam
    630905200130 SMP Yasda Jl. HR. Rasuna Said Patra X
    630905200140 SMP Yasporbi I Jl. Komp. BI Pancoran

    Kelurahan Tebet Barat

    630906200150 SMP 17 Agustus 45 Jl. Tebet Dalam 3a
    630906200160 SMP Adik Irma Jl. Tebet Barat IV Rawabilal
    630906200200 SMP Madina Islamic School Tebet Dalam 1V/1

    Kelurahan Tebet Timur

    630907200050 SMP Negeri 73 Jl. Tebet Timur I/F/14A
    630907200060 SMP Negeri 115 Jl. Tebet Utara III
    630907200170 SMP 10 PGRI Jl. Tebet Timur D II G
    630907200180 SMP Muhammadiyah 10 Jl. Tebet Timur Raya 565
    630907200190 SMP Muhammadiyah 36 Jl. Tebet Timur 2 No. 35

    Kecamatan Setia Budi.

    Kelurahan Guntur

    631001200010 SMP Negeri 57 Jl. Halimun No. 2B

    Kelurahan Karet

    631002200050 SMP Mubasysyrin Jl. Karet Belakang V No. 1

    Kelurahan Karet Kuningan

    631003200060 SMP Pelita Hati Jl. Prof. Dr. Satrio No. 235

    Kelurahan Kuningan Timur

    631004200070 SMP Islam At-Taufiq JL. Perintis No. 10
    631004200080 SMP Islam RPI Jl. HR. Rasuna Said Kav. X2-2

    Kelurahan Menteng Atas

    631005200020 SMP Negeri 145 Jl. Menteng Pulo Ujung
    631005200030 SMP Negeri 67 Jl. Mingkabau Dalam
    631005200090 SMP Ar-Rahman Jl. Dr. Saharjo No. 100

    Kelurahan Pasar Manggis

    631006200100 SMP Trisula Perwari I Jakarta Jl. Pariyaman
    631006200110 SMP Yaspen Jl. Menteng Wedas Tgh No. 30
    631006200130 SMP YPRI Jl. Menteng Wadas I/13

    Kelurahan Setia Budi

    631007200040 SMP Negeri 58 Jl. Setiabudi Barat 8K
    631007200140 SMP Pattimura I Jl. Setiabudi Timur


    http://www.disdikdki.net/news.php?tgl=2009-05-28&cat=9&id=82

    Daftar Nama, Alamat SMP di Jakarta Pusat
    Kamis, 28 Mei 2009, 01:17 WIB

    ————————————————————————–
    | NIS | Nama Sekolah SMP | Alamat |
    ————————————————————————–
    Kecamatan Tanah Abang.

    Kelurahan Bendungan Hilir

    600101200010 SMP Negeri 40 Jl. Danau Limboto No. 14

    Kelurahan Kampung Bali

    600103200020 SMP Negeri 273 Jl. Kampung Bali 24/I
    600103200060 SMP Hati Suci Jl. Hati Suci No. 2
    600103200070 SMP PSKD 7 Jl. Taman Kebon Sirih III/46A

    Kelurahan Karet Tengsin

    600104200030 SMP Negeri 38 Jl. H. Abdul Latif No. 14
    600104200040 SMP Negeri 181 Jl. Masjid I

    Kelurahan Kebon Kacang

    600105200080 SMP Islam Al-Ihsan Jl. Kebon Kacang IX No. 57
    600105200090 SMP Said Na’um Jl. KH. Mas Mansyur No. 25
    600105200100 SMP Jamiat Kheir Jl. Kebon Kacang 41/ 19

    Kelurahan Kebon Melati

    600106200050 SMP Negeri 70 Jl. H. Awaludin IV
    600106200110 SMP 1945 Jl. H. Awaludin I/23
    600106200120 SMP Muhammadiyah 6 Jl. KH. Mas Mansyur No. 65

    Kelurahan Petamburan

    600107200140 SMP An Nur Jl. Ks. Tubun Raya No. 29
    600107200150 SMP Bethel Jl. Ks. Tubun No. 253
    600107200170 SMP PGRI 17 Jl. Petamburan II No. 67
    600107200180 SMP Strada Pelita Jl. Petamburan V No. 67
    600107200190 SMP 1908 Jl. Petamburan III No. 41

    Kecamatan Menteng.

    Kelurahan Cikini

    600201200010 SMP Negeri 1 Jl. Cikini Raya No. 87
    600201200050 SMP Al Ma’Mur Jl. Raden Saleh Raya No. 30
    600201200060 SMP Perguruan Cikini Jl. Cikini Raya 74-76

    Kelurahan Gondangdia

    600202200070 SMP Advent III Jl. Sawo No. 27
    600202200080 SMP St. Bellarminus Jl. Lombok No. 58
    600202200090 SMP PSKD Mandiri Jl. Ratulangi No. 5
    600202200100 SMP Santa Theresia Jl. H. Agus Salim No. 75
    600202200160 SMP Kris Jl. Dr. Sam Ratulangi 26/28

    Kelurahan Kebon Sirih

    600203200020 SMP Negeri 18 Jl. Menteng No. 3
    600203200110 SMP Kanisius Jl. Menteng Raya 64

    Kelurahan Menteng

    600204200030 SMP Negeri 8 Jl. Pegangsaan Barat No. 1
    600204200040 SMP Negeri 280 Jl. Cilacap No. 5
    600204200120 SMP Layola Jl. Latuharhary, S.H No. 14
    600204200130 SMP Yapermas Jl. Anyer No. 7

    Kelurahan Pegangsaan

    600205200140 SMP Dwisaka Jl. Tambak No. 32
    600205200150 SMP Taman Siswa Jl. Matraman Calam II

    Kecamatan Senen.

    Kelurahan Bungur

    600301200030 SMP Islam Meranti Jl. Kali Baru Timur V/13
    600301200040 SMP Muhammadiyah 13 Jl. Kali Baru Barat 52 D
    600301200050 SMP Yon Angmor Jl. Tanah Tinggi Barat 5

    Kelurahan Kenari

    600302200010 SMP Negeri 216 Jl. Salemba Raya No. 18
    600302200060 SMP K3 BPK Penabur Jl. Diponegoro No. 78
    600302200070 SMP St. Yoseph Jl. Kramat Raya No. 134
    600302250020 SMP Negeri 216 Terbuka Jl. Salemba Raya No. 18

    Kelurahan Kramat

    600303200080 SMP Advent I Jakarta Jl. Kramat Pulo No. 16
    600303200090 SMP Muhammadiyah 3 Jl. Kramat Raya No. 49
    600303200100 SMP St. Fransiskus I Jl. Kramat Raya No. 67

    Kelurahan Paseban

    600305200110 SMP Advent Salemba Jl. Salemba Raya No. 47
    600305200120 SMP Muhammadiyah 16 Jl. Kramat Sawah Baru 254
    600305200130 SMP Trisula 2 Jl. Salemba Tengah No. 9

    Kelurahan Senen

    600306200150 SMP PSKD 1 Jl. Prapatan No. 26

    Kecamatan Johar Baru.

    Kelurahan Johar Baru

    600402200010 SMP Negeri 2 Jl. Mardani Raya
    600402200020 SMP Negeri 28 Jl. Mardani Raya No.17
    600402200030 SMP Negeri 76 Jl. Percetakan Negara II
    600402200040 SMP Negeri 156 Jl. Kramat Pulo Gundul
    600402200050 SMP Islam Al Jihad Jl. Kramat Jaya Baru
    600402200060 SMP Islam Miftahusadah Jl. Mardani Raya No. 37
    600402200070 SMP Paskalis I Jl. Kresna No. 22
    600402200080 SMP PGRI 22 Jl. Percetakan Negara II
    600402200080 SMP YWPM Jl. Tanah Tinggi IV/5
    600402200090 SMP PGRI 25 Jl. Mardani Raya No. 12A
    600402200100 SMP Umum Jl. Kramat Jaya Baru I/1

    Kelurahan Tanah Tinggi

    600404200120 SMP Dwi Kora Jl. Kramat Pulo Gundul 3

    Kecamatan Cempaka Putih.

    Kelurahan Cempaka Putih Barat

    600501200010 SMP Negeri 137 Jl. Cemp. Putih Barat No. 15
    600501200060 SMP Cempaka Jl. Cemp. Putih Barat 21
    600501200070 SMP Dharma Bakti Jl. Madani Raya No. 7
    600501200080 SMP Gajah Mada Jl. Madani Raya
    600501200090 SMP Melania II Jl. Percetakan Negara No. 31
    600501200100 SMP Perguruan Kesatria Jl. Percetakan Negara 232

    Kelurahan Cempaka Putih Timur

    600502200020 SMP Negeri 47 Jl. Rawasari Timur
    600502200030 SMP Negeri 71 Jl. Komp. Pend. Rawa Kerbau
    600502200040 SMP Negeri 77 Jl. Cemp. Putih Tengah XVIII

    Kelurahan Rawa Sari

    600503200050 SMP Negeri 118 Jl. Pramukasari I
    600503200110 SMP K. Bethany I/ Nasional Anglo Jl. Rawasari Selatan 10 X
    600503200120 SMP Taman Siswa Jl. Percetakan Negara VIII

    Kecamatan Kemayoran.

    Kelurahan Cempaka Baru

    600601200010 SMP Negeri 119 Jl. Harapan Jaya No. 9
    600601200020 SMP Negeri 183 Jl. Cempaka Baru VII
    600601200100 SMP Jakarta 2 Jl. Cempaka Baru Tengah
    600601200110 SMP Pembangunan Jl. Siaga

    Kelurahan Gunung Sahari Selatan

    600602200030 SMP Negeri 93 Jl. Gunung Sahari Raya No. 81
    600602200070 SMP Kristen Baptis Jl. Gunung Sahari VI/ 36
    600602200120 SMP Kristen Kanaan Jl. Kran Raya No. 7
    600602200130 SMP Muhammadiyah 2 Jl. Garuda No. 33
    600602200140 SMP Saint John Jl. Bungur Besar 84
    600602200150 SMP Strada Mardi Utama 2 Jl. Gunung Saharo 88
    600602200160 SMP Taman Siswa Jl. Garuda No. 25
    600602200170 SMP Van Lith Jl. Gunung Sahari No. 91

    Kelurahan Harapan Mulia

    600603200040 SMP Negeri 269 Jl. Harapan Mulia
    600603200050 SMP Negeri 78 Jl. Perunggi No. 56
    600603200180 SMP Muhammadiyah 27 Jl. Cempaka Wangi II

    Kelurahan Kebon Kosong

    600604200060 SMP Negeri 79 Jl. Kemayoran Gempol Galindra
    600604200190 SMP Budhi Cisva Jl. Dakota V No. 22
    600604200200 SMP PGRI 38 Jl. Ketapang Baru II
    600604200210 SMP Universal JL.Ruas Blok D.6 No 2

    Kelurahan Serdang

    600606200070 SMP Negeri 59 Jl. Bendungan Jago No. 40

    Kelurahan Sumur Batu

    600607200080 SMP Negeri 10 Jl. Sumur Batu
    600607200090 SMP Negeri 228 Jl. Sumur Baru Raya No. 6
    600607200220 SMP Paskalis 3 Jl. Ranjau 13
    600607200230 SMP Yapenka 1 Jl. Mutiara No. 1

    Kelurahan Utan Panjang

    600608200240 SMP Kartini 2 Jl. Kalibaru Timur V/1

    Kecamatan Sawah Besar.

    Kelurahan Gunung Sahari Utara

    600701200050 SMP At-Taqwa Jl. Rawajati Selatan VI No. 18
    600701200060 SMP Mahatma Gandhi Jl. Tabing Blok B 16 No. 3
    600701200070 SMP Kristen Baptis Jl. Gunung Sahari VI No. 36
    600701200100 SMP Triwibawa Jl. Rajawali Selatan I/ 30
    600701200200 SMP Halleluyah Jl. Industri I No. 34-35
    600701200210 SMP K. Tunas Bangsa II Jl. Gunung Sahari XI Blok B/17A

    Kelurahan Karang Anyar

    600702200010 SMP Negeri 17 Jl. Karang Anyar IX / 14
    600702200020 SMP Negeri 64 Jl. Karang Anyar 9/14
    600702200110 SMP Islam Manhalunnasyiin Jl. Dwi Warna II No. 5
    600702200120 SMP Kristen Nazarene Jl. Karang Anyar Utara No. 4

    Kelurahan Mangga Dua Selatan

    600704200130 SMP Budi Mulia Jl. Mangga Besar Raya No. 135

    Kelurahan Pasar Baru

    600705200030 SMP Negeri 4 Jl. Perwira No. 10-11
    600705200040 SMP Negeri 5 Jl. DR. Sutomo No. 5
    600705200140 SMP Kristen Anugerah Jl. Kartini Raya No. 11
    600705200150 SMP Kristen I BPK Penabur Jl. Pintu Air Raya No. 11
    600705200160 SMP Kristen Karunia Jl. Kartini Raya No. 10 A
    600705200180 SMP Santa Ursula Jl. Pos No. 2 Pasar Baru
    600705200190 SMP Santo Yoseph Jl. Dwi Warna II Raya No. 1-3

    Kecamatan Gambir.

    Kelurahan Cideng

    600801200010 SMP Negeri 60 Jl.Sangihe No. 26
    600801200050 SMP GIKI 5 Jl.Cilamaya No. 1

    Kelurahan Duri Pulo

    600802200060 SMP PGRI 32 Jl.Setiakawan III/25
    600802200070 SMP ST. Paulus Jl.Setiakawan Raya No.39

    Kelurahan Kebon Kelapa

    600804200080 SMP K. Bethanie Jl.Pintu Air II / 4 – 6
    600804200090 SMP Santa Maria Jl.Ir.H.Juanda No. 29

    Kelurahan Petojo Selatan

    600805200020 SMP Negeri 94 Jl.Tanah Abang V/29
    600805200100 SMP Muhammadiyah 11 Jl.Petojo Sabangan VII 13-15

    Kelurahan Petojo Utara

    600806200030 SMP Negeri 39 Jl.Gajah Mada No. 3 – 5
    600806200040 SMP Negeri 72 Jl.Petojo Binatu No. 2
    600806200110 SMP AL. Irsyad Jl.KH.Hasyim Ashari No.27
    600806200120 SMP Bunda Mulia Jl.AM Sangaji
    600806200130 SMP K. Ketapang Jl.KH.Zainul Arifin No.9
    600806200140 SMP K.2 Penabur Jl.Pembangunan III/1 A
    600806200150 SMP Kristen Triana Jl.KH.Hasyim Ashari No.54
    600806200160 SMP Swasta Tarsisius 1 Jl.KH.Hasyim Ashari No.26
    600806200170 SMP YP IPPI Petojo Jl.Petojo Barat III/2
    600806200180 SMP YPRI Jl.Petojo Binatu No.2


    http://www.disdikdki.net/news.php?tgl=2009-05-28&cat=9&id=81

    Daftar Nama, Alamat SMP di Jakarta Utara
    Kamis, 28 Mei 2009, 01:16 WIB

    ————————————————————————–
    | NIS | Nama Sekolah SMP | Alamat |
    ————————————————————————–
    Kecamatan Penjaringan.

    Kelurahan Kamal Muara

    610101200010 SMP Negeri 120 Jl. Kamal Muara Raya No. 9

    Kelurahan Kapuk Muara

    610102200020 SMP Negeri 122 Jl. SMP 122 No. 26
    610102200070 SMP Al-Mutaqin Jl. Kapuk Muara Rt. 010/04
    610102200090 SMP Candra Kusuma Jl. Vikamas Sel. V Blok H4/1

    Kelurahan Pejagalan

    610103200030 SMP Negeri 112 Jl. Al Telik Gong Pejagalan
    610103200100 SMP Budhidaya Jl. Biadara Raya No. 36
    610103200110 SMP Darma Satria Jl. Komp. Teluk Indah Blk Q/24
    610103200120 SMP Dharma Suci Jl. Komp. Pluit Mas Blok F/1-5
    610103200130 SMP Harapan Zaman Jl. Teluk Gong Raya No. 6
    610103200140 SMP K. Yusuf Jl. Arwana II No. 16 Jemb. II
    610103200150 SMP Methodist Jl. Terusan Bandengan Utara No. 91
    610103200160 SMP Nazaret Jl. Jembatan II Blok H/29
    610103200170 SMP Permata Indah Jl. Kampung Gusti Blok A/1
    610103200190 SMP Pusaka Abadi Jl. V No. 26-28 Teluk Gong
    610103200200 SMP Stella Maris Jl. Lele Blok A1 Teluk Gong
    610103200320 SMP Budi Agung Jl. Terusan Bandengan Utara No. 95

    Kelurahan Penjaringan

    610104200040 SMP Negeri 21 Jl. Bandengan Utara 80
    610104200180 SMP Pluit Raya Jl. Jembatan 3 No. 1
    610104200220 SMP Genesareth Jl. Bandengan Utara 40 D
    610104200240 SMP Wijaya Kusuma Jl. Bandengan Utara 80

    Kelurahan Pluit

    610105200050 SMP Negeri 261 Jl. Muara Angke Pluit
    610105200250 SMP Diakonia Jl. Pluit Timur Komp. PLN
    610105200260 SMP IPEKA Pluit Jl. Pluit Timur Blok B1
    610105200270 SMP K. Penabur Jl. Muara Karang Blok 23S
    610105200280 SMP Nurul Islam Jl. Tanah Pasir No. 64
    610105200290 SMP Permai Jl. Pluit Karang Brt Blok O-IV
    610105200300 SMP Saint Nicolas Jl. Pluit Karang Ayu II Blok JIU/31
    610105200310 SMP Tarakanita 2 Jl. Taman Pluit Barat No. 1
    610105250060 SMP Negeri 261 Terbuka Jl. Muara Angke Pluit

    Kecamatan Pademangan.

    Kelurahan Ancol

    610201200010 SMP Negeri 113 Jl. Kampung Bandan
    610201200050 SMP Fatahillah Jl. Lodan Dalam II
    610201200060 SMP Gandhi Jl. Pangandaran I Blo B-4

    Kelurahan Pademangan Barat

    610202200070 SMP Fajar Indah Jl. Waspada Raya No. 20
    610202200080 SMP Sejahtera Jl. Ampera Besar No. 18
    610202200090 SMP Yakpi I DKI Jaya Jl. Hidup Baru No. 260

    Kelurahan Pademangan Timur

    610203200020 SMP Negeri 23 Jl. Pademangan Timur VI
    610203200030 SMP Negeri 34 Jl. Pademangan VII
    610203200040 SMP Negeri 42 Jl. Pademangan III
    610203200100 SMP Dharma Khalsa Jl. Pademangan V Gg. 12
    610203200110 SMP K. Harapan Mulia Jl. Pademangan V Ujung
    610203200120 SMP Santa Cicilia 2 Jl. Pademangan II No. 23
    610203200130 SMP Santo Lukas I Jl. Pademangan I No. 18
    610203200140 SMP St. Maria Della Strada Jl. Pademangan II No. 1

    Kecamatan Tanjung Priok.

    Kelurahan Kebon Bawang

    610301200100 SMP Bethel Jl. Swasembada Timur XI/36
    610301200110 SMP Darma Putra Jl. Swasembada Barat X/92
    610301200120 SMP Mutiara I Jl. Kom. Yos Sudarso VI. II
    610301200130 SMP Nurul Iman Jl. Lagoa Kanal Komp. ABRI
    610301200140 SMP Perintis Nasional Jl. Swasembada Timur X/2
    610301200160 SMP Wiyata Mandala Jl. Swasembada Timur XII/46
    610301200170 SMP Yapenda Jl. Swasembada Timur V/II

    Kelurahan Papanggo

    610302200010 SMP Negeri 129 Jl. Warakas VI
    610302200180 SMP Al-Jihad Jl. Jihad Papanggo
    610302200190 SMP Bangun Jl. Lanji No. 2
    610302200210 SMP Padindi Jl. Papanggo II/70

    Kelurahan Sungai Bambu

    610303200020 SMP Negeri 95 Jl. Ganggeng III No. 3
    610303200220 SMP Barunawati II Jl. Ganggeng III No. 3
    610303200230 SMP Dewantara Jl. Jati No.11
    610303200250 SMP Gidion Jl. Gadang No. 77
    610303200260 SMP Gunung Jati Jl. Sungai Bambu IV/35
    610303200270 SMP Kencana Jl. Sungai Bambu Pool No. 42
    610303200280 SMP Remaja Jl. Budi Jaya I-3
    610303200290 SMP Strada FX-I Jl. Gadang No. 81
    610303200300 SMP Taman Pusaka Jl. Gembira II 55-57
    610303200310 SMP Yasmu Jl. Gadang No. 83-85

    Kelurahan Sunter Agung

    610304200030 SMP Negeri 65 Jl. Metro Kencana Raya Sunter
    610304200040 SMP Negeri 116 Jl. Permai Raya Sunter
    610304200050 SMP Negeri 140 Jl. Komp. Sekneg Blok A.
    610304200060 SMP Negeri 221 Jl. Sunter Raya Selatan
    610304200070 SMP Negeri 282 Jl. Taman Nyiur
    610304200330 SMP Darma Budi Bakti Jl. Agung Tengah VII
    610304200340 SMP Jubilee Jl. Sunter Muara Blok A
    610304200350 SMP K. Ipeka Sunter Jl. Agung Permai 15 Blok C
    610304200370 SMP Katolik St. Paulus Jl. Danau Agung 13 / E
    610304200380 SMP Nurul Huda Jl. Ancol Selatan II/148
    610304200390 SMP St. Cicilia I Jl. Ancol Selatan II/17
    610304200400 SMP St. Lukas II Jl. Baru Ancol Selatan II
    610304200410 SMP Tunas Bangsa Jl. Sunter Garden Blok E.7
    610304200420 SMP Yambi Jl. Teratai R.S. Ancol No. 29

    Kelurahan Sunter Jaya

    610305200080 SMP Negeri 152 Jl. Sunter Jaya IV
    610305200430 SMP Al Islamiyah Jl. Al Barkah No. 16
    610305200440 SMP Caroline Jl. Sunter Mas Barat No. 1
    610305200450 SMP Gita Kirti 2 Jl. Sunter Jaya IV
    610305200460 SMP Sunter Mulia Jl. Hj. Amsir No. 10

    Kelurahan Tanjung Priok

    610306200090 SMP Negeri 55 Jl. Bahari IV
    610306200480 SMP Muhammadiyah 21 Jl. Bahari II No. 68
    610306200490 SMP Pusaka Nusatara Jl. Edam II No. 17
    610306200500 SMP Yanindo Jl. Martadinata No. 4

    Kelurahan Warakas

    610307200510 SMP Cokroaminoto Jl. Warakas IV Gg. 18 No. 35
    610307200520 SMP Jayakarta Jl. Warakas I Gg. V No. 2
    610307200530 SMP Mekar Tanjung Jl. Warakas VII No. 46
    610307200540 SMP Mutiara II Jl. Warakas Raya No. 3-4

    Kecamatan Koja.

    Kelurahan Koja

    610401200110 SMP Suraya Jl. Yos Sudarso Lorong 100

    Kelurahan Lagoa

    610402200010 SMP Negeri 84 Jl. Semangka No. 1
    610402200020 SMP Negeri 279 Jl. Mahoni No. 44
    610402200120 SMP Al-Irsyad Al-Islamiyah Jl. Mindi Raya No. 29
    610402200130 SMP Al-Khairiyah I Jl. Mindi No. 2
    610402200140 SMP Al-Khairiyah II Jl. Mindi No. 2
    610402200150 SMP Ar Ruadhah Jl. Cemara Blok I No. 79
    610402200160 SMP Hasanddin I Jl. Rawa Badak I No. 79-81
    610402200170 SMP Karya Bahari Jl. Mindi No. 36
    610402200180 SMP Lagoa Jl. Lagoa III No. 1-3-5
    610402200190 SMP Keluarga Kusuma Marsudirini Jl. Kramat Jaya No. 1B
    610402200210 SMP Nusantara Jl. Kramat Jaya Gg. 8
    610402200220 SMP Tanjung Priok Jl. Mangga No. 3
    610402200230 SMP Yamifsa Jl. Maja No. 40
    610402200240 SMP Yapensori Jl. Maja No. 53 A

    Kelurahan Rawa Badak Selatan

    610403200030 SMP Negeri 151 Jl. Kemudi Komp. Perumpel II

    Kelurahan Rawa Badak Utara

    610404200040 SMP Negeri 30 Jl. Anggrek No. 4
    610404200050 SMP Negeri 173 Jl. Alur Laut No. 57
    610404200060 SMP Negeri 277 Jl. Sindang Terusan No. 34 A
    610404200250 SMP Advent Anggrek Jl. Anggrek No. 17
    610404200260 SMP Barunawati III Jl. Anjungan No. 14
    610404250070 SMP Negeri 30 Terbuka Jl. Anggrek No. 4

    Kelurahan Tugu Selatan

    610405200080 SMP Negeri 121 Jl. Balai Rakyat
    610405200090 SMP Negeri 136 Jl. Bendungan Melayu No. 80
    610405200280 SMP Fikri Jl. Bendung Melayu

    Kelurahan Tugu Utara

    610406200100 SMP Negeri 114 Jl. H.M. Darpi Plum. Semper
    610406200290 SMP Bina Nusa Bangsa Jl. Bhayangkara
    610406200300 SMP Muhammadiyah 14 Jl. H. Mutado No. 2A
    610406200310 SMP Sejahtera Jl. Walang Baru VI
    610406200320 SMP Strada FX. II Jl. Bhayangkara No. 38
    610406200330 SMP Unwanus Saadah Jl. Plumpang Semper No. 3
    610406200340 SMP Yusha Jl. Mawar Luar No. 1

    Kecamatan Kelapa Gading.

    Kelurahan Kelapa Gading Barat

    610501200060 SMP Hang Tuah 3 Jl. Teguh Raya Komp TNI AL
    610501200110 SMP Kristen 4 BPK Penabur Jl. Hibrida Raya Blok QF 10

    Kelurahan Kelapa Gading Timur

    610502200010 SMP Negeri 123 Jl. Kelapa Gading I PT.HII
    610502200090 SMP Tunas Gading Jl. Gading Putih Raya P2
    610502200120 SMP Lidia Jl. Biru Laut Timur No. 20

    Kelurahan Pegangsaan Dua

    610503200020 SMP Negeri 170 Jl. Kepu Pegangsaan Dua
    610503200030 SMP Negeri 270 Jl. Kompi Udin Rt. 001/01
    610503200040 SMP Al-Azhar Jl. Raya Boulevard Gading Timur
    610503200100 SMP Bahariwan 45 Jl. Raya Perintis Kemerdekaan
    610503200130 SMP Mawar Saron Jl. Hibrida

    Kecamatan Cilincing.

    Kelurahan Cilincing

    610601200010 SMP Negeri 143 Jl. Cilincing Bakti IX
    610601200020 SMP Negeri 244 Jl. Cilincing Bakti VI
    610601200030 SMP Negeri 266 Jl. Cilincing Bakti VI
    610601200090 SMP Muha Prajna Jl. Cilincing Lama
    610601200100 SMP Pelita Baru Jl. Kelapa Dua Cilincing.
    610601200110 SMP Syahid I Jl. Bakti No. 27

    Kelurahan Kali Baru

    610602200040 SMP Negeri 53 Jl. Tanah Merdeka 33
    610602200140 SMP Terpadu Jl. Kalibaru Barat/12
    610602200310 SMP Al Islamiah Jl. Baru Kosambi

    Kelurahan Marunda

    610603200050 SMP Negeri 162 Jl. Marunda Baru IV No. 1
    610603250060 SMP Negeri 162 Terbuka Jl. Marunda Baru

    Kelurahan Rorotan

    610604200070 SMP Negeri 200 Jl. Rorotan IX No. 2
    610604200150 SMP Al Wathoniyah Jl. Rorotan XII
    610604200160 SMP Darussa’adah Jl. Kosambi I

    Kelurahan Semper Barat

    610605200080 SMP Negeri 231 Jl. Raya Tugu Semper
    610605200170 SMP At Taqwa Jl. Dukuh Timur
    610605200190 SMP Nurul Falah Jl. Dewa Kembar
    610605200210 SMP Sari Putra Jl. Kebon Baru
    610605200220 SMP Yaspi Jl. Komp. Kebersihan

    Kelurahan Semper Timur

    610606200230 SMP At-Taufiq Jl. Kebantenan I No. 1
    610606200250 SMP St. Fransiskus Xaverius III Jl. Cakung Cilincing
    610606200260 SMP Darul Ma’arif Jl. Madya Kebantenan No. 14

    Kelurahan Suka Pura

    610607200240 SMP Manba’ul Hikmah Jl. Tipar No. 2
    610607200280 SMP Sari Mulia Jl. Tipar Cakung Komp. Bea Cukai
    610607200290 SMP Arridha Jl. Teluk Semangka No. 103 Komp. BP